Bank Kalsel Gandeng Pemko Banjarbaru, Salurkan Bantuan Haul ke-19 Guru Sekumpul

BANJARBARU – Bank Kalsel terus berperan aktif mendukung kegiatan sosial dan keagamaan, salah satunya kegiatan haul ke-19 Guru Sekumpul, yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Januari 2024 mendatang.

Bersama Pemerintah Kota Banjarbaru sebagai salah satu pemegang saham Bank Kalsel, dan selalu bergandengan tangan dalam mensukseskan kegiatan Haul Guru Sekumpul setiap tahunnya. Di momen tahun ini Bank Kalsel menyerahkan satu ekor sapi melaui Program Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna mendukung dan membantu untuk kelancaran acara tersebut. Penyerahan bantuan secara langsung dilakukan Wali Kota Banjarbaru, M. Aditya Mufti Arifin, kepada Perwakilan Dapur Umum Pendidikan Bersatu, Habib Abdullah, yang didampingi Kepala Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Khairunnisa.

Acara ini berlangsung di Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Rabu (10/1).

Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Arifin, menyampaikan bahwa sumbangan satu ekor sapi adalah wujud konkret dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjarbaru dan Bank Kalsel dalam mensukseskan Haul ke-19 Guru Sekumpul tahun ini.

“Semoga berkah, semoga bermanfaat, tidak hanya untuk jamaah tapi juga untuk petugas yang ada di posko-posko haul,” ungkap Aditya.

Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Khairunnisa, menjelaskan bahwa penyerahan bantuan pada hari tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya di bidang sosial dan keagamaan.

“Kami menyerahkan bantuan ini melalui Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Arifin, kepada Panitia Haul Guru Sekumpul yang berada di sekitar Landasan Ulin. Hal ini diharapkan dapat dibagikan kepada para jamaah yang sedang dalam perjalanan menuju kegiatan tersebut,” ungkap Khairunnisa.

Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan Dapur Umum Pendidikan Bersatu, Habib Abdullah, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan satu ekor sapi yang diberikan kepada pihaknya.

“Insya Allah, bantuan ini akan kami manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan makanan jamaah Haul Guru Sekumpul di sekitar wilayah dapur umum,” pungkas Abdullah.

Sebagai informasi tambahan, selain pembagian sapi, rencananya juga akan turut dibagikan snack sebanyak 2.000 box di halaman kantor, khususnya bagi jamaah Haul Guru Sekumpul dari Banjarmasin menuju Martapura. (ADV-RIW/RDM/RH)

Museum Lambung Mangkurat Kalsel Inginkan Pengembangan Lebih Maju

BANJARBARU – Memasuki usia ke-45 tahun, Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan menginginkan pengembangan yang lebih maju.

Proses pemotongan tumpeng saat syukuran peringatan HUT ke-45 Tahun Museum Lambung Mangkurat Kalsel

Di sela syukuran HUT ke-45, pada Rabu (10/1) di Banjarbaru, Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar mengatakan, museum kebanggaan Kalsel itu tahun demi tahun sudah terus peningkatan pengunjung.

Meski begitu, Akbar menginginkan agar museum menjadi salah satu rekreasi wajib dikunjungi oleh masyarakat di segala usia.

“Tentunya itu bisa diwujudkan dengan peningkatan fasilitas di museum,” ujar Akbar.

Selain itu, Akbar menyebut juga akan menyesuaikan perkembangan zaman melalui pemanfaatan digital di museum, termasuk menambah barang koleksi mereka yang tentu saja memiliki sejarah dan budaya penting didalamnya.

“Apalagi museum sudah memasuki usia 45 tahun ini, harus lebih maju kedepannya,” tutur Akbar.

Bahkan, Akbar juga meminta dukungan dan masukan dari pegawai museum yang sudah purna tugas demi pengembangan museum.

“Bisa saja ada rencana mereka yang belum terealisasi, dan kalau memang bagus kita usahakan bisa mewujudkannya,” ungkap Akbar.

Diketahui Museum Lambung Mangkurat Kalsel didirikan sejak 10 Januari 1978.

Hingga saat ini, museum dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel itu telah memiliki ribuan benda koleksi baik dari peninggalan sejarah maupun hibah dari ahli waris dan kolektor. (SYA/RDM/RH)

2023, Kontribusi PT Bangun Banua ke Kas Daerah Kalsel Capai Rp3 M

BANJARMASIN – Pembenahan yang dilakukan PT Bangun Banua Kalimantan Selatan pada beberapa tahun terakhir ini mulai menunjukkan hasil. Hal ini dibuktikan dengan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini ke kas daerah Kalsel terus meningkat.

Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel, Bayu Budjang mengatakan kontribusi ke kas daerah Kalsel sebagai bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp3 miliar pada tahun 2023 atau meningkat 100 persen jika dibandingkan pada tahun 2022 sebesar Rp 1,6 miliar.

Dirut PT Bangun Banua Kalsel, Bayu Budjang

“Hal itu sumbernya dari anak-anak perusahaan PT Bangun Banua Kalsel seperti PT Ambang Nusa Persada dan anak perusahaan lainnya serta divisi yang ada seperti hotel, gas elpiji, semua pendapatannya meningkat sehingga otomatis deviden yang didapatkan Bangun Banua juga meningkat,” katanya kepada wartawan, Rabu (10/1).

Salah satu usaha PT Bangun Banua Kalsel

Bayu menambahkan pihaknya memprediksi kontribusi ke kas daerah ditargetkan sebesar Rp5 miliar pada akhir 2024 nanti. Mengingat PT Bangun Banua terus berupaya melakukan optimalisasi dan mengembangkan sayap bisnisnya, termasuk pada sektor migas, properti, hotel dan divisi usaha pangan.

“Divisi usaha pangan ini nanti Bangun Banua ditunjuk sebagai pengelola kebutuhan pangan di Kalsel. Hal ini sebagaimana amanah Pemprov Kalsel bahwa PT Bangun Banua masuk dalam tim pengendali inflasi daerah. Jadi tidak hanya beras saja, termasuk kebutuhan pokok seperti daging, bawang merah, bawang putih, cabe rawit dan minyak goreng, semua nanti akan didistribusikan oleh Bangun Banua,” terangnya.

Selain itu, lanjut Bayu, di tahun 2024 ini, Bangun Banua akan mengembangkan usaha keagenan LPG (Elpiji) 3 Kilogram kerjasama dengan PT Pertamina Retail ke kabupaten/kota di Kalsel.

“Keagenan LPG ini baru dua daerah yaitu kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar pada 2023. Sedangkan 2024, kita akan target semua kabupaten/kota di Kalsel sudah terjangkau distribusi agen LPG,” tuturnya. (NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar RDP Dengan DLH

BANJARMASIN – Komisi III DPRD Banjarmasin, menggelar Rapat Dengar Pendapat, dengan Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, pada Kamis (11/1) mengatakan, Rapat Dengar Pendapat ini sangat penting untuk mengetahui evaluasi Capaian Kinerja tahun 2023 dan Program Kerja tahun 2024, bersama Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, agar setiap realisasi program kerja dapat berjalan maksimal.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat diwancara awak media

“Capaian kinerja tahun 2023 dinilai sudah bagus,” ucapnya

Disampaikan Yamin, untuk tahun 2024 ini dapat lebih ditingkatkan lagi, terutama dalam penataan kebersihan lingkungan dan pengelolan sampah di kota seribu sungai, dengan mengefisiensikan seluruh anggaran. Ia berharap, tidak ada lagi permasalahan sampah yang dikeluhkan warga nantinya.

“Mari kita ciptakan lingkungan yang bersih, sehat, indah, dan nyaman,” pinta Yamin

Lebih lanjut Yamin menambahkan, pihaknya juga mendukung Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di seluruh wilayah. Guna menekan volume sampah, agar tidak membebani Tempat Pengelolaan Sampah di kota ini.

“Kami apresiasi juga adanya Rumah Kompos, untuk mengurangi volume sampah,” tutupnya

Kepala DLH Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, didampingi Sekretaris

Untuk diketahui, Komisi III DPRD Banjarmasin, menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Koordinator Rapat Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, didampingi Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Hilyah Aulia, Wakilnya Afrizaldi dan Anggota. Dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, bersama Sekretaris bersama Kabid, bertempat di ruang Komisi III Dewan Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Polda Kalsel Gelar Deklarasi Pemilu Damai di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel melalui Polresta Banjarmasin menggelar, Deklarasi Pemilu Damai bersama Komunitas Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), Balakar, Ojol, serta masyarakat, di Deklarasi Pemilu Damai yang digelar ini untuk wilayah hukum Polresta Banjarmasin, Rabu Sore (10/1).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto. Kapolda mengharapkan bagi peserta deklarasi dapat menjaga ketertiban pada saat Pemilu 2024.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto

“Pemilu Damai yang dijaga tersebut, baik pada saat menjelang, saat pemilu berlangsung, serta setelah Pemilu Berakhir,” ucap Kapolda.

Karena itu, lanjutnya, masyarakat diminta menjaga suasana kondusif di Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta daerah lainnya, di Banua, dapat melaksanakan deklarasi damai bersama masyarakat.

Seperti yang disampaikan, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan, Politik, dan Hukum Sulkan

Staf Ahli Gubernur Kalsel Sulkan

“Gubernur Kalimantan Selatan tentunya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan Deklarasi Pemilu Damai di Kota Banjarmasin, oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan,” ungkap Sulkan.

Oleh karena itu, lanjutnya, Deklarasi Pemilu Damai bersama masyarakat oleh pihak Kepolisian di Kota Banjarmasin, hendaknya dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya di Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurut Sulkan, dengan adanya Deklarasi Pemilu Damai ini membuktikan bahwa Pemerintah maupun Kepolisian serta didukung oleh masyarakat, bersama sama menjaga kedamaian terhadap pelaksanaan Pemilu di daerah tersebut.

“Maka dengan begitu Kalimantan Selatan dapat menyelenggarakan Pemilu serentak di Tahun 2024 ini dengan baik,” ucap Sulkan.

Pada kegiatan ini juga diserahkan bantuan kursi roda untuk penyandang disabilitas, bantuan BPJS ketenagakerjaan untuk petugas Balakar, bantuan paket sembako gratis, serta lain.

Hadir pada kegiatan tersebut, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Jelang Pemilu 2024, Disdukcapil Kalsel Maksimalkan Perekaman Data di Lapas Narkotika Karang Intan

BANJAR – KTP elektronik merupakan identitas kependudukan yang harus dimiliki setiap warga negara, termasuk warga binaan di Lapas. Untuk memastikan hak para warga binaan ini, maka pads Selasa (9/1), Disdukcapil Provinsi Kalsel melakukan screening biometrik dan pencetakan KTP elektronik bagi warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Banjar. Tercatat 251 warga binaan mengikuti kegiatan ini.

“Kami menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Banjar, kota Banjarbaru dan Kabupaten Tapin, untuk pelaksanaan kali ini,” jelas Kepala Disdukcapil Provinsi Kalsel, Zulkipli, dalam rilisnya yang diterima Abdi Persada FM, Kamis (11/1).

Zulkipli menambahkan, pada proses pengecekan biometrik, apabila data yang bersangkutan sudah masuk dalam database, maka akan langsung dilakukan pencetakan KTP elektronik. Sedangkan bagi yang belum, maka dilakukan perekaman.

Selain itu menurut Zulkipli, perekaman data di lapas ini, juga sebagai bentuk komitmen perjanjian kerjasama yang sudah terjalin antara Disdukcapil Provinsi Kalsel dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalsel, tahun 2023 lalu.

“Ini juga sebagai upaya memaksimalkan target perekaman data penduduk di Kalsel,” tutupnya. (DISDUKCAPIL.KALSEL-RIW/ RDM/RH)

Disnakertrans Kalsel Komitmen Terus Bina dan Kembangkan Eks Permukiman Transmigrasi

BANJARMASIN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen, terus melakukan upaya pembinaan dan pengembangan terhadap eks permukiman transmigrasi pada tahun 2024.

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti, mengatakan pada tahun 2023 lalu Disnakertrans Kalsel telah melakukan berbagai macam program pengembangan eks permukiman transmigrasi melalui kegiatan-kegiatan.

“Salah satunya, budidaya ternak seperti domba di eks permukiman transmigrasi Lajar Papuyuan di Kabupaten Balangan dan ternak kambing di UPT Angsana di Kabupaten Tanah Bumbu. Selain itu, kami juga memberikan bantuan bibit sapi ke kabupaten Barito Kuala,” katany kepada wartawan, Rabu (10/1).

Disisi lain, lanjut Irfan, di eks permukiman transmigrasi tersebut juga dilaksanakan pelatihan wirausaha mandiri kepada masyarakat setempat, berupa pelatihan pembuatan kain sasirangan dan tata boga pembuatan kue-kue kering.

Irfan mengungkapkan dari hasil monitoring dan evaluasi di akhir tahun 2023 lalu, untuk budidaya ternak di tiga kabupaten tersebut sudah berkembang. Terutama ternak domba, ada yang hamil dan beranak.

“Diharapkan dengan kelahiran anak domba dan kambing tersebut dapat menguntungkan bagi para peternak di eks pemukiman transmigrasi,” tuturnya.

Sementara, untuk pelatihan wirausaha mandiri juga mulai berkembang, seperti di eks permukiman transmigrasi Lajar Papuyuan. Masyarakat setempat sudah dapat memproduksi dan turut serta dalam meningkatkan hasil-hasil produk kain sasirangan di kabupaten Balangan.

“Malah mereka dilibatkan oleh dinas setempat yang menangani ketenagakerjaan dan UMKM untuk produksi skala kecil dan menengah untuk kebutuhan disana apabila ada event-event,” terangnya.

Irfan menambahkan pelatihan wirausaha dan pembudidayaan ternak tersebut untuk mendukung peningkatan produktifitas dan perekonomian daerah sesuai dengan arahan dari Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam upaya pengembangan perekonomian, infrastruktur dan kelembagaan pada kawasan transmigrasi di Kalimantan Selatan.

Untuk itu, lanjutnya, di tahun 2024, Pemprov Kalsel melalui Disnakertrans akan terus melakukan upaya pembinaaan dan pengembangan dua eks permukiman transmigrasi tersebut mengingat permukimannya belum menjadi desa definitif.

“Sehingga terus diupayakan pembinaan dan pengembangan. Meskipun demikian, kami juga tetap memperhatikan eks kimtrans lainnya untuk dilakukan pembinaan sesuai dengan apa yang perlu dikembangkan dan dibutuhkan di daerah tersebut,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Lakukan Penataan Pasar Pagi Minggu di Pasar Baru

BANJARMASIN – Dalam waktu dekat ini Pemerintah Kota Banjarmasin akan melakukan penataan Pasar Pagi Minggu yang berada di kawasan Pasar Baru dan sekitarnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Ichroom Muftezar menjelaskan, rencana penataan pasar pagi yang berlokasi di Jalan Pasar Baru, Jalan Brigjen Katamso dan sekitarnya dilakukan pada Minggu (14/1).

“Kami akan melakukan penataan pasar pagi dikawasan Pasar Baru,” ungkap Tezar, kepada sejumlah wartawan, di Balaikota Banjarmasin, Rabu (10/1).

Menurut Tezar, penataan ini dilakukan karena saat ini pasar pagi tersebu semakin ramai. Sehingga, menimbulkan kemacetan pada jalan protokol.

“Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan penataan tersebut, dengan terbitnya Surat Edaran Walikota Banjarmasin tentang penataan pedagang dan lokasi parkir pengunjung pada kegiatan pasar pagi minggu,” jelasnya lagi.

Dan, lanjut Tezar, untuk persiapan penataan pasar pagi tersebut, pihaknya menggelar rapat koordinasi bersama pihak terkait lainnya.

Seperti, Kepolisian, Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, serta Satpol PP.

“Kami berharap para pedagang pasar tersebut, dapat mendukung Pemerintah Kota Banjarmasin, serta mau mengikuti penataan yang kami lakukan,” ucap Tezar.

Seperti diketahui, pasar pagi tersebut menjual pakaian hingga sepatu bermerek bekas pakai, yang menggunakan median jalan, hingga meluber ke jalan. Sehingga penataan perlu dilakukan. (SRI/RDM/RH)

OJK Kalsel Dorong Optimalisasi Peran Sektor Jasa Keuangan

BANJARMASIN – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Selatan, mendorong optimalisasi peran sektor keuangan, guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Suasana pertemuan rutin bulanan, dengan awak media

Kepada sejumlah wartawan, melalui Siaran Persnya, Kepala OJK Kalsel Darmansyah, pada Rabu (10/1) siang mengatakan, pihaknya menggelar pertemuan bulanan rutin dengan awak media, membahas kondisi sektor jasa keuangan di Provinsi Kalimantan Selatan. Ia menilai, tetap terjaga stabil dan kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan konsisten tumbuh. Sehingga, dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala OJK Provinsi Kalsel, Darmansyah, didampingi Deputi Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Abidir Rahman

“Perkembangan Industri Perbankan pada November 2023, sektor Perbankan tumbuh dengan intermediasi, likuiditas dan risiko kredit terjaga dalam threshold yang memadai,” ucapnya

Disampaikan Darmansyah, aset perbankan Kalimantan Selatan tumbuh 11,81 persen yoy (25,48 persen ytd). Kredit perbankan tumbuh meningkat menjadi 11,06 persen yoy (6,70 persen ytd), utamanya ditopang oleh kredit investasi yang tumbuh sebesar 22,21 persen yoy. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada November 2023 tercatat tumbuh 9,08 persen yoy (18,58 persen ytd) menjadi Rp82,59 triliun dan 18,58 persen ytd.

“Utamanya didorong peningkatan deposito sebesar 22,50 persen yoy dan tabungan sebesar 7,68 persen yoy,” jelasnya

Lebih lanjut Darmansyah menambahkan, untuk rasio LDR 76,56 persen dan NPL nett maupun gross masing-masing 0,94 persen dan 2,42 persen. Hal ini menunjukkan Perbankan masih memiliki ruang penyaluran kredit dengan tetap menjaga kualitas kredit. Dimana, Proporsi penyaluran kredit UMKM terhadap keseluruhan kredit di Kalimantan Selatan, posisi November 2023 sebesar Rp22,9 triliun atau 36,33 persen dari total kredit dengan risiko kredit yang terjaga tercermin dari rasio NPL gross Kredit UMKM sebesar 3,24 persen. Berdasarkan Sektor, penyaluran kredit UMKM di Provinsi Kalimantan Selatan tertinggi pada Perdagangan Besar, disusul Pertanian, lalu Jasa Kemasyarakatan.

“Hingga triwulan III Tahun 2023, penyaluran KUR di Kalsel mencapai Rp3,65 triliun kepada 63.088 debitur. BRI merupakan bank penyalur KUR tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan, dengan total penyaluran Rp2,17 triliun kepada 48.459 debitur, menyusul BPD Kalsel sebesar Rp647 miliar kepada 5.204 debitur, Bank Mandiri sebesar Rp374 miliar kepada 4.123 debitur, BNI sebesar Rp293 miliar kepada 1.745 debitur dan BSI sebesar Rp96 miliar kepada 1.245 debitur,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

PWI Bentuk Tim Satgas Anti Hoax, Menkominfo Apresiasi Langkah Bersama Menjaga Keberlangsungan Pemilu 2024

JAKARTA – Kick off Satgas Antihoax Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dilaksanakan dengan meriah di kantor PWI, Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Selasa (9/1).

Acara ini dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, Karopenmas Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andika, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Ahmadd Mulyana, dan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu. Hadir juga sejumlah mahasiswa dari Universtas Mercu Buana.

Dalam laporannya, Ketua Satgas Anti Hoax PWI, M. Iqbal Irsyad, menyampaikan sebelum kick off, satgas telah aktif melakukan kegiatan literasi tentang hoax dan menjalin kerja sama dengan Universitas Mercu Buana untuk menciptakan edukasi anti-hoax. Selain itu, mereka juga telah menghasilkan podcast tentang anti-hoax. Iqbal menegaskan komitmen satgas untuk terus bergerak melakukan sosialisasi dan pencegahan terhadap penyebaran hoax.

Sementara itu, Ketua PWI Pusat, Hendry Ch. Bangun, menyatakan bahwa PWI akan berpartisipasi aktif dan memberikan solusi terhadap masalah masyarakat. Hendry menekankan bahwa Satgas Antihoax akan fokus pada konten visual dan berencana melakukan patroli serta literasi anti-hoax di setiap provinsi. Ia berharap kehadiran Menkominfo pada kick-off ini akan memastikan kelancaran kerja satgas.

“Kegiatan ini sebagai komitmen PWI Pusat untuk ikut membantu masyarakat dan pemerintah dalam hal mencegah penyebaran hoax, khususnya masa Pemilu dan Pilpres ini. Satgas ini nanti akan membentuk tim patroli untuk meluruskan seluruh informasi bohong yang beredar di masyarakat,” kata Hendry.

Menkominfo Budi Arie Setiadi menyampaikan, bahwa keamanan siber selama masa pemilu merupakan ancaman utama, sebelum, saat, dan sesudah pemilu.

“Kementerian Kominfo terus berupaya menangani konten hoax lewat kontra narasi dan take down isu hoax,” ujar Budi Arie.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada PWI yang membentuk satgas antihoax dan mengajak mereka untuk bersama-sama melawan hoax.

Budi Arie menyoroti bahwa konten hoax, fitnah, dan ujaran kebencian memiliki dampak yang serius pada masyarakat.

“Hoax, fitnah, dan ujaran kebencian itu saudara kandung yang harus diperangi, selain merendahkan martabat orang lain yang jadi sepupunya,” kata Budi.

Ia berharap Satgas Antihoax PWI dapat bekerja sama dengan Kementerian Kominfo untuk menjadikan pemilu lebih kondusif.

Dalam penutupnya, Menteri Budi Arie mengajak semua pihak untuk bersama-sama melawan hoax dengan kolaborasi demi perdamaian dan persatuan di era transformasi digital.

“Era digital adalah era transformasi, banyak peluang menuju kemajuan, ayo lawan hoax dengan kolaborasi demi perdamaian dan persatuan,” pungkasnya. (RILIS/RDM/RH)

Exit mobile version