Baldez Berhasil Juarai Festival Futsal Piala Paman Birin Tahun 2023

BANJARMASIN – Tim Futsal Baldez dari Kota Banjarmasin berhasil menjuarai Festival Futsal Piala Paman Birin Tahun 2023.

Kemenangan tersebut diraih setelah pada babak final mengalahkan Tim Futsal Senyum dari Kota Banjarmasin, di GOR Hasanuddin HM, Kamis (24/8). Penyerahan hadiah oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah.

Kadispora Kalsel Hermansyah

“Kegiatan Futsal Piala Paman Birin telah selesai dilaksanakan. Yang berhasil dimenangkan oleh Tim Futsal Baldez dari Kota Banjarmasin,” Ungkap Hermansyah, kepada sejumlah wartawan.

Pada babak final tersebut, lanjutnya, dihasilkan para pemain yang berkualitas. Sehingga, diharapkan atlet futsal akan lahir dari Festival Futsal Piala Paman Birin ini.

“Dapat dilihat permainan Futsal yang dimainkan oleh kedua tim tersebut, benar benar bagus dan berkualitas,” ucap Hermansyah.

Sehingga, lanjutnya, Pemerintah Provinsi kalimantan Selatan akan terus melaksanakan kegiatan ini, pada tahun tahun selanjutnya.

Sementara itu, Festival Futsal Piala Paman Birin menjadi motivasi bagi para atlet untuk berlatih lebih giat lagi.

Demikian disampaikan Owner Tim Futsal Baldez Kota Banjarmasin Mustohir Arifin.

“Festival Futsal Piala Paman Birin yang digelar setiap tahun ini, menjadikan atlet atlet di Provinsi Kalimantan Selatan, semakin bersemangat dalam menghadapi kejuaraan tersebut,” ujarnya.

Owner Tim Futsal Baldez Musthohir Arifin

Mengingat, lanjut Mustohir, atlet atlet futsal tersebut dalam waktu dekat ini akan menghadapi Pertandingan Pra PON Futsal, yang digelar pada bulan Nopember 2023 mendatang.

“Kami berharap, kegiatan ini dapat terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk pembinaan cabang olahraga Futsal,” tambahnya.

Pemenang Festival Futsal Piala Paman Birin Tahun 2023, Juara 1 diraih Tim Futsal Baldez dari Kota Banjarmasin, Juara 2 diraih Senyum FC dari Kota Banjarmasin, Juara 3 diraih Muthe dari Kotabaru, serta Juara 4 diraih Subaru.
Top Score diraih Hasriyannor dari Tim Futsal Baldez, dan Best Player diraih Imam Anshari dari Tim Futsal Baldez. (SRI/RDM/RH)

Meriahkan Harjad ke 73, Legislator DPRD Kalsel Sukses Gelar Lomba Nyanyi

TANAH BUMBU – Lomba menyanyi yang diselenggarakan selama tiga hari, mulai 21 – 23 Agustus 2023, di Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu, sukses digelar.

Kegiatan tersebut juga bertepatan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke 73 dan HUT RI ke 78.

Penampilan peserta yang berhasil masuk 8 besar pada final lomba menyanyi dalam memeriahkan HUT Provinsi Kalsel ke 73

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengungkapkan, turut memberikan apresiasi kepada peserta yang berhasil lolos ke final. Yang mana, ada delapan peserta telah berhasil memperlihatkan kepiawaiannya dalam mengasah vokal untuk bernyanyi.

“Kami selaku tim penyelenggara sangat berterima kasih kepada media pathner yang turut mendukung acara tersebut sehingga bisa terselenggaranya kegiatan ini, sebut saja Pemprov dalam hal ini Gubernur Paman Birin, DPRD, dan Bank Kalsel,” ujarnya, usai digelarnya final lomba menyanyi dalam rangkaian Hari Jadi (Harjad) Provinsi Kalsel ke 73, di Desa Sarigadung, Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (23/8) malam.

Pelaksanaan yang terinspirasi dari kegiatan lomba menyanyi ‘Satu Rasa Cinta’ dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Gedung Mahligai Banjarmasin itu pun berharap, pada rangkaian penyelenggaraan ini dapat memberikan semangat dalam membawa pengaruh besar terhadap pembangunan daerah.

“Semoga acara ini dapat dilaksanakan di kabupaten/kota di Kalsel. Tetapi, dengan adanya kegiatan ini dapat menyemarakkan HUT Provinsi Kalsel ke 73 yang gaungnya lebih luas lagi makanya acara tersebut digelar,” ungkap legislator Dapil VI Kotabaru dan Tanah Bumbu yang kerap disapa Paman Yani.

Selain itu, dirinya berpesan kepada peserta yang berhasil menyabet gelar juara I, II, III, harapan dan favorit dapat terus mengasah kemampuan mereka dalam mengembangkan bakat vokalnya untuk terus bernyanyi.

“Kita berharap acara ini juga dapat dilaksanakan di kabupaten/kota lain agar semarak ulang tahun di banua tercinta dapat dirasakan dengan penuh kegembiraan,” bebernya.

Sebelumnya, pada babak penyisihan di Kabupaten Kotabaru yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Kotabaru di Pulau Laut Sigam, Senin (21/8) malam. Dari 25 peserta yang besaing, panitia berhasil menyaring 4 peserta terbaik dengan menampilkan bakat menyanyinya kepada tiga juri berpengalaman dibidang tarik suara dan musik.

Pemenang final lomba menyanyi (kiri) juara I, II dan III yang ditetapkan melalui hasil ketetapan juri (kanan) dalam kemeriahan HUT ke 73 tahun Provinsi Kalsel

Tak tanggung-tanggung, peserta di Kotabaru ini tak hanya berasal dari kota. Melainkan juga diikuti dari peserta kepulauan.

“Patut disyukuri karena dimomen ke 73 ini dapat dimeriahkan oleh peserta yang sangat antusias mengikutinya,” jelas wakil rakyat yang duduk khusus menangani bidang ekonomi dan keuangan di rumah banjar itu.

Sementara di babak penyisihan lainnya, Selasa (22/8) malam, di Kabupaten Tanah Bumbu, yang digelar di halaman UPPD Batulicin. Terdapat 15 peserta juga berhasil terjaring 4 orang terbaik untuk mengikuti acara final lomba menyanyi.

“Semoga ini bisa terus diselenggarakan. Sehingga, makna Harjad banua kita bisa terus digelorakan,” tukasnya.

Untuk diketahui, penyelenggaraan yang digelar secara semarak tersebut juga menyediakan hadiah utama bagi pemenang berupa sepeda motor, umroh dan uang tunai puluhan juta rupiah. Serta penyerahan doorprize kepada 40 orang yang beruntung dari ribuan masyarakat yang turut hadir dalam memeriahkan kegiatan HUT Provinsi Kalsel ke 73. (RHS/RDM/RH)

Disnakertrans Kalsel Akan Gelar Job Fair 2023, Catat Tanggalnya!

BANJARMASIN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan kembali menggelar Job Fair di tahun 2023.

Suasana Job Fair di Banjarmasin (sumber google)

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti menjelaskan pelaksanaan Job Fair ini akan dirangkai dengan kegiatan Kalsel Expo 2023 yang akan diselenggarakan mulai 30 Agustus – 3 September 2023 di lapangan Murdjani Banjarbaru.

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti

“Hingga saat ini, sudah terdata lebih 30 perusahaan yang akan berpartisipasi dan menjadi fasilitator dalam kegiatan Job Fair tersebut dengan membuka sekitar seribu lowongan kerja,” katanya kepada wartawan, Rabu (23/8).

Ditambahkan Irfan, jumlah perusahaan dan lowongan kerja yang ada di Job Fair 2023 ini akan terus bertambah seiring dengan banyaknya respon beberapa perusahaan yang ingin ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Diharapkan melalui kegiatan ini bisa menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan sektor ketenagakerjaan di Kalsel yang sebelumnya turun akibat pandemi COVID-19.

Sebelumnya, pada tahun 2021 dan 2022, pelaksanaan Job Fair diselenggarakan secara online atau daring. Mengingat masih dalam suasana pandemi COVID-19. Sementara pada tahun 2023 ini, akan digelar secara onsite.

Bagi perusahaan yang ingin menjadi fasilitator bisa mengakses laman https://bit.ly/bursakerjakalsel2023 , sedangkan untuk para pencari kerja yang ingin mendaftar jadi peserta bisa langsung mengakses laman https://bit.ly/siapkerjakalsel2023. (NRH/RDM/RH)

Teriakan Merdeka, Paman Birin Lepas 5.000 Peserta Kirab Kemerdekaan

BANJARMASIN – Kirab Kemerdekaan kembali digelar tahun ini, oleh pemerintah provinsi Kalimantan Selatan dan Korem 101/Antasari. Kegiatan ini menjadi agenda rutin memperingati HUT Kemerdekaan RI, dan tahun ini sudah memasuki tahun keempat. Tercatat lebih dari 5.000 peserta mengikuti Kirab Kemerdekaan, yang dimulai dari Makorem 101/Antasari di Banjarmasin, dan berakhir di Kiram Park kabupaten Banjar tersebut.

Gubernur Kalsel (tengah, mikropon) bersama Forkopimda Kalsel berfoto sebelum melepas Kirab Kemerdekaan

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor bersama sejumlah unsur Forkopimda Provinsi, turut serta pada kirab kali ini, yang berlangsung pada Kamis (24/8). Diantaranya Ketua DPRD Provinsi, Danrem 101/Antasari, Danlanud Syamsudin Noor, Wakapolda dan Sekdaprov Kalsel. Mereka terlihat memakai baju bertemakan pejuang, berwarna coklat muda.

Sesaat sebelum mengibaskan bendera start tanda dimulainya kirab, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) meneriakkan kata merdeka, untuk memberikan semangat kepada para peserta.

“Salam perjuangan anak bangsa Republik Indonesia. Mari kita mulai Kirab Kemerdekaan ini. Merdeka!,” serunya.

Paman Birin juga berpesan, agar seluruh peserta berhati – hati selama di perjalanan, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi.

“Jika mengalami kendala, cukup menepi dan nanti ada tim mekanik yang membantu. Kita juga siapkan tim kesehatan jika mengalami masalah kesehatan,” tutupnya.

Pada Kirab Kemerdekaan ke-4 tahun 2023 ini, tidak hanya para pemotor yang ikut serta, namun juga goweser atau pengayuh sepeda. Mereka berangkat satu jam lebih dulu, dari rombongan Paman Birin serta ribuan pemotor lainnya.

Sementara para pemotor yang ikut Kirab Kemerdekaan kali ini, diantaranya berasal dari unsur TNI-Polri, SKPD lingkup pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, HDCI dan IMBI Kalsel, serta ojek online dan masyarakat umum. (RIW/RDM/RH)

Dorong Pelayanan Kepemudaan, Paman Birin Terima Penghargaan Dari Kemenpora

JAKARTA – Delapan kepala daerah di Indonesia mendapatkan penghargaan bidang kepemudaan dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo. Salah satu diantaranya adalah Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

Gubernur Kalsel (dua dari kanan) saat berjalan menuju tempat penganugerahan bersama Menpora

Penganugerahan Rencana Aksi Daerah Pembangunan Kepemudaan ini, dilakukan di Kementrian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, pada Rabu (23/8). Delapan kepala daerah penerima anugerah ini hadir langsung di Kemenpora, termasuk Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel).

Dalam sambutannya, Menpora, Dito Ariotedjo menyampaikan terima kasih, kepada gubernur, bupati maupun walikota yang sudah hadir langsung untuk menerima penghargaan ini.

“Saya harap, penghargaan ini menjadi pemicu daerah lain untuk melakukan hal serupa, yakni mendorong pelayanan kepemudaan,” jelasnya.

Sementara itu, menanggapi pemberian anugerah ini, Paman Birin mengaku sangat mengapresiasi anugerah dari Kemenpora tersebut.

Gubernur Kalsel (kopiah) saat memberikan komentar atas anugerah yang diberikan Kemenpora

“Kondisi bangsa saat ini sangat bergantung pada pemuda. Sehingga sudah menjadi keharusan bagi pemimpin atau kepala daerah, menyiapkan mereka dengan pengetahuan dan skill,” tutupnya.

Pada kesempatan ini, Paman Birin yang hadir didampingi Ketua TP PKK Provinsi Raudatul Jannah serta sejumlah kepala SKPD lingkup pemerintah provinsi itu, juga mendapat pohon beringin untuk ditanam di Kalimantan Selatan. (RIW-BIROADPIM/RDM/RH)

Belanda Turut Serta Dalam Kalsel Expo 2023

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat mengapresiasi, Pameran Kalsel Expo Tahun 2023 ini, akan diikuti dari Negara Belanda.

Kepada wartawan, Plt Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Fajar Desira, ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (23/8) menjelaskan, tahun ini untuk kegiatan Kalsel Expo berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena selama lima hari, akan diikuti peserta luar negeri salah satunya dari negara Belanda, yaitu Perusahaan bergerak dibidang sanitasi makanan dan akan difasilitasi oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

“Kami tentu sangat senang diikuti salah satu dari Mancanegara,” ucapnya

Disampaikan Fajar, Pameran Kalsel Expo 2023 ini dalam rangkaian memeriahkan Hari Jadi Ke-73 Provinsi Kalimantan Selatan, dan HUT Ke-78 Republik Indonesia, dengan mengangkat tema “Kalsel Babussalam, Kalsel Maju Gerbang Ibukota Negara”.

Terkait kegiatan diantaranya memberikan coacing clinic untuk packaging produk lokal, dengan menghadirkan Nara sumber dari Kemendag RI, praktisi produk ekspor, kemudian Workshop Kewirausahaan UMKM Naik Kelas. Selain itu juga akan digelar Lomba Barista, dan Lomba fotografi yang harus diupload melalui IG Kalsel Expo.

“Kegiatan akan digelar setiap hari, baik di panggung utama dan panggung harian, dengan menampilkan berbagai kesenian budaya kearifan lokal,” ungkapnya

Lebih lanjut Fajar menambahkan, dari 251 peserta dalam pameran Kalsel Expo 2023, untuk Indoor ada sebanyak 124 stand terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kabupaten/Kota dan Perusahaan. Kemudian untuk umum dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ada 37 stand dengan ukuran (5×5), dan ukuran (3×3) 90 buah stand.

“Tahapan persiapan sudah hampir 90 persen, karena akan digelar satu pekan lagi,” tutup Ketua Penyelenggara Kalsel Expo 2023

Untuk diketahui, pameran Kalsel Expo 2023 ini, pembukaan akan dimulai pada 30 Agustus – 3 September, bertempat di lapangan Murjani Kota Banjarbaru. (NHF/RDM/RH)

64 Persen Peserta Pemagangan Dalam Negeri 2023 Kalsel, Terserap di Berbagai Perusahaan

BANJARMASIN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar acara penutupan Program Pemagangan Dalam Negeri Tahun 2023 yang dilaksanakan di aula Makarti Kantor Disnakertrans Kalsel, Rabu (23/8).

Suasana Acara Penutupan Pemagangan Dalam Negeri Tahun 2023 di Aula Makarti Disnakertrans Kalsel

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Irfan Sayuti mengungkapkan pelaksanaan ini salah satu bukti nyata pemerintah untuk membangun sumber daya manusia khususnya para generasi muda.

“Ini semua sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Selatan, salah satunya mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berbudi pekerti luhur,” ucapnya.

Penyerahan Sertifikat oleh Kepala Disnakertrans Kalsel kepada perwakilan Peserta Pemagangan Dalam Negeri 2023

Irfan menjelaskan pada tahun 2023 ini, melalui dana dekonsentrasi DIPA APBN Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendapatkan target penyelenggaraan pemagangan dalam negeri sebanyak 168 orang dengan waktu pelaksanaan selama lima bulan. Para peserta melaksanakan pemagangan yang tersebar di beberapa sektor seperti perhotelan, otomotif dan pertambangan dengan total 17 perusahaan

“Dari 168 peserta magang tersebut, ada sekitar 63,69 persen atau 100 orang yang terserap atau diperpanjang kontraknya oleh perusahaan pelaksana pemagangan,” jelasnya.

Dari penyerapan tersebut, lanjut Irvan, diperoleh tenaga kerja yang memenuhi kebutuhan/kualifikasi pada perusahaan pelaksana pemagangan.

“Data tersebut akan terus bertambah, mengingat masih ada beberapa perusahaan yang belum melaporkan. Seperti tahun sebelumnya, biasa ada perusahaan memanggil kembali para peserta yang sudah melakukan pemagangan untuk bisa direkrut di tempat mereka,” terangnya.

Irfan juga berharap tenaga kerja yang tidak terserap nantinya dapat menjadi prioritas karena mereka sudah mendapatkan bekal pengetahuan dan pengalaman di perusahaan pelaksana pemagangan.

Sementara, peserta magang dari Kabupaten Hulu Sungai Utara, Abdul Qadir mengaku merasakan kesan positif selama mengikuti program pemagangan dalam negeri. Ia mendapatkan banyak ilmu pengetahuan, baik dari sisi keterampilan, komunikasi dan lain-lain.

“Hal tersebut yang sangat berkesan selama pemagangan ini bagi saya adalah kesempatan untuk bisa belajar dan lebih mengerti tentang dunia kerja,” jelasnya.

Abdul juga mengucapkan terimakasih kepada Kepala Disnakertrans Kalsel karena dengan adanya program pemagangan dalam negeri yang bekerjasama dengan perusahaan pelaksana magang, dirinya menjadi mudah mendapatkan pekerjaan.

“Alhamdulillah setelah program magang berakhir, saya langsung direkrut bekerja di perusahaan dealer dan ditempatkan di Palangkaraya,” ucapnya.

Abdul juga berharap program pemagangan dalam negeri tahun ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya.

Dalam acara penutupan tersebut, turut hadir diantaranya Kepala Disnakertrans Kabupaten/Kota di Kalsel, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarmasin, Ketua dan Tim Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan Kalsel, Perwakilan Perusahaan Penerima Pemagangan dan lain-lain.

Selain itu, hadir secara virtual Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Muhammad Ali. (NRH/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Lepas Bus Gratis Jamaah Tabligh Akbar Dakwah Habib Umar Bin Hafidz ke Palangkaraya

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor melepas secara resmi bis gratis untuk jamaah yang ingin mengikuti Tabligh Akbar Rihlah Dakwah bersama Habib Umar Bin Hafidz, ke Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu (23/8) pagi.

Sebanyak 5 unit Bus disiapkan. Masing-masing bus dari Biro Umum dan Dinas Perhubungan Kalsel, untuk membawa ratusan jamaah dari kantor Sekretariat Daerah Kalsel, Banjarbaru.

Sebelum melepas, Gubernur akrab disapa Paman Birin mendoakan jamaah sampai tujuan dan kembali dalam keadaan selamat. Paman Birin juga berpesan agar jamaah dapat menjaga perilaku selama bertamu ke provinsi tetangga.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (mic) saat memberikan sambutan kepada jamaah yang akan berangkat

“Kita orang Banua punya prinsip dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung,” ucap Paman Birin.

Jamaah yang berangkat diberi uang saku. Setiap bus juga disiapkan konsumsi dan obat-obatan.

Sejumlah jamaah saat mulai memasuki bus yang akan membawa mereka ke acara Tabligh Akbar di Palangkaraya

Kepala Dinas Perhubungan Kalsel Fitri Hernadi mengungkapkan, pihaknya juga menyiapkan petugas untuk melakukan pengawalan. Agar keselamatan jamaah hingga ke lokasi tujuan jadi lebih terjamin.

“Mudah-mudahan jamaah merasa nyaman selama perjalanan baik berangkat maupun pulang. Semoga semua mendapatkan berkah,” ujarnya.

Untuk diketahui, Tabligh Akbar Dakwah bersama Habib Umar bin Hafidz asal Tarim, Yaman, berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, di Kota Palangkaraya, Kalteng, pada Rabu 23 Agustus 2023. (SYA/RDM/RH)

Polda Kalsel Tanam Pohon Serentak di Banua

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (POLDA) Kalimantan Selatan melaksanakan penanaman pohon serentak di 13 kabupaten/kota di provinsi ini.

Penanaman pohon dilakukan secara simbolis di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja, Kota Banjarmasin, Rabu (23/8). Dipimpin oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Andi Rian Djajadi, didampingi Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

“Dilaksanakan penanam pohon tersebut, merupakan program nasional oleh Kapolri bersama dengan kepala kepolisian dari Asea Tenggara, berkumpul di Labuan Bajo, untuk melaksanakan penanaman pohon saat ini,” ungkap Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, kepada sejumlah wartawan.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi

Begitu juga, lanjutnya, untuk di daerah, dilaksanakan secara serentak di 13 kabupaten dan kota.

“Secara keseluruhan di Provinsi Kalimantan Selatan dibagikan sebanyak 41 ribu lebih bibit pohon,” ujarnya.

Sedangkan, di Kota Banjarmasin diberikan sebanyak 3.500 bibit pohon.

“Kami berharap bibit pohon tersebut dapat tumbuh dengan baik. Sehingga kedepannya dapat brmanfaat,” ucap Andi.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Kota Banjarmasin menerima bibit pohon dari Polda Kalimantan Selatan.

Tentunya, lanjut Ibnu, bibit pohon tersebut akan disebar di beberapa titik yang ada di Kota Banjarmasin. Diantaranya, di kawasan RTH Kamboja, Sungai Andai, serta lainnya.

“Kami berharap warga Kota Banjarmasin dapat tururserta menjaga dan memelihara pohon pohon yang ditanam tersebut, sehingga menjadi amal sedekah oksigen dari pohon yang ditanam,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Kunker Lagi ke Kalsel, Mentan SYL Ajak Pelaku Perkebunan Akselerasi Program Peremajaan Sawit

BANJARMASIN – Untuk kedua kalinya pada Agustus ini, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke provinsi Kalimantan Selatan. Kali ini pada Selasa (22/8) malam, Mentan, SYL menghadiri Rapat Koordinasi Kelapa Sawit se Kalsel disalah satu hotel di Banjarmasin.

Dalam arahannya, SYL mengajak para pelaku perkebunan sawit se Kalsel, untuk melakukan akselerasi Program Peremajaan Sawit hingga hilirisasi, melalui perbaikan tata kelola sawit secara berkelanjutan.

Mentan SYL saat memberikan arahan pada rakor kelapa sawit se Kalsel

“Hari ini secara khusus saya mengajak semua pihak yang terlibat untuk ikut dalam memajukan perkebunan sawit secara berkelanjutan melalui program-program pemerintah seperti PSR, pengembangan SDM, sarana dan prasarana,” paparnya.

Perkebunan kelapa sawit Indonesia, sambung Mentan, berkembang di 26 provinsi di Indonesia. Dua pulau utama sentra perkebunan kelapa sawit di Indonesia adalah Sumatra dan Kalimantan.

“Kalimantan Selatan memiliki potensi yang sangat mumpuni. Kelapa sawit kita berproduksi lebih baik di tempat ini. Dan hari ini kita Rakor kan bersama Pak Gubernur, ada Pak Kapolda, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua DPR untuk mendorong sama – sama. Salah satu yang harapkan bisa segera terimplementasi adanya replanting,” sebutnya saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Mentan SYL berfoto bersama jajaran Forkopimda Kalsel yang hadir pada rakor kelapa sawit

Pada Rakor Sawit se Kalsel ini, telah disepakati bahwa replanting sawit di Kalsel tahun 2023 akan mencapai 10.000 ha. Untuk itu, petani sawit yang melakukan replanting juga didorong untuk melakukan pola tanam tumpang sari sawit dengan komoditi lain seperti kacang, umbi – umbian, jagung dan lainnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizal Anwar mengatakan, provinsi Kalsel sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit memainkan peran yang penting.

Terkait hal ini, pemerintah Provinsi Kalsel telah mengambil langkah konkret menuju pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Yakni melalui peraturan Gubernur nomor 13 tahun 2023, tentang rencana aksi daerah perkebunan kelapa sawit berkelanjutan (RAD-KSB) 2022 -2024.

“Kami telah menetapkan arah yang jelas untuk mewujudkan visi dan misi Kalimantan Selatan, yakni Kalsel maju (Makmur, Sejahtera dan Berkelanjutan) sebagai gerbang ibu kota negara,” jelas Roy.

Bersamaan, Dirjen Perkebunan Kementan, Andi Nur Alamsyah, mengatakan, pihaknya saat ini berupaya memperbaiki tanaman perkebunan yang telah tua/rusak atau tidak menghasilkan, dengan penggantian tanaman melalui kegiatan 
peremajaan atau rehabilitasi.

Sesuai data statistik perkebunan tahun 2022, tercatat hampir 30 persen dari total luas perkebunan di Indonesia dalam kondisi tua/rusak/tidak menghasilkan.

“Jika kondisi tersebut dibiarkan akan mempengaruhi produksi perkebunan kita, bahkan berdampak juga pada penurunan devisa negara,” kata Andi.

Andi mengatakan investasi perkebunan merupakan investasi jangka panjang, untuk itu dalam pelaksanaanya perlu disiapkan dengan sangat baik. Salah satu faktor utama dan paling penting adalah pemilihan benih. Direktorat Jenderal Perkebunan sangat serius dalam menyiapkan benih tanaman perkebunan bermutu dalam rangka medukung peningkatan produksi, nilai tambah dan daya saing industri perkebunan.

“Bentuk keseriusan tersebut diwujudkan melalui sistem penyediaan, pengawasan dan peredaran benih melalui Bank Benih Perkebunan (BABE BUN),” kata Andi.

Lebih lanjut, Andi mengatakan sistem aplikasi ini akan difokuskan untuk mendukung akselerasi program PSR agar dapat digunakan stakeholder kelapa sawit rakyat, agar dapat mengakses penyediaan dan penggunaan benih palsu dapat diminimalisasi, pemasaran atau bisnis benih sawit lebih terbuka atau tidak terjadi monopoli, serta distribusi benih sawit lebih terorganisasi.

“Pengembangan kelapa sawit ke depan memiliki konsep yakni “sawit satu” yang dilakukan melalui perbaikan tata kelola kelapa sawit yang memiliki sistem terintegrasi berbasis spasial sehingga perlu kerja inovatif serta kerja kolaboratif dengan berbagai pihak,” lanjut Andi.

Luas areal perkebunan kelapa sawit Kalimantan Selatan, menyumbang 3,1 persen dari total luas areal perkebunan kelapa sawit Indonesia, dan 2,6 persen dari total produksi kelapa sawit Indonesia. (RIW-KEMENTAN/RDM/RH)

Exit mobile version