Peringati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 71, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (POLDA) Kalimantan Selatan menggelar, bakti sosial pembagian paket sembako untuk tukang becak dan penggali kubur di Kota Banjarmasin, dilaksanakan di Gedung Chandra, Kamis Sore (24/8). Dalam kegiatan tersebut digelar juga Pasar Murah UMKM.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan, kegiatan Pembagian Paket Sembako Pasar Murah dan UMKM ini, dalam rangka memperingati Kemerdekaan, sekaligus dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 71 Tahun 2023.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi

“Kegiatan ini dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI dan HKGB,” ungkap Kapolda, kepada sejumlah wartawan.

Polda Kalimantan Selatan tentunya turutserta membantu pengentasan kemiskinan di daerah. Bantuan yang diberikan tersebut, untuk warga kurang mampu di Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setdaprov Kalimantan Selatan Sulkan mengatakan, Pemerintah Provinsi kalimantan Selatan memberi apresiasi terhadap Bakti Sosial yang digelar Polda Kalsel ini.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sulkan

“Kegiatan bakti sosial yang digelar Polda Kalsel ini, menciptakan kebersamaan, saling berbagi, kegembiraan, dan saling pengertian,” ujar Sulkan.

Sehingga, lanjutnya, harapan suasana damai seperti ini, dapat terus dipertahankan di Provinsi Kalimantan Selatan. Mengingat, saat ini menghadapi tahun politik, dan diselenggarakan Pemilihan Umum Tahun 2024 mendatang.

Sedangkan, Pemko Banjarmasin yang mendapatkan paket sembako untuk warganya yang berprofesi sebagai tukang becak dan penggali kubur tersebut, di wakili oleh
Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setdako Banjarmasin Machli Riyadi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel ini, sebagai sebagai upaya strategi untuk mengatasi kemiskinan ekstrim di Kota Banjarmasin.

“Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin kami berterimakasih atas bantuan dari Polda Kalsel,” ucapnya.

Machli berharap, kegiatan tersebut dapat terus dilakukan di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Pelindo Dukung Polri Lestarikan Negeri, Serentak Tanam 21 Juta Pohon di Seluruh Indonesia

BANJARMASIN – Dalam rangka berkontribusi mencegah perubahan iklim, agar tercipta lingkungan yang lebih baik, Pelindo mendukung Polri pada program penanaman pohon serentak di seluruh Indonesia, yang dilaksanakan seluruh anggota kepolisian di tingkat Polda hingga Polres dan Polsek setempat.

Jajaran Pelindo Sub Regional Kalimantan berfoto bersama unsur kepolisian usai penanaman serentak

Program penanaman pohon dengan total 21 juta pohon tersebut, salah satunya dilaksanakan di wilayah Polsek KPL Banjarmasin yang dihadiri langsung CEO Pelindo Sub Regional Kalimantan Fariz Hariyoso. Turut mendampingi Kapolsek KPL Banjarmasin Kompol Aryansyah, KSOP Kelas I Banjarmasin Agustinus Maun, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin dan Insan Maritim lainnya pada Rabu (23/8).

Dalam sambutannya, Aryansyah menyampaikan, bahwa Polsek KPL Banjarmasin berpartisipasi menanam 200 bibit pohon dengan total 3.100 bibit di wilayah kota Banjarmasin. Dukungan penuh dari tiap pemangku kepentingan tiap wilayah, program penanaman pohon ini dapat menjadi motivasi bagi instansi lainnya, untuk dapat ikut menjaga lingkungan sekitar yang lebih baik. Khususnya menjaga alam Kalimantan yang merupakan oulau dengan peranan penting sebagai paru paru dunia.

Fariz Hariyoso dalam kesempatan lainnya, menegaskan komitmen Pelindo, dalam kangkah transformasi, salah satunya penerapan GreenPort yang dimulai dengan pola hidup ramah lingkungan oleh masing – masing Insan Pelindo.

Pola hidup ramah lingkungan itu, sejalan  dengan value perusahaan yaitu Loyal dan Harmonis.

“Khususnya karyawan Pelindo Sub Regional 3 Kalimantan, untuk dapat hemat energi, bijak menggunakan plastik, terlebih lagi Banjarmasin merupakan kota seribu sungai yang harus selalu dijaga kelestariannya dari pencemaran sampah,” ujarnya dalam rilis yang diterima Abdi Persada FM pada Jumat (25/8).

Aksi penanaman pohon anggota kepolisian ini, dipusatkan di kawasan RTH Kamboja Banjarmasin pada Rabu (23/8), yang dipimpin langsung Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Andi Rian Djajadi. (RIW-PelindosubregionalKalimantan/RDM/RH)

Kontingen POPNAS ke 16 di Palembang, Resmi Dilepas Gubernur Kalsel

BANJARBARU – Sebanyak 159 atlet yang menjadi peserta Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) asal Kalimantan Selatan (Kalsel), akan mengikuti POPNAS ke 16 di Palembang, Sumatera Selatan. Keikutsertaan atlet pelajar tersebut juga bersama 38 pelatih dan 21 official.

Keberangkatan atlet muda tersebut dilepas langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dihalaman Kantor Setda Provinsi Kalsel, Jum’at (25/8).

Foto bersama atlet POPNAS Kalsel bersama Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

Sahbirin Noor menyampaikan, para atlet kontingen Kalsel harus bisa bersaing dan menjadi yang terbaik di pegelaran tersebut. Bangsa Indonesia adalah bangsa pejuang, maka dari itu, mari kita jadikan pelajaran dari sejarah ini untuk berjuang, termasuk bagi kontingen Kalsel di ajang POPNAS yang akan bertanding di tingkat nasional.

“Pelajaran sejarah yang bisa kita dapatkan adalah semangat juang dari pada pejuang yang rela mengorbankan jiwa raganya untuk kemerdekaan, ” ucap Gubernur yang akrab disapa Paman Birin.

‘Dalas Batapung Tali Salawar Haram Manyarah, Dalas Balangsar Dada Manyarah Kada’ inilah jati diri rakyat Banua Kalimantan Selatan. Menurut Paman Birin, ungkapan ini mengandung makna yang begitu mendalam, yakni Dalas Batapung Tali Salawar Haram Manyarah artinya suatu perbuatan nekat menyangkut membela harga diri Kalimantan Selatan, dan Dalas Balangsar Dada Manyarah Kada artinya adanya usaha yang sangat keras hingga akhir sehingga mencapai tujuan yang diharapkan.

“kita harus tanamkan semangat dalam dada dan jiwa kita, ” lanjut Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah menyampaikan ucapan selamat berjuang kepada para peserta kontingen Kalsel di ajang bergengsi tersebut.

“Mudah-mudahan dari 16 cabang yang kita perlombakan ini dapat meraih prestasi,” tutup Hermansyah. (MRF/RDM/RH)

Harjad ke 73 Kalsel dan HUT RI ke 78, Pemprov Kalsel Gelar Gowes Bersama

BANJARBARU – Ribuan peserta Gowes yang yang berasal dari ASN dan Non ASN lingkup Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), antusias mengikuti Gowes bersama yang diadakan dalam rangka memperingati hari jadi Provinsi Kalsel ke 73 dan hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke78, yang bertempat di halaman Kantor Setda Provinsi Kalsel, pada Jum’at (25/8).

Gowes dilepas langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah, bersama seluruh Kepala SKPD Lingkup Provinsi Kalsel.

Dalam sambutannya, orang yang akrab disapa Paman Birin tersebut menyampaikan, gowes ini dilaksanakan, selain dapat mempererat jalinan silaturahmi para pecinta sepeda, juga dapat terus menjaga semangat, untuk hidup sehat, dengan senantiasa rutin berolahraga.

“Hari ini kita juga besepedaan pagi-pagi dan sekaligus memecah sejarah, yakni besepedaan dapat hadiah sapi 4 ekor dan hadiah 1 umroh,” ungkap Paman Birin.

Dengan rutin berolahraga ringan seperti bersepeda, sangat baik dan bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh kita, sehingga kegiatan gowes juga sangat bermanfaat untuk menjaga kondisi tubuh.

“kondisi pandemi yang melanda seluruh dunia, sudah berakhir, sehingga dapat berkumpul bersama, dapat melaksanakan berbagai kegiatan, tanpa harus menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya” tutup Paman Birin. (MRF/RDM/RH)

KPU Banjarmasin Terus Berikan Sosialisasi Bagi Pemilih Pemula

BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum Banjarmasin, terus memberikan sosialisasi bagi pemilih pemula di kota ini.

Kepada Abdi Persada FM, Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah, ditemui di ruang kerjanya baru-baru tadi mengatakan, kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk memberikan edukasi kepada para pemilih pemula terutama peserta didik baik di tingkat SMA, SMK dan MA, dalam rangka memberikan pendidikan politik, agar mereka cerdas dalam memilih serta meningkatkan partisipasi untuk hadir ke Tempat Pemungutan Suara atau (TPS).

“Saat ini sudah ada 4 sekolah diberikan sosialisasi bagi pemilih pemula diantaranya MAN 2, dan SMAN 1 Banjarmasin,” ucapnya

Disampaikan Rusnailah, gerakan sosialisasi juga nantinya para pemilih pemula dapat mensosialisasikan kepada keluarga, teman dekat, dan lingkungan di sekitar, untuk memberikan hak suaranya, pada Pemilu tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

“Rencananya pekan depan akan dilanjutkan baik di SMA, SMK dan MA,” jelasnya

Lebih lanjut Rusnailah menambahkan, selain ke sekolah-sekolah, pihaknya juga akan memberikan sosialisasi ke Perguruan Tinggi baik Negeri dan Swasta yang ada di Kota ini, serta masyarakat melalui Kelurahan dan Kecamatan setempat.

“Kita terus bergerak sebelum memasuki masa kampanye,” tutupnya

Untuk diketahui, berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Banjarmasin berjumlah 485.062 pemilih, dan ada sekitar 23,53 persen pemilih pemula atau dikenal generasi Z. (NHF/RDM/RH)

Saksikan Akad Massal KPR Subsidi, Paman Birin Harapkan Harga Rumah Yang Murah

BANJAR – Ratusan ASN dan Non ASN di sekitar kota Banjarbaru dan kabupaten Banjar, melakukan akad massal nasabah KPR subsidi, di salah satu komplek perumahan kawasan Matraman kabupaten Banjar, pada Jumat (25/8). Hadir langsung untuk menyaksikan akad massal ini, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Turut hadir pula perwakilan BP Tapera, Kepala Disperkim Provinsi Kalsel, Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalsel, dan juga Komisaris Utama serta Dirut Bank Kalsel.

Gubernur Kalsel berfoto bersama ASN dan Non ASN yang sudah melakukan akad pembelian rumah subsidi

Dalam sambutannya usai menyaksikan akad massal, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) mengatakan, saat ini masih banyak masyarakat di Kalimantan Selatan yang belum memiliki rumah.

“Saya berharap pengembang dapat menawarkan rumah dengan harga murah, tapi tidak murahan. Sehingga tidak hanya ASN, tetapi Non ASN atau masyarakat biasa, juga dapat membeli rumah,” harapnya.

Menanggapi harapan Paman Birin ini, Ketua DPD REI Provinsi Kalsel, Ahyat Sarbini memastikan, bahwa pihaknya mendukung program pemerintah, menyediakan satu juta unit rumah.

“Kalo pak Jokowi menggaungkan progam satu juta rumah, maka REI Kalsel memberikan program satu juta rupiah terima kunci,” paparnya.

Selain itu, untuk memperingati hari jadi ke-73 provinsi Kalimantan Selatan tahun ini, pihaknya juga memberikan cashback 2 juta rupiah, untuk pembelian rumah di lokasi kegiatan akad massal di Matraman kabupaten Banjar.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel, Mursyidah Aminy, akad massal yang dilakukan kali ini, merupakan tindak lanjut dari MoU tripartit yang dilakukan pada Agustus 2022 lalu. Yakni antara pemerintah provinsi Kalsel, BP Tapera dan DPD REI Kalsel.

“Penyediaan rumah, khususnya untuk ASN hingga Agustus ini sudah mencapai 600 unit lebih. Angka ini sudah melebihi target sebanyak 500 unit,” tutupnya.

Sebelum menyaksikan akad massal nasabah KPR subsidi, Paman Birin melakukan penanaman pohon di lokasi acara. Aksi ini merupakan bagian dari program satu pohon satu rumah, yang digaungkan Bank Kalsel untuk mendukung program Revolusi Hijau. (RIW/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : Penggantian Jembatan Sundai Harus Selesai Tepat Waktu

BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, kepada Abdi Persada FM, pada Kamis (24/8) mengatakan, saat ini sedang dilakukan proses pembangunan pergantian jembatan di Jalan Padat Karya Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara, dimana jembatan itu merupakan penghubung antara Jalan Padat Karya dan Jalan Sungai Andai. Ia berharap dapat selesai tepat waktu.

“Selama ini menjadi prioritas yang dilewati, baik kalangan pelajar, warga sekitar, serta jamaah yang rutin ke majelis di Masjid Ar-Raudhah,” ucapnya

Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Bambang Yanto Permono

Disampaikan Bambang, sebelum dilakukan perbaikan, kondisi jembatan itu mengalami kerusakan. Seperti beberapa penyangga lantai mengalami patah, bahkan tidak bisa dilewati oleh angkutan dengan muatan 3 ton lebih.

“Pergantian jembatan sangatlah tepat dilakukan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya

Bambang menambahkan, selama dalam tahap pengerjaan pergantian jembatan, warga telah dialihkan ke jembatan alternatif, yang berada di Komplek Kayu Bulan, untuk memudahkan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati,” tutupnya

Para pekerja sedang melakukan pemasangan tiang pancang

Untuk diketahui, pergantian jembatan sungai andai dimulai kontraknya sejak 30 Mei 2023, dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender, dan menggunakan dana APBD 2023 sebesar Rp10 miliar lebih. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Forum Apik Kalsel Yang Baru Dikukuhkan

BANJARBARU – Forum Aksi Penyuluh Antikorupsi (Forum APIK) Kalsel Periode merupakan perpanjangan tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah yang menjadi agen perubahan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kalsel. Pada Rabu (23/8) Sore, Pemerintah Provinsi Kalsel resmi mengukuhkan Forum Aksi Penyuluh Antikorupsi (Forum APIK) Kalsel Periode 2023-2027.

Kepala Inspektorat Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen menyampaikan, pengukuhan Forum APIK Kalsel menjadi salah satu bukti komitmen dan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel terhadap pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Kepala Inspektorat Provinsi Kalsel Ahmad Fydayeen

“Forum APIK Kalsel yang dikukuhkan merupakan perpanjangan tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah yang dapat menjadi agen perubahan,” ungkap Fydayeen.

Ia menambahkan, melalui Forum APIK Kalsel dari nilai-nilai integritas, budaya antikorupsi dan bahaya korupsi dapat tersosialisasi dengan baik sampai ke tingkat masyarakat terkecil guna mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemerintahan dan pembangunan.

“Sehingga setiap program dan kegiatan yang direncanakan dapat diimplemantasikan secara efektif dan efisien serta menjadi manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Suvervisi KPK RI Uding Juharudin menyampaikan, keberadaan Forum APIK Kalsel akan menyuarakan anti korupsi di Kalsel, seperti memberikan penyuluhan, pendidikan anti korupsi, membangun kerjasama dan sinergi kepada siapa saja dalam membudayakan anti korupsi.

Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Suvervisi KPK RI Uding Juharudin

“Dari segi jumlah, Forum APIK Kalsel masih kurang tetapi sudah menambah jumlah secara nasional penyuluh anti korups di Indonesia,” ucap Juharudin.

Sementara itu, Ketua Forum APIK Kalsel, Mujiburahman mengatakan, Forum ini merupakan binaan dari KPK dan diperlukan peran dari masyarakat serta nilai-nilai pencegahan korupsi akan disalurkan kepada masyarakat di Kalsel.

“Subjek yang kami lakukan itu penyuluhan, baik kepada pemerintah daerah, instansi maupun lembaga dan sekarang sudah ada 21 orang yang tersebar di 13 Kabupaten/Kota dengan berbagai profesi dari akademisi, ASN dan lainnya,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Targetkan Masuk 10 Besar se-Indonesia Penilaian MCP

BANJARBARU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan Rapat Koordinasi Verifikasi Monitoring Center For Prevention (MCP) berlangsung di ruang rapat Aberani Sulaiman, Rabu (23/8) sore. Rakor ini untuk memberikan pendampimgan kepada pemda guna membangun sistem pencegahan Korupsi.

Rapat Koordinasi Verifikasi Monitoring Center For Prevention (MCP) di Kalsel

Kepala Inspektorat Provinsi Kalsel Ahmad Fydayeen menyampaikan, pihaknya akan menargetkan nilai 90 untuk masuk sepuluh besar penilaian MCP dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Masing-masing kabupaten Kota se-Kalsel ditargetkan dengan nilai 90 ditahun 2023. Ditahun sebelumnya nilai tertinggi Kabupaten Tanah Laut. Tapi ditahun ini masih belum tahu, karena saat ini sedang proses penginputan,” kata Fydayeen.

Ia mengungkapkan, untuk menaikkan nilai MCP se-Kalsel, pihaknya berkoordinasi bersama KPK RI dan Kemendagri, untuk memonitoring dan memverifikator Inspektorat se-Kalsel.

“MCP monitoringnya dari KPK dan verifikatornya dari Kemendagri, Inspektorat akan menilai SKPD diwilayahnya agar indikator MCP setiap Kabupaten-Kota dapat naik, ” lanjutnya.

Sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, adanya MCP dari KPK ini tentu kita sama-sama dalam rangka mencapai Good governance.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Suvervisi KPK RI Uding Juharudin mengatakan, saat ini Kalsel punya capaian MCP yang cukup bagus. Dia mengungkapkan, pada tahun 2022 dari 13 Kab/kota dan 1 Provinsi Kalsel capaian MCP adalah 86 persen.

Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Suvervisi KPK RI Uding Juharudin

“Sekarang memang masih, pemenuhan bukti-bukti masih belum sempurna, kerena masih berproses. Baru akan dapat nilai apabila menyampaikan setiap triwulan, berarti 4 laporan. Capaian sekarang sekitar dibawah 50 an lah tapi angka itu belum final,” ucap Juharudin.

Ia menambahkan, dalam pengelolaan sistem MCP ini, pihaknya tidak sendiri. Namun bersama BPKP dan (Kemendagri). Dalam MCP KPK, ada 8 area intervensi kegiatan koordinasi supervisi dan pencegahan (korsupgah). 8 area itu meliputi, Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah dan Tata Kelola Dana Desa. Rapat koordinasi MCP KPK. (MRF/RDM/RH)

Kirab Kemerdekaan ke-4, Gubernur Kalsel Ajak Masyarakat Setarakan Kesejahteraan

BANJAR – Ribuan sepeda motor memenuhi lokasi finish Kirab Kemerdekaan Merah Putih ke-4 Kalimantan Selatan (Kalsel), di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kamis (24/8).

Dimulai dari Markas Korem 101/Antasari Banjarmasin, peserta kirab mencapai kurang lebih 5.000 peserta itu bukan hanya dari aparat TNI-Polri dan ASN Pemprov Kalsel, tetapi juga berbagai komunitas motor serta masyarakat sipil.

Menempuh jarak sekitar 50 kilometer, kirab dipimpin Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menggunakan motor trail didampingi Dandrem 101/Antasari Ari Aryanto.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyerukan semangat kemerdekaan kepada peserta. Ia juga mengajak masyarakat bekerjasama agar kesejahteraan bisa dirasakan semua pihak secara merata.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat memberi sambutan dalam acara Kirab Kemerdekaan, di Kiram Park, Kamis (24/8)

“Mari sama-sama kita berantas kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan,” serunya.

Sementara itu, Danrem 101/Antasari Ari Aryanto mengatakan, Kirab Kemerdekaan ini merupakan wujud kebersamaan aparat, pemerintah dan masyarakat.

“Semoga makna kirab ini bisa terasa seluruh masyarakat, bahwa persatuan dan kesatuan itu hal yang utama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ari juga mengajak masyarakat bersama-sama membangun bangsa khususnya demi pembangunan Kalsel yang lebih maju.

“Tentunya paling utama kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” tuturnya.

Salah satu anggota komunitas motor saat menampilkan aksi akrobat di acara Kirab Kemerdekaan

Kirab Kemerdekaan dirangkai dengan berbagai hiburan. Mulai dari pertunjukan musik, penampilan akrobat motor, aksi memanah sambil menunggang kuda dari TNI AU, hingga undian doorprize dengan hadiah utama sepeda motor. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version