Disperin Kalsel Beri Penghargaan Kepada Pegawai Terbaik

BANJARBARU – Dinas Perindustrian (Disperin) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar apel pagi di halaman kantor Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, pada Rabu (5/7).

Pada apel tersebut juga digelar penyerahan penghargaan kepada para pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Disperin Provinsi Kalsel. Terdapat 3 pegawai Disperin menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kepala Disperin Provinsi Kalsel Mahyuni, karena telah memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan.

Adapun salah satu kriteria tersebut yakni tingkat kerajian kehadiran, tertib waktu dan tertib administrasi, tertib penyampaian laporan, serta tertib penginputan rencana kerja. Adapun penerima penghargaan tersebut yakni 1 pejabat eselon 4 Disperin Provinsi Kalsel, Abdina. 1 Staff Disperin Provinsi Kalsel, Basit. dan 1 pegawai kontrak Disperin Provinsi Kalsel, Ahmad.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Disperin Provinsi Kalsel Mahyuni menyampaikan, dengan adanya pemberian penghargaan, pihaknya mengharapkan dapat memberikan motivasi dan kebahagian kepada para pegawai, sehingga dapat meningkatkan kinerja mereka dalam bertugas.

“Pemberian penghargaan kepada pegawai Disperin Provinsi Kalsel yang mendapat penilaian 100 persen dalam kinerja memang sangat sulit, namun ketiga penerima penghargaan tersebut mendapat penilaian yang cukup tinggi dibandingkan pegawai lain,” ucap Mahyuni.

Ia mengharapkan kepada seluruh pejabat dan staff Disperin Provinsi Kalsel, kedepannya dapat memberikan kinerja yang lebih baik, dikarenakan seluruh staff Pemerintah Provinsi Kalsel, berfokus untuk melayani masyarakat banua.

“Ini sesuai harapan Gubernur Kalsel untuk pelayanan yang utama terhadap masyarakat,” tutup Mahyuni. (MRF/RDM/RH)

149 Peserta Siap Bersaing Untuk Memperebutkan Naga Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisatanya menggelar, Pemilihan Nanang Galuh Tahun 2023 Tingkat Kota Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai, Selasa Sore (4/7).

Plt Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin Fatimah menjelaskan, saat ini untuk pemilihan Nanang Galuh Tahun 2023 Tingkat Kota Banjarmasin memasuki tahapan seleksi, yang diikuti sebanyak 149 peserta.

Plt Kadisbudparpora Banjarmasin Fatimah

“Untuk pelaksanaan pemilihan Nanang Galuh Tahun 2023 ini, kami melihat peserta antusias dalam mengikuti pemilihan ini,” ungkapnya.

Fatimah mengatakan, pada ajang Pemilihan Nanang Galuh Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2023 ini, peserta akan mengikuti beberapa tahapan seleksi, sehingga nantinya terpilih Nanang Galuh Kota Banjarmasin, yang benar benar berkualitas, sebagai Duta Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin ini.

“Peserta akan mengikuti lima tahapan seleksi, yang telah tentunya oleh panitia,” ujar Fatimah.

Sementara itu, salah satu Dewan Juri Pemilihan Nanang Galuh Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2023 Yasmin Qamarani mengatakan, peserta Pemilihan Nanang Galuh Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2023 ini, masing masing sudah terlihat kemampuan yang dimiliki.

Juri Naga Banjarmasin Yasmin Qamarani

“Kemampuan yang sudah terlihat, seperti cara menyampaikan pendapat, sosialisasi, ilmu pengetahuan, kesopanan, serta lainnya,” jelas Yasmin.

Oleh karena itu, lanjutnya, pada pemilihan Nanang Galuh Tahun ini persaingan cukup ketat.

Namun, tambahnya, berdasarkan arahan Walikota Banjarmasin, agar kedepannya para Nanang Galuh ini dapat menjadi wakil kebudayaan dan pariwisata Kota Banjarmasin, maka keaktifan mereka dalam bersosial media, turut menjadi penilaian.

“Karena media sosial ini, merupakan salah satu wadah untuk mempromosikan, kebudayaan dan pariwisata yang ada di Kota Banjarmasin,” ucap Yasmin.

Sedangkan, salah satu peserta Nanang Galuh Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2023 Ahmad Rafli Reza mengaku, ketertarikannya Mengikuti ajang Pemilihan Nanang Galuh ini, berdasarkan kegemaran. Yaitu suka berwisata keberbagai daerah.

Peserta Naga Banjarmasin Ahmad Rafli Reza

“Karena suka berwisata maka saya pun ingin memperkenalkan budaya dan wisata yang ada di Kota Banjarmasin ini,” ungkapnya.

Menurut Rafli, budaya dan wisata di Kota Banjarmasin memiliki kekhasan tersendiri. Yang tidak kalah menariknya dengan di daerah lainnya.

Oleh karena itu, ia meminta dukungan dari seluruh warga Kota Banjarmasin, agar keinginannya memajukan budaya dan wisata di Kota Banjarmasin, dapat terwujud melalui Pemilihan Nanang Galuh Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2023 ini. (SRI/RDM/RH)

Pemkab Banjar Dorong Pekerja Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

BANJAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar mendorong pekerja agar mendapat jaminan perlindungan sosial melalui keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Suasana FGD Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pemkab Banjar dan BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin di salah satu hotel kota Banjarbaru, Rabu (5/7).

Tindakan itu merupakan upaya dukungan Pemkab Banjar terhadap Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin bersama Pemkab Banjar, di salah satu hotel kota Banjarbaru, Rabu (5/7), Sekdakab Banjar Muhammad Hilman mengatakan ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari keikutsertaan program BPJS Ketenagakerjaan. Diantaranya jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan hari tua.

Bagi yang ingin mendaftar juga tidak harus bekerja formal. Pekerja informal seperti kuli bangunan, juru parkir hingga atlet pun bisa mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

(ki-ka) Sekdakab Banjar Muhammad Hilman didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin Murniati saat memberikan keterangan kepada wartawan

“Sederhananya siapa saja yang berusaha memenuhi kebutuhan hidup itu disebut pekerja dan bisa mendaftar,” ujar Hilman.

Melalui perlindungan jaminan sosial ini, menurut Hilman juga akan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama bagi yang kehilangan anggota keluarganya akibat kecelakaan kerja.

“Dengan begini kemiskinan ekstrem Kabupaten Banjar juga akan berkurang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin Murniati mengungkapkan, pihaknya telah memberikan kemudahan bagi pekerja informal yang ingin mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Agen Perisai).

Agen itu bertugas melalukan sosialisasi, akuisisi, edukasi, menerima pendaftaran, kemudian meng-collect iuran dan pengelolaan kepersertaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Siapa saja terkecuali ASN bisa menjadi Agen Perisai. Syaratnya cukup KTP dan ijazah minimal SMA sederajat,” terangnya.

Murniati menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan bekerjasama dengan seluruh Puskesmas di Kabupaten Banjar, agar setiap pekerja yang mengalami luka ringan saat bekerja tidak perlu jauh-jauh pergi ke rumah sakit.

“Kita berikan kemudahan bagi peserta kita yang di pelosok,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Tiga Hari Berjalan, Program “Pemutihan” PKB Disambut Antusias Masyarakat Kalsel

BANJARMASIN – Program Pemberian Insentif/Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atau yang dikenal dengan “Pemutihan” disambut antusias oleh masyarakat di Kalimantan Selatan.

Antusias masyarakat ini terbukti dengan meningkatnya pembayaran PKB di Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Banjarmasin I dalam tiga hari pertama program berjalan di tahun ini.

Kepala UPPD SAMSAT Banjarmasin I, Anni Hanisyah (tengah) didampingi Kasi Gar Subdit Bin Kum Dirlantas Polda Kalsel, Wiwik S (kiri) dan Kepala Unit Operasional PT Jasa Raharja Cabang Kalsel, Jullyanto Eka P.N (kanan)

“Pemutihan pajak sudah kami laksanakan mulai Sabtu (1/7) kemarin, hingga saat ini pendapatan sudah hampir Rp1 miliar”, kata Kepala UPPD Samsat Banjarmasin I, Anni Hanisyah, kepada wartawan, usai melakukan sosialisasi Program Relaksasi PKB dan BBNKB di kawasan jalan KS Tubun Depan Kantor Koramil Banjarmasin Selatan, Selasa (4/7).

Oleh karena itu, menurut Anni, pihaknya lebih gencar melakukan sosialisasi untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa membayar pajak itu mudah dan hasilnya digunakan untuk membangun Banua.

“Program Pemutihan Pajak ini sesuai arahan Gubernur Kalsel untuk memudahkan dan meringankan masyarakat membayar pajak,” tambahnya

Sementara itu, Kepala Seksi Pelanggaran Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel, Kompol YF Wiwik Setiyarini berharap masyarakat Kalsel semakin taat terhadap peraturan pemerintah daerah, dalam hal ini membayar PKB.

“Dan juga kami ingin menertibkan wajib pajak dan juga mematuhi peraturan lalu lintas seperti memakai helm ketika berkendara dan membawa kelengkapan SIM dan STNK,” tuturnya.

Sedangkan, Kepala Unit Operasional PT Jasa Raharja Cabang Kalsel, Jullyanto Eka P.N berharap sosialisasi Program Pemutihan PKB dan BBNKB ini diharapkan dapat mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak.

“Karena pada tahun 2022 lalu, tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PKB dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan hanya sebesar 50-58 persen. Sedangkan sisanya menunggak”, tambahnya.

Untuk itu, lanjut Jullyanto, PT Jasa Raharja mendukung pemerintah provinsi Kalsel dalam memudahkan pembayaran pajak kendaraan melalui program pemberian insentif/relaksasi PKB dan BBNKB. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Minta Pengelola Objek Wisata Jaga Keamanan Pengunjung

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta, para pengelola objek wisata, dapat menjaga keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung objek wisata di banua.

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, Senin (3/7).

Syarifuddin menjelaskan, memasuki libur panjang hingga 15 Juli 2023 mendatang, tentunya banyak warga memanfaatkan untuk berwisata, yang tersebar di masing-masing 13 Kabupaten dan Kota. Dengan demikian para pengelola objek wisata, saling berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung.

“Wisatawan sekarang mulai mengalami peningkatan tidak hanya lokal, luar daerah bahkan mancanegara,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, para pengelola objek wisata hendaklah melakukan antisipasi sejak dini, melalui penambahan petugas jaga dan rambu peringatan, khusus wisata yang berbasis alam, seperti di sungai dan pantai.

“Mereka bisa menambah petugas, dan memasang rambu peringatan, agar wisatawan lebih berhati-hati,” pintanya.

Lebih lanjut Syarifuddin mengimbau, para orang tua hendaknya terus memberikan pengawasan lebih intens terutama bagi anak-anak, agar menghindari dari hal yang tidak diinginkan, yaitu mendampingi buah hatinya terutama masih belum berusia 14 tahun.

“Mari kita jaga bersama baik keamanan, keselamatan, dan kenyamanan selama berwisata,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Terus Galakkan Sholawat dan Tausyiah di Alam Roh 88 Desa Kiram

BANJAR – Kegiatan sholawat dan tausyiah rutin bulanan selalu dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) di Alam Roh 88 Desa Kiram Kabupaten Banjar. Kegiatan religi tersebut selalu mengundang para tuan guru untuk memberikan tausyiah mereka kepada para tamu undangan. Para tuan guru yang berhadir diantaranya KH Fikri Haikal Zainuddin MZ, yang merupakan putra dari da’i kondang almarhum KH. Zainuddin MZ, KH. M. Zarkasyi, Ustadz Sholeh Mahmoed Nasution atau akrab disapa Ustadz Solmed, Musisi kondang yang juga Da’i, H. Rhoma Irama, Pimpinan Madrasah Darussalam Tahfidz dan Ilmu Al Qur’an KH Muhammad Wildan Salman, serta yang terbaru mengisi tausyiah pada selasa (4/7) malam yakni Ustadz KH. Abdul Hadi.

Ustadz KH. Abdul Hadi

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalsel Irfan Sayuti menyampaikan, pihaknya bersyukur karena dapat kembali melaksanakan sholawatan dan tausiah yang dilaksanakan pada awal bulan. kegiatan seperti ini akan terus dilakukan untuk memberikan pencerahan kepada umat Islam.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang berhadir untuk mengikuti sholawatan dan tausyiah di alam roh 88 ini,” ungkap Irfan.

Pemerintah Provinsi Kalsel akan terus menggalakkan kegiatan sholawat dan tausyiah di Alam Roh 88 Desa Kiram disetiap awal bulan dengan menghadirkan para tuan guru untuk menyampaikan tausyiah, pembacaan ayat – ayat suci Al-Qur’an dari qori dan qoriah, beserta penyampaian syair maulid habsyi dari kelompok Maulid Habsyi.

Untuk diketahui, selain di alam roh 88 Desa Kiram Kabupaten Banjar, Pemerintah Provinsi Kalsel juga rutin memberikan tausyiah kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Provinsi Kalsel setiap dilaksanakannya apel bulanan dengan menghadirkan para alim ulama. (MRF/RDM/RH)

Sembari Sosper, Paman Yani Ingatkan Masyarakat Agar Manfaatkan Program Penghapusan Denda dan Diskon PKB

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengimbau, agar masyarakat dikonstituen dapilnya di Tanah Bumbu, dapat benar-benar memanfaatkan secara bijak penyelengaraan program penghapusan denda dan pemotongan (diskon) Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Suasana sosialisasi propem, perda, rancangan perda dan perundang-undangan (sosper) yang digelar di Desa Manunggal, Karang Bintang, Tanah Bumbu, Senin (3/7)

“Perjuangan kami kepada Gubernur Kalsel untuk membantu meringankan beban masyarakat akhirnya terealisasi. Jadi, dipersilahkan warga yang tercatat sebagai wajib pajak bisa memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya,” ujar legislator dari Dapil VI Tanah Bumbu dan Kotabaru, usai melaksanakan Sosialisasi Propem, Rencangan Perda, Perda dan Perundang-undangan (Sosper) tentang Pajak Daerah Provinsi Kalsel, di Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (3/7).

Suasana sosper yang dibawakan membludak hingga memenuhi teras salah satu rumah di Desa Manunggal, Karang Bintang, Tanbu.

Pria yang akrab disapa Paman Yani itu, turut memberikan perhatian besar terhadap pemberian kebijakan yang diterapkan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, bersama tim pembina samsat. Itu bertujuan, dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat di Bumi Bersujud, di provinsi ini.

“Membayar pajak sudah menjadi keharusan bahkan menjadi kewajiban. Karena dari pajak itu lah kita bisa merasakan manfaatkannya dalam pembangunan di daerah ini,” jelasnya.

Apalagi, kata dia, semenjak Polri menetapkan adanya kebijakan penghapusan data registrasi kendaraan bermotor. Maka, program ini sudah dianggap sangat tepat untuk menghindari adanya penghapusan tersebut.

“Jangan sampai keputusan yang telah ditetapkan kepolisian terkait tunggakan pajak kendaraannya yang lebih dari dua tahun berturut-turut itu tidak dibayarkan (menunggak) menjadi bodong. Ini yang selalu kita ingatkan kepada masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan PKB dan BBN-KB UPPD Samsat Batulicin, Hariyadi, mengungkapkan, selain sebagai alternatif dalam meningkatkan kas daerah. Ini juga sebagai bentuk apresiasi (reward) kepada masyarakat yang sudah taat membayar pajak.

“Dengan adanya program ini setidaknya kedasaran masyarakat semakin tinggi dan kami optimis PAD yang dihasilkan dari kebijakan yang diberikan Gubernur Kalsel lebih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” bebernya.

Dirinya membeberkan, sejak hari pertama diterapkannya program pemberian insentif itu suasana transaksi pembayaran pajak kendaraan bermotor di kantor induk (Samsat Batulicin) membludak atau bisa dikatakan mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

“Kebetulan setelah dibukanya program ini tercatat dari 1 – 2 Juli memang ada peningkatan jumlah wajib pajak yang datang ke UPPD Samsat Batulicin. Sehingga, berdampak pula terhadap penerimaan kami,” paparnya.

Sementara itu, Ketua RT di Desa Manunggal, Nurdian, mengaku, bersyukur dan sangat berterima kasih atas kebijakan yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel. Apalagi, diskon serta penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan program yang sudah tepat dilaksanakan.

“Sosialisasi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sekali lagi terima kasih kepada Paman Yani dan Pemprov yang memberikan pelayanan ini,” ucapnya. (RHS/RDM/RH)

35 Pemuda PPAP Tahun 2023 Tingkat Nasional Siap Mengabdi di Kotabaru

BANJARMASIN – Pada pelaksanaan Program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) Tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Selatan, sebanyak 35 pemuda dari perwakilan 35 provinsi, akan mengabdikan diri selama 30 hari kedepan di Kabupaten Kotabaru.

Asisten Deputi Bidang Kemitraan Pemuda Kemenpora Khairil Adha menjelaskan, PPAP Tahun 2023 ini dilaksanakan di dua daerah, yaitu di Provinsi Kalimantan Selatan dan Riau.

Asisten Deputi Bidang Kemitraan Pemuda Kemenpora Khairil Adha

“PPAP Tahun 2023 dibuka secara virtual oleh Deputi Bidang Pengembangan Kepemudaan Kemenpora Muhammad Asrorun Ni’am Sholeh, di Riau, pada Selasa 4 Juli 2023,” ungkapnya.

Khairil mengatakan, tujuan dari program PPAP ini, agar pemuda dari berbagai daerah dapat terjun langsung dan berbaur dengan masyarakat.

“Pada PPAP di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2023 ditempatkan di Kabupaten Kotabaru, dari tanggal 4 Juli sampai 5 Agustus 2023,” ucapnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, Program PPAP Tingkat Nasional di Provinsi Kalsel, dapat memperkenalkan budaya dan pariwisata di Banua ini.

Seperti yang disampaikan, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Sekdaprov Kalsel, Sulkan mengatakan, dengan terpilihnya Provinsi Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah pada Progam PPAP tersebut. Tentunya, hal tersebut membanggakan provinsi ini.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel Sulkan

“Dengan keterlibatan para pemuda melalui program PPAP akan mendukung pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi lokal khususnya di daerah Kotabaru,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sulkan berpesan, kepada para Pemuda PPAP ini, dapat menjadikan kalimantan selatan sebagai rumah kedua.

“Dimana bumi dipijak dan disitu langit dijunjung, maka para pemuda diminta agar pandai pandai menjaga diri selama mengikuti Program PPAP Tingkat Nasional,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap memberikan dukungan dan fasilitasi untuk para peserta PPAP, dalam rangka menunaikan misinya sebagai agen perubahan dan duta daerah.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap memberikan dukungan dan support pada Pelaksanaan Program PPAP ini,” ucap Sulkan. (SRI/RDM/RH)

Bupati Minta Program SKPD Tersusun Dengan Baik

BANJAR – Bupati Banjar Saidi Mansyur, meminta program SKPD disusun dengan baik agar terlaksana dengan lancar tahun ini. Penyesuaian visi dan misi, penggunaan anggaran dituntut harus sesuai dengan kebutuhan.

“Dan untuk perubahan anggaran disesuaikan lagi, kami menginginkan ada kemajuan dalam pencapaian visi dan misi kita, dan penyesuaian program ini sesuai dengan target,” pinta Saidi Mansyur saat memimpin Rakor mingguan, di Aula Barakat Martapura, Senin (3/7).

Bupati juga meminta perhatian terhadap kualitas kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Menurutnya tiga sektor tersebut harus terus didukung pengembangannya agar lebih meningkat.

“Saya ingin segala permasalahan di wilayah Kabupaten Banjar bisa teratasi,” ungkapnya.

Penanganan inflasi pun demikian. Saidi meminta seluruh stakeholder agar bekerjasama dalam mengendalikan inflasi di Kabupaten Banjar.

Menurut Saidi, kerjasama itu bisa dilakukan melakui langkah-langkah strategis demi menjaga ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga.

“Kita bisa lakukan bakti sosial seperti memberikan sembako kepada warga. Jadi mengurangi beban rumah tangga mereka,” tuturnya.

Pemkab Banjar sendiri kini memiliki program Pencanangan Gerakan Menanam dengan memberikan 1.600 bibit cabai ke masyarakat. Tujuannya agar meningkatkan suplai pangan dan membantu mengendalikan harganya di pasaran.

“Apalagi komoditas cabai merah menjadi salah satu penyumbang inflasi di daerah kita,” terangnya.

Selain itu industri kecil menengah (IKM) juga tak luput dari perhatian. Melalui Program Kredit Usaha Rakyat Martapura Maju, Mandiri dan Agamis (KURMA MANIS), Pemkab Banjar memberikan pinjaman tanpa bunga dan biaya administrasi kepada pelaku usaha berbagai sektor, seperti pertanian, perikanan, peternakan, perdagangan, industri kecil dan lainnya.

“Kami telah mengalokasikan dana sebesar 4,5 Miliar Rupiah untuk mendukung program ini,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Lima Hari Lagi, Jemaah Haji BDJ Mulai Dipulangkan Dari Tanah Suci

BANJARBARU – Secara nasional musim pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi sudah dimulai sejak hari ini, Selasa (4/7), namun untuk jemaah haji dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang tergabung dalam Embarkasi Banjarmasin, baru akan dipulangkan ke tanah air pada Senin (9/7) mendatang.

Suasana rakor kesiapan kepulangan jemaah haji debarkasi Banjarmasin

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd menerangkan, secara nasional hari ini ada 18 kloter jemaah haji yang telah dipulangkan kembali ke tanah air. Mereka semua berasal dari embarkasi yang memulai keberangkatan pertama pada 24 Mei 2023. Sedangkan untuk jemaah haji dari Embarkasi Banjarmasin baru memulai pemberangkatan pada 29 Mei 2023.

“Jadi untuk kedatangan kloter 1 Debarkasi Banjarmasin nanti dimulai pada 9 Juli yaitu dari Kabupaten Banjar, sekitar pukul 23.35 WITA,” katanya usai memimpin Rapat Koordinasi Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Banjarmasin, pada Selasa (4/7) di asrama haji.

Menurut Tambrin, selaku Ketua PPIH Debarkasi Banjarmasin, secara umum pihaknya bersama-sama dengan stakeholder, telah siap menerima kedatangan jemaah haji.

Ketua PPIH Debarkasi Banjarmasin

“Hari ini kita telah meleksanakan rapat koordinasi persiapan kedatangan, semua bidang menyatakan kesiapannya menyambut kedatangan jemaah haji nanti, baik dari pihak penerbangan, transportasi darat, akomodasi serta bidang kesehatan, imigraasi dan bea cukai,” katanya.

Tambrin mengharapkan proses pemulangan nanti dapat diselenggarakan dengan aman, tertib dan lancar. Ia juga meminta kerjasama kepada panitia daerah baik dari Kalsel dan juga Kalteng untuk dapat berkoordinasi dengan PPIH Debarkasi Banjarmasin, terkait mekanisme pemulangan jemaah haji dari asrama haji di Banjarbaru ke daerah masing-masing. (KANWIL.KEMENAG.KALSEL-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version