14 Juli 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Saksikan Gladi Penanggulangan Krisis Kesehatan Pasca Bencana, Ini Harapan Paman Birin

2 min read

Gubernur Kalsel saat memimpin upacara persiapan gladi

BANJARMASIN – Kementerian Kesehatan RI menggelar Gladi Penanggulangan Krisis Kesehatan Pasca Bencana di Kalimantan Selatan, tepatnya di kota Banjarmasin. Kegiatan sudah disiapkan sejak 21 Juni 2023, dan puncaknya simulasi dilakukan pada Kamis (22/6) di halaman salah salah satu hotel berbintang di Banjarmasin. Hadir langsung pada simulasi ini, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Simulasi yang diikuti ratusan peserta dari unsur perguruan tinggi, pemerintah provinsi dan kabupaten kota, rumah sakit, TNI/Polri dan juga sukarelawan ini, memakai situasi banjir besar tahun 2021 di Kalsel, sebagai skenario penanggulangan krisis kesehatan pasca bencana.

Peserta yang mengukir gladi penanggulangan krisis kesehatan pasca bencana

Dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi program yang dicanangkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini.

“Ini menjadi langkah untuk penguatan tenaga cadangan kesehatan, dalam rangka penguatan sistem ketahanan kesehatan yang tangguh,” paparnya.

Terobosan ini, menurut Paman Birin (sapaan khas Gubernur) menjawab kebutuhan akan jumlah SDM, respons cepat dan tepat serta pengelolaan yang efektif di lapangan ketika terjadi kondisi darurat kesehatan.

Saat ini kondisi Kalsel yang tidak lepas dari risiko bencana alam, sehingga keberadaan tenaga cadangan kesehatan diharapkan dapat memperkuat kapasitas SDM kesehatan.

“Saya berharap melalui simulasi ini, pemerintah dapat membangun kapasitas tenaga kesehatan dalam manajemen bencana banjir, sistem komando, serta koordinasi antara lintas program dan lintas sektor,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa dalam sambutannya secara daring menyampaikan, bahwa gladi lapangan ini adalah bentuk latihan untuk mengetahui kesiapan klaster kesehatan, terutama dalam menangani kondisi krisis kesehatan pasca bencana.

“Pemilihan skenario bencana banjir untuk gladi lapangan, memang disesuaikan dengan kondisi Kalsel. Dimana Kalsel merupakan daerah yang rawan bencana hidrometeorologis, seperti banjir dan angin kencang,” tutupnya.

Momen penyelamatan korban hanyut sesuai skenario simulasi

Saat ini Kemenkes RI, mendorong tiap kabupaten dan kota serta provinsi di Indonesia memiliki tenaga cadangan kesehatan yang terintegrasi dengan sistem di pusat, dan mendorong misi pengembangan tenaga cadangan kesehatan berkelas dunia. (RIW/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.