Gubernur Kalsel Resmi Buka POPDA Tingkat Provinsi di Banjarmasin

BANJARMASIN – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalsel, resmi digelar di Kota Banjarmasin. Setelah secara dibuka oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, di Gedung Olahraga Remaja (GOR) Hasanuddin HM, Kota Banjarmasin, Rabu (24/5).

Gubernur mengucapkan selamat bertanding kepada para atlet pelajar dari 13 Kabupaten dan Kota di Kalsel, yang mengikuti POPDA di Kota Banjarmasin ini.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan pembukaan

“Kami mengucapkan selamat datang dan bertanding kepada seluruh atlet,” ungkapnya.

Sahbirin berharap, para atlet pelajar ini dapat memberikan prestasi terbaik mereka, pada ajang POPDA Tingkat Provinsi Tahun 2023 di Kota Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini mengingatkan, kepada juri serta wasit pertandingan agar dapat berlaku jujur dalam memberikan penilaian.

“Kami meminta tidak hanya atlet, tetapi wasit serta juri untuk dapat bersikap jujur, selama pertandingan berlangsung,” ucapnya tegas.

Sehingga, lanjut Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, dihasilkan juara yang sebenar benarnya.

“Para juara inilah yang akan membawa nama harum Banua pada ajang nasional maupun internasional,” ujar Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, pada POPDA Tingkat Provinsi ini dilaksanakan tanggal 24 – 28 Mei 2023. Dengan mempertandingkan 11 cabang olahraga, yakni, Renang, Gulat, Judo, Atletik, Dayung, Karate, Menembak, Panahan, Panjat Tebing, Taekwondo, serta Kempo.

Kadispora Kalsel Hermansyah

“Peraih medali emas pada ajang POPDA Tingkat Provinsi ini, akan mewakili Kalsel pada POPNAS Tahun 2023 di Palembang mendatang,” ucap Hermansyah. (ADV/SRI/RDM/RH)

Langganan Banjir, Warga Desa Antasan Senor Ilir Minta Bantuan Perbaikan RTLH

BANJAR – Warga Desa Antasan Senor Ilir Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar meminta kepada Wakil Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk memperjuangkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Hal itu disampaikan Pembakal Desa Antasan Senor Ilir, Jamaluddin, ketika mengikuti sosialisas Perda yang dilaksanakan Anggota Komisi III DPRD Kalsel di Kabupaten Banjar, beberapa waktu lalu.

Jamaluddin menjelaskan sebagian besar bagian lantai rumah warga lebih rendah dari jalan utama.sehingga saat terjadi banjir dipastikan seluruh rumah warga di desa ini terendam. Oleh karena itu, warga berharap ada bantuan perbaikan minimal peninggian bagian lantai rumah mereka.

“Mudah-mudahan desa ini ada terbantu dengan tangan dingin Pak Isra sebagai wakil rakyat untuk turun tangan. Tiap tahun kami mengalami kebanjiran jadi rumah sebagian besar banyak yang rusak dan rendah. Mudah-mudahan berkat beliau, kami dapat bantuan,” harapnya.

Suasana Sosialisasi Perda oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail

Sementara, Anggota Komisi III DPRD Kalsel Isra Ismail menyatakan bahwa aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi perhatiannya untuk bisa diperjuangkan kepada instansi terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten Banjar.

“Apa yang disampaikan Pembakal itu jadi perhatian saya selaku anggota DPRD Kalsel yang duduk di komisi III yang membidangi perumahan dan pemukiman. Memang kita ketahui di Kalsel banyak rumah tak layak huni. Terlebih akibat banjir kemaren banyak rumah yang terendam. Mudah-mudahan ini nanti dapat kita perjuangkan,” tambahnya.

Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman ini juga menjadi ajang untuk menghimpun aspirasi warga, terlebih sesuai dengan perda yang disosialisasikan sehingga diharapkan warga memahami alur untuk mengusulkan bantuan perbaikan RTLH. (NRH/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Terus Berupaya Tingkatkan Minat Baca Warga Binaan

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus bergerak untuk menumbuhkan minat baca.

Kali ini melalui tim mobil perpustakaan keliling (Pusling) menyasar ke Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura. Bahkan, Dispersip Kalsel juga meminjamkan beberapa buku ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Banjarbaru.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie sangat bersyukur, program peningkatan literasi instansinya diterima dan disambut baik oleh LPKA Martapura dan Lapas Banjarbaru. Ia pun berjanji, kerjasama yang sudah terjalin akan terus dijaga dan ditingkatkan.

“Semoga apa yang telah dilakukan dapat berguna dan memberi manfaat dan menambah wawasan positif bagi warga binaan,” katanya, Selasa (23/5).

Kedatangan mobil Pusling Dispersip Kalsel tersebut disambut antusias penghuni Lapas. Di mana para warga binaan langsung berdatangan untuk meminjam dan membaca buku yang disediakan di mobil Pusling tersebut.

Duta layanan LPKA Kelas l Martapura, Nabella Elyana mengucapkan terima kasih dengan pihak Pusling Dispersip Kalsel yang mau berkunjung. Mengingat, anak-anak LPKA Kelas 1 Martapura sangat memerlukan buku-buku untuk menghibur, membuka wawasan dan meningkatkan minat baca.

“Mudah-mudahan program Dispersip Kalsel ini akan terus berjalan dengan baik di LPKA Kelas I Martapura,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Petugas Perpustakaan dan Staf Administrasi Pembinaan Lapas Kelas II Banjarbaru, Bagus Satria. Ia mengaku buku-buku yang dipinjamkan ke Lapas Banjarbaru sangat bermanfaat untuk warga binaan.

Suasana Tim Pusling Dispersip Kalsel berkunjung ke LPKA Martapura dan Lapas Banjarbaru

“Semoga kerjasama terus berlanjut dan kalau bisa per tiga bulan bukunya ditukar,” tuturnya. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

Fraksi-Fraksi di DPRD Kalsel Apresiasi Kinerja Pemprov Kalsel

BANJARMASIN – Fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel Tahun Anggaran 2022.

Apresiasi itu sebagaimana disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Syaripuddin, kepada wartawan, usai memimpin rapat Paripurna DPRD Kalsel, Rabu (24/5).

“Teman-teman fraksi menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemprov Kalsel yang berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk ke 10 kalinya berturut-turut dari BPK RI,” katanya.

Fraksi-fraksi DPRD Kalsel, lanjut Wakil rakyat yang akrab disapa Bang Dhin ini, mengharapkan agar temuan-temuan BPK dalam LHP LKPD Tahun 2022 agar bisa segera diperbaiki dan tidak terulang lagi di masa-masa mendatang.

“Ke depan, diharapkan dilakukan perbaikan sedemikian rupa sehingga kinerja pemerintah akan lebih baik lagi”, tambahnya.

Menanggapi pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kalsel, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam jawabannya yang dibacakan Sekretaris Daerah-nya, Roy Rizali Anwar mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan oleh Fraksi-fraksi terhadap Opini WTP.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

“Pencapaian ini merupakan hasil kerjasama dan dukungan dari semua pihak khususnya legislatif dan eksekutif”, tuturnya.

Gubernur juga berharap agar proses pembahasan Raperda ini berjalan dengan lancar sehingga segera mendapat persetujuan bersama.

Untuk diketahui, rapat paripurna DPRD Kalsel juga dihadiri sejumlah pejabat SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan unsur Forkopimda.

Adapun agenda rapat yaitu Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kalsel atas Penjelasan Gubernur Terhadap Raperda Tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022, dan dilanjutkan dengan Tanggapan/Jawaban Gubernur Kalsel atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda Tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022. (NRH/RDM/RH)

Pemkab/Kota Kalsel Diminta Tingkatkan Upaya Penanganan Stunting

BANJARBARU – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Roy Rizali Anwar, berharap Pemerintah Kabupaten/Kota lebih meningkatkan upaya penanaganan stunting. Agar target prevelensi stunting tahun 2024 sebesar 14 persen bisa tercapai.

Suasana penilaian kinerja 8 aksi konvergensi penurunan stunting, di Kantor Bappeda Kalsel, Selasa (23/5).

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Kabupaten/Kota se-Kalsel, di Ruang Rapat Syahrir Bappeda Kalsel, Selasa (23/5).

Roy mengungkapkan, angka stunting di Kalimantan Selatan saat ini sudah berada di angka 22 persen. Meski begitu, menurutnya upaya ekstra dalam menurunkan angka stunting ini masih sangat diperlukan.

“Pemerintah pusat telah menetapkan bahwa stunting menjadi salah satu prioritas nasional. Berbagai program penurunan stunting telah dilakukan, namun masih dibutuhkan upaya proyektif agar angka prevelensi stunting kita bagus,” ujarnya.

Roy menuturkan, untuk mencapai target tahun 2024, kolaborasi berbagai sektor baik dari pemerintah maupun non pemerintah juga sangat diperlukan.

Disisi lain, lanjut Roy, kebenaran data yang dikumpulkan juga sangat berpengaruh terhadap langkah penanganan yang akan dilakukan.

“Kalau data sudah benar semua akan jelas. Bagaimana penanganan, anggarannya berapa, sumbernya dari mana, penanggung jawabnya siapa. Terus target setiap tahunnya juga harus jelas,” tuturnya.

Selain itu, menurutnya, Pemkab/ko juga dapat mencontoh program yang telah dilaksanakan oleh Kabupaten/Kota yang berhasil menurunkan angka stuntingnya.

Misalnya Kabupaten Tapin. Roy menyebut, tahun 2021 prevelensi stuntingnya sebesar 33,5 persen sementara tahun 2022 menjadi 14,5 persen. Sama halnya Kabupaten Banjar. Dari 40,2 persen tahun 2021 menjadi 26,4 persen tahun 2022.

“Secara pelan tapi pasti, ini menunjukkan upaya serius dari daerah dalam menghadapi tantangan stunting,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Gelar Penyuluhan Lansia

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, menggelar penyuluhan bagi lanjut usia. Kegiatan Posyandu Lansia dari RSGM Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan ini, dilaksanakan oleh dokter gigi, Terapis Gigi Mulut dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit. Sedangkan dari Puskesmas Gadang Hanyar dilaksanakan dokter umum Dewi Kuntari, dan perawat, bertempat di salah satu rumah warga Mutiara Rahmini, berlokasi Jalan Pekapuran B Laut, Gang Rahmat RT 16 RW 02 Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Suasana penyuluhan posyandu lansia, di salah satu rumah warga

Kepada Abdi Persada FM, dokter gigi RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Virgi Agustia Putri, usai melakukan pemeriksaan bagi lansia, pada Selasa (23/5) mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin digelar bekerjasama dengan beberapa Puskesmas, dalam rangka memberikan edukasi untuk merawat gigi dan pentingnya menjaga kesehatan rongga mulut terutama para lanjut usia.

dokter gigi RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Virgi Agustia Putri

“Dari puluhan Lansia yang dilakukan pemeriksaan, masih banyak gigi tiruan dari tukang gigi yang menempel, dan sebagian lainnya ada yang tidak mau memakai gigi tiruan,” ucapnya

Disampaikan Virgi, dengan digelarnya penyuluhan bagi posyandu kalangan lanjut lansia ini, pihaknya menyarankan agar nanti menggunakan gigi tiruan, untuk proses memudahkan fungsi menguyah makanan, karena diusia tidak muda lagi, sangat penting memenuhi kecukupan nutrisi.

“Kalau gigi banyak yang tanggal, beban mengunyah jadi tidak seimbang,” jelasnya

Sementara itu, dokter Umum Puskesmas Gadang Hanyar, Dewi Kuntari, menjelaskan, kegiatan kolaborasi dengan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan ini sangatlah penting, khususnya bagi lanjut usia dalam menjaga kondisi gigi dan mulutnya, agar tetap tercipta kesehatan meski tidak muda lagi.

dokter Umum Puskesmas Gadang Hanyar, Dewi Kuntari

“Posyandu Lansia diadakan untuk memantau kesehatannya secara berkala,” tutup Dewi. (NHF/RDM/RH)

Tiga Kabupaten Mewakili Kalsel Pada Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional

BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2023, dan juara 1 menjadi wakil Provinsi ini pada ajang lomba serupa tingkat nasional.

Lomba ini digelar di Halaman Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Selasa (23/5). Dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Raudhatul Jannah.

Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Raudhatul Jannah

“Kami tentunya memberikan apresiasi kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel yang setiap tahun melaksanakan lomba masak serba ikan,” ungkap Raudhatul.

Lomba ini, lanjutnya, diikuti oleh TP PKK dari daerah yang ada di Banua ini.

Raudatul mengingatkan, kepada dewan juri untuk dapat memberikan penilaian dengan kejujuran, untuk mendapatkan juara.

“Mengingat, juara pertama akan mewakili Provinsi Kalsel, pada Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional Tahun 2023 mendatang,” ujarnya.

Selain itu, lomba masak serba ikan ini sebagai upaya untuk penurunan angka studing di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono mengatakan, lomba masak serba ikan tingkat provinsi tahun ini, digelar dengan sesederhana mungkin. Hanya dilaksanakan di kawasan Perkantoran Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel.

Kadis Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono

“Pada lomba tingkat nasional, Provinsi Kalimantan Selatan selalu mendapatkan juara,” ucap Rusdi.

Oleh karena itu, lanjutnya, diminta kepada para pemenang juara 1, untuk dapat mempersiapkan diri, untuk ajang tingkat nasional tersebut.

“Kami berharap pada ajang tingkat nasional Tahun 2023 di Jakarta mendatang, Kalsel dapat kembali meraih juara kembali,” ucap Rusdi.

Pada Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2023

Kategori Menu Keluarga, juara 1 Kabupaten HST dengan menu Talas Naga Haruan Meratus, juara 2 Kabupaten Barito Kuala dengan menu Bauang Kukus Tampurajang Paikat, Juara 3 Kabupaten HSU dengan menu Gabus Buah Ciplukan Saus Kulit Talipuk Buah Naga dan Binjai, serta juara 4 Kabupaten Balangan dengan menu Lontong Bajakah Lontong Beras Jagung Berkuah.

Kategori Menu Balita, juara 1 Kabupaten Barito Kuala dengan menu Bubur Pentet Kalangkala, juara 2 HSU dengan menu Fantasi Bola Kaviar Palilak, juara 3 Tabalong dengan menu Haruan Daun Kelor, serta juara 4 Banjarbaru dengan menu Bubur Haruan Lidah Buaya Bunga Telang.

Kategori Menu Kudapan, juara 1 Kabupaten Kotabaru dengan menu Puding Ikan Lele Kulit Pisang, juara 2 dengan menu Hula Hula Lele Pandan Biji Nangka, juara 3 Kabupaten Tanah Laut dengan menu Eclair Lele, serta juara 4 Kabupaten Tanah Bumbu dengan menu Firsh Lele Saus Rosela. (SRI/RDM/RH)

Kalsel Bersiap Jadi Tuan Rumah Kemah Bela Negara Tingkat Nasional 2023

BANJARBARU – Kalimantan Selatan bakal menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan perdana Kemah Bela Negara tingkat Nasional. Perhelatan ini diagendakan pada 10 -16 Juli 2023.

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, meminta agar seluruh stakeholder dari Pemprov Kalsel untuk turut mendukung penyelenggaraan ini. Apalagi kegiatan tersebut digelar secara nasional dan akan dihadiri hingga ribuan orang dari luar daerah.

Suasana rapat persiapan Kemah Bela Negara Tingkat Nasional 2023 di Kalsel dipimpin Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar diikuti seluruh SKPD Pemprov dan TNI/Polri

“Kesiapan penyelenggaraan yang tinggal satu bulan lagi, salah satunya penyediaan air bersih dan siap diminum, logistik makanan, sarana transportasi mulai dari kelancaran untuk jalur sampai nanti sistem penjemputannya ke bandara. Setelah itu, juga diperlukannya penerangan serta koneksi internet. Jelas, perlu sinerginitas seluruh jajaran Pemprov Kalsel dan stakeholder lainnya,” ujarnya saat mempimpin rapat perdana dalam kesiapan penyelenggaraan Kemah Bela Negara, di Ruang Rapat H Maksid Setdaprov Kalsel, Selasa (23/5) siang.

Ketua Harian Kwarda Pramuka Kalsel yang sekaligus Ketuplak Kemah Bela Negara, Agus Salim, berterima kasih atas dukungan penuh Pemprov Kalsel. Bahkan, adanya dorongan itu diharapkan acara yang dirangkai perdana ini bisa terlaksana sukses dan bisa memberikan kesan terbaik kepada peserta dari berbagai daerah yang berkunjung.

“Alhamdulillah, sesuai arahan pimpinan juga dan turut didukungnya kegiatan ini tentu bisa berjalan sesuai harapan dan berjalan sukes,” harapnya.

Total target kepesertaan, beber dia, lebih dari 1.700 orang akan ikut berpartisiasi dalam gelaran perdana di Kalsel yang menyasar di 34 provinsi.

“Itu sudah termasuk peserta dan bina dampingnya ditambah lagi Kwarcab 13 kabupaten/kota,” ungkap Agus yang juga merangkap sebagai Ketua Pelaksana Kemah Bela Negara Nasional 2023.

Ia mengungkapkan, ada tiga titik yang bakal menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan Kemah Bela Negara tingkat Nasional tahun 2023 di Kalsel.

“Tahura Sultan Adam Mandiangin, Kiram Park dan Pantai Batakan Baru. Nanti juga ada kunjungan edukasi ke museum dan perpustakaan daerah,” paparnya.

Sebagai bentuk dukungan, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kalsel, Achmadi, turut serta menanggapi positif kegitan ini. Di mana, pihaknya bersama Taruna Siaga Bencana (TAGANA) akan ikut serta memeriahkan acara nasional ini.

“Kami juga akan mengerahkan 4 unit dapur lapangan di 4 lokasi yang berbeda. Kemudian, pengerahkan 3 unit dapur umum lagi. Tak lupa akan memasang tenda-tenda yang sekiranya diperlukan panitia pelaksana kemah bela negara ini,” bebernya.

Tak hanya personel, dibeberkan Achmadi, juga menyiapkan sarana air bersih dan siap minum sebagai tindaklanjut atas arahan dari Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar.

“Nanti ada tiga tangki dengan kapasitas 5.000 liter untuk sarana prasarana air bersih dan 1 mobil water treatment bagi peserta. Mengingat kami juga turut memerhatikan kondisi cuaca,” ungkapnya. (RHS/RDM/RH)

Kalsel Dipercaya Jadi Tuan Rumah Rakornas Kementerian Perindustrian 2023

BANJARMASIN – Kementerian Perindustrian RI menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyusunan Program Penumbuhan dan Pengembangan IKM tahun 2024 di salah satu Hotel berbintang di Banjarmasin. Pembukaan rakornas dilaksanakan pada Senin (22/5) malam. Rakornas tersebut dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar.

Dalam sambutannya, gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel terus mendorong terwujudnya pengembangan sektor industri di daerah. Upaya hilirisasi industri khususnya agro industri telah menjadi fokus dalam rencana pembangunan Kalsel.

Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar

“Rakornas ini dinilai sangat penting untuk memperkuat dan memperjelas sinergi dan peran pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kinerja pembangunan sektor industri, khususnya Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA),” ucap Roy membacakan sambutan gubernur.

Sebagaimana amanat Undang-undang nomor 3 tahun 2014 tentang perindustrian, dijelaskan gubernur lagi, pemerintah berkewajiban melakukan pembinaan, melalui penumbuhan dan pengembangan kepada kelompok IKMA. Rakornas diharapkan memperjelas penyusunan program penumbuhan dan pengembangan kegiatan pembangunan IKMA secara sistematis, komprehensif, solutif dan futuristik.

“Struktur industri yang kokoh dapat diwujudkan melalui perencanaan yang matang dan
diimplementasikan secara konsisten,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel Mahyuni menyampaikan, Kalsel mendapat kepercayaan melaksanakan Rakornas, adapun manfaat dari Rakornas ini adalah dapat menyamakan persepsi terkait dengan kebijakan kebijakan program yang diperlukan, untuk pertumbukan dan perkembangan Industri Kecil Menengah (IKM) ditahun 2024. Bagi pihaknya Rakornas ini adalah suatu kepercayaan yang diberikan kementerian perindustrian, karena prestasi atau capaian program Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel ditahun anggaran 2022.

“Adapun manfaat dari Rakornas ini adalah kita dapat menyamakan persepsi berkaitan dengan kebijakan-kebijakan program yang kita perlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan IKM ditahun 2024,” ucapnya.

Mahyuni melanjutkan, Rakornas yang dihadiri Peserta yang terdiri dari Kepala Dinas Perindustrian dari seluruh 34 provinsi di Indonesia ini, yang dihadiri Dinas Perindustrian Kabupaten-Kota Provinsi Kalsel, akan dilaksanakan selama 4 hari, yakni dari 22 – 25 Mei mendatang.

Rakornas Kementerian Perindustrian sendiri, menjadi suatu kepercayaan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Kalsel, karena prestasi atau capaian program Dinas Perindustrian ditahun anggaran 2022. Sehingga SKPD yang mampu melaksanakan kegiatan program yang mencapai target luar biasa menjadi salah satu indikator diberikannya kepercayaan menjadi tuan rumah Rakornas.

“Manfaat buat kita adalah terjadinya pergerakan ekonomi seperti yang diinginkan oleh gubernur kalsel Sahbirin Noor, karena terjadinya pergerakan seluruh orang di indonesia pada Rakornas ini,” tutup Mahyuni. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version