Pelunasan Biaya Haji Tahap Pertama Ditutup, Porsi Haji Kalsel Kurang 93 Jemaah
Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Kalsel
BANJARMASIN – Masa perpanjangan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap pertama telah ditutup hari ini, Jumat (12/5).
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel Dr. H. Muhammad Tamrin, M.M.Pd menjelaskan, jumlah porsi Kalsel yang berhak melunasi Bipih pada pelunasan tahap 1 adalah 3.818 orang (non cadangan) dan 358 orang (cadangan).
“Selanjutnya pada perpanjangan pelunasan ada tambahan cadangan sebanyak 191 orang, sehingga totalnya jemaah haji Kalsel yang berhak melunasi Bipih menjadi 4.367 orang”, jelas Tambrin dalam rilisnya.
Selanjutnya, berdasarkan data rekapitulasi per Jumat (12/5), jemaah haji yang telah melunasi Bipih berjumlah 3.725 orang dan yang tidak melunasi Bipih sebanyak 542 orang.
“Berdasarkan data tersebut, maka porsi Kalsel yang berjumlah 3.818 dikurangi dengan jumlah yang sudah melunasi secara keseluruhan cadangan dan non cadangan sebanyak 3.725, maka kekurangan porsi Kalsel hanya 93 jemaah,” katanya di Banjarmasin.
Tambrin mengungkapkan, kekurangan porsi ini tidak hanya terjadi di Kalsel tetapi juga di provinsi lain pun demikian.
“Oleh karenanya kita tunggu saja upaya selanjutnya dari pemerintah pusat terhadap kekurangan kouta tersebut. Apakah nanti akan ada pelunasan tahap dua atau bagaimananya kita tunggu saja kebijakan selanjutnya,” katanya.
Tambrin menyebutkan, ada beberapa alasan yang menjadi sebab bagi jemaah haji untuk tidak dapat melunasi. Yakni karena sakit, menunggu penggabungan mahram, menunggu pendampingan lansia, belum ada biaya, wafat, hamil/menyusui, pembatalan haji, sudah pernah berhaji, serta menunda dengan alasan lainnya.
“Berdasarkan data rekapitulasi, alasan yang paling banyak jemaah haji tidak melunasi Bipih dikarenakan tiga hal. Yakni pertama karena menunggu penggabungan mahram sebanyak 125 orang, kedua belum ada biaya 104 orang, dan menunda dengan alasan lain sebanyak 111 orang, selebihnya karena alasan lainnya sebagai mana yang saya sebutkan sebelumnya,” katanya.
Terakhir Tambrin mengajak kepada semua lapisan masyarakat, untuk dapat bersama – sama mensyukseskan penyelenggaraan pemberangkatan ibadah haji di Banua, terkhusus kepada para jemaah haji yang sudah melakukan pelunasan sembari menunggu masa pemberangkatan agar senantiasa menjaga kondisi kesehatannya, serta menambah pengetahuan tentang manasik haji.
Dijadwalkan, jemaah haji kloter pertama akan masuk asrama haji Embarkasi Banjarmasin pada 28 Mei dan selanjutnya diberangkatkan pada 29 Mei 2023. (KEMENAG.KALSEL-RIW/RDM/RH)
