4 Kabupaten Kota di Kalsel Berstatus Siaga Karhutla

BANJARBARU – Sebanyak 4 Kabupaten Kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menetapkan status Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), 4 Kabupaten Kota tersebut yakni Kabupaten Tapin, Barito Kuala, Tanah Laut dan kota Banjarbaru

Hal ini disampaikan, Kepala sub bidang Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalsel Ariansyah, Selasa (12/7).

Ariansyah menyampaikan, hingga Selasa (12/7), sudah terdapat 4 Kabupaten di Kalsel yang menetapkan Status Siaga Karhutla, dan Pertanggal 15 Juni yang lalu, Pemerintah Provinsi Kalsel juga sudah menetapkan Status siaga Karhutla tingkat Provinsi Kalsel, yang berlaku hingga 15 November mendatang.

“Ada 4 yang berstatus siaga Karhutla di Provinsi Kalsel,” ungkap Ariansyah.

Untuk diketahui, pada 28 Juni yang lalu, Pemerintah Provinsi kalsel menggelar apel kesiapsiagaan menghadapi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), pada waktu tersebut, hanya terdapat 3 Kabupaten-Kota yang menetapkan status siaga Karhutla, yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Tapin.

Dengan bertambahnya Kabupaten-Kota di Kalsel yang berstatus Siaga Karhutla, Pemerintah Provinsi Kalsel bisa memperpanjang penetapan status siaga, tergantung pemantauan yang dilakukan pihaknya melalui BPBD Provinsi Kalsel.

“Jadi kita masih melihat situasi, berdasarkan hasil situasi lapangan, juga update dari BMKG terkait perkembangan cuaca dan iklim,” lanjut Ariansyah.

Ditambahkan Ariansyah, pihaknya akan kembali menggelar rapat evaluasi status siaga Karhutla, untuk mengevaluasi perkembangan status siaga Karhutla. (MRF/RD/RH)

Pemprov Kalsel Dukung Tiga Raperda Inisiatif Dewan

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan rapat paripurna di ruang rapat paripurna Mansyah Addrian Gedung A DPRD Provinsi Kalsel, Senin (11/7).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel, Supian HK itu membahas 2 (dua) agenda, yaitu terkait pendapat Gubernur Kalsel terhadap penjelasan Komisi DPRD atas 3 (tiga) buah Rancangan Peraturan Daerah (perda), kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dan/atau jawaban fraksi-fraksi DPRD Kalsel atas pendapat Gubernur Kalsel terhadap 3 (tiga) buah rancangan perda yang disampaikan Pimpinan DPRD yakni Raperda tentang Penyelenggaraan Perizinan, Raperda tentang Penyelenggaraan Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Kecil serta Raperda tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase dan Pengendalian Banjir di Wilayah Provinsi Kalsel.

Gubernur Kalsel yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, CES menyampaikan dukungan atas masukan dan usulan tentang rancangan perda tersebut.

“Saya atas nama gubernur, kami ingin menyampaikan bahwa beliau mendukung perda inisiatif yang sudah disampaikan oleh komisi DPRD Provinsi Kalsel, karena itu menyangkut pelayanan publik. Dan ini sangat penting sekali, dan ini merupakan amanat undang-undang. Karena itu kami mendukung dan siap untuk melaksanakan pembahasan lebih detail lagi bersama dengan DPRD Provinsi Kalsel.”ujarnya.

Lebih lanjut, Fajar Desira menilai tiga Raperda yang dibahas dalam rapat paripurna tersebut semuanya vital untuk kepentingan masyarakat.

“Semuanya krusial, ketiga raperda itu. Masalah banjir, perizinan, dan perlindungan koperasi dan usaha kecil. Penting untuk pelayanan kita terhadap publik,” jelasnya.

Sementara, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyampaikan bahwa tiga Raperda yang merupakan inisiatif Dewan ini adalah bentuk jalannya fungsi legislasi DPRD yaitu pembentukan peraturan daerah.

Suasana rapat paripurna DPRD Kalsel

“Perda itu menyangkut masalah yang 3 tadi, itu banyak usulan-usulan, kami adakan pertemuan-pertemuan dan melaksanakan kunjungan-kunjungan ke dapilnya di masing-masing di daerah. Setelah itu kami sempurnakan, kami adakan rapat, akhirnya muncul inisiatif untuk mengadakan perda itu. Alhamdulillah pemerintah provinsi kalsel sangat mendukung perda itu. Secepat mungkin itu nanti ada payung hukumnya, itu juga menyangkut perda-perda yang lain, prosesnya sama,” katanya. (NRH/RDM/RH)

Sambut Hari Anak Nasional, Dispersip Kalsel Akan Datangkan Pendongeng Nasional

BANJARMASIN – Menyambut Hari Anak Nasional tahun 2022 yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan mendatangkan pendongeng nasional, untuk menghibur dan mendekatkan anak-anak dengan buku.

Rencana itu disampaikan Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie, yang bersiap mengundang ratusan anak ke Perpustakaan Palnam untuk menyaksikan aksi pendongeng Kempho Antaka.

“Menumbuhkan minat baca pada anak, kita akan kembali datangkan pendongeng nasional, rencananya ke Kalsel dalam bulan ini dalam rangka Hari Anak,” katanya, Senin (11/7).

Menurut Nurliani, Pendongeng Kempho Antaka ini tak kalah spesial dengan yang didatangkan sebelumnya, seperti Kak Awam, Kak Resha, Kak Agus DS, Kak Bimo, Kak Ria Enes dan Suzan, Cut Mini, hingga Kak Gery.

“Palnam sering kali mendatangkan tokoh nasional, ini sebagai komitmen kami untuk terus menumbuhkan dan meningkatkan budaya literasi di Banua,” tambah Kadispersip yang akrab disapa Bunda Nunung ini.

Terkait waktu kegiatan, ia mengaku masih melakukan koordinasi dengan yang bersangkutan, menyesuaikan kesiapan Dispersip Kalsel dan narasumber.

“Saya telah menemui yang bersangkutan di Semarang atas rekomendasi Kak Bimo, jadi waktu tepatnya masih kita cocokkan, nanti akan kita umumkan kembali,” pungkasnya. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

2.500 Atlet dari Politeknik se Indonesia Ramaikan Porseni ke 13 di Kalsel

BANJARMASIN – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) ke 13 Politeknik Se Indonesia Tahun 2022 dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan, akan diramaikan 2.500 atlet dan ofisial.

Suasana penjelasan kegiatan Porseni di Kalsel

Ketua Panitia Porseni Politeknik se-Indonesia Agus Pebrianto mengatakan, tahun ini Provinsi Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) ke 13 Politeknik se-Indonesia. Kegiatan akan di mulai tanggal 13 sampai 20 Juli 2022 di Banjarmasin.

“Provinsi Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan Porseni ke 13 ini,” ucap Agus

Sedangkan, lanjutnya, untuk kesiapan penyelenggara Porseni ke 13 sudah mencapai 90 persen, serta peserta dari politeknik seluruh tanah air mulai berdatangan ke Kalimantan Selatan.

“Untuk kegiatan pembukaan Porseni akan dilaksanakan di Gelanggang Olahraga Remaja Hasanuddin HM, dan rencananya akan dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor,” ujarnya.

Menurut Agus, untuk peserta yang akan meramaikan Porseni ke 13 di Provinsi Kalimantan Selatan diperkirakan 50 politeknik negeri dengan total peserta hampir 2.500 atlet.

Pada Personi di Provinsi Kalimantan Selatan akan mempertandingkan 15 cabang olahraga dan 7 cabang seni yang akan difokuskan di Kota Banjarmasin dan Martapura

Agus berharap, kepada seluruh masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan, dapat memberikan dukungan pelaksanaan agar dapat berjalan sukses serta atlet Provinsi Kalimantan Selatan dapat meraih prestasi.

“Kami berharap semua pihak di Provinsi Kalimantan Selatan dapat memberikan dukungan atas kesuksesan pelaksanaan Porseni di Kalsel ini,” ucap Agus. (SRI/RDM/RH)

Sambut Idul Adha 1443 H, Bank Kalsel Bagikan 8 Ekor Sapi Kurban

BANJARMASIN – Bank Kalsel bagikan delapan hewan kurban, menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

Lima hewan kurban sapi dibagikan di kantor pusat Bank Kalsel di Banjarmasin, dua diserahkan ke DPRD Kalsel dan satu sapi diserahkan kepada salah satu masjid di Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Ketua Panitia Kurban Bank Kalsel, Anang Rifani mengatakan, pemotongan hewan kurban dilaksanakan setelah shalat Idul Adha, pada Minggu (10/7).

“Kantor Pusat Bank Kalsel potong hewan kurban sebanyak 5 ekor sapi,” ujar Anang di kantor Bank Kalsel di Banjarmasin.

Ia mengatakan, daging kurban dibagikan kepada masyarakat sekitar lingkungan kantor pusat Bank Kalsel, pada hari yang sama.

Selain dibagikan kepada masyarakat sekitar, daging juga dibagikan kepada Panti Asuhan dan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) serta karyawan Outsourcing. (ADV-RIW/RDM/RH)

DPW PKB Kalsel Laksanakan Ibadah Kurban Untuk Warga Kurang Mampu di Banjarmasin

BANJARMASIN – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kalimantan Selatan tahun ini, kembali melaksanakan ibadah kurban 2 ekor sapi, di Halaman Kantor DPW PKB Kalsel, Selasa (12/7).

Suasana pemotongan daging kurban

Sekretaris DPW PKB Kalsel Hormansyah mengatakan, pelaksanaan ibadah kurban ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan, oleh pihaknya.

“Ibadah kurban yang kami laksanakan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan DPW PKB Kalsel,” ucapnya.

Menurut Hormansyah, untuk tahun ini ada 2 ekor sapi yang menjadi kurban dalam ibadah kurban tersebut.

“Kami menyebarkan 200 kupon, untuk warga tidak mampu disekitar Kantor DPW PKB Kalsel, untuk mendapatkan daging kurban,” ujarnya.

Sedangkan, lanjut Hormansyah, pada pelaksanaan ibadah kurban di tempat mereka tersebut, untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta menjalin silaturahmi antar anggota dan pengurus DPW PKB Kalsel.

“Ibadah kurban ini dilaksanakan untuk menimbulkan rasa kepedulian dan berbagi dengan warga kurang mampu,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hormansyah juga menyampaikan, bahwa hampir seluruh DPC PKB di Provinsi Kalimantan Selatan juga melaksanakan, kegiatan ibadah kurban, dengan penyembelihan hewan kurban di kantor masing-masing.

“Untuk ibadah kurban ini hampir seluruh DPC PKB di Provinsi Kalsel melaksanakan,” ucap Hormansyah. (SRI/RDM/RH)

Meski Pandemi COVID-19 Belum Berakhir, Pelaksanaan Kurban Tahun Ini Dinilai Berjalan Lancar

BANJARMASIN – Meskipun Pandemi COVID-19 belum berakhir, pelaksanaan ibadah kurban dinilai berjalan lancar. Seperti pelaksanaan ibadah kurban yang dilaksanakan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi yang akrab disapa Paman Yani.

Prosesi Akad dan Serah Terima Alat Sembelih Dari Paman Yani (bertopi) kepada Penyembelih Hewan Kurban (berkopiah)

Pada tahun 2022 ini, dirinya melaksanakan ibadah kurban masing-masing satu ekor sapi di dua lokasi di daerah pemilihannya yakni di Desa Sarang Tiung Kecamatan Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru dan Desa Bersujud Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu pada H+3 Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah yang bertepatan dengan Selasa (12/7).

“Kami bersyukur jauh-jauh kami datang dari Banjarmasin ke sini, tentu saja untuk melaksanakan ibadah kurban,” katanya kepada wartawan.

suasana pelaksanaan ibadah kurban oleh Anggota DPRD Kalsel, M. Yani Helmi di Desa Bersujud

Sebelum menyembelih hewan kurban dilakukan prosesi akad dan serah terima alat sembelih dari Paman Yani kepada penyembelih hewan kurban. Dalam prosesi penyembelihan, Anggota DPRD Kalsel dari Fraksi Golkar ini juga menyediakan piduduk berupa beras, gula merah dan kelapa serta menyiramkan air kembang ke sekujur tubuh sapi dengan tujuan agar sapi tenang ketika disembelih.

Paman Yani memberikan apresiasi kepada semua pihak sehingga pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar.

“Mudah-mudahan dengan ibadah kurban ini, bisa membawa keberkahan bagi yang melaksanakan kurban,” harapnya.

Sebelumnya, pada Senin (11/7) lalu, Paman Yani juga melaksanakan ibadah kurban di kawasan sekitar kediamannya di Sungai Jingah Banjarmasin dengan menyembelih dua ekor sapi dan ratusan bungkus daging kurbannya dibagi-bagikan kepada masyarakat setempat. (NRH/RDM/MRF)

Satu Jemaah Haji Kalsel Wafat Pada Fase Armuzna

Arab Saudi – Dilansir dari siaran pers Kementerian Agama RI, total jemaah haji Indonesia yang wafat sejak awal keberangkatan pada 4 Juni 2022 hingga Selasa (12/7) berjumlah 41 orang.

Empat belas diantaranya pada fase Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) terdiri atas satu jemaah wafat di KKHI Arafah, enam jemaah wafat di KKHI Makkah, dan tujuh jemaah wafat di KKHI Mina.

Satu diantara 14 jemaah haji yang meninggal dunia pada fase Armuzna tersebut adalah jemaah haji dari Kalsel, yang tergabung dalam kloter 3 embarkasi Banjarmasin.

“Satu jemaah haji Kalsel meninggal dunia, yakni atas nama Maslina Saberan Udin berasal dari Kabupaten Tapin, meninggal pada 11 Juli 2022 di Al Nor Internasional Hospital Makkah,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel Muhammad Tambrin, saat berada di Mina dalam tugas sebagai Pengendali Penyelenggaraan Ibadah Haji di Arab Saudi, Senin (11/7).

Selanjutnya, Tambrin mengajak kepada para jemaah haji yang saat ini masih berada di Mina dan sebagian sudah Kembali ke Makkah, untuk bersama-sama mendoakan Almarhumah semoga Husnul Khotimah.

“Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran, kita doakan semoga Almarhumah mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), hingga hari ke-38 operasional haji di tahun 2015 misalnya, ada 380 jemaah wafat. Sementara pada 2016, ada 149 jemaah wafat. Tiga tahun berikutnya, angka kematian pada angka 274 (2017), 154 (2018), dan 151 (2019).

Jika dibandingkan dengan angka kematian pada hari yang sama untuk lima tahun terakhir, musim haji tahun ini adalah yang paling sedikit. (KANWILKEMENAGKALSEL-RIW/RDM/SYA)

Pajak Restoran di Kabupaten Banjar Mulai Dekati Target Realisasi 2022

BANJAR – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Banjar, menyatakan penerimaan pajak restoran untuk semester I tahun 2022 telah mencapai 64 persen atau sekitar Rp4,5 miliar.

Kepala BPKPAD Banjar, Achmad Dzulyadaini menuturkan, meski tahun lalu pajak restoran hanya tercapai sekitar Rp3,1 miliar dari target Rp6,1 miliar. Namun hal itu cukup beralasan karena diakibatkan imbas dari keterpurukan COVID-19.

“Per tanggal 8 Juli 2022, dari data kami terlihat naik signifikan. Untuk realisasi target sebesar Rp7 miliar,” ungkapnya, baru-baru tadi.

Ia membeberkan, kenaikan itu disusul keberadaan restoran dan bisnis coffe shop yang mulai menjamur di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar.

“Yang jelas meningkat 14 persen di semester pertama tahun 2022, seiring mulai menggeliatnya ekonomi masyarakat karena COVID-19 mulai terlihat agak melandai,” tutur Dzulyadaini.

Selain itu, ia menjelaskan, keberadaan tapping box yang dipasang di seluruh restoran cukup mempengaruhi penerimaan yang tercatat dari triwulan pertama dan kedua 2022.

“Yang cukup berimbas positif itu pada saat ramadan kemarin,” pungkasnya. (RHS/RDM/APR)

Ketua DPRD Kalsel dan Dirut Bank Kalsel Sumbangkan Tiga Ekor Sapi Kurban Untuk Setwan Kalsel

Banjarmasin – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK berkolaborasi dengan Bank Kalsel menyumbangkan sapi kurban yang diserahkan ke lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel. Penyembelihan hewan kurban itu dilaksanakan di halaman belakang kantor DPRD Kalsel, Senin (11/7).

Seluruh karyawan Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel pun menyambut gembira dengan adanya sumbangan tiga ekor sapi kurban ini. Pasalnya, di tahun lalu, jumlah sapi kurban yang disembelih hanya satu ekor.

Ketua DPRD Kalsel Supian HK didampingi Plt Sekwan Kalsel, Muhammad Jaini, mengapresiasi dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Bank Kalsel yang turut serta menyumbangkan dua ekor sapi kurban ke Sekretariat DPRD Kalsel. Ia berharap jumlah sapi yang dikurbankan di tahun berikutnya meningkat.

“Alhamdulillah Idul Adha tahun ini tiga ekor sapi kurban yang disembelih. Semoga di tahun akan datang jumlah hewan qurbannya ditingkatkan lagi, bisa empat ekor atau lima ekor hewan kurban,” harapnya.

Untuk diketahui, daging sapi kurban ini dibagikan kepada pegawai, tenaga keamanan hingga petugas kebersihan yang ada lingkungan Sekretariat DPRD Kalsel, termasuk juga wartawan yang tergabung dalam pressroom Dewan.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Kalsel juga turut menyumbangkan tenaganya untuk memotong sendiri sapi kurbannya. (NRH/RDM/APR)

Exit mobile version