Apresiasi Pengunjung, Dispersip Kalsel Berikan Penghargaan Kepada Pemustaka Teladan

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel memberikan penghargaan kepada sejumlah pemustaka teladan seiring dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-72 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dispersip Kalsel, Endang Camsudin, didampingi Kepala Bidang Layanan dan Pembinaan Perpustakaan Wildan Akhyar, di salah satu ruang rapat Kantor Dispersip Kalsel, Kamis (18/8).

Plt Sekretaris Dispersip Kalsel, Endang Camsudin mengatakan, pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap pengunjung rutin yang memenuhi segala tata tertib layanan. Menurutnya, sebanyak enam orang ditetapkan layak mendapatkan penghargaan tersebut berdasarkan catatan Bidang Layanan.

“Yang dinilai dari lamanya menjadi anggota, tingkat keaktifan kunjungan, hingga kedisiplinan dalam meminjam dan mengembalikan buku, serta tertib dalam menikmati layanan perpustakaan,” katanya.

Endang berharap melalui pemberian apresiasi ini dapat memotivasi pemustaka lain agar bisa ikut memanfaatkan layanan optimal yang diberikan pemerintah sekaligus menjaganya dalam rangka menunjang kualitas sumber daya manusia di Kalsel. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat menjadi pionir dalam peningkatan kegemaran membaca untuk mencerdaskan dan menunjang kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya ini dapat menjadi contoh bagi pemustaka lain, dan semoga nanti semakin banyak dan lebih sering lagi masyarakat Kalsel datang ke sini,” terangnya.

Sementara itu, Muhammad Hidayatullah selaku penerima penghargaan pemustaka teladan mengaku telah menjadi anggota perpustakaan selama 25 tahun. Hingga saat ini, dirinya masih sering berkunjung untuk mencari bahan bacaan dan referensi, guna menunjang studi dan pekerjaannya.

“Saya menjadi anggota saat masih Sekolah Menengah Pertama. Masih cukup sering ke sini mencari buku tentang kesehatan,” ungkap Hidayatullah yang juga seorang dokter gigi.

Hidayatullah juga memuji kemajuan layanan perpustakaan saat ini yang telah banyak berubah dan makin baik.

Selain Muhammad Hidayatullah, lima pemustaka lainnya yang juga turut mendapatkan penghargaan yaitu, Esa Oktarianor, Muhammad Azhar, Muhammad Samsul Arifin, Muhammad Haikal Fiqry dan Sari Bunga. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

SDM Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin Dituntut Melek Teknologi

BANJARBARU – Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ahli dalam bidang teknologi sangat diperlukan di era modern saat ini, termasuk dalam bidang kesehatan.

Pembentukan SDM yang berkualitas ini merupakan salah satu harapan terbesar dari Ketua Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Akhmad Muntaha, pada puncak perayaan dies natalis atau HUT ke-37 Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Jumat (19/8).

Ketua Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Akhmad Muntaha, saat memberikan sambutan dalam dies natalis ke-37 Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin

Pasalnya, pemanfaatan teknologi canggih diakuinya sering ditemukan di Laboratorium Kesehatan (Labkes) untuk mempermudah Tenaga Kesehatan (Nakes) dalam menganalisa suatu penyakit atau faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan masyarakat.

“Banyaknya peralatan-peralatan canggih sekarang yang harus dioperasionalkan oleh mahasiswa di laboratorium. Tentunya ini memerlukan kemampuan dan SDM yang kuat di Jurusan Analis Kesehatan, khususnya para dosen dan PLP (Pranata Laboratorium Pendidik),” terangnya.

Diusianya yang ke-37 ini, ia berharap Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin dapat berkembang dalam menghadapi tantangan-tantangan untuk tetap eksis berkontribusi di dunia kesehatan khususnya di Kalimantan Selatan.

Apalagi diakuinya, Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin adalah penghasil SDM bidang laboratorium yang berkontribusi untuk Kalsel, Kalteng, dan Kaltim.

“Serapannya biasanya sekitar 80 persen masa tunggu dalam satu tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Program Sarjana Terapan di Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Haitami, membeberkan sejak 1985 hingga saat ini, pihaknya telah meluluskan 34 angkatan mahasiswa Analis Kesehatan.

Ketua Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Program Sarjana Terapan di Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Haitami (tengah)

Dengan mengangkat tema “Pulih Lebih Cepat, Tumbuh Lebih Kuat, Analis Kesehatan Jaya”, Haitami berharap lulusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin bisa berkontribusi untuk menyehatkan negeri ini untuk Indonesia lebih sehat.

“Kami harap lulusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin mampu menjadi garda terdepan dalam menegakkan diagnosa suatu penyakit dengan lebih baik, dan tetap lebih semangat, lebih sehat dan lebih kuat lagi,” harapnya. (SYA/RDM/RH)

Samsat Barabai Buka Tempat Baru di Dua Kecamatan HST, Ini Jadwalnya

HULU SUNGAI TENGAH – Samsat Keliling (Samkel) milik Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Barabai kini sudah bisa melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di dua titik Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Lokasi layanan ini berada di Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) di Pasar Senin Birayang. Sedangkan, Barabai Kota dilaksanakan pada kegiatan rutin Car Free Day (CFD) yang berada tepat di Kantor Bupati HST dan resmi menjadi titik pelayanan ketiga dan keempat di wilayahnya tersebut.

Pelayanan Samkel di Car Free Day (CFD) bersama Kepala UPPD Samsat Barabai, Ali Mukhraji. (Sumber : Samsat Barabai)

Kepala UPPD Samsat Barabai, Ali Mukhraji, mengatakan, penyelenggaraan layanan ini selain telah mendapat izin resmi dari tim pembina Samsat. Pihaknya juga berhasil mengantongi persetujuan dari Bakeuda Kalsel.

“Untuk jadwal pelaksanaan Samkel di Batai Alai Selatan itu setiap hari Senin berdekatan dengan pasar yang lebih tepatnya di halaman utama Bank Kalsel cabang Birayang. CFD diselenggarakan pada hari Minggu,” ungkapnya, baru-baru tadi.

Untuk itu, dirinya mengimbau, apabila tak sempat melakukan layanan di kantor induk, samkel dapat diandalkan sebagai alternatif.

“Jadi, masyarakat dapat memanfaatkan layanan baru ini semaksimal mungkin,” ucapnya.

Sementara, beber Ali, Pasar Mu’ui, Kecamatan Pandawan, yang juga dicanangkan sebagai titik lokasi pelayanan terbaru. Hingga kini, UPPD Samsat Barabai masih menunggu arahan dari Bakeuda Kalsel.

“Doakan saja, mudahan di Triwulan keempat dapat terealisasi,” tuturnya.

Kendati begitu, ia menuturkan, selain Birayang dan Barabai Kota yang kini menjadi layanan resmi ketiga dan keempat. Kambat, Kecamatan Pandawan hingga Labuan Amas Selatan di Pantai Hambawang, HST, juga mendapat dukungan sama untuk mendapatkan pelayanan.

“Pasar Pantai Hambangan itu beroperasinya setiap hari Selasa dan Rabu di kawasan Pasar kambat,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Birin dan BP Tapera Tandatangani MoU Perumahan Layak Bagi Masyarakat Penghasilan Rendah

BANJAR – Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemprov Kalimantan Selatan dan masyarakat berpenghasilan rendah, berkesempatan memiliki rumah pertama di 2023.

Hal ini menyusul ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara Provinsi Kalimantan Selatan dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Penandatanganan dilakukan Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor dan Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Adi Setianto di Kiram Park, kabupaten Banjar, pada Kamis (18/8) siang.

Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan, MoU sebagai bukti pemerintah hadir di tengah masyarakat.

Paman Birin juga mendukung keinginan BP Tapera untuk mewujudkan perumahan yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Paman Birin juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan BP Tapera dalam mengomandoi pembangunan rumah bersubsidi.

Di sisi lain, Paman Birin mengingatkan kepada pengembang agar memerhatikan berbagai aspek dalam membangun perumahan termasuk kualitas bangunan maupun fasilitas pendukung lainnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel Mursyidah Amini mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan dan pemetaan data peserta Tapera.

Dirinya mengatakan, Pemprov telah menyiapkan lahan seluas 8 hektar di kota Banjarbaru.

“Untuk lokasi di kawasan Palam, Banjarbaru,” sebutnya.

Semantara itu, Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Adi Setianto menyarankan, dari ketersediaan lahan, bisa dibangun perumahan masyarakat berpenghasilan rendah dan untuk ASN.

Menurutnya, dengan luas 8 hektar yang disiapkan Pemprov Kalsel bisa didapat kurang lebih 400 rumah.

Menurutnya, selain Pemprov Kalsel, pihaknya juga didukung DPD REI Kalsel dan Bank Pembangunan Daerah (Bank Kalsel).

Dirinya berharap, akhir tahun 2022 semua data sudah lengkap sehingga bisa dilaksanakan pada tahun 2023.

“Kita berharap akhir tahun ini datanya sudah lengkap, jadi kita bisa eksekusi tahun depan,” katanya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Touring Kemerdekaan Kembali Digelar, 5.000 Lebih Bikers Kumpul di Kiram

BANJARBARU – Dalam rangka untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI tahun 2022, Korem 101/Antasari kembali menggelar Touring Kemerdekaan, pada Kamis (18/8), yang menempuh jarak lebih dari 50 Km dengan start Korem 101/Antasari Banjarmasin dan finish di Kiram Park Kabupaten Banjar.

Danrem 101/Ant, Rudi Puruwito (kanan) saat menyerahkan piagam penghargaan kepada komunitas otomotif Kalsel

Touring kemerdekaan ini di ikuti 5.000 lebih bikers se-Kalsel dan dilepas langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda dan SKPD lingkup Kalsel.

Komandan Korem 101/Antasari, Brigjen Rudi Puruwito, menyampaikan terimakasih kepada Pempro Kalsel, khususnya Gubernur Sahbirin Noor, yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Touring Kemerdekaan 2022 ini.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu. Terkhusus kepada Bapak Gubernur yang telah membantu kelancaran acara ini,” ucap Rudi.

Selain itu Rudi juga berterimakasih kepada Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto, yang telah mengerahkan pasukan kepolisian untuk memastikan kegiatan agar berlangsung dengan aman dan lancar.

“Terimakasih juga kepada Bapak Kapolda yang telah melakukan pengawalan dan pengamanan dari Korem 101 Antasari sampai ke Kiram, sehingga kita semuanya bisa selamat sampai ke tujuan,” lanjutnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, dalam kegiatan tersebut mengingatkan perjuangan yang telah dilakukan para pendehulu dalam merebut kemerdekaan.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat foto bersama dengan unsur Forkopimda Kalsel di Kiram Park, kab Banjar

“350 tahun (masa penjajahan) bukanlah waktu yang sebentar, yang dirasakan oleh datuk kita, nini kita, para pejuang kita,” ucap Paman Birin sapaan akrabnya.

Paman Birin juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat termasuk komunitas otomotif, agar terus bergerak dan jangan malas untuk kemajuan pembangunan Kalsel.

“Dengan sikap bergerak, jangan pengoler (malas), rajin belajar, maka kita akan bisa berdaya saing dan akan jadi pemenang. Dan kita akan merdeka dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan,” pesannya.

Touring Kemerdekaan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan Korem 101/Antasari sejak 2018 lalu. Kegiatan ini sempat terhenti akibat pandemi yang melanda selama dua tahun. (SYA/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : Generasi Muda Harus Siap Hadapi Era Society 5.0

BANJARMASIN – Kalangan legislatif menggelar Hearing dan Dialog Wawasan Kebangsaan, dengan mengangkat tema Membangun Karakter Bangsa dalam Era Society 5.0 Demi Mewujudkan Indonesia Emas.

Suasana Hearing DPRD Banjarmasin

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, sebagai narasumber pada Selasa (16/8) sore menyampaikan, negara Indonesia adalah negara hukum, maka konsep Society 5.0 yang digagas oleh Jepang, dengan komponen utama manusia mampu menciptakan hal baru, dimaksudkan agar mampu meningkatkan perekonomian.

“Karakter bangsa tidak boleh hilang akibat tergerus kemajuan zaman,” katanya

Disampaikan Harry, melalui Society 5.0 ini perlu kecerdasan yang memperhatikan sisi kemanusiaan, kemudian mentransformasi jutaan data dan dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan.
Generasi muda Indonesia sangat berperan dalam mengaplikasikan tersebut.

“Sumber Daya Manusia yang ada harus memanfaatkan, karena SDM dalam negeri tidak kalah berkualitas dengan luar negeri,” ungkapnya.

Harry berharap, dengan adanya Society 5.0 ini dapat semakin mengembangkan Sumber Daya Manusia di negara Indonesia, dalam rangka mempersiapkan SDM yang unggul dan mampu bersaing. Mengingat akan mengalami kesulitan kalau hanya mengandalkan lembaga pendidikan, sehingga elemen masyarakat dan pemangku kepentingan harus terlibat sepenuhnya, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, organisasi serta masyarakat.

“langkah yang harus dilakukan memperkuat kualitas pendidikan dan kompetensi mahasiswa,” pinta Harry.

Sementara itu, Ketua GMNI Banjarmasin Bayu Hendra Kusuma, menyambut baik acara Hearing dan Dialog Wawasan Kebangsaan bersama DPRD Banjarmasin. Hal ini tentunya menambah banyak wawasan dan pengalaman yang bisa diambil dari dialog dengan wakil rakyat, terutama menghadapi era society 5.0.

“Sebagai generasi muda, kita harus siap dengan perubahan zaman, seperti memiliki inovasi dan belajar banyak hal diera digital,” tutupnya.

Foto bersama Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Banjarmasin bersama kalangan mahasiswa

Untuk diketahui, dalam acara Hearing dan Dialog Wawasan Kebangsaan di gelar di Gedung Paripurna DPRD Banjarmasin. Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Matnor Ali juga turut menjadi narasumber, didampingi Tugiatno, dan beberapa Angggota DPRD Banjarmasin yakni Deddy Sophian, Afrizaldi, M Rasyid Ridha, Arufah Arif, Zainal Hakim, dihadiri Kesbangpol Banjarmasin, dan puluhan mahasiswa di Kalsel. (NHF/RDM/RH)

September 2022 Tarif Air Minum PTAM Bandarmasih Mulai Diberlakukan

BANJARMASIN – PT Air Minum Bandarmasih akan memberlakukan kenaikan tarif air minum pelanggan pada September 2022 ini. Demikian disampaikan Direktur PT Air Minum Bandarmasih Yudha Ahmadi

“Alasan dari kenaikan tersebut karena selama ini mereka menjual air minum tersebut, dengan harga rugi,” ucapnya.

Untuk itulah, lanjut Yudha, saat ini dilakukan penyesuaian tarif oleh PT Air Minum Bandarmasih.

“Kenaikan tarif air minum pelanggan terjadi pada 2015 lalu,” ujarnya.

Yudha mengatakan, untuk kenaikan tarif air minum pelanggan tersebut, dilaksanakan untuk peningkatan dari pelayanan kepada pelanggan itu sendiri.

Menurut Yudha, kenaikan tersebut untuk melengkapi fasilitas penunjang dari peningkatan pelayanan. Yang selama ini mengalami gangguan pada pelayanan air minum PT Air Minum Bandarmasih.

“Kawasan yang masih mengalami gangguan pelayanan air minum seperti dikawasan Sungai Andai, serta lainnya,” ucap Yudha. (SRI/RDM/RH)

Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel Resmi Dibuka

BANJARMASIN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK membuka Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel yang berlangsung di gedung B lantai 2 kantor DPRD Kalsel, Kamis (18/8).

Suasana Pembukaan Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari yaitu 18 dan 19 Agustus 2022 oleh kalangan jurnalis yang tergabung dalam Pressroom Dewan ini mengangkat tema “Junjung Tinggi Sportivitas dan Kebersamaan” dalam rangka Memperingati Hari Jadi ke-72 Provinsi Kalimantan Selatan dan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK berharap melalui turnamen ini dapat melahirkan atlet terbaik, hingga tingkat nasional. Selain itu, juga even serupa bisa dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya.

“Kolaborasi ini dalam rangka memajukan olahraga di Kalsel. Kami selalu mendukung langkah ditempuh Pressroom DPRD Kalsel, apalagi untuk pembangunan Banua tercinta,” jelasnya.

Supian HK juga berpesan kepada para peserta untuk junjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

Sementara, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Fachrudin berterima kasih atas kerjasama kalangan wartawan dan DPRD Kalsel dalam berbagai kegiatan, termasuk Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel Tahun 2022.

“Ini bentuk sinergi yang bagus. Alhamdulillah ini bisa dilanjutkan lagi. Semoga dilanjutkan lagi di tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Dengan turnamen ini, Fachruddin berharap tidak saja terjalin silaturahmi antara Bank Kalsel dengan DPRD Kalsel dan kalangan wartawan, tapi juga muncul bibit-bibit tenis meja guna memajukan olahraga ini di masa mendatang.

“Selamat bertanding bagi para peserta,” pungkasnya.

Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana, Rudi Setiawan mengungkapkan, total peserta yang mengikuti turnamen ini sebanyak 58 orang, dengan nomor pertandingan tunggal putera, ganda putera, dan tunggal puteri.

“Panitia mengapresiasi positif semua pihak yang terlibat, sehingga dapat terselenggaranya turnamen tenis meja yang digelar untuk kedua kalinya ini,” kata pria yang disapa Edoy ini.

Untuk diketahui, kegiatan ini didukung berbagai pihak, diantaranya Ketua DPRD Kalsel, Sekdaprov Kalsel, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Plt Sekretaris DPRD Kalsel, Fraksi-fraksi DPRD Kalsel, PT Bank Kalsel, UPPD Samsat Banjarmasin I, serta UPPD Samsat Banjarmasin II dan sponsor lainnya. (NRH/RDM/RH)

DPRD Kalsel Dorong Pemprov Segera Tuntaskan Permasalahan Aset di Banua

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong bidang aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel segera dapat menuntaskan permasalahan aset yang ada di kabupaten/kota.

Hal itu itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi kepada wartawan, usai memimpin rapat bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakeuda) Kalsel, Selasa (16/8).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi (kiri) didampingi Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah Bakeuda Kalsel, Kusnan Amin.

“Dari paparan bidang aset di rapat tadi, saat ini baru sekitar 302 tanah atau rumah maupun bangunan yang sudah bersertifikat sisanya lebih kurang 309 yang belum bersertifikat,” katanya.

Berdasarkan informasi dari bidang aset, lanjut Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini, Sekda sudah membicarakannya di tingkat eksekutif. Oleh karena itu, ia mendorong bidang aset segera membuat skala prioritas mana saja yang bisa lebih dulu dilakukan sertifikasi seperti aset Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Kotabaru dan Balai Benih Perikanan yang ada di Teluk Tamiang Kotabaru.

“Kunjungan bidang aset belum lama tadi, ditemukan bangunan yang milik provinsi namun lahannya milik kabupaten. Ini semoga bisa dibicarakan dengan baik dan bisa disertifikati,” harapnya.

Bahkan, menurut Paman Yani, bila perlu pihaknya akan mendampingi sampai di Badan Pertanahan Nasional (BPN) hingga selesai. Termasuk lahan aset yang dikuasai perseorangan dan kelompok juga akan coba diselesaikan.

“Asal aset tidak menjadi persoalan lagi di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK),” jelasnya.

Paman Yani menambahkan sesuai tupoksinya, DPRD akan membantu dalam hal dukungan anggarannya baik di APBD Perubahan 2022 dan APBD murni 2023. Ia pun berharap semua pihak dapat bersinergi agar permasalahan aset tidak kembali terulang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah Bakeuda Kalsel, Kusnan Amin menjelaskan kendala yang dihadapi saat ini sebagian besar ada tanah limpahan kewenangan baik kementerian maupun kabupaten/kota.

“Namun bukti dokumen kepemilikan itu kadang-kadang ada sebagian yang tidak ada dan juga bukti kepemilikannya hanya berupa fotocopy,” terangnya.

Selain itu juga ada sertifikat berupa hak milik, lanjut Kusnan, hasil pembebasan oleh kabupaten/kota yang tidak diselesaikan. Menurutnya harusnya dilakukan pembalikan nama dulu menjadi hak pakai atas nama kab/kota baru diserahkan.

“Itu lebih mudah menyelesaikan sertifikat tanah atas nama pemprov,” tambahnya.

Kemudian, menurut Kusnan, ada tanah bahu jalan yang tersebar di 13 kabupaten/kota. Titik titik ini belum jelas sampai mana batasnya yang mana pada satu pencatatan, fisiknya itu bisa melebar melewati dua kabupaten dan menjadi kewenangan dua kantor pertanahan.

“Itu yang agak sulit,” ucapnya.

Kusnan menyampaikan di sisa waktu APBD-Perubahan ini akan dimaksimalkan dan dioptimalkan. Pada saatnya nanti, pihaknya pun akan meminta dukungan Komisi II DPRD Kalsel untuk berbicara dengan BPN masing masing wilayah dalam hal mediasi. (NRH/RDM/RH)

Sambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Bank Indonesia Luncurkan Uang Kertas Tahun Emisi 2022

JAKARTA – Pemerintah dan Bank Indonesia menggelar acara peluncuran 7 (tujuh) pecahan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 (Uang TE 2022) pada hari ini Kamis (18/8) di Jakarta. Ketujuh pecahan Uang TE 2022 tersebut secara resmi berlaku, dikeluarkan, dan diedarkan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bertepatan pada HUT-77 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2022.

Uang TE 2022 terdiri atas pecahan uang Rupiah kertas Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp.10.000, Rp5.000, Rp.2000, dan Rp.1000, dengan telaah visual setiap pecahan Uang TE 2022 dalam rincian berikut.
Yakni tetap mempertahankan gambar utama pahlawan nasional pada bagian depan, serta tema kebudayaan Indonesia (gambar tarian, pemandangan alam, dan flora) pada bagian belakang sebagaimana Uang TE 2016.

Terdapat tiga aspek inovasi penguatan Uang TE 2022 yaitu desain warna yang lebih tajam, unsur pengaman yang lebih andal, dan ketahanan bahan uang yang lebih baik. Inovasi dimaksudkan agar uang Rupiah semakin mudah untuk dikenali ciri keasliannya, nyaman, dan aman untuk digunakan, serta lebih sulit untuk dipalsukan sehingga uang Rupiah semakin berkualitas dan terpercaya serta menjadi kebanggaan bersama sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pengeluaran dan pengedaran Uang TE 2022 merupakan salah satu pelaksanaan amanat UU Mata Uang sebagai bagian dari perencanaan pemenuhan kebutuhan uang masyarakat tahun 2022 dan dengan tetap menerapkan tata kelola yang baik sesuai Undang-Undang. Adapun pengeluaran Uang TE 2022 tidak memiliki dampak pencabutan dan/atau penarikan Uang Rupiah yang telah dikeluarkan sebelumnya. Seluruh Uang Rupiah kertas ataupun logam yang telah dikeluarkan sebelumnya dinyatakan masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia. Sebagaimana diatur pada UU Mata Uang, pencabutan dan penarikan uang Rupiah dari peredaran ditempatkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia dan diumumkan melalui media massa. 

Pengeluaran Uang TE 2022 yang bertepatan dengan momentum HUT RI ke-77 menjadi wujud semangat kebangsaan, nasionalisme, dan kedaulatan untuk menumbuhkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi nasional. Hal ini selaras pula dengan tema HUT RI ke-77, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.

Masyarakat dapat melakukan penukaran Uang TE 2022 melalui perbankan atau kas keliling yang disediakan Bank Indonesia.
Pemesanan penukaran melalui kas keliling dilakukan melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses melalui laman https://pintar.bi.go.id. Aplikasi penukaran tersebut dapat diakses oleh masyarakat mulai 18 Agustus 2022 pukul 11.00 WIB dengan jadwal penukaran uang mulai 19 Agustus 2022.

Pelaksanaan penukaran dilaksanakan dengan tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang telah ditetapkan pemerintah. (BI.KALSEL-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version