Jatim Raih Juara Umum Gubernur Kalsel : MTQ Nasional XXIX di Banua, Sejarah Untuk Jatim

BANJARBARU – Provinsi Jawa Timur (Jatim) berhasil meraih juara umum pada gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIX di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Foto bersama penyerahan piala juara umum MTQ Nasional XXIX yang diraih Provinsi Jawa Timur

Kepastian kemenangan Kafilah Jatim, disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Hakim, Said Agil Al Munawar pada penutupan MTQ Nasional XXIX di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, Selasa (18/10) malam.

Sementara penyerahan piala dilaksanakan sehari usai penutupan, tepatnya di Ruang H. Aberani Sulaiman Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Rabu (19/10), oleh Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa’adi.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, melalui Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar mengucapkan selamat dan sukses kepada Jatim yang kembali berhasil menjadi juara umum pada gelaran MTQ Nasional setelah hampir 4 dekade.

“Dengan keberhasilan kafilah Jatim sebagai juara umum, menegaskan bahwa MTQ Nasional di tahun ini merupakan sejarah dan kebanggaan (bagi Jatim), karena setelah penantian selama 37 tahun Jatim kembali menjadi juara umum,” ucapnya.

Dengan penyelenggaraan MTQ ini, diharapkan generasi Qur’ani dapat terus lahir silih berganti sebagai penerus bangsa di masa yang akan datang.

“Semoga kedepan kita dapat memperbaiki segala kekurangan, sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa, banua, dan negara tercinta kita,” tuturnya.

Meski merasa kecewa penyerahan piala dilakukan secara terpisah, namun Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Jatim, Gatot Soebroto mengaku bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh peserta Jatim.

Bagaimana tidak, dari 54 peserta Jatim yang dikirim untuk mengikuti MTQ Nasional XXIX di Kalsel, hanya 8 peserta yang tidak meraih juara.

“Yang pasti dari seluruh rangkaian kegiatan ini kita bersyukur diberikan anak-anak dan peserta terbaik, sehingga memberikan hasil terbaik untuk MTQ kali ini,” ucapnya.

Dengan torehan 14 medali emas, 4 medali perak dan 5 medali perunggu, Jatim berhasil mengungguli DKI Jakarta yang mengumpulkan 8 emas, 7 perak dan 7 perunggu. Sementara selaku tuan rumah, Kalsel hanya mampu menempati juara ketiga dengan 8 emas, 6 perak dan 4 perunggu.

Kemenangan Jatim pada MTQ tahun ini merupakan kali ketiganya diajang MTQ Nasional, setelah sebelumnya berhasil meraih juara umum pada tahun 1974 dan 1985. Kemenangan ini sekaligus menjadi kado Hari Jadi Jatim ke 77 pada 12 Oktober lalu. (SYA/RDM/RH)

Risdianto Haleng HB Resmi Dilantik Sebagai Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Risdianto Haleng HB secara resmi dilantik sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pelantikan PAW Anggota DPRD Kalsel, Risdianto Haleng HB dalam rapat paripurna DPRD Kalsel di Banjarmasin

Pelantikan itu dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD Kalsel dengan agenda pengucapan sumpah janji anggota DPRD Kalsel yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin, Rabu (19/10).

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 161.63-5826 tahun 2022 tanggal 14 Oktober 2022.

Pengucapan sumpah janji tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, dan disaksikan Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kalsel, Nurul Fajar Desira, anggota DPRD Kalsel, pejabat SKPD lingkup Pemprov dan Forkopimda.

PAW Anggota DPRD Kalsel, Risdianto Haleng HB mengatakan dirinya akan lebih memfokuskan permasalahan di bidang pendidikan dan kesehatan, khususnya di Tanah Bumbu dan Kotabaru yang merupakan daerah pemilihannya.

“Permasalahan di Tanah Bumbu yang bisa diangkat nanti, tentu dari pendidikan sesuai dengan posisi kami sebagai anggota DPRD Kalsel di Komisi IV lebih kepada pendidikan dan kesehatan,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Yani Helmi Laksanakan Sosper Pajak Daerah di Desa Sesulung Kotabaru Perbatasan Kaltim

KOTABARU Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi mengunjungi Desa Sesulung, Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru, yang merupakan wilayah terujung Provinsi Kalimantan Selatan.

Yani Helmi saat menyampaikan isi dalam perda Nomor 05 Tahun 2011 tentang pajak daerah provinsi Kalsel

Tujuan kedatangannya tersebut untuk mensosialisasikan peraturan perundang-perundangan (Sosper) Nomor 05 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah Kalsel.

“Informasi ini tidak hanya diterima oleh masyarakat di perkotaan saja. Tetapi, daerah pelosok juga harus kita perhatikan. Meski jauh namun apabila dijalani pasti akan sampai juga dan perlu diketahui Desa Sesulung sangat dekat dengan Kaltim bahkan mereka mempunyai hak untuk mendapat sosialisasi yang sama seperti di perkotaan,” ujarnya kepada awak media, Rabu (19/10).

Penyelenggaraan Sosper Pajak Daerah ini juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan Kepala Desa Sesulung

Meski harus menempuh jarak berjam-jam melalui jalur darat dan laut dengan total kurang lebih 700 KM dari Banjarmasin, Yani Helmi berharap, sosialisasi tersebut dapat memberikan pemahaman terhadap mereka terkait pajak daerah sebagai sumbangsih untuk pembangunan.

“Nah, itulah yang menjadi hak dasar bagi mereka untuk bisa mendapatkan informasi sepanjang silaturahmi juga berjalan,” imbuhnya.

Selain itu, legislatif membidangi ekonomi dan keuangan ini juga turut mensosialisasikan program diskon penghapusan denda pajak kendaraan bermotor yang berlaku untuk seluruh jenis baik roda dua, tiga atau pun empat.

“Dengan adanya program diskon penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) ini tentu dapat memulihkan ekonomi rakyat,” papar Paman Yani (sapaan akrab) asal Daerah Pemilihan VI Kotabaru dan Tanah Bumbu itu.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Kotabaru, Muhammad Fahmi Arif, menyampaikan terkait program relaksasi penghapusan denda pajak kendaraan bermotor yang sampai saat ini masih berjalan hingga 24 Desember 2022 dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Ini adalah momen yang tepat untuk melakukan pembayaran pajak roda dua, tiga dan empat karena Bakeuda Kalsel melalui UPPD Kotabaru sedang menerapkan program relaksasi penghapusan pajak 10 persen, 7,5 persen dan 5 persen apabila menunggak maka dibebaskan,” bebernya.

Ia menjabarkan, dari diskon pembebasan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) ini tentu disesuaikan atas keterlambatan dalam mengurus perpanjangan STNK tahunan.

“Pertama, 30 hari saat jatuh tempo diskonnya sebesar 5 persen. Untuk 31-60 hari itu sekitar 7,5 persen. Terakhir, 61-90 hari sebesar 10 persen,” beber Kepala UPPD Kotabaru, Fahmi.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Sesulung Badrun, sangat berterima kasih atas informasi yang diberikan. Mengingat, mereka sama sekali belum mengetahui keberadaan program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor.

“Jujur, kalau tidak diinformasikan tentu sampai saat ini kami belum mengetahui adanya program penghapusan denda pajak kendaraan. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas sosialisasinya baik dari Paman Yani maupun Badan Keuangan Daerah Provinsi Kalsel,” ucapnya.

Desa yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Timur itu juga turut memberikan apresiasi atas disahkannya perda pajak daerah yang dikeluarkan oleh DPRD di tingkat Provinsi Kalsel.

“Ini sangat bermanfaat bagi kami khususnya warga di Desa Sesulung,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Brigjen Pol Andi Rian Resmi Pimpin Polda Kalsel

BANJARMASIN – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) 9 Kapolda di Gedung Rupatama Mabes Polri, pada Selasa (18/10). Mereka yang dilantik, salah satunya yaitu Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi.

Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Mochamad Rifai di Banjarmasin.

“Iya sertijab Kapolda Kalimantan Selatan dilaksanakan pada Selasa (18/10) pukul 11.00 WIB di Mabes Polri,” ujar Kabid Humas.

Sebagaimana diketahui, jabatan Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) berganti. Pejabat sebelumnya, Irjen Pol Rikwanto dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Jemen Ops Itwasum Polri. Posisinya digantikan Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi.

Kapolda Kalsel yang baru (kiri) berfoto bersama Kapolda yang digantikan

Dari Surat Telegram yang diterbitkan, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap sejumlah Perwira Tinggi (Pati) Polri.

Surat Telegram itu bernomor ST:2223/X/KEP/2022 Tanggal 14 Oktober 2022, yang ditandatangani AS SDM Polri Irjen Pol Wahyu Widada atas nama Kapolri.

Bagi Brigjen Pol Andi Rian, Kalimantan Selatan bukanlah daerah yang baru. Karena dulunya, pria kelahiran Makassar, 14 Oktober 1968 silam ini, pernah berdinas di Polres Kotabaru Polda Kalsel.

Sementara itu, Irjen Pol Rikwanto, diketahui telah menjabat sebagai Kapolda Kalsel sekitar kurang lebih 1 tahun 11 bulan.

Banyak pencapaian dan keberhasilan yang diukir Irjen Pol Rikwanto selama menjabat sebagai Kapolda Kalsel. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)

Paman Birin Raih Penghargaan Pemrakarsa Rekor MTQN XXIX Tahun 2022

BANJAR – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX Tahun 2022 yang telah ditutup Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi pada Selasa malam (18/10) berjalan sukses dan lancar.

Kali kedua sebagai penyelenggaran MTQ Nasional setelah sebelumnya tahun 1970, pelaksanaan tahun ini pun panen pujian.

Pujian dan rasa puas tak hanya dari para tamu, kafilah maupun warga yang datang melihat mulai pembukaan hingga penutupan, namun juga datang Wamenag Zainut yang menyebut keberhasilan Provonsi Kalsel menyenggaraan event setiap 2 tahun ini dengan luar biasa.

Pada MTQ Nasional XXIX kali ini, Kalsel mempersiapkan pagelaran MTQ akan berkonsep teknologi digital yang merupakan pertama kali selama perhelatan MTQ di Indonesia.

Atas konsep itulah, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia atas Prestasi Pemrakarsa Rekor MTQ Nasional XXIX dengan Konsep Digital Futuristik dan Dinamis Pertama di Indonesia.

Piagam penghargaan ini pun diserahkan langsung oleh Paulus Pangka, Ketua Umum dan Pendiri Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia.

Raihan penghargaan ini pun tak lepas dari suksesnya semua event MTQ dengan konsep digital futuristik artinya dinamis semua dengan sistem digital.

Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel menyampaikan terimakasih atas penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia ini.

Suksesnya penyelenggaraan MTQ ini, Paman Birin juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak. Baik itu panitia penyelenggara, kafilah dan tamu se-Indonesia.

“Terimakasih atas dukungan semua pihak atas kesuksesan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah MTQ Nasional,” kata Paman Birin. (BIRO.ADPIM-RDM/RH)

MTQ Nasional XXIX Ditutup, Jawa Timur Raih Juara Umum

BANJAR – Setelah kurang lebih sepekan pelaksanaannya di Kalimantan Selatan (Kalsel), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIX akhirnya resmi ditutup di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, Selasa (18/10) malam, oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Zainut Tauhid Sa’adi.

Penutupan MTQ Nasional XXIX di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, ditandai dengan penekanan sirine dan pelepasan kembang api

Proses penutupan MTQ Nasional XXIX ditandai penekanan tombol sirine oleh Wamenag didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dilanjutkan pelepasan kembang api. 

Dalam sambutannya, Wamenag mengatakan pemerintah akan terus berkomitmen memberikan bimbingan dan fasilitasi bagi pengembangan MTQ dan berbagai perangkatnya agar lebih baik lagi di masa depan. 

“Kita tentu bangga dengan hadirnya LPTQ, pesantren, lembaga tahfidz dan sejenisnya yang begitu luar biasa menjadi rumah bagi generasi masa depan kita,” ujarnya.

Jika dilihat lebih jauh, menurut Wamenag, seluruh proses yang dilibatkan dalam rangkaian MTQ dari tingkat kecamatan hingga nasional, bahkan internasional, sangat berkaitan erat dengan pembangunan nasional.

Pembangunan ini, lanjutnya, meniscayakan kesiapan SDM yang berkarakter, berwawasan luas, dan kompeten.

“Ketiganya telah diperankan dalam setiap event MTQ. Para calon pemimpin masa depan dibekali dengan wawasan Al-Qur’an dan ditempa dengan spirit keberislaman yang moderat,” terangnya.

Event MTQ diakuinya tidak hanya dalam perspektif seremonial. Jauh dari itu, sportivitas, kerja sama, saling menghormati, saling membantu dan saling merangkul adalah karakter MTQ yang menjadi nilai agung.

“Bahwa MTQ mengajarkan kita untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur’an dan menjabarkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tuturnya.

Sementara Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengucapkan apresiasi yang sangat tinggi kepada seluruh kafilah pecinta Al-Qur’an di Indonesia serta semua pihak yang terlibat atas dukungan dan partisipasinya dalam menyukseskan MTQ di Kalsel.

“Bagi Kalsel setelah penantian selama 50 tahun penyelenggaraan MTQ terasa telah terobati. Kami harap fasilitas yang diberikan kiranya memberikan kepuasan tersendiri bagi seluruh kafilah,” ucapnya.

Sebagai kitab suci yang sempurna, menurut Sahbirin, Al-Qur-an memberikan penjelasan-penjelasan yang dapat menjadi aspek kehidupan.

“Kami mengajak seluruh umat Islam membaca Qur’an di seluruh wilayah manapun. Semoga selalu terdengar lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Insyallah akan membawa kebahagian, ketentraman dan kedamaian,” imbaunya.

Tak lupa Gubernur yang akrab disapa Paman Birin juga mengucapkan selamat dan sukses kepada para jara diseluruh cabang MTQ.

“Selamat jalan kepada seluruh kafilah, semoga pulang juga selamat sampai tujuan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Provinsi Jawa Timur berhasil menjadi juara umum pada perhelatan MTQ Nasional XXIX di Kalsel dengan total 87 poin. Disusul DKI Jakarta di posisi kedua dengan raihan 66 poin, dan Kalsel pada posisi ketiga dengan 62 poin. (SYA/RDM/RH)

Kembali Raih Prestasi di Tingkat Nasional, Ibnu : LPPL Abdi Persada FM Akan Terus Berinovasi

SEMARANG – Kembali menoreh prestasi ditingkat nasional bukanlah hal mudah. Namun lagi-lagi, keberuntungan menyertai LPPL Abdi Persada FM. Ya, radio dibawah naungan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan ini, berhasil meraih Terbaik III dalam Penganugerahan INDONESIAPERSADA.ID Award III Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Persatuan Radio TV Publik Daerah seluruh Indonesia (INDONESIAPERSADA.ID).

Piala dan piagam penghargaan diterima langsung Direktur LPPL Abdi Persada FM, Ibnu Min Haji di salah satu Hotel di Bandungan, Semarang – Jawa Tengah, Selasa malam (18/10).

“Kami bersyukur dan cukup berbangga, Abdi Persada FM tiga tahun berturut-turut berhasil masuk sebagai Radio Terbaik di tingkat nasional, bersaing dengan seratus lebih LPPL di Indonesia,” ucap Ibnu Min Haji, Direktur Abdi Persada.

Menurutnya, kemajuan tekhnologi mendorong radio ini terus melakukan inovasi, agar tidak ditinggalkan pendengarnya.

“Memanfaatkan sosial media yang ada saat ini, sejak beberapa tahun terakhir sudah kami lakukan, agar radio bukan hanya dapat didengar tapi juga dapat dilihat. Dan informasi-informasi yang disajikan, tidak hanya dengan mendengarkan lewat frekwensi radio, tapi juga dapat dilihat di sosial media, ” jelasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya dihari dan lokasi yang sama, Direktur LPPL Abdi Persada FM juga mengikuti Musyawarah Kerja Nasional IV dan dipercaya sebagai Ketua Komisi I yang membahas mengenai Organisasi dan Keanggotaan INDONESIAPERSADA.ID.

Mukernas yang dijadwalkan pada 17 – 19 Oktober tersebut mengangkat tema ‘Radio Kekinian : Inovasi Untuk Ketahanan Informasi’. Acara dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum INDONESIAPERSADA.ID Ganjar Pranowo, dihadiri oleh LPPL dan Diskominfo seluruh Indonesia, baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Bukan hanya itu, momen ini juga dirangkai dengan peluncuran logo baru INDONESIAPERSADA.ID. (RDM/RH)

MenPAN-RB Dorong Pemda Bangun MPP

BANJARMASIN – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Abdullah Azwar Anas mendorong Pemerintah Daerah untuk menyediakan Mal Pelayanan Publik (MPP) di tempat masing-masing.

Penyediaan MPP ini, menurutnya tidak harus dengan gedung yang besar, yang penting ada integrasi pelayanan yang bisa memberikan kecepatan dan kemudahan bagi masyarakat.

“Bapak bisa kunjungi di beberapa tempat, kalau saya bikin namanya pasar layanan publik, ruko dua tempat kita sewa, sudah ada 94 layanan,” katanya, saat menyampaikan arahan kepada para Kepala Daerah di Kalsel, Biro Organisasi Setdaprov Kalsel dan pejabat ASN, Selasa (18/10).

Kedatangan Menteri PAN RB didampingi Deputi Bidang Pelayanan Publik, Diah Natalisa ini, sekaligus menyaksikan penandatanganan Komitmen Pembangunan MPP dan Komitmen Bersama Keberlanjutan LAPOR! di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Turut hadir, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor didampingi Sekdaprov Roy Rizali Anwar, kepala SKPD terkait lingkup Pemprov, para bupati/walikota atau yang mewakilinya bersama kepala biro terkait, dari 13 kabupaten/kota se Kalsel.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan, tujuan kehadiran MPP pada prinsipnya untuk memberi kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.
Karenanya, Pemprov Kalsel saat ini terus berupaya meningkatkan kualitas birokrasi, khususnya yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

“Kami juga terus mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan hal yang sama, salah satunya melalui pembangunan mal pelayanan publik,” sebut Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.

Paman Birin mengungkapkan saat ini di Kalsel terdapat tiga MPP yakni di Kota Banjarbaru, Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Selatan, dan menyusul Barito Kuala yang diresmikan, Selasa (18/10).

“Saya tentu menyambut positif
upaya responsif peningkatan dan pengembangan layanan publik yang diimplementasikan oleh pemerintah kabupaten/kota yang telah memiliki mall pelayanan publik,” jelasnya.

Selanjutnya, Pemprov juga mendorong Pemkab/Pemko yang belum memiliki MPP agar segera menyediakannya seperti empat daerah yang sudah memiliki MPP.

Ditambahkan Paman Birin, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dari Pemprov Kalsel dalam melakukan peningkatan kualitas pelayanan publik di Banua, sebagai perwujudan misi ke 4 RPJMD Kalsel yaitu tata kelola pemerintah yang lebih berfokus kepada pelayanan publik. (NRH/RDM/RH)

Haryanto Gelar Reses Diselingi Edukasi

BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan kegiatan reses diselingi edukasi.

Suasana Reses Anggota DPRD Kalsel, Haryanto

Hal itu sebagaimana yang dilakukan Anggota Komisi I DPRD Kalsel, Haryanto yang melaksanakan reses bersama warga Komplek Kelapa Gading RT 34 Kecamatan Banjarmasin Timur, Minggu (16/10). Menyusul aspirasi yang kerap disampaikan warga, menurutnya, tidak masuk dalam ranah pemerintah provinsi.

“Secara khusus, aspirasi yang disampaikan belum ada karena biasanya aspirasi yang disampaikan lebih banyak menjadi kewenangan pemerintah kota, seperti jalan lingkungan dan kesehatan. Jadi forum-forum seperti ini lebih banyak ke edukasi yang tidak langsung, seperti kuis-kuis berupa wawasan kebangsaan dan Pancasila,” jelasnya kepada wartawan.

Wakil rakyat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebutkan jikapun aspirasi masyarakat tersebut masuk dalam ranah pemprov, akan sulit terakomodir di dalam pokok pikiran (pokir) dewan karena keterbatasan anggaran. Sehingga komunikasi dan silaturahmi dinilai menjadi tujuan utama dalam kegiatan reses.

“Harapannya komunikasi anggota dewan dan warga melalui reses ini bisa lebih nyaman,lebih tersalurkan karena komunikasi tidak harus berupa bantuan atau mengontrol anggaran, yang penting silaturahmi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RT 34 Komplek Kelapa Gading, Mursikin mengucapkan terimakasih atas kedatangan Wakil Rakyat Provinsi Kalsel, Haryanto. Ia mengaku warga setempat sangat antusias dengan kegiatan reses ini.

“Dengan adanya reses ini, warga bisa bersilaturahmi dengan anggota Dewan. Itu yang penting,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Haryanto turut membagikan sembako kepada warga. Ia juga berdiskusi dengan jajaran RT setempat terkait kondisi lingkungan. (NRH/RDM/RH)

DKP Provinsi Kalsel Turut Serta Pada Pasar Murah Gerakan Pengendalian Inflasi Daerah

BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan turutserta, dalam pelaksanaan Pasar Murah untuk pengendalian laju inflasi di daerah, salah satunya di Kota Banjarmasin.

Pasar murah dilaksanakan di Lapangan Kamboja, Kota Banjarmasin, Selasa (18/10).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono mengatakan, pihaknya saat ini mendukung penanggulangan laju inflasi di daerah, dengan turutserta pada pelaksanaan Pasar Murah yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan.

Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel Rusdi Hartono

“Dinas Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan turutserta pada Pasar Murah untuk pengendalian laju inflasi di daerah,” ungkapnya.

Menurut Rusdi, pihaknya pada Pasar Murah ini, memberikan subsidi untuk ikan yang dijual di Pasar Murah tersebut, sebesar Rp 10 ribu perkilo.

“Ikan yang dijual pada Pasar Murah tersebut, seperti ikan haruan, patin, serta tongkol. Mengingat, ketiga jenis ikan ini merupakan salah satu faktor pemicu laju inflasi di daerah yang ada di daerah,” jelas Rusdi.

Pada pelaksanaan Pasar Murah di Kota Banjarmasin ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan, 55 kilo ikan segar bersubsidi.

Seperti yang disampaikan Kepala Bidang Budidaya Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Wahdah.

“Pada kegiatan Pasar Murah dalam rangka gerakkan pengendalian inflasi daerah dilaksanakan di Kota Banjarmasin, kami menyediakan, ikan basah atau segar serta produk olahan ikan seperti kerupuk ikan haruan, abon ikan, serta lainnya,” tuturnya.

Menurut Wahdah, untuk ikan basah pihaknya menyediakan sebanyak 55 kilo, serta menyediakan jasa untuk membersihkan ikan tersebut.

Untuk ikan basah yang dijual seperti ikan patin untuk harga awal sebesar Rp 35 ribu per kilo, setelah mendapatkan subsidi Rp 10 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilo. Begitu juga ikan tongkol dari Rp 40 ribu per kilo dijual Rp 30 ribu per kilo, serta ikan haruan dari Rp 60 ribu sampai Rp 75 ribu per kilo dijual Rp50 ribu per kilo.

Dalam kesempatan tersebut, Pemko Banjarmasin memberikan apresiasi dan dukungan kepada Pelaksanaan Pasar Murah dalam rangka gerakan penurunan inflasi di daerah, yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.

Seperti yang dikatakan Kabid Perdagangan Rahman Noorrahim.

Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Rahman Noorrahim

“Untuk pelaksanaan Pasar Murah oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini, sudah digelar untuk yang kedua kalinya di Kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Banjarmasin pada kegiatan ini, menyediakan tempat serta perizinannya. Sedangkan, terkait distributor barang serta lainnya dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Tentunya Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan dukungan terhadap Pasar Murah yang digelar untuk menjaga inflasi daerah,” ucap Rahman. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version