Jembatan HKSN Diresmikan, Diberi Nama Patih Masih

BANJARMASIN – Setelah sempat mengalami dua kali perpanjangan waktu pengerjaan proyek, Jembatan HKSN 1 akhirnya dapat diresmikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, pada Selasa (19/4).

Proses Tapung Tawar Peresmian Jembatan HKSN 1 Patih Masih

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, pemerintah kota Banjarmasin sangat bersyukur dengan diresmikannya jembatan HKSN 1 tersebut.

“Akhirnya Jembatan kebanggaan HKSN ini, dapat diresmikan, setelah tiga tahun masa anggaran” ungkap Ibnu.

Mengingat, lanjutnya, pekerjaan jembatan tersebut memakan waktu dua tahun anggaran, dan baru bisa diresmikan pada tahun ketiga, karena adanya perpanjangan waktu pekerjaan jembatan tersebut.

“Keterlambatan peresmian, karena ada beberapa kendala non teknis lainnya, seperti aspek sosial juga perlu diperhatikan,” ujarnya.

Oleh karena itu, tambah Ibnu, pihaknya meminta kepada Dinas PUPR saat melakukan pembangunan, untuk memerhatikan proses penyelesaian baik lahan serta lainnya.

“Ketika mengerjakan jembatan mendatang, hendaknya benar-benar clean and clear terlebih dahulu,” tutur Ibnu.

Walaupun, lanjutnya, memakan waktu tetapi hal tersebut perlu dilakukan.

Dalam kesempatan tersebut Ibnu, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak seperti, Forkopimda, DRPD Kota Banjarmasin, serta lainnya, yang telah membantu dalam penyelesaian pembangunan Jembatan HKSN 1 Patih Masih tersebut.

Ibnu berharap, warga di kawasan Jembatan HKSN 1 Patih Masih dapat menjaga keberadaan jembatan tersebut, dari aksi pencurian.

“Kami meminta tolong kepada warga di sini untuk dapat menjaga hasil pembangunan, seperti Jembatan HKSN 1 Patih Masih ini,” ungkap Ibnu.

Sehingga,, Jembatan HKSN 1 Patih Masih dapat awet, bisa berfungsi dengan baik, serta lainnya.

“Dengan dioperasikan Jembatan HKSN 1 Patih Masih ini, dapat bermanfaat bagi warga Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu. (SRI/RIW/RH)

Diperkirakan Hujan Dua Hari Berturut – Turut, Kabupaten Kota di Kalsel Diminta Waspada Bencana Banjir 

BANJARBARU – Memasuki pergantian musim penghujan ke musim kemarau, BMKG Stasiun Klimatologi Banjarbaru menggelar press release prakiraan musim kemarau tahun 2022 Kalimantan Selatan, melalui Zoom Meeting pada Selasa (19/4), yang diikuti ratusan peserta yang berasal dari instansi-instansi lingkup Provinsi Kalsel dan Kabupaten-Kota. Dalam Zoom Meeting tersebut, BMKG Stasiun Klimatologi Banjarbaru menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dibidangnya masing – masing.

prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor – Rizka Novita

Salah satu Narasumber yang dihadirkan yakni prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Bayu Kencana Putra, dan prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor – Rizka Novita.

Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor, Bayu Kencana Putra

Saat menjadi Pemateri pada Zoom Meeting, Bayu Kencana Putera menyampaikan bahwa pada hari Selasa (19/4), potensi hujan cukup deras mencakup seluruh kabupaten-kota di Kalsel. Sehingga pihaknya mengeluarkan maklumat kewaspadaan potensi dampak bencana banjir untuk seluruh wilayah kabupaten-kota di Kalsel.
 
“Potensi curah hujan ini diperkirakan akan berlangsung hingga Rabu 20 April 2022 khususnya untuk wilayah Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar,” ungkap Bayu.

Dilanjutkan Bayu, usai terjadi potensi hujan pada Selasa (19/4), maka prakiraan berbasis dampak hujan pada Rabu (20/4) akan berdampak pada sejumlah Kabupaten-Kota di Kalsel. Yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kabupaten HSU, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten HSS, Kabupaten HST, dan Kabupaten Tapin.

“Rabu (20/4) sudah mulai berkurang wilayah waspada prakiraan berbasis dampak, namun masih signifikan untuk wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin,” tutup Bayu.

Sementara itu, Narasumber lainnya, Rizka Novita menyampaikan, masyarakat dan para peserta Zoom Meeting harus dapat mengetahui 5 Faktor pengendali iklim.  Adapun faktor-faktor yang menjadi pengendali iklim yakni anomali suhu permukaan laut lebih panas dari rata-rata dan kebalikannya, indikator fenomena lautan atmosfir, sirkulasi angin yang mengalami perubahan arah setiap lebih dari 6 bulan sekali, daerah tekanan rendah yang memanjang dari barat ke timur dengan posisi berubah, serta adanya perubahan suhu permukaan laut.

“Lima fakto Pengendali Iklim yakni 1 El Nino Southem Oscillation (ENSO), 2 Indian Ocean Dipole (IOD), 3 Sirkulasi Monsun Asia-Australia, 4 Inter Tropical Convergence Zone (ITCZ), dan Suhu permukaan laut di wilayah Indonesia,” tutup Riska Novita. (MRF/RIW/RH)

Tinjau Lokasi Runtuhnya Bangunan Ritel di Gambut, Paman Birin Sampaikan Duka Cita Mendalam

BANJAR – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor meninjau langsung lokasi robohnya bangunan toko swalayan di Gambut pada Selasa (19/4) dinihari.

Kedatangan Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini ingin melihat dari dekat proses evakuasi dan penyelamatan korban robohnya bangunan tingkat tiga itu.

Tiba di lokasi sekira pukul 00.30 Wita, Paman Birin juga mendengarkan penjelasan dari aparat keamanan dan relawan dalam upaya pencarian korban yang masih belum ditemukan.

“Kami Pemerintah Provinsi Kalsel menyampaikan duka yang mendalam atas musibah robohnya bangunan di Gambut Kabupaten Banjar ini. Kita mendoakan agar korban diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapinya,” kata Paman Birin.

Dihadapan warga dan keluarga korban yang belum ditemukan, Paman Birin juga berharap dan mendoakan agar tim baik itu dari BPBD Kalsel, SAR, aparat keamanan serta relawan bisa secepatnya bisa menemukan.

Paman Birin yang mendengar cerita dari keluarga korban tak kuasa menahan sedih. Pun begitu, orang nomor satu di Kalsel ini tetap memberikan semangat dan doa terbaik untuk korban, baik yang sudah ditemukan maupun korban yang masih dalam proses pencarian.

Pada kesempatan itu juga, Paman Birin meminta kepada stakeholder di Pemprov Kalsel, baik itu Dinas Sosial dan BPBD Kalsel bertindak cepat dan tanggap dengan memberikan bantuan pelayanan pencarian korban maupun penyampaian informasi kepada keluarga korban. (Biroadpim-RIW/RH)

Satu Hari Pasca Insiden Ambruknya Bangunan di Gambut, Basarnas dan Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Evakuasi Korban

BANJAR – Petang menjelang berbuka puasa, sebuah bangunan toko ritel modern di Jl. Ahmad Yani KM. 12 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar tiba-tiba ambruk dan rata dengan tanah, pada Senin (18/4). Diperkirakan ada belasan korban yang masih berada di bawah reruntuhan bangunan tersebut.

Kepala Basarnas Banjarmasin melalui Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Wasino menuturkan, pihaknya menerjunkan 2 tim rescue yang berjumlah 18 orang untuk melakukan upaya evakuasi.

“Kami perkirakan masih ada belasan orang yang tertimbun reruntuhan di bangunan toko ritel modern tersebut. Seluruh jumlah korban yang tertimbun belum pasti, namun akan kami pastikan bahwa semua korban yang ada akan kami evakuasi seluruhnya. Tentu dengan kerjasama dari seluruh tim SAR Gabungan yang berada di lokasi saat ini”, tegasnya.

Sampai saat ini, tim SAR Gabungan masih berupaya mengeluarkan korban dari reruntuhan. Bahkan pada waktu malam hari sekalipun, pihak tim SAR Gabungan menyiapkan 1 set emergency lighting dan jenis lampu penerangan lainnya, untuk membantu penerangan di lokasi kejadian.

“Kami juga mempergunakan peralatan penunjang lainnya seperti Search Cam, Thermal, Rescue Radar dan Life Detector untuk membantu tim rescue yang berada di lokasi”, tambahnya.

Ramainya warga yang berada di sekitar lokasi menyaksikan proses evakuasi, menjadi kendala ketersendiri dalam melakukan proses evakuasi. Selain itu, jalan yang berada di depan lokasi, mengalami kemacetan yang sangat panjang.

“Kami berharap kepada masyarakat yang tidak ikut melakukan proses penyelamatan untuk berbesar hati tidak berada di lokasi kejadian, agar proses evakuasi berjalan dengan lancar, dan kami minta bantuan aparat kepolisian untuk membantu mengamankan situasi di lokasi kejadian”, ungkap Wasino.

Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad menuturkan, bangunan 3 lantai yang runtuh rata dengan tanah itu, diperkirakan memiliki tinggi sekitar 12 meter.

“Berdasarkan informasi yang kami himpun saat kejadian, karyawan ritel tersebut sedang melakukan proses transaksi dengan pembeli sambil menunggu waktu ganti jaga shift karyawan ritel. Diperkirakan sedikitnya beberapa karyawan ritel yang menjadi korban pada kejadian tersebut.

Sudah banyak beredar foto screenshot dari olah gambar CCTV yang terpasang di ritel tersebut sebelum runtuh. Kami berharap semua korban yang belum terevakuasi segera bisa kami selamatkan. Kami akan memaksimalkan Golden Time yang ada untuk melakukan penyelamatan bersama tim SAR gabungan di lokasi”, jelas Al Amrad. (HMS/SAR-BJM-RIW/RH)

Kebut Kembangkan Sarpras RSD Idaman Banjarbaru, Bidang Pelayanan Terus Beinovasi

BANJARBARU – Pengembangan sarana prasarana menjadi salah satu fokus utama manajemen Rumah Sakit Daearah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru di tahun 2022 ini. Walhasil sejumlah rancangan pengadaan alat kesehatan pun dikebut untuk segera terealisasi.

Plt Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr Danny Indrawardhana, melalui Kepala Bidang Penunjang, Rislansyah, mengungkapkan, bahwa saat ini RSD Idaman sebenarnya telah memenuhi sarana prasarana sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sebagai Rumah Sakit Umum Kelas C milik Pemerintah, sarana prasarana kita telah memenuhi ketentuan perundang-undangan. Namun kita akui memang masih harus ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun kuantitas,” katanya.

Dijelaskan Rislansyah,  bahwa untuk tahun ini pihaknya telah mengusulkan beberapa pengadaan alat kesehatan. Rencana pengadaan alat ini notabenenya memang di luar dari pengadaan rutin bahan alat kesehatan habis pakai (BAKHP) dan bahan medis habis pakai (BMHP).

“Tahun ini kita mengusulkan pengadaan berupa alat NICU (Neonatal Intensive Care Unit), peralatan penunjang untuk tindakan operasi mata serta peralatan laundry-CSSD. Doakan saja semoga cepat terealisasi,” terangnya.

Perencanaan pengadaan alat kesehatan, kata Rislansyah, harus dilakukan dengan cermat dengan memperhatikan dan mempertimbangkan berbagai aspek. Di antaranya ketersediaan sumber dana dan jumlah besarannya, ketersediaan alat kesehatan dari principal/provider, tingkat utilitas alat kesehatan meliputi penambahan atau pergantian alat yang sudah lewat masa pakai.

“Termasuk juga kebutuhan peningkatan pelayanan baik diversifikasi maupun tingkat kedalaman layanan. Serta hal-hal lainnya yang berkembang seperti kurs mata uang, pajak dan lain-lain” bebernya.

Pengembangan sarana prasarana di RSD Idaman Banjarbaru ini tentunya juga perlu didukung dengan pelayanan maksimal. Sejalan dengan hal itu, manajemen RSD Idaman pun tak luput untuk terus melakukan berbagai inovasi.

Kabid Pelayanan RSD Idaman Banjarbaru, dr Ani Rusmila, menuturkan,  bahwa pihaknya telah membuka sistem pendaftaran online guna memudahkan akses bagi masyarakat yang ingin mendapat pengobatan. Bahkan tak hanya itu, layanan konsultasi pun kini tersedia secara daring.

“Kami telah membuka sistem pendaftaran online baik melalui Whatsapp maupun Web. Selain itu ada juga layanan konsultasi online atau yang kita sebut telemedicine. Kita harapkan masyarakat bisa memanfaatkan layanan konsultasi ini sehingga tidak perlu repot lagi datang ke rumah sakit,” tandasnya. (Humas RSD Idaman Banjarbaru-RIW/RH)

Belajar Pembahasan LKPJ ke Jawa Timur, Pansus III DPRD Kalsel Harapkan Pokir Secara Proporsional

SURABAYA – Panitia Khusus (Pansus) III Pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kalsel Tahun 2021 mengharapkan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) secara proporsional. Hal itu disampaikan Ketua Pansus III Pembahas LKPJ Kepala Daerah Kalsel Tahun 2021, Hasanuddin Murad / kepada wartawan, usai melakukan kunjungan kerja ke DPRD Jawa Timur, baru-baru tadi.

Ia mengungkapkan, banyak hal yang digali di Jawa Timur dalam rangka pembahasan LKPJ tersebut, terutama terkait pokok-pokok pikiran dimana banyak kegiatan yang tertunda akibat pandemi COVID-19 yang diharapkan di tahun berikutnya dilaksanakan, namun sampai saat ini belum terlaksana.

“Di Kalsel, sudah tiga tahun berjalan, pokok-pokok pikiran Dewan tidak ada secara proporsional yang memang diporsikan untuk pokir. Saat ini yang ada hanya sampai kepada tahap menyampaikan aspirasi dan dimasukkan dalam kegiatan reguler yang ada di masing-masing Dinas. Padahal pokir sesungguhnya adalah aspirasi dari masyarakat yang dibawa oleh Anggota Dewan yang secara langsung akhirnya direalisasikan melalui anggaran APBD,” jelas Ketua Komisi III DPRD Kalsel tersebut.

Untuk diketahui, dalam rangka memperkaya materi penyusunan LKPJ Kepala Daerah Tahun 2021, Pansus III DPRD Kalsel Bidang Pembangunan dan Infrastruktur bertandang ke DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (14/4/2022). Kedatangan rombongan Pansus III DPRD Kalsel yang dipimpin Ketua Pansusnya, Hasanuddin Murad disambut baik oleh Wakil Ketua Komisi D Bidang Pembangunan Muhammad Ashari di ruang Rapat Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RIW/RH)

DPRD Banjarmasin Tolak Kenaikan Tarif Air Bersih

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin meminta, tarif air minum bersih tidak dinaikkan.

Permintaan itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah, kepada wartawan pada Senin (18/4). Awan mengakui, saat ini biaya operasional pengolahan air bersih cukup tinggi, hal itu terungkap melalui rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota tahun 2021 bersama Direktur dan jajaran direksi PT Air Minum Bandarmasih, pada pekan kemarin.

“Meski biaya operasional pengolahan air bersih besar, kita minta tarif tidak dinaikan, karena kondisi ekonomi warga masih dalam masa pemulihan pasca pandemi COVID-19,” pinta Awan.

Politisi PKS DPRD Kota Banjarmasin ini menyarankan, PT Air Minum Bandarmasih mengusulkan penyertaan modal dari pemerintah kota dan provinsi, sebagai pemilik saham PT Air Minum Bandarmasih, agar operasional produksi dan pendistribusian air bersih, kepada pelanggan tidak terganggu.

“Kami tidak ingin ada gejolak yang timbul di masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih Supian mengakui, untuk biaya operasional pengolahan air minum memang sangat tinggi, karena kualitas air sungai Martapura sebagai bahan baku utama, sudah tercemar cukup berat. Selain itu perlu dilakukan peremajaan pipa, karena banyak yang berusia tua dan mudah mengalami kebocoran.

Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih, Supian

“Kita berupaya penanganan ini tidak membebani pelanggan, dan akan terus berkoordinasi dengan legislatif serta pemimpin daerah,” tutup Supian. (NHF/RIW/RH)

Resmi Dibuka, Sentral Gallery Oleh-Oleh PAMA Diharapkan Mampu Jaga Ketahanan Ekonomi UKM Kalsel

BANJARBARU – Keberadaan pusat oleh-oleh yang dikelola PT PAMA Persada Nusantara di lingkungan Bandara Internasional Syamsudin Noor, diharapkan dapat memberikan ketahanan ekonomi bagi pelaku Usaha Kecil Menegah (UKM).

Lokasi Pusat Oleh-Oleh Gallery UKM PAMA di Bandara Internasional Syamsudin Noor

Mewakili Gubernur, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Syaiful Azhari, mengungkapkan, langkah yang dilakukan PT PAMA kepada seluruh pelaku UKM di Kalsel sudah sangat tepat.

Foto bersama Pemprov Kalsel bersama Direktur PT PAMA Persada Nusantara dan jajaran pelaku UKM Kalsel di lokasi Pusat Oleh-Oleh Gallery UKM PAMA

“Pemprov melalui Gubenur Kalsel, Sahbirin Noor mengapresiasi dan menghargai penuh apa yang telah dilakukan PT PAMA dalam membina UKM yang ada di daerah ini,” ujarnya kepada wartawan, usai meresmikan Pusat Oleh-Oleh Gallery PAMA di Bandara Internasional Syamsudin Noor, pada Senin (18/4) siang.

Guna memulihkan kestabilan ekonomi, Syaiful berharap, upaya ini juga menjadi bentuk keseriusan pelaku UKM untuk lebih semangat lagi memproduksi produknya yang akan dijajakan di sentral oleh-oleh tersebut.

“Jadi, dengan adanya Gallery ini diharapkan pelaku UKM bisa lebih bertahan disetiap kondisi,” ungkap mantan Kadisluatkan Kalsel itu.

Terkait terobosan, dirinya mempercayakan hal tersebut kepada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel sebagai stakeholder untuk terus mengayomi serta membina para pelaku usahanya agar mampu berkembang dan bertahan.

“Namun begitu, Pemprov secara anggaran dan kebijakan akan membantu sepenuhnya terkait upaya pengembangan UKM ini,” bebernya.

Sementara itu, Direktur PT PAMA Persada Nusantara, Ari Sutrisno, menyampaikan, salah satu upaya membantu dan membangkitkan semangat pelaku UKM di Banua, adalah dengan membangunkan gallery sentral oleh-oleh ini.

“Kalau produknya hanya bertahan di tempat – tempat UKM nya saja kan kurang pas, jadi kami membangun gallery ini tujuannya agar warga yang lewat di lokasi ini bisa mampir dan memesan produk mereka secara langsung atau via online,” jelasnya.

Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, lanjut Ari, menjadi lokasi didirikannya sentral oleh – oleh ini, karena minat pembelinya yang cukup besar.

“Contoh saja produk dari bahan kayu Bajakah itu sangat diminati di Kalimantan,” imbuhnya.

Di lokasi yang sama, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, Gusti Yanuar Nor Rifa’i, menjelaskan, untuk meningkatkan kualitas produk yang dijual UKM di gallery itu, pembinaan melalui pelatihan terus dilakukan kepada mereka.

“Bagaimana cara memotong, mengemas itu yang selalu kami latih dan dilakukan di kabupaten/kota di Kalimantan Selatan,” tuturnya.

Tercatat, data UKM binaan PT PAMA Persada Nusantara kini telah mencapai 209 pengusaha. Perusahaan ini berencana terus melebarkan sayap untuk membantu pelaku usaha lainnya agar mampu berkembang dan bertahan pasca pandemi ini. (RHS/RIW/RH)

Sambut Ramadhan, Dispora Kalsel Gelar Gowes Bersama Berbagi Takjil

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, melaksanakan gowes bersama berbagi takjil di Bulan Ramadhan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, acara gowes bersama berbagi takjil ini, merupakan kegiatan rutin Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, di Bulan Ramadhan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel Hermansyah

“Pelaksanaan gowes bersama berbagi takjil ini merupakan kegiatan rutin di Bulan Ramadhan,” ungkap Hermansyah, di sela sela kegiatan gowes bersama berbagi takjil, baru baru tadi.

Kegiatan ini, lanjutnya, berdasarkan amanah dari Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, untuk SKPD untuk dapat berbagi di Bulan Ramadhan ini.

“Kegiatan ini berdasarkan amanah dari Gubernur Kalsel, untuk SKPD berbagi,” ujar.

Kegiatan gowes berbagi takjil ini, tambahnya, diharapkan dapat memberi berkah untuk Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi.

“Takjil dibagikan kepada warga pada saat para pesepeda melintasi sejumlah jalan, seperti jalan A Yani serta Veteran,” ucap Hermansyah. (SRI/RIW/RH)

Polri Gelar Lomba Kreasi Setapak Perubahan dan Festival Musik Bhayangkara

JAKARTA – Mabes Polri menggelar lomba kreasi ‘Setapak Perubahan Polri’ dan Festival Musik Bhayangkara yang dimulai sejak April hingga Juni 2022.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan, lomba kreasi dan festival tersebut dilaksanakan untuk memberikan ruang kepada masyarakat, menyampaikan atau menyalurkan ekspresi maupun aspirasinya.

“Oleh sebab itu, Polri melalui Divisi Humas Polri serta Humas Polda di seluruh Indonesia kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya melalui Setapak Perubahan Polri’ dan Festival Musik Bhayangkara,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Senin (18/4).

Dalam menyalurkan aspirasi masyarakat, Polri sebelumnya telah sukses menggelar lomba mural dan lomba orasi unjuk rasa. Dengan masih tingginya antusias warga terkait penyampaian aspirasi, Polri kembali menggelar kegiatan lomba kreasi dan festival musik tersebut.

Menurut Dedi, lomba kreasi Setapak Perubahan Polri sendiri terinspirasi dari buku yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjudul ‘Setapak Perubahan’.

“Dalam buku Setapak Perubahan Polri yang memandang bahwa lomba sebagai wadah aspirasi tersebut, menunjukan masih tingginya kepedulian masyarakat terhadap Polri. Bagaimanapun suara masyarakat harus didengar. Masyarakat adalah konsumen layanan Polri sekaligus mitra penting Polri dalam mewujudkan keamanan,” ujar Dedi.

Lomba kreasi itu nantinya bisa dituangkan dalam bentuk Blog, Film Pendek, Vlog, TikTok, Konten Infografis, dan Fotografi. Adapun subtema lomba tersebut diantaranya, Sinergitas TNI-Polri, Layanan Masyarakat, Polri Makin Digital, Perhatian Polri kepada Kelompok Rentan dan Disabel Restorative Justice, E-Tilang, Upaya Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, dan Pelayanan Pengaduan Online

“Para peserta dapat menuangkan ide dan kreasinya sesuai dengan bidang yang dikuasainya,” ucap Dedi.

Sementara, festival musik Bhayangkara merupakan event untuk menampung aspirasi melalui seni musik, mulai dari ide yang dibangun hingga orkestrasi vokal dan semua alat musik untuk menyampaikan pesan atau aspirasi.

Terkait kegiatan ini, promosi dan registrasi peserta dimulai sejak 11 April hingga 29 Mei 2022. Lalu, dari 10 karya terbaik ditentukan pemenang 1, 2 dan 3 dari masing – masing kategori, pada 7 sampai 15 Juni 2022.

Selanjutnya, karya peserta dikurasi hingga 10 karya terbaik pada 30 Mei sampai 5 Juni 2022. Dan, penyerahan hasil karya pemenang pada 18 Juni 2022. (Bidhumaspoldakalsel-RIW/RH)

Exit mobile version