BANJARMASIN – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) 9 Kapolda di Gedung Rupatama Mabes Polri, pada Selasa (18/10). Mereka yang dilantik, salah satunya yaitu Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi.
Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Mochamad Rifai di Banjarmasin.
“Iya sertijab Kapolda Kalimantan Selatan dilaksanakan pada Selasa (18/10) pukul 11.00 WIB di Mabes Polri,” ujar Kabid Humas.
Sebagaimana diketahui, jabatan Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) berganti. Pejabat sebelumnya, Irjen Pol Rikwanto dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Jemen Ops Itwasum Polri. Posisinya digantikan Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi.
Kapolda Kalsel yang baru (kiri) berfoto bersama Kapolda yang digantikan
Dari Surat Telegram yang diterbitkan, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap sejumlah Perwira Tinggi (Pati) Polri.
Surat Telegram itu bernomor ST:2223/X/KEP/2022 Tanggal 14 Oktober 2022, yang ditandatangani AS SDM Polri Irjen Pol Wahyu Widada atas nama Kapolri.
Bagi Brigjen Pol Andi Rian, Kalimantan Selatan bukanlah daerah yang baru. Karena dulunya, pria kelahiran Makassar, 14 Oktober 1968 silam ini, pernah berdinas di Polres Kotabaru Polda Kalsel.
Sementara itu, Irjen Pol Rikwanto, diketahui telah menjabat sebagai Kapolda Kalsel sekitar kurang lebih 1 tahun 11 bulan.
Banyak pencapaian dan keberhasilan yang diukir Irjen Pol Rikwanto selama menjabat sebagai Kapolda Kalsel. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)
BANJAR – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX Tahun 2022 yang telah ditutup Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi pada Selasa malam (18/10) berjalan sukses dan lancar.
Kali kedua sebagai penyelenggaran MTQ Nasional setelah sebelumnya tahun 1970, pelaksanaan tahun ini pun panen pujian.
Pujian dan rasa puas tak hanya dari para tamu, kafilah maupun warga yang datang melihat mulai pembukaan hingga penutupan, namun juga datang Wamenag Zainut yang menyebut keberhasilan Provonsi Kalsel menyenggaraan event setiap 2 tahun ini dengan luar biasa.
Pada MTQ Nasional XXIX kali ini, Kalsel mempersiapkan pagelaran MTQ akan berkonsep teknologi digital yang merupakan pertama kali selama perhelatan MTQ di Indonesia.
Atas konsep itulah, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia atas Prestasi Pemrakarsa Rekor MTQ Nasional XXIX dengan Konsep Digital Futuristik dan Dinamis Pertama di Indonesia.
Piagam penghargaan ini pun diserahkan langsung oleh Paulus Pangka, Ketua Umum dan Pendiri Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia.
Raihan penghargaan ini pun tak lepas dari suksesnya semua event MTQ dengan konsep digital futuristik artinya dinamis semua dengan sistem digital.
Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel menyampaikan terimakasih atas penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia ini.
Suksesnya penyelenggaraan MTQ ini, Paman Birin juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak. Baik itu panitia penyelenggara, kafilah dan tamu se-Indonesia.
“Terimakasih atas dukungan semua pihak atas kesuksesan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah MTQ Nasional,” kata Paman Birin. (BIRO.ADPIM-RDM/RH)
BANJAR – Setelah kurang lebih sepekan pelaksanaannya di Kalimantan Selatan (Kalsel), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIX akhirnya resmi ditutup di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, Selasa (18/10) malam, oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Zainut Tauhid Sa’adi.
Penutupan MTQ Nasional XXIX di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, ditandai dengan penekanan sirine dan pelepasan kembang api
Proses penutupan MTQ Nasional XXIX ditandai penekanan tombol sirine oleh Wamenag didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dilanjutkan pelepasan kembang api.
Dalam sambutannya, Wamenag mengatakan pemerintah akan terus berkomitmen memberikan bimbingan dan fasilitasi bagi pengembangan MTQ dan berbagai perangkatnya agar lebih baik lagi di masa depan.
“Kita tentu bangga dengan hadirnya LPTQ, pesantren, lembaga tahfidz dan sejenisnya yang begitu luar biasa menjadi rumah bagi generasi masa depan kita,” ujarnya.
Jika dilihat lebih jauh, menurut Wamenag, seluruh proses yang dilibatkan dalam rangkaian MTQ dari tingkat kecamatan hingga nasional, bahkan internasional, sangat berkaitan erat dengan pembangunan nasional.
Pembangunan ini, lanjutnya, meniscayakan kesiapan SDM yang berkarakter, berwawasan luas, dan kompeten.
“Ketiganya telah diperankan dalam setiap event MTQ. Para calon pemimpin masa depan dibekali dengan wawasan Al-Qur’an dan ditempa dengan spirit keberislaman yang moderat,” terangnya.
Event MTQ diakuinya tidak hanya dalam perspektif seremonial. Jauh dari itu, sportivitas, kerja sama, saling menghormati, saling membantu dan saling merangkul adalah karakter MTQ yang menjadi nilai agung.
“Bahwa MTQ mengajarkan kita untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur’an dan menjabarkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tuturnya.
Sementara Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengucapkan apresiasi yang sangat tinggi kepada seluruh kafilah pecinta Al-Qur’an di Indonesia serta semua pihak yang terlibat atas dukungan dan partisipasinya dalam menyukseskan MTQ di Kalsel.
“Bagi Kalsel setelah penantian selama 50 tahun penyelenggaraan MTQ terasa telah terobati. Kami harap fasilitas yang diberikan kiranya memberikan kepuasan tersendiri bagi seluruh kafilah,” ucapnya.
Sebagai kitab suci yang sempurna, menurut Sahbirin, Al-Qur-an memberikan penjelasan-penjelasan yang dapat menjadi aspek kehidupan.
“Kami mengajak seluruh umat Islam membaca Qur’an di seluruh wilayah manapun. Semoga selalu terdengar lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Insyallah akan membawa kebahagian, ketentraman dan kedamaian,” imbaunya.
Tak lupa Gubernur yang akrab disapa Paman Birin juga mengucapkan selamat dan sukses kepada para jara diseluruh cabang MTQ.
“Selamat jalan kepada seluruh kafilah, semoga pulang juga selamat sampai tujuan,” tutupnya.
Untuk diketahui, Provinsi Jawa Timur berhasil menjadi juara umum pada perhelatan MTQ Nasional XXIX di Kalsel dengan total 87 poin. Disusul DKI Jakarta di posisi kedua dengan raihan 66 poin, dan Kalsel pada posisi ketiga dengan 62 poin. (SYA/RDM/RH)
SEMARANG – Kembali menoreh prestasi ditingkat nasional bukanlah hal mudah. Namun lagi-lagi, keberuntungan menyertai LPPL Abdi Persada FM. Ya, radio dibawah naungan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan ini, berhasil meraih Terbaik III dalam Penganugerahan INDONESIAPERSADA.ID Award III Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Persatuan Radio TV Publik Daerah seluruh Indonesia (INDONESIAPERSADA.ID).
Piala dan piagam penghargaan diterima langsung Direktur LPPL Abdi Persada FM, Ibnu Min Haji di salah satu Hotel di Bandungan, Semarang – Jawa Tengah, Selasa malam (18/10).
“Kami bersyukur dan cukup berbangga, Abdi Persada FM tiga tahun berturut-turut berhasil masuk sebagai Radio Terbaik di tingkat nasional, bersaing dengan seratus lebih LPPL di Indonesia,” ucap Ibnu Min Haji, Direktur Abdi Persada.
Menurutnya, kemajuan tekhnologi mendorong radio ini terus melakukan inovasi, agar tidak ditinggalkan pendengarnya.
“Memanfaatkan sosial media yang ada saat ini, sejak beberapa tahun terakhir sudah kami lakukan, agar radio bukan hanya dapat didengar tapi juga dapat dilihat. Dan informasi-informasi yang disajikan, tidak hanya dengan mendengarkan lewat frekwensi radio, tapi juga dapat dilihat di sosial media, ” jelasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya dihari dan lokasi yang sama, Direktur LPPL Abdi Persada FM juga mengikuti Musyawarah Kerja Nasional IV dan dipercaya sebagai Ketua Komisi I yang membahas mengenai Organisasi dan Keanggotaan INDONESIAPERSADA.ID.
Mukernas yang dijadwalkan pada 17 – 19 Oktober tersebut mengangkat tema ‘Radio Kekinian : Inovasi Untuk Ketahanan Informasi’. Acara dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum INDONESIAPERSADA.ID Ganjar Pranowo, dihadiri oleh LPPL dan Diskominfo seluruh Indonesia, baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Bukan hanya itu, momen ini juga dirangkai dengan peluncuran logo baru INDONESIAPERSADA.ID. (RDM/RH)
BANJARMASIN – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Abdullah Azwar Anas mendorong Pemerintah Daerah untuk menyediakan Mal Pelayanan Publik (MPP) di tempat masing-masing.
Penyediaan MPP ini, menurutnya tidak harus dengan gedung yang besar, yang penting ada integrasi pelayanan yang bisa memberikan kecepatan dan kemudahan bagi masyarakat.
“Bapak bisa kunjungi di beberapa tempat, kalau saya bikin namanya pasar layanan publik, ruko dua tempat kita sewa, sudah ada 94 layanan,” katanya, saat menyampaikan arahan kepada para Kepala Daerah di Kalsel, Biro Organisasi Setdaprov Kalsel dan pejabat ASN, Selasa (18/10).
Kedatangan Menteri PAN RB didampingi Deputi Bidang Pelayanan Publik, Diah Natalisa ini, sekaligus menyaksikan penandatanganan Komitmen Pembangunan MPP dan Komitmen Bersama Keberlanjutan LAPOR! di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Turut hadir, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor didampingi Sekdaprov Roy Rizali Anwar, kepala SKPD terkait lingkup Pemprov, para bupati/walikota atau yang mewakilinya bersama kepala biro terkait, dari 13 kabupaten/kota se Kalsel.
Gubernur dalam sambutannya mengatakan, tujuan kehadiran MPP pada prinsipnya untuk memberi kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Karenanya, Pemprov Kalsel saat ini terus berupaya meningkatkan kualitas birokrasi, khususnya yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.
“Kami juga terus mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan hal yang sama, salah satunya melalui pembangunan mal pelayanan publik,” sebut Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.
Paman Birin mengungkapkan saat ini di Kalsel terdapat tiga MPP yakni di Kota Banjarbaru, Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Selatan, dan menyusul Barito Kuala yang diresmikan, Selasa (18/10).
“Saya tentu menyambut positif upaya responsif peningkatan dan pengembangan layanan publik yang diimplementasikan oleh pemerintah kabupaten/kota yang telah memiliki mall pelayanan publik,” jelasnya.
Selanjutnya, Pemprov juga mendorong Pemkab/Pemko yang belum memiliki MPP agar segera menyediakannya seperti empat daerah yang sudah memiliki MPP.
Ditambahkan Paman Birin, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dari Pemprov Kalsel dalam melakukan peningkatan kualitas pelayanan publik di Banua, sebagai perwujudan misi ke 4 RPJMD Kalsel yaitu tata kelola pemerintah yang lebih berfokus kepada pelayanan publik. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan kegiatan reses diselingi edukasi.
Suasana Reses Anggota DPRD Kalsel, Haryanto
Hal itu sebagaimana yang dilakukan Anggota Komisi I DPRD Kalsel, Haryanto yang melaksanakan reses bersama warga Komplek Kelapa Gading RT 34 Kecamatan Banjarmasin Timur, Minggu (16/10). Menyusul aspirasi yang kerap disampaikan warga, menurutnya, tidak masuk dalam ranah pemerintah provinsi.
“Secara khusus, aspirasi yang disampaikan belum ada karena biasanya aspirasi yang disampaikan lebih banyak menjadi kewenangan pemerintah kota, seperti jalan lingkungan dan kesehatan. Jadi forum-forum seperti ini lebih banyak ke edukasi yang tidak langsung, seperti kuis-kuis berupa wawasan kebangsaan dan Pancasila,” jelasnya kepada wartawan.
Wakil rakyat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebutkan jikapun aspirasi masyarakat tersebut masuk dalam ranah pemprov, akan sulit terakomodir di dalam pokok pikiran (pokir) dewan karena keterbatasan anggaran. Sehingga komunikasi dan silaturahmi dinilai menjadi tujuan utama dalam kegiatan reses.
“Harapannya komunikasi anggota dewan dan warga melalui reses ini bisa lebih nyaman,lebih tersalurkan karena komunikasi tidak harus berupa bantuan atau mengontrol anggaran, yang penting silaturahmi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua RT 34 Komplek Kelapa Gading, Mursikin mengucapkan terimakasih atas kedatangan Wakil Rakyat Provinsi Kalsel, Haryanto. Ia mengaku warga setempat sangat antusias dengan kegiatan reses ini.
“Dengan adanya reses ini, warga bisa bersilaturahmi dengan anggota Dewan. Itu yang penting,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Haryanto turut membagikan sembako kepada warga. Ia juga berdiskusi dengan jajaran RT setempat terkait kondisi lingkungan. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan turutserta, dalam pelaksanaan Pasar Murah untuk pengendalian laju inflasi di daerah, salah satunya di Kota Banjarmasin.
Pasar murah dilaksanakan di Lapangan Kamboja, Kota Banjarmasin, Selasa (18/10).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono mengatakan, pihaknya saat ini mendukung penanggulangan laju inflasi di daerah, dengan turutserta pada pelaksanaan Pasar Murah yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan.
Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel Rusdi Hartono
“Dinas Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan turutserta pada Pasar Murah untuk pengendalian laju inflasi di daerah,” ungkapnya.
Menurut Rusdi, pihaknya pada Pasar Murah ini, memberikan subsidi untuk ikan yang dijual di Pasar Murah tersebut, sebesar Rp 10 ribu perkilo.
“Ikan yang dijual pada Pasar Murah tersebut, seperti ikan haruan, patin, serta tongkol. Mengingat, ketiga jenis ikan ini merupakan salah satu faktor pemicu laju inflasi di daerah yang ada di daerah,” jelas Rusdi.
Pada pelaksanaan Pasar Murah di Kota Banjarmasin ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan, 55 kilo ikan segar bersubsidi.
Seperti yang disampaikan Kepala Bidang Budidaya Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Wahdah.
“Pada kegiatan Pasar Murah dalam rangka gerakkan pengendalian inflasi daerah dilaksanakan di Kota Banjarmasin, kami menyediakan, ikan basah atau segar serta produk olahan ikan seperti kerupuk ikan haruan, abon ikan, serta lainnya,” tuturnya.
Menurut Wahdah, untuk ikan basah pihaknya menyediakan sebanyak 55 kilo, serta menyediakan jasa untuk membersihkan ikan tersebut.
Untuk ikan basah yang dijual seperti ikan patin untuk harga awal sebesar Rp 35 ribu per kilo, setelah mendapatkan subsidi Rp 10 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilo. Begitu juga ikan tongkol dari Rp 40 ribu per kilo dijual Rp 30 ribu per kilo, serta ikan haruan dari Rp 60 ribu sampai Rp 75 ribu per kilo dijual Rp50 ribu per kilo.
Dalam kesempatan tersebut, Pemko Banjarmasin memberikan apresiasi dan dukungan kepada Pelaksanaan Pasar Murah dalam rangka gerakan penurunan inflasi di daerah, yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.
Seperti yang dikatakan Kabid Perdagangan Rahman Noorrahim.
Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Rahman Noorrahim
“Untuk pelaksanaan Pasar Murah oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini, sudah digelar untuk yang kedua kalinya di Kota Banjarmasin,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Banjarmasin pada kegiatan ini, menyediakan tempat serta perizinannya. Sedangkan, terkait distributor barang serta lainnya dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan.
“Tentunya Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan dukungan terhadap Pasar Murah yang digelar untuk menjaga inflasi daerah,” ucap Rahman. (SRI/RDM/RH)
KOTABARU – Lokasi II Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Pamukan Selatan, di Desa Gunung Calang, Kabupaten Kotabaru, kondisinya memprihatinkan. Bahkan bangunannya dianggap tak layak untuk standar belajar.
Dua ruang kelas yang perlu mendapat perhatian ini merupakan hasil dana swadaya dari masyarakat Desa Gunung Calang dan Guru setempat.
Hal tersebut diketahui, saat Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi bertandang langsung ke sekolah itu setelah melakukan kegiatan menjaring aspirasi (reses), Selasa (18/10) sore, bersama jajaran Pemprov Kalsel.
Paman Yani saat dikonfirmasi awak media soal sarana prasarana usai memantau Lokasi II SMA Negeri 1 Pamukan Selatan Kotabaru
Sembari mata berkaca-kaca, dirinya menyatakan kekecewaannya atas kondisi tersebut. Meski tak bisa menyalahkan SKPD pengampunya, namun, idealnya, Lokasi II SMA Negeri 1 Pamukan Selatan bisa mendapat bantuan yang layak agar proses belajar mengajar bisa lebih nyaman.
“Kalau ditanya, tentu saya kecewa. Mau bagaimana lagi kondisinya terlihat seperti ini. Harus dibawa ke mana dunia pendidikan. Jujur, kalau saya di posisi bersekolah dengan keadaan seperti ini membuat hati sangat sedih,” cetusnya.
Mirisnya lagi, satuan pendidikan yang merupakan cabang induk SMA Negeri 1 Pamukan Selatan di Desa Tanjung Semalantakan Kotabaru ini hanya beratapkan terpal, beralas semen, kursi dan meja kayu seadanya. Terlebih, pengadaan dua kelas baru merupakan hasil bantuan swadaya guru dan keikhlasan dari warga setempat.
“Yang jelas saya malu. Apakah ini sudah terinformasi kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel atau tidak? kayanya belum. Tapi, saya tidak mau menyalahkan. Namun, sudah dilihat sendiri kan kondisi miris itu,” tegas legislatif DPRD Kalsel dari Dapil VI Kotabaru dan Tanbu.
Selain jarak tempuh lokasi ini cukup jauh dari sekolah induk. Dua kelas di Lokasi II hasil swadaya guru dan masyarakat ini ternyata kondisinya juga memprihatinkan bahkan hanya berdinding plafon gipsum yang sudah mulai rapuh.
“Tetapi ada yang lebih parah lagi dan di bawah kolong rumah. Bayangkan mereka sangat niat mau belajar, kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Atas nama rakyat untuk Kotabaru daratan saya minta tolong fasilitas ini dibenahi karena infrastrukturnya tidak standar,” jelasnya.
Di samping tingginya keinginan mengenyang pendidikan, dia mengemukakan, keadaan ini harus segera ditindaklanjuti. Apalagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel perlu benar-benar turun ke lokasi agar mengetahui apa saja permasalahan yang tengah dihadapi.
“Saya tak bisa membayangkan mereka belajar dalam keadaan kehujanan atau kondisi alam sebagainya. Lihat saja atap dan dindingnya terpal, lantainya juga tidak dipasang ubin, bagaimana peserta didik mau belajar dengan nyaman,” tuturnya paman Yani (sapaan akrab).
Kondisi ruang kelas ini sudah berlangsung lebih dari 5 tahun
Sementara satu ruangan beratap dan berdinding terpal ini digunakan oleh kelas XII untuk mengikuti setiap mata pelajaran. Serta rata-rata seluruh pembinanya adalah tenaga pendidik yang kini masih berstatus sebagai honorer.
“Sekali lagi saya meminta dan memohon agar kondisi ini dapat segera ditindaklanjuti. Kalau perlu Disdikbud Kalsel langsung turun ke lapangan. Mereka mesti melihat sendiri keadaannya,” ungkap wakil rakyat yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Provinsi Kalsel.
Sementara itu, Kepala Desa Gunung Calang, M Arafah, menuturkan, supaya layak dan sesuai standar. Pemerintah desa setempat telah menghibahkan lahan seluas 2 Hektar (Ha) untuk membangun baru lokasi dua SMA Negeri 1 Pamukan Selatan Kotabaru.
“Sebenarnya untuk hibah lahan di lokasi II sudah kami lakukan. Alhamdulillah, kami sangat mendukung dunia pendidikan. Bahkan, bangunan tersebut sempat bercampur dengan Tsanawiyah dan TK Al Quran namun digunakannya secara bergantian” bebernya.
Soal bangunan yang ada, ia menjelaskan, dua kelas dan satu ruang guru ini sebelumnya merupakan hasil swadaya puluhan tahun silam dari Pemerintah Desa Gunung Calang. Total yang dikeluarkan mereka kala itu sebesar Rp180 juta.
“Kalau fasilitas ini dibangun sekitar tahun 90an dan anggarannya murni dari APBDesa hasil dari retribusi tambang dan sisanya dari swadaya masyarakat. Jujur, kami tak mengambil keuntungan dari situ karena hajat keseluruhan untuk membangun sekolah,” paparnya.
Terkait keadaan ruang kelas XII Lokasi II SMA Negeri 1 Pamukan Selatan dengan bangunan yang terbuat dari terpal itu diprakirakan sudah berjalan sekitar lima tahunan lebih. Serta kondisinya terpaksa harus dinikmati seadanya.
“Semoga setelah paman Yani melihat kondisi, aspirasi kami ingin mendapatkan hak pendidikan yang sama dapat terwujud termasuk pembenahan infrastrukturnya pula,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor meninjau langsung lomba tafsir Al Qur’an Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia di Asrama Haji Banjarbaru, pada Senin (17/10) siang.
Kedatangan Paman Birin (sapaan akrab Gubernur) Kalsel ini, untuk mendukung langsung kafilah Kalsel yang berlomba di babak final tafsir Bahasa Indonesia.
“Saat ini ada final di asrama haji, dan Alhamdulillah dari Kalsel ada yang masuk final dan kita doakan mudahan berhasil ya,” sebut Paman Birin.
Lebih jauh Paman Birin mengimbau kepada seluruh kafilah, untuk tetap berjuang di jalan Allah SWT.
“Untuk kafilah tetap semangat ya. Tetap berjuang demi Allah SWT bukan untuk MTQ-nya, namun semangatnya yang penting untuk pengabdian kepada Allah SWT serta mensyiarkan Islam,” pesan Paman Birin.
Tidak hanya mendukung kafilah Kalsel yang berlomba pada babak final tafsir Bahasa Indonesia, Paman Birin juga menyempatkan untuk membeli berbagai produk UMKM, yang menggelar dagangannya di areal asrama haji. Baik pakaian maupun makanan, kemudian membagikannya kepada masyarakat, terutama yang datang langsung menonton jalannya lomba di asrama haji.
Tentu saja, kedatangan Paman Birin membeli aneka produk UMKM ini, disambut bahagia para pedagang.
Paman Birin membeli aneka souvernir dan diberikan kepada para pengunjung di sekitar lokasi acara.
“Terimakasih Paman Birin yang telah membeli aneka souvernir. Sekali lagi terimakasih,” ucap Adam Mutakkin, pedagang kaos dan aneka souvernir.
Selain itu, kedatangan Paman Birin juga dimanfaatkan pengunjung dan petugas di asrama haji untuk berfoto dengan orang nomor satu di Kalsel itu. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Para Dewan Guru mengapresiasi lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an Nasional ke-29 tahun 2022, dapat disaksikan secara langsung.
Kepada Abdi Persada FM, salah satu Dewan Guru Mata Pelajaran Bahasa Arab dari MA Siti Mariam Bahrah, pada Senin (17/10) mengatakan, sejak dimulai lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an Nasional ke-29 tahun 2022, pihaknya membawa sebanyak 50 orang siswa siswi, baik di Masjid Jami dan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, sejak lomba dimulai baik di Masjid Jami untuk cabang Hifzil Quran golongan 10 dan 20 Juz, serta ke Masjid Raya Sabilal Muhtadin.
Salah satu Dewan Guru Mata Pelajaran Bahasa Arab dari MA Siti Mariam, Bahrah
“Kami edukasi langsung kepada para pelajar,” jelasnya
Koordinator Lomba Cabang Hifzil Quran, Muhammad Zuhdi Mahfudz, mengatakan, selama pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an Nasional ke-29 tahun 2022 ini, memang terbuka untuk umum yang ingin menyaksikan secara langsung, terlebih para kafilah ini usianya berkisar dari 14 tahun hingga 19 tahun.
Koordinator Lomba Cabang Hifzil Quran, Muhammad Zuhdi Mahfudz
“Semoga para pelajar di Banjarmasin setelah menyaksikan akan tertarik untuk menjadi Hafiz dan Hafizah,” harapnya
Zuhdi Mahfudz menambahkan, selama lima hari pelaksanaan lomba, yang berhasil masuk final 12 peserta lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional 2022, cabang Hifzil Qur’an dan saat ini masih bersaing sangat ketat, dari 130 peserta di seluruh provinsi di Indonesia.
“Untuk lomba Cabang Hifzil Qur’an golongan 10 Juz yang masuk final diantaranya dari Provinsi Sulsel, Jabar, Lampung, sedangkan golongan 20 Juz dari Provinsi Jawa Timur, Sumatera Barat dan DKI Jakarta,” tutupnya
Untuk diketahui, lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an Nasional ke -29 tahun ini ada 12 cabang lomba diantaranya Cabang Hifzil Qur’an golongan 10 Juz dan 20 Juz di Masjid Jami Banjarmasin, dan cabang lomba Fahmil Qur’an di pusat perkantoran Kalimantan Selatan Kota Banjarbaru. (NHF/RDM/RH)