Plat Merah Nunggak 2 Tahun Siap-Siap Diblokir

BANJARBARU – Pemprov Kalsel bakal menyamaratakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang tercatat masih menunggak, termasuk plat khusus (merah) milik pemda kabupaten/kota. Menyusul segera diterapkannya pemblokiran data registrasi oleh Korlantas Polri.

Penerapan Pemblokiran Data Registrasi Juga Berlaku Bagi Kendaraan Plat Merah.

Kabid Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel, Rusma Khazairin mengungkapkan, sebagai bentuk dukungan dalam rangka optimalisasi penerimaan kas daerah. Sekaligus pengingat agar tak menunggak.

“Semuanya termasuk plat merah. Tak hanya kendaraan umum,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, belum lama tadi.

Sebagai langkah percepatan, pihaknya pun telah menyurati disejumlah pemda setempat melalui UPPD Samsat kabupaten/kota. Sehingga, sebelum penerapan ini terealisasi setidaknya pelunasan tunggakan dapat dibayarkan.

“Menghimbau kepada pemda setempat agar sekiranya dapat segera melakukan registrasi ulang,” harap Rusma.

Menyusul bakal diterapkannya aturan pemblokiran data registrasi oleh Korlantas Polri, Rusma pun mengingatkan, pemda kabupaten/kota di Kalsel dapat bersinergi supaya tunggakan pajak kendaraan dapat diminimalisir.

“Sesuai rekomendasi dari KPK RI, Pemprov Kalsel juga harus melakukan penagihan tunggakan ke pemda di setempat,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Dispar Kalsel Siapkan Festival Budaya Pasar Terapung

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-72 tahun dan Dirgahayu Republik Indonesia ke-77 tahun, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan akan menggelar Festival Budaya Pasar Terapung.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, kepada wartawan baru baru tadi, Festival Budaya Pasar Terapung ini direncanakan akan digelar selama empat hari, pada tanggal 12 – 15 Agustus 2022, berlokasi di Siring 0 Km Banjarmasin.

“Kita sudah beberapa kali rapat dengan panitia Hari Jadi Kalsel, terkait persiapan pelaksanaan ini,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, dalam Festival Budaya Pasar Terapung, pihaknya sudah mempersiapkan berbagai macam lomba, mulai dari lomba jukung beenam, lomba fotografi dan videografi terbuka untuk umum, lomba masak boom (masak habang tradisional) oleh Kepala SKPD Kalsel, lomba perahu hias gabungan masing-masing empat SKPD, karnaval budaya dan fashion show.

“Kami juga akan siapkan makanan khas Kalsel, yang bisa dinikmati masyarakat secara gratis. Ini hasil kolaborasi dengan semua SKPD dilingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, sesuai arahan dari Gubernur Kalsel,” ungkapnya.

Syarifuddin berharap, dengan kembali digelarnya Festival Budaya Pasar Terapung dapat semakin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kalimantan Selatan. Mengingat selama dua tahun tidak banyak melakukan kegiatan akibat pandemi COVID-19.

“Semoga tingkat kunjungan wisatawan bisa meningkat,” tutup mantan Pj Bupati Kotabaru ini. (NHF/RDM/RH)

Paman Birin Lepas Satgas Operasi Pamtas Darat RI – Malaysia

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melepas pemberangkatan 450 anggota Satgas Yonif 621/Manuntung dalam tugas operasi Pamtas Darat RI – Malaysia Tahun 2022, di Terminal Penumpang Bandarmasih Trisakti Banjarmasin pada Selasa (9/8) siang.

Gubernur Kalsel saat melepas satgas operasi pantas darat RI-Malaysia

Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalsel, Gubernur menyampaikan selamat dan sukses, atas terpilihnya para prajurit, yang akan menjalankan tugas, sebagai Satgas Pamtas Darat RI – Malaysia, dari satuan 621/Manuntung tahun 2022.

“Suatu kebanggaan, bisa terpilih dan menjadi bagian dari Satgas karena tidak semua prajurit mendapatkan kesempatan, dan kepercayaan, untuk melaksanakan tugas mulia ini,” ujar Paman Birin, sapaan Gubernur Kalsel ini.

Pada pelepasan itu tampak hadir Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, Komandan Satgas Yonif 621/Manuntung Letkol Inf Deny Ahdiani Amir, M.Han dan Bupati Hulu Sungai Tengah Aulia Oktafiandi.

Diketahui sebelumnya, 450 prajurit dari Yonif 621/Manuntung ini dilepas jajaran Forkopimda Kabupaten Hulu Sungai Tengah di lapangan Dwi Warna Barabai pada Rabu (3/8), pekan lalu.

Danyonif 621/Mtg Letkol Inf Deny Ahdiani Amir, M Han usai upacara pelepasan memohon doa restu kepada seluruh warga HST untuk keberhasilan tugas.

“Kami tegaskan, kalau berangkat 450 orang prajurit dan kami pastikan pulang kembali utuh 450 orang,” tegasnya.

Acara dirangkai dengan pemasangan mandau kepada DanSatgas Yonif 621/Manuntung Letkol Inf Deny Ahdiani Amir, M.Han oleh Bupati HST sebagai simbol kehormatan dan jati diri bagi pemiliknya.

Kegiatan juga dilanjutkan penyiraman Tapung Tawar kepada seluruh prajurit Satgas 621/Mtg dan penyematan pita Merah Putih sebagai simbol untuk menjalankan tugas demi kejayaan NKRI. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Wujud Komitmen Tingkatkan Literasi, Dispersip Kalsel Hadirkan Novelis Asal Banua, Eva Liana

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menghadirkan Novelis asal Banua, Eva Liana dalam acara “Meet And Greet” di aula Dispersip Kalsel, Selasa (9/8).

Kegiatan yang mengangkat tema “Literasi Membangun Generasi Muda yang Kreatif, Kritis dan Produktif” ini disambut antusias oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan seperti pelajar, mahasiswa, guru dan pemustaka yang mengikuti baik secara online maupun onsite di Aula Dispersip Kalsel.

Suasana Meet And Greet Novelis Eva Liana di Aula Dispersip Kalsel

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Wildan Akhyar mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu wujud komitmen pihaknya dalam upaya meningkatkan literasi dan minat baca generasi muda di Kalsel. Melalui kegiatan ini, Dispersip ingin menyiapkan generasi muda Kalsel untuk menyambung estafet pembangunan di masa yang akan datang.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini semangat membangun literasi di Kalsel lebih kuat lagi, sehingga generasi muda kita juga siap menyambung estafet pembangunan kedepannya,” jelasnya.

Sementara itu, Novelis yang berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Eva Liana mengatakan, Indonesia termasuk Kalsel saat ini tengah menghadapi tantangan generasi yang instan, dimana mereka hanya mengejar pencapaian yang pragmatis atau yang hanya ada di depan mata saja, hingga tidak sedikit dari mereka menolak untuk sekolah.

“Jadi memang ada pergeseran nilai disini, orientasinya sudah berubah. Seperti halnya fenomena Citayam yang gak lepas dari rendahnya literasi di Indonesia karena mereka menganggap tidak penting buat sekolah,” katanya.

Untuk itu Eva pun berpesan, agar generasi muda Kalsel lebih berhati-hati dalam menyikapi kebebasan baik itu dari cara berpikir dan bersikap yang sesuai dengan standar kehidupan yang hakiki.

“Generasi muda kita harus berhati-hati dalam memaknai kebebasan di era saat ini. Jangan sampai kebebasan tersebut menggiring kepada perilaku yang serba mau, serba boleh, mengejar materi, mengabaikan moral, dan rentan terhadap mental illness karena mereka tidak punya patokan berpikir,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Terima Bantuan Helikopter Untuk Optimalkan Patroli Karhutla

BANJARBARU – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mengirim satu unit helikopter dengan jenis Bell 206L untuk memperkuat satuan tugas kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutla) Provinsi Kalimantan Selatan.

Serah terima dilakukan Kasubbdit Pemulihan Sarana BNPB kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel R Suria Fadliansyah, di Lanud Syamsuddin Noor, Selasa (9/8) siang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel R Suria Fadliansyah mengatakan, Helikopter ini akan dioptimalkan untuk patroli Karhutla.

“Dengan adanya heli ini membuat gerak satgas semakin cepat dan efektif menanggulangi karhutla,” katanya.

Disampaikanya, sesuai arahan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, bahwa Ia menginginkan kecepatan dalam menanggulangi karhutla.

“Peliharalah hutan di Kalsel dari kebakaran. Sungguh hutan kita adalah paru-paru dunia. Membiarkan hutan kita terbakar, sama saja artinya kita membiarkan kerusakan lingkungan,” pesan Paman Birin.

Dikatakannya, adanya pasukan satgas ini merupakan bentuk keseriusan, kesungguhan, dan sekaligus kesiapan Pemprov Kalsel untuk bergerak cepat dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan.

Helikopter tersebut akan terus bertugas berada di Provinsi Kalimantan Selatan hingga status siaga darurat bencana Karhutla berakhir di tahun ini. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Paman Birin Ingatkan Pentingnya Berolahraga

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, menekankan pentingnya berolahraga untuk meningkatkan kemampuan daya tubuh dalam beraktivitas sehari-hari.

Menurut Paman Birin (sapaan akrab gubernur), dengan berolahraga juga mampu meningkatkan jiwa solidaritas dan kekompakan antar sesama atlet. Seperti lomba gerak jalan yang telah dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, pada akhir pekan lalu.

“Kegiatan ini untuk memupuk semangat para pemuda untuk kompak, gotong-royong, bahu membahu, serta meningkatkan kedisiplinan, apalagi bagi komandan-komandannya,” ucap Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dispora Kalsel Hermansyah mengatakan, lomba gerak jalan yang diikuti oleh pelajar hingga instansi pemerintah se Kalsel  ini memperebutkan hadiah uang tunai sebesar ratusan juta rupiah.

Kepala Dispora Kalsel, Hermansyah

“Alhamdulillah, tahun ini kita juga libatkan SKPD lingkup Pemprov Kalsel dalam lomba gerak jalan ini, dan kita siapkan hadiah total 197 juta Rupiah,” tutur Herman.

Ia juga membeberkan, sebelumnya Dispora Kalsel menyediakan rute 17,8, dan 45 kilometer. Mengingat pelaksanaan lomba ini tidak lain untuk menyambut Hari Jadi Kalsel yang ke 72 serta HUT RI ke 77.

Namun karena masih dalam situasi pandemi COVID-19, tahun ini jaraknya dipersingkat menjadi 6,12, dan 25 kilometer.

“Untuk kategori 6 Km tingkat SD dan SMP sebanyak 33 regu. Sedangkan untuk jarak 12 Km meliputi SMA/SMK, dewasa puteri dan SKPD di lingkup Pemprov Kalsel sebanyak 44 regu. Kemudian, untuk dewasa putera atau umum jarak 25 kilometer ada 5 regu,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Dukung Gerakan 10 Juta Bendera, Samsat Banjarmasin I Berbagi Turun ke Jalan

BANJARMASIN – Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Banjarmasin I membagikan ratusan lembar bendera Merah Putih kepada pengguna jalan yang melintas di depan kantor UPPD Samsat Banjarmasin I yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani KM 5,5. Pembagian bendera Merah Putih tersebut dipimpin langsung oleh Kepala UPPD Samsat Banjarmasin I, Anni Hanisyah, Selasa (9/8).

Anni menjelaskan kegiatan tersebut untuk menindaklanjuti arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap Program Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri yaitu Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih dalam rangka turut menyemarakan peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

Suasana Pembagian Ratusan Lembar Bendera Merah Putih oleh UPPD Samsat Banjarmasin I

“Jadi kami membagikan sekitar 200 lebar bendera sesuai dengan instruksi Gubernur untuk mendukung Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih dalam memeriahkan peringatan HUT RI ke-77,” terangnya.

Melalui Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih ini, Anni berharap semua rumah tangga yang ada khususnya di wilayah Kota Banjarmasin bisa mengibarkan Bendera Merah Putih. Selain itu, juga untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Mudah-mudahan pembagian Bendera Merah Putih ini dapat meningkatkan rasa nasionalisme serta memahami arti dan makna kemerdekaan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Wartono Lounching Buku ‘Menderes Manisnya Takdir’

BANJARBARU – Buku autobiografi yang berjudul ‘Menderes Manisnya Takdir’ akhirnya resmi diluncurkan oleh Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, di Aula Gawi Sabarataan Setdako Banjarbaru, Selasa (9/8).

Wartono yang merupakan penulis langsung buku ini mengatakan bahwa penyelesaian penulisan buku tersebut kurang lebih satu tahun.

“Saya dibantu oleh Randu Alamsyah, akhirnya dapat menyelesaikan buku ini,” ujar Wartono.

Ya, dalam buku tersebut menceritakan dirinya yang berasal dari sebuah dusun kecil di pelosok Kulonprogo, dilahirkan dari keluarga yang sangat sederhana, tinggal di sebuah rumah kecil, berlantai tanah dan berdinding gedhek di kawasan kaki gunung Manoreh. Kesehariannya membantu orang tua menjadi penderes, dan sambil berjulan jajanan kampung, hingga akhirnya kini ia menjabat sebagai Wakil Walikota Banjarbaru.

Menurut Wartono, prinsip yang ia pegang hingga saat ini adalah keterbukaan, kejujuran, dan bakti kepada orang tua.

“Kuncinya harus terbuka dan jujur. Yang utama jika masih memiliki orang tua, berbakti kepada keduanya, dan jangan pernah menyakiti orang tua. Kemana saja dan apa yang dilakukan, minta restu kepada orang tua serta bahagiakan mereka. Itulah yang saya lakukan hingga akhirnya saya berada di titik ini,” jelasnya.

Dikatakan Wartono, buku autobiografi dirinya ini ditulis berdasarkan kisah nyata semasa hidupnya, dari tinggal di perdesaan hingga kini berada di kota Idaman Banjarbaru sebagai wakil wali kota.

Diharapkan Wartono, buku ini nantinya dapat benar-benar menjadi inspirasi dan motivasi siapapun yang membacanya.

“Harapan saya, siapapun yang sudah membaca buku ini, dapat termotivasi untuk maju mengembangkan diri. Tak ada yang tak mungkin jika kita tekun gigih dan selalu semangat menjalani hidup,” ucapnya.

Untuk diketahui, lounching buku ‘Menderes Manisnya Takdir’ ini selain dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono bersama Istri dan keluarga tercinta serta para sahabat, juga dihadiri sang penulis buku Randu Alamsyah, perwakilan Forum RT RW, dan nampak pula beberapa kepala SKPD terkait serta undangan lainnya. (RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dukung Pelaksanaan Pra Popnas Zona III di Kalsel

BANJARMASIN – Jelang pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Zona III Tahun 2022, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan persiapan, untuk kesuksesan pelaksanaan olahraga pelajar tingkat nasional tersebut.

“Provinsi Kalsel siap melaksanakan Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) Zona III Tahun 2022,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, kepada sejumlah wartawan, Selasa (9/8).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah

Hermansyah mengatakan, Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun ini telah ditunjuk untuk pelaksanaan Pra Popnas yang akan diikuti oleh 7 Provinsi di Tanah Air. Yaitu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Bali, Yogyakarta, Jawa Tengah, serta Banten.

“oleh karena itu, saat ini terus melakukan persiapan persiapan, untuk pelaksanaan Pra Popnas Zona Tiga Tahun 2022 di Provinsi Kalimantan Selatan. Seperti, kesiapan hotel, akomodasi, venue pertandingan, serta lainnya,” ungkapnya.

Pada tanggal 18 Agustus 2022 ini, lanjutnya, akan datang tim dari Kemenpora untuk melihat kesiapan dari Provinsi Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah pra Popnas Zona Tiga, yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober dan 2 November 2022 mendatang.

Sedangkan, lanjut Hermansyah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dana hibah, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional di Kalsel.

“Untuk akomodasi peserta pra Popnas Zona Tiga di Provinsi Kalimantan Selatan akan disiapkan oleh BAPOMI Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Hermansyah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan memberikan dana hibah, untuk pelaksanaan Pra Popnas Zona Tiga tersebut.

“Dengan ditanggungnya akomodasi tersebut, diharapkan peserta pra Popnas Zona Tiga di Provinsi Kalimantan Selatan, dapat memberikan prestasi terbaik mereka. Tidak terganggu oleh hal hal lain seperti biaya akomodasi serta lainnya,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version