Jabatan Dewan Komisaris Berakhir, Bank Kalsel Gelar RUPS Luar Biasa

BANJARMASIN – Bank Kalsel menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan mengambil tempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, akhir pekan lalu. Kegiatan ini dihadiri langsung para pemegang saham Bank Kalsel, yakni Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, Bupati Kabupaten Tanah Laut, Sukamta, Bupati Hulu Sungai Utara, Abdul Wahid, Bupati Tapin, M. Arifin Arpan dan Wali Kota Banjarmasin yang diwakili oleh Plh. Sekda Kota Banjarmasin, Sugito. Sedangkan pemegang saham lainnya hadir melalui daring aplikasi zoom meeting. Turut berhadir juga secara langsung jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Bank Kalsel.

Suasana RUPS LB Bank Kalsel

Sehubungan dengan berakhirnya masa Jabatan Dewan Komisaris Bank Kalsel, maka RUPS-LB kali ini mengangkat agenda untuk menyetujui dan mengesahkan pengakhiran masa Jabatan Dewan Komisaris, masa bakti 2016 – 2021. Agenda selanjutnya adalah menyetujui dan mengesahkan pemberhentian diri secara hormat, Ary Bastari serta menyetujui dan mengesahkan pengangkatan Hatmansyah, dan Syarituah Siregar sebagai Komisaris Independen untuk masa bakti tahun 2021 – 2026.

Selanjutnya melalui Surat Keputusan Kementerian BUMN Ary Bastari diamanahkan untuk bertugas memimpin salah satu anak perusahaan BUMN sebagai Direktur Utama. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bank Kalsel, dimana salah satu putra terbaik daerah Kalimantan Selatan berkesempatan memegang peranan penting di perusahaan tersebut.

Menilik sekilas perjalanan Ary Bastari di Bank Kalsel, sejak awal dikukuhkan sebagai Komisaris Utama oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor pada 12 Januari 2017 di Aula Kantor Pusat Bank Kalsel lantai 7, beliau menghadirkan iklim kerja yang berbeda. Dengan mengusung filosofi Kerja Keras, Kerja Cerdas, dan Kerja Tuntas, secara perlahan namun pasti membuahkan hasil pada performance Bank Kalsel secara keseluruhan, baik dari aspek kinerja keuangan maupun kinerja seluruh insan Bank Kalsel.

Dari sisi kinerja keuangan, di awal masa jabatannya, posisi aset Bank Kalsel berada di angka Rp11,89 Triliun (Desember 2016), saat ini telah meningkat menjadi Rp15,59 Triliun (September 2021) atau tumbuh sebesar 31,12 persen. Untuk Modal Inti, per Desember 2016 berada di angka Rp1,6 Triliun, dan sekarang per September 2021 telah meningkat menjadi Rp1,9 Triliun, tumbuh sebesar 20,87 persen. Ditinjau dari NPL (Non Performing Loan), saat ini mencatatkan nilai 3,96 persen (September 2021), lebih baik dibandingkan posisi Desember 2016 yang mencatatkan nilai 4,23 persen.

Perbaikan NPL ini tentunya juga berimbas pada posisi Tingkat Kesehatan Bank (TKB), dimana pada tahun 2016 mencatatkan Peringkat Komposit (PK) 3, namun sekarang berhasil mencatatkan PK 2, yang mengindikasikan sebagai “Bank Sehat”.

Sedangkan dari sisi Kinerja Insan Bank Kalsel, saat ini memberikan hasil yang menggembirakan. Produktivitas yang ditunjukan pegawai, secara berangsur semakin meningkat dan membaik. Para pegawai semakin bersemangat dan termotivasi melaksanakan tugas-tugasnya dalam upaya memajukan Bank Kalsel. Ia acap kali turun memberikan masukan dan petuah tentang bagaimana menjalankan fungsi tugas dalam rangka memberikan kinerja positif ke Bank Kalsel.

Bahkan, melalui disertasinya yang berjudul “Model Kerja Pelayanan melalui Motivasi Kerja: Analisis Kepemimpinan Transformasi, Manajerial, Coaching dan Komitmen Organisasional pada Bank Kalsel” ia memberikan sumbangsih nyata yang dapat dijadikan referensi bagi Bank Kalsel dalam menjalankan fungsi organisasinya guna peningkatan kinerja Bank di masa akan datang.

Figurnya tentu akan selalu diingat sebagai sosok yang mampu menggerakkan insan Bank Kalsel untuk menjadi lebih baik dalam menjalankan tugasnya.

Kesan mendalam diutarakan Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, IGK Prasetya, sekaligus menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kontribusi Ary Bastari dalam mendukung kemajuan Bank Kalsel.

“Sejak awal hingga akhir menjabat, beliau menanamkan prinsip Kerja Keras, Kerja Cerdas, dan Kerja Tuntas dalam setiap pekerjaan. Hal itu senantiasa menjadi acuan dalam setiap pekerjaan kami, dan Alhamdulillah memberikan dampak positif. Atas hal ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya atas ilmu dan kontribusi positif yang telah diberikan Pak Ary selama menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Kalsel. Kami turut berbangga, mengingat saat ini beliau dipercaya untuk memimpin salah satu perusahaan BUMN. Kami doakan semoga Bapak sukses di
tempat yang baru dan selalu diberi kesehatan,” tutur Prasetya.

Pada kesempatan yang sama, Ary Bastari menyampaikan permohonan pamit sekaligus ucapan terimakasih atas kerjasama yang dibangun selama ini.

“Saya merasa bersyukur berkesempatan menjadi bagian dari keluarga besar Bank Kalsel. Dengan ini, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi -tingginya atas bantuan, dukungan, semangat dan kerjasama yang telah terjalin baik selama ini, baik kepada pemegang saham, mitra kerja, serta seluruh keluarga besar Bank Kalsel. Semoga Bank Kalsel semakin tumbuh dan berkembang, serta memberikan sumbangsih optimal untuk daerah,” pungkas Ary. (ADV-RIW/RDM/RH)

Pendaftaran Calon Ketua KONI Kalsel Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

BANJARMASIN – Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Selatan telah resmi membuka pendaftaran.

Ketua Tim Penjaringan Calon Ketua KONI Kalsel Sarmidi mengatakan, setelah menggelar rapat bersama dengan anggota tim lainnya, maka diputuskan untuk dibukanya pendaftaran Calon Ketua KONI Kalsel Periode 2021 – 2025.

“Kami mengumumkan, untuk pendaftaran Calon Ketua KONI Kalsel Periode 2021-2025 resmi dibuka,” ungkap Sarmidi, kepada sejumlah wartawan, pada Senin Sore (18/10).

Sarmidi mengatakan, untuk masa pendaftaran dibuka pada tanggal 18 Oktober – 18 November 2021 di Sekretariat KONI Provinsi Kalsel Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin.

“Untuk pendaftaran terakhir pada tanggal 18 November akan ditutup sampai jam 6 sore,” ucapnya.

Selama satu bulan ini bagi masyarakat yang ingin mendaftar dipersilakan. Untuk calon pendaftar Ketua KONI Provinsi Kalsel tentunya, harus memenuhi persyaratan. Seperti, mendapatkan dukungan dari KONI Kabupaten dan Kota.

“Masyarakat dipersilakan untuk mendaftar, asalkan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan sebagai syarat Calon Ketua KONI provinsi Kalsel,” ujarnya.

Menurut Sarmidi, dukungan yang diwajibkan untuk Calon Ketua KONI Provinsi Kalsel adalah, harus mendapatkan tiga suara dukungan dari KONI Cabang Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalsel.

“Untuk di Provinsi Kalimantan Selatan memiliki 13 KONI di Kabupaten dan Kota, Calon Ketua KONI Provinsi Kalsel cukup mengantongi dukungan 3 suara dukungan saja,” tutur Sarmidi lebih lanjut.

Selain itu, lanjutnya, dukungan lainnya yaitu mendapatkan 10 suara dari cabang olahraga anggota KONI serta pengurus fungsional.

“Untuk pengambilan blangko pendaftaran Calon Ketua KONI Provinsi Kalsel sertal blangko dukungan, bisa diambil di Kantor KONI Provinsi Kalsel,” ucap Sarmidi. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Kembali Jadwalkan Reses

BANJARMASIN – 45 Anggota DPRD Banjarmasin, akan kembali menjadwalkan kegiatan reses, ketiga kalinya tahun 2021.

Menurut Plt Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin Ari Yani, kepada wartawan pada Senin (18/10), agenda reses ini untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai wujud dan tanggung jawab terhadap konstituen, sesuai daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

“Reses ini dijadwalkan mulai 24 hingga 26 Oktober 2021, secara kolektif,” ucapnya.

Ari Yani menjelaskan, jadwal agenda reses sudah diputuskan dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Banjarmasin, dan akan digelar selama tiga hari, di masing – masing lima Kecamatan, pada jam 09.00 WITA.

“Lokasi reses biasanya di kantor kecamatan dengan konstituen yang dipilih anggota dewan per Dapil,” jelasnya.

Lebih lanjut Ari Yani menambahkan, kegiatan reses ini masih dalam suasana pandemi COVID-19, namun tetap akan menerapkan secara ketat protokol kesehatan, baik anggota Dewan, para konstituen serta SKPD terkait yang hadir nanti.

“Sistemnya seperti biasa yaitu jumlah peserta dibatasi, dan anggota dewan yang menyerap aspirasi warga secara bergantian,” tutupnya.

Seperti diketahui, sebelumnya DPRD Kota Banjarmasin, menggelar reses pada 24 Mei dan 1 Juli 2021 lalu. (NHF/RDM/RH)

Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Servak Maritim

BANJARMASIN – Hingga saat ini penyebaran pandemi COVID-19 dan jumlah pasien yang terinfeksi di sejumlah daerah wilayah Kalimantan Selatan sudah mulai ada penurunan, walaupun tidak sighnifikan, namun hal tersebut bisa mengurangi fenomena dan rasa kekhawatiran di elemen masyarakat luas.

Meskipun kasus terpaparnya dampak dari  Wabah COVID-19 sudah mulai surut, Masyarakat diimbau agar tidak terlena dalam mencegah dan meminimalisir penyebaran pandemi COVID-19. salah satunya adalah dibutuhkan kesadaran dan disiplin yang tinggi oleh segenap masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat, terutama saat beraktivitas.

Serbuan Vaksinasi (Servak) Maritim dosis pertama dan ke-2 dengan menggunakan Vaksin jenis Sinovac, kali ini Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin menyelenggarakan vaksinasi di Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dengan melibatkan Tim Vaksinator dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dan Dinkes Kota Banjarmasin sebanyak 14 personel pada Senin (18/10).Pemantauan Vaksinasi dilakukan langsung oleh Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut  Herbiyantoko M.Tr. Hanla, didampingi Perwira Staf Lanal Banjarmasin dan Ketua Jalasenastri Cabang 4 Korcab XIII DJA II Farrah Herbiyantoko serta para pengurus.

Saat meninjau langsung, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla mengatakan, kegiatan Vaksinasi ini merupakan bentuk komitmen dan kesungguhan serta sebagai upaya penanggulangan TNI AL untuk mendorong dan mensukseskan program pemerintah sebagai langkah percepatan dalam menghentikan laju penyebaran dan memutus mata rantai COVID-19 di Prov. Kalimantan Selatan secara totalitas dengan menggunakan sarana dan prasarana yang ada.

“kepada warga, mari kita bersama – sama memerangi Virus Corona yang menjadi musuh bersama yaitu dengan cara membentengi tubuh kita dengan bervaksin supaya tertanam Herd Immunity atau kekebalan kelompok yang kuat, guna menghindari dan menangkal serangan Virus,” ucap Herbiyantoko.

Untuk diketahui, Servak maritim massal yang ke-48 ini, diikuti warga pesisir dan para pelajar dari Kec. Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Selatan dengan jumlah peserta 269 orang dan berhasil divaksinasi semuanya dengan aman dan sehat serta tanpa ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Berdasarkan data secara keseluruhan sejak awal dimulainya kegiatan Servak, Lanal Banjarmasin sudah berhasil memvaksinasi 16.849 orang (1.684 Vial). (HUMASTNIAL-MRF/RDM/RH)

Demokrat Kalsel Gelar Musda ke IV

BANJARMASIN – Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk persiapan Pemilu 2024, di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Senin (18/10).

Pembukaan Musda Partai Demokrat Provinsi Kalsel

Musda ke 4 ini mengangkat tema, Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit. Dan dibuka langsung oleh Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya.

Pada Musda Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan ini terlebih dahulu mendengarkan, arahan dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, secara virtual.

Dalam sambutannya Agus menyampaikan, selamat atas diselenggarakannya Musda Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan. Serta berpesan siapapun yang terpilih sebagai Ketua Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan nanti, dapat meningkatkan dan memajukan Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan kedepannya.

“Untuk Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan kami mengucapkan selamat melaksanakan Musyawarah Daerah,” ucapnya.

Tentunya, lanjut Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang akrab disapa AHY ini mengharapkan, kepada siapapun yang terpilih dapat setia kepada Partai Demokrat, dan dapat membawa kemajuan untuk Partai Demokrat kedepannya.

Pada Musda Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan dihadiri seluruh Ketua DPC Partai Demokrat di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan, serta beragendakan Pemilihan Ketua Baru Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotan DPP Demokrat Herman Khaeron pada saat memberikan sambutan pada Musyawarah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan, untuk Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan minta mulai saat ini, mulai persiapkan diri untuk menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

Oleh karena itu, lanjutnya, seluruh anggota partai demokrat untuk selalu menjaga kekompakan serta kesetiaan terhadap Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami berharap, kepada Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan dapat kembali memperoleh kursi di DPR RI mendatang,” ucap Herman Khaeron. (SRI/RDM/RH)

Webinar Litdig Banjar : Lindungi Anak dari Ancaman Ruang Digital

BANJAR – Webinar Literasi Digital untuk Wilayah Martapura Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan kembali dipandu Aulia Mawardhika melalui zoom meeting, Senin ( 18/10/2021 ) siang.

Webinar ini mengusung tema ” Lindungi Anak dari Ancaman Ruang Digital “.

Menghadirkan Keynote Speech Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, Key Opinion Leader Juliet Georgina Marlyn seorang Entertrainer dan beberapa narasumber yaitu Nadzmi Akbar seorang Rektor Universitas NU Kalsel, Sophie Navita seorang Presenter, Certified Plantbased Chef serta M. Risanta seorang Dosen STIE Pancasetia Banjarmasin.

Key Opinion Leader Juliet Georgina Marlyn menjelaskan tentang Digital Culture dengan topik ” Memahami Batasan dan Kebebasan Berekspresi di Dunia Digital “.

Menurutnya, ketika media komunikasi beranjak cepat menuju digital, maka praktek budaya kita pun mengalami perubahan seperti tantangan dalam menghadapi era digital adalah terbuka akses, proses yang cepat dan instan serta kemudahan akses.

” Apabila kita mengerti Pancasila kita bisa menjadi masyarakat digital yang baik dan menularkan hal hal yang positif juga bagi masyarakat luas ,” ujarnya.

Georgina yang juga seorang Entertrainer itu menyebut 3 hal yang bisa di budayakan di dunia digital seperti :

  • Be Mindful adalah selalu berhati hati setiap ingin berkomentar, mengunggah konten serta mengakses informasi.
  • You Are What You Follow adalah hanya memfollow tokoh atau akun yang menginspirasi dan membawa dampak positif bagi kita.
  • Stop Negativity adalah semua yang negatif ( hate speech, hoax, konten negatif dan lain lain ) cukup disebar dikita, jangan sampai ke orang lain.

Lebih jauh dirinya mengatakan dalam dunia digital jangan pernah menggiring opini negatif dan menyakiti perasaan orang lain.

” Jangan sampai apa yang kita lakukan menjadi boomerang untuk diri kita sendiri, pungkasnya. (RILIS)

Media Sosial Sebagai Fungsi Ekonomi, Politik dan Budaya

HULU SUNGAI TENGAH – Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI bersama siberkreasi dengan topik pembahasan Berkenalan Dengani Era Digital Dimasa Pademi, kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Hulu Sungai Tengah, Senin ( 18/10/21 ) siang.

Salah satu narasumber H.M.Dimiyati Huda dalam materinya “Etika Digital Media Sosial Sebagai Wadah Demokrasi” menjelaskan, kebebasan di dunia digital bukan berarti tak terbatas, karena suatu bangsa akan dibatasi oleh bangsa lain, satu masyarakat perindividu akan dibatasi oleh individu yang lain, artinya demokrasi disini harus bisa dipertanggung jawabkan.

“Ketika kita berbicara menyangkut media sosial yang menjadi akses informasi dalam bidang itu, kemudian sekarang melalui berbagai macam literasi kita bisa melihat berbagai macam literasi yang tak terbatas, lalu bagaimana dengan budaya? budaya di era digital saat ini dengan berbagai macam ragam budaya di seluruh dunia tanpa terbatas termasuk bagaimana prilaku sosial suatu bangsa ini juga berpengaruh pada ekonomi yang berhubungan dengan era digital apalagi kita termasuk pengguna digital terbanyak di Asia Tenggara,dan itu sangat berpengaruh terhadap ekonomi di Indonesia” jelas Dimiyati.

Hal inipun juga termasuk dalam hal politik karena kalau kita berbicara menjadi satu ranah sendiri bagaimana suatu bangsa menjalankan demokrasi, kebebasan berpolitik dalam sebuah sarana media sosial juga bukanlah tak terbatas dan tentu harus mentaati koridor yang ditentukan,ada tiga poin media sosial dapat mempengaruhi langkah politik yaitu, media sosial akan mempengaruhi langkah partai baru artinya sekarang ini siapapun bisa membuat partai baru dan media sosial bisa berperan dalam mengenalkan partai tersebut, kemudian poin sepanjutnya media sosial dapat meningkatkan fraksi masyarakat terhadap politik dan poin selanjutnya media sosial dapat meningkatkan kompetisi baru dalam dunia politik”jelas Dimiyati.

Webinar Literasi Digital Nasional Kementerian Kominfo RI KEYNOTE SPEECH H. Aulia Oktafiandi,Bupati HST ,Moderator Ovi Darin , Key Opinion Leaded Venerabella Arin – TV, Presenter, Duta Bahasa, Duta Wisata dengan narasumber
Junaidy, Dosen & Pengamat Sosial H. M Dimyati Huda, Kaprodi Ilmu Komunikasi Atmajaya. (RILIS)

Webinar Literasi Digital Kota Banjarmasin; Hadapi Era Digital dengan Literasi yang Tepat

BANJARMASIN – Acara dibuka oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina dan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan B Sc ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dalam diskusi ini dipandu oleh moderator Shabrina Anwari yang menghadirkan narasumber pertama yakni, Sri Astuty yang membahas tentang “Jaga Privasi dan Rekam Jejak Digital”

“Data per Januari 2021 dari 274,9 juta penduduk ada sebanyak 345,3 juta orang yang melakukan koneksi telepon seluler, 202,56 juta pengguna internet, dan 170 juta pengguna media sosial aktif” paparnya

“Banyaknya masyarakat yang mengakses internet, maka kita harus bisa menjaga rekam jejak digital kita di internet, jangan melakukan hal yang berdampak merugikan diri sendiri, pastikan jaga privasi keamanan akun media sosial kita,” pungkasnya

Narasumber kedua, Drs Syafruddin Noor yang membahas materi tentang “Kecakapan Digital”

“Kegiatan belajar mengajar di era pandemi saat ini dilakukan dengan dua cara, yaitu pembelajaran tatap muka dan pembelajaran jarak jauh (online),” ujarnya

“Dalam pembelajaran jarak jauh, siswa maupun pendidik dituntut harus bisa menggunakan teknologi berbasis digital. Seperti menyiapkan modul pembelajaran, membuat video pembelajaran, membuat laman LMS, dan melaksanakan ANBK kepada peserta didik,” jelasnya

Narasumber ketiga yaitu Angel Meryci yang sekaligus Key Opinion Leader dalam acara ini menjelaskan materi tentang “Mengenalkan Budaya Indonesia Melalui Literasi Digital”

Apa itu pariwisata?

Ia memaparkan, pariwisata merupakan suatu perjalanan yang dilakukan untuk rekreasi atau liburan dan juga persiapan yang dilakukan untuk aktivitas ini.

Ia mengutip sebuah kalimat dari Didik Nini Thowok, bahwa “Kecintaan saya terhadap aeni dan budaya Indonesia menjadikan saya memiliki hasrat untuk terus mengembangkan dan melestarikan kekayaan Indonesia melalui dunia tari. Saya terus mengembangkan tarian-tarian melalui kemasan yang menarik dan menghibur dengan unsur komedi agar penonton tidak bosan dengan pertunjukan tari yang terkesan serius dan kaku,”.

Terakhir, narasumber Meri Olga Siahaan yang meyampaikan materi tentang “Etika Digital”

Ia menjelaskan ada 10 cara berinteraksi di dunia maya, yakni;

1. Ingatlah keberadaan orang lain

2. Berpikir sebelum berkomentar

3. Gunakan bahasa yang sopan dan santun

4. Menjadi pembawa dalam diskusi yang sehat

5. Jangan menyalahgunakan kekuasaan

6. Hormati waktu orang lain

7. Bagilah ilmu dan keahlian

8. Hormati privasi orang lain

9. Maafkan jika orang lain membuat kesalahan

10. Taat pada standart perilaku online yang kita jalani dalam kehidupan sehari-hari (RILIS)

Presiden Jokowi Akan Resmikan Jembatan Alalak, Kalsel 21 Oktober Mendatang

BANJARMASIN – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan jembatan Alalak 1 pada Kamis 21 Oktober 2021 nanti dalam kunjungan kerjanya ke Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kalsel Supian HK kepada wartawan, belum lama tadi.

“Insyaallah akan datang untuk meresmikan jembatan sekaligus meresmikan pabrik biodiesel yang dikelola PT Jhonlin Agro Raya, serta meninjau vaksinasi massal di ULM Banjarmasin,” ujarnya saat ditemui di DPRD Kalsel.

Rencana kedatangan ke tujuh kali Jokowi ke Kalsel ini, menurut Supian, tentu sesuatu yang membanggakan bagi masyarakat karena Jokowi termasuk Presiden yang mendengarkan suara masyarakat Kalsel.

Ditanya mengenai sumber informasi terkait kunjungan Jokowi ke Kalsel, Supian mengatakan mendapatkan informasi dari sekretariat negara.

Dengan diresmikannya jembatan maka kata Supian, semua kendaraan bisa melintas di jembatan tersebut atau tak ada pembatasan kendaraan sehingga diharapkan perekonomian di Kalimantan Selatan bisa lebih meningkatkan. Termasuk peresmian biodiesel di Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, diharapkan juga akan meningkatkan PAD Kalsel.

“Kita berterimakasih kepada pengusaha yang mau menanamkan modalnya di Kalsel,” sebutnya.

Selain meresmikan jembatan, rencananya dalam peresmian tersebut juga akan menyebutkan nama baru bagi jembatan tersebut. Lima nama tokoh yang diusulkan DPRD Kalsel yakni Aberani Sulaiman, Ir HM Said, Zaini Azhar Maulani, Sulaiman HB dan Hasan Basri.

“Harapannya nanti seperti itu, karena kita sudah mengusulkan lima nama jembatan itu ke Pemprov Kalsel,” harapnya.

Menurut Supian HK nama nama tersebut akan dikirim ke eksekutif yang menentukan, namun bila eksekutif menyerahkan kembali ke Dewan maka pihaknya akan menentukan sesuai dengan Perda No. 8 tahun 2008 tentang Pengelolaan Kepurbakalaan, Kesejarahan, Nilai Tradisional Dan Permuseuman

“Kita juga bisa mengusulkan satu nama sesuai dengan perda tersebut,” ujarnya.

Pemilihan nama tokoh tersebut jelas Supian sebagai bukti penghormatan atas jasa para tokoh. (NRH/RDM/RH)

Dukung Pemerataan Vaksinasi di Kalsel, Yani Helmi Sediakan 1.000 Vaksin Untuk Warga Pesisir Daratan di Kotabaru

KOTABARU – Untuk memaksimalkan pemerataan program vaksinasi sebagai langkah kongkrit memutus dalam mata rantai penyebaran COVID-19 di Kabupaten Kotabaru, Anggota Komisi II DPRD Kalsel dari fraksi Partai Golkar, Muhammad Yani Helmi, menyediakan 1.000 dosis vaksin untuk warga pesisir daratan di Kelumpang Selatan.

Kegiatan reses dititik ketiga yang juga diikuti oleh pemerintah desa, Senin (18/10).

Menurut anggota yang duduk membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel, kalau penyelenggaraan program vaksinasi ini merupakan bentuk ikhtiar untuk membangkitkan kembali perekonomian warga di daerah yang sempat mengalami kemerosotan akibat pandemi virus Corona.

M. Yani Helmi saat memberikan penyampaian kegiatan resesnya kepada puluhan masyarakat di Balai Desa Sukamaju.

“Sepeti yang saat ini kami ketahui, mau sekolah, naik haji, pemulihan perekonomian ke awal dan sebagainya harus mendapatkan suntikan vaksin. Bahkan, vaksin jadi rebutan dan ini adalah salah satu moment langka untuk bisa diikuti oleh warga di Kecamatan Kelumpang Selatan,” ujarnya usai bersilaturahmi di Balai Desa Sukamaju, Kelumpang Selatan, Kotabaru, Senin (18/10) siang.

Terlebih, program itu juga merupakan bentuk dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang saat ini dosisnya juga telah dipersiapkan dengan berkoordinasi dengan pemerintah setempat melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru.

“Kemarin saya sudah berbicara dengan paman Birin selaku Gubernur Kalsel dan Alhmadulillah disetujui. Disamping itu, vaksin yang disediakan tidak tanggung-tanggung,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari pengawas khusus Satgas COVID-19 Kalsel, Yani Helmi menyebut, terkait mempercepat pemulihan ekonomi di daerah tersebut perlu ditingkatkannya program vaksinasi secara merata hingga ke pelosok desa pesisir.

“Maka dari itu, kami mengharapkan agar warga yang ada di Kecamatan Kelumpang Selatan bisa ikut berpartisipasi dalam rangka mendukung program pemerintah sebagai upaya memutus sampa ke akar penularan COVID-19. Kita ketahui, saat ini tidak ada lagi alias nihil pasien yang dirawat di rumah sakit baik di RSUD Ulin maupun Anshari Saleh,” beber kader dari fraksi Partai Golkar itu.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamaju, Sudarto saat ditemui di ruang kerjanya, mengungkapkan mendukung dengan adanya program vaksinasi massal yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Ia juga mengharapkan, pelaksanaan sebagai bentuk memutus penularan COVID-19 bisa berjalan sukses serta lancar meski sebagian warga sudah mendapatkan suntikan vaksin.

“Kami sangat mengapresiasi dengan langkah yang dilakukan oleh paman Yani selaku anggota DPRD Kalsel dalam rangka memutus mata rantai COVID-19. Tentunya, silaturahmi ini tetap terjaga dan berjalan baik secara berkelanjutan,” ucapnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan program vaksinasi massal yang dipastikan jadwal penyelenggaraannya, Selasa, 19 Oktober besok, berada di Desa Sungai Kupang Jaya, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru, bakal diikuti ribuan lebih warga sekitar. Bahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru telah menyiapkan tim vaksinator guna mensukseskan kegiatan tersebut. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version