Bank Kalsel Go Live Core Banking System’ Temenos T24

Banjarmasin – Teknologi informasi saat ini memegang peranan penting dalam upaya menjaga resiliensi perbankan agar senantiasa mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Setiap perbankan dituntut untuk berbenah dan bertransformasi, meningkatkan
kompleksitas usaha dalam rangka menghadapi persaingan yang semakin kompetitif. Karakter masyarakat yang semakin kritis, cerdas dan tanggap dalam menanggapi kualitas perbankan ataupun terhadap produk dan layanan yang ditawarkan, harus disikapi perbankan secara bijak. Sehingga
strategi-strategi yang dicanangkan dapat memberikan capaian optimal.

Bank Kalsel sebagai bank milik masyarakat Kalimantan Selatan yang mengusung tagline “Setia Melayani, Melaju Bersama”, senantiasa menegaskan komitmen untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada nasabah seiring dengan visi menjadi bank yang kuat, kompetitif dan berkontribusi untuk mendorong pembangunan ekonomi nasional. Atas hal tersebut, sebagai bentuk modernisasi menuju Digital Banking, Bank Kalsel mereformasi Core Banking System (CBS) menjadi Temenos T24.

CBS T24 menjadikan Bank Kalsel mampu memperluas lingkup layanan digital dengan menjanjikan aspek cepat, mudah, aman dan nyaman dalam bertransaksi, yang selanjutnya mensejajarkan diri dengan bank pesaing lainnya.

“Transformasi digital ini dilakukan tentunya untuk semakin meningkatkan dan memberikan layanan terbaik kepada nasabah. CBS T24 menyediakan fitur aplikasi layanan pembukaan rekening secara online. Dalam kemudahan transaksi dan pelaporan keuangan, tersedia juga aplikasi
berbasis web untuk virtual account. Keamanan pun semakin ditingkatkan dengan tersedianya standar security akses dan encryption terbaik dan tersertifikasi. Layanan lainnya yang
dikembangkan adalah Laku Pandai, E-money, Loan/Financing Origination System, Management Information System, dan masih banyak lainnya” beber I G.K. Prasetya selaku Plt. Direktur Utama Bank Kalsel.

Tentunya fitur-fitur yang telah diuraikan tersebut, hanya segelintir saja dari sekian banyak fitur-fitur yang nantinya akan memberikan layanan terbaik kepada nasabah. Transformasi CBS ini sendiri sedianya mulai dijalankan sejak kick-off implementation pada 23 November 2020.
Rencananya, CBS T24 akan Go Live pada 15 November 2021, dimana selanjutnya nasabah dapat menikmati fitur-fitur yang dihadirkan oleh Bank Kalsel dalam memenuhi segala kebutuhannya.

“Senantiasa berinovasi dan memberikan solusi terbaik untuk kecepatan, kemudahan, keamanan
dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi, melatarbelakangi kami untuk mengembangkan
produk dan layanan serta bertransformasi menjadi Digital Banking. Harapan kami, upaya ini tidak
hanya sekedar memenuhi kebutuhan nasabah, namun juga memenuhi Exceeding Customers
Needs,” terang Prasetya.

Menandai Go Live CBS T24, per 14 November 2021 pukul 02.00 – 15.00 WITA, akan
dilakukan downtime layanan dalam rangka maintenance upgrade fitur-fitur terbaru CBS.
Downtime sendiri merupakan periode ketika sistem tidak tersedia atau offline, sehingga pada periode ini segala bentuk layanan Bank Kalsel tidak dapat digunakan, seperti jaringan ATM, mobile
banking, tarik tunai, transfer, maupun layanan lainnya.

“Saya atas nama manajemen Bank Kalsel, mengucapkan mohon maaf atas ketidaknyamanan
seluruh nasabah saat berlangsungnya kondisi downtime layanan. Kondisi ini tentunya tidak kita harapkan bersama, namun hal ini perlu untuk dilakukan dalam rangka peningkatan layanan terbaik kepada nasabah di masa akan datang. Selanjutnya, kami ucapkan terima kasih atas pengertiannya.
Semoga proses ini berlangsung dengan lancar sehingga para nasabah dapat kembali memperoleh layanan terbaik Bank Kalsel secara optimal,” pungkas Prasetya. (Adv-RIW/RDM/APR)

Tanda Syukur Sebagai Umat Muslim, LPPL Abdi Persada FM Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

BANJARBARU – Sebagai tanda syukur serta kecintaan kepada junjungan umat muslim Nabi Muhammad SAW, Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Abdi Persada FM menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di kantor Abdi Persada FM, Sabtu (6/11) pagi.

Peringatan maulid nabi ini menghadirkan penceramah yang merupakan pimpinan Majelis Ta’lim, Dzikir dan Maulid Al Mubaraak, Al Ustadz M Fahriani.

Rangkaian peringatan diawali dengan melantunkan shalawat Habsyi oleh grup Maulid Himpora dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran.

Direktur LPPL Abdi Persada FM, Ibnu Min Haji dalam sambutannya mengharap dengan terlaksananya kegiatan ini, dapat memberikan berkah dan keselamatan dunia akhirat.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat berkumpul bersama memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW, kami selaku jajaran LPPL Abdi Persada FM mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan terutama Al Ustadz Muhammad Fahriani,” ucap Direktur yang akrab disapa Ibe.

Sementara dalam tausiahnya, M Fahriani yang aktab disapa guru Fahri menyampaikan bulan Rabiul Awal yang merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW ini jika diartikan yaitu bulan musim penghujan. Yang jika dikorelasikan bulan Rabiul Awal dapat memberikan hikmah dan manfaat bagi orang banyak.

Pimpinan Majelis Ta’lim, Dzikir dan Maulid Al Mubarak, M Fahriani (mic) saat memberikan tausiah

“Perumpamaannya, jika pohon ataupun tanaman yang ditanam pada musim hujan pasti akan tumbuh subur. Itulah keberadaan Nabi kita yang terlahir pada bulan Rabiul Awal, dimana hikmah dan akidahnya untuk memberikan manfaat bagi umatnya,” terang Fahriani.

Orang yang hidup di dunia, lanjut Fahriani, pasti selalu berada dalam masalah. Namun jika di hadapi dengan tenang, ungkap Fahriani, masalah sebesar apapun akan terasa ringan. Sebaliknya, sekecil apapun masalah jika dihadapi dengan kepanikan maka masalah tersebut akan terasa berat.

“Bahkan rumah tangga Nabi kita belum tentu sunyi dari masalah, namun karena beliau menghadapinya dengan tenang, maka masalah tersebut menjadi kecil,” ungkap Fahriani.

Dalam peringatan hari ini, kegiatan juga di rangkai dengan pembacaan Manaqib (riwayat hidup) Sunan Ampel. Seluruh tamu undangan yang hadir, khidmat mengikuti rangkaian kegiatan yang tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini. (TR21-01/RDM/HDR)

BANJARBARU AKAN BANGUN TPU NON MUSLIM

BANJARBARU – Untuk memberikan pelayanan yang merata kepada warganya, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarbaru berencana mempersiapkan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) milik Pemerintah Kota (Pemko), khusus untuk masyarakat beragama non muslim yang ada di kota ini.

“Kemarin ada proposal permintaan dari warga untuk pembangunan TPU non muslim ini dan sudah kita tindak lanjuti, pada prinsipnya pak wali kota juga setuju dengan pembangunan ini,” ucap Kepala Bidang Pertamanan Pemakaman dan PJU Disperkim kota Banjarbaru, Sartono pada Kamis (4/11).

Sartono menyebut rencana pembangunan akan beracuan pada kebutuhan dan permintaan warga yang memerlukannya. Termasuk ujarnya soal lokasi ataupun luasan lahan yang akan dibangun.

“Lokasinya akan kita koordinasikan ke warga yang non muslim, sehingga mereka sendiri yang menentukan dimana yang sekiranya kondusif,” katanya.

Karena sudah akan direncanakan, maka Pemko khususnya melalui Disperkim, lanjut Sartono setidaknya akan menyiapkan lahan seluas 2 hektare. Hal ini menurutnya juga telah diatur dalam Perda terkait pembangunan TPU baru milik pemerintah.

“Pada intinya Pemko akan menyiapkan dan menyesuaikan permintaan warga yang memerlukan. Kita pada dasarnya melayani semua warga di Banjarbaru, jadi tidak ada diskriminasi tertentu,” tegasnya.

Hingga saat ini, Pemko Banjarbaru sudah memiliki 3 TPU yang terletak di kecamatan Cempaka, Sungai Ulin, dan Landasan Ulin. Namun dijelaskan Sartono, saat ini yang sudah beroperasi yaitu TPU yang terletak di kecamatan Cempaka.

Dimana TPU Cempaka tersebut, ungkap Sartono memang bertujuan untuk melayani masyarakat, bahkan akan digratiskan untuk warga yang kurang mampu.

“Karena tidak ada unsur membebani masyarakat, keluarga yang kurang mampu asalkan mendapat surat keterangan dari RT dan Kelurahan akan digratiskan, dan bagi warga yang mampu hanya akan dikenakan biaya operasional,” bebernya.

Di lahan seluas 3,6 hektare, Sartono mengaku TPU di kecamatan Cempaka dapat menampung hingga 8.000 liang lahat dengan konsep modern yang ramah lingkungan, dan diperkirakan TPU tersebut akan penuh dalam waktu 15 tahun kedepan. (TR21-01/RDM/APR)

Aplikasi SIGNAL Dicanangkan di Kalsel

BANJARBARU – Aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) akan mulai dicanangkan di Kalsel. Layanan resmi milik Kops Lalu Lintas (Korlantas) Polri tersebut didesain untuk lebih memudahkan dalam melakukan transaksi pembayaran.

Sejak diluncurkan SIGNAL pertama kali di Jakarta. Aplikasi tersebut kini sudah diunduh lebih dari puluhan ribu pengguna di Indonesia.

Kepala Bidang Pengelolaan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel, Rustamaji mengatakan, layanan aplikasi SIGNAL yang mampu terintegrasi secara baik melalui smartphone android diharapkan bukan hanya mampu digunakan oleh kaum millenial tetapi juga seluruh kalangan.

“Peluncuran aplikasi tersebut sudah mulai kami canangkan bersama mitra kerja dari Polda Kalsel, semoga cepat diresmikan agar layanan SIGNAL bisa digunakan masyarakat di banua Kalimantan Selatan,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, baru-baru tadi.

Ia menyebutkan, aplikasi ini juga diakui sangat membantu penggunanya dalam melakukan transaksi pembayaran khusus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk satu tahunan dalam satu sentuhan melalui smartphone.

“Tentu ini tidak membuat susah payah wajib pajak untuk melakukan pembayaran, hanya tinggal satu klik sudah bisa dengan mudah digunakan oleh pengunduh aplikasi ini,” jelasnya.

Akan tetapi, khusus untuk Kalimantan Selatan, peresmian diluncurkannya aplikasi ini masih menunggu arahan dari Kepolisian Daerah (Polda) melalui Dirlantas Polda Kalsel.

“Hebatnya lagi pengesahan STNK tahunan sudah bisa melalui aplikasi SIGNAL ini,” pungkasnya.

Selain untuk transaksi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), SIGNAL juga mampu dimanfaatkan sebagai pengesahan STNK tahunan. Bahkan, pembayaran Sumbangan Wajib Dana Lalu Lintas Angkutan Jalan (SWDKLLJ).

Untuk diketahui, aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) yang telah dilucurkan oleh Korlantas Polri ternyata merupakan hasil dari penyempurnaan aplikasi Samsat Online Nasional (SAMOLNAS) yang baru bisa digunakan 28 provinsi. (RHS/RDM/APR)

Webinar Literasi Digital Kabupaten Kotabaru: Menjadi Sultan di Era Pandemi bersama Literasi Digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar dengan tema “Menjadi Sultan di Era Pandemi bersama Literasi Digital” di Kabupaten Kotabaru, Jumat (05/11/2021) pukul 15.00 Wita.

KOTABARU – Acara dibuka oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan B Sc ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dalam diskusi ini dipandu oleh moderator Dika Putra Wijaya yang menghadirkan narasumber Narasumber pertama yakni, M Islam dengan materi tentang “Produktif bersama Literasi Digital”.

“Saat ini pandemi covid-19 menjadi polemik bagi masyarakat Indonesia dan juga dunia, peningkatan jumlah kasus corona terjadi dalam waktu singkat dan membutuhkan penanganan segera. Hal tersebyt membuat beberapa negara memberlakukan lockdown dengan menutup semua akses fasilitas publik,” tuturnya

Adapun lima kanal pemfokusan bidang menuju literasi produktif berbasis IT, nasional, yakni:
1.Kanal pembelajaran menggunakan media komik digital
2.Kanal server edukasi
3.Kanal optimalisasi guru dalam penggunaan website
4.Kanal penggunaan aplikasi android
5.Pemahiran guru dalam penulisan karya ilmiah

Narasumber kedua, Dwiki Ari Setiawan yang membahas materi tentang “Kecakapan Digital”

“Menjadi pengguna yang cerdas di era sekarang ini sangat penting untuk mampu menggunakan perangkat digital secara efektif, baik untuk segala kebutuhan segari-haru, untuk kebutuhan belajar, maupun untuk kebutuhan beroeganisasi. Perangkat dan aplikasi terus berkembang, tanpa adanya kecerdasan digital akan sulit untuk memanfaatkan perangkat yang ada secara efektif,” pungkasnya

Narasumber ketiga yaitu Indi Arisa yang sekaligus Key Opinion Leader dalam acara ini menjelaskan materi tentang “Media Sosial sebagai Sarana Meningkatkan Demokrasi dan Toleransi”

“Media Sosial sebagai strategi komunikasi politik merupakan alternatif baru dan menjadi fenomena yang hangat hingga kini, kebebasan dalam sebuah negara demokrasi bukanlah kebebasan yang terjadi seperti saat ini. Dimana kita bebas melontarkan hujatan, celaan, atau provokasi terhadap pihak lain. Internet dijadikan sebagai alat dalam menyebarluaskan kebencian, hasutan, dan radikalisme, khususnya media sosial,” jelasnya

Terakhir, narasumber Sherly Firdha Levia yang meyampaikan materi tentang “Menjadi Pengguna Internet yang Beradab”

“Perlu adanya etika dalam bermedia sosial, yakni etika dalam berkomunikasi, menghindaru penyebaran SARA. kroscek kebenaran berita, menghargai hasil karya orang lain, dan jangan terlalu mengumbar informasi pribadi,” pungkasnya.(*)

LK3 KALSEL SIAPKAN TAHAPAN BLUD

BANJARMASIN – Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, sudah menyiapkan berbagai tahapan, untuk menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah, Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3), Disnakertrans Kalsel Muhammad Idehamsyah, kepada wartawan pada Jumat (5/11), dalam tahapan menuju Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), haruslah membuat beberapa Pergub diantaranya Pergub tentang Standar Pelayanan Minimal atau SPM, Rencana Strategis (Renstra), Tarif, Remon, Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan Pengadaan Barang Jasa.

“Tiga Pergub sudah kami sampaikan yaitu SPM, Renstra dan tata kelola,” ucapnya.

Disampaikan Idehamsyah, dari tiga Pergub ini nantinya akan dikonsultasikan Biro Hukum Pemerintah Provinsi ke Gubernur Kalimantan Selatan, sedangkan Pergub yang lain masih bisa menyusul. Hal itu
berdasarkan hasil konsultasi Biro Ekonomi ke Kementrian Dalam Negeri.

“Kami menunggu hasilnya dan berharap penetapan BLUD akan cepat, agar memudahkan penyusunan RKA, sebelum memasuki tahun 2022,” jelasnya.

Lebih lanjut Idehamsyah menambahkan, pihaknya juga terus memberikan sosialisasi kepada para pegawai, sistem kerja tentu berbeda, karena selama ini bekerja dengan sistem perkantoran, setelah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), tentu akan menerapkan aturan seperti di perusahaan.

“Kita ingin semua pegawai, akan siap kalau nanti ditetapkan BLUD,” tutupnya.

Dalam tugas pokok Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3), melakukan pengembangan higiene perusahaan, ergonomi, kesehatan dan keselamatan kerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman dan selamat, agar tenaga kerja sejahtera dan produktif dalam bekerja.

Seperti diketahui, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) adalah sistem yang diterapkan oleh satuan kerja perangkat daerah atau unit satuan kerja perangkat daerah, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas pola pengelolaan keuangan, sebagai pengecualian dari ketentuan Pengelolaan Keuangan Daerah pada umumnya. (NHF/RDM/HDR)

Kunjungi Vaksinasi COVID-19 di Kotabaru, Paman Birin Kumandangkan Sholawat

Kotabaru – Usai melakukan peninjauan Vaksinasi Bergerak di Kabupaten Tanah Bumbu, rombongan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor (Paman Birin) kembali bergerak menuju Kabupaten Kotabaru tepatnya di Markas Komando Lanal Kotabaru, Jum’at (5/11).

Pelaksanaan Vaksinasi Bergerak ini juga diikuti oleh Anggota Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (Paman Yani) bersama keluarga besar Sekenceng Kalsel.

Kehadiran Paman Birin bersama rombongan disambut oleh Bupati Kotabaru yang diwakili oleh Sekda Kotabaru Said Akhmad.

“3.000 dosis telah disiapkan untuk pelaksanaan Vaksinasi kali ini,” ujar Said Akhmad saat memberikan sambutannya.

Said Akhmad mengungkapkan betapa tingginya antusias masyarakat dalam menerima vaksin hingga saat ini sudah 45 persen.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat tinggi, namun sering terkendala vaksin yang tidak tersedia,” ungkapnya

Sementara itu, Paman Birin dalam sambutannya menyampaikan, vaksinasi merupakan langkah efektif untuk melawan COVID-19 dengan membentuk kekebalan tubuh.

“Ini adalah ikhtiar dan usaha kita untuk menghadapi COVID-19. Terimakasih kepada Bupati dan jajaran Pemkab Kotabaru yang telah menggelorakan vaksin di masyarakat,” ujarnya.

Paman Birin juga menyoroti capaian target vaksinasi di Kotabaru, yang mana ia memberikan apresiasi atas capaian vaksinasi yang sudah dilaksanakan serta berharap agar target pada desember mendatang dapat tercapai yakni 70 persen sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat meninjau vaksinasi di Kotabaru

“Arahan ini saya terima langsung dari bapak Presiden sebelum naik pesawat usai meresmikan jembatan Sungai Alalak beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Terkait kekurangan dosis vaksin lanjutnya, Paman Birin berpesan agar Pemkab Kotabaru segera memberikan laporan, agar bisa langsung diberikan.

Menutup sambutannya, Paman Birin pun mengajak kepada seluruh yang hadir untuk bersholawat kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW.

“Semoga dengan berkah sholawat ini, kita semua diberikan kedamaian, kesejukan, serta kesehatan lahir dan batin,” harapnya. (ASC/RDM/HDR)

Musim Penghujan Warga Banjarmasin Diimbau Waspada Banjir Dan Ular

BANJARMASIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin menghimbau warga kota ini, untuk waspada banjir dan keberadaan ular, mengingat di Bulan Nopember sampai Desember musim telur telur ular menetas.

Kepala BPBD Kota Banjarmasin Fachrulrazi mengatakan, pada musim penghujan ini warga Kota Banjarmasin diminta untuk waspada banjir.

“Warga Kota Banjarmasin hendaknya belajar pengalaman banjir sebelumnya, pada Bulan Januari lalu,” ucap Fahrulraji, kepada sejumlah wartawan, Jumat (5/11).

Kepala BPBD Kota Banjarmasin Fahrulraji

Oleh karena itu, lanjutnya, warga diminta untuk membersihkan saluran saluran air di lingkungan tempat tinggalnya, serta tidak membuang sampah sembarangan seperti di saluran air atau sungai.

“Dengan lancarnya saluran air tidak mampet akibat tumpukan sampah, diharapkan banjir dapat tertangani,” ujarnya.

Fachrulrazi mengatakan, dalam membersihkan salurangan air, warga diminta untuk dapat bergotong-royong.

Selain waspada banjir, warga Kota Banjarmasin juga diminta untuk waspada terhadap keberadaan ular ular. Mengingat, di Bulan Nopember dan Desember musim menetas telur telut ular tersebut. Seperti dikatakan anggota animasi rescue BPBD Kota Banjarmasin Hanafi.

“Untuk musim telur ular menetas terjadi di Bulan Nopember, ditambah saat ini sedang musim penghujan. Agar warga waspada terhadap keberadaan ular ular berbisa tersebut,” ucapnya.

Menurut Hanafi, apabila menemukan hal tersebut, maka warga diminta untuk segera melaporkan atau menghubungi BPDB Kota Banjarmasin.

“Warga bisa mehubungi BPBD melalui media sosial, untuk melaporkan keberadaan ular ular tersebut,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Hanafi, warga diminta untuk membersihkan lingkungan tempat tinggal mereka, jangan menumpuk barang barang yang tidak jelas disekitar tempat tinggal, yang berpotensi didatangi oleh ular ular tersebut. (SRI/RDM/HDR)

Gerak Cepat, DPRD Kalsel Antarkan Perwakilan Demonstran Ke BPH MIGAS

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bergerak cepat menanggapi aksi massa yang terjadi awal bulan lalu.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Rosehan NB mendampingi perwakilan dari massa aksi yang menamakan diri sebagai Aspirasi Komunitas Sopir Indonesia (AKSI) bertandang ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) untuk mengantarkan surat rekomendasi pengajuan penambahan kuota BBM yang ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, pada Jum’at (5/11).

Rosehan mengatakan dirinya ditugaskan Ketua DPRD untuk mendampingi perwakilan AKSI untuk menyampaikan aspirasi langsung di BPH Migas, supaya prosesnya bisa cepat dilaksanakan.

“Pertemuan tadi berjalan lancar, saya mengapresiasi BPH Migas banyak memberikan solusi-solusi yang disampaikan sehingga membuat perwakilan AKSI merasa puas, termasuk diantaranya tadi menawarkan Fuel Card untuk angkutan yang menerima subsidi, sehingga dapat mencegah pelangsiran terjadi lagi,” ungkapnya.

Suasana pertemuan perwakilan DPRD Kalsel ke BPH Migas

Sementara, perwakilan dari BPH Migas, I Ketut Gede Aryawan menyambut baik kedatangan rombongan Dewan bersama perwakilan supir. Dirinya berjanji akan mempelajari kembali permohonan Kalsel untuk penambahan kuota BBM.

“Sementara ini kuota BBM Kalsel saat ini baru terpakai 81 persen, nanti akan kita pelajari lagi untuk pembagian kuota BBMnya diakhir tahun, apakah layak untuk ditambah ditahun depan,” jelasnya.

Sedangkan Koordinator AKSI, Wahyu mengatakan, pihaknya merasa puas dengan pertemuan dengan BPH Migas, yang dimediasi oleh Dewan Kalsel kali ini.

Suasana pertemuan perwakilan DPRD Kalsel ke BPH Migas

“Kali ini kami mendapatkan kesempatan yang bagus sekali untuk bersuara, semua aspirasi kami akhirnya bisa langsung kami utarakan dihadapan Koordinator pengaturan Bahan Bakar Minyak (BBM) BPH Migas,” pungkasnya. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RdM/HDR)

Kunjungi Gerai Vaksin Bergerak Tanbu, Paman Birin Gembira Target Hampir Tercapai

Tanah Bumbu – Gubernur Kalimantan Selatan Dr. (HC) Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin kembali melanjutkan peninjuan Vaksinasi Bergerak pada hari ketiga, Jumat (5/11).

Menjadi lokasi peninjauan Paman Birin bersama rombongan termasuk Anggota Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (Paman Yani) yakni Mahligai bersujud yang terletak di kawasan pengembangan ekonomi terpadu (Kapet).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar bersama jajaran.

Saat memberikan sambutan, Zairullah Azhar menyampaikan mengenai vaksinasi di kabupaten ini, yang telah mencapai 53 persen dari target 70 persen hingga Desember mendatang.

“Kami juga menyampaikan untuk Vaksinasi lansia telah mencapai 36 persen. Sehingga hanya tersisa 4 persen dari target,” terangnya.

Sementara itu, Paman Birin dalam sambutannya menyampaikan, betapa musibah bernama COVID-19 ini telah dirasakan di seluruh belahan dunia hingga ke desa-desa. Yang mana dalam 1,5 tahun kesengsaraan bahkan kepada siapa saja.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat meninjau pelaksanaan Vaksinasi

Wabah yang berasal dari Wuhan lanjutnya, telah memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan. Seperti terjadinya PHK dimana-mana hingga kematian tanpa mengenal jabatan dan usia.

“Maka sering saya katakan, COVID-19 adalah musuh bersama, jadi tidak ada kata lain selain bergotong-royong dan bahu-membahu untuk melawan wabah ini,” tegasnya.

Oleh karenanya papar Paman Birin, adanya vaksinasi COVID-19 ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kekebalan serta meningkatkan imunitas tubuh.

“Kini tiba saatnya, Vaksin yang dulunya selalu kita diskusikan, hari ini telah kita gunakan dalam rangka meningkatkan kekebalan tubuh,” ujarnya.

Paman Birin juga memberikan apresiasi kepada capaian yang telah dilaksanakan oleh Pemkab Tanah Bumbu atas kinerjanya dalam melaksanakan vaksinasi.

“Kita mengucapkan terimakasih, tadi disampaikan sudah 53 persen Vaksinasi. Ini berarti kerjanya sangat luar biasa,” ungkapnya. (ASC/RDM/HDR)

Exit mobile version