Angka Harapan Hidup Meningkat, DPRD Kalsel Apresiasi Pemprov

BANJARMASIN – Angka harapan hidup di Kalsel terus mengalami perbaikan dan peningkatan dalam dua tahun berturut-turut mendapatkan apresiasi positif dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Lutfi Saifuddin.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), disebutkan pada tahun 2019 angka harapan hidup Kalsel di angka 68,49. Kemudian tahun 2020 meningkat di angka 68,66 dan terakhir dilansir BPS tahun 2021 di angka 68,83.

“Hal itu artinya angka harapan hidup Kalsel terus meningkat. Selain itu, berarti juga bahwa jumlah kematian juga semakin berkurang,” kata Lutfi kepada wartawan, Senin (27/12).

Ia menilai masyarakat Kalsel sudah bisa mengadopsi pola hidup baru yang mengedepankan prokes sehingga angka harapan hidup meningkat.

Selain itu, menurut Lutfi, angka tersebut juga menunjukkan bahwa program-program preventif maupun promotif yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel melalui Dinas Kesehatan mengalami perbaikan.

“Kami apresiasi hal tersebut. Semoga ini dapat terus ditingkatkan sehingga ke depan bisa lebih maksimal memberikan layanan kesehatan masyarakat di Kalsel,” harapnya.

Lutfi juga mengimbau agar ada penelaahan yang lebih mendalam dari Pemprov Kalsel terkait faktor-faktor apa saja yang membuat angka harapan hidup di Kalsel meningkat di masa Pandemi COVID-19.

“Mungkin ini menjadi masukan kami ke Dinkes Kalsel untuk bisa lagi meningkatkan faktor yang menyebabkan angka harapan hidup meningkat,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Reses Pertama, Anggota DPR RI Dapil Kalsel II Serap Aspirasi dan Bagi Sembako

BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Aida Muslimah melaksanakan reses pertamanya setelah dilantik secara resmi menjadi Wakil Rakyat di “Senayan” beberapa waktu lalu.

Suasana reses Anggota DPR RI Dapil Kalsel II, Aida Muslimah

Aida menyerap aspirasi konstituennya di 22 titik lokasi Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Selatan (Kalsel) II yang meliputi kota Banjarmasin, kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru mulai 25 Desember 2021 – 5 Januari 2022.

“Untuk reses kali ini memang beda, kali ini dikawal melalui struktur partai agar lebih kompak dalam menampung aspirasi masyarakat,” katanya kepada wartawan, di kantor DPC PDI-P Kota Banjarmasin, Sabtu (25/12).

Selain menyerap aspirasi, lanjut Aida, dalam reses ini juga dibarengi dengan pembagian sembako kepada masyarakat yang berasal dari bantuan Ketua DPR RI dari Fraksi PDI-P, Puan Maharani. Hal ini, menurutnya sebagai langkah nyata dan rasa solidaritas untuk membantu meringankan beban masyarakat, apalagi dengan kondisi perekonomian yang masih belum stabil dan terjadinya musibah bencana dimana-mana.

“Berdasarkan kesepakatan Fraksi PDI-P. Ada sekitar 128 Anggota DPR RI yang menyebar di seluruh Indonesia. Masing-masing membagikan sekitar 2.000 tas sembako yang berisi 5 kg beras kepada konstituennya,” jelasnya.

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Banjarmasin, Muhaimin memberikan apresiasi kepada Anggota DPR RI karena telah melibatkan struktural partai sehingga terkoordinasi dengan baik.

“Selama ini jalan masing-masing, bahkan kadang-kadang struktur dan ketua partai saja tidak tahu anggota DPR RI reses dimana,” katanya. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjar Siap Bantu Pembangunan Ponpes Tahfidz Al-Qur’an Tanwirul Furqan

BANJAR – Berlokasi di kawasan jalan SMP 3 Gang Abadi Desa Indrasari Kab Banjar (sebrang stadion Demang Lehman) Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Al-Qur’an Tanwirul Furqan Martapura menggelar peletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Ponpes santri penghafal Al-Qur’an tersebut. Peletakkan batu pertama dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Wakil Bupati Kab Banjar Said Idrus Al-Habsyie, Pimpinan Ponpes Darussalam Martapura KH Guru Hasanuddin Badruddin, dan Pembina Yayasan Ponpes Tahfidz Al-Qur’an Tanwirul Furqan Martapura Ustadz Ahmad Ghofuri, Senin (27/12).

Dalam sambutannya Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini menyampaikan, pihaknya mengapresiasi atas dibangunnya Ponpes Tahfidz Al-Qur’an Tanwirul Furqan. Dirinya juga turut mendoakan agar pembangunan Ponpes dapat cepat terbangun dan rampung sesuai rencana.

“Pembangunan pondok pesantren dimana pun tempatnya layak untuk dibantu. Ini mengingat Ponpes merupakan salah satu lembaga pendidikan memiliki misi menciptakan generasi berakhlak mulia,” ungkap Paman Birin.

Paman Birin menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalsel akan membantu pembangunan Ponpes Tahfidz Al-Qur’an Tanwirul Furqan, Bantuan dari Provinsi Kalsel akan disesuaikan dengan Dana Anggaran pembangunan sarana peribadahan, yang diharapkan dapat meringankan beban pembangunan Ponpes tahfidz qur’an ini.

“Insyallah, sesuai dengan ketentuan dan kemampuan,  kami akan bantu pembangan Ponpes Tahfidz Al-Qur’an Tanwirul Furqan, besar kecilnya bantuan dari Provinsi Kalsel diharapkan dapat mempercepat pembangunan Ponpes,” tutup Paman Birin.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Banjar Said Idrus Al-Habsyie menyampaikan, Ponpes sebagai salah satu lemabaga pendidkan islam telah membuktikan keberadaannya dan keberhasilannya dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Sehingga Pemerintah Kabupaten Banjar juga mengapresiasi dibangunnya Tahfidz Al-Qur’an ini.

Wakil Bupati Kabupaten Banjar Said Idrus Al-Habsyie

“Dari pesantren telah lahir pemimpin – pemimpin bangsa, dengan berdirinya ponpes maka anak – anak dapat belajar membaca alquran dengan baik dan lancar. Sehingga masyarakat dan para pengusaha di wilayah ini diharapkan, dapat membantu dan menyumbang untuk pembangunan pondok pesantren,” ungkap Said Idrus Al-Habsyie.

Said Idrus Al-Habsyie menambahkan, Pemerintah Kabupaten Banjar akan terus mendukung pembangunan sarana pendidikan, terlebih khususnya Ponpes. Dikarenakan pembangunan Ponpes diyakni dapat memberikan warna positif bagi masyarakat.

Untuk diketahui, Ponpes Tahfidz Al-Qur’an Tanwirul Furqan Martapura direncakan akan dibangun dengan bangunan setinggi 4 lantai. Sementara ini, meskipun tidak memiliki bangunan untuk kegiatan belajae mengajar, para santri Tahfidz Al-Qur’an Tanwirul Furqan melaksanakan kegiatan belajar mengajar di lantai 2 Masjid Al-Karomah Martapura. (MRF/RDM/RH)

TNI AL – Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Banjarbaru

BANJARBARU – Kegiatan yang positif dan bermanfaat kembali digelar Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin bertempat di jalan Kasturi Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru pada Senin (27/12), vaksinasi maritim ini untuk membantu dan mendukung program Pemerintah untuk menghentikan laju penyebaran dan memutus mata rantai Virus Corona dilapisan masyarakat dengan tuntas.

Peninjauan vaksinasi oleh Danlanal Banjarmasin di Kecamatan Landasan Ulin Utara

Harapan kedepan pemerataan Vaksinasi massal ini akan terus dikebut oleh Lanal Banjarmasin sekaligus mensosialisasikan tentang wabah COVID-19, terutama bagi warga yang tinggal di daerah pedalaman dan belum tersentuh Vaksinasi, dikarenakan tidak adanya Akses untuk menuju lokasi Vaksinasi atau terbatasnya sarana transportasi melalui Laut atau darat.

Saat meninjau vaksinasi maritim, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla menyampaikan, Vaksinasi yang digelar ini untuk mendukung program Pemerintah Daerah maupun pusat melalui TNI AL dalam rangka menanggulangi wabah COVID-19 sesuai target yang ditentukan, hal ini akan dilakukan secara berkelanjutan sampai Pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir.

“Terima kasih kepada para warga yang sudah melaksanakan Vaksinasi, semoga tertanam imun yang kuat untuk menjadi perisai tubuh agar terhindar dari serangan Wabah COVID-19. Dan diharapkan Masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat, guna menekan dan meminimalisir jumlah penderita yang terinfeksi Virus,” ungkap Danlanal Banjarmasin.

Ia menambahkan, Kegiatan vaksinasi maritim ini akan terus dilakukan kembali ditempat -tempat yang belum terjamah, sehingga program Pemerintah Pusat dalam capaian persentase vaksinasi massal sebesar 70 Persen diakhir tahun akan tercapai.

“Dalam rangka mendukung dan mensukseskan program pemerintah untuk menghentikan dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, supaya tercipta lingkungan yang sehat serta masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal,” tutup Danlanal.

Untuk diketahui, Vaksinasi dosis pertama dan kedua ini menggunakan Vaksin jenis Sinovac dengan melibatkan 13 Tenaga Kesehatan, sekaligus sebagai Tim Vaksinator dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin, yant telah berhasil memvaksinasi sebanyak 99 orang pendaftar. (LANALBANJARMASIN-MRF/RDM/RH)

Jumlah Wisatawan Kebun Raya Banua Meningkat Saat Libur Natal 2021

BANJARBARU – Jumlah kunjungan wisatawan ke Kebun Raya Banua saat libur Natal 2021 kembali mengalami peningkatan. Seiring melandainya COVID-19 Kalsel, lonjakan ini berhasil naik dua kali lipat yang berada dikisaran 30 persen.

Kepala Seksi Penelitian dan Konservasi Tumbuhan Ex-Situ Kebun Raya Banua, Syahril Jayansyah mengatakan, data yang diterima melalui pengelola retribusi hingga 26 Desember 2021 diakui meningkat tajam dari sebelumnya.

Kasi Penelitian dan Konservasi Tumbuhan Ex-Situ Kebun Raya Banua, Syahril Jayansyah

“Kalau Sabtu dan Minggu untuk hari biasanya hanya mencapai sekitar 200 – 300 pengunjung. Namun, karena libur Natal 2021 memontumnya berbeda membuat jumlah angka wisatawan di lokasi Kebun Raya Banua naik 30 persen atau 800 orang,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Senin (27/12).

Terutama, lanjut Syahril, banyak warga di Kota Banjarbaru lebih memanfaatkan perayaan Natalnya ke Kebun Raya Banua (KRB) sebagai destinasi untuk mengisi waktu liburannya.

“Memang diakui mengalami peningkatan kunjungan. Terutama, bagi mereka yang memilih wisata yang ada pusat kota Banjarbaru,” bebernya.

Kenaikan angka kunjungan di kawasan wisata yang berada di wilayah perkantoran Pemprov Kalsel, selain kondisi ekonomi masyarakat yang kini mulai membaik. Menurunnya angka penularan COVID-19 juga mempengaruhi nilai positif atas destinasi tersebut.

“Mudah-mudahan dengan semakin turunnya angka penyebaran dari pandemi ini, pada saat tahun baru 2022 nanti jumlah pengujung diharapkan lebih meningkat seperti tahun-tahun sebelumnya,” tuntas Syahril. (RHS/RDM/RH)

Kejar Target 70 Persen, Kalsel Buka 5 Sentra Vaksin COVID-19

BANJARMASIN – Dalam 5 hari kedepan, tahun 2021 akan berakhir. Begitu pula batas waktu bagi provinsi Kalimantan Selatan, mengejar ketertinggalan capaian vaksinasi 70 persen. Namun begitu, pemerintah provinsi tetap optimis, disisa waktu ini, target 70 persen itu dapat terlampaui.

Optimisme itu bukan tanpa alasan. Sebab hingga Minggu (26/12) malam, capaian vaksinasi suntikan pertama di Kalsel sudah mencapai 65 persen lebih. Itu berarti, Kalsel hanya perlu mengejar 5 persen target yang tersisa.

“Jika kita bisa melakukan vaksinasi sebanyak 1,4 persen dalam sehari, maka sebelum 31 Desember 2021, target 70 persen akan tercapai,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Muhamad Muslim, saat ditemui Abdi Persada, Senin (27/12).

Untuk mewujudkan angka 1,4 persen per hari itu, maka menurut Muslim, seluruh SKPD lingkup pemerintah provinsi Kalsel dilibatkan untuk mencari orang-orang yang belum mendapatkan vaksin. Bahkan, sejumlah SKPD menawarkan hadiah bagi warga yang mau divaksin, atas ajakan mereka.

“Kita juga bagikan sembako kepada warga tidak mampu. Selain untuk membantu mereka, juga sebagai pembangkit semangat bervaksin,” ujar lelaki yang juga sebagai Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kalsel tersebut.

Warga yang mau diajak bervaksin, selanjutnya diarahkan ke 5 titik sentra vaksinasi yang sengaja dibuka pemerintah provinsi, hingga akhir tahun nanti. Yakni di kota Banjarmasin dan Banjarbaru, serta kabupaten Banjar.

“Sentra vaksin ada di sini, di Belitung Banjarmasin, kantor Dinas Kesehatan Provinsi, lalu di kantor Samsat 1 Banjarmasin di pal 6. Untuk kota Banjarbaru, dapat mendatangi kantor Bapelkes, dan Q Mal. Sedangkan di kabupaten Banjar, di kantor Samsat Martapura,” tutupnya.

Selain mendirikan sentra vaksin, pemerintah provinsi juga mengoperasikan 4 mobil vaksin untuk mendatangi warga, yang kesulitan menempuh perjalanan ke sentra-sentra vaksinasi didaerahnya. (RIW/RDM/RH)

Wisata Selanjung Sungai Biuku Banjarmasin Dibuka

BANJARMASIN – Destinasi wisata Selanjung Sungai Biuku, yang berlokasi di Jalan Sungai Andai RT 39 RW 03 Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, mulai dibuka untuk umum.

Kepada Abdi Persada FM pada Senin (27/12) Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Didi Wahyudi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai macam pembenahan kawasan wisata, agar tidak mambuat para pengunjung menjadi bosan, diantaranya edukasi alat-alat pancing ikan, ekobrik sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik, serta mendaur ulang dijadikan sesuatu yang berguna seperti pembuatan meja, kursi, beberapa gazebo, tempat berswafoto, dan kolam biuku.

Salah satu tempat wisata swafoto

“Selama tutup sejak pandemi COVID-19 tahun 2020 lalu, terus dibenahi kawasan wisata ini agar saat buka para pengunjung akan senang dan kembali lagi,” ucapnya

Disampaikan Didi, wisata Selanjung Sungai Biuku untuk sementara dibuka pada akhir pekan, yaitu hari Sabtu dan Minggu. Para pengunjung bisa memilih tiket masuk baik secara umum dan perpaket, untuk umum hanya Rp 5 ribu rupiah, sedangkan kalau perpaket satu orang biayanya Rp 15 ribu rupiah, dengan mendapatkan es cendol, lempeng balayung khas buatan warga Sungai Andai, serta wisata susur sungai, yaitu naik perahu kecil atau dikenal jukung selama 20 menit.

Salah satu kerajinan tangan berupa ekobrik, sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik, serta mendaur ulang dijadikan sesuatu yang berguna seperti pembuatan meja, kursi

“Kita buka mulai jam 08.00 – 17.00 WITA, semuanya harus tetap ketat menerapkan prokes,” jelasnya

Lebih lanjut Didi menambahkan, dari 30 anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), semuanya sudah divaksin COVID-19, kemudian tersedia tempat mencuci tangan dan sabun di setiap sudut jalan, dan seluruh tempat wisata sebelum dan setelah dibuka selalu disemprot dengan disinfektan.

“Kami buka wisata ini selain disiplin prokes, juga memprioritaskan kebersihan, keamanan, kesehatan dan kelestarian lingkungan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Pembayar Retribusi Terbaik di UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Dapatkan Penghargaan

BANJARMASIN – Sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada pembayar retribusi terbaik di UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Banjar Raya, maka Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan memberikan penghargaan.

Didampingi Plt Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nadyah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono menyerahkan penghargaan kepada pembayar retribusi terbaik, pada akhir pekan tadi, dikawasan UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono

“Penghargaan sebagai pembayar retribusi terbaik diberikan kepada dua orang yaitu H Heru dan Sri Hartati untuk di kawasan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya,” ungkapnya.

Menurut Rusdi, diberikan penghargaan kepada pembayar retribusi terbaik ini, sebagai bentuk perhatian pihaknya, kepada pembayar retribusi yang tepat waktu dalam melakukan pembayaran.

“Diberikan penghargaan tersebut, karena UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin sudah dapat mencapai target Pendapatan Asli Daerah yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Rusdi mengungkapkan, untuk UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin tersebut, berhasil melampaui target realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 100 persen lebih di tahun 2021 ini.

“Dengan keberhasilan tersebut, tentu kami memberikan apresiasi kepada UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin yang telah berhasil mencapai melampaui target 100 persen lebih, untuk capaian Pendapatan Asli Daerah yang telah ditetapkan sebesar 673 juta rupiah per tahun, berhasil dikumpulkan sebesar 700 juta rupiah per tahun,” ungkapnya lagi.

Menurut Rusdi, tentunya capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras semua pihak yang ada dilingkup UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Banjar Raya.

“Capaian 100 persen lebih realisasi PAD tersebut tentunya untuk menambah besaran APDB Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Rusdi. (SRI/RDM/RH)

Sasar Lansia, BINDA Bersama Dinsos Kalsel Gelar Vaksinasi Sekaligus Perekaman E-KTP di PSTW

BANJARBARU – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan bersama Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Selatan bekerjasama pula dengan pemerintah kota Banjarbaru, melaksanakan vaksinasi COVID-19 di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Sejahtera, Landasan Ulin Banjarbaru, Senin (27/12).

Kepada sejumlah wartawan disela kegiatan, Kepala PSTW Budi Sejahtera Kalsel Surya Fujiannorrochim mengaku bersyukur, pihaknya dalam hal ini Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan dapat melaksanakan Vaksinasi COVID-19 kepada penghuni panti, yang bekerjasama dengan BINDA Kalsel dan difasilitasi pula oleh puskesmas Landasan Ulin.

“Di PSTW Budi Sejahtera, hari ini lansia yang terdaftar untuk mengikuti vaksin jumlahnya mencapai 70 lebih. Selain itu ada beberapa lansia yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), hari ini pun, kami dibantu Disdukcapil dapat langsung melakukan perekaman e-KTP, sehingga proses vaksinasi pun dapat berjalan lancar hingga ke penginputan datanya,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan BINDA Kalsel, Satrio Bayu Pratama menyampaikan, pihaknya sengaja menyasar para lanjut usia (lansia) untuk mengejar target lansia yang tervaksin pada Desember 2021 ini.

“Kami berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi dan pemerintah kota Banjarbaru kali ini bukan hanya melakukan vaksinasi untuk mengejar target herd immunity lansia yang harus diangka 60 persen pada Desember ini, namun juga memfasilitasi perekaman e-KTP kepada para lansia yang belum memiliki NIK, agar para lansia yang telah divaksin dapat terdata,” ucapnya.

Dari pantauan Abdi persada FM, bukan hanya lansia yang ada di panti yang divaksin, tapi juga keluarga dari para lansia dan warga sekitar panti yang jumlahnya mencapai sekitar 150 orang.

Dan kegiatan vaksinasi kali ini, selain dipantau oleh Kepala PSTW Budi Sejahtera Kalsel Surya Fujiannorrochim dan perwakilan BINDA Kalsel Satrio Bayu Pratama, juga dipantau langsung oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel Siti Nuryani. (RDM/RH)

Al-Qur’an Dengan Terjemahan Bahasa Banjar Jadi Souvenir MTQ Nasional 2022

BANJARBARU – Al-Qur’an dengan terjemahan Bahasa Banjar akan menjadi salah satu souvenir pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tahun 2022 mendatang. Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalsel juga akan menyematkan Kitab Sabilal Muhtadin sebagai souvenir, yang rencananya akan dibagikan kepada tamu-tamu undangan VIP pada perhelatan MTQ nanti.

Demikian disampaikan Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalimantan Selatan Mustajab kepada Abdi Persada FM belum lama tadi.  Mustajab menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan menyiapkan souvernir- souvenir Khas banua untuk para peserta dan pendamping MTQ Nasional tahun 2022 mendatang.

“Rencananya Al-Qur’an dengan terjemahan bahasa banjar dan Kitab Sabilal Muhtadin akan dibagikan kepada para tamu VIP,” ungkap Mustajab.

Mustajab menambahkan, souvenir-souvenir yang merupakan khas di banua ini dan sudah sangat langka beredar di pasaran. Sehingga sangat dianjurkan dijadikan sebagai cinderamata. Pada pelaksanaan MTQ Nasional tahun 2022 nantinya, pihaknya juga akan mengupayakan souvenir yang dibagikan kepada seluruh tamu undangan merupakan produk khas UMKM Banua.

“Selain tas purun khas Kota Banjarbaru, salah satu souvenir khas banua yang direncanakan, yakni makanan rabuk haruan yang dibagikan kepada seluruh para tamu undangan,” ungkap Mustajab.

Mustajab melanjutkan, selain souvenir – souvenir khas Banua yang masih dalam tahap perencanaan, pihaknya akan menetukan logo MTQ Nasional tahun 2022 mendatang. Pemilihan logo akan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dari para juara 1, 2, dan 3 dari sayembara pembuatan logo MTQ Nasional tahun 2022.

“Dari sayembara tersebut, kami akan segera menentukan juara 1, 2, dan 3 sayembara logo untuk diserahkan kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, agar beliau dapat memilih dan menentukan logo mana yang akan dipakai pada ajang MTQ Nasional 2022 mendatang,” tutup Mustajab. (MRF/RDM/APR)

Exit mobile version