PEMKO BANJARMASIN GELAR PASAR MURAH RAMADHAN DI KANTOR KECAMATAN BANJARMASIN BARAT

BANJARMASIN – Naiknya harga bahan pokok sembako di pasaran saat ini, membuat Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan selama Bulan Ramadhan melaksanakan Pasar Murah. Seperti, pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan di halaman Kecamatan Banjarmasin Barat.

Pasar Murah Ramadhan ini dibuka langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Selasa (5/4).

“Dilaksanakannya Pasar Murah Ramadhan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin, merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Menurut Ibnu, tujuan dilaksanakannya Pasar Murah Ramadhan ini, tentu untuk membantu masyarakat di Kecamatan Banjarmasin Barat, untuk mendapatkan harga lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran.

Warga antri membeli minyak goreng

Harga minyak goreng dijual berkisar Rp21.000 yang biasa di pasaran dijual seharga Rp24.000 perliter, gula dijual Rp12.800 sampai Rp13.000 per kilo dipasaran dijual Rp13.500 – Rp14.000 perkilo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Mutezar mengatakan, alasan dilaksanakan Pasar Murah Ramadhan selama Bulan Ramadhan, dikarenakan harga bahan pokok mengalami kenaikan di pasaran.

Dengan dilaksanakannya Pasar Murah Ramadhan semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk mendapatkan harga distributor.

“Selama Bulan Ramadhan ini, Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin akan menggelar Pasar Murah Ramadhan sebanyak 16 titik, 4 titik dengan sistem Bazar, sedangkan sisanya Pasar Murah Ramadhan biasa,” ucap Tezar. (SRI/RDM/APR)

DPRD BANJARMASIN GELAR RDP TERKAIT LKPj WALIKOTA TAHUN 2021

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan SKPD dilingkup Pemerintah kota.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menjelaskan, pembahasan rapat ini, menyikapi pengajuan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Banjarmasin tahun 2021, yang diajukan pada Kamis (24/3) lalu.
Rapat LKPj ini di bahas masing-masing empat komisi sesuai dengan mitra kerjanya, digelar mulai Senin (4/4) sore kemarin, dijadwalkan hingga pekan depan.

“Sebelumnya Senin (4/4) pagi, kami gelar rapat paripurna pembentukan susunan alat kelengkapan dewan, dilanjutkan penyampaian raperda inisiatif tentang penyelenggaraan toleransi kehidupan bermasyarakat,” ucapnya, Selasa (5/4).

Wakil Ketua DPRD kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat memberikan komentarnya

Yamin menjelaskan, selama pelaksanaan rapat LKPj ini, berjalan lancar dan tertib, meski pada bulan suci Ramadhan, tidak mengganggu dalam beraktifitas, terbukti kehadiran anggota dewan dan Kepala Dinas bersama Kabid dan Kasinya tepat waktu.

“Kita ingin terjalin sinergitas dari kalangan legislatif, yang baru saja berubah posisinya di alat kelengkapan dewan, dengan pihak eksekutif,” katanya

Lebih lanjut politisi Gerindra DPRD Banjarmasin ini menambahkan, hasil rapat
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Banjarmasin tahun 2021, akan disampaikan ke unsur pimpinan untuk diberikan rekomendasi, melalui nantinya disampaikan dalam rapat paripurna, dan ini tentu mewujudkan pembangunan di kota seribu sungai lebih terarah.

Suasana Rapat Pembahasan LKPj di Komisi II DPRD Banjarmasin

“Mari bersama-sama membangun kota ini, untuk menjadikan maju terdepan dari kota besar lainnya,” tutup Yamin.

Untuk diketahui, dari hasil rapat paripurna
pembentukan susunan alat kelengkapan dewan, Komisi I dipimpin Faisal Heriyadi, Komisi II Awan Subarkah, Komisi III Hilyah Aulia, Komisi IV Saut Nathan Samosir. Sedangkan jabatan Badan Kehormatan (BK) Muhammad Isnaini dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Darma Sri Handayani. (NHF/RDM/APR)

Jual Minyak Goreng Murah, Pasmur Gatriwara Kalsel Diserbu Warga

Banjarmasin – Baru hitungan detik dibuka oleh Ketua Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) Kalsel, Faridah Supian HK didampingi Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Pasar Murah Ramadhan 1443 Hijriah yang digelar di halaman belakang kantor “Rumah Banjar” diserbu warga, Selasa (5/4).

Mereka rela antri dan berdesakan berebut minyak goreng murah yang disediakan di satu stand khusus dan dijual hanya dengan harga Rp21.000 – Rp22.000 perliternya. Tak hanya itu, warga pun semakin membludak setelah Ketua DPRD Kalsel membeli beberapa dus minyak goreng dan dibagikan secara cuma-cuma kepada warga.

Ketua Pelaksana Pasar Murah Gatriwara Kalsel, Sanita M Syaripuddin, mengungkapkan ada sekitar 40 kios yang berpartisipasi dengan menjual berbagai produk, mulai dari produk makanan segar, sembako, hingga makanan beku dan peralatan makan. Termasuk minyak goreng berbagai merek dan gula pasir yang saat ini dibutuhkan warga.
Menurutnya pasar murah digelar untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasaran. Apalagi di bulan Ramadhan seperti saat ini, dimana kebutuhan pokok meningkat.

“Kita berharap kegiatan ini setidaknya dapat membantu masyarakat kita yang kesulitan karena harga minyak goreng kemasan meningkat dua kali lipat,” ungkapnya didampingi Ketua Gatriwara Kalsel, Faridah Supian HK dan Bendahara Gatriwara Kalsel, Yuana Dewi M Yani Helmi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK memberikan apresiasi kepada Gatriwara Kalsel yang telah menggelar kegiatan tersebut. Ia juga meminta agar pasar murah ini kembali digelar di akhir Ramadhan, termasuk juga melibatkan para Wakil Rakyat lainnya di “Rumah Banjar” dan para pengusaha untuk berkolaborasi membantu warga memenuhi kebutuhannya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Mudah-mudahan jelang lebaran nanti juga ada kegiatan serupa dari Gatriwara, mengingat kebutuhan juga akan meningkat,” tuturnya.

Pasar Murah Gatriwara juga diikuti oleh instansi lain, seperti Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel serta Bulog. (NRH/RDM/APR)

SKPD Kalsel Diminta Fokus Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja

BANJARBARU – Hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Kalsel tahun 2021 mencapai 78,91. Meningkat sebesar 0,42 persen dibanding tahun 2020, yaitu sebesar 78,49.

Hal ini disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel, Sulkan, usai menghadiri penyerahan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja dan pelaksanaan reformasi birokrasi oleh Kementrian PAN-RB secara virtual di Command Center Setdaprov Kalsel, pada Selasa (5/4).

Meski dapat dikatakan hasil tersebut belum meningkat secara signifikan, namun SAKIP Kalsel masih berada pada kategori BB (Sangat Baik).

“Pada dasarnya akuntabilitas kinerja kita semuanya meningkat, tidak ada yang turun dibanding tahun 2020, namun peningkatannya masih sedikit. Nah kita mau tahun 2022 ini terjadi lompatan yang signifikan. Sehingga berubah dari BB menjadi A,” ucapnya.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel, Sulkan

Sulkan membeberkan, ada 5 indikator yang menentukan hasil evaluasi SAKIP ini. Diantaranya akuntabilitas perencanaan, akuntabilitas pengukuran, akuntabilitas pelaporan, dan akuntabilitas evaluasi internal, serta akuntabilitas capaian kinerja.

“75 persen SKPD kita harus mendapat nilai A agar hasil evaluasi SAKIP Kalsel juga berubah jadi A,” terangnya.

Sehingga dilanjutkannya, perlu komitmen seluruh pimpinan SKPD untuk memperbaiki semua kriteria yang direkomendasikan oleh Kementrian PAN-RB dalam laporan hasil evaluasi ini.

“Untuk itu, segera nanti mungkin dirapatkan dibawah pimpinan pak Sekda untuk lebih fokus lagi untuk memperbaiki target kinerja kedepan,” ungkapnya.

Dalam penyerahan tersebut juga diketahui, atas pembinaan Pemprov Kalsel, Kabupaten HSS berhasil meraih predikat A pada SAKIP tahun 2021.

“Ini merupakan cambuk bagi kita semua, utamanya para SKPD untuk lebih fokus lagi meningkatkan akuntabilitas ini dalam segala aspek,” tutupnya.(SYA/RDM/APR)

Polda Kalsel Bongkar Aksi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Delapan Tersangka Ditangkap

Banjarmasin – Sistem monitoring dan pengawasan ketat distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi kembali membuahkan hasil, dengan terbongkarnya aksi penyalahgunaan BBM atas Solar Subsidi di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pengungkapan kasus penyimpangan BBM Bersubsidi ini terwujud atas kerjasama yang baik antara Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel dan Polres Jajaran yang berhasil menangkap 8 (delapan) pelaku. Dari penangkapan itu, polisi juga mengamankan 3.075 liter Solar dengan total kerugian mencampai Rp. 14.182.500,- (Empat belas juta seratus delapan puluh dua ribu lima ratus rupiah).

Kedelapan pelaku tersebut berinisial AS, DA, BU, SA, RS, HY, SU, dan AR. Mereka ditangkap di lokasi dan wilayah berbeda.

Hal itu disampaikan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto melalui Kabid Humas Kombes Pol Mochamad Rifa’i di Banjarmasin, pada Selasa (5/4).

Ia menuturkan, selain Ditreskrimsus Polda Kalsel, Polres yang turut serta mengamankan para tersangka diantaranya Polres Hulu Sungai Selatan, Polres Hulu Sungai Tengah, dan Polres Balangan.

Dikatakan oleh Kabid Humas, modus yang dipakai para pelaku adalah melakukan pengisian secara berulang – ulang untuk di jual kembali melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Pada saat melakukan pengisian, para pelaku menggunakan jerigen dan drum kosong, bahkan mobil yang telah di modifikasi tangkinya pun digunakan para pelaku agar bisa menampung banyak BBM jenis solar,” ujarnya.

Selain mengamankan 3.075 liter solar dan 8 tersangka, polisi juga menyita barang bukti lainnya seperti Mobil dan truk lengkap dengan STNK, struk pembelian, jerigen, drum, tangki modifikasi, pompa air, dan uang tunai. (BIDHUMASPOLDAKALSEL-RIW/RDM/APR)

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan, Bank Kalsel Bagikan Ratusan Takjil

Banjarmasin – Momentum bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah
dimanfaatkan oleh jajaran Bank Kalsel untuk menebar kebaikan dengan membagikan
kotak makanan berbuka puasa secara gratis kepada masyarakat, di Perempatan
Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya menuturkan, momentum bulan Ramadhan
merupakan bulan yang sangat baik untuk mengerjakan amal kebaikan, salah satunya
berbagi takjil kepada masyarakat yang melakukan perjalanan menuju rumahnya.

“Kegiatan ini kita lakukan sebagai wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang
menjalankan ibadah puasa, namun tidak sempat berbuka karena masih dalam
perjalanan. Kami harap kegiatan ini bisa bernilai pahala dan berkah,” terangnya saat
ditemui sesaat setelah membagikan takjil, Senin (4/4).

Tercatat sebanyak 300 takjil dibagikan di tahap awal bulan Ramadhan 1443 Hijriah ini. Pembagian makanan gratis untuk berbuka tersebut, dilaksanakan dari Senin
hingga Jumat di beberapa tempat selama Bulan Suci Ramadhan.

“Jadi kegiatan berbagi di bulan Ramadhan ini memang rutin digelar setiap tahunnya, dan ini murni inisiatif insan Bank Kalsel untuk berbagi kepada sesama. Terus semangat menjalankan ibadah puasa, tetap jaga kesehatan dan menerapkan
protokol kesehatan,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/APR)

TNI AD Manunggal Air Bersih, Pulihkan Fungsi Sungai Di Banjarmasin

Banjarmasin – Korem 101/Antasari bersama Balai Wilayah Sungai Kalimantan III melaksanakan kegiatan pemeliharaan sungai sepanjang 900 meter di Jalan Veteran Kilometer 1 Kecamatan Banjarmasin Timur, Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin (4/4).

Pemeliharaan sungai ini merupakan implementasi dari program yang dicanangkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman untuk Manunggal TNI Air Bersih bagi masyarakat di sejumlah daerah.

Komandan Korem 101/Antasari yang diwakili oleh Kasiter Kasrem 101/Antasari Kolonel Kav Dicky Armunantho Mulkan selaku koordinator kegiatan mengatakan, kegiatan ini merupakan kerjasama antara Korem 101/Antasari dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, untuk melakukan pembersihan sungai di Kota Banjarmasin, karena sedimentasi dan sampah sudah memenuhi aliran sungai.

“Hal ini juga dalam rangka implementasi program TNI AD Manunggal Air Bersih, untuk memperlancar ketersediaan aliran air di sungai. Selama mengerjakan kita bersyukur karena semua target sudah tercapai, hasilnya bisa berdampak positif pada kebersihan dan kelancaran aliran sungai,” ujarnya.

Pada kerjasama ini, menurut Dicky, pihaknya juga mengerahkan personel Kodim 1007/Banjarmasin, Yonif 623/BWU, alat berat, dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama melakukan karya bakti ini.

“Penyelesaian pemeliharaan sungai ini dapat diselesaikan lebih cepat dari kurun waktu yang ditargetkan selama 45 hari, berkat kerjasama dari banyak pihak, tanpa mengurangi kualitas kerja,” jelasnya.

Korem 101/Antasari berharap, pasca normalisasi sungai, masyarakat dapat bersama-sama menjaga sungai yang sudah baik dan normal, agar tetap bersih dan mengalir untuk bmemberikan manfaat bagi masyarakat. (PENREM-RIW/RDM/APR)

GUBERNUR KALSEL, RESMI BUKA PASAR MURAH RAMADHAN DI BANJARMASIN

BANJARMASIN – Pembukaan pasar murah Ramadhan, berlangsung di halaman kantor Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan S Parman, Senin (4/4).

Kepada sejumlah wartawan, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, setelah meninjau pasar murah mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi keberadaan pasar murah di bulan Ramadan hingga lebaran nanti, untuk membantu masyarakat, agar dapat memenuhi keperluan bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Kami minta kepada stakeholder lain, dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan pasar murah atau pembagian sembako untuk membantu masyarakat di banua,” ucapnya.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, saat diwawancara awak media

Sahbirin meminta, bagi semua pedagang hendaklah menjaga stabilitas harga barang, karena yang banyak diperlukan warga saat ini di bulan Ramadan seperti minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta kebutuhan dapur berupa bawang putih dan merah.

“Pasmur ini hendaklah dapat dimanfaatkan masyarakat. Mengingat terjadi potensi fluktuasi harga sejumlah bahan pokok seperti minyak goreng, tepung, telur, daging, gula, dan lain-lain,” katanya

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, menjelaskan, kegiatan pasar murah ini produsen minyak goreng lokal menyediakan sebanyak 2.400 liter bagi pengunjung, dengan ketentuan maksimal pembelian dua liter per orang.

“Sejak dibuka pasmur, stand minyak goreng banyak didatangi warga. Mereka rela antri demi mendapat minyak goreng seharga Rp22.000 per liter. Bahan lain yang dibeli gula pasir dan telur ayam ras,” jelasnya

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, saat memberikan komentarnya

Lebih lanjut Birhasani menambahkan, untuk gula pasir disediakan sebanyak satu ton di satu titik, dan itu berlaku disemua titik di kalsel. Ia berharap warga memanfaatkan pasar murah Rammadhan dengan tetap disiplin protokol kesehatan.

“Setelah ini, kita gelar di halaman gedung DPRD Provinsi Kalsel pada Selasa (5/4), dilanjutkan ke 12 kabupatan dan kota lain,” tutup Birhasani.

Untuk diketahui, dalam kegiatan pasar murah Ramadhan, beberapa SKPD terkait turut berpartisipasi, diantaranya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan serta Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura, kemudian dari Bulog, distributor minyak goreng, ritel modern hingga puluhan pelaku usaha mikro kecil menengah atau UMKM Banjarmasin. (BIROADPIM-NHF/RDM/APR)

SANTRI AL FALAH BERBAGI ILMU AGAMA DENGAN MURID SD DI BANJARMASIN PADA PESANTREN KILAT RAMADHAN

BANJARMASIN.- Walikota Banjarmasin Ibnu Sina melepas santri dan santriwati Pondok Pesantren Al Falah (Pres Af Bmas) Baiman 2, untuk ikut berpartisipasi dalam mengisi kegiatan pesantren kilat Ramadhan 1443 Hijriah, di halaman Balaikota Banjarmasin, Senin (4/4).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh santri serta santriwati Pondok Pesantren Al Falah Banjarmasin, yang telah membantu pemerintah.

“Tentunya kami bersyukur dengan adanya bantuan dari santri dan santriwati Pondok Pesantren Al Falah, untuk mengisi kegiatan pesantren kilat Ramadhan di Sekolah Dasar,” ungkapnya.

Dengan mengisi kegiatan pesantren kilat Ramadhan di Sekolah Dasar Negeri, lanjut Ibnu, diharapkan sekolah dapat memanfaatkan hal tersebut.

“Kami berharap, sekolah dapat memanfaatkan hal tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Pengasuh Pres Af Bmas Baiman 2 Masriyah mengatakan, kegiatan bakti sosial yang mereka laksanakan tersebut, secara rutin dilakukan di Bulan Ramadhan. Yang sebelumnya sempat tidak dilaksanakan pada saat Pandemi COVID-19 lalu.

“Untuk kegiatan ini rutin dilakukan setiap Bulan Ramadhan,” ucapnya.

Pelepasan santri dan santriwati Pondok Pesantren Al Falah Banjarmasin

Selain bakti sosial mengisi kegiatan pesantren kilat Ramadhan di Sekolah Dasar Negeri, pihaknya juga melaksanakan pembagian takjil, kunjungan ke Panti Asuhan, serta buka puasa bersama.

Sedangkan, salah satu alumni Pondok Pesantren Al Falah Ahmad Mubarak mengatakan, pihaknya tentu memberikan apresiasi terhadap santri serta santriwati Pondok Pesantren Al Falah yang mengisi waktu libur mereka, dengan hal yang bermanfaat di Bulan Ramadhan ini.

“Oleh karenanya itu, kami sangat bersyukur terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Remaja Santri dan Santriwati Pondok Pesantren Al Falah Banjarmasin yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Dilanjutkannya, dengan adanya kegiatan tersebut, mereka akan terbiasa membagi ilmu yang didapat di Pondok Pesantren Al Falah kepada anak anak sekolah dasar negeri di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/APR)

PERSI KALSEL SIAP MEMAJUKAN RUMAH SAKIT DI BANUA INI

BANJARMASIN – Pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Provinsi Kalimantan Selatan siap memajukan rumah sakit yang ada di provinsi ini

“PERSI adalah Perhimpunan Seluruh Rumah Sakit di Kalimantan Selatan,” ungkap Ketua PERSI Kalimantan Selatan Izzak Zoelkarnain Akbar, kepada sejumlah wartawan, usai Pelantikan Pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dan Majelis Kehormatan Etika Rumah Sakit Indonesia (MAKERSI) Wilayah Kalimantan Selatan Periode 2022-2025, di salah satu hotel berbintang, di Kota Banjarmasin, baru-baru tadi.

Izzak mengatakan, dengan adanya PERSI di Kalimantan Selatan ini, maka diharapkan rumah sakit yang ada di provinsi ini, untuk dapat maju bersama, baik itu untuk rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta, rumah sakit TNI dan Polri.

“Dengan adanya perhimpunan ini, maka dapat saling sharing, kalo maju, maka maju bersama, saling bertukar pengalaman, saling meningkatkan mutu dan kualitas rumah sakit, saling meningkatkan tata kelola rumah sakit,” jelas Izzak.

Dan, lanjutnya, yang terpenting masing masing rumah sakit tergabung dalam PERSI ini, merasakan ada gunanya, mereka terhimpun dalam PERSI Kalsel.

“Gunanya adalah mendapatkan satu suara untuk mempunyai kesepakatan bersama. Seperti, kesepakatan bersama dengan BPJS,” ujarnya.

Begitu juga, tambah Izzak, mengenai permasalahan SDM di rumah sakit. Mengingat, masih ada kekurangan SDM.

“Untuk di Provinsi Kalsel ini masih ada yang kekurangan SDM, untuk jangka panjang rumah sakit dapat menyekolahkan SDM mereka, tetapi untuk jangka pendeknya bisa saling sharing SDM tertentu,” tutur Izzak lebih lanjut.

Pada prinsipnya, dengan adanya PERSI di Kalsel ini antar rumah sakit dapat saling bekerjasama, saling asih dan asuh, untuk maju bersama.

“Sehingga dengan maju bersama tersebut, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” ucap Izzak. (SRI/RDM/APR)

Exit mobile version