Operasi Ketupat Intan 2022, Polda Kalsel Siapkan 2.116 Personel Gabungan

BANJARBARU – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Intan 2022, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, bertempat di Lapangan Satpas Kilometer 21, Landasan Ulin Banjarbaru, pada Jum’at (22/4) pagi.

Apel Gelar Pasukan itu dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto dan dihadiri Sekda Provinsi Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Kajati Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanud Syamsuddin Noor, Kabinda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Kepala Subseksi Dan Siaga Pencarian Dan Pertolongan Basarnas Kalsel, Kepala BPBD Kalsel, Kepala Jasa Raharja Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, dan Kapolres Banjarbaru.

Kapolda Kalsel mengatakan, pada Operasi Ketupat tahun ini sebanyak 2.116 personel gabungan dikerahkan. Ribuan personel ini disebar ke 23 Pos Pengamanan yang didirikan. Meliputi Kota Banjarmasin 3 Pos, Kota Banjarbaru 2 Pos, Kabupaten Banjar 3 Pos, Kabupaten Tapin 2 Pos, Kabupaten HSS 2 Pos, Kabupaten HST 4 Pos, Kabupaten Balangan 1 Pos, Kabupaten Tabalong 1 Pos, Kabupaten Tala 1 Pos, Kabupaten Tanbu 1 Pos, Kabupaten Kotabaru 1 Pos, dan Kabupaten Batola 2 Pos.

Selain itu, dalam Operasi Ketupat yang berlangsung selama 12 hari dimulai 28 April hingga 9 Mei 2022, Polda Kalsel tidak hanya mendirikan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) saja, namun juga menyediakan lokasi layanan kesehatan (Yankes) sebanyak 60 lokasi yang tersebar di masing-masing satuan wilayah (Satwil).

Adapun lokasi layanan kesehatan tersebut terdiri dari Polresta Banjarmasin 8 lokasi, Polres Banjarbaru 5 lokasi, Polres HSS 14 lokasi, Polres HST 20 lokasi, Polres Tabalong 12 lokasi, Polres Tala 2 lokasi, Poles Tanbu 2 lokasi, Polres Kotabaru 1 lokasi dan Polres Batola 4 lokasi.

Seiring dengan jumlah orang yang terdampak virus COVID-19 yang semakin hari semakin meningkat, maka Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto pun menginstruksikan jajarannya dan Dinas Kesehatan terkait / Gugus Tugas untuk bersama-sama dapat meningkatkan peran aktif pencegahan, penurunan dan mengantisipasi perkembangan wabah COVID-19.

Ditengah pelaksanaan ibadah Ramadhan dan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, upaya pencegahan penyebaran COVID-19 pun harus dilakukan salah satunya dengan menggencarkan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi, sembari memberitahukan bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa.

“Terlebih pada tahun ini, pemerintah telah mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan mudik, sehingga diperlukan langkah – langkah sinergi dengan seluruh stakeholder agar masyarakat aman dan sehat dalam merayakan Idul Fitri 1443 Hijriah atau 2022 Masehi, serta terhindar dari penularan COVID-19,” ujarnya. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)

DPRD Banjarbaru Pastikan Dukung Status Ibu Kota Kalsel Sesuai UU 8/2022

BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru mendukung penuh status ibukota Provinsi Kalimantan Selatan yang telah ditetapkan di Banjarbaru sesuai Undang Undang Nomor 8 Tahun 2022.

Disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarbaru Napsiani Samandi, secara kelembagaan pihaknya sudah mengeluarkan surat keputusan tentang dukungan terhadap ditetapkanya Banjarbaru sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan. Pihaknya pun ditegaskan Napsiani siap, jika terjadi sengketa di Mahkamah Konstitusi.

“Kami, lembaga DPRD kota Banjarbaru sudah mengeluarkan keputusan tentang dukungan terhadap ditetapkannya Banjarbaru sebagai Ibu kota provinsi Kalimantan Selatan,”ujarnya kepada Abdi Persada FM, Rabu (20/4).

Disebutkan Napsiani pula, keputusan dukungan tersebut pada 31 Maret lalu telah ditandatangani 3 (tiga) unsur pimpinan DPRD yakni Ketua DPRD Fadliansyah, 2  Wakil Ketua yakni Taufik Rachman dan dirinya sendiri, yang atas nama lembaga mewakili seluruh anggota DPRD yang ada.

“Dukungan ini adalah bentuk penguatan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2022 tentang provinsi Kalimantan Selatan, yang didalamnya menyebutkan bahwa ibu kota provinsi berkedudukan di kota Banjarbaru,” ucapnya lagi.

Selian itu dijelaskan Napsiani, dukungan atas status Banjarbaru sebagai ibukota Kalsel tersebut atas pertimbangan pihaknya menyikapi aspirasi masyarakat berdasarkan UU nomor 8 tahun 2022 yang baru disahkan pada 15 Februari lalu.  Sehingga dipandang perlu dukungan DPRD secara kelembagaan.

Surat keputusan tersebut, menurut politisi PPP ini juga telah ditembuskan kepada gubernur Kalsel, wali kota Banjarbaru, kepala kejaksaan negeri, kepala PN, kepala kepolisian resor Banjarbaru dan Komandan Kodim 1006/Banjar.

“Dukungan yang dituangkan dalam keputusan DPRD nomor 188.4.43/06/III/DPRD/2022, ini juga sebagai antisipasi, jika ada yudicial review dari pemko Banjarmasin,” pungkasnya. (RDM/RH)

Hari Kartini, Paman Birin Bagi-Bagi Bingka di Kantor Setda Provinsi Kalsel

BANJARBARU – Dalam momentum Hari Kartini, Paman Birin bagi-bagi bingka bagi ASN dan karyawan-karyawati di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (21/4).

Tiba sekitar jam 14.00 WITA di depan kantor Setda Provinsi Kalsel, Paman Birin yang membawa bingka langsung disambut ASN dan karyawan-karyawati di lingkup kantor Setda Provinsi Kalsel.

Sebagai penghargaan Hari Kartini, ASN dan karyawati perempuan pun terlebih dulu mendapatkan kue bingka,  yang secara bergiliran langsung diserahkan Paman Birin.

Bingka yang dibeli dari beberapa pelaku usaha UMKM yang ada di Banua ini pun secara khusus diberi nama Bingka Kartini.

Mendapat kue bingka yang langsung diserahkan oleh orang nomor satu di Kalsel, benar-benar membuat senang para ASN dan karyawan-karyawati.

Meski antre agar tertib untuk mendapatkan, namun secara bergiliran, Paman Birin menyerahkan langsung satu per satu.

“Alhamdulilah. Terimakasih Pak Gubernur Paman Birin,” ujar Naimah, salah satu karyawati yang menerima bingka.

Selain karyawan dan karyawati yang menerima, para kepala SKPD, staf ahli dan asisten di lingkup Pemprov Kalsel pun yang hadir di halaman kantor setda, juga mendapatkan bingka.

Selepas membagikan bingka, Paman  Birin bersyukur bisa bersilaturahmi langsung dengan karyawan  dan karyawati di kantor Setda Provinsi Kalsel.

Paman Birin pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh karyawan karyawati di lingkup Setda Provinsi Kalsel yang selama ini banyak membantu kegiatan – kegiatan dalam maupun luar kantor.

“Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua yang telah begawi tanpa kenal lelah di kantor setda. Semoga ini menjadi ladang pahala bagi setiap pekerjaan pian sabarataan,” kata Paman Birin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Wagub Kalsel Hadiri Puncak Hari Kartini Tahun 2022

BANJARMASIN – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, didampingi Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Fathul Jannah Muhidin, hadiri Puncak Peringatan Hari Kartini 2022 di Istana Negara secara daring, dari Mahligai Pancasila, Kamis (21/4).

Iriana Joko Widodo selaku Pembina Oase Kabinet Indonesia Maju, dalam sambutannya menyampaikan,  kesetaraan yang didapatkan perempuan Indonesia adalah berkat perjuangan dan semangat Kartini.

“Berkat perjuangan dan semangat Kartini, perempuan-perempuan Indonesia bisa sejajar dengan laki-laki dalam segala bidang kehidupan yang serta turut berkontribusi bagi pembangunan keluarga, bangsa dan negara,” ujarnya.

Dirinya juga menyebutkan bahwa banyak perempuan Indonesia masa kini telah berjasa dan berprestasi dalam profesinya masing – masing baik dalam skala nasional maupun internasional.

Dalam Puncak Peringatan Hari Kartini 2022 yang diselenggarakan masih di situasi pandemi ini, Iriana Joko Widodo juga mengucapkan terima kasih kepada perempuan – perempuan Indonesia yang terlibat langsung dalam menghadapi COVID-19.

“Berkat kerjasama kita semua, termasuk di dalamnya perempuan – perempuan hebat, Alhamdulillah kondisi pandemi di negara kita dapat dikendalikan dengan baik,” sampainya.

Tak lupa dirinya juga ucapkan belasungkawa untuk perempuan – perempuan Indonesia yang gugur dalam profesinya sebagai tenaga kesehatan yang turut ambil bagian dalam garda terdepan penanganan COVID-19.

Selanjutnya dirinya juga menyampaikan bahwa perempuan-perempuan Indonesia berpotensi ambil bagian dalam pemulihan akibat pandemi.

“Peringatan Hari Kartini tahun 2022 ini harus dimaknai sebagai era kebangkitan perempuan Indonesia dalam melawan pandemi. Untuk pemulihan ekonomi, sehingga kita bisa segera mewujudkan Indonesia Maju seperti yang kita cita-citakan bersama,” ujarnya.

Karena itu dirinya mengharapkan seluruh perempuan Indonesia untuk tetap berprestasi karena Pemerintah akan terus berkomitmen memberi peluang sebesar-besarnya untuk berkarya dan memaksimalkan potensi perempuan disegala sektor.

Dalam laporan yang disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Hari Kartini 2022, Tri Tito Karnavian, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperingati dan mengibarkan semangat juang Kartini yang telah berjasa bagi perempuan Indonesia.

Pada Puncak Peringatan Hari Kartini tahun 2022 ini, diserahkan sebanyak 514 penghargaan kepada perempuan berjasa dan berprestasi di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia.

Adapun rincian penerima penghargaan itu adalah 115 orang di bidang pendidikan, 99 orang di bidang kesehatan, 102 orang di bidang sosial budaya, 99 orang di bidang lingkungan hidup dan 99 orang di bidan pertanian.

Dalam pelaksanaan Puncak Peringatan Hari Kartini tahun 2022 di Kalimantan Selatan sendiri, turut diserahkan 13 penghargaan bagi perempuan berprestasi dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, ditemui usai acara menyampaikan pesan kepada perempuan – perempuan di Kalsel agar terus berprestasi.

“Kami mengharapkan kepada perempuan – perempuan di Kalsel untuk terus meningkatkan prestasi, baik itu di sektor kemasyarakatan, pendidikan, pertanian, pendidikan ataupun kesehatan,” sampainya.

Acara yang dihadiri secara daring dari Mahligai Pancasila ini juga turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK dan Danrem 101/Antasari, Rudi Puruwito. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Pemkab Banjar Mulai Lakukan Penyelidikan Soal Ambruknya Retail Modern di Gambut

BANJAR – Pemkab Banjar melakukan penyelidikan penyebab ambruknya bangunan retail modern yang berletak di Jalan Ahmad Yani KM 14,5 Kecamatan Gambut.

Suasana saat ambruknya retail modern yang terletak di Jl A Yani KM 14,5 Gambut, Kabupaten Banjar

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Banjar, Muhammad Riza Dauly mengatakan pihaknya telah mengerahkan sejumlah tim ahli bangunan agar memastikan alasan ambruknya retail yang berdiri disamping SPBU itu.

Plt Kadis PUPRP Kabupaten Banjar, M Riza Dauly

“Kami juga sudah mulai menerjunkan beberapat tim ahli agar dapat mengetahui secara jelas apa penyebab ambruknya bangunan ini,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (20/4) siang.

Dia menerangkan, penyebab runtuhnya bangunan ini bisa disebabkan beberapa faktor, seperti, tanah, pondasi hingga kontruksi. Akan Tetapi, untuk lebih mengetahui secara rinci Dinas PUPRP Kabupaten Banjar masih melakukan penyelidikan.

“Hingga saat ini kami masih melakukan pemeriksaan,” ucapnya.

Menurut dia, sebelum mendirikan bangunan tentu terlebih dahulu harus melengkapi berbagai persyaratan seperti dokumen serta uji kelayakan lokasi pembangunan.

“Ini sangat penting sebelum mendirikan bangunan,” jelas Riza yang juga menjabat sebagai Kepala Bappedalitbang Banjar.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Banjar, Muhammad Ikhsan, menjelaskan,  bahwa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dikantongi oleh pemilik ruko untuk usaha retail modern tersebut ternyata hanya dua lantai.

“Kalau dokumen yang diizinkan baru 2 lantai, bukan 3 lantai,” ucapnya.

Bahkan, retail modern yang dibangun 2012 lalu dan ambruk hingga memakan korban ini juga sudah berumur hampir 10 tahun.

“Kalau untuk bangunan komersil, detail teknis akan menyesuaikan kembali dengan konsultan bersangkutan, tetapi, penambahan lantai kami tidak mengetahui,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Luncurkan Aplikasi “SRIKANDI”

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel meluncurkan aplikasi Sistem Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).

Suasana Launching Aplikasi SRIKANDI di aula Dispersip Kalsel

Dihadiri sejumlah instansi terkait, baik yang hadir langsung di aula Dispersip Kalsel maupun melalui zoom meeting, aplikasi SRIKANDI ini diluncurkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, Kamis (21/4).

Dalam sambutannya, Roy mengatakan aplikasi SRIKANDI ini merupakan salah satu cara untuk mempercepat dan menyatukan langkah pengelolaan kearsipan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)

“Kearsipan harus terus mengikuti perkembangan zaman menerapkan hal-hal yang diperlukan dalam konteks penerapan SPBE”, katanya.

Roy menilai, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan arsip dinamis merupakan suatu keharusan apalagi dalam menghadapi era destruktif yang mana menuntut semua elemen untuk melakukan perubahan yang tepat.

“Oleh sebab itu ini sangat penting agar seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sesegera mungkin mengimplementasikan dan memanfaatkan aplikasi SRIKANDI ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan melalui peluncuran ini pihak ingin mempercepat penerapan aplikasi SRIKANDI di seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dengan aplikasi SRIKANDI ini kita juga ingin mewujudkan pelayanan administrasi pemerintahan di bidang kearsipan dinamis agar kian berkualitas,” ucapnya.

Tidak hanya itu, melalui peluncuran ini juga pihaknya ingin mewujudkan keseragaman dan keterpaduan pengelolaan kearsipan berbasis elektronik, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel.

“Aplikasi SRIKANDI pada dasarnya merupakan integrasi antara pengelolaan arsip dinamis secara instansional berbasis digital yang terintegrasi secara nasional pada kementerian/lembaga dengan pemerintah daerah, sehingga pencipta (arsip) wajib menyiapkan empat instrumen seperti tata naskah dinas, klasifikasi keamanan akses arsip dinamis, klasifikasi dan jadwal retensi arsip,” jelas Nurliani.

Dalam kesempatan ini, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie juga turut menyerahkan dokumen akun asli SRIKANDI kepada tujuh orang perwakilan instansi uji coba diantaranya, Dispersip Kalsel, Diskominfo Kalsel, Badan Kepegawaian Daerah Kalsel, Diskop-UMKM Kalsel, Biro Umum, Dishut Kalsel, dan Disdukcapil-KB Kalsel. (NRH/RDM/RH)

BPKP Gandeng Tabalong, Percepat Penggunaan Produk Dalam Negeri Lewat SPIP Terintegrasi

TABALONG – BPKP Kalimantan Selatan mengajak seluruh SKPD Kabupaten Tabalong, untuk merealisasikan Percepatan Peningkatan Penggunan Produksi Dalam Negeri (P3DN) dan Usaha Mikro Kecil (UMK) serta Koperasi lewat SPIP Terintegrasi.

Hal itu diwujudkan melalui penandatanganan komitmen bersama Bupati, Sekretaris Daerah, dan seluruh jajaran SKPD di Kabupaten Tabalong, Kamis (21/4).

“Ini aksi nyata mendorong seluruh SKPD Tabalong mengimplementasikan Instruksi Presiden nomor 2 tahun 2022,” imbuh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Rudy Mahani Harahap, saat ditemui di Pendopo Bersinar Tabalong.

Implementasikan Instruksi Presiden nomor 2 tahun 2022, Kabupaten Tabalong sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Data juga menunjukkan, nilai PDRB dan PDRB per kapita Kabupaten Tabalong mengalami kenaikan dibanding tahun 2020.

“Ini menunjukkan progress yang membaik dalam pemulihan ekonomi pada semua sektor lapangan usaha di Tabalong,” tegas Rudy.

Berfikir kreatif dan inovatif dalam menggali potensi juga dapat menggerakkan masyarakat dan pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk di Kabupaten Tabalong, yang akan menciptakan kesejahteraan.

“Itu kenapa potensi yang ada di Kabupaten Tabalong harus terus dikembangkan,” jelas Rudy.

Rudy menekankan, salah satu alat yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai Pemerintah Kabupaten Tabalong adalah Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

“Implementasi SPIP yang baik akan memberikan keyakinan memadai dalam pencapaian tujuan pemerintah daerah. Tujuan pemerintah daerah sendiri bisa diukur dari perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Nilai-nilai yang ada dalam SPIP Terintegrasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari beberapa framework penilaian birokrasi, yakni MCP KPK, Opini BPK, SAKIP, RB, Survei Penilaian Integritas, dan Zona Integritas menuju WBK/WBBM.

“Apabila SPIP Terintegrasi telah diimplementasikan dengan baik, akan membawa pengaruh positif terhadap capaian kinerja pemerintah daerah yang diukur dengan indikator penilaian yang lain,” jelasnya.

Komitmen bersama yang dibacakan oleh Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, menjari momentum jajaran SKPD Kabupaten Tabalong untuk bersama-sama bangkit dan mendukung P3DN lewat SPIP Terintegrasi.

“Sebanyak 35 SKPD telah menandatangani bersama dan sepenuhnya berkomitmen untuk mengimplementasikan dan menginternalisasi SPIP serta Manajemen Risiko (MR) secara terintegrasi dan berkelanjutan pada seluruh program dan kegiatan di Kabupaten Tabalong,” tambah Rudy.

Itu merupakan kesungguhan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam mengimplementasikan SPIP dan MR terintegrasi.

“Diharapkan, pada penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP Terintegrasi, yang akan dilaksanakan pada Tahun 2022 ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong dapat meningkatkan pencapaian level 3 SPIP Terintegrasi,” tutupnya. (BPKPKALSEL-RIW/RDM/RH)

Pansus Revisi Perda Difabel Finalisasi

BANJARMASIN – Panitia khusus Revisi Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, telah finalisasi.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Panitia Khusus Raperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas DPRD Kota Banjarmasin, Noor Latifah, Kamis (21/4) menjelaskan, setelah cukup panjang dilakukan pembahasan, akhirnya difinalisasi dengan poin penting sarana dan transportasi, yang ramah bagi penyandang disabilitas.

“Kita menerima masukan baik dari kaum disabilitas sendiri, masyarakat umum, dan akademisi untuk diterapkan nanti,” ucapnya

Disampaikan Lala (sapaan akrabnya), dalam Revisi Perda ini, perlu dibangun rumah perlindungan sosial bagi penyandang disabilitas, sebagai langkah untuk kemajuan bagi kaum difabel.

“Kami bahas revisi perda ini cukup panjang sejak 2021, agar semua terakomodir,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan, Wakil Ketua Panitia Khusus Revisi Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, DPRD Kota Banjarmasin, Deddy Sophian, menurutnya untuk pekerjaan, ada persentase ketenagakerjaan bagi kaum disabilitas, yaitu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), minimal 2 persen bahkan koperasi wajib menampung pekerja kaum disabilitas.

“Mereka bekerja harus sesuai kompetensi dan kemampuan fisik, tidak boleh ditempatkan di luar kemampuan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

YKI Banjarmasin Berikan Bantuan Untuk Penyintas Kanker

BANJARMASIN – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Banjarmasin memberikan bantuan sembako serta uang tunai kepada penyintas kanker di kota ini.

Ketua YKI Kota Banjarmasin Siti Wasilah mengatakan, dilaksanakan kegiatan tersebut, dalam rangka memperingati HUT Ke 45 Yayasan Kanker Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 April lalu.

Siti Wasilah menyerahkan bantuan kepada penyintas kanker anak anak di RSUD Ulin Banjarmasin

“Namun, pemberian bantuan kepada penyintas kanker di Kota Banjarmasin, baru bisa dilaksanakan saat ini,” ujar Siti Wasilah, Rabu (20/4).

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan oleh YKI Kota Banjarmasin berupa, pelaksanaan bakti sosial, seperti mengunjungi penyintas kanker ibu Indah warga Sungai Andai.

“Kami melaksanakan bakti sosial dengan mengunjungi penyintas kanker,” ucapnya.

Dipilihnya ibu Indah tersebut, lanjut Siti Wasilah, karena harus berjuang dengan kanker payudara yang dideritanya, sambil membesarkan 3 anaknya sendiri karena suaminya sudah meninggal.

“Selain itu, kami juga mengunjungi Anak-anak penyintas kanker yang tengah dirawat di ruang hematologi anak RSUD Ulin Banjarmasin,” ujar Siti Wasilah.

Untuk anak anak penyintas kanker, diberikan bingkisan kepada anak-anak penyintas, sembako dan uang tunai. Memberikan hiburan dengan membawa pesulap cilik.

Pada kesempatan tersebut, istri Walikota Banjarmasin ini juga menyampaikan, jika YKI Kota Banjarmasin menerima bantuan dari PT Indofood.

“Dengan adanya bantuan tersebut, maka kami siap menyalurkan bantuan dari berbagai pihak untuk kepentingan para penyintas atau edukasi sebagai upaya pencegahan,” tuturnya lebih lanjut.

Siti Wasilah berharap, bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat,” ucapnya.

YKI Kota Banjarmasin juga membuka Hotline agar dapat membantu para penyintas kanker di Kota Banjarmasin.

YKI Kota Banjarmasin menyediakan Hotline 08115087272 merupakan layanan dan pengaduan terkait penanganan kanker di wilayah Kota Banjarmasin.

“Kepada Warga kota Banjarmasin jika mengetahui ada pasien kanker tidak mampu yang memerlukan bantuan, berkenan menginformasikan ke layanan YKI Banjarmasin,” ujar Siti Wasilah. (SRI/RDM/RH)

PKK Kalsel Gelar Pasar Murah di Hulu Sungai Tengah

HST – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pasar murah di Desa Kambat Utara, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Kamis (21/4).

Pasar murah Ramadan TP PKK Kalsel

Pelaksanaan pasar murah Ramadan tahun ini merupakan kali ketiga, usai di Kotabaru dan Batola.

Bekerja sama dengan TPP PKK HST, Dinas Perdagangan dan Dinas Kesehatan Kalsel, gelaran pasar murah dirangkaikan dengan pembagian sembako, khitanan massal, pengobatan gratis, dan perpustakaan keliling.

“Kita harapkan kegiatan ini memunculkan kegembiraan dan silaturahmi antar sesama,” kata Ketua TP PKK Kalsel Raudatul Jannah Sahbirin Noor, dalam sambutannya, yang dibacakan Ketua Bidang I PKK Kalsel Aminatus Alifah Roy Rizali Anwar.

“Nawaitu kami, kegiatan ini bisa terus diadakan setiap tahun di berbagai tempat, serta bisa memberikan manfaat optimal pada masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK HST Cheri Bayuni Budjang berharap, warga dapat beramai-ramai menyambangi pasar murah.

“Apalagi di musim COVID-19 ini, dengan adanya pasar murah kita sekalian menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Cheri mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sahbirin Noor dan Ketua TP PKK Kalsel atas inisiasinya dalam menggelar kegiatan sosial tersebut.

Adapun pelaksanaan pasar murah terpantau ramai dikunjungi warga sekitar. Sembako dan berbagai bahan makanan lainnya laris diburu warga.

Salah satu pembeli, Maryam (33), mengaku senang atas pelaksanaan pasar murah didesanya.

“Saya sangat senang dengan adanya pasar murah ini. Harapannya bisa sering-sering diadakan,” ujarnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version