Tingginya Harga Tiket Pesawat Terbang Penyebab Tingginya Inflasi di Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menjalankan arahan Pemerintah Pusat melalui Presiden RI Joko Widodo, untuk menjaga stabilitas inflasi harga di daerah masing masing.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, saat ini pihaknya telah mendapatkan arahan dari Presiden mengenai, penanggulangan inflasi.

“Arahan tersebut disampaikan melalui Rakornas Pengendalian Inflasi lewat Zoom Meeting,” ucap Ibnu.

Untuk Kota Banjarmasin pengendalian inflasi dilakukan Pemerintah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), untuk harga agar tetap stabil atau tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

“Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam pengendalian inflasi, seperti ketersediaan serta keterjangkauan daya beli di masyarakat,” ujarnya.

Jangan sampai, tambah Ibnu, pendapatan tetap sama namun daya beli menurun.

Tingginya inflasi yang terjadi saat ini, disebabkan oleh tingginya harga tiket pesawat saat.

Menurut Ibnu, tingginya harga tiket pesawat disebabkan pembelian tiket mengalami peningkatan, sejak pandemi COVID-19 melandai.

“Pemerintah saat ini berusaha untuk terus mengendalikan inflasi, agar daya beli masyarakat tetap terjadi, tidak terjadi penurunan,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Dispar Kalsel Gelar Pelatihan Implementasi Konsep CHSE

BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan Banjarmasin, menggelar pelatihan implementasi konsep CHSE bagi ASN tahun 2022, mulai 18 – 20 Agustus di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin pada Jumat (19/8) mengatakan, pelatihan ini sebagai upaya pengembangan sumber daya manusia di bidang pariwisata, dengan menerapkan konsep CHSE (cleanliness, health, safety dan environment sustainability), yang dinilai sangat penting dilaksanakan, karena masih pandemi COVID-19.

“Pandemi COVID-19 yang terjadi di tahun 2020, memiliki pengaruh besar salah satunya disektor pariwisata,” ucapnya

Disampailkan Syarifuddin, akibat Pandemi COVID-19 ini, telah mengubah kesadaran masyarakat terhadap cleanliness, health, safety dan environment sustainability, sehingga konsep CHSE ini menjadi syarat dalam pelayanan hotel dan penginapan, yang tentu tidak terlepas dari slogan Sapta pesona pariwisata.

“Melalui pelatihan ini dapat menghasilkan ASN yang berkompeten dan menjadi pionir bagi para pelaku usaha terkait regulasi, alur perizinan, dan pemenuhan standar SNI terkait CHSE pada sektor pariwisata,” pintanya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, untuk peserta pelatihan ini, terdiri dari perwakilan Dinas Pariwisata dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), baik tingkat provinsi, kabupaten dan kota ada sebanyak 56 orang. Selama tiga hari materi yang disampailan kepada peserta diantaranya, Regulasi perijinan dan pengawasan usaha, kebijakan pengembangan pariwisata provinsi, dan standar SNI 9042:2021 CHSE.

“Narasumber pelatihan Kemenparekraft RI, dan DPMPTSP Kalsel,” tutup Syarifuddin. (NHF/RDM/RH)

Apresiasi Pengunjung, Dispersip Kalsel Berikan Penghargaan Kepada Pemustaka Teladan

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel memberikan penghargaan kepada sejumlah pemustaka teladan seiring dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-72 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dispersip Kalsel, Endang Camsudin, didampingi Kepala Bidang Layanan dan Pembinaan Perpustakaan Wildan Akhyar, di salah satu ruang rapat Kantor Dispersip Kalsel, Kamis (18/8).

Plt Sekretaris Dispersip Kalsel, Endang Camsudin mengatakan, pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap pengunjung rutin yang memenuhi segala tata tertib layanan. Menurutnya, sebanyak enam orang ditetapkan layak mendapatkan penghargaan tersebut berdasarkan catatan Bidang Layanan.

“Yang dinilai dari lamanya menjadi anggota, tingkat keaktifan kunjungan, hingga kedisiplinan dalam meminjam dan mengembalikan buku, serta tertib dalam menikmati layanan perpustakaan,” katanya.

Endang berharap melalui pemberian apresiasi ini dapat memotivasi pemustaka lain agar bisa ikut memanfaatkan layanan optimal yang diberikan pemerintah sekaligus menjaganya dalam rangka menunjang kualitas sumber daya manusia di Kalsel. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat menjadi pionir dalam peningkatan kegemaran membaca untuk mencerdaskan dan menunjang kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya ini dapat menjadi contoh bagi pemustaka lain, dan semoga nanti semakin banyak dan lebih sering lagi masyarakat Kalsel datang ke sini,” terangnya.

Sementara itu, Muhammad Hidayatullah selaku penerima penghargaan pemustaka teladan mengaku telah menjadi anggota perpustakaan selama 25 tahun. Hingga saat ini, dirinya masih sering berkunjung untuk mencari bahan bacaan dan referensi, guna menunjang studi dan pekerjaannya.

“Saya menjadi anggota saat masih Sekolah Menengah Pertama. Masih cukup sering ke sini mencari buku tentang kesehatan,” ungkap Hidayatullah yang juga seorang dokter gigi.

Hidayatullah juga memuji kemajuan layanan perpustakaan saat ini yang telah banyak berubah dan makin baik.

Selain Muhammad Hidayatullah, lima pemustaka lainnya yang juga turut mendapatkan penghargaan yaitu, Esa Oktarianor, Muhammad Azhar, Muhammad Samsul Arifin, Muhammad Haikal Fiqry dan Sari Bunga. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

SDM Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin Dituntut Melek Teknologi

BANJARBARU – Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ahli dalam bidang teknologi sangat diperlukan di era modern saat ini, termasuk dalam bidang kesehatan.

Pembentukan SDM yang berkualitas ini merupakan salah satu harapan terbesar dari Ketua Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Akhmad Muntaha, pada puncak perayaan dies natalis atau HUT ke-37 Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Jumat (19/8).

Ketua Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Akhmad Muntaha, saat memberikan sambutan dalam dies natalis ke-37 Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin

Pasalnya, pemanfaatan teknologi canggih diakuinya sering ditemukan di Laboratorium Kesehatan (Labkes) untuk mempermudah Tenaga Kesehatan (Nakes) dalam menganalisa suatu penyakit atau faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan masyarakat.

“Banyaknya peralatan-peralatan canggih sekarang yang harus dioperasionalkan oleh mahasiswa di laboratorium. Tentunya ini memerlukan kemampuan dan SDM yang kuat di Jurusan Analis Kesehatan, khususnya para dosen dan PLP (Pranata Laboratorium Pendidik),” terangnya.

Diusianya yang ke-37 ini, ia berharap Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin dapat berkembang dalam menghadapi tantangan-tantangan untuk tetap eksis berkontribusi di dunia kesehatan khususnya di Kalimantan Selatan.

Apalagi diakuinya, Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin adalah penghasil SDM bidang laboratorium yang berkontribusi untuk Kalsel, Kalteng, dan Kaltim.

“Serapannya biasanya sekitar 80 persen masa tunggu dalam satu tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Program Sarjana Terapan di Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Haitami, membeberkan sejak 1985 hingga saat ini, pihaknya telah meluluskan 34 angkatan mahasiswa Analis Kesehatan.

Ketua Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Program Sarjana Terapan di Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Haitami (tengah)

Dengan mengangkat tema “Pulih Lebih Cepat, Tumbuh Lebih Kuat, Analis Kesehatan Jaya”, Haitami berharap lulusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin bisa berkontribusi untuk menyehatkan negeri ini untuk Indonesia lebih sehat.

“Kami harap lulusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin mampu menjadi garda terdepan dalam menegakkan diagnosa suatu penyakit dengan lebih baik, dan tetap lebih semangat, lebih sehat dan lebih kuat lagi,” harapnya. (SYA/RDM/RH)

Samsat Barabai Buka Tempat Baru di Dua Kecamatan HST, Ini Jadwalnya

HULU SUNGAI TENGAH – Samsat Keliling (Samkel) milik Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Barabai kini sudah bisa melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di dua titik Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Lokasi layanan ini berada di Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) di Pasar Senin Birayang. Sedangkan, Barabai Kota dilaksanakan pada kegiatan rutin Car Free Day (CFD) yang berada tepat di Kantor Bupati HST dan resmi menjadi titik pelayanan ketiga dan keempat di wilayahnya tersebut.

Pelayanan Samkel di Car Free Day (CFD) bersama Kepala UPPD Samsat Barabai, Ali Mukhraji. (Sumber : Samsat Barabai)

Kepala UPPD Samsat Barabai, Ali Mukhraji, mengatakan, penyelenggaraan layanan ini selain telah mendapat izin resmi dari tim pembina Samsat. Pihaknya juga berhasil mengantongi persetujuan dari Bakeuda Kalsel.

“Untuk jadwal pelaksanaan Samkel di Batai Alai Selatan itu setiap hari Senin berdekatan dengan pasar yang lebih tepatnya di halaman utama Bank Kalsel cabang Birayang. CFD diselenggarakan pada hari Minggu,” ungkapnya, baru-baru tadi.

Untuk itu, dirinya mengimbau, apabila tak sempat melakukan layanan di kantor induk, samkel dapat diandalkan sebagai alternatif.

“Jadi, masyarakat dapat memanfaatkan layanan baru ini semaksimal mungkin,” ucapnya.

Sementara, beber Ali, Pasar Mu’ui, Kecamatan Pandawan, yang juga dicanangkan sebagai titik lokasi pelayanan terbaru. Hingga kini, UPPD Samsat Barabai masih menunggu arahan dari Bakeuda Kalsel.

“Doakan saja, mudahan di Triwulan keempat dapat terealisasi,” tuturnya.

Kendati begitu, ia menuturkan, selain Birayang dan Barabai Kota yang kini menjadi layanan resmi ketiga dan keempat. Kambat, Kecamatan Pandawan hingga Labuan Amas Selatan di Pantai Hambawang, HST, juga mendapat dukungan sama untuk mendapatkan pelayanan.

“Pasar Pantai Hambangan itu beroperasinya setiap hari Selasa dan Rabu di kawasan Pasar kambat,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Birin dan BP Tapera Tandatangani MoU Perumahan Layak Bagi Masyarakat Penghasilan Rendah

BANJAR – Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemprov Kalimantan Selatan dan masyarakat berpenghasilan rendah, berkesempatan memiliki rumah pertama di 2023.

Hal ini menyusul ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara Provinsi Kalimantan Selatan dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Penandatanganan dilakukan Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor dan Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Adi Setianto di Kiram Park, kabupaten Banjar, pada Kamis (18/8) siang.

Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan, MoU sebagai bukti pemerintah hadir di tengah masyarakat.

Paman Birin juga mendukung keinginan BP Tapera untuk mewujudkan perumahan yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Paman Birin juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan BP Tapera dalam mengomandoi pembangunan rumah bersubsidi.

Di sisi lain, Paman Birin mengingatkan kepada pengembang agar memerhatikan berbagai aspek dalam membangun perumahan termasuk kualitas bangunan maupun fasilitas pendukung lainnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel Mursyidah Amini mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan dan pemetaan data peserta Tapera.

Dirinya mengatakan, Pemprov telah menyiapkan lahan seluas 8 hektar di kota Banjarbaru.

“Untuk lokasi di kawasan Palam, Banjarbaru,” sebutnya.

Semantara itu, Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Adi Setianto menyarankan, dari ketersediaan lahan, bisa dibangun perumahan masyarakat berpenghasilan rendah dan untuk ASN.

Menurutnya, dengan luas 8 hektar yang disiapkan Pemprov Kalsel bisa didapat kurang lebih 400 rumah.

Menurutnya, selain Pemprov Kalsel, pihaknya juga didukung DPD REI Kalsel dan Bank Pembangunan Daerah (Bank Kalsel).

Dirinya berharap, akhir tahun 2022 semua data sudah lengkap sehingga bisa dilaksanakan pada tahun 2023.

“Kita berharap akhir tahun ini datanya sudah lengkap, jadi kita bisa eksekusi tahun depan,” katanya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Touring Kemerdekaan Kembali Digelar, 5.000 Lebih Bikers Kumpul di Kiram

BANJARBARU – Dalam rangka untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI tahun 2022, Korem 101/Antasari kembali menggelar Touring Kemerdekaan, pada Kamis (18/8), yang menempuh jarak lebih dari 50 Km dengan start Korem 101/Antasari Banjarmasin dan finish di Kiram Park Kabupaten Banjar.

Danrem 101/Ant, Rudi Puruwito (kanan) saat menyerahkan piagam penghargaan kepada komunitas otomotif Kalsel

Touring kemerdekaan ini di ikuti 5.000 lebih bikers se-Kalsel dan dilepas langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda dan SKPD lingkup Kalsel.

Komandan Korem 101/Antasari, Brigjen Rudi Puruwito, menyampaikan terimakasih kepada Pempro Kalsel, khususnya Gubernur Sahbirin Noor, yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Touring Kemerdekaan 2022 ini.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu. Terkhusus kepada Bapak Gubernur yang telah membantu kelancaran acara ini,” ucap Rudi.

Selain itu Rudi juga berterimakasih kepada Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto, yang telah mengerahkan pasukan kepolisian untuk memastikan kegiatan agar berlangsung dengan aman dan lancar.

“Terimakasih juga kepada Bapak Kapolda yang telah melakukan pengawalan dan pengamanan dari Korem 101 Antasari sampai ke Kiram, sehingga kita semuanya bisa selamat sampai ke tujuan,” lanjutnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, dalam kegiatan tersebut mengingatkan perjuangan yang telah dilakukan para pendehulu dalam merebut kemerdekaan.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat foto bersama dengan unsur Forkopimda Kalsel di Kiram Park, kab Banjar

“350 tahun (masa penjajahan) bukanlah waktu yang sebentar, yang dirasakan oleh datuk kita, nini kita, para pejuang kita,” ucap Paman Birin sapaan akrabnya.

Paman Birin juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat termasuk komunitas otomotif, agar terus bergerak dan jangan malas untuk kemajuan pembangunan Kalsel.

“Dengan sikap bergerak, jangan pengoler (malas), rajin belajar, maka kita akan bisa berdaya saing dan akan jadi pemenang. Dan kita akan merdeka dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan,” pesannya.

Touring Kemerdekaan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan Korem 101/Antasari sejak 2018 lalu. Kegiatan ini sempat terhenti akibat pandemi yang melanda selama dua tahun. (SYA/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : Generasi Muda Harus Siap Hadapi Era Society 5.0

BANJARMASIN – Kalangan legislatif menggelar Hearing dan Dialog Wawasan Kebangsaan, dengan mengangkat tema Membangun Karakter Bangsa dalam Era Society 5.0 Demi Mewujudkan Indonesia Emas.

Suasana Hearing DPRD Banjarmasin

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, sebagai narasumber pada Selasa (16/8) sore menyampaikan, negara Indonesia adalah negara hukum, maka konsep Society 5.0 yang digagas oleh Jepang, dengan komponen utama manusia mampu menciptakan hal baru, dimaksudkan agar mampu meningkatkan perekonomian.

“Karakter bangsa tidak boleh hilang akibat tergerus kemajuan zaman,” katanya

Disampaikan Harry, melalui Society 5.0 ini perlu kecerdasan yang memperhatikan sisi kemanusiaan, kemudian mentransformasi jutaan data dan dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan.
Generasi muda Indonesia sangat berperan dalam mengaplikasikan tersebut.

“Sumber Daya Manusia yang ada harus memanfaatkan, karena SDM dalam negeri tidak kalah berkualitas dengan luar negeri,” ungkapnya.

Harry berharap, dengan adanya Society 5.0 ini dapat semakin mengembangkan Sumber Daya Manusia di negara Indonesia, dalam rangka mempersiapkan SDM yang unggul dan mampu bersaing. Mengingat akan mengalami kesulitan kalau hanya mengandalkan lembaga pendidikan, sehingga elemen masyarakat dan pemangku kepentingan harus terlibat sepenuhnya, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, organisasi serta masyarakat.

“langkah yang harus dilakukan memperkuat kualitas pendidikan dan kompetensi mahasiswa,” pinta Harry.

Sementara itu, Ketua GMNI Banjarmasin Bayu Hendra Kusuma, menyambut baik acara Hearing dan Dialog Wawasan Kebangsaan bersama DPRD Banjarmasin. Hal ini tentunya menambah banyak wawasan dan pengalaman yang bisa diambil dari dialog dengan wakil rakyat, terutama menghadapi era society 5.0.

“Sebagai generasi muda, kita harus siap dengan perubahan zaman, seperti memiliki inovasi dan belajar banyak hal diera digital,” tutupnya.

Foto bersama Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Banjarmasin bersama kalangan mahasiswa

Untuk diketahui, dalam acara Hearing dan Dialog Wawasan Kebangsaan di gelar di Gedung Paripurna DPRD Banjarmasin. Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Matnor Ali juga turut menjadi narasumber, didampingi Tugiatno, dan beberapa Angggota DPRD Banjarmasin yakni Deddy Sophian, Afrizaldi, M Rasyid Ridha, Arufah Arif, Zainal Hakim, dihadiri Kesbangpol Banjarmasin, dan puluhan mahasiswa di Kalsel. (NHF/RDM/RH)

September 2022 Tarif Air Minum PTAM Bandarmasih Mulai Diberlakukan

BANJARMASIN – PT Air Minum Bandarmasih akan memberlakukan kenaikan tarif air minum pelanggan pada September 2022 ini. Demikian disampaikan Direktur PT Air Minum Bandarmasih Yudha Ahmadi

“Alasan dari kenaikan tersebut karena selama ini mereka menjual air minum tersebut, dengan harga rugi,” ucapnya.

Untuk itulah, lanjut Yudha, saat ini dilakukan penyesuaian tarif oleh PT Air Minum Bandarmasih.

“Kenaikan tarif air minum pelanggan terjadi pada 2015 lalu,” ujarnya.

Yudha mengatakan, untuk kenaikan tarif air minum pelanggan tersebut, dilaksanakan untuk peningkatan dari pelayanan kepada pelanggan itu sendiri.

Menurut Yudha, kenaikan tersebut untuk melengkapi fasilitas penunjang dari peningkatan pelayanan. Yang selama ini mengalami gangguan pada pelayanan air minum PT Air Minum Bandarmasih.

“Kawasan yang masih mengalami gangguan pelayanan air minum seperti dikawasan Sungai Andai, serta lainnya,” ucap Yudha. (SRI/RDM/RH)

Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel Resmi Dibuka

BANJARMASIN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK membuka Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel yang berlangsung di gedung B lantai 2 kantor DPRD Kalsel, Kamis (18/8).

Suasana Pembukaan Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari yaitu 18 dan 19 Agustus 2022 oleh kalangan jurnalis yang tergabung dalam Pressroom Dewan ini mengangkat tema “Junjung Tinggi Sportivitas dan Kebersamaan” dalam rangka Memperingati Hari Jadi ke-72 Provinsi Kalimantan Selatan dan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK berharap melalui turnamen ini dapat melahirkan atlet terbaik, hingga tingkat nasional. Selain itu, juga even serupa bisa dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya.

“Kolaborasi ini dalam rangka memajukan olahraga di Kalsel. Kami selalu mendukung langkah ditempuh Pressroom DPRD Kalsel, apalagi untuk pembangunan Banua tercinta,” jelasnya.

Supian HK juga berpesan kepada para peserta untuk junjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

Sementara, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Fachrudin berterima kasih atas kerjasama kalangan wartawan dan DPRD Kalsel dalam berbagai kegiatan, termasuk Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel Tahun 2022.

“Ini bentuk sinergi yang bagus. Alhamdulillah ini bisa dilanjutkan lagi. Semoga dilanjutkan lagi di tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Dengan turnamen ini, Fachruddin berharap tidak saja terjalin silaturahmi antara Bank Kalsel dengan DPRD Kalsel dan kalangan wartawan, tapi juga muncul bibit-bibit tenis meja guna memajukan olahraga ini di masa mendatang.

“Selamat bertanding bagi para peserta,” pungkasnya.

Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana, Rudi Setiawan mengungkapkan, total peserta yang mengikuti turnamen ini sebanyak 58 orang, dengan nomor pertandingan tunggal putera, ganda putera, dan tunggal puteri.

“Panitia mengapresiasi positif semua pihak yang terlibat, sehingga dapat terselenggaranya turnamen tenis meja yang digelar untuk kedua kalinya ini,” kata pria yang disapa Edoy ini.

Untuk diketahui, kegiatan ini didukung berbagai pihak, diantaranya Ketua DPRD Kalsel, Sekdaprov Kalsel, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Plt Sekretaris DPRD Kalsel, Fraksi-fraksi DPRD Kalsel, PT Bank Kalsel, UPPD Samsat Banjarmasin I, serta UPPD Samsat Banjarmasin II dan sponsor lainnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version