LOMBA MASAK LEMPENG MERAMAIKAN PERINGATAN HARJAD KALSEL DAN HUT RI DISPORA KALSEL

BANJARMASIN – Dharma Wanita Persatuan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan memperingati Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan serta Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satunya lomba masak lempeng, di Halaman Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (9/8). Dibuka oleh kepala Dispora Kalsel Hermansyah, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Dispora Kalsel Rusnawati.

“Kegiatan yang dilaksanakan saat ini merupakan inisiasi dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Dispora Kalsel,” ungkap Hermansyah.

Kepala Dispora Kalsel Hermansyah didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Dispora Kalsel Rusnawati

Kegiatan ini, lanjutnya, diikuti seluruh karyawan dilingkup Dispora Kalsel. Untuk bersama sama memasyarakat olahraga. Pada Peringatan Hari Jadi Provinsi serta HUT RI Tahun 2023.

“Rangkaian Kegiatan Lomba yang dilaksanakan tersebut, yaitu senam, memasak, balogo, sarung bola tangan, serta estafet kelereng,” ucap Hermansyah.

Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan lomba masak lempeng, salah satu makanan tradisional dari Banua.

Ketua Drama Wanita Persatuan Dispora Kalsel Rusnawati menjelaskan, dipilihnya menu lomba masak lempeng tersebut, karena lempeng salah satu makanan tradisional Banua, yang mudah dan murah untuk diolah.

“Dipilihnya menu lempeng ini karena salah satu makanan tradisional yang mudah diolah,” ucap Rusnawati.

Namun, lanjutnya, untuk saat ini lempeng tersebut sudah sulit ditemukan di pasaran kuliner di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Oleh karena itu, lempeng tersebut perlu dilestarikan keberadaannya. Ditengah masyarakat di Banua ini,” ucap Rusnawati. (SRI/RDM/APR)

Permudah Pelayanan Kepegawaian Dalam Usulan Jabatan Fungsional, BKPSDM Banjar Launching Aplikasi Si-JAFUNG

Martapura – Untuk mempermudah usulan pengembangan karir jabatan fungsional bagi PNS Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar, Pemkab setempat melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banjar meluncurkan Sistem Elektronik Usulan Pengembangan Karir Jabatan Fungsional (Si-JAFUNG), Selasa (8/8) yang peresmiannya dilakukan oleh Kepala BKPSDM Banjar Erny Wahdini.

Dalam sambutanya Kepala BKPSDM Kab Banjar, Erny Wahdini menyampaikan melihat banyaknya jenis usulan layanan kepegawaian yang ada di BKPSDM jika masih menggunakan metode manual, dinilai tidak akan efektif.

“Dalam artian masih menggunakan berkas fisik, dapat dibayangkan seberapa banyak tumpukan kertas/dokumen yang ada di BKPSDM. Maka tidak sesuai dengan arahan Presiden RI yang menyatakan bahwa, reformasi birokrasi bukan tumpukan kertas,” ujar Erny.

Sehingga menurutnya, harus ada inovasi untuk menjadi solusi agar usulan layanan kepegawaian tidak lagi menjadi tumpukan kertas.

“Oleh karena itu BKPSDM Kabupaten Banjar telah menghadirkan inovasi Si-JAFUNG (Sistem Elektronik Usulan Pengembangan Karir Jabatan Fungsional) yang diciptakan oleh Kasubbid Pengembangan Jabatan Fungsional Nova Dwi Riyanto,” ucapnya lebih lanjut.

Tujuan dari aplikasi ini, tambah Erny, diantaranya untuk mewujudkan Reformasi Birokrasi bukan tumpukan kertas serta Birokrasi lincah dan cepat.

“Semoga dengan adanya aplikasi ini dapat mempermudah usulan dan mempercepat proses usulan layanan kepegawaian,” tutupnya.

Seperti diketahui, inovasi seprti ini dinilai sejalan dengan amanat dari peraturan presiden nomor 95 tahun 2018 tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik dan sesuai arahan Presiden RI Bapak Joko Widodo tentang reformasi birokrasi. Disana terdapat 3 point yang harus menjadi perhatian bersama. Yakni, Birokrasi yang berdampak, dirasakan langsung oleh masyarakat, Reformasi birokrasi bukan tumpukan kertas dan Birokrasi lincah dan cepat. (RDM/APR)

Peringati HUT Ke-73 Kalsel di “Rumah Banjar”, Pemprov Apresiasi Komitmen DPRD Membangun Banua

Banjarmasin – Jajaran Wakil Rakyat “Rumah Banjar” mendapatkan apresiasi dari pimpinan Eksekutif Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). karena dianggap telah memberikan sumbangsih dan komitmennya dalam rangka ikut serta membangun daerah.

Apresiasi tersebut diberikan oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor pada sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Kalsel, Muhidin pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel dengan agenda Peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke 73, pada Rabu, (9/8).

Gubernur mengatakan bahwa selama tujuh tahun terakhir, tidak kurang dari 183 penghargaan telah berhasil diraih oleh Provinsi Kalsel. Hal tersebut, menurutnya wujud dari tekad dan kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kalsel baik eksekutif maupun legislatif.

“Kita juga meraih dua penghargaan bergengsi pada tahun ini, yakni penghargaan Satyalancana Wira Karya bidang pertanian, terkait inovasi program “SISKA KU INTIP”, dan penghargaan Satyalancana Wira Karya bidang pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana, terkait inovasi dalam penanganan penurunan stunting,” katanya.

Dengan mengambil tema, “Rakat Basindat, Junjung Martabat, Banua Babarakat,” pada HUT ke-73 Provinsi Kalsel ini, lanjut Gubernur, hal itu mencerminkan nilai-nilai kebersamaan yang dalam, semangat untuk senantiasa menjunjung tinggi martabat dan derajat, dengan harapan agar daerah ini senantiasa dalam lindungan Allah SWT.

“Ini adalah panggilan untuk kita semua, sebagai warga Kalsel, untuk terus bersatu, berjuang, dan merawat nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita. saat ini, kita melihat betapa pentingnya semangat persatuan, kerja keras, serta kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan ulama,” jelasnya.

Melalui momentum yang berharga ini pula, Gubernur mengajak untuk merefleksi perjalanan panjang, mengevaluasi pencapaian-pencapaian, serta memantapkan niat, optimisme, dan komitmen untuk menghadirkan masa depan Provinsi Kalsel yang lebih cerah.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK sebagai pimpinan rapat paripurna menyambut baik apresiasi yang disampaikan oleh pimpinan Eksekutif Daerah Provinsi Kalsel.

Supian HK menjelaskan bahwa pencapaian selama ini tidak lepas dari kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif serta pihak-pihak yang terlibat lainnya.

“Marilah kita bersama-sama, dengan segenap masyarakat Kalsel membangun dan menjaga provinsi yang kita cintai ini, adat dan budaya Banua harus kita jadikan pijakan dalam menjalani arus zaman sekarang, sebagai dasar untuk mengembangkan daerah kita, menuju Kalsel Babussalam, pintu keselamatan menjadi gerbang IKN yang penuh dengan cahaya iman dan keberkahan dari Allah SWT,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan
penandatanganan nota
kesepakatan Kebijakan
Umum Anggaran dan Prioritas Plafon
Anggaran Sementara, baik APBD Perubahan
Tahun Anggaran 2023
maupun APBD Murni
TahunAnggaran 2024
antara Gubernur
Kalimantan Selatan dan
Pimpinan DPRD Provinsi
Kalimantan Selatan. (NRH/RDM/APR)

Kolaborasi Bersama Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel, PWI Kalsel Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

BANJARMASIN, Dalam rangka memeriahkan HUT ke-62 Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel membagikan ratusan paket sembako kepada warga kurang mampu.

Total sebanyak 200 paket sembako dengan nilai setara Rp 100 ribu perpaketnya dibagikan untuk warga di Kelurahan Sungai Andai dan janda wartawan.

Ketua PWI Provinsi Kalimantan Selatan, Zainal Helmie mengucapkan terima kasih kepada Ketua Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel, H Sudian Noor dan jajaran yang telah berpartisipasi dalam memeriahkan HUT IKWI ke-62, khususnya di Kalimantan Selatan.

“Ada 200 paket sembako untuk warga kurang mampu yang kita bagikan di beberapa titik di Sungai Andai. Ini tak lepas dari peran Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel melalui PWI Kalsel,” ujar Helmie beberapa waktu lalu.

Helmie pun mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel yang terus berkomitmen untuk membantu perekonomian masyarakat dan ummat.

“Kami harapkan kerjasama seperti ini dapat terus berlanjut di kemudian hari. Dimana program seperti ini sangat membantu dan berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat, khususnya yang kurang mampu,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua RT 26 Kelurahan Sungai Andai, Hormani atau lebih di kenal dengan panggilan Untung mengaku sangat senang atas bantuan yang diberikan oleh Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel dan PWI Kalsel kepada warganya.

Ia berharap program-program sosial ini terus dilakukan dalam berbagai kesempatan. Karena ujarnya program-program seperti ini dapat menyentuh langsung kepada masyarakat.

“Atas nama pribadi dan warga saya ucapkan terima kasih kepada Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel dan PWI Kalsel,” pungkasnya. (PWI.Kalsel-RDM/APR)

Warga Indra Sari Minta Wakil Rakyat Perjuangkan Bantuan Guna Tingkatkan Kesejahteraan

Banjar – Warga Desa Indra Sari Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar meminta Wakil Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan untuk memperjuangkan bantuan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

Permintaan itu disampaikan Sekretaris Desa Indra Sari, Isti saat mengikuti sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail, pada Senin (7/8).

Isti menjelaskan dalam kegiatan sosialisasi tersebut, beberapa usulan masyarakat antara lain pengembangan lembaga karang taruna dan kegiatan PKK dalam rangka peningkatan ekonomi di bidang UMKM.

“Kami berharap kepada Pak Isra sebagai Wakil Rakyat dapat memperjuangkan usulan-usulan warga agar bisa terwujud,” terangnya.

Menanggapi usulan tersebut, Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail mengharapkan agar aspirasi yang disampaikan warga menjadi perhatian dan mendapatkan dukungan Pemerintah Daerah, baik dari Pemprov Kalsel maupun Pemkab Banjar.

“Beberapa usulan yang disampaikan warga berkaitan pengembangan lembaga karang taruna dengan mengadakan pelatihan otomotif. Selain itu, warga juga berharap agar hasil produksi UMKM mereka bisa lebih dikembangkan. Hal ini tentunya perlu dukungan Pemda agar dapat memfasilitasi atau memberikan bantuan sehingga harapan warga bisa terpenuhi,” jelasnya.

Sementara, Ketua RT 11 Desa Indra Sari, Misno berharap warga dapat menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila yang disampaikan melalui sosialisasi ini sehingga semakin banyak yang mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

“Terimakasih kami sampaikan kepada Pak Isra yang sudah melaksanakan sosialisasi nilai-nilai Pancasila di desa kami. Semoga kami dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sosialisas nilai-nilai Pancasila ini yang juga dihadiri tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Desa Indra Sari menghadirkan narasumber yaitu Kepala Kesbangpol Kabupaten Banjar. (NRH/RDM/APR)

Perpusnas RI Bersinergi Dengan Dispersip Kalsel Gelar SHM Meeting Provinsi 2023

Banjarmasin – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bersinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar kegiatan Stakeholder Meeting Provinsi 2023.

Kegiatan yang mengangkat tema “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS)” bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Selasa (8/8) ini dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Nurliani.

SHM Provinsi 2023 ini diikuti berbagai kalangan, baik dari pemerintahan maupun swasta atau dunia usaha, untuk diberikan kesempatan saling berbagi informasi, ide, dan pandangan guna mencapai tujuan bersama terkait TPBIS.

Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando yang diwakili oleh Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional, Deni Kurniadi yang menyampaikan pada tahun 2023 ini, SHM Provinsi dilaksanakan di 33 provinsi secara tatap muka (onsite).

“Dibagi dalam empat gelombang dimana setiap gelombang dilaksanakan di 8 hingga 9 provinsi,” katanya.

Deni menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan SHM Provinsi ini adalah memperkuat dan melanjutkan sinergi dan kolaborasi stakeholder sebagai gerakan bersama dalam membangun literasi masyarakat melalui TPBIS.

“Selain itu, juga bertujuan membangun kesadaran tentang pentingnya transformasi perpustakaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta membangun dukungan stakeholder untuk perluasan dan keberlanjutan program,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani yang akrab disapa Bunda Nunung mengungkapkan pada tahun 2023 ini, ada tiga kabupaten/kota di Kalsel gang melaksanakan TPBIS yaitu kabupaten Balangan ada 4 desa, Kabupaten Hulu Sungai Selatan ada 4 desa dan kabupaten Tapin ada 3 desa.

“Dengan demikian jumlah keseluruhan mitra di Kalsel menjadi 11 kabupaten/kota dan 108 desa/kelurahan hingga tahun 2023 ini,” jelasnya.

Ditambahkan Bunda Nunung, Pemprov Kalsel melalui Dispersip Kalsel terus mendorong Pemkab/Pemkot untuk memfasilitasi desa-desa binaannya agar mampu meningkatkan pelayanan dan fasilitas perpustakaannya, mengembangkan kemampuan bakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kami berharap melalui SHM Provinsi 2023 ini, akan mendapatkan dukungan kemitraan dari stakeholder agar program TPBIS bisa berjalan dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat,” tuturnya.

Sedangkan, Konsultan Program TPBIS Syeachu Aziz, memberikan apresiasi atas dukungan para pemangku kepentingan yang telah terjalin di Provinsi Kalsel. Ia berharap ke depan, akan lebih banyak lagi peran serta pihak lainnya dalam penguatan TPBIS.

“Semoga lebih kuat lagi dan berperan dalam program ini untuk menuntaskan 2.000 lebih sasaran desa,” harapnya.

Dalam kesempatan ini juga ditampilkan Perpustakaan Desa Role Model dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan beserta Impact atau mereka yang hidupnya baik dari segi usaha atau pendapatan menjadi lebih sejahtera setelah mengikuti TPBIS.

Salah satu Impact Program, Rama mengaku sangat terbantu dengan adanya program TPBIS. Dirinya merupakan salah satu pengunjung perpustakaan daerah di Kabupaten HSS yang mendapatkan manfaat pelatihan komputer saat pandemi mulai melandai.

“Alhamdulillah saya sekarang bisa bekerja di kantor berkat keterampilan yang saya ikuti di perpustakaan HSS,” pungkasnya. (NRH/RDM/APR)

Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Ikuti Skrining Tuberkulosis

BANJAR – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, antusias ikuti kegiatan investigasi kontak tuberkulosis (TB) dan penyuluhan kesehatan yang dilangsungkan oleh Puskesmas Karang Intan 1 di Aula Ruang Kunjungan Lapas, Selasa (8/8).

Petugas Kesehatan Poliklinik Lapas Narkotika Karang Intan, Nanda menyampaikan, kegiatan investigasi kontak dan penyuluhan TB ini sebagai tindak lanjut atas temuan lima indeks kasus TB di Lapas Narkotika Karang Intan yang sedang menjalani pengobatan.

“Jadi hari ini 40 Warga Binaan diikutkan dalam investigasi kontak, untuk mencegah penularan TB di lingkungan Lapas,” ucap Nanda.

Sementara itu, Pengelola TB Puskesmas Karang Intan 1 Yuliani menyampaikan, berkat adanya koordinasi dengan Lapas Narkotika Karang Intan, membuat kegiatan investigasi TB bejalan lancar hingga akhir kegiatan.

“Hasil skrining didapati responden yang mengikuti investigasi, dari sembilan indikator yang ditanyakan rata-rata terdapat tiga pertanyaan yang mayoritas mereka positif,” ucap Yuliani.

Ia melanjutkan, dari kegiatan investigasi TB dan penyuluhan kesehatan yang dilangsungkan, diharapkan terditeksi lebih dini kasus TB di Lapas Narkotika Karang Intan dan mencegah penularan TB antar Warga Binaan sehingga meminimalkan angka kematian akibat penyakit TB di Lapas.

Untuk diketahui, pada pemeriksaan skrining TB, satu persatu warga binaan tertib mengikuti pemeriksaan yang dilakukan Petugas Puskesmas Karang Intan 1, yang terdiri atas kader TB Desa Lihung Kecamatan Karang Intan. Kader melakukan skrining kepada responden yang terindikasi TB dan kontak erat dengan pasien-pasien TB di Lapas Narkotika Karang Intan. (MRF/RDM/APR)

Polda Kalsel dan  Ormas Parpol Bersatu dalam Upaya Pemilu Damai 2024

BANJARMASIN – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Inspektur Jenderal Polisi Andi Rian Djajadi, bertemu dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah tokoh dari organisasi masyarakat (Ormas) serta partai politik (Parpol) di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin (7/8).

Kapolda Kalsel saat memberikan sambutan.

Dalam pertemuan ini, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian, mengatakan Pertemuan ini bertujuan untuk menciptakan kerjasama yang erat guna menjamin pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 yang damai dan tertib di wilayah Provinsi Kalsel.

“Yang menjadi perhatian Kita bersama dalam kontestasi politik Pemilu 2024 adalah potensi penyebaran Hoaks, Hate Speech, dan Fake News melalui media online dan media sosial,” kata Kapolda.

Ia menyatakan komitmen kuat Polri dalam memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilu tahun depan.

“Polda Kalsel mengapresiasi partisipasi serta keterlibatan Ormas dan Parpol dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang dan selama pelaksanaan Pemilu,” ujarnya.

Kapolda berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kalimantan Selatan.

“Pemilu 2024 adalah ajang demokrasi, untuk memilih pemimpin baik tingkat pusat maupun tingkat daerah, tentu tidak ada kalah menang dalam perhelatan demokrasi ini, yang menang adalah kita semua rakyat Indonesia,“ ucap Andi.

Dalam kesempatan tersebut, tokoh tokoh Ormas dan perwakilan Parpol juga menyampaikan tekad mereka untuk bersama sama mendukung dan memastikan pesta demokrasi berjalan aman, damai, dan sejuk. Dengan Penandatanganan komitmen bersama dilakukan sebagai bentuk komitmen nyata dari semua pihak yang terlibat dalam menjaga kerukunan dan menghindari potensi gesekan selama periode kampanye dan pemungutan suara.

Komitmen ini juga mencakup langkah-langkah konkret, seperti penyelenggaraan dialog terbuka antara Ormas, Parpol, dan aparat keamanan, pengawasan bersama terhadap kampanye yang santun dan beretika, serta pendekatan komunikasi yang meminimalisir berita palsu dan provokatif yang bisa memicu ketegangan.

Pertemuan ini menunjukkan semangat kolaborasi antara Kepolisian, Tokoh Agama, Ormas, Parpol, dan Penyelenggara Pemilu dalam menjaga kedamaian dan kestabilan selama proses Pemilu. Dengan adanya kerjasama yang erat, diharapkan Provinsi Kalsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan suasana yang kondusif untuk pelaksanaan Pemilu yang berintegritas dan damai.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Hukum Dan Politik Provinsi Kalsel, Kapolda Kalsel, Komisi I DPRD Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsuddin Noor, Kabinda Kalsel, Wakajati Kalsel, Sekretaris PT Banjarmasin, Kabid Berantas BNNP Kalsel, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua KPU Kalsel, Ketua Bawaslu Kalsel, Ketua MUI Kalsel, Ketua FKUB Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Ketua Ormas/LSM se Kalsel, serta Ketua DPD Partai Politik se Kalsel. (POLDA KALSEL/SRI/RDM/EYN)

Polda Kalsel Gelar Silaturahmi Bersama Media

BANJARMASIN – Untuk menciptakan suasana kondusif dalam pemberitaan, maka Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar silaturahmi dengan media di Kota Banjarmasin.

Silaturahmi langsung dipimpin Kepala Bidang Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifai, di Kota Banjarmasin, Selasa (8/8).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol, Mochamad Rifai.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin Bidang Humas Polda Kalsel bersama dengan rekan media,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Kegiatan ini, lanjut Rifai, bertujuan untuk mempererat jalinan silaturahmi antara media sebagai pewarta, serta maupun Bidang Humas sebagai pengemban kehumasan.

“Dalam kegiatan ini kami lebih bekerjasama lagi, agar lebih solid dan kompak dalam pemberitaan di Provinsi Kalimantan Selatan ini,” ucap Rifai.

Dalam kesempatan tersebut Rifai juga mengungkapkan, jika Polda Kalsel terbuka terhadap penanganan kasus di Banua ini.

“Saat ini ada 3 sampai 4 kasus yang mendapatkan perhatian masyarakat, yaitu, kasus penusukan yang melibatkan anak sekolah di Kota Banjarmasin, kasus dugaan kekerasan anak PAUD di Kota Banjarmasin, kasus tabrakan yang melibatkan anggota kepolisian,” tutur Rifai.

Kasus kasus tersebut telah diselesaikan oleh Kepolisian. Hingga dilimpahkan kepihak kejaksaan. Seperti kasus dugaan Kekerasan anak di tingkat PAUD.

“Apabila masyarakat tidak puas terhadap kasus tersebut, bisa dilaporkan kembali. Misalkan melibatkan anggota kepolisian bisa ke Propam Polda Kalsel,” ucap Rifai. (SRI/RDM/EYN)

Disambut Dengan Sholawat, Paman Birin Dihadiahi Tongkat Dari Ponpes Darussalam Martapura

BANJAR – Sholawat dari puluhan ribu santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Martapura, menyambut kedatangan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor atau Paman Birin, saat bersilaturahmi sekaligus memberikan bantuan di lokasi itu, Selasa (8/8).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (berdiri) saat memberi sambutan di Ponpes Darussalam Martapura.

Dalam sambutannya, Paman Birin menyebut Ponpes Darussalam merupakan pesantren luar biasa. Sebab menurutnya, Ponpes ini di bidangi oleh ulama besar.

“Lulusannya sudah ada di berbagai provinsi bahkan di berbagai dunia,” ujar Paman Birin.

Pimpinan Ponpes Darussalam Martapura KH Hasanuddin Badruddin menyatakan kebanggaannya kepada orang nomor satu di Kalsel itu.

Menurut Hasanuddin, kegiatan Turdes yang digelar Paman Birin secara mutlak dilakukan karena ingin membaur dengan masyarakat di Desa sekaligus beramal kepada mereka dengan memberikan bantuan. Bukan karena kepentingan lain.

“Biasanya kalau sudah dua periode seperti Paman Birin ini, pasti mulai hilang dari masyarakat. Paman Birin malah sebaliknya. Beliau malah semakin gencar membagi bantuan ke masyarakat,” ujar Guru Hasanuddin sapaan akrabnya.

Pimpinan Ponpes Darussalam Martapura KH Hasanuddin Badruddin (mic) saat memberikan tongkat dari kayu ulin kepada Gubernur Kalsel (tengah).

Dalam kesempatan itu, Guru Hasanuddin memberikan cendera mata kepada Paman Birin berupa tongkat dari kayu ulin.

Sementara Paman Birin sendiri seperti di lokasi lainnya, memberikan bantuan seperti tablet tambah darah kepada remaja, bibit pohon dan sembako.(SYA/RDM/EYN)

Exit mobile version