Sebanyak 291 PPPK Balangan Jalani Orientasi di BPSDMD Kalsel

BANJARBARU – Ratusan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Balangan, menjalani masa orientasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai 13-31 Oktober 2024.

Suasana upacara pembukaan orientasi PPPK Kabupaten Balangan di Aula BPSDMD Kalsel

Ratusan PPPK tersebut terbagi menjadi 7 angkatan, yang mana setiap angkatan secara bergantian mengikuti orientasi selama empat hari.

Foto bersama Pjs Bupati Balangan (tengah) dengan seluruh peserta orientasi

Usai membuka upacara orientasi, di Aula BPSDMD Kalsel, Banjarbaru, Pjs Bupati Balangan, Taufik Hidayat menjelaskan, PPPK yang mengikuti orientasi tersebut berjumlah sebanyak 291 orang.

“Kalau jumlah keseluruhan, saat ini PPPK Kabupaten Balangan berjumlah sebanyak 598 orang, yang sudah mengikuti orientasi ada 194 dan yang belum mengikuti orientasi ada sebanyak 115 orang,” jelasnya, Senin (14/10).

Taufik mengungkapkan, seluruh PPPK yang mengikuti orientasi di BPSDMD Kalsel, sebagian besar pernah bekerja sebagai Tenaga Kontrak Kerja (TKK) di lingkungan Pemkab Balangan.

“InsyaAllah sebagian besar dari mereka sudah memahami tugas di masing-masing instansi, dan dengan orientasi ini mudah-mudahan mereka bisa lebih memahami tugas yang harus mereka lakukan sebagai ASN,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPSDMD Kalsel, Ahmad Bagiawan, mengaku sangat berterimakasih serta mengapresiasi Pemkab Balangan, yang sudah menjadikan BPSDMD sebagai mitra fasilitasi orientasi PPPK.

BPSDMD Kalsel sendiri sejatinya memang melayani pola fasilitasi untuk seluruh Kabupaten Kota, hanya saja hampir seluruhnya melaksanakan di wilayah masing-masing, sedangkan Pemkab Balangan memilih melaksanakan orientasi langsung di BPSDMD Kalsel, di Banjarbaru.

“Dengan begitu, otomatis akan menjadi PAD juga untuk BPSDMD Kalsel. Tentu saja saya sangat berterimakasih,” katanya.

Diketahui, BPSDMD Kalsel merupakan lokasi utama pelaksanaan pelatihan bagi pegawai pemerintah baik di tingkat Kabupaten/Kota maupun provinsi Kalsel.

Karena selain memiliki Widyaiswara yang siap melatih berbagai profesi, BPSDMD Kalsel juga merupakan satu-satunya tempat di Kalimantan, yang mendapat kepercayaan oleh LAN-RI, untuk menggelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN). (SYA/RDM/RH)

Legislatif Dukung Pemko Banjarmasin Tangani Sekolah Yang Rusak Parah

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif di Banjarmasin akan terus memberikan dukungan terhadap Pemerintah Kota, untuk menangani sekolah yang rusak.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Neli Listriani, baru-baru tadi mengatakan, dari hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan Banjarmasin, ada lima sekolah yang akan dilakukan perbaikan sesuai anggaran tahun 2025 di kota ini, dan pihaknya akan terus memberikan dukungan.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Neli Listriani, saat diwancara

“Kami ingin sistem belajar mengajar, tidak lagi terganggu bahkan berjalan lancar,” ucapnya

Menurutnya, dari lima sekolah dasar yang mengalami rusak diantaranya SDN Mawar 7, sekarang dipindahkan belajar ke SDN Teluk Dalam 10, SDN Basirih 10, SDN Melayu serta SDN Pemurus 9. Dimana, sekolah ini harus dilakukan rehab, karena tidak memenuhi standar layak.

“Sekolah itu tempat yang aman, dan nyaman tidak cuma peserta didik serta dewan guru,” jelasnya

Neli menambahkan, saat ini untuk anggaran perbaikan masih dibahas melalui APBD 2025. Pihaknya juga akan berkomitmen sekolah-sekolah lainnya, karena merupakan tanggungjawab bersama-sama. Mengingat peserta didik bukan hanya mendapatkan pendidikan berkualitas, tetapi harus diperhatikan sarana dan prasarananya.

“Rumah kedua bagi peserta didik adalah sekolah, maka harus diprioritaskan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dukung Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia Tingkatkan Ekowisata dan Pelestarian Bekantan

BATOLA – Pemerintah Provinsi memberikan dukungan kepada Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia Kalsel, dalam upaya peningkatan ekowisata dan pelestarian Bekantan di Banua.

Dukungan diberikan di kawasan Konservasi Bekantan di Pulau Curiak, Kabupaten Batola, Senin (14/10).

“Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupa peningkatan fasilitas pendukung seperti gazebo untuk pengunjung bersantai untuk menikmati keindahan hutan mangrove rambai center,” kata Ketua Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia Kalsel Amalia Rizki.

Ketua Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia Kalsel Amalia Rizki

Amelia berharap, dukungan ini, dapat terus meningkat. Mengingat, peningkatan ekowisata di Provinsi Kalimantan Selatan diperlukan dukungan masyarakat sekitar agar wisata tersebut dapat berjalan.

“Untuk pelestarian Bekantan di kawasan Pulau Curiak, Kabupaten Batola ini, diperlukan adanya penguatan dari pemberdayaan masyarakat,” ucapnya.

Menurut Amalia, salah satu program yang dikembangkan oleh pihaknya bersama dengan masyarakat, yaitu ekowisata hutan mangrove rambai. Dengan melibatkan tiga desa dikawasan Pulau Curiak dan sekitarnya.

“Kami berharap, kepada tiga desa yang masuk di Kecamatan Anjir Muara ini dapat memaksimalkan peningkatan ekowisata dikawasan tersebut. Seperti, perawatan fasilitas yang ada di kawasan Hutan mangrove rambai center tersebut,” ucap Amalia. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Fokus Tingkatkan IP ASN, 2024 Targetkan Peringkat Teratas di Regional

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel terus berkomitmen untuk meningkatkan Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN) di lingkungan Pemprov Kalsel. Saat ini, IP ASN Pemprov Kalsel berada di angka sekitar 77 poin, hanya kurang 0,8 poin dari target 78 poin yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Sosialisasi pengembangan kompetensi untuk meningkatkan IP ASN

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah, melalui Kasubbid Penilaian dan Evaluasi Kinerja Aparatur, Deddy Rachman, mengatakan bahwa berbagai upaya telah dilakukan guna mencapai target tersebut. Salah satu langkah strategis adalah mengeluarkan surat edaran dari Sekretaris Daerah (Sekda) kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar turut mendorong ASN di masing-masing instansi untuk meningkatkan nilai IP ASN mereka.

Kasubbid Penilaian dan Evaluasi Kinerja Aparatur, BKD Kalsel, Deddy Rachman.

“Kami berupaya maksimal agar target ini tercapai. Dengan adanya surat edaran dari Sekda kepada semua SKPD, diharapkan ASN termotivasi untuk terus meningkatkan profesionalitasnya,” ungkap Deddy, Jum’at (11/10).

Selain itu, BKD Kalsel akan mengadakan sosialisasi dan rapat koordinasi sebagai bagian dari langkah strategis peningkatan IP ASN. Hal ini selaras dengan adanya perubahan komponen penghitungan yang telah ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), melalui surat Plt. Kepala BKN Nomor 4190/B-BM.02.01/SD/K/2024.

“Perubahan komponen penghitungan ini melibatkan kualifikasi dan kompetensi ASN, di mana ASN dengan kinerja sangat baik akan mendapatkan 25 poin, sementara kinerja baik mendapatkan 20 poin, dan seterusnya. Pelatihan diklat struktural, fungsional, serta teknis juga menjadi faktor penilaian yang penting,” tambah Deddy.

Dengan target 78 poin dan jumlah ASN yang dihitung mencapai 13 ribu orang, pihaknya optimistis bahwa Pemprov Kalsel mampu masuk dalam tiga besar regional Kanreg BKN VIII, bahkan menargetkan posisi teratas.

“Tahun lalu, kita berhasil masuk tiga besar di regional. Dengan perubahan pola perhitungan ini, kami yakin dan optimis bisa mencapai peringkat satu di tahun 2024. Semua upaya telah kita optimalkan demi pencapaian tersebut,” jelasnya.

Ia berharap dengan adanya metode baru ini dapat lebih memudahkan dalam mencapai target yang ditetapkan.

“BKD Kalsel terus memprioritaskan pengembangan kompetensi ASN guna menciptakan birokrasi yang semakin profesional dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Gelorakan Semangat Juang, Pemprov Kalsel Gelar Peringatan Wafatnya Pangeran Antasari ke-162

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan upacara peringatan wafat ke 162 tahun Pahlawan Nasional Pangeran Antasari di Kompleks Pemakaman Masjid Jami Kelurahan Surgi Mufti Kecamatan Banjarmasin Utara, Jum’at (11/10).

Upacara diikuti unsur forkopimda atau yang mewakili, anggota TNI dan Polri, jajaran Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kalsel, pejabat SKPD lingkup Pemprov, perwakilan LSM/Ormas, pelajar/mahasiswa, dan juriat Pangeran Antasari.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemprov Kalsel, Adi Santoso bersama unsur Forkopimda

Apel peringatan yang dimulai tepat pukul 08.00 Wita ini dipimpin Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum, Adi Santoso mewakili Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Peringatan wafatnya Pangeran Antasari diawali dengan pembacaan sejarah singkat pahlawan dan pesan-pesan nasional Pangeran Antasari.

Selain melakukan prosesi tabur bunga di atas makam Pangeran Antasari dan keluarga lainnya, peringatan wafat yang digelar setiap tahun ini, juga menyerahkan bantuan tali asih kepada para juriat atau keturunan Pangeran Antasari.

Penyerahan Tali Asih dari Pemprov Kalsel kepada Juriat/Keturunan Pangeran Antasari

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum, Adi Santoso berharap momentum peringatan ini dapat dijadikan sebagai inspirasi, introspeksi diri, menjaga semangat perjuangan dan cinta tanah air serta Banua.

Adi juga berharap semangat pantang menyerah yang menjiwai Pangeran Antasari dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda dapat diwariskan ke generasi penerus di Kalsel dan bisa diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan.

“Semoga dengan Peringatan Wafatnya Pangeran Antasari bisa menjadi inspirasi, introspeksi diri, semangat perjuangan, semangat cinta tanah air dan Banua Kalsel bisa kita warisi kepada generasi-generasi penerus di Kalsel,” jelasnya.

Sementara itu, Keturunan ke-4 Pangeran Antasari, Gusti Noor Aina mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi yang rutin melakukan peringatan wafat Pangeran Antasari disertai penyerahan bantuan tali asih untuk keluarga.

“Alhamdulillah kami berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi. Di tahun ini, kami juga sekalian mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Pangeran Antasari ke 162,” terangnya. (NRH/RDM/RH)

Tim Sepakbola NPC Kalsel Berhasil Masuk Final Peparnas 2024 Solo

BANJARMASIN – Tim Sepakbola Nasional Paralimpik Comitte (NPC) Provinsi Kalimantan Selatan menorehkan prestasi yang membanggakan Banua, atas keberhasilannya melaju ke babak final pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Tahun 2024 di Solo.

Keberhasilan tersebut diraih setelah Tim NPC Kalsel ini berhasil mengalahkan Kalimantan Timur, dengan skor 5-1, di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS), Kamis (10/10).

Asisten Pelatih Sepakbola CP Kalsel Dedy Heriyadi mengatakan, bahwa dalam laga ini mereka mayoritas menurunkan sejumlah pemain lapis kedua.

“Tujuannya untuk memberikan jam terbang kepada mereka yang masih minim mendapatkan menit bermain pada laga laga sebelumnya,” ungkap Dedy kepada Abdi Persada FM.

Hasil yang didapat menurutnya luar biasa. Penampilan pemain cukup bagus sehingga menghasilkan gol gol yang membawa kemenangan.

Pada babak Final akan digelar pada Sabtu 12 Oktober 2024 dengan lawan Tim Sepakbola NPC Jawa Tengah. Yang sebenarnya berhasil mengalahkan Papua. (SRI/RDM/RH)

Perkenalkan Sejarah Bagi Peserta Didik, Museum Wasaka Kalsel Kembali Masuk Sekolah

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, di Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman Kalsel, kembali menggelar Museum Masuk Sekolah.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Raudati Hildayati, melalui Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah, dalam rilisnya pada Jumat (11/10) mengatakan, Museum Masuk Sekolah ini merupakan kegiatan tahunan yang digelar, dalam rangka memperkenalkan, menanamkan dan meningkatkan apresiasi kepada guru serta peserta didik untuk menjadikan Museum sebagai media pembelajaran.

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah

“Museum dapat menjalankan fungsinya sebagai media penunjang pembelajaran,” ucap Arry

Arry menyampaikan, selama kegiatan Museum Masuk Sekolah ada 5 sekolah yang dikunjungi untuk 5 Kabupaten, yakni Tabalong, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Balangan dan Hulu Sungai Selatan. Arry berharap, peserta didik dapat semakin mengenal museum dan mengetahui sejarah dari berbagai peninggalan benda-benda koleksi di Museum Wasaka Kalimantan Selatan.

“Selama kegiatan peserta didik diberikan materi oleh Selamet Hadi Trianto dan pembuatan atau ukiran pengumpangan dari Solichin Akbar,” jelasnya

Lebih lanjut Arry menambahkan, setelah diberikan materi peserta didik dapat melihat langsung beberapa benda-benda koleksi Museum Wasaka Kalsel, peninggalan para pejuang di masa Revolusi Fisik, untuk diperkenalkan secara langsung diantaranya, Sangkuh berupa senjata tajam milik komandan markas R27B. Kemudian Belitung senjata ini dimiliki oleh seorang pejuang dari Tanjung, bilah senjata batu lapa tulisan “Lam Jalalah” dan Parang Lantik merupakan senjata tajam milik seorang pejuang yang ikut terlibat dalam beberapa pertempuran di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Salah satu benda koleksi Museum Wasaka Kalsel yang dipamerkan

“Ada sembilan koleksi yang kami bawa, seperti Topi Baja, Pistol Rakitan, Senapang Dum-Dum, Peneng, dan Mesin Ketik,” tutupnya (MUSEUM.WASAKA.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Gema Maulid Malam ke-35, Pemprov Kalsel Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

BANJARMASIN – Gema Maulid dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW Tahun 1446 Hijriah telah memasuki malam ke-35 dari total 40 malam pelaksanaan. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, pada Selasa (8/10), dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalsel, Heriansyah menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat Kalimantan Selatan dalam mengikuti rangkaian Gema Maulid. Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan antusiasme masyarakat yang luar biasa dalam mengikuti kegiatan Gema Maulid ini. Semoga nilai-nilai yang diajarkan oleh Rasulullah dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Heriansyah.

Lebih lanjut, Heriansyah menambahkan kegiatan Gema Maulid ini direncanakan akan berlanjut hingga malam ke-40 sebagai puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, diharapkan kegiatan ini tidak hanya memperkuat spiritualitas, tetapi juga semakin menanamkan kecintaan terhadap Rasulullah SAW dan ajarannya.

“Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan dalam masyarakat. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam setiap aspek kehidupan.” katanya.

Sementara itu, ceramah pada malam ke-35 ini diisi oleh Guru Sufian Al Banjary yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW. Dalam ceramahnya, Guru Sufian mengingatkan bahwa Rasulullah adalah teladan sempurna dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam hal memaafkan dan menerima orang yang pernah berbuat khilaf.

Guru Sufian Al Banjary saat memberikan ceramah

“Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan, namun Rasulullah selalu memberikan contoh tentang pentingnya memaafkan dan memberi kesempatan kepada mereka yang ingin memperbaiki diri. Rasulullah tidak pernah membenci orang yang khilaf, tapi selalu mengajak untuk bertaubat dan memperbaiki diri,” ungkap Guru Sufian.

Guru Sufian juga menambahkan meneladani Rasulullah bukan hanya tentang ritual, tetapi juga tentang menerapkan akhlak mulia dalam interaksi kita sehari-hari.

“Mari kita tunjukkan bahwa cinta kepada Nabi dapat diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti saling menghargai dan saling memaafkan,” ajaknya.

Untuk diketahui, pada kegiatan Gema Maulid pada malam ke-35 tersebut dihadiri ASN dan pegawai di lingkup Pemprov Kalsel diantaranya Dinas kehutanan, Dinas perhubungan, Dinas perindustrian, BPKAD Kalsel, Bakesbangpol Kalsel dan biro Umum serta masyarakat dari dalam maupun luar kota Banjarmasin khususnya warga Pasar Jati dan Sungai Tangkas Martapura Kabupaten Banjar. (BDR/RDM/RH)

Gelar SLI Tematik, BMKG dan Diskominfo Kalsel Edukasi Masyarakat Tentang Informasi Iklim

BANJARBARU – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sekolah Lapangan Iklim (SLI) Tematik Diseminasi Informasi Tahun 2024.

Suasana Pembukaan SLI Tematik 2024

Kegiatan yang berlangsung di Aula Diskominfo Provinsi Kalsel, Banjarbaru, pada Selasa (8/10) ini melibatkan 50 peserta dari berbagai instansi, termasuk Diskominfo, BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota, perguruan tinggi, serta berbagai awak media.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Kalsel, Goeroeh Tjiptanto mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab BMKG dalam memberikan informasi publik sebagaimana diatur dalam UU Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

“Melalui SLI, BMKG berusaha memperluas pemahaman masyarakat terhadap informasi terkait cuaca, iklim, dan berbagai layanan BMKG di sektor transportasi, pengelolaan sumber daya air, penanggulangan bencana, hingga sektor kelautan, perikanan, serta pertanian,” ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan, SLI juga diharapkan dapat menyebarkan informasi BMKG kepada masyarakat melalui berbagai kanal media.

“Tujuan utama SLI ini adalah memperluas jangkauan penerima informasi serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan BMKG,” kata Goeroeh.

Goeroeh berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara BMKG, pemerintah, dan berbagai organisasi dalam menyampaikan informasi terkait cuaca dan iklim kepada masyarakat, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam memahami informasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, menyatakan dukungan penuhnya terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, kerjasama antara Diskominfo dan BMKG sangat penting untuk memastikan informasi yang relevan dan akurat dapat tersampaikan kepada publik.

“Kami siap memanfaatkan berbagai platform milik Diskominfo, seperti videotron, Media Center, dan Radio Abdi Persada FM serta media luar lainnya untuk mendistribusikan informasi yang dihasilkan dari BMKG,” ungkapnya.

Ia menilai dengan pengelolaan informasi yang baik, masyarakat dapat lebih mudah menerima dan memahami informasi yang disampaikan, kemudian juga tentunya masyarakat dapat meningkatkan literasi terkait dengan informasi dari BMKG.

“Saya kira ke depan ini menjadi tanggung jawab kita bersama, tentu jika ini berhubungan dengan BMKG, untuk di provinsi tentunya bersama dengan BPBD untuk mengawal, yang selalu menyampaikan pencegahan, penanganan sampai rehabilitasi perlu untuk diinformasikan kepada masyarakat,” tutup muslim.

Untuk diketahui, pada kegiatan yang dibuka langsung oleh Plt. Kepala Pusat Layanan Iklim Terapan BMKG, Urip Haryoko tersebut juga menghadirkan 4 narasumber diantaranya dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia Kalimantan Selatan. (BDR/RDM/RH)

Pimpinan dan Anggota AKD DPRD Provinsi Kalsel Resmi Dibentuk

BANJARMASIN – Susunan Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan resmi diumumkan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel yang dilaksanakan pada Rabu, (9/10).

Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, didampingi oleh para wakil ketua, yakni Karyoto, Muhammad Alpiya Rakhman dan Desy Oktavia Sari.

“Dengan telah ditetapkannya pimpinan dan keanggotaan AKD ini, diharapkan segala tugas pokok dan fungsi perwakilan rakyat “Rumah Banjar” dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan tugasnya masing-masing dengan berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat dan Banua,” kata Ketua DPRD Kalsel, Supian HK.

AKD yang dimaksud terdiri dari Komisi-Komisi DPRD, Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD dan Badan Kehormatan DPRD.

Komisi I yang membidangi hukum, pemerintahan dan HAM, diketuai oleh Rais Ruhayat dari fraksi PAN, di posisi wakil ketua diduduki oleh Habib Hamid Bahasyim dari Fraksi PKS sedangkan di posisi Sekretaris diisi oleh Ilham Nor.

Anggota DPRD Kalsel Mengikuti Rapat Paripurna

Untuk Komisi II yang membidangi ekonomi dan keuangan, diketuai oleh Muhammad Yani Helmi dari Fraksi Golkar, wakil ketua diisi oleh Suripno Sumas dari Fraksi PKB dan Sekretaris ditempati oleh Jahrian dari Fraksi Nasdem.

Anggota DPRD Kalsel Mengikuti Rapat Paripurna

Komisi III yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, yang menjabat sebagai ketua ialah Mustaqimah dari Fraksi Nasdem, wakil ketua, Achmad Maulana dari Fraksi Golkar, dan sekretaris Habib Muhammad Zen Bahasyim dari Fraksi PAN.

Sedangkan untuk Komisi IV, yang membidangi kesejahteraan rakyat diketuai oleh Jihan Hanifha dari Fraksi Gerindra, untuk wakil ketua diduduki Gusti Iskandar Sukma Alamsyah dari Fraksi Golkar, dan untuk sekretaris ialah Bambang Yanto Permono dari Fraksi DPP (Demokrat Persatuan Perjuangan)

Untuk Bapemperda, pada posisi ketua diisi oleh Gusti Iskandar Sukma Alamsyah dari Fraksi Golkar dan wakil ketua diisi oleh Firman Yusi dari Fraksi PKS dan Badan Kehormatan, berkedudukan sebagai ketua ialah Muhammad Rosehan NB, dan wakil ketua Mustohir Arifin dari Fraksi NasDem.

Sedangkan sisa AKD lainnya, Banggar dan Banmus, secara otomatis diisi oleh pimpinan DPRD Provinsi Kalsel, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK dari Fraksi golkar dan para wakil ketuanya, yakni Karyoto dari Fraksi NasDem, Muhammad Alpiya Rakhman, dari Fraksi Gerindra dan Desy Oktavia Sari Fraksi PAN. (ADV-NRH/RDM/RH)

Exit mobile version