Perkuat Pengawasan, Pemkab HST Tandatangani MoU Dengan BPKP Kalsel

HULU SUNGAI TENGAH – Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan menjalin kesepahaman dalam rangka Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Penandatangan dilakukan Bupati Hulu Sungai Tengah Aulia Oktaviandi dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan Rudy M Harahap di Halaman Kantor Bupati Hulu Sungai Tengah, bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Hulu Sungai Tengah ke-62.

“Tujuan dari Nota Kesepahaman ini adalah untuk memperkuat kerja sama dalam melaksanakan Pengawasan Penyelenggaraan pemerintah Daerah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang selama ini sudah terbangun,” kata Rudy usai penandatangan MoU tersebut.

Disampaikan juga, lingkup kesepahaman ini mencakup tiga hal yakni: Pelaksanaan kegiatan konsultasi/pembimbingan singkat (coaching clinic) pengawasan atas indikasi penyalahgunaan wewenang dan/atau kerugian negara/daerah baik yang berasal dari laporan hasil pengawasan inspektorat daerah kabupaten HST maupun pelaporan/pengaduan masyarakat. Kegiatan berupa ekspose kasus dan monitoring tindak lanjutnya.

Kedua terkait dengan komitmen bersama untuk meningkatkan kapabilitas APIP Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, melalui meningkatkan kompetensi SDM APIP, pengelolaan risiko, maupun perencanaan pengawasan berbasis risiko sehingga APIP Kabupaten HST bukan saja mampu melaksanakan performance audit tetapi lebih lagi mampu mengintegrasikan seluruh OPD dalam pencapaian tujuan strategis Pemda HST.

Ketiga, Perwakilan BPKP Kalsel juga mendorong temu-pemangku kebijakan dalam memitigasi risiko banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dan yang keempat adalah pengawalan tata kelola keuangan dan pembangunan daerah berupa pengawasan anggaran pendapatan dan belanja daerah, pengawasan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta Pengawasan Keuangan Desa.

Selanjutnya Rudy menyampaikan bahwa Nota Kesepahaman ini berlaku untuk jangka waktu 3 tahun dan dilakukan pemantauan dan evaluasi paling sedikit setahun sekali. (BPKPKalsel-RIW/RDM/RH)

Paman Birin Pantau Vaksinasi Bergerak di Sekumpul

BANJAR – Untuk meningkatkan capaian persentase vaksinasi di Banua Kalimantan Selatan, Pemerintah provinsi Kalsel gencar melaksanakan serbuan vaksinasi bergerak. Salah satunya vaksinasi bergerak yang dilaksanakan di Gang Taufik Rt 05 Kelurahan Sekumpul Kabupaten Banjar pada Kamis (30/12). Vaksinasi bergerak ini dipantau langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin, yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Muhammad Muslim. Terlihat kedatangan Paman Birin beserta rombongan ini disambut antusias warga sekitar yang melaksanakan vaksinasi baik vaksinasi dosis pertama maupun vaksinasi dosis kedua.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Muhammad Muslim menyampaikan, vaksinasi bergerak ini merupakan salah satu Program Provinsi Kalsel untuk meningkatkan capaian persentase vaksinasi di wilayah Kalsel, dan Gubernur kalsel Paman Birin akan selalu memantau pelaksanaan vaksinasi bergerak ini.

“Dengan adanya pemantauan langsung oleh Gubernur Kalsel pada pelaksanaan vaksinasi bergerak ini, maka diharapkan dapat meningkatkan antusias masyarakat untuk bervaksin,” ungkap Muslim.

Muslim menambahkan, pihaknya akan menggencarkan vaksinasi bergerak disetiap kelurahan di Kabupaten-Kota, terlebih khususnya Kabupaten Banjar. vaksinasi bergerak ini merupakan dukungan dari Provinsi Kalsel kepada Kabupaten-Kota untuk menaikkan persentase capaian vaksinasi.

“Bukan hanya disetiap kelurahan, SMA dan SMK pun akan kami gencarkan juga vaksinasi bergerak ini,” lanjut Muslim.

Muslim melanjutkan, pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat yang belum bervaksin, agar diharapkan dapat mendatangi gerai pelaksanaan vaksinasi yang ada disetiap Kelurahan maupun kecamatan, untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19. (MRF/RDM/RH)

Gelar Media Gathering, DLH Kalsel Terbuka Terhadap Kritik Membangun

BANJAR – Guna meningkatkan sinergitas serta membangun keakraban yang lebih harmonis, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Media Gathering bersama jurnalis Pemprov Kalsel, Rabu (29/12) bertempat di Pesanggrahan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin.

Kepala Dinas LH Kalsel Hanifah Dwi Nirwana

Silaturahmi yang langsung dipimpin oleh Kepala Dinas LH Kalsel Hanifah Dwi Nirwana ini berlangsung secara santai dengan suasana penuh keakraban.

Hanifah menyebut, media gathering ini merupakan momentum yang sangat penting untuk memaksimalkan peran media dalam pembangunan lingkungan hidup di Kalsel.

“Media punya peran strategis dan siginifikan dalam membangun informasi pembangunan di bidang lingkungan hidup,” ujarnya.

Berbagai program DLH, menurutnya baik yang akan maupun sedang dikerjakan sesuai dengan progres pembangunan Pemprov Kalsel sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dapat disosialisasikan dengan baik.

“Kami sangat berharap media dapat mengampanyekan dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat setiap kebijakan yang diambil,” katanya.

Ia juga berujar, sangat siap menerima kritik dari awak media terkait setiap kebijakan yang diambil yang dianggap kurang pas maupun program yang dianggap mempunyai tingkat keberhasilan yang rendah.

“Kami juga menyadari media sebagai penyeimbang. Media silakan memberikan kritik kebijakan kami ataupun kekurang berhasilan kami. Yang mana ini akan menjadi bahan kami untuk regulasi maupun kebijakan kedepan dalam membangun lingkungan,” paparnya.

Untuk diketahui, media gathering yang diikuti oleh berbagai media massa baik cetak, online televisi maupun radio ini menghadirkan Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie sebagai narasumber mengenai peran media. Kemudian juga dari Diskominfo Kalsel dan Adpim Setdaprov Kalsel.

Dalam acara ini, juga dipaparkan mengenai IKLH, capaian kinerja dalam tahun berjalan dan program prioritas Dinas LH yang sudah melalui evaluasi untuk perbaikan di tahun selanjutnya.
Capaian IKLH mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, banyak perubahan-perubahan yang telah dilakukan untuk menuju kualitas lingkungan yang lebih baik. (ASC/RDM/RH)

Pecah Rekor, Biro Adpim Fasilitasi 928 Orang Vaksinasi COVID-19

BANJARMASIN – Ikhtiar melindungi masyarakat dari COVID-19 terus digelorakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Kali ini Biro Administrasi Pimpinan turun ke lapangan, untuk fasilitasi vaksinasi begerak sebanyak 928 penerima di Banjarmasin, Rabu (29/12).

Suasana vaksinasi di SMAN 8 Banjarmasin

Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov Kalsel menggandeng SMAN 8 Banjarmasin, untuk melindungi warga sekaligus meningkatkan capaian vaksinasi di Banua.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak terutama Biro Adpim Setda Provinsi Kalsel, yang telah membantu untuk meningkatkan capaian vaksinasi di Banua.

Disampaikan Paman Birin, hingga hari ini capaian vaksinasi sudah berada diangka 69,11 persen dari target 70 persen yang diinginkan Presiden Joko Widodo.

“Alhamdulillah capaian hari ini sudah 69,11 persen, kita terus berjuang untuk mencapai target 70 persen, saya optimis target bisa dicapai, karena rakyat kami adalah pejuang,” sebut Paman Birin.

Meski kasus COVID-19 mulai melandai, Paman Birin meminta masyarakat untuk tetap waspada. Terlebih Varian Omicron sudah masuk ke Indonesia.

Plt Kepala Biro Adpim Setda Prov Kalsel Suria Fadliansyah mengatakan, vaksinasi digelar menuntaskan vaksinasi di lingkungan pendidikan sesuai dengan arahan Paman Birin.

Kabag Materi dan Administrasi Pimpinan Agus Salim mengatakan, vaksinasi yang difasilitasi Biro Adpim Setda Prov Kalsel paling diminati. Awalnya hanya menargetkan 800 penerima ternyata masyarakat yang divaksin hingga 928.

“Kami tidak menyangka bisa sebanyak ini, awalnya hanya kami menargetkan 800 penerima, ternyata animo masyarakat sangat tinggi, hingga mencapai 928 penerima,” sebutnya.

Dirinya mengatakan, vaksinasi ini melibatkan SMA, SMK, SLB se Kota Banjarmasin dan masyarakat sekitar SMAN 8 Banjarmasin.

Sementara itu, Arafik Staf Tata Usaha SMAN 1 Banjarmasin, mengucapkan terima kasih kepada Paman Birin karena dapat menerima vaksinasi.

Disampaikanya, vaksin ini adalah vaksin pertama yang diterima karena sempat tekendala hipertensi.

“Alhamdulillah hari ini bisa menerima vaksin pertama, beberapa waktu yang lalu saya sempat terkendala tekanan darah tinggi,” ucapnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

DPRD Kalsel Tinjau Rehabilitasi Ruas Jalan Amuntai-Kalua-Tanjung

TABALONG – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan yang membidangi pembangunan dan infrastruktur melakukan monitoring dan evaluasi proyek rehabilitasi ruas jalan Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) – Kalua – Tanjung Kabupaten Tabalong, Selasa (28/12).

Pelaksanaan kegiatan tersebut didampingi oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan, juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaff.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Sahrujani mengatakan dari informasi yang disampaikan BPJN bahwa pengerjaan rehabilitasi jalan tersebut sudah mendekati 100 persen di akhir kontrak. Ia berharap di tahun 2022 perbaikan jalan yang menggunakan dana sekitar Rp34 Milyar ini bisa terlaksana dengan baik.

“Karena kita ketahui bersama bahwa saat ini jalan Tabalong-Amuntai sampai Pantai Hambawang sangat memprihatinkan. Tapi kita optimis dengan anggaran yang tersedia mudah-mudahan Balai Jalan bisa melaksanakan pekerjaan ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” harap Politisi Fraksi Golkar tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaff menyatakan terima kasih atas kedatangan rombongan Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, BPJN Kalsel dan Dinas PUPR Kalsel yang meninjau langsung posisi pengerjaan jalan lintas Provinsi, antara Tabalong dengan Hulu Sungai Utara yang mana pengerjaannya hampir selesai.

“Mudah-mudahan anggaran berikutnya bisa melanjutkan infrastruktur jalan yang ada di antara Kabupaten Tabalong, HSU, HSS dan dapat membawa manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

DPRD Kalsel Ajak Pemprov Kembangkan Destinasi Wisata di Tabalong

TANJUNG – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimatan Selatan mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel melalui Dinas Pariwisata, Pemuda Dan Olahraga (Dispora) untuk bersama-sama mengembangkan sektor kepariwisataan di daerah, khususnya di Kabupaten Tabalong.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Haryanto saat melakukan kunjungan kerja bersama mitra kerjanya Dispora Kalsel ke Kabupaten Tabalong, Selasa (28/12).

Berdasarkan hasil pengamatan, menurutnya kemajuan perkembangan sektor pariwisata, baik wisata alam maupun wisata religi dan budaya di Kalsel, khususnya Tabalong mampu memberikan daya tarik dan kian diminati oleh wisatawan domestik maupun wisatawan manca negara.

“Terlebih lagi Tabalong juga memiliki beragam potensi wisata dan kesenian daerah yang dapat dikembangkan lebih baik lagi, terutama dalam rangka mempersiapkan diri sebagai daerah penyangga Ibukota Negara Baru,” jelasnya.

Oleh karena itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera ini mengajak Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk bekerjasama dalam upaya mengembangkan destinasi wisata yang ada di “Bumi Saraba Kawa” tersebut.

“Pengembangan destinasi wisata perlu anggaran besar, makanya kita berharap teman-teman di DPRD dan Pemprov dapat mem-back up sehingga destinasi wisata yang ada di daerah bisa lebih berkembang,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dispora Kabupaten Tabalong Abdurrahman menyebutkan, obyek wisata yang paling sering dikunjungi adalah obyek wisata religius yaitu Makam Darunnafis dan Mesjid Pusaka disamping obyek wisata alam lainnya.

“Yang paling luar biasa banyak itu, biasanya haulan dan acara-acara religus,” ungkapnya.

Ia berharap adanya dukungan dan langkah nyata dari DPRD dan Pemprov Kalsel terhadap pembangunan destinasi wisata di Kabupaten Tabalong. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Memotivasi Warga Bervaksin, Paman Birin Blusukan dari Subuh

BARITO KUALA – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor kembali blusukan atau turun ke desa untuk memberikan semangat dan edukasi kepada warga agar ikut vaksinasi COVID-19.

Diketahui, Paman Birin sapaan akrabnya, terus mendorong kabupaten/kota di daerah ini, untuk percepatan capaian 70 persen vaksinasi COVID-19 hingga akhir tahun ini.

Paman Birin tak pernah lelah berkeliling dari satu daerah ke daerah lain di provinsi ini, bahkan hingga pelosok pedesaan, demi memberikan semangat warga agar melakukan vaksinasi.

Seperti dilakukan Paman Birin pada Rabu (29/12) subuh hingga menjelang petang.

Usai melaksanakan Shalat Subuh, Paman Birin dan tim langsung meluncur dari rumah dinasnya di Banjarmasin menuju Desa Simpang Jaya Kecamatan Wanaraya Kabupaten Barito Kuala dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam.

Gubernur Kalsel (memakai peci) menurunkan paket sembako dari mobil, dan akan dibagikan kepada warga di desa Wanaraya

Kepada warga yang hadir, Paman Birin mengingatkan, agar tetap waspada terhadap COVID-19, kendati data kasus yang terjadi di provinsi ini, mulai melandai.

Apalagi ujarnya, ada jenis virus varian baru yang mengancam yakni Omicron.

“Kita mengimbau untuk mengantisipasinya, karena ini penyakit dari luar, makanya kita harus berhati-hati,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Batola, Rahmadian Noor menyampaikan terima kasih atas perhatian Paman Birin, dengan ikhlas meluangkan waktunya untuk memantau pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Batola yang saat ini berada dalam capaian vaksinasi 67 persen lebih, khusus di Kecamatan Wanaraya.

Gubernur Kalsel (berpeci) menyerahkan paket sembako kepada warga yang sudah bervaksin

“Kami yakin dengan datangnya Paman Birin, memberikan semangat, target 70 persen akan tercapai,” ujarnya.

Pemkab Batola di penghujung tahun ini memang gencar melaksanakan vaksinasi untuk mencapai target 70 persen vaksinasi. Bahkan untuk memacu minat warga, Pemkab Batola menawarkan berbagai hadiah, termasuk sepeda motor hingga umrah, yang akan diundi setelah target 70 persen tercapai. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Vaksinasi Lansia di PSTW Budi Sejahtera Martapura Tercapai 100 Persen

BANJARBARU – Cakupan vaksinasi dilingkungan Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Sejahtera Kalsel untuk lanjut usia di Martapura, Banjar, sudah tercapai 100 persen.

Pemberian vaksin Pfizer kepada lansia di PSTW Budi Sejahtera Dinsos Kalsel di Martapura, Kabupaten Banjar.

Kepala Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Sejahtera Dinsos Provinsi Kalsel, Surya Fujianorrochim, mengatakan, untuk mendorong capaian vaksinasi hingga 70 persen. Langkah yang diambil, tentunya memaksimalkan pelaksanaan vaksin secara masif di lapangan.

“Total keseluruhan ada 54 orang yang mengikuti. Tak hanya lansia, masyarakat umum serta pegawai kami juga ikut berpartisipasi dalam mendukung capaian program angka vaksinasi,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Rabu (29/12) siang.

Ia mengutarakan, penyelenggaraan vaksinasi yang dikhususkan bagi lansia dikarenakan selain ikut berpartisipasi sebagai penyumbang angka penambahan jumlah. Hal ini menjadi ikhtiar dalam membentuk kekebalan tubuh secara maksimal.

“Untuk lansia yang mengikuti di Martapura ada 35 orang, sedangkan, 20 orang lainnya dari masyarakat umum dan pegawai. Bahkan, kami dari Dinsos Kalsel juga sudah melaksanakan kegiatan ini di panti di Landasan Ulin, Banjarbaru,” tuturnya.

Dengan adanya cakupan ini, Surya mengharapkan, lansia yang telah mendapatkan suntikan vaksin mampu terlindungi dari COVID-19.

“Semoga Herd Immunity lansia kita ini mampu terbentuk agar tidak mudah tertular dari virus ini lagi,” ungkapnya.

Koordinator vaksin Lansia di PSTW Budi Sejahtera Kalsel, dr Aditya Anin Primasari, menuturkan, secara akumulasi jumlah lansia yang tinggal dilingkungan panti itu secara total ada sekitar 70 orang yang setidaknya sudah mendapatkan vaksin.

“Untuk di Martapura sudah mencapai 100 persen, baik itu dosis pertama ataupun dosis kedua,” bebernya

Namun capaian vaksinasi yang ada di lingkungan PSTW Budi Sejahtera Kalsel di Landasan Ulin, Banjarbaru, masih berada diangka 70 persen.
 
“Itu karena sebagian lansia, perlu kita sadari bahwa kondisi kesehatan mereka juga menjadi perhatian,” ungkapnya. (RHS/RDM/RH)

Atlet Peraih Medali Emas PON dan Peparnas Papua Dapatkan Bonus 300 Juta

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga mengumumkan, besaran bonus, untuk para atlet peraih medali pada dua ajang olahraga bergengsi di Tanah Air. Yakni, Pekan Olahraga Nasional (PON) serta Pekan Paralimpik Nasional (PEPARNAS) di Papua beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, bahwa Gubernur sangat mengapresiasi perjuangan para atlet sehingga menaikkan jumlah bonus dibandingkan PON maupun Peparnas sebelumnya di Jawa Barat.

“Pak Gubernur memberikan perhatian terhadap para atlet berprestasi pada PON serta PEPARNAS di Papua, sehingga besaran bonus yang diberikan sama,” ungkap Hermansyah, kepada sejumlah wartawan, Selasa (28/12).

Hermansyah membeberkan, untuk besaran bonus yang diberikan, sebagai penghargaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan khususnya Paman Birin yang menginginkan bonus ini bisa memberikan efek positif bagi kemajuan olahraga di provinsi ini.

Adapun besaran bonus sendiri, lanjutnya, untuk peraih medali emas PON maupun PEPARNAS mendapatkan bonus sebesar Rp300 juta untuk perorangan dan Rp350 juta untuk beregu.

Peraih medali perak mendapatkan Rp150 juta untuk perorangan dan Rp200 juta untuk beregu.

Sedangkan peraih medali perunggu mendapatkan Rp75 juta untuk perorangan dan Rp100 juta untuk beregu.

“Tidak hanya atlet, bonus juga akan diberikan untuk pelatih yakni sebesar 50 persen dari raihan medali atlet dan asisten pelatih mendapat 25 persen,” ucap Hermansyah lebih lanjut.

Hermansyah mengatakan, total anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp49 miliar pada APBD 2022 mendatang.

“Anggaran bonus atlet tersebut disiapkan pada APBD 2022 mendatang, begitu di sahkan maka akan langsung dicairkan, untuk para atlet,” ujar Hermansyah. (SRI/RDM/RH)

Berhasil Tingkatkan Produksi Gabah Kering, Paman Birin Apresiasi Kinerja Dinas TPH Kalsel

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mengungkapkan salut atas kinerja Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kalsel atas pencapaian perluasan tanam dan panen padi.

Salah satunya gelar panen padi terbaru adalah di kawasan Desa Kiram Kecamatan Karang Intan atau lebih dikenal dengan nama Alam Roh 88, pada Selasa (28/12).

Panen kali ini Paman Birin didampingi Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Staf Khusus Gubernur H Noor Aidi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Syamsir Rahman serta para petani milenial.

Suasana panen di Alam Roh 88 yang dihadiri Gubernur Kalsel

Paman Birin mengucapkan syukur karena dapat kembali panen padi bersama para petani.

“Kita patut beryukur atas anugerah yang diberikan Allah ini,” katanya.

Selain itu, dirinya memuji Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan karena sukses menanam dan meningkatkan hasil panen padi.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari hasil kerja sama, yang baik antara Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dengan para petani khususnya para petani milenial,” katanya.

Paman Birin juga terus mendorong produktivitas padi Banua, mengingat Kalimantan Selatan bakal menjadi salah satu penyangga pangan Ibu Kota Negara di Kaltim.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan Syamsir Rahman mengatakan, pihaknya berhasil menanam dan panen padi di lahan yang selama ini dianggap tidak produktif.

“Dulu kita mendapatkan tantangan dari Paman Birin untuk menanam padi di Alam Roh 88 Desa Kiram, kemudian hari ini kami membutikan bahwa padi bisa tumbuh disini dan kita berhasil panen,” sebutnya.

Menurutnya, menanam padi wilayah Alam Roh 88 tidaklah mudah. Kendala yang pihaknya alami adalah suplai air. Namun berkat sinergi yang baik pihaknya dapat mengatasi sehingga lahan bisa terairi dengan baik.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengerukan aliran sungai agar lahan tidak tegenang banjir.

Syamsir menyebut jika lahan tergarap dengan maksimal maka potensi gabah kering yang dihasilkan bisa mencapai 6 ton per hektar.

Potensi itu bisa menambah produktivitas padi Kalsel yang selama ini suprlus. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version