Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran, Ini Pesan Kapolda Kalsel

BANJARMASIN – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rikwanto didampingi Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono serta Pejabat Utama (PJU) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Selasa (4/1), memimpin langsung serah terima jabatan (Sertijab) beberapa PJU Polda Kalsel dan Kapolres Jajaran. Sertijab yang dilaksanakan di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri itu digelar dengan protokol kesehatan ketat.

Suasana Sertijab PJU Polda Kalsel

Ada enam Pejabat Utama Polda Kalsel dan tiga Kapolres Jajaran yang mengikuti Sertijab. Keenam Pejabat Utama Polda Kalsel itu yakni Karo Ops Polda Kalsel akan dijabat oleh Kombes Pol Nurhandono menggantikan Kombes Pol Moch. Noor Subchan Karo SDM Polda Kalsel yang sebelumnya dijabat Kombes Pol Nanang Masbudi digantikan oleh Kombes Pol Muhammad Arif Sugiarto.

Dir Binmas Polda Kalsel dari Kombes Pol Widiatmoko kepada Kombes Pol Fadly Samad Dir Intelkam Polda Kalsel dari Kombes Pol Nur Romdhoni kepada Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan.

Kemudian ada Kabid Propam Polda Kalsel dari Kombes Pol Dudy Iskandar kepada Kombes Pol Djaka Suprihanta, dan Kabid Keu Polda Kalsel dari Kombes Pol Hermawan kepada Kombes Pol Erwin Fardiansyah Tossin.

Sementara tiga Kapolres yang berganti, ada Kapolresta Banjarmasin dari Kombes Pol Rachmat Hendrawan kepada Kombes Pol Sabana Atmojo Kapolres Tapin dari AKBP Pipit Subiyanto kepada AKBP Ernesto Saiser, dan Kapolres Tanah Bumbu dari AKBP Himawan Sutanto Saragih kepada AKBP Tri Hambodo.

Dalam sambutannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto mengatakan, kepada seluruh Pejabat yang dilantik agar secepat mungkin beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru.

“Dan untuk sedini mungkin mengerti dan memahami situasi dan kondisi Kamtibmas di wilayahnya,” pesan Kapolda Kalsel saat memberikan sambutan.

Sedang kepada Pejabat yang lama, Kapolda menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dedikasinya selama ini yang telah memberikan kontribusi terbaik untuk kebaikan Polda Kalsel.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dan sebagai penyegaran dalam tubuh organisasi Polri. Hal ini merupakan kebutuhan organisasi serta bagian dari kebijakan program Kapolri dalam hal yang siap melaksanakan transformasi menuju Polri yang Presisi atau akronim dari Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan,” tutupnya. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)

Ibnu Sina Resmi Jabat Sebagai Ketua DPD Demokrat Kalsel

BANJARMASIN – Ibnu Sina akhirnya resmi menduduki jabatan sebagai Ketua DPD Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2021-2026 mendatang. Usai dilantik secara virtual oleh Ketua Umum DPP Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, di salah satu hotel berbintang, di Kota Banjarmasin, Selasa (4/1). Agus Harimurti Yudhoyono yang biasa disapa AHY ini meminta kepada yang baru dilantik ini, dapat memajukan Partai Demokrat di Provinsi Kalimantan Selatan.

Ibnu Sina dilantik sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel secara virtual

“Kami meminta kepada yang baru dilantik ini, agar dapat memajukan Partai Demokrat,” ucap AHY.

Selain itu, AHY juga mengucapkan selamat atas dilantiknya Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan Ibnu Sina beserta pengurus. Agar kedepannya dapat bekerja lebih giat lagi, untuk masyarakat dan Partai Demokrat.

Sementara itu Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan Ibnu Sina mengatakan, siap memenangkan Partai Demokrat di Kalimantan Selatan.

“Kami bersyukur atas kepercayaan Partai Demokrat untuk mengemban jabatan sebagai Ketua Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu yang juga menjabat Walikota Banjarmasin ini, meminta dukungan kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat untuk kemajuan Partai Demokrat di Banua ini.

“Kami juga senantiasa meminta arahan kepada ketua umum agar dapat selalu memajukan Partai Demokrat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, tidak hanya Pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan yang dilantik, tetapi juga DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo. (SRI/RDM/RH)

Pimpin Peringatan HAB ke-76 Kemenag, Ini Pesan Wagub Kalsel

BANJARBARU – Jajaran Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-76 tahun  2022 di Halaman UPT  Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, pada Senin (3/1) di Banjarbaru.

Bertindak selaku pimpinan upacara, Wakil Gubernur Kalsel, Muhidin sekaligus menyampaikan pesan-pesan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas melalui pidato tertulisnya.

Di momentum ini, jajajaran Kementerian Agama dituntut terus berbenah. Prestasi yang telah diraih harus dipertahankan dan secara bersamaan, perlu terus berinovasi untuk mewujudkan Kementerian Agama yang lebih baik.

“Untuk itu, jadikan agama sebagai inspirasi. Jadikan agama sebagai penggerak yang dapat meningkatkan daya kreativitas. Selain itu, jadikan pula Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama, yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, kemudian keteladanan, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi saudara sekalian selaku Pegawai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama,” pesan Menag.

Setiap HAB yakni 3 Januari, dicanangkan sebagai kick off pelaksanaan program/kegiatan tahun berjalan.

Kementerian Agama telah hadir sebagai payung teduh bagi semua unsur umat beragama, memberikan pelayanan prima bagi masyarakat yang membutuhkan layanannya, dan menjaga Pancasila, konstitusi, dan NKRI untuk tetap dalam jalurnya.

Hal itu dibuktikan dengan naiknya Indeks Kesalehan Umat Beragama dari 82,52 pada tahun 2020, menjadi 83,92 pada 2021.

Indeks Kerukunan Umat Beragama juga mengalami peningkatan yang semula tahun 2020 sebesar 67,46 menjadi sebesar 72,39 pada tahun 2021. Indeks Kepuasan Layanan KUA meningkat pula dari angka 77,28 pada tahun 2019 menjadi 78,90 pada tahun 2021.

Kementerian Agama juga telah menjalin hubungan yang baik dengan para tokoh dan pemuka agama, organisasi dan lembaga keagamaan, Forum Kerukunan Umat Beragama, serta unsur masyarakat lainnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Pimpin Coffee Morning Awal Tahun 2022, Paman Birin Ingatkan Kolaborasi SKPD

BANJARBARU – Mengawali hari pertama masuk kerja di tahun 2022, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Coffee Morning.

Coffee Morning ini dipimpin langsung Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dan dihadiri Sekretaris Daerah  Roy Rizali Anwar serta seluruh Kepala SKPD bertempat di ruang rapat Aberani Sulaiman Kantor Setda Prov Kalsel, Banjarbaru (3/1).

Gubernur Kalsel (kiri) didampingi Sekdaprov Kalsel (kanan) saat memimpin Coffee Morning

Gubernur mengatakan, Coffee Morning ini dilaksanakan untuk meningkatkan koordinasi seluruh SKPD.

Paman Birin mengatakan, ada agenda penting di tahun 2022 salah satunya adalah perhelatan MTQ Nasional.

“MTQ ini saya minta disiapkan dengan baik, kita sudah handal dalam menangani agenda nasional, target kita sukses penyelenggaraan sukses prestasi,” ucapnya.

Dalam arahanya Paman Birin menekankan, pentingnya kolaborasi antar SKPD dalam mencapai tujuan pembangunan.

“Pentingnya kolaborasi, kerja sama antar SKPD dalam mencapai tujuan pembangunan, sama seperti kita bermain bola atau futsal perlu kerjasama, kekompakan dan mental yang bagus serta semangat juang,” sebutnya.

Selain agenda penting MTQ, Paman Birin juga megingatkan kepala SKPD agar dapat mencapai target-target pembangunan lainya seperti vaksinasi, pembangunan SDM, peningkatan ekonomi dari hulu ke hilir, digitalisasi pelayanan publik dan ketahanan bencana.

Paman Birin berharap Coffee Morning Pemprov Kalsel dapat terus dilaksanakan. Selain itu, dirinya juga berharap di tahun 2022 ekonomi Kalimantan Selatan semakin membaik dengan seiring dengan menurunya kasus COVID-19. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Dorong Kemajuan Infrastruktur, Presiden Jokowi Anugerahi Roy Rizali Anwar Kenaikan Pangkat Luar Biasa Baiknya

BANJARBARU – Dedikasi Roy Rizali Anwar Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendorong kemajuan infrastruktur didaerahnya melalui karya nyata, mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Di momen apel gabungan SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel, pada Senin (3/1) Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menyerahkan petikan SK Presiden RI tentang kenaikan pangkat luar biasa baiknya kepada Roy Rizali Anwar.

Dalam kesempatan apel pagi ini, kenaikan pangkat ini sebut Paman Birin (sapaan akrab gubernur) merupakan bentuk penghargaan dari Presiden RI, kepada ASN, khususnya kepada Roy Rizali Anwar atas prestasi kerja yang sangat menonjol, secara nyata diakui dalam lingkungan kerjanya.

Prestasi ini dapat dijadikan teladan bagi seluruh pegawai di lingkungan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Untuk itu, saya ucapkan selamat kepada saudara Roy Rizali Anwar, atas prestasi yang telah diraih,” ucapnya.

Paman Birin mendoakan prestasi diraih lanjut Paman Birin dapat menginspirasi dan memotivasi seluruh jajaran ASN Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk terus berinovasi dan mengejar prestasi.

Dalam kesempatan itu, Paman Birin juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kinerja SKPD beserta seluruh jajaran ASN beserta Tenaga Kontrak, yang telah bekerja keras sehingga capaian vaksinasi di Kalsel sudah melebihi target.

Hingga sekarang, capaian vaksinasi di Kalsel sudah lebih dari 74 persen. Sementara target nasional sebesar 70 persen.

“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada SKPD beserta seluruh jajaran ASN dan tenaga kontrak, sehingga capaian vaksinasi di banua kita mencapai lebih dari 74 persen, angka ini lebih dari target nasional” ucapnya tulus.

Lebih lanjut lanjut Paman Birin mengatakan, apel gabungan ini, mengawali seluruh aktivitas  dan kegiatan yang akan dilakukan di tahun 2022 ini. Sesuai RPJMD 2021-2026.

Fokus kerja pembangunan daerah di tahun ini, diarahkan pada pembangunan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan daerah, pembangunan infrastruktur, menciptakan iklim dan mendorong kemajuan sektor industri, serta pelestarian sektor lingkungan hidup.

Paman Birin mengingatkan, bahwa upaya yang dikerjakan di daerah, harus tetap selaras dengan arah pembangunan nasional.

Oleh sebab itu, untuk mewujudkan kinerja pemerintahan yang berkualitas, dibutuhkan komitmen dan tekad yang kuat, bagi seluruh satuan kerja serta seluruh aparatur sipil negara.

“Saya minta agar  pelaksanaan program-program dan kegiatan beserta  target yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan secara tuntas, menyeluruh dan tepat sasaran,” ucapnya.

Paman Birin menitip pesan kedepankan kedisiplinan dan kesadaran membangun budaya kerja yang tertib dan teratur, juga transparan dan akuntabel dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan.

Hal ini menurut Paman Birin sangat penting, mengingat beberapa waktu yang lalu, Pemprov Kalsel telah melaksanakan penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional.

Hal ini  dilakukan dalam rangka menciptakan birokrasi yang lebih dinamis dan profesional sebagai upaya peningkatan efektivitas dan efisiensi untuk mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Disbunnak Kalsel Siap Lanjutkan Program Andalan Sesuai Visi Misi Gubernur

BANJARBARU – Sebagai instansi pemegang mandat salah satu dari visi misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yakni Kalsel MAJU (Makmur, Sejahtera dan Berkelanjutan) sebagai gerbang Ibukota Negara Baru, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel mempunyai tantangan yang harus diterjemahkan dengan baik berupa mendukung pertumbuhan ekonomi merata melalui sub sektor perkebunan dan peternakan.

Berbagai program untuk menumbuhkan ekonomi daerah dan mensejahterakan rakyat terutama pekebun dan peternak pun harus terus diupayakan sesuai arahan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi menyatakan, selama 2021 berbagai Disbunnak dari sektor perkebunan dan peternakan terus mengalami peningkatan dan beberapa komoditas terus menjadi unggulan.

Ia berujar, untuk komoditas ditahun 2021 pada sub sektor perkebunan ada tiga yaitu kelapa sawit, karet dan kelapa dalam. Yang mana pada tahun 2022 mendatang kopi menjadi yang komoditas ketiga mengganti Kelapa Dalam.

“Namun pengembangan kelapa dalam masih menjadi perhatian kami, namun yang akan kami angkat di 2022 adalah kopi,” katanya pada kesempatan Sosialisasi Program dan Kegiatan Perkebunan dan Peternakan Bersama Insan Media di Kantor Disbunnak Banjarbaru, Kamis (30/12).

Dipaparkannya, untuk komoditas kelapa sawit dengan program strategi nasional untuk meningkatkan produksi dan produktivitas ada program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang akan makin ditingkatkan lagi ditahun 2022.

“Karena alokasi yang setiap tahunnya terus meningkat, untuk program PSR ini akan terus kami tingkatkan. Saat ini ada lima kabupaten yang menjalankan program ini yakni, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, Banjar, dan Barito Kuala,” paparnya.

Untuk komoditas karet juga akan diteruskan program peremajaan karet rakyat melalui APBD Kalsel 2022.

“Kita juga melanjutkan program ekstensifikasi dan diversifikasi perkebunan karet pada tahun 2022 nanti,” katanya.

Ia menambahkan, terus berupaya meningkatkan produksi dan produktivitas yang masih rendah dengan melakukan peremajaan karet serta pekebun karet masih bisa menikmati hasil dengan harga wajar.

“Kami meningkatkan produksi dan produktivitas, mendukung hiliralisasinya dan tujuan akhirnya adalah pekebun karet kita masih terus menikmati harga yang wajar,” ucapnya.

Komoditas ketiga lanjutnya adalah tanaman kopi, yang merupakan target baru pengembangan perkebunan di Kalsel.

“Rencananya ada dua jenis kopi yang akan kita kembangkan yaitu jenis Liberika dan Robusta,” kata Suparmi.

Untuk kopi liberika akan dikembangkan di lahan kering daerah Kabupaten Banjar dan beberapa daerah lainnya sementara jenis kopi robusta dikembangkan di wilayah lahan basah seperti Batola.

Adapun terkait sub sektor peternakan, Suparmi menyampaikan, juga akan melanjutkan program prioritas SISKA KUINTIP atau Sistem Integrasi Kelapa Sawit Sapi Potong berbasis Kemitraan Usaha Inti dan Plasma yang mana ini diperoleh dari arahan dan gagasan Gubernur Kalsel.

“Sekarang sudah ada 7 perusahaan yang melakukan MoU untuk mendukung SISKA KUINTIP, dan diluar itu sudah ada investor yang mulai masuk,” katanya.

Program SISKA KUINTIP ini ditambahkan Supami juga didukung program strategis nasional yaitu Si Komandan (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri, SPR (Sentra Peternakan Rakyat, GERBANG PATAS (Gerakan Pengembangan dan Pemanfaatan Pakan Berkualitas, PAPAMANIS ( Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis, dan PAPA TERTIP (Pengendalian Pemotongan Ternak Betina Produktif).

“Serta program asuransi bagi ternak yang mana hanya membayar 40 ribu para peternak tidak cemas kalau terjadi apa-apa dengan ternaknya dan itu bisa diklaim asuransinya,” ucapnya.

Disamping sapi, ia juga menambahkan akan mengembangkan komoditas itik dan kambing.

“Kalsel yang merupakan daerah itik, terlebih itik Alabio juga ada program pengemban itik Alabio,” terangnya. (ASC/RDM/RH)

Rasio Elektrifikasi Kalsel Berhasil Capai 99,9 Persen

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, menyebut rasio elektrifikasi tahun ini tumbuh dikisaran 99,9 persen. Artinya, suplai listrik sudah mulai merata.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat meresmikan mobil listrik buatan dari PT PLN

“Kita bersyukur karena ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi banua kita di Kalsel,” ujar Gubernur dalam sambutannya pada peresmiaan SPKLU dan penyaluran listrik 24 jam di enam desa di Kabupaten Banjar, Kamis (30/12) siang.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat meresmikan mobil listrik buatan dari PT PLN

Ia mengharapkan, tahun 2022 – 2023 mendatang rasio elektrifikasi di Kalsel mampu naik 100 persen.

“Atau dengan kata lain, masyarakat di Kalsel harus mampu menikmati listrik secara keseluruhan,” ucapnya.

Hal ini sebut Gubernur Kalsel, Paman Birin (sapaan akrab), kebutuhan listrik masih cukup tinggi apalagi banyaknya pembangunan menjadi tuntutan penting sebagai syarat dalam pengembangan daerah.

“Listrik memang diakui kini menjadi kebutuhan manusia, apalagi menghadapi di era modern saat ini tentu ketersediaan energi harus tercukupi. Bukan hanya di daerah perkotaan saja tetapi juga harus menyasar hingga ke pelosok pedesaan,” ungkapnya.

Sementara itu, General Manager (GM) PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalselteng, Tonny Bellamy, merencanakan, satu hingga dua tahun yang akan datang pihaknya yakin mampu mengejar rasio elektrifikasi sebesar 100 persen.

“Betul, sudah tercapai 90 persen. Jadi targetnya sama seperti yang disampaikan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Tujuannya agar suplai listrik di desa juga mampu dinikmati secara lebih merata,” bebernya.

Meski secara nasional, masih berada dikisaran 99,20 persen. Kementerian ESDM RI juga mengakui rasio elektrifikasi 2021 untuk Kalsel berhasil tumbuh 99 persen. (RHS/RDM/RH)

Perkuat Payung Hukum, DPRD Sahkan Tata Cara Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat paripurna internal Dewan, Kamis (30/12).

Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK itu, Dewan mengesahkan Rancangan Tata Cara Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) oleh DPRD Kalsel menjadi keputusan DPRD Kalsel.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Rancangan Tata Cara Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang, Suripno Sumas menyatakan dengan pengesahan Tata Cara tersebut berarti sudah ada payung hukum yang kuat untuk kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Kalsel.

Ketua Pansus Pembahas Tata Cara Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang, Suripno Sumas

“Selama ini, dalam APBD Perubahan 2021, kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang oleh Anggota Dewan kepada masyarakat hanya menggunakan cantolan-cantolan peraturan perundang-undangan tingkat atas yang sudah ada dan berlaku,” katanya.

Walaupun demikian, menurut Suripno, dari hasil konsultasi dengan Direktorat Produk Hukum Daerah Ditjen OTDA Kemendagri, disarankan agar pelaksanaan kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang bagi Pimpinan dan Anggota DPRD secara tegas dimasukkan dalam Perubahan Tata Tertib DPRD Tahun 2021/2022.

Selain mengesahkan Tata Cara Pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang, dalam rapat paripurna internal juga dilaksanakan penutupan masa sidang Tahun 2021 dan pembukaan masa sidang Tahun 2022. (NRH/RDM/RH)

Perkuat Pengawasan, Pemkab HST Tandatangani MoU Dengan BPKP Kalsel

HULU SUNGAI TENGAH – Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan menjalin kesepahaman dalam rangka Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Penandatangan dilakukan Bupati Hulu Sungai Tengah Aulia Oktaviandi dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan Rudy M Harahap di Halaman Kantor Bupati Hulu Sungai Tengah, bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Hulu Sungai Tengah ke-62.

“Tujuan dari Nota Kesepahaman ini adalah untuk memperkuat kerja sama dalam melaksanakan Pengawasan Penyelenggaraan pemerintah Daerah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang selama ini sudah terbangun,” kata Rudy usai penandatangan MoU tersebut.

Disampaikan juga, lingkup kesepahaman ini mencakup tiga hal yakni: Pelaksanaan kegiatan konsultasi/pembimbingan singkat (coaching clinic) pengawasan atas indikasi penyalahgunaan wewenang dan/atau kerugian negara/daerah baik yang berasal dari laporan hasil pengawasan inspektorat daerah kabupaten HST maupun pelaporan/pengaduan masyarakat. Kegiatan berupa ekspose kasus dan monitoring tindak lanjutnya.

Kedua terkait dengan komitmen bersama untuk meningkatkan kapabilitas APIP Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, melalui meningkatkan kompetensi SDM APIP, pengelolaan risiko, maupun perencanaan pengawasan berbasis risiko sehingga APIP Kabupaten HST bukan saja mampu melaksanakan performance audit tetapi lebih lagi mampu mengintegrasikan seluruh OPD dalam pencapaian tujuan strategis Pemda HST.

Ketiga, Perwakilan BPKP Kalsel juga mendorong temu-pemangku kebijakan dalam memitigasi risiko banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dan yang keempat adalah pengawalan tata kelola keuangan dan pembangunan daerah berupa pengawasan anggaran pendapatan dan belanja daerah, pengawasan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta Pengawasan Keuangan Desa.

Selanjutnya Rudy menyampaikan bahwa Nota Kesepahaman ini berlaku untuk jangka waktu 3 tahun dan dilakukan pemantauan dan evaluasi paling sedikit setahun sekali. (BPKPKalsel-RIW/RDM/RH)

Paman Birin Pantau Vaksinasi Bergerak di Sekumpul

BANJAR – Untuk meningkatkan capaian persentase vaksinasi di Banua Kalimantan Selatan, Pemerintah provinsi Kalsel gencar melaksanakan serbuan vaksinasi bergerak. Salah satunya vaksinasi bergerak yang dilaksanakan di Gang Taufik Rt 05 Kelurahan Sekumpul Kabupaten Banjar pada Kamis (30/12). Vaksinasi bergerak ini dipantau langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin, yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Muhammad Muslim. Terlihat kedatangan Paman Birin beserta rombongan ini disambut antusias warga sekitar yang melaksanakan vaksinasi baik vaksinasi dosis pertama maupun vaksinasi dosis kedua.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Muhammad Muslim menyampaikan, vaksinasi bergerak ini merupakan salah satu Program Provinsi Kalsel untuk meningkatkan capaian persentase vaksinasi di wilayah Kalsel, dan Gubernur kalsel Paman Birin akan selalu memantau pelaksanaan vaksinasi bergerak ini.

“Dengan adanya pemantauan langsung oleh Gubernur Kalsel pada pelaksanaan vaksinasi bergerak ini, maka diharapkan dapat meningkatkan antusias masyarakat untuk bervaksin,” ungkap Muslim.

Muslim menambahkan, pihaknya akan menggencarkan vaksinasi bergerak disetiap kelurahan di Kabupaten-Kota, terlebih khususnya Kabupaten Banjar. vaksinasi bergerak ini merupakan dukungan dari Provinsi Kalsel kepada Kabupaten-Kota untuk menaikkan persentase capaian vaksinasi.

“Bukan hanya disetiap kelurahan, SMA dan SMK pun akan kami gencarkan juga vaksinasi bergerak ini,” lanjut Muslim.

Muslim melanjutkan, pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat yang belum bervaksin, agar diharapkan dapat mendatangi gerai pelaksanaan vaksinasi yang ada disetiap Kelurahan maupun kecamatan, untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version