Wujud Syukur Harjad dan HUT RI, Paman Birin Ikut Batamat di Masjid Sabilal Muhtadin

BANJARMASIN – Sebagai wujud syukur dalam memperingati Hari Jadi ke-73 Provinsi Kalimantan Selatan dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel dan jemaah Masjid Sabilal Muhtadin, melaksanakan sholat hajat dan Batamat Al-Qur’an pada Kamis (17/8) malam.

Gubernur Kalsel bersama jemaah masjid raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin batamat Al Qur’an

Usai sholat Magrib dan sholat hajat bersama, Paman Birin memulai batamat Al-Qur’an dengan membaca surah Ad-Dhuha dan dilanjutkan dengan jemaah lain hingga surah An-Nas.

Disampaikan Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin (BPMRSM), Darul Qutni, bahwa kegiatan batamat Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan setiap tahun, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor selalu hadir.

“Setiap kegiatan batamat Al-Quran Bapak Gubernur selalu bersama kita. Alhamdulillah juga pada malam hari ini, kita doakan mudah-mudahan beliau dalam keadaan sehat walafiat, panjang umur, melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” katanya.

Darul Qutni juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada jemaah yang berhadir pada kesempatan tersebut, dan telah mengikuti berbagai kegiatan.

“Partisipasi kaum muslimin dan muslimat pada malam ini kami hargai. Pada malam ini kita bersama gubernur sholat hajat dan mendoakan agar Banua kita semakin baik dan semakin baik lagi,” ucapnya.

Darul Qutni menambahkan, sebagai pintu gerbang Ibukota Nusantara (IKN) yang ditafsirkan secara harfiah oleh Paman Birin dengan Kalsel Babussalam, memiliki makna pintu keselamatan.

“Jadi nama Babussalam ini mengingatkan kita selalu kepada Paman Birin, karena sidin yang memulai kegiatan ini. terimakasih Paman Birin,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutannya Paman Birin menyampaikan, sholat hajat dan batamat Al-Qur’an sebagai bentuk rasa syukur atas karunia dan rahmat yang diberikan Allah SWT kepada bangsa dan Banua, Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan

“Bangsa kita telah merdeka 78 tahun dan Banua kita telah berusia 73 tahun, banyak persoalan yang terjadi. Namun karena kita sabar dan bersyukur, kita mendapat nikmat yang luar biasa dari sang Maha Pencipta,” ucapnya.

Paman Birin menuturkan bahwa dirinya teringat akan empat sahabatnya yakni si Sukri (Syukur), si Sabri (Sabar), si Rahmat (Rahmat) dan si Atun (Niat) karena dengan berpegang pada mereka dirinya mampu melalui segala persoalan.

“Mudah-mudahan kita sebagai kaum muslimin selalu bersabar dalam menghadapi segala persoalan dan mampu melaluinya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, diakhir tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Ilham Humaidi juga dilaksanakan pembacaan doa dan tahlil untuk menghadiahi para pahlawan yang sudah gugur memperjuangkan bangsa dan Banua. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dorong Kabupaten/Kota Terus Tingkatkan Kunjungan ke Perpustakaan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel memberikan dorongan kepada Dispersip kabupaten/kota untuk terus meningkatkan kunjungan masyarakat ke perpustakaan.

Kabid Perpustakaan Daspurda Banjarbaru, Diah Yuliasih (kiri) bersama tim IT berkunjung ke gedung teater Perpustakaan Palnam

Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan salah satu upaya yang disarankan pihaknya yakni dengan melaksanakan nonton bareng (nonbar) film-film sejarah kepada Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Darpusda) Kota Banjarbaru agar studio mini yang dibangun saat kepemimpinannya dulu bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Kami sarankan agar Daspurda Kota Banjarbaru mengikuti langkah kami untuk melaksanakan nobar, dengan memanfaatkan studio mini yang dibangun saat kepemimpinan saya dulu,” jelasnya, Kamis (17/8).

Nurliani menuturkan agar Daspurda Kota Banjarbaru bisa berkoordinasi dengan pihaknya atau Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel untuk meminta file filmnya.

“Alhamdulillah hari ini Kabid Perpustakaan Daspurda Kota Banjarbaru datang ke Perpustakaan Palnam untuk meminta file film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari untuk ditayangkan di studio mini milik mereka,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Daspurda Kota Banjarbaru, Slamet Riyadi yang diwakili Kepala Bidang Perpustakaan, Diah Yuliasih bersama tim IT langsung bergerak cepat berkunjung ke Perpustakaan Palnam Banjarmasin untuk berkoordinasi dan meminta salinan file film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.

Diah mengaku senang atas dorongan yang diberikan oleh Kepala Dispersip Kalsel dan antusias untuk melakukan pemutaran film tersebut di studio mini Daspurda Kota Banjarbaru.

“Kami sangat senang mendapatkan dorongan dari Bunda Nunung (sapaan akrab Kadispersip Kalsel). Selama ini studio mini milik kami digunakan untuk menerima kunjungan dari sekolah-sekolah setempat, kami juga pengen seperti Dispersip Kalsel bisa memutar film tersebut dan mengenalkan sejarah Kalsel kepada masyarakat Kota Banjarbaru,” tuturnya.

Saking antusiasnya, Diah menerangkan bahwa pihaknya siap melakukan pemutaran film tersebut pada Senin depan dengan mengundang sejumlah sekolah yang ada di Kota Banjarbaru.

Untuk kapasitas sendiri, Diah menuturkan jika studio mini Daspurda Kota Banjarbaru hanya mampu menampung sebanyak 40 orang saja, sehingga untuk pemutaran nanti akan dilakukan secara persesi.

Tidak hanya film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Diah menjelaskan bahwa kedepan pihaknya berencana melakukan pemutaran film sejarah secara rutin.

“Kami ingin secepatnya bisa melakukan pemutaran film ini. Tidak hanya kali ini saja, kedepan kami juga akan berkoordinasi dengan Dispersip Provinsi Kalsel dan Perpustakaan Nasional RI untuk peminjamam atau izin pemutaran film-film yang lain,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Lomba Kemerdekaan Dispersip Kalsel Berlangsung Semarak

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel menggelar berbagai macam lomba.

Suasana Lomba Tepung Estafet

Kegiatan ini disambut antusias oleh seluruh jajaran Dispersip Provinsi Kalsel mulai dari Perpustakaan Palnam, Perpustakaan Tendean, dan Depo Arsip.

Peserta Lomba Fashion Show Tema “Mata Pencaharian”

Dengan penuh semangat mereka mengikuti seluruh rangkaian perlombaan 17-an tersebut. Sedangkan keseluruhan hadiah yang disiapkan, nilainya mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan, selain untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI, lomba ini dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi antar pegawai Dispersip Provinsi Kalsel.

“Lomba ini kami adakan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, ada beberapa lomba yang kami laksanakan diantaranya, lomba makan kerupuk, lomba estafet sarung, lomba estafet tepung, lomba menyanyi, lomba tarik tambang, lomba fashion show, lomba balap karung, dan lomba e-sport,” jelasnya, di sela kegiatan lomba, pada Kamis (17/8).

Tidak hanya mempererat tali silaturahmi, Nurliani mengungkapkan melalui lomba ini pihaknya ingin memupuk kembali rasa nasionalisme dan cinta tanah air kepada seluruh jajaran Dispersip Kalsel.

“Pada hari ini kami semua berkumpul, melalui kegiatan ini kami ingin memupuk rasa cinta tanah air dan menjalin keakraban sesama pegawai, sebab pada hari-hari biasa kami jarang bertemu karena kesibukan masing-masing,” terangnya. (NRH/RDM/RH)

Paman Birin Serahkan Remisi Narapidana dan Anak di Kalsel

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin, menyerahkan remisi umum kepada narapidana dan anak binaan Lembaga Permasyarakatan di Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalsel saat tiba di Lapas Kelas IIB Banjarbaru

Penyerahan remisi ini secara simbolis berlangsung di Lapas Kelas IIB Banjarbaru, pada Kamis (17/8) siang.

Turut hadir bersama, KH Wildan Salman yang memimpin doa mengawali acara, dan Ketua DPRD Kalsel Supian HK dan sejumlah pimpinan Forkopimda Kalsel.

Setelah penyerahan SK Menkum HAM tentang pemberian remisi umum narapidana dan anak binaan di Provinsi Kalsel, Paman Birin kemudian membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM, Prof Yasonna Laoly, dan dilanjutkan dengan pemberian cenderamata dari warga binaan kepada Paman Birin berupa papan nama berdesain burung Garuda dan lukisan hitam putih Paman Birin dan istri,Raudatul Jannah.

Atas nama pribadi dan pemerintah Kalsel, Paman Birin menyampaikan selamat kepada penerima remisi umum tahun ini.

Tentunya remisi ini bisa dimanfaatkan dan dijalani dengan baik, karena kehidupan ke depan masih panjang.

Harapan Paman Birin, mereka nantinya bisa kembali ke masyarakat dengan tindakan atau perilaku lebih baik dan masyarakat pun diharapkan mereka mereka dengan baik juga.

“Kembali bekerja dengan normal, mencari rezeki dari Allah SWT,” pesannya usai acara.

Tahun ini, sebanyak 175.510 narapidana di Indonesia menerima Remisi Umum (RU) 2023 pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-78. Bahkan, 2.606 di antaranya langsung bebas.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI (Menkumham) Yasonna H. Laoly dalam pidato sambutannya yang disampaikan gubernur menyebutkan, remisi kepada Warga Binaan bukan semata-mata diberikan secara sukarela oleh pemerintah, namun merupakan sebuah bentuk apresiasi dan penghargaan bagi mereka yang telah bersungguh-sungguh mengikuti program-program pembinaan yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dengan baik dan terukur.

Sebagai bentuk apresiasi, ujar Yasonna, negara memberikan remisi kepada narapidana yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, dan disiplin yang tinggi dalam mengikuti program pembinaan.

Yasonna pun berpesan untuk menjadikan momentum ini sebagai sebuah motivasi untuk selalu berperilaku baik, mematuhi aturan yang berlaku, dan mengikuti program pembinaan dengan giat dan bersungguh-sungguh.

Di tempat yang sama, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kalsel, Faisol Ali dalam laporannya menyebutkan, tahun ini pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM memberikan remisi umum kepada 7.631 narapidana dan anak yang tersebar di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyakaratan di Kalsel.

Pemerintah memberikan apresiasi bagi mereka yang menunjukkan prestasi, dedikasi dan disiplin yang tinggi, dan berkomitmen dengan program pembinaan yang dijalankan pihak lapas.

Disebutkan Faisol, remisi umum adalah remisi yang diberikan kepada para narapidana dan anak yang berkonflik dengan hukum pada tanggal 17 Agustus di setiap tahunnya guna memperingati Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Besaran remisi dipengaruhi dengan seberapa lama masa hukuman yang dijalani.
Biasanya, besaran remisi umum yaitu 1-6 bulan. Remisi bertujuan untuk memenuhi hak narapidana dan anak pidana atau Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH).

Kemudian, untuk mengapresiasi narapidana dan ABH yang berhasil menunjukkan memperbaiki perilaku serta meningkatkan kualitas dan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan agar dapat hidup mandiri.

Selain itu, memberikan kesempatan dan motivasi kepada para narapidana dan ABH untuk mendapatkan kesejahteraan sosial, pendidikan, dan keterampilan guna mempersiapkan diri di tengah masyarakat, dan
Menghemat anggaran negara (kebutuhan pokok narapidana dan ABH, seperti makan).

Selain remisi umum, terdapat remisi Khusus yakni remisi yang diberikan kepada narapidana atau anak yang berkonflik dengan hukum dikarenakan adanya hari besar keagamaan yang dianut oleh narapidana atau anak yang berkonflik dengan hukum tersebut.
Remisi menyangkut hari besar keagamaan hanya diberikan satu kali dalam setahun bagi setiap agama.

Berdasarkan Pasal 7 Ayat 2 Kepres Nomor 174 Tahun 1999, perhitungan lama masa pidana yang dijalani menjadi dasar untuk menentukan besaran remisi khusus.

Besaran remisi terhitung sejak tanggal penahanan sampai hari besar keagamaan yang dianut oleh narapidana atau anak yang berkonflik dengan hukum.

Apabila suatu agama memiliki beberapa hari besar dalam setahun, maka yang dipilih adalah hari besar yang paling dimuliakan dalam agama tersebut.

Apabila terdapat keraguan mengenai hal itu, maka akan dikonsultasikan oleh Menteri Hukum dan HAM kepada Menteri Keagamaan.

Ada juga Remisi Tambahan, yakni remisi yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang telah berjasa bagi negara, melakukan aksi kemanusiaan, atau membantu lapas.
Besaran remisi tambahan adalah sebesar ½ – ⅓ dari besaran remisi umum yang diterima pada tahun yang bersangkutan.

Gubernur Kalsel saat menerima cenderamata berupa lukisan dari warga binaan di Kalsel

Syarat Pemberian Remisi adalah, Berkelakuan baik, dan telah menjalani masa pidana selama 6 bulan. Namun syarat pemberian remisi tidak berlaku apabila narapidana dan anak pidana sedang menjalani Cuti Menjelang Bebas atau sedang dijatuhi pidana kurungan sebagai pengganti pidana denda. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

HUT RI ke 78, Paman Birin Apresiasi Turunnya Angka Kemiskinan Kalsel

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengapresiasi adanya penurunan angka kemiskinan di provinsi ini. Tahun 2023, angka kemiskinan mengalami penurunan drastis hingga dikisaran 4,29 persen. Jika dibandingkan tahun lalu, angkanya mencapai 4,96 persen.

“Tentu kita berharap angka kemiskinan terus dan terus turun,” ujarnya usai menjadi inspektur ucapara pada gelaran peringatan Hari Kemerdekaan ke 78, di halaman kantor Setdaprov Kalsel, Kamis (17/8).

Orang nomor satu di Kalsel yang akrab Paman Birin itu juga berharap dimomen hari kemerdekaan ke 78 kemajuan daerah harus mampu terwujud. Seiring pula, sejumlah capaian sudah banyak diraih.

“Kita berupaya keras kemajuan banua dan Indonesia dapat terwujud,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, turut mengartikan bahwa kemerdekaan itu juga mampu diwujudkan dengan adanya kemandirian ekonomi. Terpenting lagi, dia menekankan, pangan menjadi prioritas utama sebagai penyangga pintu gerbang IKN.

“Terutama kita harapkan surplus beras, ini sebagai penunjang pangan kita baik di Kalteng maupun Kaltim menuju IKN Nusantara. Serta mampu menekan angka kemiskinan,” bebernya usai mengikuti upacara HUT RI ke 78, di halaman kantor Setdaprov Kalsel.

Legislatif yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel itu juga menyoroti inflasi disejumlah daerah. Namun, ia mengakui pada Agustus 2023 adanya tren penurunan. Jika Juli lalu, berada dikisaran 4,30 persen kini sudah berada dikisaran angka 3,93 persen.

“Memang ada disisi transportasi yang menunjang inflasi. Tetapi kita harapkan ini dapat dikolaborasikan dengan pusat melalui Kemenhub RI untuk menekan lajunya inflasi dibidang transportasi. Pertumbuhan ekonomi semakin membaik dan diharapkan ke depan nol angka kemiskinan,” tukasnya.

Adapun untuk Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mempengaruhi inflasi ditiga kota yakni Banjarmasin sebesar 4,06 persen, Kotabaru 4,10 persen dan Tanjung (Tabalong) dikisaran 2,27 persen.

Sementara pada gelaran HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 78, Gubernur Kalsel yang juga bertindak inspektur upacara turut menyaksikan pengebaran bendara Merah Putih oleh 41 Paskribraka pilihan. Tergabung mulai dari peserta didik hingga TNI/Polri.

Dalam rangkaiannya juga, selain diperdengarkannya kumandang detik-detik Proklamasi dan pembacaan teksnya oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, juga diperlihatkan atraksi paralayang dari TNI AU dengan diiringi tiga buah lagu wajib nasional. (RHS/RDM/RH)

Tercapai Hampir 3 M Perhari, Bapenda Kalsel Terus Kejar Penerimaan

BANJARBARU – Hingga 16 Agustus 2023, total penerimaan keseluruhan dari komponen pajak kendaraan bermotor berhasil merangkak hampir Rp3 miliar. Kendati begitu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel terus mengejar penerimaan selama masa relaksasi.

Kepala Bapenda Kalsel, Subhan Nor Yaumil, melalui Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah, Riandy Hidayat, mengakui, terdapat kenaikan atau tren positif dalam penerimaan. Baik Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).

Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Kalsel Riandy Hidayat saat menjelaskan mulai meningkatnya penerimaan sejak keberadaan relaksasi

“Memang dari awal diberlakukannya relaksasi itu tren yang baik atau menggairah terhadap penerimaan di Kalsel,” ujar Dayat (panggilan akrab) di ruang kerjanya, Rabu (16/8).

Dari hitungan cepat (quick count) milik Bapenda Kalsel yang diperoleh masing-masing di UPPD kabupaten/kota, tercatat jumlah transaksi dari komponen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai hingga 2 ribu lebih unit dengan total realisasi sebesar Rp1,6 miliar lebih.

“Dari semester I memang sudah melebihi dari target yang ditetapkan,” bebernya.

Begitu pula dengan hasil realisasi penerimaan dari komponen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dengan capaian Rp1,2 miliar lebih dengan total transaksi sebanyak 240 unit lebih yang tersebar di kabupaten-kota.

“Semoga bisa ini terus merangkak naik dengan tren yang semakin bagus,” ucap mantan Kepala UPPD Samsat Rantau tersebut.

Sehingga, secara total penerimaan, Rabu (16/8) siang, mencapai Rp2,8 miliar lebih atau hampir Rp3 miliar. Akan tetapi, hasil tersebut tak membuat pihaknya berpuas diri untuk terus mengejar penerimaan kas daerah.

“Ini masih ada waktu beberapa bulan untuk mengejar penerimaan. Tentu akan sangat menjadi perhatian Bapenda agar giat lagi dalam mensosialisasikan terkait kebijakan program relaksasi tersebut,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Pra PON Karate di Kalsel Digelar 25 Agustus 2023 

BANJARMASIN – Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) Karate Tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Selatan, dilaksanakan tanggal 25 Agustus 2023.

Kepala Bagian Peningkatan Prestasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Heru Susmianto menjelaskan, Dispora Kalsel memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pra PON Karate di Provinsi Kalimantan Selatan ini, yang diselenggarakan oleh PB Forki.

“Pelaksanaan Pra PON Karate ini dilaksanakan oleh PB Forki,” ungkap Heru.

Namun, lanjutnya, karena Provinsi Kalsel menjadi tuan rumah. Maka, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Perhubungannya memberikan dukungan, terhadap pelaksanaan Pra PON tersebut.

“PB Forki selalu berkoordinasi dengan Dispora Kalsel, dalam pelaksanaan Pra PON Karate,” ucap Heru.

Dan, tambahnya, saat ini untuk rangkaian kegiatan Pra PON Karate tersebut, dimulai pada tanggal 22 sampai 24 Agustus 2023.

Sedangkan, untuk pelaksanaan pertandingan dimulai tanggal 25 sampai 27 Agustus 2023, di GOR Rudy Resnawan, di Banjarbaru. Yang akan mempertandingkan, 15 Kategori Pertandingan, seperti Kata Putra dan Putri, Kumite Putra untuk kelas -55 kg, -60 kg, -67 kg, -75 kg, -84 kg, dan +84. Sedang Kumite Putri untuk kelas -50 kg, -55 kg, -62 kg, – 68 kg, serta +68 kg.

Pemerintah Provinsi Kalsel menargetkan Kontingen Kalsel pada Pra PON Karate Tahun 2023, dapat meloloskan sebanyak banyaknya atlet karate ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

“Provinsi Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah Pra PON Karate tersebut, tidak hanya dapat sukses pelaksanaan tetapi juga sukses prestasi,” ucapnya.

Dengan, lanjut Heru, berhasil meloloskan sebanyaknya atlet karate ke PON Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

“Diharapkan Kontingen Karate Provinsi Kalimantan Selatan dapat merebut kuota untuk dapat berlaga pada ajang olahraga tertinggi di Tanah Air tersebut,” ucap Heru. (SRI/RDM/RH)

Tabalong Raih Juara Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tingkat Kalsel

BANJARMASIN – Kabupaten Tabalong berhasil meraih juara pada Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu lintas dan angkutan jalan Tahun 2023 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, di Kota Banjarmasin, Rabu (16/8).

Selain berhasil merebut juara 1, Tabalong juga menjadi juara 3 pada ajang pemilihan tersebut. Penyerahan penghargaan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi.

“Kami telah menyelesaikan pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Dan, telah menghasilkan juara,” ungkap Fitri, kepada sejumlah wartawan.

Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

Untuk juara, lanjutnya, pada pemilihan ini, akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada tingkat nasional mendatang, di Jakarta.

“Kami berharap kepada juara agar dapat mempersiapkan diri, untuk menghadapi pemilihan tingkat nasional,” ucap Fitri.

Dan, tambah Fitri, pada tingkat nasional tersebut, perwakilan Provinsi Kalsel dapat memberikan yang terbaik.

“Kami berharap pada ajang nasional tersebut, Kalsel dapat meraih juara atau penghargaan terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Pemenang Juara 1 Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2023 Nadya Aqila mengatakan, ia tidak akan menyia nyiakan kesempatan telah berhasil menjadi juara pertama. Dan, akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada tingkat Nasional di Jakarta mendatang.

“Saya akan memberikan yang terbaik pada saat tampil pada tingkat nasional mendatang,” ungkapnya.

Fitri mengatakan, pada Pemilihan Tingkat Provinsi Kalsel, ia membawa karya ilmiah Penerapan Black Box pada Program Langsat Manis.

“Program Langsat manis ini, merupakan layanan angkutan gratis untuk pelajar dan masyarakat di Kabupaten Tabalong yang disediakan oleh Pemerintah setempat,” ujarnya.

Pemenang Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2023.

Juara 1 diraih Nadya Aqila Rahman (SMAN 2 Tanjung), Juara 2 diraih Hairunnisa Azzahra (SMAN 2 Kotabaru), serta Juara 3 diraih Putri Azzahra (MAN 1 Tabalong). (SRI/RDM/RH)

Tutup Harjad ke 73 Tahun, Dispar Kalsel Bagikan Trophy Pemenang Lomba

BANJARMASIN – Setelah sukses digelar acara puncak Perayaan Hari Jadi Kalimantan Selatan ke 73 tahun, Dinas Pariwisata Kalsel, membagikan hadiah dan Trophy kepada para pemenang lomba yang digelarnya.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, pada Selasa (15/8) siang mengatakan, pembagian hadiah kepada para pemenang ini, sebagai rangkaian kegiatan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-73 tahun, dan menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun.

“Selama lima hari kami gelar Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023, rangkaian kegiatan diantaranya lomba kelotok hias SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, balap dayung, pawai karnaval, dan lomba membuat kue Banjar “Masubah” antar SKPD Pemprov Kalsel, serta stand Kampung Banjar dari 13 kabupaten/kota dan juga UMKM,” katanya.

Salah satu lomba Acil Jukung, pada Minggu (12/8) pagi

Sementara itu, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Suharyanti menjelaskan, sejak digelar Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023 mulai tanggal 11-15 Agustus, pihaknya menampilkan berbagai produk dari para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah diantaranya produk tas dan beberapa makanan serta minuman khas dari Kabupaten Batola. Pihaknya sangat berbangga, karena telah menjadi Juara Ketiga dalam lomba stand Kampung Banjar yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan.

Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Suharyanti, saat memberikan komentarnya

“Ke depan kita akan ebih baik lagi dalam menampilkan setiap produk UMKM dari Kabupaten Barito Kuala,” tutup Yanti.

Salah satu lomba Karnaval budaya, pada Minggu (12/8) sore

Untuk diketahui, Lomba Stand Kampung Banjar, keluar sebagai juara Pertama adalah Kabupaten Kotabaru, lomba Kelotok Hias juara Satu dari Kelompok 11 Gabungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Sosial, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta RSUD Ansyari Saleh Kalsel. Selanjutnya lomba membuat kue khas Banjar “Masubah” antar SKPD Pemprov Kalsel, Juara satu dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu Kalsel. Sementara lomba lainnya seperti Karnaval budaya, juara pertama dari Sanggar Seni Pusaka Saijaan Kabupaten Kotabaru, kemudian lomba barista kopi pengaron, juara satu dari Blackjack Cofee, sedangkan lomba balap dayung juara pertama, atas Nama Halimatus Sa’diyah group Dafa Dafi 1 dari Terantang, dan pemenang lomba Acil Jukung Atas nama Bustan, serta Fashion Carnaval juara satu atas nama Dimas Ari Harnandi, dari UMKM Sasirangan, kegiatan berlangsung mulai tanggal 11-15 Agustus 2023, bertempat di Siring 0 Kilometer Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Implementasikan Nilai-Nilai Pancasila, Masyarakat Lok Buntar Harapkan Pembangunan Musholla

BANJAR – Masyarakat Desa Lok Buntar Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar mengharapkan pembangunan tempat ibadah. Hal itu disampaikan, Ketua RT 8 Desa Lok Buntar, Juhri Fadli, ketika mengikuti sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail, Rabu (16/8).

Suasana Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail di Desa Lok Buntar Kabupaten Banjar

Juhri menjelaskan ada beberapa usulan yang disampaikan warga dalam kegiatan tersebut, yaitu berkaitan dengan perbaikan jalan, bantuan untuk renovasi rumah tidak layak huni serta bantuan pembangunan tenpat ibadah berupa musholla atau langgar.

“Semoga usulan kami dapat diperjuangkan Wakil Rakyat Provinsi Kalsel agar bisa ditindaklanjuti,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Isra Ismail mengatakan pihaknya akan memperjuangkan kepada dinas-dinas terkait sesuai dengan kewenangannya agar dapat terealisasi.

“Saya selaku Wakil Rakyat akan meneruskan harapan warga kepada Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten Banjar agar bisa ditindaklanjuti,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Isra juga mengimbau kepada masyarakat agar dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan mengaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sosialisasi ini menghadirkan Haji Ahmad Ramli sebagai narasumber yang menjelaskan nilai-nilai Pancasila dikaitkan dengan kehidupan beragama sehingga diharapkan masyarakat dapat menjalankan syariat Islam dan nilai-nilai Pancasila secara beriringan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version