Ciptakan Banyak Lapangan Kerja Di Banua, Komisi II DPRD Kalsel Harapkan Pertumbuhan Industri

SURABAYA – Untuk menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan di Banua, Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan berharap pertumbuhan sektor industri bisa ditingkatkan.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi karib disapa Paman Yani ketika memimpin rombongan berkunjung ke PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (PT SIER) di Provinsi Jawa Timur, Selasa (11/6).

Dikesempatan itu, Paman Yani mengatakan membangun industri di Kalsel untuk menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan merupakan strategi yang krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, kemudian meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan kondisi sosial yang lebih stabil dan sejahtera.

Paman Yani melanjutkan salah satu yang dapat dijadikan contoh dan nantinya bisa diterapkan di Kalsel, seperti di Kota Surabaya yang pertumbuhan sektor industrinya sangat berkembang pesat, karena di kota pahlawan ini salah satunya ada perusahaan, yakni PT SIER.

Paman Yani mengakui pihaknya begitu terkesan dengan perkembangan sektor industri di Kota Surabaya, yang banyak hal positif dapat ditiru untuk bisa diadaptasi nantinya di Banua. Ia mengungkapkan dari kunjungan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel ini pihaknya banyak sekali menerima informasi dan masukan bahkan kedatangan kita langsung disambut oleh Direktur Utama PT SIER.

“Dari kunjungan ini yang kita dapatkan bagaimana industri Indonesia ke depannya juga tentang menyambut Indonesia Emas,” ujarnya.

Suasana Pertemuan Komisi II DPRD Kalsel dan PT SIER Surabaya

Ditambahkannya, saat nanti menyambut Indonesia Emas 2045, maka Kalsel akan mendapatkan bonus demografi, dimana pada tahun itu usia produktif akan sangat melimpah, sehingga hal itu juga harus didukung dengan menciptakan lapangan pekerjaan.

“Ketika kita mendapatkan surplus tenaga muda yang produktif, sedangkan mereka nanti membutuhkan pekerjaan, tapi ruangnya tidak ada, maka itu harus kita pikirkan hari in,” pungkasnya.

Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono yang menerima kedatangan rombongan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel berharap perkembangan industri di Kalsel juga bisa terlaksana, mengingat sumberdaya alam (SDM) di Kalsel begitu melimpah.

“Untuk Kalsel, kami doakan yang terbaik,” ucapnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Komisi I DPRD Kalsel Gali Informasi Desa Cerdas Ke Jawa Barat

BANDUNG – Dalam rangka mewujudkan pembangunan Desa Cerdas di wilayah Kalimantan Selatan, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) menyambangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (12/6).

Suasana Pertemuan Komisi I DPRD Kalsel dan Dinas PMD Jabar

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Siti Noortita Ayu Febria Roosita selaku pimpinan rombongan menjelaskan, pihaknya ingin mengetahui sekaligus mencari masukan-masukan terkait pembangunan Desa Cerdas ke Provinsi Jabar. Diharapkan, hasil studi komparasi ini nantinya bisa diimplementasikan di Kalsel bersama instansi terkait.

“Ternyata desa cerdas itu berkaitan dengan desa digital. Bukan hanya terkait dengan internet saja desa cerdas ini banyak sekali kerjasama yang harus dijalin. Baik itu Kominfo, PMD, dan Dinas Pendidikan juga termasuk,” tutur Wakil Rakyat yang akrab disapa Tatum ini.

Selain itu, menurut Tatum, dari pertemuan tersebut juga juga terungkap adanya dana bantuan dari Provinsi Jabar sebesar Rp130 juta per desa. Hal ini nantinya yang juga akan disampaikan agar bisa menjadi perhatian Pemprov Kalsel.

Untuk menunjang perwujudan desa cerdas, Tatum menambahkan, kemungkinan pihaknya akan mengawali dengan mengajukan perda inisiasi dan nantinya juga akan mendorong Pemprov Kalsel untuk membuat Pergub.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelembagaan Pengembangan Partisipasi Masyarakat Dinas PMD Jabar, Nisa Avianty menjelaskan Desa Cerdas merupakan penjabaran dari Visi Misi Gubernur Jabar 2018-2023 terkait gerakan membangun desa yang kemudian ditetapkan ke dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2023, perubahan eksistensi dari Pergub Nomor 8 Tahun 2022 tentang Gerbang Desa.

“Desa cerdas ini kami jalankan melalui desa digital. Desa digital itu membawa semangat smart village yaitu desa-desa yang berpikiran cerdas untuk mencapai kualitas pelayanan yang baik. Tentunya ini ditandai dengan adanya smart living, smart ekonomi, dan tiga elemen lain,” ungkapnya.

Sebetulnya, lanjut Nisa, penerapan desa digital ini diharapkan didukung dengan beberapa regulasi. Ide yang memang dilakukan dan dirasakan berhasil di Jawa Barat, yaitu dengan Peraturan Gubernur terkait dengan Gerbang Desa. Ini menjadi alat orkestrasi yang bisa mengkolaborasi seluruh perangkat daerah yang memang dikomandoi oleh DPMD.

“Salah satu langkah penting, diharapkan bisa diikuti oleh Pemprov Kalsel, utamanya untuk bisa melakukan orkestrasi dan kolaborasi program-program yang fokusnya di desa, salah satunya adalah desa digital. Karena desa digital ini menjadi salah satu bentuk kecerdasan yang memang kita inginkan untuk desa-desa nanti ke depannya. Mudah-mudahan Pemprov Kalsel bisa mengikuti jejak kita”, pungkasnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Mariana dan Dinas PMD Kalsel, dan Diskominfo Jabar beserta jajarannya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Polri Berikan Apresiasi Pelaksanaan Rakornas KI ke 15 di Kalsel

BANJARMASIN – Polri melalui Karo PID Div Humas Polri Brigjen Pol Tjahyono Saputro memberikan apresiasi kepada pelaksanaan Rapat koordinasi nasional (Rakornas) ke-15 Komisi Informasi se Indonesia yang berlangsung di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Karo PID Div Humas Polri Brigjen Pol Tjahyono Saputro, didampingi Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwind, mengatakan, sebagaimana yang disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, bahwa keterbukaan atau informasi sangat penting.

“Sehingga Polri selalu memberikan informasi sesuai aturan Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujarnya.

Selain itu, Polri saat ini juga telah banyak membuat terobosan-terobosan positif dengan aplikasi-aplikasi pelayanan terhadap informasi yang akan disampaikan ke masyarakat.

Terkait sulitnya media mendapatkan konfirmasi kepada Polda maupun Polres, dirinya menanggapi, didalam Undang-undang ada informasi informasi yang dikecualikan, sehingga tidak semua informasi dapat diberikan ke publik.

Kemudian, informasi yang diberikan Polri juga harus berdasarkan sumber yang terpercaya, sehingga harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu kemudian di data, baru setelah itu dapat diberikan disampaikan ke publik.

“Untuk itu, bersabar, pastinya dari pimpinan Polri, Polda ataupun Kabid Humas akan memberikan, menyampaikan informasi yang diinginkan publik,” ucap Karo PID Div Humas Polri ini.

Beliau pun memastikan hubungan Polri dengan media sangat terbuka

“Kita memberikan yang sebesarbesarnya informasi yang dibutuhkan media dalam rangka pencari sumber berita,” ucapnya.

Polri tetap mengacu kepada regulasi yang telah ada, seperti membuat suatu terobosan aplikasi aplikasi yang membangun untuk keterbukaan informasi. (POLDA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Dispora Kalsel Gelar Kegiatan Pertemuan Antar Organisasi Kepemudaan

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan pertemuan antar organisasi kepemudaan se Kalsel Tahun 2024, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin. Dibuka Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah diwakili Sekretarisnya Fathul Bahri.

Dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan ajang pertemuan bagi organisasi untuk bertukar ide, dan menjalin silaturahmi.

Sekretaris Dispora Kalsel Fathul Bahri

“Sehingga, dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kemajuan organisasi tersebut,” ungkapnya.

Mengingat, anggota organisasi kepemudaan menjadi contoh bagi pemuda lainnya di Banua.

“Oleh karena itu diminta peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius,” ucapnya.

Kegiatan tersebut, melibatkan 25 organisasi kepemudaan di Kalsel untuk penyusunan kegiatan kepemudaan di Tahun 2025 mendatang.

Seperti yang disampaikan, Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Anugrah menjelaskan, pihaknya mengundang 25 organisasi kepemudaan yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.

Organisasi ini diminta untuk memberikan masukan masukan terkait dengan kegiatan kepemudaan di tahun yang akan datang.

“Pada pertemuan tersebut juga akan dibahas isu isu yang ada di Banua, agar dapat menentukan arah kebijakan kepemudaan kedepannya,” ucap Anugrah.

Kegiatan Pertemuan Antar Organisasi di Kalsel ini dilaksanakan selama dua hari, 12 – 13 Juni 2024. Diikuti 100 peserta dari 25 perwakilan dari organisasi yang ada di Kalsel. (SRI/RDM/RH)

Bank Kalsel Raih Penghargaan Indonesia Best Living Legend Company In Managing Innovation

JAKARTA – SWA Media Group menggelar program tahunan yang bertajuk “Indonesia Best Living Legend Companies & Brands 2024”. Dalam kegiatan ini SWA Media Group memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah berdiri lebih dari 50 tahun dan mampu beradaptasi serta berinovasi di tengah perubahan pasar yang dinamis.

Momen saat Bank Kalsel menerima penghargaan

Pada gelaran tersebut Bank Kalsel dianugerahi Indonesia Best Living Legend Company in Managing Innovation 2024 With Predicate : Innovative. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Wakil Pemimpin Redaksi Majalah SWA, Kusnan M. Djawahir kepada Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, yang dalam hal ini diwakili Kepala Bank Kalsel Cabang Jakarta, Agus Setiawan dengan disaksikan Akademisi Sekolah Tingggi Manajemen PPM, Pepey Riawati Kurnia, pada Senin (10/6).

Dalam rilisnya Rabu (12/6), Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sekaligus menyampaikan penghargaan yang diterima sejalan dengan visi misi Bank Kalsel.

“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung Bank Kalsel atas penghargaan yang diraih ini. Salah satunya untuk mencapai keunggulan yang tergambar dalam visi misi Bank Kalsel “Menjadi Bank yang kuat, kompetitif dan berkontribusi untuk mendorong pembangunan ekonomi nasional”, hal ini sejalan dengan inovasi kita dalam memberikan layanan terpadu melalui produk dan layanan interaktif berbasis digital guna mencapai keunggulan daya saing sebagaimana dicita citakan visi kami”, pungkas Fachrudin. (ADV-RIW/RDM/RH)

Rakornas Ke-15 KI se-Indonesia Resmi Dibuka di Banjarmasin

BANJARMASIN – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-15 Komisi Informasi (KI) se-Indonesia resmi dibuka di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (11/6). Rakornas ini dilaksanakan demi memperkuat koordinasi sebagai bentuk persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Rapat yang diikuti oleh 450 perwakilan KI seluruh Indonesia itu, dibuka langsung oleh Ketua KI Pusat, Donny Yoesgiantoro, dan disaksikan langsung oleh Menkopolhukam, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Forkopimda Kalsel, serta Kepala SKPD Pemprov Kalsel.

Menkopolhukam, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri), saat menerima cinderamata dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (kanan)

Pelaksanaan Rakornas ke-15 KI se-Indonesia yang telah dilaksanakan sejak Senin (10/6) ini berfokus pada agenda pembahasan isu-isu strategis terkait sinergi keterbukaan informasi publik dalam penyelenggaraan negara menuju Indonesia emas 2045.

Dalam sambutannya, Donny menilai salah satu elemen penting dalam mewujudkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Indonesia Emas 2025-2045 adalah penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka.

Menurut Donny, informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang, baik bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosial, termasuk bagi ketahanan nasional.

“Pengelolaan informasi publik penting dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mengembangkan masyarakat informatif dalam meningkatkan daya saing global,” kata Donny.

Sebab itu Donny menilai, KI memerlukan banyak penguatan dan sinergitas dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi KIP serta dalam upaya optimalisasi Keterbukaan Informasi di Indonesia.

“Jadi semua rekomendasi dari Rakornas ini akan ditindaklanjuti dan akan dilakukan implementasi serta evaluasi. Itu akan menjadi rujukan dalam Rakernis yang akan dilaksanakan dalam dua bulan mendatang,” ungkap Donny.

Menkopolhukam RI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan peran kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

“Keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan memberikan akses informasi yang luas dan mudah kepada masyarakat, kita dapat menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ucap Hadi.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada KI Pusat yang telah mempercayakan Kalsel sebagai tuan rumah Rakornas.

Gubernur berharap Rakornas ini akan menghasilkan manfaat untuk masyarakat yang membutuhkan transparansi demi terselenggaranya negara yang baik.

“Semoga Rakornas ini bisa mewujudkan negara yang baik demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” harap Gubernur. (SYA/RDM/RH)

Tingkatkan Kompetensi Wartawan, PWI Kalsel Gelar UKW Regional Kalimantan

BANJARMASIN – Guna Meningkatkan Kompetensi Wartawan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, menggelar UKW Regional Kalimantan Angkatan ke 22, selama dua hari dari 11-12 Juni 2024.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmi, usai pembukaan pada Selasa (11/6) mengatakan, kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Regional Kalimantan ini sangat penting, untuk melahirkan wartawan yang berkompeten dan profesional. Sehingga, terwujud Demokrasi yang lebih baik lagi. Terkait jumlah peserta ada sebanyak 36 orang menjalani ujian sesuai tingkatannya.

“Ada tiga kelas para peserta, Muda 18 orang, Madya 12 orang dan Utama 6 orang,” ucapnya

Disampaikan Helmie, UKW Regional Kalimantan Angkatan ke 22 ini, merupakan kerjasama dengan PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan. Ia berharap, dengan dimilikinya wartawan yang memiliki kompetensi, akan berpengaruh hasil karya jurnalistiknya. Dimana, pemberitaan wartawan pemegang kartu kompetensi, dapat terus mengawal pembangunan secara lebih berimbang.

“Saat ini PWI Kalsel sudah menguji kompetensi sekitar 500 wartawan lebih, termasuk 100 orang di antaranya jenjang utama yang diakui Dewan Pers,” jelasnya

Sekretaris PWI Kalsel Toto Fachrudin (kemeja merah) menjadi penguji peserta Uji Kompetensi Wartawan

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, sangat mengapresiasi digelarnya UKW Regional Kalimantan Angkatan ke 22, dalam rangka mengutamakan wartawan memiliki sertifikasi, karena insan pers adalah mitra kerja. Selain itu, sertifikasi wartawan, dapat memberikan keyakinan bagi narasumber, yaitu akan diwawancarai oleh orang yang berkompeten dan profesional.

“Dengan semakin banyak wartawan yang berkompeten, akan berdampak dari segi kualitas pemberitaan,” pintanya

Hal senada juga disampaikan, GM UIP3B Kalimantan, Abdul Salam Nganro, menambahkan, dengan digelar UKW ini, tentu kompetensi wartawan semakin meningkat, dalam bentuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada seluruh lapisan masyarakat. Kerjasama ini sudah dua tahun berjalan, untuk membantu meningkatkan profesionalisme dari para jurnalis.

“UKW ini dapat melahirkan wartawan-wartawan lebih berkompeten dan profesional,” tutupnya

Foto bersama

Untuk diketahui, PWI Kalimantan Selatan menggelar Uji Kompetensi Wartawan Regional Kalimantan Angkatan ke 22, dibuka secara resmi, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Adi Santoso, didampingi Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, dan Jajaran Pengurus PWI Kalsel. Dihadiri Direktur Abdi Persada FM, Syarifah Norhani, Kepala Bidang Komunikasi publik Diskominfo Kalsel, Jajang Markoni, GM UIP3B Kalimantan Abdul Salam Nganro, dan Sekretaris PWI Kalteng serta Ketua PWI dari Kabupaten Tabalong, Kotabaru, Banjarbaru, dan Tanah Laut. Sedangkan secara zoom Ketua PWI Kaltim, Kaltara, Kalbar, bertempat di salah satu Hotel Berbintang Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

GKN dan Borlamsa Ikut Partisipasi Rakornas KI ke-15 Dengan Kenalkan Sasirangan

BANJARMASIN – Kain Sasirangan menjadi produk unggulan sejumlah stand UMKM pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komisi Informasi se Indonesia ke-15 yang diselenggarakan bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, diantaranya UMKM dari Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Provinsi Kalsel dan Borneo Alam Sarirangan (Borlamsa).

Kain Sasirangan di stand GKN Provinsi Kalsel

Kepada Abdi Persada FM salah seorang penjaga stand GKN Provinsi Kalsel, Normawati mengatakan dipilihnya sasirangan sebagai produk unggulan untuk diperkenalkan kepada peserta Rakornas ini dikarnakan sasirangan merupakan produk kain ciri khas dari Kalsel.

“Sasirangan yang kami perkenalkan di stand ini ada beberapa variasi motif diantaranya Bayam raja, bintang behampur, ombak sinapur karang dan masih banyak lagi,” ucapnya, Selasa (11/6).

Sementara itu, Owner UMKM Borlamsa, Kang Mei Lan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalsel telah memberikan kesempatan kepada pihaknya untuk berpartisipasi pada Rakornas ini, sehingga bisa memperkenalkan secara langsung kain sasirangan kepada para peserta Rakornas.

“Terima kasih kepada semua pihak, dimana pada hari kedua kegiatan ini pembeli antusias dengan kain sasirangan, yang menjadi produk unggulan kami ialah sasirangan dengan menggunakan bahan katun sutra dan katun satin dengan pewarna alami ,” katanya.

Mei menambahkan tidak hanya kain sasirangan yang diperkenalkan di standnya melainkan beberapa produk lain yang mencerminkan ciri khas kalsel seperti produk passion dan sovenir lainnya.

“Untuk harga sangat bervariatif, kain sasirangan ditaksir mulai harga Rp. 300 ribu hingga 1 juta rupiah, dan untuk sovenir mulai dari Rp. 20 ribu hingga 100 ribu rupiah,” ungkapnya.

Mei berharap dengan dilibatkannya pihak UMKM Kalsel ini dapat lebih memperkenalkan produk-produk asli dari Banua kepada semua kalangan masyarakat seluruh Indonesia.

“Mudah-mudahan pada kegiatan ini harapannya produk asli dari Banua bisa merajah ke seluruh Indonesia dan lebih dikenal sebagai identitas dari Kalimantan Selatan,” ujarnya. (BDR/RDM/RH)

Rakornas ke – 15 KI di Kalsel Dihadiri Langsung Menkopolhukam

BANJARBARU – Bertempat di ruang VIP Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, pada Selasa (11/6), Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor (Paman Birin) menyambut langsung kedatangan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia (Menkopolhukam) Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto bersama rombongan, yang diagendakan beliau akan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke – 15 Komisi Informasi (KI) di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin. Selain disambut Gubernur Kalimantan Selatan, kedatangan Menkopolhukam juga disambut Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK, Forkopimda, serta lingkup SKPD Provinsi, yang diwakili Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalsel saat menyambut Menkopolhukam

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel dan seluruh masyarakat Kalsel, dirinya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menkopolhukam beserta rombongan di Bumi Lambung Mangkurat.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel dan seluruh masyarakat Kalsel mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menkopolhukam Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto,” ungkap Sahbirin Noor.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim, melalui Kabid Informasi Publik dan Statistik, Diskominfo Provinsi Kalsel Tarwin Patik Mustafa menyampaikan, kedatangan Menko Polhukam untuk menghadiri Rakornas KI ke – 15, merupakan salah satu bentuk apresiasi dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pada Rakornas KI ke 15 ini.

“Hal ini menjadi sesuatu hal yang membanggakan mengingat banyaknya tamu – tamu penting berhadiri pada Rakornas KI ke – 15,” tutup Tarwin.

Untuk diketahui, Selain disambut Gubernur Kalimantan Selatan, kedatangan Menkopolhukam juga disambut Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK, Forkopimda, serta lingkup SKPD Provinsi, yang diwakili Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan. rombongan akan menuju Galaxy Hotel Banjarmasin untuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional ke-15 Komisi Informasi Tahun 2024. Selain itu, Kedatangan Menkopolhukam, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja untuk membahas berbagai isu strategis terkait keamanan dan penegakan hukum khususnya di wilayah Kalsel. (MRF/RDM/RH)

Tim Paduan Suara DPW PPLIPI Kalsel Ikut Meriahkan Rakornas KI 2024

BANJARMASIN – Tim Paduan Suara Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPLIPI Kalsel kembali unjuk kemampuan. Kali ini Tim Paduan Suara yang dipimpin oleh Ketua DPW PPLIPI Kalsel sekaligus Ketua KI Kalsel, Nawang Wijayati ini ikut memeriahkan acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komisi Informasi se Indonesia ke 15 di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Selasa (11/6).

Selain menjadi leading vokal lagu Indonesia Raya, tim Paduan Suara PPLIPI Kalsel ini juga menyanyikan lagu wajib nasional berjudul Indonesia Pusaka ciptaan Ismail Marzuki dan lagu Bergerak ciptaan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Pembina Tim Paduan Suara PPLIPI Kalsel, Euis Rahmawati mengatakan pihaknya sudah latihan secara khusus untuk mempersiapkan penampilan terbaik pada Rakornas KI se Indonesia Tahun 2024 ini.

“Syukur Alhamdulillah kami bisa tampil di depan para peserta Rakornas KI se Indonesia,” ucapnya.

Euis menambahkan selama ini, Tim Paduan Suara sudah sering tampil di beberapa kegiatan di daerah. Ia berharap ke depan, Tim Paduan Suara PPLIPI Kalsel dapat lebih sering tampil memeriahkan event-event tingkat nasional. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version