Sholawat dan Tausyiah di Alam Roh 88, Paman Birin Ajak Masyarakat Teladani Sifat Rasulullah SAW

BANJAR – Sholawat dan Tausyiah di Bumi Sholawat Alam Roh 88, Kiram, Kabupaten Banjar, kembali digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pada Rabu (18/9) malam.

Ratusan masyarakat hadir dalam kegiatan rutin di Bumi Sholawat Alam Roh 88, Kiram

Kegiatan rutin bulanan ini, mengundang Pimpinan Rumah Qur’an Arrahman Banjarbaru, Ustadz Abdul Hamid, sebagai penceramah.

Melalui Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalsel, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, dalam sambutannya menyampaikan, rasa syukur karena hingga sekarang kegiatan shalawat dan tausiyah ini dapat terus diselenggarakan.

Suasana Sholawat dan Tausyiah di Bumi Sholawat Alam Roh 88, Kiram, Kabupaten Banjar, Rabu (18/9). (foto : Biro Umum Kalsel)

Apalagi sholawat dan tausyiah pada bulan ini, bertepatan dengan bulan Rabiul Awal atau bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Mudah-mudahan kegiatan shalawat yang rutin kita selenggarakan terlebih dilaksanakan bertepatan dengan Maulid, dapat terus memupuk dan mempertebal rasa cinta kita kepada baginda Rasulullah SAW,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur akrab disapa Paman Birin, mengajak semua yang hadir untuk terus menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan juga kepada pewarisnya yaitu para alim ulama.

Ia juga mengajak untuk terus berupaya meneladani setiap sikap perilaku dan ajaran-ajaran Rasulullah SAW, baik dalam hubungan sesama manusia maupun hubungan langsung kepada Sang Pencipta.

“Kegiatan ini kita laksanakan tidak lain dan tidak bukan selain dapat terus menjalin dan mempererat jalinan silaturahmi, kita juga berharap mendapatkan pahala, mendapatkan berkah serta Insya Allah mendapatkan syafaat baginda Muhammad SAW di akhir zaman kelak,” harapnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Hamid menyampaikan seberapa pentingnya sholawat dalam setiap ibadah yang dilakukan.

Abdul Hamid menyebut, suatu ibadah Sholat bahkan tidak akan diterima oleh Allah SWT jika tidak ada Sholawat didalamnya.

“Sholawat itu adalah termasuk Rukun Qauli, bacaan yang wajib dibaca ketika tasyahud akhir, artinya ibadah sholat kita itu salah satu wajibnya adalah untuk bersholawat kepada Rasulullah SAW,” katanya.

Tidak hanya itu, sholawat juga sangat berpengaruh terhadap doa yang disampaikan. Abdul Hamid mengungkapkan, doa akan diterima oleh Allah SWT ketika diawali dan diakhiri dengan sholawat.

“Dalam setiap satu kalimat sholawat yang kita baca, ada 10 pahala didalamnya, 10 diampuni dosa diampuni, kemudian diberi 10 Rahmat oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Menghadiri kegiatan sholawat pun, lanjut Abdul Hamid, akan mendapat pahala yang berlimpah. Terlebih bagi yang mengajak atau menginisiasi setiap kegiatan memuji Rasulullah SAW.

“Diantara kita yang hadir disini, yang paling banyak dapat pahala adalah Gubernur Kalsel, Paman Birin, karena beliau yang mengajak untuk bersholawat seperti ini, bahkan setiap bulan. Tujuan beliau juga hanya semata-mata agar umat ini selamat bersama menuju surga,” tuturnya.

Diketahui kegiatan Sholawat dan Tausyiah di Bumi Sholawat Alam Roh 88, digelar Pemprov Kalsel setiap tanggal 15 hijriah, serta selalu mengundang ulama lokal ataupun nasional, dan terbuka untuk masyarakat umum. (SYA/RDM/RH)

Gema Maulid 40 Malam, Paman Birin Perkuat Identitas Religius Kalsel

BANJARMASIN – Rangkaian Gema Maulid 40 Malam yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin, terus mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat hingga malam ke-15, pada Rabu (18/9). Acara yang berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, baik dari dalam maupun luar kota Banjarmasin, termasuk warga dari Tatah Layang Kabupaten Banjar.

Gema Maulid ini juga dihadiri oleh sejumlah ASN dan pegawai dari berbagai instansi di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, di antaranya Dinas Kehutanan, Dinas Perhubungan, Dinas ESDM, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, serta Biro Administrasi Pimpinan.

Kegiatan ceramah pada kesempatan tersebut disampaikan oleh Habib Ali bin Muhammad Al Haddad yang juga merupakan keturunan langsung dari pengarang Maulid Habsyi yaitu Habib Ali bin Muhammad bin Husain Al Habsyi dan Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dibawakan oleh Qori Akhmad Fauzan, serta lantunan shalawat diiringi oleh grup maulid Raudhatul Amin dari Pal 8 Indah.

Habib Ali bin Muhammad Al Haddad saat memberikan tausyiah

Pada malam ke-15 ini, Gubernur dalam sambutannya yang diwakili oleh Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Berkatullah menyampaikan komitmen Paman Birin dalam menjaga marwah Kalimantan Selatan sebagai wilayah yang religius.

“Komitmen Paman Birin dalam membangun Banua yang religius juga diwujudkan melalui kegiatan shalawatan rutin yang digelar setiap bulan bersama para alim ulama, habaib, dan tokoh agama di Bumi Shalawat Alam Roh 88 Kiram,” ujarnya.

Berkat kegiatan-kegiatan tersebut, cita-cita Paman Birin untuk mewujudkan Banua yang religius semakin terlihat nyata.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi kekuatan spiritual bagi masyarakat Banua,” katanya.

Dalam acara peringatan Maulid Nabi, Paman Birin menegaskan pentingnya menjaga identitas religius Kalsel melalui kegiatan keagamaan yang masif dan berkelanjutan.

“Sekarang Banua kita dikenal sebagai Kalsel Babussalam, yang artinya daerah yang diberkahi dan dilimpahi rahmat dari Allah SWT. Siapapun yang datang ke Banua ini, insya Allah akan mendapatkan keselamatan dan keberkahan, sesuai dengan makna Babussalam, yaitu pintu keselamatan,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam tausiahnya Habib Ali bin Muhammad Al Haddad mengingatkan pentingnya tujuan dari perayaan Maulid dimana peringatan Maulid ini adalah untuk mencari ridho Allah SWT serta syafaat Rasulullah SAW di hari kiamat kelak.

“Maulid ini tidak lain adalah usaha kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berharap mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW di akhirat nanti,” ujar Habib Ali.

Habib Ali juga menjelaskan keutamaan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, shalawat adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan rahmat dan berkah dari Allah.

“Semoga melalui peringatan Maulid ini, kita semua mendapatkan ampunan, rahmat, dan perlindungan dari Allah SWT, serta ditempatkan bersama orang-orang yang dicintainya,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

DPRD Kalsel Apresiasi Pemprov Kalsel Atas Terselenggaranya Pameran Kalsel Expo 2024

BANJARBARU – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel atas terselenggaranya pameran Kalsel EXPO 2024.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kalsel Sementara, Kartoyo saat menghadiri pembukaan Pameran Kalsel Expo 2024 di lapangan Murjani, Rabu (18/9).

Paman Birin diwakili Sekdaprov Kalsel dan Acil Odah serta Kadisdag Provinsi saat memotong untaian bunga tanda dibukanya Kalsel Expo 2024

Politisi Partai Nasdem ini menilai bahwa Kalsel Expo 2024 ini merupakan perwujudan dari keberadaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di Banua. Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan demi pengembangan UMKM Kalsel di masa depan.

“Alhamdulillah hari ini kita mengapresiasi pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang sudah membuka Kalsel EXPO 2024. Ini adalah aplikasi kita untuk memajukan UMKM yang ada di Kalimantan Selatan untuk menggali potensi dan kearifan lokal,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Sementara, Kartoyo (sasirangan hijau) menghadiri acara pembukaan Kalsel Expo 2024

Kartoyo juga mengapresiasi adanya kegiatan workshop untuk para UMKM yang digelar selama pameran berlangsung. Ia mendukung pengembangan pelatihan-pelatihan UMKM ke depannya, khususnya ke arah digitalisasi.

“Tadi sudah disampaikan ada workshopnya untuk UMKM naik kelas. Untuk itu, kita dari unsur pimpinan DPRD sangat mendukung dan ke depannya insya Allah, workshop-workshop ini akan kita kembangkan. Kita sangat mendukung sinergi terhadap dunia usaha UMKM dan mendorong kearah market place,” terangnya.

Sementara, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah, Roy Rizali Anwar mengatakan, Kalsel Expo 2024 tidak hanya jadi ajang pameran dan promosi saja tetapi merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke 74 Provinsi Kalsel.

“Kalsel Expo 2024 menyajikan pameran dan parade keunggulan produk-produk terbaik. Mulai dari karya-karya inovatif UMKM binaan pemerintah daerah, kemudian produk-produk berkualitas dari perusahaan nasional hingga berbagai produk atau komoditas unggulan bertaraf internasional,” jelasnya

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini berharap, segala potensi daerah dapat terus berkembang dan bersaing di kancah Asia.

“Kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk terus memajukan potensi daerah, memperkuat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan,” pintanya.

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut antara lain Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Sulkan, sejumlah pejabat SKPD lingkup Pemprov dan Kabupaten/Kota di Kalsel, unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Pameran Kalsel Expo 2024 ini digelar selama 5 hari mulai 18-22 September 2024 bertujuan untuk menampilkan hasil-hasil pembangunan, program kegiatan pemerintahan, yang diikuti seluruh SKPD Pemerintah Provinsi Kalsel, Pemerintah Kabupaten Kota se Kalsel instansi vertikal, BUMD, BUMN, pengusaha lokal dan nasional serta UMKM unggulan Kalsel. (ADV-NRH/RDM/RH)

Resmi Dibuka Paman Birin dan Acil Odah, Kalsel Expo Jadi Ajang Pamer Produk Unggulan Banua

BANJARBARU – Cuaca terik Rabu (18/9) sore di lapangan Murjani Banjarbaru, tidak menghalangi langkah warga kota Banjarbaru mendatangi tersebut. Apalagi selama 5 hari, dari 18 – 22 September 2024, warga kota yang sudah berstatus ibukota provinsi Kalsel ini, disuguhi beragam produk unggulan Banua, yang ditampilkan ratusan stand Kalsel Expo 2024. Sore itu, agenda tahunan pemerintah provinsi tersebut, resmi dibuka.

Acil Odah saat membagikan produk telur kepada pengunjung di stand Disbunnak Kalsel

Pembukaan Kalsel Expo 2024, dilakukan Gubernur, Sahbirin Noor yang diwakili Sekdaprov Kalsel Roy Rijali Anwar, didampingi Ketua TP PKK Provinsi, Raudatul Jannah dan Panitia Kalsel Expo sekaligus Kepala Dinas Perdagangan Provinsi, Sulkan. Pembukaan ditandai dengan pemukulan mayang, dan dilanjutkan dengan pemotongan untaian bunga melati.

Dalam sambutan gubernurs yang dibacakan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan, Kalsel Expo merupakan agenda tahunan pemerintah provinsi untuk memeriahkan hari jadi.

“Tidak hanya itu, Kalsel Expo juga menjadi wadah untuk menampilkan produk unggulan Banua, termasuk karya – karya inovatif dari UMKM binaan pemerintah daerah di Kalsel,” jelasnya.

Gubernur yang diwakili Sekdaprov Kalsel saat mencicipi produk makanan olahan di stand Disbunnak

Selain itu menurut Gubernur, Kalsel Expo kali ini juga menjadi ajang untuk semakin mengenalkan Geopark Meratus kepada masyarakat. Dimana tahun ini, Geopark Meratus ditargetkan sudah menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark.

“Semoga dengan Kalsel Expo, produk unggulan Kalsel dapat dikenal tidak hanya di pasar lokal, namun juga nasional bahkan internasional,” tutup Paman Birin.

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Sulkan, menyampaikan, selain pameran beragam produk unggulan Banua, Kalsel Expo juga menyajikan berbagai lomba yang dapat diikuti masyarakat umum, dengan hadiah menarik.

“Ayo ramaikan Kalsel Expo dan ikuti lomba – lombanya. Seperti lomba mewarnai, Got Talent, Ranking 1 dan juga lomba memasak menu makanan khas Banua,” tutupnya.

Usai pembukaan, Sekdaprov didampingi Acil Odah dan juga Panitia Kalsel Expo, berkeliling mengunjungi sejumlah stand. Termasuk ke stand khusus yang menampilkan prestasi Paman Birin, selama 10 tahun kepemimpinannya di Kalsel. Acil Odah juga berkesempatan mencicipi produk olahan daging dan telur di stand Disbunnak Provinsi, yang diakhiri pembagian produk telur kepada pengunjung. (RIW/RDM/RH)

Tingkatkan Ekonomi Pembudidaya Ikan Air Payau, Ini Inovasi Balai PBAPL

KOTABARU – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui UPTD Balai Perikanan Budidaya Air Payau dan Laut (PBAPL), berupaya mensejahterakan perekonomian pembudidaya ikan air payau di Kotabaru melalui inovasi “Program Pendampingan Teknis Budidaya”.

Sedikitnya ada 1000 benih ikan jenis Kakap Putih yang dibagikan kepada pembudidaya di Desa Gosong Panjang, Kotabaru. Dipilihnya ikan jenis tersebut, menurut Kepala Balai PBAPL Kalsel, Akhmad Baihaki, karena pemeliharaannya yang cukup sederhana serta memiliki nilai jual tinggi di pasaran.

Selain itu, Baihaki mengungkapkan, selain menggunakan pelet, pangan ikan tersebut juga cukup melalui ikan-ikan kecil (runcah) hasil tangkapan nelayan yang tidak memiliki nilai ekonomis dari hasil bagan ataupun petarik/lampara udang.

“Masa panen biasanya membutuhkan waktu dari 5 hingga 7 bulan. Terbilang cepat untuk perputaran keuangan pembudidaya,” jelas Baihaki, Selasa (17/9).

Proses instalasi pemasangan tambak budidaya ikan Kakap Putih

Baihaki menuturkan, saat ini terdata ada sebanyak 20 pembudidaya ikan air payau di wilayah Kotabaru dan Tanah Bumbu yang sudah membeli benih dan melakukan pemesanan untuk budidaya di tambak.

Seluruhnya ditargetkan bisa membudidayakan ikan Kakap Putih, sehingga meningkatkan minat masyarakat untuk turut serta menjadi pembudidaya ikan air payau.

Saat ini Baihaki mengaku, masih melakukan produksi demi menjamin ketersediaan bibit untuk pembudidaya, sembari melakukan pendampingan intensif hingga 45 hari kedepan.

“Kalau sudah berhasil kita jadikan sebagai contoh untuk pembudidaya lain, karena memang ikan ini sangat bernilai ekonomi tinggi dan bisa menjadi alternatif komoditas ikan yang mereka biasa pelihara seperti udang dan Bandeng,” ungkapnya.(SYA/RDM/APR)

Dina Aulia Sumbangkan 2 Medali Emas Untuk Kalsel

MEDAN – Atlet Pelari Putri Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih dua medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

Keberhasilan atlet putri Kalsel Dina Aulia, setelah mencapai garis finis pada nomor lari gawang 100 meter dengan catatan waktu 11,62 detik. Serta pada nomor lari 100 meter, di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center, di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada akhir pekan tadi.

Selain menyabet emas, Dina juga memecahkan rekor PON dengan catatan waktu 11.62 detik atas nama Tyas asal Jabar.

“Saya bersyukur serta terimakasih bisa mempersembahkan medali emas untuk Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Begitu juga untuk seluruh masyarakat di Banua, yang telah memberikan dukungan dan doa kepada atlet Kalsel yang tengah berjuang di PON Aceh dan Sumut.

“Keberhasilan ini berkat latihan keras selama dua tahun di Pelatnas Jakarta. Hingga membuahkan hasil saat ini,” ucapnya.

Untuk target kedepannya, atlet lari Kalsel ini mengharapkan dapat masuk Tim Seagames (Asean Games) Tahun 2025 di Thailand.

“Target selanjutnya setelah di PON ini, saya berharap masuk tim Seagames Tahun 2025 mendatang,” ujarnya

Untuk persiapan tersebut, ia akan terus berlatih dan berjuang untuk membawa nama Provinsi Kalimantan Selatan serta Indonesia tersebut.

Dina berharap, dukungan dari semua pihak agar harapan tersebut dapat terwujud.

“Target lainnya saya juga berharap dapat mengikuti olimpiade kedepannya,” ucap Dina. (PON.KALSEL/SRI/RDM/APR)

HUT PEPABRI ke 65 dan FKPPI ke 46, Paman Birin Dorong Intensifkan Bina Generasi Muda

BANJARMASIN – Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (PEPABRI) dan Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri ABRI (FKPPI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar acara Syukuran HUT PEPABRI ke 65 dan FKPPI ke 46 di gedung Mahligai Pancasila, Sabtu (14/9).

Kegiatan syukuran bersama ini mengangkat tema “Dengan nilai-nilai Pancasila dan Semangat Bhinneka Tunggal Ika, Kita Kokohkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Untuk Membangun Negeri Mencapai Cita-cita Proklamasi”.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso mengucapkan selamat ulang tahun ke 65 PEPABRI dan ke 46 FKPPI.

“Semoga pencapaian usia yang semakin matang ini menjadi tonggak baru bagi kedua organisasi untuk terus berkiprah dan memberikan sumbangsih yang lebih besar lagi bagi pembangunan di Kalsel pada khususnya dan Indonesia pada umumnya,” harapnya.

Paman Birin menyatakan dalam konteks kekinian, peran PEPABRI dan FKPPI menjadi semakin krusial, terutama dalam membina generasi muda. Di tengah arus globalisasi dan gempuran informasi yang tak terbendung, lanjutnya, generasi muda membutuhkan sosok panutan yang bisa menginspirasi generasi muda untuk tetap mencintai tanah air dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

“Oleh karena itu, saya mendorong PEPABRI dan FKPPI untuk terus mengintensifkan program-program pembinaan generasi muda. Kegiatan seperti latihan kepemimpinan, seminar kebangsaan, atau bakti sosial bersama kaum muda, akan sangat bermanfaat dalam menanamkan nilai-nilai kejuangan dan nasionalisme,” jelasnya.

Paman Birin menekankan bahwa regenerasi dan transfer nilai-nilai kejuangan adalah sebuah keniscayaan. Para purnawirawan memiliki peran moral untuk mewariskan semangat patriotisme kepada generasi penerus.

“Tanpa proses ini, kita beresiko kehilangan identitas dan jati diri sebagai bangsa,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PEPABRI, Agum Gumelar dalam amanatnya yang dibacakan Ketua PEPABRI Kalsel, Nasib Alamsyah, mengungkapkan bahwa dalam pengabdiannya, PEPABRI akan selalu mengedepankan persatuan dalam setiap pemikiran dan tindakannya.

“Kesemua itu dilandasi bahwa Pemilu Tahun 2024, baik Pemilihan Presiden maupun Pemilihan Legislatif akan menjadi momentum bagi kelangsungan pembangunan nasional menuju Indonesia Maju sesuai dengan tujuan nasional bangsa Indonesia,” terangnya.

Selain itu, lanjut Agum, PEPABRI meyakini sebagai bangsa yang mengutamakan persatuan dan kesatuan, maka setiap kegiatan berbangsa dan bernegara perlu didukung oleh rasa persatuan dan kesatuan, senasib sepenanggungan, kesetiakawanan sosial, serta semangat kebersamaan.

“Itulah bagian dari makna keutuhan bangsa yang menjadi landasan bagi tercapainya tujuan pembangunan nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris FKPPI Kalsel, Zulfadli Gazali mengajak anggota FKPPI Kalsel untuk mengisi kemerdekaan dengan semangat juang para pendahulu. Ia berharap momentum ini dapat menambah kecintaan generasi muda kepada bangsa dan negara sehingga bisa lebih giat lagi mengabdikan diri dalam pembangunan.

Peringatan HUT ke 65 dan FKPPI ke 46 diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua PEPABRI Kalsel dan Sekretaris FKPPI Kalsel. Sebelumnya, momentum HUT tersebut dirangkai dengan beberapa kegiatan diantaranya penyaluran tali asih bantuan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor kepada puluhan pensiunan prajurit, pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta ziarah dan tabur bunga ke makam pahlawan. (NRH/RDM/RH)

PWI Kalsel Gelar Syukuran dan Berikan Bonus Para Atlet Peraih Medali di Porwanas XIV

BANJARMASIN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel menggelar Syukuran Kesuksesan Porwanas 2024, sekaligus penyerahan bonus, kepada para atlet yang berprestasi, di ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) bertempat di Aula PWI Kalsel, Jalan Pangeran Hidayatullah Banjarmasin, Jumat (13/9) siang.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kalsel, Adi Santoso menyampaikan, pihaknya sangat bahagia dan bangga dengan prestasi yang ditorehkan oleh para Wartawan Kalsel, karena prestasi ini harkat dan martabat Banua Kalsel Babussalam ikut terangkat dan sekaligus mencerminkan kolaborasi Wartawan dan Pemerintah berjalan sinergis.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kalsel, Adi Santoso, saat diwancara awak media

“Selamat dan sukses serta apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada seluruh atlet Porwanas telah bekerja keras menunjukkan kemampuan terbaik, hingga mengharumkan nama Banua di kancah Nasional,” ucapnya

Disampaikan Adi, para atlet Porwanas Kalsel, dapat terjaring sebagai atlet olahraga profesional. Sehingga, bakat dan kemampuan yang dimiliki terus dikembangkan dan menghasilkan, guna prestasi yang lebih membanggakan lagi hingga ke tingkat Internasional.

“Kesuksesan menjadi Juara Umum, dapat melahirkan banyak karya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kalsel,’ pintanya

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel Zainal Hilmie, menjelaskan, pemberian bonus kepada para atlet yang berpestasi, di ajang Porwanas ini sebagai apresiasi PWI Kalsel, terhadap para wartawan telah berjuang yang baru saja diselenggerakan, di Kalimantan Selatan pada tanggal 19 – 26 Agustus 2024 lalu.

“Adapun bonus untuk peraih emas mendapatkan masing-masing senilai 3 juta rupiah, peraih medali perak 2,5 juta rupiah, dan untuk medali perunggu 2 juta rupiah per atlet,” jelasnya

Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie menyerahkan piagam kepada Rini Dwi Masmuda, Juara 1 Lomba Reportase Radio

Lebih lanjut Helmie menambahkan, untuk penyerahan bonus untuk memenuhi janji Pengurus PWI Kalsel yang sebelumnya sudah disampaikan. Selain itu, mengapresiasi perjuangan para atlet yang sudah semaksimal mungkin. Dimana, Porwanas XIV mempertandingkan cabang olahraga yaitu, Atletik, Badminton, Balogo, Biliar, Bridge, Catur, E-sport, Domino, Futsal, Tenis Lapangan, dua cabor IKWI Karaoke dan Tenis meja serta karya jurnalistik yakni Reportase Radio, Karya Tulis, Videografi juga Fotografi.

“Kalau melihat dari bonus ini belum seberapa dengan apa yang sudah diberikan atlet membawa nama harum di Kalsel,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Jelang Pilkada Serentak, Satpol PP dan Damkar se- Kalsel Mantapkan Koordinasi dan Kolaborasi

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Adi Santoso membuka Rapat Kerja (Raker) Urusan Kebakaran dan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Aparatur Linmas dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2024 se Kalsel, pada Kamis (12/9) di Banjarmasin.

Turut hadir, Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalsel, Zakly Asswan didampingi Kabid Damkar dan Linmas, Maulana Fatahillah, Sekretaris Satpol PP dan Damkar, Karyufa Ekalaksasmita, serta para Kepala Satpol PP dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel.

Suasana raker pilkada di kalangan Satlinmas dan Damkar se Kalsel

Zakly menyebutkan, pilkada serentak yang akan dilakukan adalah pertama kali di Indonesia, sehingga perlu koordinasi dan kolaborasi yang baik mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota agar bisa terselenggara dengan aman, tenang dan damai.

“Rapat kerja ini merupakan upaya memantapkan koordinasi seluruh jajaran Satlinmas yang saat ini tercatat tidak kurang 26.000 anggota,” katanya.

Dalam sambutannya, Zakly Asswan di hadapan peserta rakernas dan sosialisasi mengingatkan jajaran Satpol PP dan Damkar se- Kalsel, agar tidak takut bertindak sepanjang sesuai aturan yang ada. Selain itu, harus bertindak cerdas dan bahagia dengan tugas yang diemban.

Zakly juga mengajak satuan, untuk terus berkoordinasi dalam keterlibatan mereka dengan pelaksanaan Pilkada serentak.

Sementara itu, Gubernur Paman Birin dalam sambutannya yang disampaikan Adi Santoso, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas aparatur Satlinmas, dalam agenda besar di Banua yakni Pilkada serentak tahun 2024, sekaligus meningkatkan kualitas SDM Damkar se Kalsel

Diingatkan, Tahun 2024 adalah tahun penting bagi semua, karena akan dilaksanakan pilkada serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kalsel. Dalam hal ini, peran Satlinmas sangat krusial dalam memastikan keamanan dan ketertiban, selama proses pilkada berlangsung.

“Satlinmas dituntut siap siaga menjaga keamanan di tempat pemungutan suara (TPS) dan membantu menenangkan situasi di tengah masyarakat jika diperlukan,” urainya.

Kesigapan dan kedisiplinan satlinmas, akan menjadi faktor kunci dalam menciptakan suasana yang kondusif dan aman, bagi masyarakat saat menggunakan hak pilihnya.

“Terkait rapat kerja pengelolaan SDM, pelaporan, pemadam kebakaran dan penyelamatan, pengelolaan SDM yang
profesional dan terlatih, memang sangat penting karena menjadi kunci utama dalam meningkatkan kapasitas, dalam menangani kebakaran dan bencana lainnya,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam, terkait strategi pengelolaan SDM, pelaporan, dan pengelolaan operasional di sektor pemadam kebakaran dan penyelamatan.

Dengan pengelolaan yang baik, akan dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan efektif bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Tantangan yang dihadapi dalam upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat semakin kompleks.

Oleh karena itu, diperlukan kerjasama yang erat seluruh aparatur, baik dari satlinmas, pemadam kebakaran, maupun tim penyelamat,” tutupnya.

Kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat, sangat penting untuk menciptakan kondisi aman dan damai, terutama menghadapi pilkada serentak 2024, dan menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Gelar Sosialisasi Regulasi Penyelenggaraan Kelautan dan Perikanan

BANJARMASIN – Pelabuhan Perikanan Banjarmasin menggelar sosialisasi regulasi peraturan terkait penyelenggaraan bidang kelautan dan perikanan, di Balai Pertemuan Nelayan Kantor Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Kamis (12/9).

“Berdasarkan arahan dari Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, sosialisasi ini digelar untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kepala Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Zaki.

Kepala Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Zaki

Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha di bidang perikanan yang beraktivitas di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

“Pada kegiatan sosialisasi ini dihadiri Nahkota, ABK kapal, pelaku usaha di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin. Dengan narasumber Direktur Kepelabuhan Perikanan dari KKP Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Tri Aris Wibowo,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zaki juga menyampaikan, pasokan ikan di pelabuhan Perikanan Banjarmasin dipastikan aman.

“Amannya Pasokan ikan di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, karena lancarnya kapal nelayan yang masuk ke tempat tersebut,” ungkapnya.

Kapal nelayan yang masuk ke tempat mereka, menurutnya berkisar 5 sampai 10 kapal setiap harinya. Dengan membawa Ikan yang dominan yaitu ikan layang dan kembung.

“Lancarnya Pasokan ikan ini, dapat memenuhi kebutuhan warga di Kota Banjarmasin dan sekitarnya,” ucap Zaki. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version