Protes Soal PPKM Level 4, DPRD Banjarmasin Dukung Pemko

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin menyetujui, Pemerintah Kota memprotes kebijakan, perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.

Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali, Rabu (6/10) mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan setuju langkah pemerintah kota, untuk melakukan protes ke pemerintah pusat, terkait kembali diperpanjangnya status PPKM level 4 untuk kota ini.

“Bentuk protes itu melalui penyampaian data akurat,” ucapnya.

Matnor menilai, untuk laporan program vaksin COVID-19, di Kota Banjarmasin, sudah sangat gencar dilakukan hampir 80 persen tercapai dari target sasaran, yaitu vaksinasi dosis pertama sekitar 50 persen lebih, dan yang menjalani dosis kedua sudah tercapai 30 persen, sehingga dinyatakan tertinggi se-kalsel.

“Kegiatan vaksinasi setiap hari digelar di puskesmas, bahkan juga digelar dari partai politik, ini artinya capaian vaksin COVID-19 hampir terpenuhi di 5 kecamatan,” katanya.

Lebih lanjut Matnor menambahkan, dari segi ketersediaan tempat tidur pasein, untuk rumah sakit rujukan COVID-19 sudah tidak banyak lagi, kemudian orang yang meninggal dunia, karena virus corona tidak lagi terdengar.

“Dengan kenyataan ini, maka pemko wajar mempertanyakan ke pemerintah pusat, terkait kebijakan kembali diperpanjang PPKM level 4,” tutupnya.

Seperti diketahui, Pemerintah pusat secara resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM) level 4 diluar Jawa dan Bali, Kota Banjarmasin dan lima kabupaten kota lainnya, termasuk diperpanjang mulai 5-18 Oktober 2021, selama 2 pekan. (NHF/RDM/RH)

Wali Kota Banjarbaru Lantik 179 Administrator dan Pengawas Lingkup Pemko

BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru M. Aditya Mufti Ariffin melantik dan mengambil Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru Tahun 2021, Rabu (6/10) bertempat di aula Bina Satria kota Banjarbaru.

Sebanyak 179 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Lingkungan Lingkup Pemerintah kota Banjarbaru dilantik di saksikan oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono, Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah Akbar, Sekretaris Daerah Kota Banjabaru Said Abdullah, serta para asisten, staf ahli dan kepala SKPD Lingkup pemko Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru berpesan bahwa jabatan Pejabat Administrator merupakan jabatan yang berisi fungsi dan tugas pelayanan dan memiliki karakteristik tertentu.

“Semoga dengan adanya pelantikan dan penempatan pejabat Pejabat Pengawas Lingkungan ini, akan membawa perubahan yang berarti ke arah yang lebih baik bagi pencapaian visi dan misi Pemerintah Kota Banjarbaru kedepan, bagi kualitas pelayanan publik kita, dan bagi reformasi birokrasi,” harapnya.

Aditya juga menegaskan bahwa pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas ini, bagian dari pengembangan karier, pembenahan, dan pemantapan organisasi, dalam rangka Reformasi Birokrasi yang menuntut efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pelayanan publik, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Pelantikan jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan merupakan bagian dari kehidupan organisasi, dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta bagian dari pola pembinaan karier pegawai,” tegas Ovie (saapan akrab wali kota).

Ia juga berharap kepada para pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan yang baru dilantik dapat melaksanakan tugas-tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara secara profesional, inovatif, dan bertanggung jawab, serta penuh dedikasi.

“Saya berharap kepada Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan pemko, agar menitik beratkan pelayanan dan pengabdiannya secara profesional, bukan berorientasi dan termotivasi untuk cepat naik pangkat atau mengejar tunjangan semata. Tapi memiliki komitmen yang tinggi terhadap Sumpah/Janjinya, karena selain dipertanggung jawabkan di hadapan manusia dan Negara, juga dipertanggung jawabkan segala perbuatannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas nya. (RDM/RH)

Lantik Pejabat Pengawas dan Administrator, Bupati Banjar : Pejabat Yang Dilantik Bisa Bersinergi

BANJAR – Bupati kabupaten Banjar Saidi Mansyur melantik dan mengambil sumpah jabatan 48 pajabat Pengawas dan Administrator di lingkup Pemerintahan Kabupaten Banjar, bertempat di Mahligai Sultan Adam, Rabu (6/10) siang.

Dalam sambutannya Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur menyampaikan, pelantikan merupakan sebuah proses dalam menunjang kinerja di sebuah Pemerintahan Daerah. Ia mengingatkan kepada pejabat yang dilantik agar menjalankan tugas karena pelantikan ini merupakan amanah atau bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijaga sebaik-baiknya.

Bupati Kab Banjar Saidi Mansyur

“Pemerintah Kabupaten Banjar membutuhkan aparatur pemerintah yang mampu bekerja keras, bersinergi dengan semua pihak untuk melakukan percepatan pelaksanaan program yang telah direncanakan,”ucap Saidi.

Saidi menambahkan, ia mengharapkan pelantikan ini dapat lebih memberikan motivasi kepada saudara yang dilantik, untuk senantiasa berkiprah dan mengabdikan diri sebagai Aparatur Sipil Negara, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang menjadi tanggung jawab saudara saudari sebagai pejabat.

“Saya harapkan saudara saudari yang dilantik dapat menjalankan amanah, serta tugas pokok dengan sebaik mungkin, untuk menjadikan Kabupaten Banjar maju, mandiri, dan agamis,” tutup Saidi.

Untuk diketahui, dipelantikan ini juga ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan secara simbolis oleh perwakilan pejabat yang dilantik Khairullah Ansyari dengan jabatan baru Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab Banjar dan Febri Kusuma Atma Dewi dengan jabatan baru Kasubag Kerjasama dan Otonomi Daerah Setdakab Banjar.  Pelantikan ini meliputi 16 orang untuk jabatan Administrator dan 32 orang untuk jabatan Pengawas. (HUMASBANJAR-MRF/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Ajak Warga Banjarmasin Untuk Perangi COVID-19

Walikota Banjarmasin Apresiasi Vaksinasi Bergerak

BANJARMASIN – Dalam rangka percepatan capaian angka vaksinasi COVID-19 di Kota Banjarmasin, maka Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengajak, seluruh warga Kota Banjarmasin, untuk berperang melawan COVID-19. Salah satunya, dengan bervaksin.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, pada saat memberikan sambutannya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMA Don Bosco, Kota Banjarmasin, Rabu (6/10).

“COVID-19 ini dapat menyerang siapa saja, oleh karena seluruh warga Kota Banjarmasin dapat membantu pemerintah dalam melawan COVID-19,” ucapnya.

Paman Birin juga mengajak, kepada seluruh warga Kota Banjarmasin untuk bersama sama bergotong royong, bahu membahu, baik dari pemerintah, swasta, dan masyarakat, untuk melawan COVID-19 tersebut.

Sedangkan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina memberikan apresiasi kepada Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan dalam pelaksanaan vaksinasi bergerak di kota ini.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

Ibnu mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan yang telah melakukan peninjauan, pelaksanaan vaksin bergerak di SMA Don Bosco, Kota Banjarmasin.

“Untuk pelaksanaan vaksinasi bergerak tersebut mulai dilaksanakan pada Rabu 6 sampai 9 Oktober 2021,” ucapnya.

Dalam vaksinasi bergerak ini, lanjut Ibnu, Pemko Banjarmasin menargetkan 1.000, dengan sasaran tidak hanya pelajar saja tapi juga masyarakat umum.

Menurut Ibnu, pelaksanaan vaksinasi bergerak ini, merupakan salah satu rangkaian dalam program tiada hari tanpa vaksin untuk menuju Banjarmasin herd immunity. (SRI/RDM/RH)

Masyarakat Antusias Datangi Vaksinasi Bergerak Guntung Papuyu

BANJAR – Setelah meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMA Don Bosco, Pekauman Banjarmasin, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor melanjutkan perjalanan menggunakan motor trail menuju ke Majelis Ta’lim Habib Ali desa Guntung Papuyu kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Rombongan Turdes Vaksinasi Bergerak saat tiba di desa Guntung Papuyu

Peninjuan ini dilakukan untuk memastikan program vaksinasi berjalan sesuai harapan.

“Kita ingin memastikan program vaksinasi  dapat berjalan dengan baik,” sebut Paman Birin di sela peninjuan vaksinasi, pada Rabu (6/10) siang.

Paman Birin mengatakan, Vaksinasi Bergerak mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat.

“Alhamdulillah, saya melihat masyarakat berbondong bondong datang untuk vaksin, ini upaya kita untuk menekan laju penularan COVID-19,” sebut Paman Birin.

Paman Birin mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan COVID-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan.

Sementara itu, salah satu warga Desa Guntung Papuyu, Mukhlis, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Selatan, karena telah membantu vaksinasi didaerahnya.

“Terima kasih Paman Birin sudah membantu vaksinasi di daerah kami, ini adalah vaksin pertama saya,” katanya.

Berdasarkan data Dinkes Provinsi Kalimantan Selatan, sasaran vaksinasi Majelis Ta’lim Habib Ali, sebanyak 500 orang. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Turun Level, Paman Birin Minta Warga Tanah Laut Tetap Jaga Prokes

TANAH LAUT – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut untuk menjaga tren penularan COVID-19 yang terus melandai.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan

Hal ini dikemukakan Gubernur Kalsel saat mengunjungi Ponpes Ubudiyah dalam rangkaian Vaksinasi Bergerak, di Kabupaten Tanah Laut, Rabu (6/10).

“Alhamdulillah Kabupaten Tanah Laut sudah turun ke level 2, kalau bisa nanti turun lagi ke level, 1, meskipun sudah turun level kita minta warga tetap menjaga protokol kesehatan,” sebut Paman Birin.

Paman Birin mengatakan, pandemi COVID-19 menghambat lajunya roda pemerintahan dan membelenggu masyarakat.

Adanya vaksin, menurut Paman Birin, telah membangkitkan semangat masyarakat untuk melawan COVID-19.

Sementara itu, Bupati Tanah Laut Sukamta mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalsel yang telah menggelorakan vaksinasi di Kabupaten Tanah Laut.

Gubernur Kalsel didampingi Bupati Tala, menyerahkan paket bantuan

Menurutnya, vaksinasi begerak merupakan perhatian besar Paman Birin untuk menyelamatkan rakyat termasuk warganya.

Disampaikanya, Kabupaten Tanah Laut sudah turun ke level 2. Penurunan ini tidak lepas dari upaya pemerintah dalam menanggulangi COVID-19. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

KLHK Berikan Pelatihan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar Kepada Warga Kota Banjarbaru

BANJARBARU – Setelah melakukan pelatihan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) kepada warga Desa Sungai Ratas Hulu Kabupaten Tapin, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan pelatihan PLTB kepada warga kota Banjarbaru, Rabu (6/10).

Pelatihan PLTB ini digelar Kementrian LHK bekerjasama dengan International Tropical Timber Organitation (ITTO) dalam rangka upaya mitigasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementrian LHK RI, Basar Manullang

Selain itu Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementrian LHK Basar Manullang mengatakan kegiatan ini sekaligus menindaklanjuti arahan dari Presiden RI Joko Widodo untuk mengikutsertakan seluruh pihak termasuk masyarakat serta relawan untuk bersama sama melakukan upaya pencegahan karhutla.

“Mencegah jelas jauh lebih baik daripada memadamkan,Peran masyarakat dalam hal ini diharapkan dapat menjadi subjek pembangunan serta mitra strategis,” tegas Basar.

Salah satu solusi permanen dalam upaya pencegahan karhutla, dijelaskan Basar yaitu dapat berupa merubah sikap dan perilaku masyarakat agar tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan sehingga dapat berdampak pada perekonomian masyarakat dalam jangka panjang. Sehingga masyarakat di tuntut untuk tidak berpikir secara instan dalam membuka lahan.

“Kita ajarkan proses pembukaan lahan tanpa dibakar dengan cara memangkas lahan, sehingga limbah ranting serta batang kayu dapat dimanfaatkan untuk dijadikan cuka kayu, pupuk, serta dapat dijadikan arang,” jelas Basar.

Selain pelatihan dan pembekalan kepada masyarakat, Kementrian LHK memberikan bantuan berupa pompa air untuk para petani serta dua buah alat pembuatan asap cair untuk dikelola di kelurahan Landasan Ulin Timur.

Koordinator Kegiatan Kerjasama ITTO Fire Project Irfan Malik Setiabudi mengungkapkan kegiatan PLTB ini akan dilaksanakan di 8 provinsi di Indonesia termasuk Kalimantan Selatan.

“Di Kalimantan Selatan ada dua wilayah, pertama kemarin di kabupaten Tapin, dan sekarang di kota Banjarbaru,” ungkap Irfan.

Sedangkan alat pembuat asap cair dijelaskan Irfan berguna agar asap limbah hasil pemangkasan lahan yang di bakar menggunakan alat tersebut dapat berubah menjadi cairan serta arang.

“Cairan dari asap tersebut nantinya dapat digunakan menjadi pupuk serta pembasi hama, bahkan di Kementrian LHK dijadikan untuk disinfektan COVID-19,” ucapnya lagi.

Sementara itu Lurah Landasan Ulin Timur kota Banjarbaru Deny Adi Surya mengapresiasi kegiatan pelatihan ini. Deny mengharap kegiatan PLTB ini dapat menjadi inovasi bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi terlebih dalam masa pandemi saat ini.

“Kita berharap kedepannya tidak hanya sekedar proyek tetapi juga dapat memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 dalam segi ekonomi,” harap Deny.

Deny juga turut mengapresiasi kepedulian masyarakat serta relawan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan di kota Banjarbaru khususnya Kelurahan Landasan Ulin Timur. Hal ini terbukti dalam satu tahun terakhir hingga saat ini Deny membeberkan tidak ada kebakatan hutan yang berdampak besar di wilayahnya. (TR21-01/RDM/RH)

SMA Don Bosco, Titik Pantau Pertama Turdes Vaksinasi Bergerak

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor melakukan aksi Turun ke Desa (Turdes) Vaksinasi Bergerak 2021 yang dimulai pada Rabu (6/10). Kegiatan yang dijadwalkan hingga Sabtu (9/10) itu bertolak dari Mahligai Pancasila, langsung menuju SMA Don Bosco Pekauman Banjarmasin, sebagai titik pantau pertama.

Gubernur Kalsel saat tiba di SMA Don Bosco Banjarmasin

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan, kegiatan vaksinasi sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo dalam upaya mencegah menularan COVID-19, karena vaksin mampu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus ini.

Gubernur Kalsel didampingi walikota Banjarmasin, saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada peserta vaksinasi

“Begitu kejamnya COVID-19 ini, maka harus jadi musuh bersama kita. Bergotong royong, bahu- membahu,baik pemerintah, swasta, tokoh agama, bersama-sama berdoa semoga COVID-19 ini musnah di muka bumi,” ujarnya.

Rombongan selanjutnya bergerak ke Majelis Ta’lim Habib Ali, Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar, lanjut ke Ponpes Ubudiyah Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Rute selanjutnya SMAN 1 Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, langsung ke Lontar, Kabupaten Kotabaru.
Hari berikutnya, setelah di Kabupaten Kotabaru, SMA yang akan dipantau kegiatan vaksinasinya berlokasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Tabalong, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, dan berakhir di wilayah Kota Banjarbaru.

Kegiatan Vaksinasi Bergerak yang diinisiasi Gubernur Kalsel ini dirangkai aksi pembagian paket bantuan yang dibagikan langsung pada saat vaksinasi.  Isi paket bantuan yang dibagikan antara lain gula, minyak goreng dan bahan sembako lainnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Turdes Vaksinasi Bergerak, Targetkan 22.000 Dosis Vaksin COVID-19 Per Hari

Paman Birin Bagikan 2.300 Paket Sembako

BANJARMASIN – Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan kembali gelar kegiatan Turun Ke Desa (Turdes) ke-8 tahun 2021. Karena berlangsung di masa pandemi COVID-19 ini, maka Turdes kali ini mengusung kegiatan Vaksinasi Bergerak ke-13 kabupaten kota. Tujuannya tidak lain, untuk mempercepat capaian vaksinasi COVID-19 di Kalsel.

Gubernur Kalsel bersama rombongan Turdes Vaksinasi Bergerak saat memulai perjalanan

Turdes Vaksinasi Bergerak berlangsung selama 4 hari, dari Rabu (6/10) hingga Sabtu (9/10). Kegiatan ini resmi dimulai pada Rabu (6/10) pagi, dari halaman gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin yang diikuti sekitar 150 peserta dari unsur Forkopimda dan SKPD lingkup pemerintah provinsi Kalsel.

Dalam arahannya, Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin itu mengatakan,  karena masih dalam masa pandemi COVID-19, maka Turdes kali ini mengusung tema Vaksinasi Bergerak Provinsi Kalimantan Selatan bersama Forkopimda Kalsel.

“Jadi untuk pertama dan kedelapan kalinya kita turun ke desa di 13 kabupaten kota dan kali ini untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” katanya.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan – Muhamad Muslim, melalui kegiatan ini diharapkan dapat mencapai target 22.000 dosis vaksin COVID-19 per hari, diseluruh daerah di Kalsel.

“Kita habiskan stok yang ada, sehingga pemerintah pusat juga segera mengirimkan tambahan pasokan vaksin. Dengan begitu, capaian vaksinasi terus meningkat dan herd Immunity di tengah masyarakat segera terbentuk,” ujarnya kepada wartawan.

Selain mempercepat capaian vaksinasi COVID-19, kegiatan Turdes kali ini juga membawa misi kemanusiaan, berupa pembagian paket sembako.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Siti Nuriyani mengatakan, kegiatan Baksinasi Bergerak yang diinisiasi oleh Gubernur Kalsel ini, akan membagikan 2.300 paket sembako.

“Paket bantuan nantinya akan dibagikan langsung oleh Pak Gubernur, baik saat meninjau lokasi vaksinasi maupun dibagikan saat melintasi wilayah 13 kabupaten kota. Itu terserah gubernur nantinya,” jelas Siti.

Siti menuturkan, jika nanti dalam pembagian diminta penambahan paket bantuan, Ia siap untuk mengirim kembali.

“Untuk awal sebesar ini saja dulu, tapi jika perlu tambahan bisa saja ditambahkan nanti,” pungkasnya.

Adapun isi paket bantuan yang akan dibagikan seperti gula, minyak goreng dan bahan sembako lainnya. (RIW-BIROADPIM/RDM/RH)

Enam Pekan Beroperasi, Tes PCR Drive Thru Labkes Kalsel Capai 1.500 Lebih

BANJARMASIN – Antusias masyarakat cukup tinggi terhadap layanan tes PCR dan Antigen Drive Thru kerjasama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Kalimantan Selatan dengan perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalsel di Banjarbaru.

“Dengan adanya layanan PCR dan Antigen Drive Thru ini, masyarakat dari Banjarbaru dan sekitarnya lebih terbantu karena tidak harus datang ke Banjarmasin untuk melakukan tes,” kata Kepala UPTD Labkes Kalsel, Susi Hermina kepada wartawan, di ruang kerjanya, Senin (4/10).

Ia mengungkapkan selama enam pekan beroperasi, layanan tes PCR Drive Thru tersebut mencapai 1.590 orang atau Rp834 juta lebih dan 154 tes Antigen atau Rp16,9 juta.

“Dalam sehari permintaan tes PCR bisa mencapai 113 tes,” jelas Susi.

Namun, lanjutnya, kerjasama sama Labkes Kalsel dengan BPKP di Banjarbaru telah berakhir pada 1 Oktober 2021 lalu karena dari Banjarbaru juga sudah mulai mampu untuk memberikan pelayanan sendiri.

Sehingga sekarang Labkes sudah kembali melayani tes PCR dan Antigen dalam dua sesi sehari di gedung Labkes di Jalan Bumi Mas Banjarmasin. Untuk Senin sampai Kamis dari jam 07.00-09.00 WITA dan untuk pengambilan sampel. Sementara untuk pengambilan hasil untuk pengambilan sampel sesi pertama jam 14.00-16.00 WITA dan sesi kedua jam 16.00-17.00 WITA.

“Sedangkan untuk hari Jum’at dan Sabtu, layanan tes PCR hanya satu sesi sehari yaitu untuk pengambilan sampel jam 07.00-09.00 WITA dan pengambilan hasil dari jam 14.00-16.00 WITA,” tambah Susi.

Peminat tes PCR, ungkapnya, masih tetap banyak karena digunakan sebagai syarat perjalanan. Sementara untuk antigen mulai berkurang.

“Sekarang kan kasus COVID-19 di Kalsel juga sudah mulai melandai,” kata Susi.

Untuk diketahui, tarif tes PCR pada Labkes Kalsel sendiri sebesar Rp525 ribu dan untuk antigen Rp110 ribu. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version