BANJARBARU – Sejak dibuka kembali pada Februari lalu, kunjungan ke Museum Lambung Mangkurat provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meningkat.
Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Suprihanto, kepada wartawan baru-baru tadi mengungkapkan, dalam beberapa pekan terakhir kunjungan ke museum cukup tinggi, khususnya pada akhir pekan dan libur nasional.
“Kadang ada 2 atau 3 rombongan pelajar, selain itu masyarakat umum juga banyak yang kesini,” ucapnya.
Selain akibat melandainya pandemi di Kalsel, menurutnya, tingkat kunjungan ke museum ini juga dipengaruhi oleh kegiatan belajar siswa di sekolah yang saat ini sudah melaksanakan pembelajaran secara tatap muka.
“Apalagi jika seluruh proses pembelajaran kembali normal seperti sedia kala, kunjungan pasti akan lebih meningkat,” ungkapnya.
Dukungan pihak media juga diakuinya, sangat berperan penting untuk menyampaikan informasi seputar museum milik Pemprov Kalsel ini.
“Karena Museum Lambung Mangkurat ini merupakan ikon Kalsel,” terangnya.
Terkait kelonggaran yang diberikan oleh Presiden, Joko Widodo, mengenai pembebasan penggunaan masker di ruang terbuka. Suprihanto mengakui, pihaknya masih menunggu arahan dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.
Sehingga diakuinya, Museum Lambung Mangkurat sampai saat ini masih menerapkan protokol kesehatan, seperti ketersediaan tempat cuci tangan, masker, dan wajib sudah vaksinasi.
“Biasanya nanti ada surat edaran terkait penggunaan masker, sementara ini kita masih mewajibkan pengunjung pakai masker,” jelasnya.
Suprihanto menambahkan, pihaknya saat ini juga sedang mengupayakan agar jam operasional Museum Lambung Mangkurat kembali normal, yaitu mulai jam 08.00 – 15.00 WITA.
“Kita masih mengupayakan, sementara kita masih buka hingga jam 1 siang saja,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah kota Banjarmasin akan melakukan Revisi Perda Ramadhan bukan pelarangan, namun lebih ke pembatasan.
Sub Koordinator Perundang-Undangan kota Banjarmasin, Jefri Fransyah, kepada wartawan baru-baru tadi, Revisi Perda Ramadhan akan diajukan ke DPRD kota Banjarmasin untuk dibahas bersama-sama, namun judulnya bukan lagi pelarangan, karena isi pasal mengatur tidak ada lagi melarang lebih pembatasan. Selain itu mekanisme Revisi Perda melalui proses fasilitas di Kemenkumham. Sebelum ke tahapan akan disinkronisasi dengan Biro Hukum Provinsi Kalsel, agar asas-asas dalam perundangan tidak ada dilanggar.
“Judul ini akan disesuaikan, pembatasan kegiatan di bulan Ramadhan,” ucapnya.
Jefri menyampaikan, dalam isi Revisi Perda Ramadhan nanti, tidak hanya mengatur makan dan minum, tempat hiburan, hal lain yang berkaitan kegiatan selama bulan Ramadhan. Mengingat aturan ini sudah lama yaitu Perda Nomor 4 Tahun 2005 yang digunakan sekitar 18 tahun.
“Dinamika sosial ekonomi aspek sosiologis, filosofis dan yuridis masyarakat saat ini berubah, berdampak merubah perilaku, sehingga menjadi pertimbangan dalam merevisi aturan,” pungkasnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, memperingati Hari Konsumen Nasional (Harkonas), dalam rangkaian kegiatan juga digelar upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2022, berlokasi di halaman kantor Disdag Kalsel, Jalan S Parman.
Suasana upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2022
Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, kepada wartawan pada Jumat (20/5) mengatakan, peringatan Hari Konsumen Nasional ini, mengangkat tema Konsumen Berdaya, Beli Produk dalam Negeri, hal itu dimaksudkan para konsumen memiliki kekuatan kalau merasa dirugikan, sedangkan berdaya berani melakukan klaim atau gugatan ke pelaku usaha, karena sangat penting konsumen selamat, sehat dan terhindar dari sesuatu yang membahayakan akibat mengkonsumsi, atau menggunakan sesuatu yang berbahaya.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Birhasani
“Harkonas sudah dilaksanakan sejak 20 April 2022 tadi, seperti sidak mengawasi di pasar tradisional dan modern, kemudian sosialisasi edukasi konsumen, talkshow di salah satu Radio Swasta berjaringan, dan puncaknya digelar jalan santai, sekaligus pembagian brosur untuk mengedukasi warga,” ucapnya
Birhasani menjelaskan, para konsumen di banua, harus teliti dan cerdas sebelum membeli produk, serta memprioritaskan untuk memilih produk dalam negeri saat berbelanja, agar semakin maju dan berkembang produk buatan dalam negeri sendiri, serta bangga menggunakannya, yang berdampak semakin meningkatkan di bidang perindustrian.
“Kita ingin pelaku usaha bertanggung jawab untuk keselamatan dan kesehatan konsumen, yaitu menjual produk sesuai standar,” pintanya
Lebih lanjut Birhasani menambahkan, selama ini Pemerintah daerah memfasilitasi dibentuknya Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) berdiri sejak tahun 2018, untuk memberi kemudahan dalam penyelesaian sengketa antara konsumen dengan pelaku usaha. Selain itu, pemerintah berupaya memberikan perlindungan konsumen dengan menggandeng pihak terkait, dalam mengawasi seperti BPOM.
“BPSK berperan juga untuk membantu konsumen, jika ada kasus yang bisa diselesaikan dengan kekeluargaan, tidak harus ke pengadilan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pada Tahun 2022 ini untuk jatah keberangkatan jamaah calon haji Kota Banjarmasin sebanyak 267 orang, dengan daftar tunggu sebanyak 28 orang.
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya bersyukur pada tahun ini, ada keberangkatan jamaah calon haji Kota Banjarmasin, yang berjumlah 267 orang, dengan daftar tunggu sebanyak 28 orang.
“Kita berdoa semoga warga yang masuk ke dalam daftar tunggu tersebut, dapat berangkat juga untuk melaksanakan ibadah haji di tahun 2022 ini,” ucap Ibnu, kepada sejumlah wartawan, Kamis (19/5).
Sedangkan, lanjut Ibnu, untuk pembayaran pelunasan ibadah haji ini, pada Jumat 20 Mei 2022. Setelah itu baru dapat diketahui apakah daftar tunggu tersebut, dapat diberangkatkan atau tidak.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina melaksanakan Shalat Hajat dan Pelepasan Jamaah Calon Haji Kota Banjarmasin, di Masjid Sabilal Muhtadin.
Ibnu mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini melepas secara resmi dan mendoakan agar keberangkatan jamaah calon haji Kota Banjarmasin diberikan kemudahan, dalam melaksanakan seluruh rangkain ibadah haji.
Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga bertitip doa kepada para jamaah calon haji, agar dapat mendoakan Kota Banjarmasin dalam keadaan selamat.
“Kami juga mendoakan kepada seluruh jamaah calon haji Kota Banjarmasin, dapat kembali semuanya ke tanah air dengan selamat,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kerusakan ruang kelas pada sekolah dasar di Kota Banjarmasin. Seperti yang dialami SDN Kelayan Selatan 1 Banjarmasin.
Plh Kepala SDN Kelayan Selatan 1 Asiati mengatakan, saat ini terdapat tiga ruang kelas di sekolah mereka, yang mengalami rusak berat.
“Kerusakan terparah pada atap, serta plafon, ketika pada saat hujan terjadi maka kelas tergenang air,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Kamis (19/5).
Keadaan tersebut, lanjutnya, sudah terjadi sejak 2 tahun lalu.
“Kerusakan di sekolah tersebut, akan segera dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin. Mengingat, keadaan ruang kelas mereka sudah masuk ke dalam rusak berat,” ucapnya.
Asiati berharap, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dapat memberikan bantuan, untuk memperbaiki ruang kelas tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi mengatakan, pihaknya telah memberikan bantuan perbaikan kepada SDN Kelayan Selatan 1. Seperti, perbaikan WC pada tahun 2018, DAK pada tahun 2019, untuk perbaikan 4 ruang kelas.
“Memang terlihat dilapangan sekolah tersebut kurang memberikan perhatian oleh warga sekolah tersebut, sehingga keadaan sekolah seperti kurang terawat,” ujarnya.
Nuryadi mengatakan, pihaknya berharap adanya perhatian kepada sekolah tersebut, seperti kebersihan dilingkungan sekolah dapat dilakukan.
“Sehingga dari skala prioritas pembangunan di sekolah tersebut, sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin. Sehingga, peran kepala sekolah dan guru dapat berperan aktif dalam pembangunan sekolah tersebut,” ucap Nuryadi.
Namun, tambahnya, pihaknya akan memikirkan anggaran pembangunan tersebut. Menggunakan anggaran pusat atau daerah. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Komisi II DPRD Kota Banjarmasin menggelar rapat dengar pendapat (RDP), dengan PDAM Bandarmasin terkait keluhan warga yang mengalami terhambatnya distribusi air bersih.
Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Awan Subarkah, kepada sejumlah wartawan pada Kamis (19/5) mengatakan, digelarnya rapat dengar pendapat karena adanya penyampaian keluhan sebagian warga baik lisan dan tertulis, terjadi hambatan distribusi air bersih, yang terdapat di beberapa Kelurahan, bahkan yang paling parah wilayah Banjarmasin Barat.
Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah
“Kita ingin mengetahui kendala selama ini dan solusi jangka pendek ke depan,” ucapnya
Disampaikan Awan, dari hasil rapat dengar pendapat ini, jangka pendek diberikan solusi untuk membangun tando, hal itu bisa saja dilakukan, agar dapat mengatasi persoalan pendistribusian air bersih, sehingga mengalir lancar terutama di wilayah pemukiman penduduk padat dan berada di pinggir kota.
“Setelah jangka pendek ini perlu dipikirkan langkah ke depan, sulaya tidak terulang permasalahan serupa, kesulitan air di kota seribu sungai,” pintanya
Sementara itu, Direktur Operasional PDAM Bandarmasih Supian mengatakan, adanya terhambat distribusi air bersih, selain pipa PDAM terlalu tua juga diameternya tidak besar, yang berdampak kesulitan menjangkau ke beberapa wilayah pinggir kota.
Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, Supian
“Kami akan bangun beberapa tandon yang berfungsi sebagai alat penyimpanan untuk persediaan air bersih,” tutupnya
Untuk diketahui, Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan PDAM Bandarmasih diruang komisi, mengundang pimpinan Komisi I, Komisi III dan Komisi IV Dewan Banjarmasin, dihadiri Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih Supian, bersama jajarannya baik di bidang keuangan dan pemasaran. (NHF/RDM/RH)
BALANGAN – Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Rudy M Harahap mengajak semua jajaran pemerintah daerah Kabupaten Balangan untuk mendorong perkembangan ekonomi lokal, dalam rangka percepatan implementasi penggunaan produk dalam negeri sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022. Hal itu disampaikan oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, dalam sambutannya pada acara Hari Jadi Kabupaten Balangan ke-19, pada Kamis (19/5).
SPIP Terintegrasi Dalam usaha mencapai tujuan penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten Balangan yang telah disusun dan ditetapkan, tidak lepas dari risiko yang mungkin akan mengganggu kinerja pemerintahnya. Oleh karena itu, penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah yang Terintegrasi menjadi salah satu hal dipenting untuk dilakukan penguatan.
“Di momen ini, kami BPKP siap membantu Kabupaten Balangan dalam penerapan SPIP Terintegrasi demi mewujudkan keandalan pelaporan keuangan, efektifitas dan efisiensi, pengamanan aset, serta ketaatan terhadap peraturan perundang – undangan. Apabila SPIP Terintegrasi telah diimplementasikan dengan baik, akan membawa pengaruh positif terhadap capain kinerja Pemerintah Daerah yang diukur dengan indikator penilaian yang lain,” jelasnya.
Nilai-nilai yang ada dalam SPIP Terintegrasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari beberapa framework penilaian birokrasi, yakni MCP KPK, Opini BPK, SAKIP, RB, Survei Penilaian Integritas, dan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Percepatan P3DN dan Komitmen Bersama
“Program-program dan kebijakan yang dapat menggerakkan masyarakat dan pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk dalam negeri dan berinovasi, harus segera direalisasikan,” tegas Rudy.
Pemerintah Kabupaten Balangan telah mengalokasikan 387.666.971.311 Rupiah, dari seluruh belanja daerah untuk mendukung P3DN dan mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2022.
“Bupati Balangan juga sangat menyambut positif tujuan percepatan ini dan kami siap mensupport dari berbagai lini,” tegas Rudy.
Kabupaten Balangan sendiri sudah membuat kebijakan berupa Keputusan Bupati Balangan tentang pembentukan Tim P3DN namun belum menyusun Tim Pengelola e-Katalog Lokal.
“Ini menunjukkan sudah ada komitmen dari Kepala Daerah untuk mendorong percepatan P3DN, meskipun masih perlu tambahan dan perbaikan,” tambahnya.
Titik kritis dan Rencana Tindak Lanjut yang harus dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan dalam pelaksanaan Inpres nomor 2 tahun 2022 sudah kami sampaikan pada Komitmen Bersama, yang juga merupakan wujud nyata sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah.
“Saya harapkan dengan adanya penandatanganan komitmen bersama ini, penyelenggaraan SPIP Terintegrasi dan Percepatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dapat benar-benar terealisasi dan membawa dampak perubahan ke arah yang lebih baik bagi Kabupaten Balangan,” tutup Rudy. (BPKPKALSEL-RIW/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menggelar Haul ke 216 Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari sebagai rangkaian penutup reses.
Kegiatan syukuran dan Haul Datu Kelampayan di kediamannya di Tanbu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediamannya di Batulicin, Tanah Bumbu, yang juga dihadiri sebagian jajaran pejabat Pemprov Kalsel, Rabu (18/5) malam, dengan rasa khusyuk dibalut lantunan syair serta dibacakannya manaqib (perjalanan) Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.
“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan para pejabat yang diundang yang mengikuti saya lihat sangat khusyuk sekali apalagi dibacakannya manaqib ulama besar sekaligus Wali Allah SWT Datu Kelampayan yang bermakam di Martapura,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai tanda syukuran atas berakhirnya pelaksanaan menjaring aspirasi (reses) tetapi bagaimana menjunjung tinggi sikap hormat yang mencintai wali Allah SWT.
“Beliau adalah ulama besar yang berkharismatik bahkan setelah mendengar cerita perjalanan panjangnya dalam menuntut ilmu agama membuat rasa haru dan bercampur rasa bahagia itu menjadi satu. Terlebih, iringan syair habsyi membawa hati ini terasa dekat dan nyaman meski penyelenggaraannya tidak dilaksanakan di Martapura,” tuturnya.
Dihadapan para undangan, dirinya sempat menitikkan air mata pada saat berlangsungnya pembacaan manaqib serta diselenggarakan haul Datu Kelampayan diharapkan pula tidak melunturkan rasa menjunjung tinggi kecintaan atas anugerah dan kebesaran-Nya.
“Pelaksanaannya sangat berarti sekali terutama saya pribadi yang dapat merasakan ketenangan setelah delapan hari menggelar reses di 16 titik di Tanbu dan Kotabaru,” imbuhnya.
Ia menekankan, sebagai makhluk ciptaan-Nya yang beriman tentu melalui kegiatan haul dan syukuran itu diharapkan dapat lebih menebalkan keimanan, menciptakan rasa ketenangan serta dapat menyejukkan hati yang mengikuti penyelenggaran ini.
“Semoga Allah SWT selalu memberikan jalan yang lurus dan menerangi hati kita,” harap Wakil Fraksi Golkar DPRD Kalsel itu.
Disamping itu, politisi dari Fraksi Golkar di DPRD Kalsel tersebut juga menyampaikan awal keberangkatan hingga dititik terakhir tepatnya hari ke delapan banyak kisah serta pengalaman yang unik ia temui.
“Mulai dari lokasi reses yang kami didatangi terjadi kebakaran, akses jalannya, keterbatasan fasilitas seperti jembatan hingga lokasi jarak tempuh cukup melelahkan, Alhamdulillah semuanya telah terlalui,” bebernya.
Dari hasil menjaring aspirasi rakyat, di Tanah Bumbu, ia juga sempat mendapatkan cenderamata dari perwakilan anak Sumatera berupa lawung khas dari daerah itu saat melakukan reses di Kelurahan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.
“Nah, saya juga berterima kasih atas apresiasi yang diberikan mereka. Tak sembarangan orang bisa mendapatkan ini, sekali terima kasih atas cendramatanya,” ungkap legislatif Dapil VI Kalsel yang akrab disapa paman Yani.
Rangkaian reses yang digelar dari tanggal 11 – 14 Mei 2022, Yani Helmi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel itu berhasil mengunjungi sejumlah desa dan kelurahan di dua kecamatan di Kabupaten Kotabaru diantaranya, Sebatung, Rampa, dua RT di Semanyap, Sungai Taib, Kotabaru Hulu, Baharu Utara dan Dirgahayu.
Foto bersama Yani Helmi dengan Sekeceng Kalsel saat pelaksanaan reses di Kotabaru.
Sedangkan di Kabupaten Tanah Bumbu, dari tanggal 15 – 18 Mei 2022 berada di Desa Betung, Pagaruyung, Batuah, Wirittasi, Pasar Baru, Batulicin, dan dua RT di Desa Sarigadung sebagai titik terakhir reses. (RHS/RDM/RH)
JAKARTA – Upaya untuk meningkatkan nilai jual dan daya tarik wisata Banua, dilakukan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dengan Bupati dan Walikota se-Kalsel, melalui audiensi bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahudin Uno di Kantor Kemenparekraf Jakarta, Rabu (18/5).
Gubernur dan Bupati Walikota se-Kalsel foto bersama Menteri Parekraf
Kedatangan rombongan Paman Birin, Bupati dan Walikota se-Kalsel tersebut disambut hangat langsung oleh Menteri Parekraf Sandiaga Salahudin Uno beserta jajarannya.
Dalam audiensi tersebut, Paman Birin sapaan akrab Gubernur Kalsel ini menyampaikan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI beragam upaya untuk mendorong sektor pariwisata dan ekonomi di Kalsel tahun 2021-2026, guna mewujudkan visi Kalimantan Selatan, yakni Kalsel Maju sebagai gerbang Ibukota Negara serta mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan.
Paman Birin menyampaikan, Kalsel memiliki potensi yang cukup beragam disektor pariwisata dan ekonomi kreatif, baik wisata alam, budaya, religi, maupun wisata buatan. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, kendala seperti keterbatasan anggaran, infrastruktur pendukung pariwisata dan ekonomi kreatif yang belum memadai, hingga sinergi kemitraan dalam pemasaran wisata dan ekonomi kreatif yang belum optimal harus segera diatasi.
“Salah satu upaya komitmen daerah dalam mengembangkan pariwisata Kalimantan Selatan yaitu disusunnya peraturan gubernur terkait usulan Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) Kalimantan Selatan tahun 2021-2026, yang nantinya diharapkan menjadi penggerak perekonomian masyarakat sekitar destinasi pariwisata”, kata Paman Birin.
Destinasi pariwisata prioritas tersebut, meliputi 6 (enam) kawasan wisata. Pertama adalah kawasan wisata religi Guru Sekumpul dan Datu Kalampayan di Kabupaten Banjar, serta wisata religi lainnya.
Kedua adalah kawasan wisata alam dan budaya pasar terapung Lok Baintan di Kabupaten Banjar serta budaya sungai lainnya.
Lalu kawasan wisata alam, buatan dan ekologi bawah Jembatan Barito Pulau Bakut di Kabupaten Barito Kuala. Kemudian kawasan wisata alam dan buatan kerbau rawa di Kabupaten Hulu Sungai Utara, lalu kawasan wisata alam buatan budaya dan ekologi Geopark Meratus dan kawasan Kiram Park di Kabupaten Banjar.
Selain itu, Paman Birin juga meminta dukungan kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, yang saat ini sudah ada di daerah.
Dukungan tersebut meliputi dukungan Kemenparekraf untuk destinasi pariwisata dan ekonomi prioritas di Kalimantan Selatan.
Kemudian juga dukungan promosi untuk optimalisasi pariwisata dan ekraf di Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-29, yang akan dilaksanakan pada 10-19 Oktober 2022 mendatang.
“Kami juga mengharapkan kehadiran Bapak Menteri di event tour de Loksado 2022 yang akan diselenggarakan pada 22-24 Juli, Festival Budaya Saijaan (FBS) di Kabupaten Kotabaru tahun 2022,” kata Paman Birin.
Selain juga, Paman Birin berharap dukungan penuh terhadap penetapan kawasan makam Datu Kalampayan menjadi objek wisata religi nasional, dukungan penetapan Geopark Meratus menjadi member global geopark network UNESCO serta dukungan pengembangan kawasan Kiram Park sebagai objek wisata di Kalimantan Selatan.
Terkait dengan permohonan dukungan tersebut, Menteri Parekraf Sandiaga Salahudin Uno meminta kepada Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Baparel, Rizki Handayani Mustafa, untuk memberikan perhatian khusus kepada Kalsel, terutama usulan kawasan religi yang ada di Kalsel.
“Saya minta Ibu Deputi memberikan perhatian khusus ke Kalsel, karena wisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kalsel sangatlah cantik dari segi ekoturism. Dulu saya pernah ikut mengikuti Haul Guru Sekumpul, semua orang di jalan berlomba-lomba untuk berbagi, saya belum pernah melihat yang seperti ini,” puji Sandiaga Salahudin Uno.
Tak hanya itu, Menteri Parekraf Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, pihaknya akan menyusun tanggal pertemuan untuk bertemu dengan Kepala Dinas Pariwisata yang ada di Kalsel untuk membicarakan secara terperinci terkait pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi di Kalsel.
Sedangkan terkait dengan dukungan penetapan geopark meratus menjadi member global geopark network Unesco, Tenaga Ahli Menteri Norhadi Sadli akan ikut mendukung dan mengawal usulan tersebut, mengingat Geopark Pegunungan Meratus yang berstatus geopark nasional memiliki 67 geosite tersebar di sejumlah wilayah Kalsel memiliki daya tarik tersendiri untuk dapat meningkatkan ekonomi disektor pariwisata yang ada di derah.
“Terkait Geopark, destinasi yang luar biasa, statusnya nasional, dan memiliki 67 geosite, luar biasa. Kami kementerian mendukung sekali terkait pengusulan tersebut, mari kita bersama-sama mengawal dan mendampingi,” jelas Norhadi.
Turut berhadir dalam acara tersebut selain Bupati dan Walikota se-Kalsel, Paman Birin juga didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin.
Dari jajaran Kemenparekraf hadir Deputi Bidang Poduk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Baparel Rizki Handayani Mustafa, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Nia Niscaya, Tenaga Ahli Menteri Norhadi Sadli. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) tahun 2022 di Kota Banjarmasin mulai dilaksanakan. Seperti yang terpantau di SDN Sungai Andai 3 serta SDN Sungai Miai 11 Banjarmasin.
Kepala Sungai Andai 3 Banjarmasin Sulis mengatakan, untuk ujian sekolah tahun ini, di tempat mereka menggunakan sistem ujian sekolah berbasis komputer.
“Ujian berbasis komputer ini baru pertama kali dilaksanakan,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, Rabu (18/5).
Sulis mengatakan, alasan pihaknya berani melaksanakan ujian sekolah berbasis komputer tersebut, karena sekolah mereka mendapatkan bantuan komputer dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.
“Pada pelaksanaan ujian sekolah berbasis komputer ini tidak mengalami kendala berarti. Hanya ada kendala jaringan internet,” ujarnya.
Namun, lanjut Sulis, kendala tersebut dapat mereka atasi dengan bantuan handphone (ponsel pintar) dari peserta ujian.
Hal senada juga dikatakan Kepala Sekolah Dasar Negeri Sungai Miai 11 Banjarmasin Ngatini.
Ia mengatakan, di sekolah mereka tahun ini juga melaksanakan ujian sekolah berbasis komputer.
Pada pelaksanaan ujian sekolah berbasis komputer ini, dapat diikuti oleh siswa dengan lancar.
“Para siswa sebelumnya dilatih terlebih dahulu, bagaimana ujian berbasis komputer tersebut, sehingga pada saat pelaksanaan ujian sekolah berbasis komputer dapat dilakukan dengan lancar oleh para siswa,” ucap Ngatini. (SRI/RDM/RH)