Raih WTP ke 10 Kali Berturut-Turut, Pemprov Kalsel Tindaklanjuti Temuan BPK RI

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menerima penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Penghargaan diberikan berdasarkan penilaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2022. Ini merupakan penghargaan WTP yang diraih Pemprov Kalsel 10 tahun berturut-turut.

Secara simbolis penyerahan buku LHP LKPD diserahkan langsung Anggota VI BPK RI, Pius Lustrilanang kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan Ketua DPRD Kalsel Supian HK, di Gedung Paripurna Istimewa DPRD Kalsel, Selasa (16/5).

Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kalsel

“Alhamdulillah, harapan meraih WTP ternyata sesuai dengan kenyataan. Kita kembali meraih WTP yang kesepuluh kalinya secara berturut-turut dalam laporan keuangan daerah,” kata Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam sambutannya pada rapat paripurna DPRD Kalsel.

Dengan capaian ini, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin tersebut berharap dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemprov Kalsel. Hal tersebut agar terus memperbaiki pengelolaan keuangan daerah setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Catatan atau rekomendasi yang disampaikan oleh BPK, akan segera kami tindaklanjuti. Kami ingin, pengelolaan keuangan daerah bisa lebih baik, lebih tertib, lebih transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Sementara itu, Ia menambahkan, penghargaan WTP ke-10 kali ini dapat meningkatkan kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) baik eksekutif dan legislatif.

“Begitu kesuksesan tidak terlepas dari peran DPRD ya. Alhamdulillah sudah kesepuluh kali dan dapat dipertahankan sampai tahun depan,” tambahnya.

Untuk diketahui, rekomendasi yang diberikan oleh BPK RI agar segera ditindaklanjuti oleh Gubernur Kalimantan Selatan serta jajarannya selambat-lambatnya 60 hari setelah laporan hasil pemeriksaan ini diserahkan sesuai dengan pasal 20 ayat 3 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. (NRH/RDM/RH)

Museum Wasaka Kalsel Akan Gelar Lomba Mengambar Tingkat SD

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, akan menggelar Lomba Menggambar di Museum Waja Sampai Kaputing (Wasaka).

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Raudati Hildayati, dalam sambungan teleponnya pada Selasa (15/5) mengatakan, kegiatan lomba menggambar ini merupakan pertama kali digelar di Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, dengan mengangkat Tema “Terimakasih Pahlawanku”, untuk anak didik kelas 4 dan 5 Sekolah Dasar (SD), jumlah peserta yang diterima nanti ada sebanyak 45 orang.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati

“Pendaftaran lomba gambar ini secara gratis, dibuka mulai Rabu 17 hingga 23 Mei 2023,” ucapnya

Raudati berharap, dengan digelarnya lomba menggambar ini, sebagai sarana untuk menyalurkan kreativitas pelajar dan menanamkan nilai dalam pendidikan karakter bangsa, diantaranya kemandirian dan rasa cinta tanah air, melalui sejarah perjuangan di Museum Wasaka milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Semoga generasi kita, sebagai penerus bangsa, mengenal sejarah sejak dini,” harap Helda (sapaan akrabnya)

Selain itu, Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah menambahkan, lomba menggambar ini diselenggarakan, agar anak didik mendapat edukasi tentang Museum sejarah di Kalimantan Selatan, baik mengenal tokoh serta tempat bersejarah.

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah

“Kami akan digelar lomba di halaman Museum Wasaka berlokasi di Jalan Kampung Kenanga Ulu, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, pada Senin 29 Mei 2023 mendatang,” tutup Arry. (NHF/RDM/RH)

BKKBN Gelar Sosialisasi Cegah Stunting, Sekaligus Kukuhkan BAAS dan KAAS

BANJARBARU – Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, menggelar kegiatan sosialisasi mencegah stunting di Aula Wajracyena Polda, Selasa (16/5). Dalam kegiatan ini, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, disambut langsung Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Kalsel Ramlan, Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah Akbar, serta Kepala DPPPA Provinsi Kalsel Adi Santoso.

Kepala BKKBN saat meninjau sosialisasi stunting di Satbrimob Polda Kalsel

Selain menggelar kegiatan sosialisasi mencegah stunting, BKKBN juga turut mengukuhkan puluhan anggota brimob Polda Kalsel sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan Kakak Asuh Anak Stunting (KAAS).

Kepada sejumlah wartawan, Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo menyampaikan, dalam mencegah stunting pada anak caranya sangat mudah. Yakni dengan memberi makan protein yang cukup seperti dengan 2 telur. Selain itu, paparan rokok juga bisa berakibat pada meningkatnya risiko stunting pada anak. Terutama berusia balita berumur 25 – 59 bulan.

“Pola pikir para orang tua harus dapat berubah dan sehat,” ungkap Hasto.

Di tempat yang sama, Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Adi Santoso menyampaikan, pada beberapa wilayah di Kalsel, stunting telah mengalami penurunan. Dan ditahun 2024 mendatang diharapkan stunting dapat mencapai angka 14 persen.

Kepala DPPPA Provinsi Kalsel Adi Santoso

“Gubernur Kita Sahbirin Noor (Paman Birin) sangat peduli terhadap penurunan angka stunting di banua,” lanjut Adi.

Menurut Adi, pihaknya mendukung kegiatan BKKBN dalam menurunkan angka stunting melalui konsumsi telur sebanyak 2 butir. Hal ini dikarenakan telur merupakan makanan yang murah meriah sehingga dapat dibeli masyarakat, serta tidak mudah basi dan dapat bertahan lama. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Minta Sambo Berikan Prestasi Terbaik

BANJARMASIN – Perkumpulan Sambo Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov), di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Senin (16/5). Dibuka Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto, mewakili Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah.

Dalam sambutannya Heru menyampaikan, selamat atas digelarnya Rakerprov Persambi Kalsel. Dan, diharapkan pada Raker ini dapat menghasilkan program kerja, dalam rangka peningkatan prestasi atlet atlet mereka.

Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Sumianto

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, Sambo dapat memberikan prestasi terbaik, dengan dapat meloloskan atlet sebanyak banyaknya pada Pra PON mendatang,” ungkap Heru.

Menurut Heru, prestasi yang diberikan diharapkan sesuai dengan anggaran yang telah diberikan melalui dana hibah, yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Persambi Kalsel Muhammad Ricky Fajar mengatakan, pada pelaksanaan Rakerprov, pihaknya membahas mengenai program kerja mereka, serta dalam upaya peningkatan prestasi atlet.

Sekretaris Umum Persambi Kalsel Muhammad Ricky Fajar

“Agenda yang dibahas pada Rakerprov ini, ada tiga bidang yang didiskusikan, yaitu bidang organisasi, bidang prestasi, serta bidang pelatihan pelatih serta wasit,” ungkapnya.

Pembahasan yang dilakukan, lanjutnya, untuk menyingkronkan program kerja antara pengurus provinsi serta daerah.

“Tujuan dari menyamakan kinerja tersebut, untuk mencapai prestasi terbaik pada Pra PON mendatang,” ucap Ricky. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Dua Destinasi Wisata Raih Anugerah Kemenparekraf

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, sangat mengapresiasi dua destinasi wisata, telah meraih penghargaan pada Anugerah Pesona Indonesia (API) oleh Kementerian Pariwisata dan Ekraf RI.

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa (16/5).

Syarifuddin mengatakan, dua destinasi wisata di Kalimantan Selatan yang meraih Anugerah Pesona Indonesia dari kemenparekraf RI yaitu Gua Limbuhang sebagai destinasi unik yang berlokasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Bukit Lembak Naga sebuah dataran tinggi di Kabupaten Tanah Laut.

“Alhamdulillah dua objek wisata di Banua, meraih Anugerah Pesona Indonesia (API) sebagai 10 nominasi terbaik,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, dengan diraihnya dua penghargaan ini, menjadi motivasi bagi Dinas Pariwisata di dua kabupaten, untuk membina dan semakin gencar melakukan promosi ke objek wisata unggulan tersebut.

“Kami akan selalu mendorong tidak hanya di 2 kabupaten itu, juga bagi kabupaten dan kota yang lain, untuk mempromosikan dan mengelola objek wisata agar lebih dikenal,” jelasnya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, dengan aktifnya promosi melalui media sosial dan peningkatan pelayanan yang diberikan bagi pengunjung, tentu dapat berdampak menambah tingkat kunjungan wisatawan, tidak hanya warga lokal, juga dari wisatawan domestik dan mancanegara. Sehingga, dapat tercipta roda perekonomian lebih baik lagi, terutama bagi masyarakat sekitar.

“Sekarang ini zaman digitalisasi dengan dimanfaatkan media sosial memiliki pengaruh sangat tinggi untuk tingkat kunjungan,” tutup Syarifuddin. (NHF/RDM/RH)

Cegah Radikalisme dan Konflik, Paman Yani Implementasikan Ideologi Pancasila di Desa Hidayah Makmur

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, terus menyebarluaskan ideologi Pancasila sebagai bentuk implementasi Undang-Undang dalam menekan konflik dan radikalisme ditengah masyarakat.

“Kenapa ini penting disosialisasikan, karena selain amanat dari Undang-Undang (UU) juga merupakan kewajiban kami di legislatif untuk menjaga stabilitas keamanan di banua. Serta agar masyarakat turut cerdas dalam mengamalkannya sekaligus juga ikut menciptakan keamanan terhadap paham radikalisme sehingga konflik tak akan terjadi,” ujarnya kepada awak media usai menggelar kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Idelogi Pancasila, di Desa Hidayah Makmur, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (15/5).

Peserta Sosialisasi turut antusias dalam penguatan idelogi Pancasila oleh Paman Yani

Konflik yang dimaksud, menurutnya adalah jelang pemilu atau tahun politik 2024. Dimana, masyarakat harus cerdas menjaga kestabilan keamanan.

“Jadi keyakinan kita terhadap Pancasila harus diperkuat. Bisa jadi radikalisme masuk tetapi masyarakat sudah dapat menangkalnya. Jangan sampai juga mau diadu domba apalagi mendekati pemilu 2024 nanti harus benar-benar tercipta perdamaian,” harap legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) VI Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Tak sampai disitu, ia juga memberikan pemahaman terhadap bahaya radikalisme. Hal tersebut muncul tak hanya dari pendekatan secara personal melainkan juga dapat dilakukan melalui sosial media.

“Bijak bersosial media itu harus. Cerdas dalam mencegah radikalisme dan konflik. Saya berpesan jaga persatuan dan kesatuan di banua,” tegasnya.

Paman Yani (sapaan akrabnya) turut berpesan, agar masyarakat khususnya di Desa Hidayah Makmur dapat ikut serta dalam menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan.

“Saya sudah berkeliling ke desa hingga kelurahan dan berharap di Hidayah Makmur ini bisa terus menjaga keharmonisannya,” beber wakil rakyat yang bidangi ekonomi dan keuangan tersebut.

Sementara itu, Kasubbid Kelembagaan Partai Politik dan Fasilitasi Pemilu Badan Kesbangpol Kalsel, Harry Widhiyatmoko, mengungkapkan, menjaga persatuan dan kesatuan itu tidak hanya tugas dari pemerintah daerah hingga legislatif. Melainkan, juga tanggung jawab bersama dengan masyarakat.

Kassubbid Kelembagaan Partai Politik dan Fasilitasi Pemilu Badan Kesbangpol Kalsel Harry Widhiyatmoko saat menyampaikan materi 4 pilar kebangsaan

“Kita harus bisa sama-sama menjaga toleransi. Berbeda tidak menjadi kita terpecah belah. Kewajiban secara personal harus dijaga. Terlebih, pengamalan serta implementasi empat pilar berbangsa dan bernegara benar-benar dijalankan,” ucapnya.

Selain itu, ia mengingatkan berbeda pandangan atau pendapat tidak dilarang. Namun, menjaga keharmonisan tanpa dibumbui konflik akan menjadikan kedamaian tercipta.

“Agar pengamalan Pancasila tidak mudah luntur maka sosialisasi sangat penting sekali untuk ditanamkan kepada masyarakat. Tujuannya saling bisa menjaga keamanan dan mencegah terjadinya paham radikalisme. Apalagi, kita ketahui musim politik jelang Pemilu 2024 stabilitas tanpa adanya konflik serta tidak termakan informasi hoax harus benar-benar ditangkal menuju kedamaian yang cerdas,” tuturnya. (RHS/RDM/RH)

765 Hektare Kawasan Hutan Diperlukan Untuk Jadi Kawasan APL Bendungan Riam Kiwa

BANJARBARU –  Trayek tata batas kawasan hutan produksi tetap (HP) untuk pembangunan bendungan Riam Kiwa, akan mencakup 765 hektare kawasan hutan yang akan dikelurkan menjadi kawasan Area Penggunaan Lain (APL).

Hal itu disampaikan Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan (BPKLH) Wilayah V Banjarbaru, Firman Fahada, usai menggelar rapat pembahasan trayek batas Riam Kiwa, bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, dan Pemkab Banjar, di salah satu hotel Kota Banjarbaru, Senin (15/5).

(ki-ka) Kepala BPKLH Wilayah V Banjarbaru, Firman Fahada saat sesi wawancara bersama Kepala BWS Kalimantan III, I Putu Eddy Purna Wijaya

Firman menyebut, berdasarkan data yang diperoleh, ada  sepanjang 74.857 meter panjang trayek pada tata batas kawasan hutan yang akan diukur nantinya.

“Pengukuran akan dimulai pekan ini, tapi kita rencanakan dulu yang pasti bulan Juni harus sudah selesai target pengukurannya,” ucapnya.

Setelah itu, lanjut Firman, seluruh hasil akan disahkan oleh panitia kawasan batas. Dan akan ada rapat lanjutan untuk bahan diajukan ke Menteri KLHK guna penetapannya.

Sementara itu, Kepala BWS Kalimantan III, I Putu Eddy Purna Wijaya mengungkapkan, akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melancarkan program pembanguan bendungan Riam Kiwa ini.

“Terkait proyek ini masih dalam tahap lelang, yang jelas sebelum pelaksanaan fisik nantinya kita akan bangun dulu aksesnya dan meminta areal yang akan dikerjakan lebih dulu untuk diclearkan lahannya,” terangnya.

Hal serupa juga disebutkan, Sekda Kabupaten Banjar, Muhammad Hilman. Ia menyebut, Pemkab Banjar terus mendukung pembangunan bendungan Riam Kiwa yang saat ini masih dalam tahap pengukuran luar batas kawasan hutan.

Sekda Kabupaten Banjarbaru, Muhammad Hilman

“Karena lokasi yang akan dibangunkan bendungan oleh kementerian PUPR melalui BWS Kalimantan III adalah areal kehutanan, maka diperlukan pengukuran untuk berapa kawasan hutan yang akan dikeluarkan dari kawasan hutan ke areal penggunaan lain untuk pengerjaan proyek ini,” ungkapnya.

Untuk bidang yang masuk lahan kawasan hutan, menurutnya akan ditangani tim terpadu, sedangkan bagian APL bisa langsung diselesaikan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

“Sehingga dalam penyelesaian lahan akan dilakukan secara pararel. Dimana lokasi yang menjadi prioritas maka akan berjalan pengerjaannya,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Cegah Konflik Sosial, Haryanto Sosialisasikan Nilai-Nilai Pancasila di Daerah Industri

BANJARBARU – Dalam rangka upaya pencegahan terjadinya konflik sosial, Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila, Minggu (14/5).

Suasana Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan Anggota DPRD Kalsel, Haryanto

Puluhan masyarakat di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru tampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Apalagi Anggota DPRD Kalsel itu menyelingi pengantar materi dengan berbagai macam kuis dan pantun.

“Kegiatan ini merupakan tindaklanjut acara kami di Kecamatan Liang Anggang. Kemudian beberapa kali kontak dengan “Pembakal” Akhyani, akhirnya kita bisa melaksanakan kegiatan sosialisasi di tempat Beliau,” katanya.

Menurut Haryanto, secara umum, kondisi Banjarbaru relatif aman, termasuk Kecamatan Liang Anggang. Meskipun sebagai daerah industri, dirinya mengaku belum pernah mendengar potensi konflik sosial, misalnya antara pekerja dan masyarakat sekitar.

“Mudah-mudahan kondusifitas ini terus terjaga”, harapnya.

Dalam kesempatan itu, Haryanto juga mengajak masyarakat, agar di tahun politik ini untuk menjaga ketentraman, tidak mudah terprovokasi dan tidak saling menghujat karena perbedaan pendapat maupun partai politik.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat, Akhyani yang sering disapa “Pembakal” menjelaskan hingga saat ini, suasana kehidupan bermasyarakat di daerahnya berjalan aman dan lancar. Meskipun kebanyakan penduduk yang bermukim ini adalah warga pendatang dari Banjarmasin maupun Pulau Jawa.

“Sejak dibukanya lahan di daerah tersebut, sekitar tahun 1990an memang agak rawan. Namun sejak tahun 2020an, potensi konflik sosial sudah mulai berkurang seiring dengan dilakukannya sosialisasi oleh para ulama dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya,” tambahnya.

Akhyani juga menilai kegiatan sosialisasi ini sangat penting sebagai bekal bagi masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga jika terjadi persoalan maka dapat diselesaikan dengan cara musyawarah dan mufakat.

Sedangkan, narasumber sosialisasi, Tokoh Pemuda, Haidir berharap kepada masyarakat termasuk para pemuda setempat agar memaksimalkan potensinya untuk turut serta berkontribusi dalam pembangunan bagi kemajuan bangsa dan negara. (NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Imbau Warga Untuk Waspada Diare

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mengimbau seluruh lapisan masyarakat, mewaspadai penyebaran penyakit Diare. Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Matnor Ali, pada Senin (15/5) mengatakan, beberapa pekan lalu, suhu panas sangat tinggi, bahkan kadang mendadak hujan yang deras, dengan terjadi perubahan musim saat ini, warga harus waspada penyakit salah satunya Diare, apalagi bagi yang mempunyai balita dan anak berusia diatas 5 tahun.

“Waspada harus ditingkatkan khusus bagi masyarakat yang tinggal di daerah pinggir sungai,” katanya

Disampaikan Matnor, bahaya penyakit diare bila dibiarkan dan tidak segera ditangani secepatnya, maka beresiko menyebabkan kematian pada penderitanya. Sehingga, peran aktif petugas kesehatan untuk terus memberikan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat melibatkan pihak Kelurahan dan RT setempat.

“Edukasi secara langsung sangat penting, terutama pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” jelasnya

Lebih lanjut Matnor menghimbau, untuk mengantisipasi terserangnya penyakit Diare, warga harus menjaga daya tahan tubuh, dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, agar tidak mudah sakit.

“Konsumsi sayur dan buah lokal haruslah dibiasakan setiap harinya, jangan selalu junk food,” Imbau Politisi Golkar DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Pelindo Sub Regional Kalimantan Sukses Layani 138.282 Pemudik Pada Arus Mudik Lebaran 2023

BANJARMASIN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Kalimantan mencatatkan peningkatan jumlah arus penumpang mudik lebaran yang cukup signifikan di wilayah kerjanya. Semenjak dimulainya arus mudik lebaran yaitu 15 hari sebelum lebaran (H-15) hingga 15 Hari Setelah lebaran (H+15), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan mencatat peningkatan arus penumpang kedatangan maupun keberangkatan disejumlah terminal penumpang mencapai 138.282 orang untuk embarkasi dan debarkasi. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 131% dibanding dengan lebaran tahun 2022 yang hanya mencapai sekitar 105.451 orang.

Meskipun mengalami peningkatan jumlah penumpang yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya, namun hal tersebut tak lantas menurunkan kualitas layanan Pelindo Sub Regional Kalimantan dalam menjamin kelancaran dan kenyamanan para pemudik jalur laut pada momen arus mudik di 4 terminal penumpang kelolaannya.

CEO Sub Regional Kalimantan Fariz Hariyoso mengatakan, peningkatan jumlah penumpang ini didominasi terjadi dibeberapa terminal penumpang utama, diantaranya adalah terminal penumpang Panglima Utar di Pelabuhan Kumai yang mencapai 59.777 penumpang, terminal penumpang Bandarmasih di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin 39.623 penumpang, terminal penumpang Pelabuhan Sampit 18.626 penumpang, terminal penumpang Pelabuhan Batulicin 15.994 penumpang dan yang terakhir terminal penumpang Pelabuhan Kotabaru sejumlah 4.262 penumpang

Pihaknya memprediksi, peningkatan penumpang ini dipicu karena penambahan masa libur lebaran oleh pemerintah serta pelonggaran aturan perjalanan jauh yang dilakukan oleh pemerintah. Meskipun begitu, pihaknya telah mengantisipasi dengan berkordinasi berbagai pihak seperti kepolisian dan KSOP setempat menyiapkan sejumlah Pos Pengaman Idul Fitri di sejumlah terminal penumpang untuk menjamin kenyamanan, keamanan dan keselamatan penumpang.

“Sejumlah terminal kita mengalami kenaikan arus penumpang yang cukup signifikan bahkan Pelabuhan Kumai di Kalimantan Tengah mencapai lebih dari 59 ribu penumpang. Ini menjadi indikasi bahwa sarana trasnportasi laut menjadi salah satu alternatif favorit untuk mudik tahun ini,” ujar CEO Sub Regional Kalimantan Fariz Hariyoso.

Sementara itu, pada kesempatan lain Kepala KSOP Kelas I Pelabuhan Banjarmasin Agustinus Maun mewakili Direktur Jenderal Hubla mengatakan, bahwa pelayanan angkutan mudik terutama di pelabuhan saat ini sudah cukup baik, sehingga para pemudik cukup antusias menggunakan sarana transportasi ini. Terbukti dengan peningkatan jumlah pemudik jalur laut yang meningkat 2-3 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Kemenhub juga mengapresiasi atas kesiapan dan kesigapan sejumlah pihak terutama Pelindo sebagai operator pelabuhan yang telah mengantisipasi lonjakan signifikan pemudik tersebut dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak dan menyiapkan segala sarana dan prasarana di terminalnya sehingga para pemudik bisa terlayani dengan baik.

“Seluruh penumpang merasa sangat nyaman mudik melalui jalur laut ini, baik selama perjalanan di dalam kapal maupun di terminal dan pelabuhan. Terimakasih saya ucapakan kepada seluruh pihak yang telah berkoordinasi menyiapkan segala sesuatunya hingga berjalan lancar,” pungkas Agustinus Maun.

Sebelumnya dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik jalur laut, Pelindo Sub Regional Kalimantan yang berada di bawah pengelolaan Pelindo Regional 3 telah menyiapkan berbagai fasilitas umum di 4 teminal penumpang dibawah kelolaannya. Hal tersebut guna menunjang kelancaran arus mudik 2023. (PELINDO-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version