Bank Kalsel Gandeng BPKP Provinsi, Bakayuh Baimbai Mendukung UMKM Naik Kelas

BANJARBARU – Sebanyak 100 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari kota Banjarmasin dan Banjarbaru serta kabupaten Banjar, hadir pada diskusi terbatas yang digelar Bank Kalsel bekerjasama dengan BPKP provinsi Kalimantan Selatan, di aula kantor BPKP provinsi di Banjarbaru, pada Rabu (12/7).

Diskusi bertajuk Bakayuh Baimbai Mendukung Program P3DN Melalui Penguatan UMKM ini, mengundang Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin sebagai narasumber, yang diwakili Kepala Divisi UMK Bank Kalsel, Noor Imansyah. Hadir pula sebagai narasumber Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi, Sekretaris Dinas Perindustrian serta perwakilan dari BPKP provinsi. Acara dibuka Kepala BPKP perwakilan provinsi Kalsel, Rudy M. Harahap.

Dalam sambutannya saat pembukaan acara, Kepala Divisi UMK Bank Kalsel, Noor Imansyah mengatakan, diskusi ini digelar sebagai wujud dan peran Bank Kalsel sebagai agen pembangunan daerah. Dimana salah satu tugas penting Bank Kalsel, adalah menyalurkan dana atau mendukung permodalan bagi lancarnya kegiatan perekonomian di sektor riil, sehingga memungkinkan masyarakat terutama pelaku UMKM/IKM di Kalsel, melakukan kegiatan usaha.

“Tentunya ini juga untuk membantu mendorong salah satu program pemerintah, yaitu Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
Salah satu bentuknya adalah dengan mewajibkan kami serta instansi pemerintah memaksimalkan penggunaan produk – produk barang dan jasa dalam negeri, yaitu melalui kegiatan pengadaan barang dan jasa yang dibiayai oleh APBD dan APBN melalui E Katalog”, jelasnya.

Lebih lanjut Imansyah menambahkan, salah satu tujuan utama pertemuan ini juga untuk mendorong penggunaan atau pemanfaatan E Katalog di kalangan pelaku UMKM/IKM Kalsel. Dimana tujuannya, agar produk barang dan jasa milik UMKM, nantinya dapat digunakan atau dimanfaatkan instansi pemerintah.

“Dan apabila nanti Bapak/Ibu sudah ditunjuk sebagai pengada barang dan jasa dari suatu instansi maka jangan lupa nanti untuk kebutuhan kredit/pembiayaannya bisa kami bantu melalui KUR Bank Kalsel ya Bapak/Ibu”, tutup Imansyah.

Selain hadir sebagai peserta diskusi, para pelaku UMKM juga diberi kesempatan memamerkan produknya selama acara berlangsung. Termasuk juga dimudahkan untuk mengurus Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Kalsel, yakni dengan hadirnya seluruh tim divisi UMK Bank Kalsel, dari cabang utama, A. Yani Banjarmasin, unit Landasan Ulin Banjarbaru, cabang Banjarmasin serta kota Martapura. (RIW-ADV/RDM/RH)

KBN Nasional 2023, Event Perkenalkan Olahraga Tradisional

BANJARMASIN – Rangkaian kegiatan Kemah Bela Negara Nasional tahun 2023 ini, juga menjadi ajang untuk semakin memperkenalkan permainan olahraga tradisional.

Suasana peserta, mengikuti lomba olahraga tradisional, lari balok, dalam KBN

Hal itu disampaikan, Koordinator Lomba Permainan Olahraga Tradisional, Kemah Bela Negara (KBN) Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Febrianto, kepada wartawan pada Selasa (11/7), saat di ekowisata Kiram Park Kabupaten Banjar.

Agus menjelaskan, guna memperkenalkan permainan tradisional ditengah maraknya penggunaan gadget, sangatlah tepat dalam rangkaian kegiatan Kemah Bela Negara (KBN) Nasional tahun 2023. Ia berharap, generasi muda dapat semakin melestarikan untuk menjadi sebuah kegiatan setiap akhir pekannya.

“Olga tradisional ini, kami gelar regu putra Selasa (11/7) dan untuk regu putri Kamis (13/7), ada sebanyak 600 orang yang tersebar di masing-masing perwakilan Provinsi,” ucapnya.

Disampaikan Agus, ada sepuluh olahraga tradisional, yang dilombakan diantaranya, bakiak, sumpitan, hadang, lari balok, enggrang, dan balogo, gebuk bantal, panahan, serta tarik tambang. Permainan ini merupakan warisan budaya lokal yang tidak boleh tergerus oleh zaman.

“Untuk hadiah kita beri doorprize dan souvernir,” jelasnya

Suasana peserta, mengikuti lomba olahraga tradisional, Gebuk Bantal, dalam KBN

Lebih lanjut Agus menambahkan, dengan adanya permainan olahraga tradisional ini ke depan, akan dipilih bakat-bakat pemuda pemudi Pramuka, khusus di Kalimantan Selatan, untuk dibina menjadi pengiat olahraga tradisional.

“Ayo generasi kita lestarikan olahraga tradisional,” tutup Ketua Persatuan Olahraga Tradisional Kalimantan Selatan (Portina) Kalsel. (NHF/RDM/RH)

Dukung Pelaksanaan KBN 2023, Dinsos Kalsel Sajikan Makanan Ramah Anak

BANJAR – Dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional Tahun 2023, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyediakan konsumsi bagi ribuan peserta KBN.

Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi mengatakan pihaknya bertanggungjawab penuh atas konsumsi para peserta, pembina pendamping, pimpinan kontingen daerah, panitia pelaksana maupun para pendukung kegiatan KBN.

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi

“Konsumsi yang diberikan sebanyak tiga kali sehari. Sampai saat ini kita prediksi sudah mencapai 2500 paket makanan siap saji setiap hari. Jadi total untuk tiga makan sebanyak 7500 paket makanan siap saji per hari yang disediakan,” jelasnya kepada wartawan, Senin (10/7).

Achmadi menerangkan khusus untuk peserta KBN, pembina pendamping dan pimpinan kontingen daerah, baik yang berasal dari 13 kabupaten/kota se Kalsel maupun 17 provinsi di Indonesia, Dinsos Kalsel menyiapkan makanan dengan pengemasan secara khusus.

“Kami siapkan packing secara khusus, nasi terpisah, lauk terpisah, sayur terpisah. Satu jam sebelum jadwal mereka makan, kita sudah bagikan di tiga lokasi yang disiapkan untuk kemudian didistribusikan,” terangnya.

Sedangkan konsumsi bagi panitia pelaksana dan pihak-pihak pendukung seperti driver yang menjemput peserta dan TNI/Polri disiapkan makanan terpusat di dapur umum.

Dalam menyajikan makanan, lanjut Achmadi, pihaknya juga memperhatikan sajian ramah anak karena peserta KBN hampir semuanya rata-rata berusia 12-14 tahun. Terlebih lagi mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kita perhatikan nilai gizinya, kesukaan anak-anak dan tidak ada makanan yang pedas. Semua kita layani dan dikontrol untuk memastikan para peserta mendapatkan yang terbaik,” tegasnya.

Selain itu, Dinsos Kalsel juga menyiapkan konsumsi bagi peserta KBN di daerah Takisung Kabupaten Tanah Laut sebanyak 3000 paket makanan siap saji setiap hari untuk tiga kali makan selama tiga hari mulai 11-13 Juli 2023.

“Jadi ada dua titik yang disiapkan untuk dapur umum,” terangnya.

Ditambahkan Achmadi, dapur umum Tagana Dinsos Kalsel ini mengerahkan sebanyak 45 orang personil yang bekerja selama 24 jam.

“Mereka sudah bekerja sejak H-5 untuk melayani konsumsi panitia pelaksana. H-2 melayani konsumsi kontingen se Kalsel dan mulai Senin (10/7) melayani seluruh peserta tidak hanya dari Kalsel tetapi juga dari luar daerah,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

PLN Penuhi Kebutuhan Kelistrikan Selama KBN Berlangsung

BANJARMASIN – Dalam rangka pemenuhan kebutuhan kelistrikan selama pelaksanaan Kemah Bela Negara (KBN) Tahun 2023, di Provinsi Kalimantan Selatan. Maka PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) siap memenuhi kebutuhan tersebut.

Manager Unit Pelanggan PLN Banjarbaru Radinal Harari mengatakan, PLN Unit Induk Wilayah Kalsel-Teng saat ini terus siap siaga, untuk memenuhi kebutuhan pasokan kelistrikan tersebut.

Manager Unit Pelanggan PLN Banjarbaru Radinal Harari

Menurutnya, bentuk dukungan yang diberikan dengan menyiapkan, penyulang tenaga listrik dikawasan KBN tersebut.

“Dua penyulang tenaga listrik kami siapkan, untuk pemenuhan kelistrikan,” jelas Radinal lebih lanjut.

Dengan penyediaan tersebut, tambah Radinal, maka supplai kelistrikan terpenuhi selama pelaksanaan KBN berlangsung.

“Kami berharap selama pelaksanaan KBN Tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Selatan ini, tidak ada kendala dan hambatan terhadap ketersediaan kelistrikan,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Lewat KBN Nasional 2023, Kearifan Lokal dan Budaya Kalsel Dikenalkan

BANJARBARU – Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel, Agus Salim, menyebut, penyelenggaraan Kemah Bela Negara (KBN) tingkat Nasional tahun 2023 tak hanya diajarkan tentang pengamalan cinta tanah air. Melainkan, juga dikenalkan dengan penanaman nilai-nilai budaya dan kearifan lokal dari masyarakat.

Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel, Agus Salim saat menjelaskan sub kegiatan di Kemah Bela Negara (KBN) Nasional 2023

“Tujuannya kita memang mengangkat Kalsel melalui budaya dan ke lokalannya dari kegiatan yang digelar secara nasional ini,” ujarnya, beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, sebagai cerminan dalam pelaksanaan. Pihaknya turut mengedukasi melalui pengenalan benda bersejarah dan seni olahraga tradisional.

“Ada kegiatan edukasi ke museum serta pengenalan olahraga seni tradisional bagi peserta yang turut mendukung kelancaran acara Kemah Bela Negara (KBN) 2023,” ungkapnya.

Selain itu, ia menjelaskan, sebagai sikap cinta terhadap pejuang kemerdekaan RI, pihaknya juga meyelenggarakan napak tilas.

“Juga ada penjelajahan. Disusul nanti ada kegiatan penanaman mangrove di Kabupaten Tanah Laut,” bebernya.

Ia mengharapkan, ke depan pramuka di Kalsel dapat berkembang dan lebih maju lagi. Seiring provinsi ini juga terpilih sebagai tuan rumah pada penyelenggaraan Kemah Bela Negara (KBN) tahun 2023 secara nasional.

“Intinya dari KBN ini dapat memberikan kontribusi terhadap nilai-nilai positif bagi peserta agar lebih mengenal apa itu bela negara. Sehingga, keamanan NKRI selalu terjaga dengan baik,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Peserta Putri KBN 2023 Jalani Napak Tilas dan Jelajah Alam di Tahura Sultan Adam

BANJAR – Sebanyak 462 peserta putri Kemah Bela Negara (KBN) Nasional Tahun 2023 menjalani napak tilas dan jelajah alam di Tahura Sultan Adam, Kabupaten Banjar, Selasa (11/7).

Sejumlah peserta saat menjelajah alam Tahura Sultan Adam, kegiatan ini bagian dari rangkaian KBN Nasional 2023 di Kalsel.

Koordinator Kegiatan KBN Nasional 2023 Ahmad Husen mengatakan, perjalanan menjelajah alam yang ditempuh ratusan Pramuka Penggalang putri itu kurang lebih sejauh dua kilometer. Mereka semua akan menginap selama satu malam sembari dibekali tentang wawasan bela kebangsaan.

Peserta putri KBN Nasional 2023 saat mendengarkan arahan dari Seksi Operasi Slamet Sarwono (kiri) tentang lokasi Sub Camp.

“Ada Sub Camp disini, nanti yang memberi materi dari TNI dan Polri,” ujarnya.

Sementara itu Seksi Operasi sekaligus Perwira Pratama (Pama) Yonif 623 Slamet Sarwono menjelaskan ratusan peserta putri itu nantinya akan dibagi ke delapan pos.

Setiap pos meliputi berbagai kegiatan kegiatan dan pembekalan materi. Mulai dari outbound, pengenalan navigasi darat, pengetahuan tentang lalu lintas, hingga pengenalan tentang drone.

“Mudah-mudahan materi yang diberikan hari ini bisa jadi bekal mereka untuk mendaftar sebagai anggota TNI maupun Polri,” harapnya.

Adapun selain pembekalan tentang wawasan kebangsaan, kegiatan juga dirangkai dengan pagelaran busana dari setiap Kwarda di malam hari. (SYA/RDM/RH)

Disambut Paman Birin, Peserta SSDN-PPSA Lemhanas Pelajari Potensi Kalsel

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin, menerima rombongan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIV tahun 2023, Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) RI, di ruang rapat Abrani Sulaiman Setdaprov Kalsel di Banjarbaru pada Senin (10/7).

Gubernur Kalsel bertukar cinderamata dengan peserta SSDN Lemhanas RI

Turut hadir Wakil Gubernur Lemhanas RI, Letnan Jenderal TNI Mohamad Sabrar Fadhilah, yang menyampaikan sambutan Gubernur Lemhanas RI.

Sabrar mengatakan, SSDN merupakan salah satu program utama pendidikan calon pimpinan masa depan.

Tujuan kegiatan ujarnya, untuk mempelajari, memahami, dan mengkaji potensi dan berbagai permasalahan yang dihadapi daerah, ditinjau dari aspek geografi, demografi, sumber kekayaan alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya serta pertahanan dan keamanan dalam sudut ketahanan nasional.

Sementara itu, Paman Birin dalam sambutannya, menyampaikan beberapa hal terkait Provinsi Kalsel yang memiliki 2028 desa, yang tersebar di 13 kabupaten kota.
Disebutkan juga, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Kalsel mengalami peningkatan yakni 65,20 pada 2010 menjadi 71,84 pada 2022.

Gubernur Kalsel

Dengan capaian ini, rata-rata pertumbuhan IPM 2010-2022 menjadi sebesar 0,85 persen per tahun.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Kalsel, dapat dilihat dari capaian pertumbuhan ekonomi sampai dengan periode akhir triwulan III 2022 yakni 5,59 persen (yoy), yang terutama didorong sektor pertambangan dan penggalian, sedikit lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,72 persen pada periode yang sama.

“Keberhasilan pemulihan ekonomi di Kalsel pada 2022 juga terlihat dari penurunan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari semula 4,95 persen pada Agustus tahun 2021 menjadi 4,74 persen pada bulan Agustus 2022,” terang Paman Birin.

Demikian juga untuk tingkat kemiskinan di Kalsel yang menurun, dari semula 208,11 ribu jiwa (4,83 persen) pada Agustus 2021 menjadi 195,70 ribu jiwa (4,49 persen) pada Maret 2022.

Lebih lanjut Paman Birin mengatakan, posisi geografis Kalsel saat ini sangat strategis, karena berbatasan langsung dengan IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Pada kegiatan itu, Paman Birin dan Wakil Gubernur Lemhanas Letnan Jenderal TNI Mohamad Sabrar Fadhilah saling bertukar cinderamata.

Acara diisi dengan penyampaian paparan oleh Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar disertai diakhiri dengan dialog. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

KBN Nasional 2023 di Kalsel, Resmi Dibuka

BANJAR – Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional Tahun 2023 resmi dibuka, di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (10/7) malam.

Ketua Mabida Kalsel Sahbirin Noor (kanan) saat menyematkan tanda keikutsertaan KBN Nasional 2023

Sebanyak 1.181 Pramuka Penggalang dari 18 Provinsi di Indonesia mengikuti KBN 2023 ini mulai 10-16 Juli mendatang.

Ketua Mabida Kalsel Sahbirin Noor saat memimpin upacara pembukaan KBN Nasional 2023

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kalsel Sahbirin Noor, Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Budi Waseso mengaku KBN tahun ini terselenggara atas semangat dan dukungan penuh dari Pemprov Kalsel.

“Sebelumnya KBN tidak masuk dalam program kerja Kwarnas tahun anggaran 2023, tetapi karena Pemprov Kalsel, akhirnya acara ini terselenggara,” ucap Budi Waseso.

Ditengah rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini, Budi mengingatkan perlunya kerjasama agar seluruh rangkaian kegiatan terselenggara dengan baik, aman, nyaman dan menyenangkan.

“Hal ini tentu dimaksudkan agar semua pihak yang terlibat tetap dalam kondisi tubuh yang sehat secara jasmani maupun rohani,” tuturnya.

Tema KBN Tingkat Nasional 2023 adalah “Bergerak Membela NKRI”. Tema ini menurut Budi sungguh tepat. Melihat begitu banyaknya pengaruh budaya asing yang menginfiltrasi Indonesia melalui berbagai cara.

“Budaya asing ini sedikit banyak dapat mengubah jiwa, perilaku dan budi pekerti masyarakat Indonesia,” lanjutnya.

Para Pembina Pramuka juga dituntut mampu membina para peserta didiknya untuk menjauhi semua hal buruk tersebut. Diantaranya dengan cara melakukan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat demi kemajuan diri para peserta didik itu sendiri, maupun masyarakat, bangsa dan negara secara keseluruhan.

“Mari kita selalu berusaha dengan bersungguh-sungguh untuk menerapkan Kode Kehormatan Pramuka berupa Satya dan Dharma Pramuka,” ajaknya.

Budi berharap pengetahuan dan wawasan yang didapat selama kegiatan ini berguna bagi perjalanan hidup peserta. Ia juga berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti program kegiatan yang telah disusun dengan hati yang gembira dan penuh dengan semangat.

“Mari kita sama-sama terus bergerak dan bergandeng tangan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tercinta ini,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

GNPIP 2023: Inovasi Budidaya Pertanian Terintegrasi Tingkatkan Ketahanan Pangan Strategis Kalimantan Selatan

BANJARBARU – Sebagai wujud komitmen memperkuat ketahanan pangan dan menjaga kestabilan harga, Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Selatan meluncurkan beberapa inovasi budidaya pertanian dari sisi hulu hingga hilir. Inovasi tersebut meliputi, Gerakan Budidaya dengan model padi apung dan penanaman varietas baru padi Siam Madu. Kemudian implementasi smart greenhouse dalam proses pembibitan dan manipulasi klimatologi, melalui metode sungkup. Selanjutnya, hilirisasi pangan dengan melaksanakan capacity building bagi anggota kelompok tani untuk mendukung pengembangan produk turunan, serta on boarding penjualan melalui market place.

Peluncuran inovasi tersebut, dicanangkan pada Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Kalimantan 2023, yang diselenggarakan di Banjarbaru, pada Senin (10/7).

GNPIP Kalimantan 2023 mengangkat tema “Sinergi dan Inovasi untuk Mendukung Ketahanan Pangan Melalui Alterasi Budidaya Pertanian dan Kelancaran Distribusi: Menuju Nusantara Kita”.

Deputi Gubernur BI, Doni P. Joewono, menekankan perlunya memperkuat sinergi dan inovasi antara Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP-TPID) dalam kerangka GNPIP, guna memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga. Di samping itu, Doni juga mengingatkan agar integrasi budidaya pertanian dari hulu hingga hilir menjadi fokus rencana kerja TPID se-Kalimantan, sebagai upaya meningkatkan produktivitas pangan guna menjamin ketahanan pangan di Ibu Kota Negara masa depan.

“Beberapa inovasi komoditas pangan strategis khususnya padi, perlu direplikasi daerah-daerah lainnya guna memperkuat ketahanan pangan Kalimantan, dalam menopang pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru,” jelas Doni dalam sambutannya di gedung Idham Khalid Banjarbaru.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menekankan pentingnya inflasi sebagai salah satu indikator penentu keberhasilan pembangunan ekonomi, dimana tingkat inflasi yang tinggi akan mengakibatkan daya beli masyarakat menurun. Oleh karena itu, Gubernur Kalimantan Selatan menilai upaya pengendalian inflasi yang menjadi tanggung jawab TPIP di tingkat nasional dan TPID di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, menjadi kunci untuk mencapai tujuan utama pembangunan, yaitu kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan

“Upaya pengendalian inflasi tersebut memerlukan sinergi antara seluruh pihak, terlebih untuk mengantisipasi berbagai tantangan yang dapat memberikan tekanan terhadap kenaikan harga pangan, seperti peningkatan tensi geopolitik dunia maupun risiko El-Nino,” ujar Paman Birin dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, menyampaikan apresiasinya terhadap Bank Indonesia atas penyelenggaraan GNPIP Kalimantan dan bentuk kolaborasi yang nyata atas pengendalian inflasi di Kalimantan Selatan.

“Inflasi di Kalimantan Selatan pada Juni 2023 masih terkendali di angka 4,30 persen secara tahunan, terus menunjukkan penurunan dari bulan Maret 2023. Tren penurunan tersebut harus terus dipertahankan, salah satunya dengan menjaga inflasi volatile food,” tambahnya.

Selain mendorong aspek budidaya pertanian, acara ini juga turut menginisiasi pencanangan program unggulan lainnya seperti optimalisasi operasi pasar, penguatan infrastruktur TIK, digitalisasi, dan data pangan, penguatan KAD, serta Implementasi pupuk organik hasil olahan limbah perikanan dan pemanfaatan pupuk hasil olahan batu bara.

Kegiatan ini dihadiri Forkopimda, Bupati/Walikota, anggota TPID, pimpinan perbankan dan instansi vertikal, serta akademisi se-Kalimantan. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan acara, pada hari yang sama diselenggarakan pula Capacity Building on ASEAN Issues dengan tema yang sama kepada pemangku kepentingan di wilayah Kalimantan Selatan. Kegiatan ini merupakan acara pendukung Keketuaan Indonesia dalam ASEAN 2023, dan diselenggarakan di sejumlah provinsi guna meningkatkan pemahaman atas Keketuaan Indonesia dan kontribusinya di kawasan ASEAN. (BI.KALSEL-RIW/RDM/RH)

Tiba di Debarkasi Banjarmasin, Jemaah Haji BDJ 01 Disuguhi Soto Banjar

BANJARBARU – Jemaah haji kloter 01 Debarkasi Banjarmasin (BDJ) yang merupakan kloter pembuka kedatangan jemaah haji debarkasi Banjarmasin, tiba pads Senin (10/7) dini hari, sekitar pukul 00.41 WITA.

Gubernur Kalsel didampingi Ketua PPIH Debarkasi Banjarmasin saat menyambut kedatangan kloter 01

Jemaah haji dan petugas haji Kloter BDJ 01 diberangkatkan dari Embarkasi Banjarmasin sebanyak 327 jemaah dan yang pulang juga berjumlah 327 jemaah.

Sesampainya di debarkasi Banjarmasin, jemaah haji disuguhkan makanan khas berupa soto Banjar.

Gubernur Kalsel tiba di asrama haji disambut Ketua PPIH Debarkasi Banjarmasin

Makanan khas Banjar tersebut dipilih untuk mengobati kerinduan jemaah haji akan makanan khas daerah, yang juga langsung dicicipi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

“Khas soto Banjar memang beda,” ujar gubernur yang biasa disapa paman Birin tersebut usai mencicipi Soto Banjar yang disediakan bagi jemaah haji di ruang makan Lobby Gedung Jabal Rahmah, pada Senin (10/7) dini hari.

Didampingi Ketua Petugas Penyelengara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin Muhammad Tambrin Paman Birin langsung mencek kesiapan dan rasa soto Banjar yang akan disajikan bagi jemaah haji.

“Soto Banjar makanan khas daerah Kalsel dan dengan cita rasa serta kuahnya yang hangat pas disajikan bagi jemaah haji yang baru saja tiba,” ujar Tambrin menambahkan.

Tambrin menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada Gubernur Kalsel serta seluruh jajaran stakeholder penyelenggaraan ibadah haji di Kalsel, yang telah memberikan dukungan untuk kesuksesan pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Setelah kedatangan jemaah haji BDJ 01 yang berasal dari kabupaten Banjar, jemaah haji BDJ 02 yang merupakan jemaah haji asal kabupaten Tabalong dijadwalkan akan tiba pada Selasa (11/7) pagi. (PPIHDebarkasiBanjarmasin-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version