Penduduk Miskin Kalsel Pada Maret 2023, Turun 13 Ribu Jiwa

BANJARBARU – Kabar gembira disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin (17/7) siang. Bahwa jumlah penduduk miskin di provinsi ini, kembali mengalami penurunan. Melalui rilis virtualnya, Kepala BPS Provinsi Kalsel, Martin Wibisono menyampaikan, persentase penduduk miskin pada Maret 2023 sebesar 4,29 persen, turun 0,32 poin dibanding September 2022, dan turun 0,20 poin dibanding Maret 2022.

“Jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 sebanyak 188,93 ribu orang, berkurang 13 ribu orang terhadap September 2022, dan berkurang 6,77 ribu orang terhadap Maret 2022”, jelasnya.

Martin menambahkan, selama periode 2016–2023, tingkat kemiskinan di Kalimantan Selatan baik dari sisi jumlah maupun persentase berfluktuasi. Selama tujuh tahun terakhir, persentase penduduk miskin mengalami 4 (empat) kali kenaikan, yaitu pada periode Maret 2017, September 2016, September 2020, dan September 2022. Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia, turut berkontribusi terhadap kemiskinan di Kalimantan Selatan. Ini terlihat dari meningkatnya persentase penduduk miskin periode September 2020.

“Bahkan angka ini merupakan yang tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir”, ujarnya.

Lebih lanjut Martin menjelaskan, persentase dan jumlah penduduk miskin di seluruh provinsi di Pulau Kalimantan, berada di bawah rata-rata nasional. Kalimantan Selatan merupakan provinsi dengan persentase penduduk miskin terendah di Pulau Kalimantan, sementara persentase penduduk miskin tertinggi tercatat di Kalimantan Barat.

Dari sisi jumlah, Kalimantan Barat merupakan provinsi yang paling banyak penduduk miskinnya, sedangkan Kalimantan Utara merupakan provinsi dengan jumlah penduduk miskin paling sedikit di Pulau Kalimantan. (RIW/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Harapkan Pedagang Kuliner Baiman Ikuti Perda Retribusi

BANJARMASIN – Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah, kepada sejumlah wartawan, baru-baru tadi mengatakan, pihaknya menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan perwakilan
Pedagang Kuliner Baiman, yang telah menyampaikan aspirasi untuk sewa lapak atau kios yang saat ini ditempati masih tinggi, karena nilai tarif atau sewa retribusi kios sebesar Rp5. 000 permeter perhari. Sehingga dinilai terlalu memberatkan bagi para pedagang setempat.

“Kami sarankan mereka tetap mengikuti ketentuan tarif atau biaya sewa lapak kios pedagang kaki lima,” ucapnya

Suasana Rapat di ruang Komisi II DPRD Banjarmasin

Disampaikan Awan, berdasarkan Perda Retribusi, Pedagang Kaki Lima (PKL) telah diwajibkan membayar retribusi dengan besaran Rp5. 000 permeter perhari, maka itu menjadi tanggungan yang harus dibayar untuk menempati kios tersebut. Terkecuali nanti ada kebijakan Badan Keuangan Banjarmasin mengajukan revisi tarif.

“Kalau pemko mengajukan revisi tarif tentang retribusi ini, maka bisa dilakukan peninjauan kembali,” jelasnya.

Suasana Rapat di ruang Komisi II DPRD Banjarmasin

Lebih lanjut Awan menambahkan, saat ini memang kondisi pendapatan para pedagang masih terjadi penurunan, terlebih di masa pemulihan pasca pandemi COVID-19. Ia berharap, kedepan dapat dilakukan kajian kembali terhadap kebijakan tarif tersebut.

“Kajian ketentuan tarif retribusi ini, sifatnya tidak terus-menerus,” tutup Politisi PKS DPRD Banjarmasin

Untuk diketahui, lahan yang di tempati para pedagang Kuliner Baiman eks PKL Jalan A Yani, merupakan milik swasta atau perorangan. Sebelumnya pada tahun 2018 lalu, Pemko dikabarkan tidak lagi membayarkan sewa lahan Kuliner Baiman, dan beban sewa saat ini diserahkan kepada pedagang. (NHF/RDM/RH)

DPRD Kalsel Tingkatkan Kepedulian Masyarakat Terhadap Penyakit Tulang dan Sendi

BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat tentang penyakit tulang dan sendi.

Hal itu sebagaimana yang dilakukan oleh Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Suripno Sumas. Pasalnya, penyakit yang berhubungan dengan ortopedi itu, menentukan kualitas hidup seseorang.

“Kami melakukan sosialisasi Perda Tentang Penyelenggaraan Kesehatan yang berfokus kepada penyakit tulang dan sendi. Apalagi para peserta kegiatan ini kebanyakan berusia rata-rata diatas 50 tahun yang rentan terhadap penyakit tulang dan sendi”, katanya kepada wartawan, Sabtu (15/7).

Kegiatan Sosialisasi Perda Tentang Penyelenggaraan Kesehatan oleh Anggota DPRD Kalsel, Suripno Sumas

Suripno mengungkapkan bahwa sebagian warga takut memeriksakan diri ke dokter ortopedi karena dikira memerlukan biaya yang tinggi. Padahal, penyakit ortopedi bisa juga dilayani dengan BPJS, baik di rumah sakit pemerintah maupun swasta.

“Dalam kegiatan ini, warga juga diberi kesempatan untuk mendaftar langsung menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit sehingga kami berharap warga Banjarmasin terbebas penyakit tulang dan sendi,” jelasnya.

Sementara, narasumber kegiatan, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Priza Razunip menyampaikan banyak masyarakat yang datang untuk berobat dalam kondisi sudah terlambat dan cukup parah.

Menurutnya, kebanyakan kasus terjadi menimpa sendi lutut dan rata-rata warga yang berusia di atas 50 tahun sehingga mereka kesulitan untuk berjalan dan melakukan aktifitas lainnya.

“Biasanya terjadi pada orang tua, khususnya pada wanita. Seiring berjalannya usia kalau tak dicegah bisa semakin parah. Kadang mereka datang berobat sudah sangat terlambat karena mereka tidak tahu”, tuturnya.

Oleh karena itu, Priza menyambut baik sosialisasi yang dilaksanakan Anggota DPRD Kalsel Suripno Sumas. Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit tulang dan sendi bisa lebih meningkat. (NRH/RDM/RH)

Polda Kalsel Ungkap Ratusan Kasus Narkotika Selama Operasi Antik Intan 2023

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (POLDA) Kalimantan Selatan berhasil mengungkap, ratusan kasus Narkotika selama operasi Antik Intan Tahun 2023.

“Selama operasi antik tersebut, Polda Kalsel berhasil mengamankan tersangka sebanyak 246 orang, terdiri dari 216 laki laki dan 20 perempuan,” ungkap Kapolda Kalsel Irjen Andi Rian Djajadi, saat Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika Hasil Operasi Antik Intan 2023, oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel, selama 14 Hari (15 – 28 Juni 2023), di Aula Mathilda Polda Kalsel, pada Senin (17/7).

Kapolda menjelaskan, dengan barang bukti yang berhasil diamankan, jenis sabu sabu sebanyak 10, 8 kilogram, Extacy sebanyak 4.822 butir dan 0,25 gram extacy bubuk, Ganja sebanyak 91,61 gram, Zenith sebanyak 2.713 butir, psikotropika sebanyak 559 butir, serta obat daftar G sebanyak ribuan lebih.

“Melihat hasil tangkapan tersebut, maka Provinsi Kalimantan Selatan masih merupakan pangsa pasar potensial, untuk Peredaran Narkoba di Tanah Air,” ujarnya.

Oleh karena itu, Polda Kalsel meminta agar masyarakat di Banua untuk tidak membeli, mengedarkan, atau bahkan mengkonsumsi Narkotika.

“Untuk pemberantasan Narkotika ini, Polda Kalsel tentunya tidak bisa berjalan sendiri. Namun, perlu didukung oleh semua pihak, terutama oleh masyarakat,” ucapnya.

Karena menurut kapolda, peranan masyarakat penting untuk menghentikan peredaran Narkotika tersebut. Seperti, tidak melakukan pembelian terhadap barang haram tersebut.

“Dengan tidak membeli narkotika tersebut, maka tidak ada pasar untuk penjualan narkotika di Banua ini. Oleh karena itu, Polda Kalsel terus mengajak masyarakat untuk bersama sama memerangi narkotika tersebut,” ucap Andi. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel dan Pemerintah India, Siap Buka Peluang Kerjasama Strategis

BANJARBARU – Konsulat Jenderal (Konjen) India, Neeharika Singh, melakukan kunjungan kerja ke kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin (17/7) pagi. Kedatangan Konjen India dan rombongan ini, disambut hangat Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, yang diwakili Sekretaris Daerah Roy Rizali Anwar.

Suasana pertemuan Konjen India dengan Sekdaprov Kalsel, Senin (17/7)

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah, Perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru ini, turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kalsel, Nurul Fajar Desira.

Pertemuan Konjen India dan Pemprov Kalsel ini, bertujuan memperkuat silaturahmi serta meningkatkan kerjasama, terutama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah India.

Diketahui, sejak konsulat dibuka tahun 2012, Konjen India untuk Bali telah aktif dan memiliki tanggung jawab yurisdiksi diberbagai provinsi, termasuk provinsi Kalimantan Selatan.

Pemerintah India melalui Konsulat Jenderal ini melihat adanya peluang besar mengembangkan kerjasama dengan Provinsi Kalsel. India menawarkan berbagai hal kepada provinsi ini, terutama pada sektor pendidikan dan sektor ekonomi, khususnya perdagangan batubara dan sawit, yang merupakan komoditas ekspor terbesar Kalsel ke India.

Selain itu, Kalimantan Selatan sedang dalam tahap pembangunan pabrik nikel yang berlokasi di Batulicin, dan diharapkan akan beroperasi pada tahun 2024 mendatang.

Sekretaris Daerah Roy Rizali Anwar menyampaikan, saat ini India merupakan salah satu produsen kendaraan listrik terbesar di dunia. Dengan begitu, Kalimantan Selatan dapat menjadi penyedia baterai, sementara India menyediakan teknologi kendaraan yang diperlukan.

“Nantinya kerjasama dalam bidang baterai ini akan memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak,” harapnya.

Selain itu, perlu dicatat bahwa India juga terkenal dengan kemajuan teknologi informasi seperti Silicon Valley yang berada di Amerika, dalam konteks ini, dengan rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

“Kami memiliki rencana untuk membangun pusat database nasional di Kalimantan Selatan, langkah ini akan memastikan keamanan dan keberlanjutan data yang penting bagi negara,” terang Roy.

Sementara itu, Neeharika Singh, Konjen India, sangat mengapresiasi ide tersebut.

Selain kontribusinya dalam bidang pendidikan di Indonesia, India juga dikenal sebagai pusat pendidikan yang menarik pelajar internasional dari seluruh dunia. Sistem pendidikan yang kuat di India, didukung keragaman budaya, sejarah yang dinamis, dan keunggulan teknologi, memberikan berbagai pilihan bagi para siswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan mereka.

“Indian Council for Cultural Relations (ICCR) menyediakan beasiswa penuh bagi mahasiswa Indonesia setiap tahun, termasuk biaya kuliah, tunjangan hidup, serta akomodasi di asrama atau rumah sewa,” ujarnya.

Selain itu, Kalimantan Selatan dapat mempromosikan industri permata di Martapura kepada India, mengingat di India, seperti di Gujarat, permata, emas, dan perhiasan merupakan salah satu komoditas utama yang dihasilkan.

Gujarat adalah salah satu negara bagian di India yang terkenal sebagai produsen permata terbesar. Pengembangan industri permata menjadi salah satu bidang yang dapat dikembangkan dalam kerjasama ini.

Konjen India juga merasa sangat senang mendengar ketertarikan Pemprov Kalsel untuk bekerjasama. Pemerintah India dan Konsulat Jenderal siap untuk menjadi jembatan dalam memberikan bantuan dalam berbagai hal yang dibutuhkan Kalimantan Selatan.

Pertemuan diakhiri dengan pertukaran cenderamata. Konjen India, Neeharika Singh, dengan penuh keramahan memberikan kenang – kenangan kepada Sekdaprov Kalimantan Selatan sebagai tanda apresiasi atas kerjasama yang akan terjalin.

Sekdaprov Kalsel memberikan plakat rumah Banjar kepada Konjen India

Sementara itu, Sekdaprov menyerahkan sebuah plakat kepada Konjen India sebagai simbol penghargaan atas dedikasinya dalam memperkuat hubungan antara Provinsi Kalimantan Selatan dan India. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Jelang Pemilu Legislatif, Paman Yani Ingatkan Warga Tanbu Jaga Kesatuan

TANAH BUMBU – Jelang Pemilu 2024 di Kalsel, konflik politik jadi pemicu utama. Sehingga, perlu penguatan eksklusif agar masyarakat tak mudah terpengaruh ke arah yang negatif.

Melalui kegiatan rutin kedewanan yang dilakukan legislatif dari Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru diharapkan mampu memberikan dampak positif agar sekiranya masyarakat teredukasi. Selain itu, dapat diimplementasikan dengan baik.

“Yang jelas, kita tak ingin melihat masyarakat terpecah belah apalagi menjelang pemilu dan tahun politik. Boleh saja, berbeda pilihan nantinya tetapi jangan sampai terprovokasi dengan kepentingan oknum, sehingga masyarakat yang jadi korban. Kita inginkan adalah menjaga persaudaraan agar persatuan dapat terus ditingkatkan,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, usai menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Kantor Desa Manunggal, Karang Bintang, Tanah Bumbu, Senin (17/7) siang.

Suasana Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila di balai pertemuan Kantor Desa Manunggal, Karang Bintang, Tanah Bumbu, Senin (17/7).

Wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani itu juga turut memberikan materi tambahan betapa pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui bijak menggunakan sosial media. Apalagi, musim politik sudah mulai bergulir sampai nantinya pelaksanaan pemilu legislatif 2024 dimulai.

“Tujuan utamanya dari kegiatan ini kan adalah memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Kita mengetahui pengaruh medsos sekarang mulai bergerak cepat, bahkan yang tidak kami inginkan adalah informasi kebohongan. Itu sangat dihindari sekali. Keamanan berbangsa dan bernegara penting,” ujar legislator yang juga membidangi ekonomi dan keuangan di Komisi II DPRD Provinsi Kalsel.

Ia menekankan sekali lagi, agar masyarakat harus benar-benar cerdas dalam mengambil sikap. Termasuk, bijak dalam memahami situasi dan kondisi keamanan. Agar sekiranya pemilu tahun 2024 berjalan damai.

“Nah, kita ini hidup di alam merdeka, mestinya harus sebagai masyarakat yang cerdas dan bijak bergandengan tangan, bahu membahu itu menjadi suatu keharusan. Terlebih, sebagai kewajiban kita semua,” harap dia.

Sementara itu, Kassubid Fasilitasi Kelembagaan, Pemerintahan, Perwakilan dan Partai Politik Badan Kesbangpol Kalsel, Harry Widhiyatmoko, menyampaikan, mendekati pemilu legislatif yang bakal diselenggarakan pada 14 Februari 2024 hendaknya masyarakat tak mudah terprovokasi. Apalagi, mudah termakan informasi bohong alias hoax.

Harry Widhiyatmoko (tengah/Korpri) saat memberikan materi tentang penanaman empat pilar berbangsa dan bernegara jelang Pemilu 2024

“Kita berharap pelaksanaan pemilu berjalan sukses dan berkualitas serta tidak lupa tingkat partisipasi yang tinggi. Melalui, sosialisasi tersebut setidaknya dapat memberikan pemahaman agar masyarakat juga bisa mengimplementasikan ke arah yang lebih positif lagi tentu dengan pengamalan empat pilar berbangsa dan bernegara,” paparnya.

Ia turut mengingatkan, agar masyarakat selalu mengamalkan sikap tolerasi, dan saling menjaga persatuan serta benar-benar diimplementasikan bagaimana bentuk dari kekokohan berbangsa dan bernegara.

“Jadi ini adalah tugas kita semua tak hanya pemerintah dan legislatif tetapi masyarakat juga turut ikut membantu. Makanya, adanya pendidikan tentang apa itu politik, kewaspadaan bangsa dan penanaman ideologi Pancasila ini baik dilakukan sebagai pendorong dalam menjaga stabilitasi berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Manunggal, Pairan, sangat mengapresiasi penyelenggaraan sosialisasi yang diberikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, dalam mengambil perannya menangkal kerawanan konflik menjelang politik pemilu.

“Kami selaku pemdes sangat memberikan apresiasi atas materi yang disampaikan. Serta diharapkan kegiatan edukasi yang diberikan kepada masyarakat di desa ini dapat terus berlanjut,” harapnya. (RHS/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Dukung Porwarda Piala Paman Birin

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor memberikan, apresiasi dan dukung penuh kegiatan Pekan Olahraga Wartawan Daerah Kalsel (Porwarda) Piala Paman Birin 2023 di Borneo Indoor Futsal Banjarmasin, Sabtu (15/7).

Usai pembukaan, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini hadir saksikan pertandingan antar desk wartawan pressroom Pemprov Kalsel melawan FWE Ekonomi.

Paman Birin mengatakan, olahraga bukan hanya memberikan manfaat kesehatan fisik dan mental, tetapi juga mampu membangun kerjasama tim, semangat sportivitas, dan meningkatkan kepercayaan diri.

“Melalui kegiatan ini, PWI Kalsel dapat memasyarakatkan olahraga, sehingga tidak hanya berdampak positif bagi wartawan, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat umum,” katanya.

Paman Birin menyampaikan, apresiasi yang tinggi kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel atas upayanya dalam memasyarakatkan olahraga melalui penyelenggaraan Paman Birin Cup 2023 ini.

“Kita dapat menyatukan wartawan dari berbagai media dan memperkuat hubungan antar anggota media yang ada di daerah kita. Saya percaya bahwa kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada kita untuk saling berinteraksi dan memperkuat persahabatan antar wartawan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie menuturkan, ada sebanyak 300 wartawan se Kalimantan Selatan kumpul di Banjarmasin dalam rangka memeriahkan Porwarda Piala Paman Birin 2023.

“Tahun ini kita dapat kembali melaksanakan Porwarda dan ini menjadi ajang bergembira dan terus menjunjung sportivitas serta jaga kekeluargaan walaupun bertanding,” katanya.

Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, Irwansyah menambahkan kegiatan Porwarda ini akan berlangsung pada 15,16,22 dan 23 Juli 2023 dengan mempertandingkan 3 cabang olahraga yakni Futsal, Catur dan E-Sport.

“E-Sport ada dua kategori yakni Mobile Legend dan PES,” ucapnya.

Adapun Pembina Panitia, Sandi Fitrian Noor memberi dukungan penuh dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh PWI.

“Semoga kita terus dapat memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” pungkasnya. (ADPIM/SRI/RDM/RH)

Penerimaan UPPD Batulicin Naik, Paman Yani : Peruntukkannya Kembali ke Rakyat

TANAH BUMBU – Dampak atas kebijakan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalsel soal pemberian insentif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mengalami kemajuan pesat. Baru-baru ini, di Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Batulicin sudah menerima sedikitnya Rp4,1 miliar tercatat hingga 14 Juli 2023, atau merangkak naik sebesar 6 persen.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengungkapkan, saat ini memang penerimaan di UPPD Batulicin selama penyelenggaraan kebijakan diskon dan pembebasan denda PKB mengalami pergerakan yang sangat siginifikan. Apalagi, sebagai penambah energi mendongkrak pendapatan, kehadiran legislatif pun penting dalam membantu merealisasikan termasuk ikut serta menyosialisasikan ke masyarakat.

“Ini terus kita dorong agar penerimaan pajak daerah bisa mencapai target dan peruntukkannya kembali lagi kepada rakyat,” ujarnya, usai melaksanakan kegiatan Sosialisasi Propem, Perda, Rancangan Perda, Perundang-undangan (Sosper) yang dilaksanakan di Kelurahan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (14/7) sore.

Lewat Sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah yang dibawakan, legialator asal Dapil VI Kalsel berharap seterusnya bisa mencapai target sesuai dengan potensi yang dimiliki. Baik melalui berbagai fasilitas hingga sosialisasi.

“Melalui perda ini masyarakat benar-benar memahami. Apalagi adanya relaksasi yang saat ini masih dilaksanakan itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” harapnya.

Secara persentase, disebutkan, penerimaannya yang tercatat dari Januari – Juli 2023 sudah mencapai 55,48 persen. Hal tersebut terlihat atas realisasi yang diterima pada masa pemberlakuan kebijakan relaksasi.

“Dilihat dari tren pendapatan di Samsat Batulicin sangat meningkat. Karena masyarakat sadar bahwa pajak itu untuk pembangunan di banua termasuk penuntasan jalan tembus Banjarbaru – Tanah Bumbu yang ditempuh kurang lebih tiga jam saja dan ini kembali lagi kepada masyarakat melalui infrastruktur,” ungkapnya.

Dengan pergerakan positif ini pula, menurut dia, sejumlah pembangunan di daerah khususnya di Tanah Bumbu juga ikut mendapat perhatian besar. Apalagi, wilayah ini juga masuk dalam deretan penyangga ekonomi bagi pintu gerbang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Pajak yang dibayarkan tentu peruntukkannya adalah untuk pembangunan termasuk rencana adanya jembatan penghubung Kalsel dengan kepulauan yakni dari Tanah Bumbu ke Kotabaru. Karena, ini harus kita perjuangkan agar roda perekonomian warga juga turut lancar,” papar politisi yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Provinsi Kalsel.

Selain itu, adanya rencana pembangunan gedung BPKB Ditlantas Polda Kalsel di Taman Kota Kapet Batulicin, di Desa Sarigadung, Simpang Empat, Tanah Bumbu, menjadi pelengkap dalam memudahkan masyarakat menuntaskan pembayaran pajak.

“Bayangkan saja yang berurusan ke Banjarmasin dari Tanah Bumbu dan Kotabaru harus menanggung beban biaya tambahan. Bayar pajaknya ringan tetapi berat diongkosnya. Nah, ini lah yang turut kita perjuangan, semoga tahun 2024 pembangunan gedungnya dapat dimulai agar nantinta masyarakat di Bumi Bersujud dapat menikmati pelayanan untuk mempermudah kepengurusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB),” bebernya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat dari Tungkaran Pangeran, Hasudungan, mengungkapkan, dengan diberlakukannya program relaksasi atau pemberian diskon pajak kendaraan bermotor setidaknya dapat mengurangi beban masyarakat. Terlebih, unggulan layanan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalsel cukup membantu disaat ekonomi sedang merangkak naik.

“Ya kita ketahui, kendaraan di Tanbu ini juga banyak. Mencapai puluhan ribu bahka lebih sehingga tepat dilaksanakan dan sangat membantu masyarakat,” jelasnya.

Bahkan adanya gedung BPKB Ditlantas Polda Kalsel yang dikhususkan melayani masyarakat Tanah Bumbu dan Kotabaru itu, diakuinya, sudah sangat tepat. Selain menghemat waktu juga mengurangi beban pengeluaran.

“Saya sangat setuju dengan hadirnya pelayanan BPKB Ditlantas Polda di Tanbu. Karena kita ketahui mulai dari Kotabaru itu jaraknya sudah mencapai 280 KM atau paling cepat sekitar 6 jam. Ya, kami berharap rencana ini dapat berjalan sukses untuk memudahkan masyarakat yang ada di daerah pesisir,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Birin Letakan Batu Pertama Pembangunan Rektorat Universitas Islam Kalimantan

BATOLA – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Rektorat Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari (Uniska MAB) di Desa Berangas Timur, Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala pada Sabtu (15/7).

Selain itu, dilakukan pemotongan pita oleh Paman Birin, menandai peresmian Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknis Uniska MAB Handil Bhakti.

Kegiatan awal pembangunan kantor rektorat di Kampus Uniska MAB Handil Bhakti dan peresmian dua fakultas ini, bersamaan dengan kegiatan jalan santai dalam rangka Dies Natalis ke-42 UNISKA MAB.

Turut mendampingi Paman Birin diantaranya Ketua Badan Pembina Yayasan MAB, Hj Rahmi Tajuddin Noor, Ketua Pengurus Yayasan Uniska MAB, Budian Musthafa dan Rektor Uniska MAB, Prof. Abdul Malik.

Mengawali sambutannya, Paman Birin sempat bercerita, bagaimana perjalanan UNISKA sebagai universitas ini, mengawali pembelajarannya di Kalsel, dengan sarana dan prasarana masih terbatas.

Karenanya, dirinya menyambut baik pembangunan kedua infrastruktur pendidikan di Kampus UNISKA MAB, karena selain meningkatkan akan pengelolaan aktivitas akademik, juga meningkatkan jumlah lulusan magister di Kalsel.

Gedung rektorat ujarnya, layaknya jantung bagi sebuah universitas, dengan fungsinya sebagai tempat kerja bagi jajaran pimpinan universitas sekaligus wadah pelayanan akademis bagi civitas akademika.

Sedangkan keberadaan gedung pasca sarjana sendiri akan memfasilitasi lahirnya magister-magister baru di Banua, yang tentunya diharapkan, jumlah lulusan akan berimbang dengan peningkatan kualitas lulusan.

Meskipun dirasakan belum terlalu banyak yang disumbangkan pemerintahan terhadap dunia pendidikan seperti Uniska MAB ini, Paman Birin bertekad terus berupaya memberikan yang maksimal dan terbaik.

“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun
SDM yang unggul, produktif, dan berkarakter. Peran ini semakin krusial menjelang momentum Indonesia Emas 2045, di mana jumlah penduduk usia produktif akan mengalami puncaknya,” kata Paman Birin.

Tugas pemerintah, tambah Paman Birin, adalah bersama institusi pendidikan, untuk mengelola bonus demografi tersebut agar terbentuk SDM yang berdaya saing tinggi, produktif, dan
kreatif.

Paman Birin yang juga merupakan Ketua Dewan Penyantun UNISKA MAB, berharap, Universitas ini dapat mempersiapkan diri untuk menjadi tongkat estafet pembangunan pendidikan menjelang momen Indonesia Emas 2045.

“Semoga UNISKA dapat terus melahirkan generasi – generasi andalan Banua yang tentunya akan membanggakan bukan hanya untuk Banua Kalsel, tapi untuk Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Yayasan MAB, Hj Rahmi Tajuddin Noor menyebutkan, gedung rektorat rencananya dibangun empat lantai dengan peruntukan, lantai satu untuk pelayanan, lantai kedua untuk ruang rektor dan yayasan, lantai ketiga untuk pasca sarjana dan lantai keempat dibuat aula untuk berbagai kegiatan.

Rektor Prof. Abdul Malik menyebutkan, seiring dengan perkembangan kampus, dilakukan pembangunan gedung rektorat, sesuai tuntutan sarana dan prasarana yang harus dilengkapi untuk kelancaran proses mengajar dan kegiatan kampus lainnya.

Dilaporkan Malik, saat ini UNISKA, menduduki rangking 125 PTN/PTS se Indonesia, khusus wilayah Kalimantan, sebagai PTS terbesar.
Acara ditutup dengan pengguntingan pita peresmian Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik UNISKA MAB, kemudian ramah tamah dengan jajaran kampus. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

TP PKK Provinsi Kalsel Melalui Binaannya UP2K Bartim Buka Stand di KBN Nasional 2023

BANJARMASIN – Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, melalui binaannya UP2K Kecamatan Banjarmasin Timur, membuka stand dalam rangkaian Kemah Bela Negara Tingkat Nasional Tahun 2023.

Kepada Abdi Persada FM, Ketua UP2K Kecamatan Banjarmasin Timur, Hayati, pada Jumat (14/7) menjelaskan, pihaknya membuka stand mulai Senin 10 – 16 Juli 2023, berlokasi di Kiram Park. Kabupaten Banjar. Selama lima hari buka, rata-rata pembeli lebih banyak membeli buah tangan seperti kerupuk ikan gabus, dan tas dari bahan purun.

“Produk usaha kami perwakilan dari sembilan Kelurahan yang menjadi best seller,” ucapnya

Disampaikan Hayati, produk yang dijual dari pelaku Usaha Mikro Kecil ini berupa makanan ringan, kerajinan tangan dan kriya. Ia berharap kegiatan ini dapat semakin memajukan usaha dan dikenal hingga dari luar daerah.

“Stand buka dari pukul 10.00 WITA hingga 22.00 WITA,” ungkapnya

Hal senada juga ditambahkan, salah satu Pelaku Usaha Mikro Kecil Banjarmasin, Rastri, dijelaskannya, kegiatan Kemah Bela Negara Tingkat Nasional Tahun 2023 sangat besar dampak positifnya, setiap hari selalu ada pembeli, mereka biasanya membeli brownies coklat dan pai dari nenas.

Salah satu Pelaku Usaha Mikro Kecil Banjarmasin, Rastri

“Para pembeli nantinya dapat menjadi langganan, agar semakin maju produk di Kalsel,” tutup Rastri

Salah satu produk Usaha Mikro Kecil di Banjarmasin

Untuk diketahui, puluhan dagangan usaha mikro kecil juga menjual berbagai macam aneka kuliner seperti bakso, mie ayam, lalapan, serta minuman ringan, camilan dan produk jamu. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version