Buka Education and Job Fair SMKN 2 Simpang Empat, Paman Yani : Ini Kurangi Pengangguran di Kalsel

TANAH BUMBU – Education and Job Fair SMK Negeri 2 Simpang Empat, Tanah Bumbu, resmi dibuka Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yani Helmi, Senin (25/9). Puluhan stand berbagai perusahaan turut serta dalam kegiatan, untuk mencari pekerja sesuai kriteria mereka.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel (dua kanan) saat memukul gong tanda dibukanya Education and Job Fair di SMKN 2 Simpang Empat Tanah Bumbu

Education and Job Fair berlangsung selama dua hari, yakni 25 – 26 September 2023. Di sana juga didirikan belasan stand yang menjual berbagai hasil produksi dari pelajar. Mulai dari makanan, minuman serta berbagai snack dan olahan lainnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (kanan) saat bertanya kepada pelajar tentang produk yang mereka jual

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel akrab disapa Paman Yani mengapresiasi job fair (bursa kerja) yang bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Mikro (Dinakertrans) setempat.

“Kegiatan ini sangat bagus, karena akan membantu mengurangi tingkat pengangguran di Kalsel khususnya Kabupaten Tanah Bumbu,” tutur Paman Yani.

Terlebih, legislator Dapil VI Tanah Bumbu dan Kotabaru ini menilai, kegiatan yang dipusatkan di sekolah membuat para pelajar mempunyai gambaran tentang bagaimana etika dalam melamar kerja. Sekaligus melihat langsung proses wawancara kerja.

“Kegiatan ini juga menguntungkan bagi mereka (pelajar). Karena hasil industri mereka tentu akan menarik pengunjung yang datang. Akhirnya mereka juga punya pengalaman tentang bagaimana menjadi wirausaha,” imbuh Paman Yani.

Usai membuka kegiatan, wakil rakyat bidang keuangan dan ekonomi itu, meresmikan dan meninjau Business Center (sentra bisnis) SMKN 2 Simpang Empat Tanah Bumbu, yang didalamnya terdapat berbagai unit produksi sekolah seperti salon, minibank, studio foto, sewa kostum adat, pemeriksaan kesehatan, apotek dan minimarket.

Menurut Paman Yani, adanya sentra bisnis di sekolah jelas sangat menguntungkan. Apalagi dengan peralatan yang lengkap, SMKN 2 Simpang Empat tentu akan banyak mendapat pelanggan dari luar sekolah.

“Tinggal bagaimana promosinya, lalu agar hasil pendapatan tidak menjadi pungli (pungutan liar), maka kita harus mengupayakan agar sekolah ini menjadi BLUD ( Badan Layanan Umum Daerah),” kata Paman Yani.

Dengan menjadi BLUD, Paman Yani yang juga Ketua Pansus Pajak dan Pendapatan Retribusi Daerah mengaku, bisnis yang dijalankan oleh sekolah akan memiliki payung hukum, sehingga setiap pelanggaran seperti pungli bisa diproses ke jalur hukum.

“Semua usaha jadi legal, sehingga setiap pendapatan yang masuk juga akan jadi pemasukan bagi sekolah. Dan jelas bisa dipergunakan kembali untuk perkembangan sekolah,” beber Paman Yani.

Di tempat sama, Sekretaris Disnakertrans Tanah Bumbu Muhammad Yamani, mengaku bangga atas kemauan Paman Yani untuk membuka dan meninjau langsung job fair serta Business Center di SMKN 2 Simpang Empat.

“Suatu kehormatan Paman Yani hadir disini. Semoga kegiatan ini bisa mengurangi angka pengangguran di Tanah Bumbu,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala SMKN 2 Simpang Empat Tanah Bumbu Ika Yuliana. Ia turut mengapresiasi kehadiran Paman Yani di sekolah yang dipimpinnya. Ia berharap, kedatangan Paman Yani bisa memberi semangat perubahan bagi warga sekolah.

“Saya mewakili seluruh warga sekolah mengucapkan terimakasih atas kehadiran Paman Yani disini,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Rangkaian Kegiatan Harjad Kota Banjarmasin Resmi Ditutup Dengan Meriah

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina bersama Wakil Wali Kota Banjarmasin Arifin Noor, resmi menutup (Closing Ceremony) serangkaian agenda Hari Jadi Ke 497 Kota Banjarmasin Tahun 2023, berlangsung di Panggung Siring Balaikota Banjarmasin, Minggu Malam (24/9).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan, terima kasih atas dukungan yang luar biasa dari masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat.

Pihaknya menilai, acara peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang ke-497 itu menurutnya berjalan sukses, lancar, dan meriah.

“Hari Jadi Kota Banjarmasin menjadi momentum penting untuk merayakan pencapaian kota yang semakin berkembang,” ungkap Ibnu.

Pada penutup ini, Ibnu mengucapkan, terima kasih khusus kepada 14 instansi layanan publik yang telah memberikan fasilitas yang memudahkan warga dalam berurusan, termasuk imigrasi, layanan hukum, kepolisian, keuangan, serta pajak.

Selain itu, lanjutnya, hampir 250 juta transaksi tercatat dari 50 stand yang ada selama Pekan Raya Banjarmasin, mencerminkan antusiasme warga dalam merayakan hari jadi kota.

Selain itu, lebih dari 1560 warga Banjarmasin mendapatkan layanan dari berbagai instansi, termasuk pembuatan paspor yang ditingkatkan menjadi 120 paspor dalam empat hari.

“Saya harap semuan mendukung lanjutan dalam menjalankan program 20 program prioritas kota Banjarmasin,” ujarnya.

Penutupan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang meriah ini menjadi momen bersejarah dalam sejarah kota dan memupuk semangat untuk melanjutkan pembangunan menuju usia 498 tahun yang akan datang.

Ditutup dengan penampilan Band Raja, yang memeriahkan malam penutupan Rangkaian Kegiatan Hari Jadi kota Banjarmasin ke 497.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Siti Wasilah, Wakil Ketua TP PKK Hardiyanti, Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman beserta istri, Forkopimda Kota Banjarmasin, sejumlah Kepala SKPD, Camat, Lurah, para tamu undangan beserta seluruh Warga Kota Banjarmasin. (ADV/SRI/RDM/RH)

Tour De Loksado 2023, Ajak Goweser Nasional Ikut Kenalkan Wisata Banua

BANJAR – Tour De Loksado tahun 2023 sukses digelar. Sebanyak 447 goweser dari 11 provinsi secara nasional ikut berpartisipasi dan meramaikan kegiatan tersebut.

Tercatat ada 447 goweser dari 11 provinsi di Indonesia yang turut berpartisipasi dalam rangkaian Tour De Loksado Tahun 2023

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Nurul Fajar Desira, mengungkapkan, dengan digelarnya Tour De Loksado secara tak langsung juga mengenalkan Geopark Meratus.

“Penyelenggaraannya tentu berdampak sangat positif terhadap promosi wisata banua. Termasuk, bisa mengangkat perekonomian di daerah lebih baik lagi,” ujarnya, usai membuka rangkaian acara Tour De Loksado, di objek wisata alam Kiram Park, Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu (23/9).

Pengangkatan bendera start yang dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, dalam gelaran Tour De Loksado 2023, di Objek Wisata Kiram Park, Kabupaten Banjar, Sabtu (23/9) pagi.

Dirinya berharap, gelaran tersebut dapat dinaikan statusnya dari ‘Tour De Loksado’ tahun depan bisa berganti Tour De Meratus. Tujuannya, agar lebih merekatkan Geopark Meratus yang tinggal selangkah lagi menuju pengakuan warisan dunia.

“Ini kan bisa lebih luas lagi mengenalkan wisata banua di mata dunia. Apalagi, Geopark Meratus selangkah lagi menjajaki pengakuan dari UNESCO Global Geopark,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, mengungkapkan, gelaran acara goweser ini, peserta tak hanya menikmati keindahan yang disuguhkan oleh pegunungan Meratus saja. Melainkan, acara tersebut juga dirangkai dengan adu kecepatan.

“Terbagi ada beberapa kategori, yakni perempuan, kategori laki-laki menjadi tiga berdasarkan umur,” ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, total jarak tempuh keseluruhan ‘Tour De Loksado’ mencapai 154 Kilo Meter (KM) melewati 4 kabupaten/kota. Dihitung mulai dari Kiram Park, Kabupaten Banjar, menuju Objek wisata Loksado, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HSS).

“Melintasi jalan A Yani, dari Banjarbaru sampai Kabupaten Banjar, Tapin hingga garis finishnya di kawasan strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di kandangan (HSS),” jelasnya.

Menanggapi pernyataan asisten, Syarifuddin pun merespon positif. Bahkan, menyambut baik atas usulan itu. Sehingga, ini juga tak hanya dikenal nasional melainkan juga dunia.

“Kita tentu berupaya agar wisata di Kalsel ini mampu diminati turis asing. Apalagi, awal Oktober ruter Bali – Banjarmasin kan dibuka jadi ini bisa lebih mengenalkan lagi Geopark Meratus di mata dunia,” pungkasnya.

Tercatat sebelas provinsi di Indonesia yang berpartisipasi pada balap sepeda tingkat nasional itu di antaranya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Timur (Kaltim), Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Barat (Jabar), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tengah (Sulteng), Jakarta, Yogyakarta dan Kepulauan Riau (Kepri). (RHS/RDM/RH)

Jukung Hias dan Salma Idol Meriahkan Festival Kemilau Banjarmasin Bungas

BANJARMASIN – Pergelaran Kemilau Banjarmasin Bungas sekaligus Festival Jukung Hias Tanglong dengan tema Banjarmasin Baiman Adalah Kita, Turut memeriahka Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497, berlangsung di Siring Menara Pandang Banjarmasin, Sabtu malam (23/9).

Dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, turut hadir Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman, Ketua TP PKK Siti Wasilah, Wakil Ketua TP PKK Hardiyanti, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarmasin Rusdiati serta jajaran SKPD dilingkup Pemko Banjarmasin.

Seusai Kegiatan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina berterima kasih banyak kepada warga Kota Banjarmasin yang sudah menyaksikan festival jukung hias tanglong tahun 2023 dalam rangkaian Hari Jadi ke-497 Kota Banjarmasin.

Terima kasih kepada Salma Salsabil, Indonesian Idol, dengan perfomanya tersebut sudah bisa menghibur warga kota dan penggemar Salma di Kota Banjarmasin bahkan dari Provinsi tetangga juga datang berhadir.

“Saya memantau tadi dari tayangan youtube kita di media center kota itu hampir 8400 tadi yang nonton musik,” ujarnya.

Ibnu Sina mengatakan, ternyata warga Kota Banjarmasin banyak sekali yang menonton live streaming mau pun yang datang langsung ketempat di Siring Menara Pandang Banjarmasin.

“Semoga ini menjadi hiburan bagi warga kota dan kemeriahan hari jadi 497 dan intinya adalah untuk menghidupkan kearifan lokal kita,” ucapnya.

Sementra itu, Plt Kepala Disbudporapar Madyan menyampaikan, festival jukung hias tanglong dalam festival Kemilau Banjamasin Bungas merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan untuk memeriahkan hari jadi Kota Banjarmasin.

“Kegiatan itu sekaligus sebagai upaya mengangkat dan memperkenalkan budaya dan wisata sungai di Kota Banjarmasin,” ungkap Madyan.

Madyan melaporkan, total peserta yang mengikuti festival pada malam hari ini sebanyak 37 peserta, dengan rincian 23 kelotok atau perahu bermesin dan 14 jukung atau perahu tidak bermesin yang diikuti dari berbagai kalangan, baik dari SKPD kecamatan, kemudian, perusahaan daerah, perusahaan swasta, komunitas dan dari masyarakat umum.

“Adapun total hadiah yang disediakan sebesar 94 juta rupiah yang terbagi menjadi 2 kategori, yaitu Perahu yang bermesin dan perahu yang tidak bermesin,” tutupnya.

Berikut pemenang Jukung Hias Tanglong tidak bermesin tahun 2023:
• Harapan 3 : Irman Syahbana (ShifArt), nomor peser 14
• Harapan 2 : Sari, nomor peserta 3
• Harapan 1 : Hj. Usnah (Acil Jukung), nomer peserta 20
•Juara 3 : M. Ridhoni, nomer peserta 11
• Juara 2 : Nor Asiah (Acil Jukung), nomer peserta 21
• Juara 1 : Hj. Masitah (Acil Jukung), nomer peserta 23

Pemenang Jukung Hias Tanglong bermesin tahun 2023:
• Harapan 3 : Purnama, nomer peserta 4
• Harapan 2 : Humaidi Zain, nomer peserta 7
• Harapan 1 : Della, nomer peserta 5

• Juara 3 : Ramadhani, nomer peserta 19
• Juara 2 : Bank BJB, nomer peserta 18
• Juara 1 : Irman Syahbana(ShifArt), nomer peserta 13. (ADV/SRI/RDM/RH)

Peringatan Harjad Kota Banjarmasin ke 497, Berlangsung Meriah

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin merayakan puncak peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497, di Halaman Balaikota Banjarmasin, Sabtu (23/9).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, dalam sambutannya mengklaim, pihaknya saat ini hampir menyelesaikan 20 janji politiknya. Untuk Pembangunan Kota Banjarmasin.

“Dengan 6 misi dan 3 program prioritas dan 20 program unggulan,” ungkap Ibnu.

Sehingga, lanjutnya, diharapkan pembangunan di Kota Banjarmasin semakin maju lagi kedepannya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Sulkan mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Banjarmasin, untuk seluruh elemen masyarakat di Kota ini.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kami mengucapkan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497,” ucapnya.

Dan, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan serta apresiasi atas peningkatan pembangunan di Kota Banjarmasin.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap, Kota Banjarmasin menjadi contoh bagi daerah lainnya di Banua, dalam menerapkan Kota Terbuka, untuk semua keanekaragaman budaya.

“Peran penting dalam berkolaborasi antar pemerintah, alim ulama, serta masyarakat harus tetap terjaga di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Agar, tambahnya, pembangunan di Kota Banjarmasin semakin maju lagi kedepannya.

“Sesuai dengan tema Hari Jadi Kota Banjarmasin, yaitu Banjarmasin Baiman adalah kita, mencerminkan semangat kolaborasi, kreatifitas, dan partisipasi yang telah membentuk Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kota Banjarmasin dikenal dengan keberadaan budayanya, dimana setiap warganya memiliki peran, dalam pembangunan di Kota ini.

Acara Puncak Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497 kali ini dihadiri Wakil Ketua Komisi III DPR RI Sultan Khairul Saleh, Anggota DPR RI Syaifullah Tamliha, perwakilan Bupati dan Wakil Bupati di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

Yang juga dimeriahkan dengan tarian tradisional Kota Banjarmasin, serta stand 41 macam kue tradisional Banjar. (ADV/SRI/RDM/RH)

Sambut HUT ke-78 TNI, Korem 101/Antasari Gelar Olahraga Bersama dan Bakti Sosial Kesehatan

BANJARMASIN – Olahraga bersama Forkopimda Kalimantan Selatan yang digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-78 Tentara Nasional Indonesia tahun 2023, berlangsung sangat meriah dan antusias.

Peserta senam SKJ 88 dalam rangka HUT ke-78 TNI

Kegiatan yang dilaksanakan di Makorem 101/Antasari, pada Minggu (24/9) ini, menggelar berbagai macam olahraga mulai dari gowes, jalan santai, senam SKJ 88, senam aerobik, bola voli, dan juga panahan.

Gowes dilepas langsung Gubernur Kalimantan Selatan yang di wakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, didampingi Danrem 101/Antasari, Wakapolda Kalsel, Danlanal Banjarmasin dan juga Danlanud Syamsudin Noor.

Dengan rute yang dilewati untuk jarak pendek start dari Korem 101/Antasari menuju Jalan Ahmad Yani Kilometer 10 dan kembali menuju finish di Korem 101/Antasari. Sedangkan untuk jarak jauh, rute dari Korem 101/Antasari menuju Kilometef 17 dan kembali finish di Korem 101/Antasari.

Sedangkan untuk jalan santai, juga tidak kalah menarik diikuti peserta dari berbagai kalangan, dengan menempuh jarak kurang lebih 2,5 kilometer dengan rute mengelilingi Siring 0 Kilometer Banjarmasin.

Selain olahraga bersama, juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial kesehatan yang dilaksanakan diseluruh jajaran Korem 101/Antasari. Yakni berupa donor darah yang berhasil mengumpulkan sebanyak 1.490 kantong darah, sunatan massal 289 orang, dan operasi katarak 50 orang, serta pelayanan kesehatan sebanyak 651 orang.

Para peserta sunatan massal dalam rangka HUT ke-78 TNI

Perlu diketahui bahwa, olahraga bersama dan bakti sosial kesehatan dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia, diikuti seluruh jajaran TNl baik TNl AD, TNl AL dan TNl AU yang terkoneksi melalui Vicon yang dipimpin langsung Panglima TNI Laksamana TNl Yudo Margono.

“Kegiatan hari ini dilaksanakan secara serentak di seluruh lndonesia, dalam rangka HUT ke-78 TNl. Kegiatan ini berlanjut sampai 5 Oktober, pada hari H nya dilaksanakan upacara parade,” katanya dalam video conference.

Pada kesempatannya yang sama, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ari Aryanto, mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama ini, dilaksanakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-78 Tentara Nasional Indonesia tahun 2023.

“Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT TNI, khusus hari ini kita melaksanakan olahraga bersama TNI, Polri dan masyarakat melaksanakan olahraga gowes, jalan santai, senam SKJ, senam aerobik, bola voli dan panahan,” ucapnya.

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan ke depan masih akan dilanjutkan seperti olahraga bersama lanjutan, kejuaraan tinju, kari 6K, ziarah ke makam pahlawan, rally mobil, pagelaran wayang kulit, do’a bersama dan kegiatan puncak pelaksanaan upacara, parade dan defile pada 5 Oktober mendatang.

“Saya berharap, diusianya yang ke-78 ini, TNI semakin dekat dengan rakyat, semakin professional, dan kompak antara TNI, Polri dan masyarakat bersama-sama dalam membangun Kalimantan Selatan,” harapnya.

Sementara itu, Siti Amanah, warga Banjarmasin yang datang bersama anaknya turut sebagai peserta bakti sosial kesehatan sunatan massal, mengucapkan terimakasih kepada TNI dengan diadakannya kegiatan tersebut.

“Terimakasih adanya kegiatan sunatan massal ini, dan sangat membantu masyarakat, semoga ke depan TNI semakin jaya selalu,” ucapnya. (Penrem-RIW/RDM/RH)

Terapkan Ideologi Pancasila, Paman Yani Kagumi Toleransi Warga Desa Madu Retno

TANAH BUMBU – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sedari dulu menjadi eksodus bagi transmigran. Meski begitu, tidak pernah terjadi permusuhan antara penduduk asli dan para pendatang.

Di Desa Madu Retno, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu misalnya. Mayoritas penduduk desa itu merupakan transmigran asal Bali, dan diterima dengan baik oleh penduduk lokal (Suku Banjar).

Sejumlah warga terlihat fokus mendengarkan sosialisasi yang disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, sikap toleransi yang diterapkan warga desa itu merupakan sebuah rahmat sekaligus membuktikan bahwa Pancasila benar-benar bisa mempersatukan bangsa.

“Ini patut kita apresiasi dan kita syukuri. Karena apa, meski berbeda suku, berbeda agama, tetapi mereka bisa hidup damai,” ucap Paman Yani (sapaan akrab), usai menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Desa Madu Retno, Jumat (22/9).

Foto bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (peci) dengan beberapa warga Desa Madu Retno

Kendati begitu, lanjut Paman Yani, ideologi Pancasila harus terus ditekankan kepada mereka. Agar tidak mudah terhasut oleh oknum-oknum yang ingin memecah belah bangsa dengan mengatasnamakan suku, ras dan agama.

“Sikap toleransi seperti ini penting kita jaga, agar di masa akan datang kita bisa menjadi bangsa yang besar. Di awali dari Desa Madu Retno ini,” tutur wakil rakyat dari fraksi partai Golkar itu.

Di samping itu, legislator Dapil VI Tanah Bumbu dan Kotabaru ini, menyebut, apa yang dilakukan dan diterapkan warga desa Madu Retno sudah sepatutnya menjadi contoh bagi daerah lain. Terlebih dalam kegiatan keagamaan dan dukungan terhadap kearifan lokal masing-masing suku.

“Mereka disini saling gotong royong. Ketika ada acara keagamaan Islam misalnya, warga yang beragama Hindu ikut bergotong royong mendukung. Sama halnya ketika Hari Raya Nyepi, warga muslim menghormati dengan tidak membunyikan suara musik yang keras dan sebagainya,” imbuh Paman Yani.

Paman Yani berharap toleransi itu akan berdampak terhadap kemajuan dan kesejahteraan ekonomi warga desa Madu Retno.

“Tentu dukungan dari Pemerintah dan DPRD juga tidak ketinggalan. Kehadiran saya disini pun tentu saja untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka membangun Kalsel yang lebih maju kedepannya,” tutupnya.

Sementara itu, Kasubbid Politik Bakesbangpol Kalsel Harry Widhiatmoko mengatakan, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tugas semua lapisan masyarakat.

“Terlebih menjelang tahapan Pemilu saat ini. Masyarakat jangan mudah terprovokasi dan di adu domba. Jangan pula mudah tertipu oleh politik uang dan berita hoax. Kita harus bijak dalam menggunakan media sosial,” katanya.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila demi meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa yang disampaikan Paman Yani di desa itu patut diacungi jempol.

“Bentuk perhatian Paman Yani terhadap persatuan bangsa khususnya di desa ini patut diapresiasi, karena ini merupakan tugas yang tidak semua dewan bisa lakukan,” cetusnya.

Senada, tokoh masyarakat setempat, I Nengah Sudira, menyampaikan apresiasinya kepada Paman Yani. Lantaran ia menilai, sangat jarang unsur pimpinan yang mau terjun langsung ke desa walaupun hanya sekedar berkunjung.

“Apalagi sampai mau duduk bersama dengan warga dan menyampaikan wawasan tentang kebangsaan seperti yang dilakukan Paman Yani. Ini suatu kebanggaan bagi kami warga Desa Madu Retno,” ungkapnya.

Terlebih, lanjut Nengah, warga Desa Madu Retno terdiri dari tiga suku yakni Bali, Banjar dan Jawa. Wawasan kebangsaan menurutnya sangat diperlukan bagi warga agar tidak menimbulkan perpecahan.

“Melalui wawasan kebangsaan dari Paman Yani, saya berharap perbedaan yang ada di desa ini dapat menjadi suatu keanekaragaman dalam satu wadah yakni Bhinneka Tunggal Ika,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Persiapkan Sidang 10 ODCB

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, tengah mempersiapkan sidang Pemeringkatan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB)

Kepada wartawan, Kepala Bidang Kebudayaan, melalui Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah, pada Rabu (20/9) mengatakan, dari hasil konfirmasi dan rapat google meat, pada Senin (18/9) tadi, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan sidang sebanyak 10 usulan Objek Diduga Cagar Budaya, dengan empat Kabupaten, yaitu Kabupaten Kotabaru, Tanah Bumbu, Tapin dan Kabupaten Banjar. Ia mengapresiasi peran dari Pemerintah Daerah yang antusias untuk mengusulkan, Pemeringkatan ODCG dari tingkat Kabupaten, hingga dinaikkan ke Provinsi Kalsel.

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah

“Tiga Kabupaten seperti Kotabaru, Tanah Bumbu, Tapin masih belum memiliki Tim Ahli Cagar Budaya Bersertifikasi. Sehingga, akan dibantu sepenuhnya oleh Tim Ahli Cagar Budaya Sertifikasi Kalsel. Sedangkan dari Kabupaten Banjar sudah lama memiliki TACB Bersertifikasi,” katanya panjang lebar

Disampaikan Arry, untuk persyaratan yang harus disiapkan dalam mengusulkan menjadi Objek Diduga Cagar Budaya, ada beberapa dilengkapi diantaranya sejarah objek itu, kajian ilmiah, dan kelengkapan naskah akademik, karena akan dibahas secara detail bersama Tim Ahli Cagar Budaya Sertifikasi Kalsel.

“Sidang Pemeringkatan Cagar Budaya di tingkat Provinsi, kami rencanakan dalam waktu dekat ini,” katanya

Lebih lanjut Arry menambahkan, saat ini total sementara Cagar Budaya Pemeringkatan Provinsi ada sebanyak 10 buah yang tersebar di Kabupaten dan Kota, diantaranya Rumah Gudang, Makam Surgi Mufti, berlokasi di Jalan Sungai Jingah Banjarmasin, kemudian Rumah Balai Bini di Kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur, dan dua Rumah adat Khas Banjar di Telok Selong, Kabupaten Banjar.

“Adanya Pemeringkatan CB ini, dari sebelumnya di tingkat Kabupaten/Kota, dinaikkan menjadi peringkat Provinsi Kalsel, ke depannya dapat memberikan perlindungan dan pelestarian terhadap Cagar Budaya,” tutupnya

Untuk diketahui, Cagar Budaya di Kalimantan Selatan, secara keseluruhan ada sebanyak 600 lebih, baik yang bergerak maupun tidak bergerak, tersebar di Kabupaten dan Kota. Sedangkan untuk di Museum Perjuangan (Wasaka) ada sekitar 448 buah benda koleksi bersejarah. (NHF/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Gelar Pekan Raya

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menggelar Pekan Raya Banjarmasin Tahun 2023, dikawasan Siring Piere Tendean, Jumat (22/9). Dibuka Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Dalam sambutannya Ibnu, mengajak pengunjung Pekan Raya Banjarmasin, untuk membeli produk pengrajin.

“Setelah melihat produk hasil pelaku UMKM tersebut, maka pengunjung hendaknya dapat membeli,” ucap Ibnu.

Sehingga, lanjutnya, pengunjung turut membantu perputaran perekonomian para pengrajin UMKM di Kota Banjarmasin.

“Pemerintah Kota Banjarmasin terus mengajak warga, tidak hanya melihat lihat saja, pada Pekan Raya Banjarmasin ini, tetapi dapat melakukan pembelian,” ujar Ibnu.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin Isa AnshariAnshari mengatakan, Pekan Raya Banjarmasin ini merupakan salah satu kegiatan dalam Rangkaian Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497.

Pekan Raya Banjarmasin ini dilaksanakan selama 4 hari, dari 21 sampai 25 September 2023.

“Diikuti Dekranas Se Provinsi Kalimantan Selatan, pelaku UMKM, serta lainnya,” ucapnya.

Sedangkan, Ketua Harian Dekrasda Provinsi Kalimantan Selatan Mahyuni mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan Pekan Raya Banjarmasin oleh Pemerintah setempat.

“Karena, memberikan kesempatan kepada seluruh pelaku industri kerajinan di Kalsel, untuk mempromosikan produknya masing masing daerah,” ungkap Mahyuni.

Tentunya, lanjut Mahyuni, bentuk dukungan yang diberikan oleh Dekrasda Provinsi Kalimantan Selatan, yaitu, dengan membuka stand pada Pekan Raya Banjarmasin tersebut. (ADV/SRI/RDM/RH)

Pemprov dan TVRI Kalsel Tandatangani MoU Untuk Penayangan Film di Gedung Layanan Teater

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum Of Understanding) tentang pinjam pakai materi audio visual dengan TVRI Kalsel.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani (kiri) dan Kepala TVRI Kalsel, Hari Setiya (kanan)

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie dan Kepala TVRI Stasiun Kalsel, Hari Satya di Gedung Teater Perpustakaan Palnam, Banjarmasin, Jum’at (22/9).

Suasana Nobar Film Aluh Idut di Gedung Teater Perpustakaan Palnam

Tidak hanya melakukan penandatanganan nota kesepahaman, pada kesempatan tersebut Kepala Dispersip Kalsel dan Kepala TVRI Stasiun Kalsel beserta jajarannya juga melaksanakan nonton bersama film dokumenter Pahlawan Kalsel “Aluh Idut”.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengucapkan terimakasih atas kesediaan TVRI Kalsel untuk bekerjasama pinjam pakaikan produksi audio visualnya untuk diputarkan di Gedung Teater Perpustakaan Palnam.

Ia meyakini film-film tersebut akan sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan khususnya tentang kebudayaan Kalsel kepada generasi muda di masa sekarang.

“Alhamdulillah hari ini kita laksanakan penandatanganan nota kesepahaman dengan TVRI Kalsel, ada 17 film yang dipinjam pakaikan ke kita dengan berbagai macam kategori seperti film anak, dokumenter, dan features” katanya.

Lebih lanjut, menurut Nurliani, pemutaran film produksi TVRI Kasel ini rencananya akan dilakukan bersamaan dengan pemutaran film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.

Mengingat jadwal pemutaran film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Gedung Teater Perpustakaan Palnam ini sangat padat dimana tercatat sebanyak 5.400 pendaftar hingga Desember mendatang.

“Sebenarnya kita ingin menjadwalkan pemutaran film dari TRVI ini seperti film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, tetapi karena jadwal pemutaran Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari sangat padat sampai Desember, jadi kita sisipkan saja pemutaran film dari TRVI sebelum pemutaran film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari” jelasnya.

Sementara itu, Kepala TVRI Kalsel, Hari Satya menambahkan bahwa kerjasama dengan Dispersip Provinsi Kalsel ini menjadi kebanggaan bagi TVRI Kalsel. Apalagi film-film tersebut akan diputar untuk anak usia sekolah, sehingga sangat bagus bagi perkembangan mereka.

“Kerjasama ini merupakan yang pertama hingga Desember mendatang. Meskipun begitu kami pasti akan evaluasi, dan kami selalu bersedia mambantu Dispersip Kasel untuk meningkatkan literasi generasi muda kita,” tuturnya.

Tidak hanya kerjasama pinjam pakai produksi audio visual, Hari juga berharap ke depan pihak bisa berkerjasama dengan Dispersip Kalsel dalam hal produksi film.

“Karena format kita dengan Dispersip Kalsel berbeda, akan lebih bagus jika ke depan bisa bekerjasama dalam tahap produksi sehingga kita bisa menentukan tema bersama-sama, film seperti apa yang cocok untuk di putar di Dispersip Kalsel,” tambahnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version