Dukung Jurnalisme Berkualitas, Diskominfo Provinsi Kalsel Gelar Optimalisasi Pers Digital

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel Menggelar Optimalisasi Pers Digital Bagi Komunikasi Pemerintah, di Kantor Badan Penghubung Kalimantan Selatan di Jakarta, Rabu (6/3).

Suasana kegiatan Optimalisasi Pers Digital bagi Komunikasi Pemerintah oleh Diskominfo

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim dalam sambutannya sekaligus membuka acara tersebut mengatakan, kegiatan ini untuk mendukung upaya Kabupaten/Kota sebagai mitra pers dan bagian dari pemerintah yang memiliki tanggungjawab untuk mendukung jurnalisme berkualitas.

Kepala Diskominfo Prov. Kalsel, M. Muslim

“Artinya bagaimana kita dapat menjadi regulator, sekaligus pelaksana jurnalistik yang sesuai dengan nilai-nilai demokrasi Pancasila,” katanya.

Muslim menyampaikan, seiring dengan perkembangan zaman, dunia pers juga tidak luput dari permasalahan maupun tantangan yang dihadapi, seperti digitalisasi dan penyebaran hoaks yang berdampak terhadap bisnis media dan kualitas produk jurnalistik.

“Kita ketahui bersama, lahirnya Perpres Nomor 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas, menjawab sebagian permasalahan media massa di era digital saat ini,” ujarnya.

Muslim berharap Kegiatan ini dapat membantu dalam mengendalikan berita hoaks terutama di media digital.

“Kita juga perlu memperhatikan kredibilitas media massa digital, yang sedang atau akan bekerja sama dengan kita, terutama terkait verifikasi perusahaan pers oleh dewan pers, ini perlu kita pelajari lebih detail lagi,” tutupnya.

Untuk diketahui Kegiatan yang diselenggarakan satu hari tersebut diikuti oleh beberapa perwakilan Diskominfo Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Selatan dengan jumlah peserta sekitar 50 orang, pada kegiatan tersebut juga ditutup dengan pemberian Cinderamata khas Kalsel kepada Ketua Dewan Pers Nasional, Ninik Rahayu sebagai Narasumber. (Diskominfo-BDR/RDM/RH)

Kenalkan Mitigasi Bencana Untuk Pokdarwis, Pemprov Kalsel Gelar Pelatihan

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Wisata Kabupaten dan Kota, kali ini sasarannya adalah Kelompok Sadar Wisata Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Mugeni, saat membuka pelatihan pada Kamis (7/3) mengatakan, guna menciptakan objek wisata sesuai dengan tujuh unsur Sapta Pesona yakni Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah dan Kenangan, pihaknya kembali menggelar Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Pariwisata Kabupaten/Kota, tetapi khusus kali ini pesertanya Kelompok Sadar Wisata Kabupaten Banjar, dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Mugeni

Setelah sebelumnya berjalan lancar bersama Kabupaten Batola dan Kota Banjarmasin.

“BPBD Kalsel kita gandeng untuk menyampaikan materi tentang mitigasi bencana sejak dini,” ucapnya.

Disampaikan Mugeni, setelah di dua Kabupaten dan Kota, pihaknya merencanakan ke Kabupaten dan Kota lainnya, yang belum diberi pelatihan, agar sama-sama mengetahui mitigasi bencana. Dimana, sangatlah penting diketahui oleh para peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), di seluruh objek wisata.

“Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman, bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Raden Suria Fadliansyah, menambahkan, kegiatan ini sangatlah tepat, untuk memberikan kesadaran bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), tentang pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung diobjek wisata. Hal ini menyesuaikan dengan misi Gubernur Provinsi Kalsel, Sahbirin Noor, dalam rangka menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan bencana. Ia berharap, pengelola objek wisata hendaknya memahami peta rawan bencana dengan mengenali kondisi lingkungan sekitar, terutama berbagai ancaman dengan cara mulai mempersiapkan strategi, mengetahui masalah dan memiliki solusi.

Kepala BPBD Kalsel, Raden Suria Fadliansyah

“Kita tidak hanya memberikan teori, juga praktek langsung, terkait teknik pertolongan pertama kepada korban bencana atau tenggalam, oleh Staf BPBD Provinsi Kalsel,” tutupnya

Untuk diketahui, kegiatan kali ini menghadirkan beberapa Narasumber diantaranya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, Raden Suria Fadliansyah, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar, Irwan Jaya, diikuti peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Banjar, bertempat di salah satu Hotel Berbintang di Kabupaten Banjar. (NHF/RDM/RH)

Persentase Keikutsertaan KIA dari Tahun ke Tahun Semakin Meningkat

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Badan Riset Inovasi Daerah (Brida) Kalsel, kembali menggelar Ajang Kalsel Innovation Award (KIA) 2024, bertempat di Gedung Idham Chalid Perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Kamis (7/3).

Penyelenggaraan Kalsel Innovation Award, merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel, dalam membentuk ekosistem inovasi yang berkelanjutan di banua. sehingga dapat terwujud tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, yang lebih optimal.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor melalui Staf Ahli bidang Hukum dan Politik, Adi Santoso menyampaikan, penyelenggaraan Kalsel Innovation Award merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam membentuk ekosistem inovasi yang berkelanjutan di banua. Sehingga dapat terwujud tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih optimal, di tengah tuntutan zaman yang serba cepat dan dinamis.

Staf Ahli bidang Hukum dan Politik (kanan) bersama PLT Kepala BRIDA Kalsel (kiri)

“Inovasi menjadi kunci akselerasi daya saing daerah, dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Adi.

Ia menambahkan, perkembangan inovasi di Kalsel terus memperlihatkan kemajuannya. hal ini ditandai dengan program-program SKPD yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat juga pembangunan lingkungan.

“Kita berharap, progres ini bisa kita terus jaga, bahkan kita dorong untuk menginspirasi kemunculan terobosan baru lainnya,” lanjut Adi.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2024 ini gelaran kalsel innovation award terdiri dari kategori: inovasi tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, dan inovasi masyarakat umum.

Sementara itu, PLT Kepala BRIDA Provinsi Kalsel, Hadi Safitri menyampaikan, Kegiatan Kalsel Innovation Award Tahun 2024, merupakan salah satu komitmen Kalimantan Selatan, dalam meningkatkan penilaian indeks inovasi daerah di banua. berangkat dari Undang – Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Pemerintah nomor 38 tahun 2018, dan juga Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 104 tahun 2018.

“Gelaran Kalsel Innovation Award ini, merupakan apresiasi terhadap semangat dan keberhasilan inovator – inovator daerah, dalam hal ini unsur Pemerintahan yang meliputi seluruh ruang lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah se – Kalsel, baik tingkat Provinsi maupun Kab/Kota,” ungkap Hadi.

Hadi menambahkan, partisipasi ke-ikutsertaan Kalsel Innovation Award terus meningkat setiap tahunnya, menarik jika melihat persentase keikutsertaan peserta Kalsel Innovation Award tahun 2023 yakni sebesar 79%, dan kami berharap gelaran tahun 2024 ini, persentase keikutsertaan seluruh peserta dapat meningkat signifikan secara kualitas dan juga kuantitas agar tercapainya iklim inovasi yang berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

“Gelaran Kalsel Innovation Award tahun 2024 ini, juga akan dilaksanakan dengan metode pengumpulan data inovasi berbasis sistem, agar Kalimantan Selatan memiliki sebuah ekosistem data inovasi yang diharapkan ter-integrasi dari hulu sampai hilir,” tutup Hadi. (MRF/RDM/RH)

Dinsos Kalsel Bagikan 7 Ribu Paket Makanan Siap Saji Untuk Jamaah Haul ke 4 Guru Zuhdi

BANJARMASIN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan kembali membuka Posko pelayanan dapur umum lapangan bagi Jamaah Haul ke 4 Guru Zuhdi di halaman salah satu perguruan tinggi swasta, Kamis (7/3).

Suasana Pelayanan Dapur Umum Lapangan Dinsos Kalsel

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi menjelaskan sesuai dengan arahan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, pelayanan dapur umum lapangan ini sebagai salah satu bentuk partisipasi Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinsos agar turut membantu pelaksanaan kegiatan Haul ke 4 Guru Zuhdi.

Kabid Penanganan Bencana Dinsos Kalsel

“Insya Allah mulai sore hingga malam nanti, kita akan memberikan pelayanan dapur umum lapangan sebanyak tujuh ribu paket makanan siap saji yang akan dibagikan kepada jamaah dan relawan yang ikut berpartisipasi, baik itu pengamanan, mengatur lalu lintas dan lain sebagainya dalam rangka kelancaran pelaksanaan Haul,” jelasnya.

Achmadi mengungkapkan total petugas gabungan yang dikerahkan sebanyak 200 orang yang melayani kebutuhan jamaah Haul ke 4 Guru Zuhdi.

“Para petugas berasal dari Taruna Tanggap Bencana (Tagana), Pramuka Peduli Kwarda Kalsel, karyawan/karyawati Dinsos Kalsel, Posko Induk Majta, masyarakat sekitar lokasi dapur umum, karyawan/karyawati STKIP Sabilal Muhtadin, serta relawan lainnya,” terangnya.

Achmadi menambahkan ribuan paket makanan siap saji dengan menu Bumbu Bali Ikan dan Telur ini dibagikan ke beberapa titik lokasi, terutama di jalan utama yaitu Jalan Malkon Temon dan Jalan Mesjid Jami Sungai Jingah.

“Kita bagikan makanan kepada para relawan mulai siang tadi dan sore dibagikan kepada para jamaah,” ungkapnya.

Di samping itu, lanjut Achmadi, Dinsos Kalsel juga menyiapkan Tim Kesehatan beserta mobil ambulans yang siap melayani jamaah haul yang sakit dan darurat. (NRH/RDM/RH)

Pimpin Kick Off Penanaman di RTH KAPET Batulicin, Paman Birin Tanam 4.000 Bibit Jabon

TANAH BUMBU – Menanam pohon adalah hal yang sangat penting, karena setiap batang pohon adalah peduli kita terhadap lingkungan.

Pesan ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, pada kegiatan Penanaman Pohon Serentak Seluruh Indonesia sekaligus Kick Off Penanaman di RTH Kawasan Perindustrian (KAPET) Batulicin, Tanah Bumbu, tahun 2024, pada Kamis (7/3).

Sekdaprov Kalsel mewakili Gubernur Kalsel, melakukan penanaman pohon di KAPET Batulicin pada Kamis (7/3)

Sebanyak 4.000 bibit Jabon ditanam di lahan seluas 5 hektar, pada kegiatan yang juga dihadiri Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq, Bupati Tanah Bumbu M. Zairullah Azhar, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra, para kepala UPT Kementerian LHK, perwakilan KPH lingkup Dishut Kalsel, Pramuka Kwartir Tanah Bumbu, perwakilan perusahaan serta pelajar di Kabupaten Tanah Bumbu. Dimana kegiatan penanaman ini akan terus dilanjutkan hingga seluas 80 kektar di wilayah KAPET Batulicin.

Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup melakukan penanaman pohon didampingi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel

Dalam sambutannya, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) juga menyampaikan, bahwa kegiatan penanaman atau revolusi hijau, adalah upaya mitigasi dan adaptasi dalam mengantisipasi perubahan iklim.

Sementara itu, dalam sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dibacakani Dirjen PKTL, menyampaikan akan pentingnya menanam pohon untuk lingkungan.

“Kita melaksanakan penanaman sebagai upaya untuk memperbaiki lingkungan dengan cara memperbanyak pohon dan untuk memberikan wawasan terhadap masyarakat umum, dan ini adalah langkah positif untuk melindungi lingkungan kita,” ucap Hanif Faisol Nurofiq.

Sedangkan dalam laporannya, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Fathimatuzzahra menyampaikan, bahwa Penanaman Pohon Serentak Seluruh Indonesia sekaligus Kick Off Penanaman di RTH Kawasan Perindustrian (KAPET) Batulicin ini, sekaligus memperingati hari Bakti Rimbawan yang ke 41.

“Mudah-mudahan bisa menjadi pemicu semangat untuk terus menanam,” harapnya.

Fathimatuzzahra juga berharap bahwa apa yang sudah dilaksanakan hari ini bisa dijaga dan dipelihara pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. (DISHUT.KALSEL-RIW/RDM/RH)

Masyarakat Kalsel Diajak Lakukan Pencegahan Daripada Pengobatan Ginjal

BANJARMASIN – Pada Peringatan Hari Ginjal Sedunia Tahun 2024 ini, masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan diajak untuk dapat melakukan pencegahan daripada pengobatan penyakit ginjal.

RSUD Ulin Banjarmasin bersama instalasi hemodialisis memperingati Hari Ginjal Sedunia, diawali dengan upacara bersama dan ditandai pelepasan balon ke udara oleh Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin didampingi Kepala Instalasi Hemodialisis RSUD Ulin Banjarmasin Enita Rachmawati Kurniaatmaja, halaman IPSRS RSUD Ulin Banjarmasin, pada Kamis (7/3).

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Ginjal Sedunia yang dimulai sejak 4 sampai 7 Maret 2024,” ungkap Diauddin.

Dan, lanjutnya, Peringatan ini bertujuan, untuk mengedukasi masyarakat agar lebih perduli terhadap kesehatan ginjal mereka.

“Diperingatinya Hari Ginjal Sedunia ini karena di RSUD Ulin Banjarmasin terdapat pasien ginjal sebanyak 400 pasien,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Selatan turut memperingati Hari Ginjal Sedunia di RSUD Ulin Banjarmasin.

Dipimpin Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Raudhatul Jannah, dengan memberikan bingkisan kepada pasien ginjal yang tengah menjalani cuci darah, di ruang hemodialisis RSUD Ulin Banjarmasin.

Ketua TP PKK Kalsel Raudhatul Jannah

“Kepada masyarakat di Banua, untuk dapat menjaga kesehatan ginjal mereka. Dengan mengkonsumsi makanan sehat,” ucap Raudhatul Jannah.

Mengingat, lanjutnya, masyarakat di Banua ini memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi garam, lemak, serta penyedap rasa.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk dapat melakukan pencegahan dari pada mengobati.

“Kami menghimbau agar warga dapat melakukan pencegahan daripada pengobatan,” ucapnya.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Kesehatan Ginjal, di Aula Lt 8 Gedung Ulin Tower. Dengan tujuan, memberikan edukasi kepada masyarakat awam agar mengetahui bahaya dari penyakit ginjal tersebut. (SRI/RDM/RH)

Berbaur dengan Jemaah, Paman Birin Ziarah Makam Datu Kalampayan

BANJAR – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor berziarah ke makam ulama Banua Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan, pada Kamis (7/3) dinihari.

Gubernur Kalsel saat berziarah ke makam Datu Kalampayan pada Kamis (7/3) dinihari

Rutinitas ziarah ke makam wali Allah memang menjadi kebiasaan Gubernur dua periode ini.

Bertolak dari kediaman Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (7/3) dinihari, Paman Birin berserta rombongan menuju ke kubah Datu Kalampayan di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar dengan melewati jalan Syekh Arsyad Al Banjari.

Sesampainya di kubah Datu Kalampayan, Paman Birin pun berbaur dengan para warga dan jemaah ziarah lainnya.

Mengingat mendekati bulan Ramadan, kubah Datu Kalampayan pun selalu ramai dikunjungi para peziarah, baik pagi hingga malam hari.

Didepan Kubah Datu Kalampayan, Paman Birin bersama rombongan turut melakukan pembacaan tahlil dan ditutup dengan doa bersama.

Bagi Paman Birin, Banua bersyukur memiliki ulama kharismatik Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampayan dan Guru Sekumpul.

“Alhamdulilah, menjelang Ramadan, ulun berkesempatan ziarah ke Makam Datu Kalampayan. Kita bersyukur, Banua memiliki ulama seperti Datu Kalampayan dan Guru Sekumpul,” kata Paman Birin.

Untuk menuju ke kubah Datu Kalampayan pun, ungkap Paman Birin sekarang lebih mudah. Terlebih lagi, setelah jalan Syekh Arsyad Al Banjari diresmikan dan bisa digunakan.

Dimana, akses jalan itu merupakan jalur akses baru bagi peziarah menuju kubah Datu Kalampayan di Desa Kalampayan Tengah Kecamatan Astambul mulai dari jalan Martapura Lama melewati Desa Sungai Kitano dan Dalam Pagar Ulu di Kecamatan Martapura Timur.

Sebelumnya mayoritas peziarah ke kubah Datu Kalampayan melewati Pasar Astambul di Jalan Ahmad Yani.

Paman Birin mengatakan dengan adanya akses jalan baru menuju makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan, berdampak positif bagi masyarakat sekitar dan para peziarah.

“Akses jalan menuju kubah Datu Kalampayan semakin mudah dan semoga menjadi berkah bagi kita semua,” ungkap Paman Birin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Gelar Rakor, Pemprov Kalsel Upayakan Kesejahteraan Masyarakat Desa

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel, menggelar rapat koordinasi dan forum konsultasi publik, pemberdayaan masyarakat dan desa tahun 2024.

Rakor tersebut dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarbaru, Rabu (6/4), dan dibuka oleh Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel Faried Fakhmansyah, yang diwakili Sekretarisnya, Raden Mas Ernato Surya Jaya.

Kasubag Perencanaan dan Pelaporan, Dinas PMD Provinsi Kalsel Tutuk Munikah

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel, melalui Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Tutuk Munikah menyampaikan, agenda ini merupakan forum silaturahmi antara jajaran aparatur Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan dengan jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten/Kota Se-kalimantan Selatan dan SKPD di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, agar terbangun soliditas dan sinergitas dalam mewujudkan rencana program dan kegiatan antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten yang tertuang dalam rencana kerja, selain itu juga untuk mendukung pencapaian target pembangunan Nasional.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas sinkronisasi dan sinergitas pada proses penyusunan program dan kegiatan di tahun berikutnya,” ungkap Tutuk.

Dinas PMD Provinsi Kalsel berperan memfasilitasi masyarakat melalui pengembangan berbagai program pembangunan yang sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat agar terciptanya peningkatkan kemajuan dan kemandirian masyarakat di dalam proses mensejahterakan masyarakat dan menurunkan kemiskinan.

“Dari Rakor ini, diharapkan dapat terbangun soliditas dan sinergitas,” lanjutnya

Target tersebut menurutnya, tergambarkan dalam komitmen nasional melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). Yang menjadi indikator kinerja utama dengan keselarasan tujuan antara program dan kegiatan Kementerian, PMD Provinsi dan Kabupaten serta dukungan stakholder lainnya.

“Berbagai hasil perkembangan kemandirian desa diukur melalui Indeks Desa Membangun (IDM) dan selama tiga tahun terakhir, nilai IDM provinsi kalimantan selatan terus meningkat,” ungkap Tutuk.

Untuk diketahui, tahun 2021 lalu nilai IDM Provinsi Kalsel sebesar 0,6472 berada pada status Berkembang dan tidak ada satu kabupaten yang berada pada status maju serta semua berada pada status berkembang, sedangkan tahun 2022 nilai IDM naik menjadi 0,7105 berada pada status Maju dan terdapat tujuh kabupaten dengan IDM status Maju serta empat kabupaten dengan IDM status Berkembang dan tahun 2023 nilai IDM naik menjadi 0,7480 berada pada status Maju maka seluruh kabupaten di Provinsi Kalsel status Maju.

Tidak hanya itu, berbagai prestasi juga banyak diraih dan tidak terlepas dukungan dari Dinas PMD Kabupaten/Kota. Prestasi tersebut diantaranya, Bhumandala Award Tahun 2023 atas Keberhasilan dalam Penetapan Batas Desa dan kelurahan, BUMDesa bersama Surya Maju Abadi di Tapin, sebagai Juara I Nasional BUMDesa Inspiratif kategori BUMDesa bersama Cepat Tumbuh serta Penghargaan Penyaluran Dana Desa Tercepat Nasional. (MRF/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Apresiasi Digelarnya PORWADA II Tahun 2024

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mengapresiasi gelaran Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) sebagai ajang bagi daerah ini mempersiapkan menuju Porwanas 2024.

Kepada sejumlah wartawan, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kalsel, Agus Dian Nur, mewakili Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, usai membuka gelaran Porwada II tahun 2024, di GOR Kompetem, kawasan Gatot Subroto Banjarmasin, pada Rabu (6/3).

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kalsel, Agus Dian Nur, saat diwancara awak media

Agus mengatakan, dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat menjaring bakat hebat dari para wartawan untuk nantinya menjadi perwakilan Kalsel di Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tahun 2024, pada Agustus mendatang.

“Mulai sekarang dapat dipersiapkan berbagai bakat dan kemampuan dari para wartawan,” katanya

Ia menyampaikan, Porwada kali ini, memberi kesempatan tidak hanya lomba juga mempererat tali silaturahmi antar sesama wartawan, memupuk semangat berkompetisi yang sehat, guna mencari para pemenang. Mengingat, pada pelaksanaan Porwanas 2022 lalu, kontingen Kalsel berhasil menduduki peringkat enam besar.

“Kami ingin atlet dipersiapkan lebih matang, apalagi sebagai tuan rumah dengan target Juara III besar atau Peringkat I,” jelas Agus

Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, didampingi Ketua Panitia Porwada 2 PWI Kalsel, Didin Ariadi

Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, menambahkan, pihaknya mengapresiasi Porwada Kalimantan Selatan ini telah didukung sepenuhnya Pemerintah Provinsi Kalsel. Dalam rangka menjaring atlet potensial pada Porwanas 2024 mendatang, diikuti peserta seleksi sekitar 125 orang untuk cabang olahraga Tenis Meja, Domino, E-sport, Biliar, Catur, serta Karya Jurnalistik Reportase Radio.

“Mari tunjukkan segala kemampuan, demi mencapai hasil maksimal ketiga berlaga di Porwanas,” pintanya

Lebih lanjut Helmi menambahkan, pihaknya berupaya merealisasikan target tersebut, dengan cara mempertahankan cabang yang mendapatkan medali dan menambahkan cabang lain, untuk memperoleh medali yaitu lomba reportase radio dan fotografi. Kedua
cabang ini akan dimaksimalkan, persiapan mulai 5 – 6 bulan kedepan.

“Untuk pelatih-pelatihnya mempunyai kemampuan yang handal, saya optimis target itu dapat dicapai,” tutup Helmie

Untuk diketahui, ada tiga venue pertandingan lima cabang olahraga pada Pekan Olahraga Wartawan Daerah kali ini, yaitu di Gedung PWI Kalsel, GOR Tenis Meja Kompeten dan salah satu tempat Biliar di Kawasan Sultan Adam. (NHF/RDM/APR)

Gubernur Kalsel Lantik 65 Pejabat Di Lingkup Pemprov

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor melantik sebanyak 65 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (6/3).

Dalam Sambutannya, gubernur mengatakan, pelantikan ini merupakan wujud kepercayaan dan amanah yang diberikan untuk menjalankan dan mengawal jalannya roda pemerintahan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Saya juga mengapresiasi dedikasi dan pengabdian saudara dalam mengemban tugas dan tanggung jawab selama ini karena telah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kalimantan Selatan,” katanya.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, saat menyampaikan sambutan

Sahbirin menambahkan, seorang pejabat struktural, memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan jalannya program dan kegiatan pembangunan sesuai dengan target-target yang telah ditetapkan.

“Jabatan ini merupakan ujian sesungguhnya, di mana kompetensi kepemimpinan saudara-saudara sekalian digunakan untuk memaksimalkan sumber daya dan potensi organisasi dalam mencapai tujuan pembangunan Kalimantan Selatan yang kita cita-citakan bersama,” ujarnya.

Pada momen tersebut Sahbirin juga menekankan kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan dan manajemen organisasi membangun sinergi dan kerjasama yang solid dengan seluruh jajaran, serta dengan pemangku kepentingan lainnya.

“Jadilah teladan dalam menegakkan integritas, menghindari korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta senantiasa memprioritaskan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan,” tegasnya.

Suasana Pelantikan Pejabat di Lingkup Pemprov Kalsel

Ia juga mengimbau agar para pejabat yang dilantik bisa lebih responsif terhadap aspirasi dan kebutuhan masyarakat, serta memberikan ruang bagi partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan program pembangunan.

“Kepada pejabat yang baru dilantik agar dalam menjalankan tugas sehari-hari harus konsisten dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik seperti Kesetaraa, Responsif, Transfaransi, Akuntabilitas dan Partisipasi Masyarakat,” tutup Sahbirin Noor.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalsel, Dinansyah mengatakan, pelantikan ini guna mengisi sejumlah kekosongan pejabat yang ada di sejumlah instansi, agar tidak menggangu proses pelayanan kepada masyarakat.

“Hari ini yang kita lantik sebanyak 65 orang pejabat terdiri dari 1 Pejabat Tinggi Pratama, 25 Pejabat Administrator, dan 39 Pejabat Pengawas. Kita tidak menginginkan suatu organisasi itu berlama-lama kosong untuk pejabat Administrator dan Pengawas, sehingga kita laksanakan pelantikan ini, agar pelayanan kepada masyarakat juga bisa optimal,” ungkapnya. (BDR/RDM/APR)

Exit mobile version