Meski Refocusing, DPRD Banjarmasin Meminta Program Pembangunan Tetap Berkesinambungan

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta meski terjadinya Refocusing, seluruh program pembangunan tetap dijalankan secara berkesinambungan.

Kepada sejumlah wartawan, Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, Muhammad Isnaini, pada Jumat (17/5) mengatakan, saat ini ada sebagian SKPD yang belum melaksanakan program pembangunan, dengan alasan terkendala keterbatasan anggaran, karena dampak dari refocusing anggaran 2023. Ia berharap, jangan sampai menjadi alasan di tahun 2024.

“Kami ingin pembangunan tetap berjalan optimal di lapangan,” ucapnya

Ia menyampaikan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Banjarmasin mendapatkan anggaran APBD Kota Banjarmasin mencapai 2,1 Trilyun dalam rangka melaksanakan kegiatan tugas pokok dan fungsinya sebagai penyedia layanan publik. Sedangkan, Refocusing hanya 348 miliar, ini artinya masih banyak anggaran untuk merealisasi kegiatan pokok yang sudah diprogramkan.

“Refocusing bukan alasan tidak melakukan pekerjaan,” pintanya

Lebih lanjut Isnaini menambahkan, selama ini Pemerintah kota Banjarmasin juga telah menerima anggaran dari Pemerintah Pusat, maka dana itu dapat digunakan untuk belanja dalam melaksanakan pembangunan di kota seribu sungai. Namun, kalau masih belum bisa merealisasikan program, hendaklah segera digelar diskusi dengan pihak legislatif.

“Pembangunan di Banjarmasin ini harus semakin maju dan terdepan dari kota besar lainnya,” tutup Isnaini. (NHF/RDM/APR)

Pemko Banjarmasin Peringati Proklamasi Gubernur Tentara ALRI

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin Memperingati Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan atau Proklamasi 17 Mei 1949, di halaman Balaikota Banjarmasin, Jumat (17/5). Upacara dipimpin Sekretaris Dearah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman.

“Perjuangan Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan menjadi pedoman bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ungkap Ikhsan kepada sejumlah wartawan, usai upacara.

Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman

Sehingga, lanjutnya, momen ini diingat kembali bagaimana kesadaran pejuang untuk bersedia, menyatakan diri untuk menjadi bagian NKRI.

“Semangat para pejuang tersebut, dapat menjadi panutan masyarakat saat ini, untuk membangun Kota Banjarmasin,” ujarnya lagi.

Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kota Banjarmasin menandai Peringatan HUT Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan Ke 75, menjadi momentum penting Kalimantan sebagai Ibu Kota Negara Nusantara atau IKN.

“Peringatan HUT ALRI tahun ini sangat penting, karena mengukuhkan Kalimantan sebagai Ibu kota Nusantara,” ujarnya.

Maka, dengan itu membuktikan bahwa Kalimantan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI. (SRI/RDM/APR)

Pimpin FGD, Kadishut Kalsel Bahas Tindak Lanjut Hasil Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Sentra Kayu di Kalsel

Banjarmasin – Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Provinsi Kalsel Fathimatuzzahra, memimpin langsung Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Tindak Lanjut Hasil Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Sentra Kayu di Kalsel yang dilaksanakan di Kantor Pusat Pemasaran Hasil Hutan (PPHH) dijalan Gatot Subroto Banjarmasin, pada Kamis (16/5) pagi.

Kadishut Kalsel menyampaikan, bahwa diskusi ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama Usaha antara HTR Koperasi Tani Gemah Ripah dengan 7 industri pemegang PBPHH Skala Usaha Besar dalam rangka pembangunan sentra kayu di Areal Persetujuan Pengelolaan Perhutanan Sosial di Kalsel.

Kadishut Kalsel saat memimpin FGD

“Hasil dari kerjasama HTR Gemah Ripah dengan 7 industri dari PBPHH ini diharapkan dapat turut serta memenuhi kebutuhan sumber bahan baku industri bagi perusahaan yang melakukan kerjasama dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat melalui operasionalisasi persetujuan perhutanan sosial dalam hal ini Gapoktanhut HTR Gemah Ripah. Rapat hari ini dalam rangka pembahasan upaya tindak lanjut Hasil Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Sentra Kayu Kalsel,” kata Fathimatuzzahra.

Pada kesempatan yang sama, Kasi Iuran dan Penatausahaan Hasil Hutan (IPHH) Dishut Kalsel, Irvan menjelaskan, hasil kegiatan monitoring dan evaluasi yang telah dilaksanakan pada 8 Mei 2024 secara bersama – sama pada lokasi HTR Gemah Ripah di Desa Asam – asam Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut.

“Kesimpulannya, hasil dari monitoring dan evaluasi di lapangan kemarin secara bersama-sama ini menyimpulkan, bahwa berdasar evaluasi penilaian tim untuk oersentase tumbuh rata-rata pada keseluruhan blok yang dikerjasamakan adalah sebesar 75 persen dan selanjutnya agar terus diupayakan pelaksana, supaya capaian persentase tumbuh dari tanaman sesuai kesepakatan dapat mampu mencapai 100 persen, dan untuk itu masih diperlukan pemeliharaan tanaman lanjutan secara intensif berupa penyulaman tanaman serta pemeliharaan lanjutannya untuk meningkatkan persentase tumbuh tanaman,” kata Irvan.

Suasana FGD yang dipimpin Kadishut Kalsel

Lebih lanjut Irvan menjelaskan, bahwa agar kegiatan Pruning segera dilakukan dibeberapa blok yang belum dilakukan pruning.

“Sehingga tidak menggangu pertumbuhan tanamannya karena apabila percabangan terlalu banyak akan mempengaruhi kualitas dan harga jual di industri, begitu pula terhadap penggunaan herbisida agar lebih diperhatikan lagi, karena terlihat di beberapa jalur tanaman ada bagian tanaman yang terkena sehingga menjadi agak kekuningan,” kata Irvan.

Hasil Focus Group Discussion yang dihadiri 7 industri pemegang izin PBPHH, Pejabat Esselon Dishut Kalsel, KPH Tanah Laut dan UPT Kementerian LHK di Kalsel ini selanjutnya akan ditindak lanjuti kedua belah pihak yang bekerjasama melalui fasilitasi Dinas Kehutanan provinsi Kalimantan Selatan, untuk mewujudkan terbangunnya pembangunan sentra kayu di Kalimantan Selatan. (DISHUT.KALSEL-RIW/RDM/APR)

Peringati Puncak HUT Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV, Paman Birin : Terus Gelorakan Semangat Para Pahlawan

HULU SUNGAI SELATAN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, mengikuti upacara peringatan HUT Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang ke 75 di Monumen Proklamasi 17 Mei 1949, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, pada Jum’at (17/5).

Kegiatan ini menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan yang gugur saat memperjuangkan banua.

Sahbirin Noor menyampaikan, Proklamasi 17 Mei merupakan bagian dari sejarah Kalsel, yang tidak akan lekang oleh jaman. Tokoh banua menunjukkan kegigihannya mempertahankan Kalsel, sebagai bagian NKRI. Peringatan Proklamasi ini menjadi sejarah penting, dimana peringatan harus dilaksanakan ditempat proklamasi itu digaungkan pertama kali.

“Marilah kita memghayati semangat juang, karakter tangguh, gigih, disiplin dan pantang menyerah para pejuang. Yang mana itu akan selalu relevan disetiap jaman,” ungkap Paman Birin (sapaan akrabnya).

Menurutnya, momen ini menunjukkan kegigihan toko banua mempertahankan Kalimantan sebagai bagian dari NKRI. Divisi IV Pertahanan Kalimantan adalah bagian dari sejarah dan ini menjadi modal bagi kita yang hidup saat ini.

“Kerjasama dan solidaritas yang dibingkai dalam rasa cinta tanah air menjadi kunci mewujudkan cita – cita kemerdekaan yang sejati,” lanjutnya.

Tak lupa, Paman Birin juga berpesan kepada generasi muda bahwa semangat para pahlawan bisa menjadi modal dasar untuk terus belajar.

“Supaya mereka siap untuk menghadapi tantangan di zaman nya masing – masing,” terangnya.

Gubernur Paman Birin juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, agar mengenang jasa para pahlawan yang gugur, serta mendoakan, agar pahlawan mendapat tempat terbaik disisinya. Raga para pahlawan boleh tiada, namun jasa – jasa mereka harus terus dikenang.

Gubernur kalsel (kanan) saat memberikan tali asih

“Jasa – jasa pahlawan sangatlah mulia, dimana karakter tangguh, gigih, disiplin, harus menjadi landasan dalam menempuh kehidupan” tutupnya.

Pada puncak peringatan HUT Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor bersama stakeholder terkait juga membagikan tali asih, kepada para veteran peran. Selain itu, puncak peringatan juga dihadiri masyarakat, dengan memakai kostum para pejuang terdahulu. (MRF/ RDM/APR)

Dalami Dunia Radio, Mahasiswa Prodi Ilkom Uniska Kunjungi LPPL Abdi Persada FM

BANJARBARU – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abdi Persada 104,7 FM menerima kunjungan dari Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari (MAAB) Banjarmasin Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Komunikasi, di Banjarbaru, Kamis (16/5).

Kunjungan yang berjumlah 63 orang tersebut terdiri dari dosen dan mahasiswa yang bertujuan untuk memberikan wawasan industri radio dan juga penyiaran digital dengan cara praktek.

Dosen UNISKA Banjarmasin Muhari berharap melalui kegiatan kunjungan ini dapat menambah ilmu serta pengalaman terlebih lagi sesuai dengan jurusan mereka yakni Ilmu Komunikasi

Suasana Kunjungan Uniska ke LPPL Abdi Persada FM

“Ini bagian dari explorasi teori yang sudah kami berikan kepada mahasiswa dibangku kuliah, mereka belajar produksi kali ini mereka melihat langsung bagaimana dunia penyiaran dan pemberitaan secara mendalam di Abdi Persada FM,” ucap Muhari.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada LPPL Abdi Persada FM dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan telah memberikan sambutan yang baik atas kunjungan tersebut

“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa dan mudah-mudahan mereka bisa terus menerapkan Ilmu yang didapat serta melalui kunjungan ini dapat lebih memicu bakat dan minat terhadap penyiaran,” ungkapnya

Sementara itu, Plt. Direktur Abdi Persada FM, Endah Puspita Sari mengapresiasi antusias dari mahasiswa UNISKA Program Studi Ilmu Komunikasi yang mengikuti seluruh rangkaian kunjungan ke LPPL Abdi Persada FM, ia juga menilai kegiatan ini sangat penting bagi mereka terlebih lagi untuk generasi muda agar lebih meminati radio

“Saya mewakili seluruh jajaran LPPL Abdi Persada FM sangat berterimakasih atas kunjungan ini, antusias mereka sangat tinggi dengan kegiatan ini diharapkan bisa bermanfaat dan dapat lebih mengetahui Radio yang bukan hanya didengar melainkan juga bisa disaksikan lewat media sosial dan YouTube,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada rangkaian kunjungan tersebut para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan jajaran direksi LPPL Abdi Persada FM mengenai penyiaran serta dapat merasakan secara langsung siaran di kabin siar LPPL Radio Abdi Persada. (BDR/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Bersama Dekranasda Ikuti Pameran Expo Syukuran HUT Ke-44 Dekranas di Solo

SOLO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perindustrian (Disperin) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalsel sebagai pembina Industri Kecil dan Menengah (IKM) mengikutsertakan Pameran Expo dalam Rangka HUT Dekranas ke-44, di salah satu Hotel di Solo, Jawa Tengah.

Selain itu, HUT Dekranas ke-44 dirangkai dengan Rapat Kerja Nasional Dekranas dan Parade Mobil Hias yang telah didukung Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel diikuti TP PKK Kalsel dalam mendukung pariwisata.

Plt Kepala Disperin Provinsi Kalsel, Mursyidah Aminy yang juga Plt Ketua Harian Dekranasda Provinsi Kalsel mengatakan, pihaknya memang membawa dua pelaku IKM dengan memasarkan produk unggulannya masing-masing, termasuk sasirangan.

Produk kerajinan unggulan IKM yang dipamerkan sudah terbukti kualitasnya, seperti produk kain sasirangan dan fashion berbahan sasirangan ready to wear.

Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel, Hj Raudhatul Jannah (Kiri)

“Mudah-mudahan kerajinan produk sasirangan Kalsel bisa lebih menarik minat masyarakat karena kita sudah tahu Sasirangan sekarang sudah terdaftar sebagai warisan budaya sehingga sasirangan terhindar dari adanya pengakuan dari daerah atau negara lain,” kata Mursyidah, Rabu (15/5).

Mursyidah mengungkapkan, pihaknya akan terus menjalankan program Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah (Acil Odah) dalam memajukan potensi produk kerajinan yang bernilai ekonomi untuk peluang usaha.

“Sehingga para pelaku usaha di Kalsel bisa termotivasi dalam mengembangkan produknya agar bisa lebih memperluas jaringan pasar,” tutur Mursyidah.

Diutarakannya, kedepannya akan lebih memotivasi para pelaku IKM dalam mengembangkan sasirangan pewarna alam karena memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

“Kami memang mendukung penuh kepada para pelaku IKM dalam memasarkan produk daerah agar bisa diminati pasar domestik dan pasar ekspor,” tutup Mursyidah. (DISPERIN.KALSEL-MRF/RDM/APR)

Peringati Hari Buku Nasional, Dispersip Kalsel Gelar Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi

Banjarmasin – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi di aula kantor Dispersip Kalsel, Kamis (16/5).

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani menyampaikan sosialisasi budaya baca dan literasi ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional yang jatuh pada 17 Mei 2024.

Dalam kegiatan ini, lanjutnya, Dispersip Kalsel menghadirkan narasumber yaitu Kepala Perpusnas RI Periode 2016-2023 yang kini menjabat sebagai Pustakawan Ahli Utama Muhammad Syarif Bando dan Penulis/Editor, Randu Alamsyah.

Peserta Sosialisasi Minat Baca dan Literasi di aula Dispersip Kalsel

“Jadi kita sangat perlu menggali ilmu dan pengalaman Beliau, bagaimana menumbuhkembangkan minat baca dan literasi di Banua,” jelasnya.

Kepala Dispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung ini menambahkan tema yang diangkat pada kegiatan ini yaitu “Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Potensi Lokal” dengan harapan para peserta dapat memahami cara memanfaatkan sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat di Kalsel.

“Selain itu, melalui kegiatan ini dapat selalu terpromosikan minat baca dan menulis serta perpustakaan di Kalsel,” harapnya.

Sementara itu, Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bando mengungkapkan dalam kegiatan tersebut, rata-rata yang dikeluhkan antara lain kurangnya bahan bacaan. Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk berdiskusi terkait bagaimana menjadi penulis yang baik.

Sosialisasi Minat Baca dan Literasi di aula Dispersip Kalsel

“Mulai menulis dengan melatih para pemula dan juga menulis tentang apa yang paling dekat dengan kita, yaitu SDA, kebudayaan, kearifan lokal, dan ini menjadi modal yang potensial untuk menanamkan kesadaran dan kecintaan terhadap bangsa dan negara,” terangnya.

Syarif juga berharap agar pemerintah daerah lebih memperbanyak buku-buku tentang potensi SDA, budaya dan kearifan lokal agar masyarakat dapat belajar dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan kesejahteraan mereka.

Ratusan peserta dari kalangan pelajar mahasiswa dan masyarakat umum tampak antusias mengikuti sosialisasi budaya baca dan literasi yang dilaksanakan secara on-site dan juga ditayangkan melalui live streaming di channel YouTube Dispersip Prov Kalsel. (NRH/ RDM/APR)

Bus BRT Banjarbakula Beroperasi Kembali

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, telah mengoperasikan kembali Bus BRT Banjarbakula.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi menjelaskan, pada Selasa 14 Mei 2024 lalu, pihaknya sempat menghentikan operasional Bus BRT Banjarbakula, karena terjadi keterlambatan pengantaran biosolar ke SPBU.

Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

“Sempat dihentikan operasional Bus BRT Banjarbakula, sebenarnya tidak karena kelangkaan BBM hanya terjadi keterlambatan pengantaran,” ungkapnya, Kamis (16/5).

Sehingga, lanjutnya, bus yang seharusnya beroperasi jam 9 pagi, tidak bisa dilakukan. Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Namun, pada Rabu 15 Mei 2024 bisa beroperasi kembali untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Fitri berharap, kejadian serupa tidak terulang kembali, dan bus dapat terus berjalan seperti biasanya.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap suplai biosolar terus terjaga, untuk angkutan umum massal di perkotaan di Banua,” ujarnya.

Fitri menjelaskan, untuk BBM yang digunakan bus BRT dan BTS jenis biosolar.

Sehingga tidak adalah terjadi keterlambatan ataupun kekosongan BBM tersebut.

Untuk ketersediaan biosolar akan dibicarakan dengan pihak Pertamina untuk mekanisme lebih lanjutnya.

“Saat ini kami terus melakukan upaya perbaikan perbaikan, untuk peningkatan pelayanan terhadap angkutan umum massal perkotaan tersebut,” ucap Fitri. (SRI/RDM/APR)

Peringati Hari Museum dan HUT Tentara ALRI, Museum Wasaka Kalsel Masuk Sekolah

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, di Bidang Kebudayaan Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, menggelar kegiatan Museum masuk Sekolah.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, melalui Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, Arry Risfansyah, dalam pesan whatsAppnya pada Kamis (16/5) mengatakan, kegiatan Museum masuk sekolah ini, dalam rangka memperkenalkan Museum Wasaka, yaitu sebuah Museum Perjuangan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kemudian memperingati Hari Museum Internasional dan HUT ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan. Di mana,
sangat penting dikenal secara langsung oleh
para peserta didik di Banua.

“Ada empat sekolah yang dikunjungi dari 4 Kabupaten,” ucapnya

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah, saat memberikan sambutan

Disampaikan Arry, empat sekolah yang dikunjungi yaitu SMAN 1 Kelumpang Hilir di Kabupaten Kotabaru, SMKN 1 Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, SMAN 1 Kabupaten Tanah Laut dan ke SMAN 1 Rantau
Kabupaten Tapin. Ia berharap, dengan digelarnya Museum masuk Sekolah ini, para generasi muda akan semakin mengenal sejarah perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan. Di mana, saat ini telah diabadikan melalui berdirinya Museum Wasaka, serta peninggalan berbagai benda-benda koleksi para pejuang Revolusi Fisik tahun 1945 – 1949, yang telah tersimpan dengan rapi di ruang pamer.

Salah satu benda koleksi yang dipamerkan, dalam kegiatan Museum masuk Sekolah

“Program ini menambah minat para generasi muda, untuk mengenal semua benda-benda bersejarah Museum Wasaka Kalsel,” pintanya

Lebih lanjut Arry menambahkan, dalam kunjungan ke empat sekolah ini, pihaknya membawa beberapa benda-benda koleksi yang terkait dengan perjuangan Revolusi Fisik diantaranya Jimat (Alquran kecil, baju bewafak dan rantai babi), peralatan markas (mesin ketik, radio), alat dapur (kenceng), senjata (tobak, pisau belati, pistol dan peluru batu). Kemudian peserta didik diberikan materi oleh Selamet Hadi Trianto.

“Semoga Museum masuk Sekolah ini, dapat semakin menambah wawasan dan pengetahuan oleh generasi muda tentang sejarah perjuangan di Kalsel,” tutupnya.
(MUSEUMWASAKA.KALSEL/NHF/RDM/APR)

Tahapan Seleksi Direksi LPPL Abdi Persada FM Periode 2024-2029 Telah Usai, Peserta Tinggal Menunggu Pengumuman Terpilih

BANJARBARU – Seluruh rangkaian tahapan seleksi calon direksi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abdi Persada 104,7 FM periode 2024-2029 sudah seluruhnya terlaksana, setelah mengikuti berbagai tahapan yakni seleksi Administrasi, Computer Assisted Test (CAT), Uji Psikotes dan Wawancara, peserta kini tinggal menunggu penetapan siapa yang terpilih.

Suasana tahapan Uji Psikotes seleksi direksi LPPL Abdi Persada FM

Ketua Dewan Pengawas LPPL Radio Abdi Persada FM, Anisyah memberikan apresiasi kepada semua peserta yang telah mengikuti tahapan seleksi, sehingga pihaknya memastikan dari 4 calon direksi yang mengikuti seleksi akan dipilih yang terbaik untuk menjadi direktur

Ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM, Anisyah (tengah) didampingi anggota dewan pengawas saat diwawancara

“Tahapan seleksi ini adalah rangkaian untuk menjadi direktur LPPL Abdi Persada FM maka dari itu kami melibatkan berbagai pihak profesional dalam tes dengan harapan mencari satu orang yang terbaik dari semua peserta,” ucapnya, Rabu (15/5)

Anisyah menambahkan semua tahapan tes sebelumnya sudah dilaksanakan dan berjalan lancar tanpa kendala dari pihak panitia maupun para peserta calon direksi

“Hingga saat ini peserta terlihat antusias dan bersemangat mengikuti semua tahapan yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi, tidak lupa pula kami juga berterima kasih kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel telah membantu dan mendukung penuh atas terselenggaranya seleksi ini,” katanya.

Sementara itu, salah seorang peserta calon direksi, Hayatun Nufus, mengucapkan terima kasih kepada semua panitia seleksi yang terlibat karna telah menunjukkan sikap profesional selama sleksi berlangsung

“Mengikuti seleksi calon direksi di LPPL Abdi Persada FM ini sangat berkesan sekali, kami sangat berterima kasih merasakan keprofesionalan semua pihak disini mulai dari panitia hingga penguji, terlebih lagi kepada LPPL Abdi Persada FM,” ungkapnya.

Kesan baik juga dirasakan oleh peserta calon direksi lainnya, Rommy Rakhmat Rezki. Usai tes akhir wawancara ia mengatakan, dari tahapan awal hingga tes selesai ia menilai kinerja seluruh pihak sangat maksimal dalam memberikan kenyamanan serta fasilitas yang baik kepada semua peserta calon direksi

“Kami merasa secara keseluruhan atas semua seleksi yang telah kami lalui sangat puas dimana pihak panitia sangat memperhatikan secara detail setiap tahapan dan sangat profesional dalam menjalankannya,” tutupnya.

Sementara, untuk pengumuman penetapan direksi nantinya akan diinformasikan setelah penilaian semua tahapan yang dilakukan oleh Dewan Pengawas LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM. (BDR/RDM/RH)

Exit mobile version