DPRD Kalsel Pastikan Evaluasi Pemberlakuan Opsen 66 Persen Selama 6 Bulan Kedepan

KAPUAS – Mendekati pemberlakuan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar 66 persen pada 5 Januari 2025 mendatang, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) mencoba menggali informasi ke provinsi tetangga, Kalimantan Tengah, tepatnya ke Kabupaten Kapuas, untuk mengetahui bagaimana tanggapan Pemerintah Daerah dan masyarakat Kapuas terhadap rencana pemerintah pusat tersebut.

Ketua Komisi II yang membidangi Ekonomi dan Keuangan, Muhammad Yani Helmi, saat memimpin langsung rombongan ke DPRD Kabupaten Kapuas mengatakan, kunjungan ini selain untuk menyamakan persepsi dengan provinsi tetangga terkait keputusan pemerintah pusat tentang pajak opsen 66 persen yang akan berlaku di awal tahun 2025, juga sekaligus ingin mengetahui bagaimana tanggapan pemerintah daerah dan masyarakatnya.

“Ternyata di sini (Kalteng) belum ada sosialisasi yang merata barangkali. Sementara di Kalsel sendiri ini sudah jadi pemberitaan yang luar biasa,” kata Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini

Ia menambahkan, Pemprov Kalsel berencana akan tetap memberlakukan kenaikan opsen pajak 66 persen ini yang dibarengi dengan kebijakan dari Gubernur Kalsel, Muhidin dengan memberikan diskon 50 persen untuk pembayaran PKB kepada masyarakat Kalsel selama 6 bulan ke depan.

Meski demikian, Paman Yani menyatakan, setelah 6 bulan ke depan, DPRD Kalsel khususnya Komisi II akan melakukan evaluasi bagaimana pendapatan Pemprop Kalsel dan bagaimana kondisi masyarakat Kalsel apakah terpengaruh secara signifikan terhadap kesejahteraannya.

“DPRD Provinsi Kalimantan Selatan pasti akan mengevaluasi apa yang terjadi, perkembangan dari pajak opsen ini,” jelasnya.

Selanjutnya, Paman Yani menghimbau kepada masyarakat Kalsel agar tetap tenang dan bersabar menghadapi pemberlakukan pajak opsen 66 persen.

Dirinya meyakinkan bahwa DPRD Kalsel akan tetap bersama masyarakat Kalsel untuk terus memperjuangkan agar kenaikan pajak yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan juga pemerintah provinsi tidak membebani masyarakat Kalsel yang kondisi perekonomiannya dirasakan masih sulit.

“DPRD Provinsi Kalsel akan bersama dengan masyarakat untuk mengawal pajak 66 persen ini supaya jangan terlalu tinggi,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Awali 2025 dengan Kebaikan, Bank Kalsel Serahkan Bantuan Rombong Barakah Kepala UMKM Banjarmasin

BANJARMASIN – Bank Kalsel memulai tahun 2025 dengan semangat berbagi melalui program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dengan menyerahkan bantuan Rombong Barakah kepada empat pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) pra sejahtera, di wilayah Kota Banjarmasin. Acara berlangsung pada Jumat (3/1), sebagai bentuk komitmen Bank Kalsel dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor UMKM.

Dirut Bank Kalsel saat menyerahkan bantuan Rombong Barakah

Penyerahan bantuan dilakukan langsung Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, yang secara bergantian memberikan Rombong Barakah kepada Pardi (usaha pentol), Iskandar (usaha pentol), Hayat (usaha gorengan), Obung Abdul Rifal (usaha bubur ayam). Acara tersebut turut disaksikan Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi; Kepala Bank Kalsel Cabang Utama, Suriadi; Kepala Bank Kalsel Cabang Syariah Banjarmasin, Sufian, Kepala Bank Kalsel Cabang Pembantu Duta Mall Banjarmasin, serta perwakilan Divisi Sekretaris Perusahaan.

Setelah penyerahan dilakukan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan, program Rombong Barakah ini adalah wujud nyata kepedulian Bank Kalsel untuk membantu masyarakat pra sejahtera dalam meningkatkan taraf hidup mereka melalui pemberdayaan ekonomi para Mustahik penerima manfaat.

“Bank Kalsel percaya bahwa kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari kontribusi pelaku usaha UMKM. Bantuan Rombong Barakah, menjadi salah satu titik awal yang baik di tahun 2025 untuk membantu dan mendukung UMKM pra sejahtera agar dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga mereka. Bantuan ini bukan hanya sekadar fasilitas fisik, tetapi juga wujud komitmen untuk merangkul semua dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif di Kalimantan Selatan,” ucap Fachrudin.

Sementara itu, perwakilan penerima bantuan rombong barakah yang merupakan pemilik usaha pentol, Pardi mengungkapkan rasa syukurnya, dan terima kasih kepada Bank Kalsel melalui Unit Perngumpul Zakat (UPZ) atas bantuan tersebut.

Dengan bantuan ini, Pardi berharap dapat memulai usaha yang lebih layak dan berharap dapat meningkatkan penghasilan keluarga.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bank Kalsel atas bantuan ini, karena sangat berarti bagi usaha saya dan keluarga. Bantuan ini tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga semangat baru bagi kami untuk terus berusaha lebih keras, sehingga diharapkan mampu menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan ekonomi keluarga kami,” ujarnya.

Untuk Bank Kalsel, Pardi mendoakan terus sukses dan maju, agar dapat terus menjalankan program – program yang dapat membantu banyak UMKM pra sejahtera untuk maju bersama.

Sebagai informasi, bagi donatur yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu yang membutuhkan, dapat ikut berpartisipasi dalam program – program kegiatan yang diinisiasi Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui rekening Bank Kalsel Syariah dengan nomor 6500844928 (Zakat) dan 6500846214 (Infak dan sedekah) atas nama Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel dan untuk konsultasi dan konfirmasi transfer bisa melalui WA Center UPZ Bank Kalsel di nomor 0811505153. (ADV-RIW/RDM/RH)

Tingkatkan Efektivitas Kerja, DPRD Kalsel Sharing Bersama DPRD Kalteng

PALANGKARAYA – Kunjungan kerja Komisi I DPRD Kalimantan Selatan ke DPRD Kalimantan Tengah menjadi momentum penting untuk saling bertukar informasi dan memperkuat sinergi antar dua provinsi.

Fokus dari studi komparasi ini adalah membahas tugas dan fungsi Komisi I, yang mencakup urusan pemerintahan, hukum dan keamanan, pada Jumat (3/1).

Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rais Rohayat mengungkapkan bahwa pembahasan utama pertemuan adalah terkait peran dan kehadiran tenaga ahli dalam mendukung kegiatan komisi di DPRD.

“Kami melihat bahwa di DPRD Kalteng, tenaga ahli telah dimanfaatkan secara optimal sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub). Kami akan mencoba menerapkan hal serupa di DPRD Kalsel untuk meningkatkan efektivitas kerja,” jelasnya.

Suasana Pertemuan Komisi I DPRD Kalsel dan DPRD Kalteng

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kalteng, Pajarudinnor dan Kepala Bagian Persidangan DPRD Kalteng, Giwung beserta jajaran menyambut hangat kunjungan Dewan Kalsel.

“Diskusi yang dilakukan memungkinkan kami saling belajar tentang berbagai isu, termasuk tenaga ahli, pokok pikiran (pokir), dan kegiatan dewan lainnya. Pertukaran ini sangat bermanfaat untuk menemukan solusi inovatif yang dapat diterapkan masing-masing pihak,” ungkap Pajarudinnor.

Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa komunikasi dan kerja sama antar DPRD lintas provinsi dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kinerja legislatif di tingkat daerah.

Langkah strategis yang diambil DPRD Kalsel untuk mengadaptasi praktik terbaik dari DPRD Kalteng menjadi salah satu contoh kolaborasi yang konstruktif. (ADV-NRH/RDM/RH)

Momen 5 Rajab, BKD Kalsel Berbagi Ribuan Nasi Samin Gratis untuk Jemaah

BANJARBARU – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Selatan siap mendukung kesuksesan pelaksanaan Momen 5 Rajab, Minggu (5/1).

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah mengatakan hasil rapat bersama dengan Sekda Provinsi Kalsel pada 24 Desember lalu, BKD Kalsel akan ditempatkan pada Posko tiga yang berada di depan kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah saat diwawancara

“Jadi pada tanggal pelaksanaan nanti kita akan menyiapkan ribuan bungkus nasi samin yang dibagikan secara gratis kepada para jemaah pada momen 5 Rajab ini,” kata Dinansyah, Kamis (2/1).

Oleh karena itu, ia pun mengimbau kepada jemaah yang datang dari berbagai daerah untuk mengunjungi posko tiga di depan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.

Dinansyah juga menyampaikan harapannya agar para jemaah yang mengikuti momen 5 Rajab tahun ini diberikan keberkahan, keselamatan dan kesehatan hingga pelaksanaan selesai.

“Semoga jemaah yang mengikuti langsung pelaksanaanya dalam keadaan sehat. Kita juga berharap seluruh jemaah sepulangnya dari pelaksanaan dalam keadaan selamat serta menjadi berkah bagi semua khususnya juga untuk daerah Kalimantan Selatan,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Pendaftaran Seleksi PPPK Pemprov Kalsel Tahap II Resmi Diperpanjang

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel resmi mengumumkan perpanjang waktu pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov Kalsel Tahap II hingga 7 Januari 2025.

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah diwakili Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Mashudi menjelaskan aturan perubahan jadwal tersebut tertuang melalui Surat Plt. Kepala BKN Nomor 11000/B-KS.04.01/SD/K/2024 tanggal 30 Desember 2024 perihal penyesuaian jadwal seleksi PPPK Tahun Anggaran 2024 Tahap II.

Kabid PPIK BKD Kalsel, Mashudi (kanan) didampingi Kasubbid Pengadaan dan Pemberhentian, M. Randi (kiri) saat diwawancara

“Dalam Surat Plt. Kepala BKN tersebut, dijelaskan bahwa tahapan pendaftaran seleksi memiliki jadwal baru yang semula berakhir di 31 Desember 2024, kini hingga 7 Januari 2025,” kata Mashudi, Kamis (2/1).

Ia juga mengungkapkan perpanjangan ini untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada Tenaga Non-ASN sesuai kriteria Keputusan Menteri PANRB Nomor 364 Tahun 2024 untuk mendaftar.

Seleksi PPPK Pemprov Kalsel 2024

Sedangkan untuk tahapan selanjutnya tetap mengikuti surat Plt. Kepala BKN Nomor: 6610/B-KS.04.01/SD/E/2024 tanggal 27 September 2024 perihal jadwal seleksi pengadaan PPPK Tahun Anggaran 2024.

“Oleh karena itu, dengan adanya perpanjangan ini diharapkan bagi Non ASN di lingkup Pemprov Kalsel untuk melakukan pendaftaran secara online sebelum mendekati batas waktu penutupan pendaftaran,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Pengadaan dan Pemberhentian, Muhammad Randi menuturkan Formasi PPPK Pemprov Kalsel yang dibuka pada tahap ke II ini merupakan Formasi yang sama pada tahap I yakni sebanyak 1.493 Formasi.

“Untuk formasi masih sama, dan bagi pendaftar seleksi Tahap I dan II yang tidak lolos akan dimungkinkan menjadi PPPK Paruh Waktu,” tuturnya.

Mengenai pengangkatan PPPK Paruh Waktu, lanjut Randi, hingga saat ini pihaknya masih menunggu regulasi dan aturan resmi dari Kemenpan RB serta nantinya akan diinformasikan lebih lanjut pada website resmi BKD Kalsel.

“Kepada para Non ASN silahkan daftar saja, tanpa melakukan pendaftaran, Non-ASN tidak bisa diangkat menjadi PPPK Penuh ataupun PPPK Paruh Waktu,” tukasnya.

Diketahui, data pelamar seleksi PPPK di lingkup Pemprov Kalsel tahap II hingga 2 Januari 2025 yaitu sebanyak 2.633 pendaftar yang terdiri dari 232 Formasi Guru, 84 Formasi Nakes dan 2.317 Formasi Teknis. (BDR/RDM/RH)

Momen 5 Rajab, Truk Sumbu Panjang Dilarang Melintas Jalan Martapura

BANJAR – Menjelang peringatan Momen 5 Rajab 1446 H, truk bersumbu panjang mulai dilarang melintas di Jalan Ahmad Yani Martapura, baik dari arah Banjarbaru-Martapura-Tapin maupun sebaliknya.

Aturan terkait larangan tersebut mulai diberlakukan hari ini, Jumat (3/1), hingga puncak peringatan Momen 5 Rajab pada Minggu (5/1) nanti.

Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Risda Idfira mengatakan, pihaknya sendiri telah menyediakan jalan alternatif, yakni melalui Margasari Tapin dan Mataraman-Sungai Ulin.

Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Risda Idfira saat memberikan keterangan kepada wartawan

Risda menegaskan, truk yang melanggar aturan tersebut akan dilakukan tilang.

“Kecuali bagi truk BBM dan sembako masih dibolehkan lewat jalan A Yani Martapura, karena memang keperluan mendasar,” katanya.

Selain truk, Risda menyebut pihaknya juga sudah memberitahukan kepada angkutan bentor untuk tidak beroperasi mulai Sabtu (4/1) hingga H+2 peringatan 5 Rajab.

Risda mengimbau jemaah agar patuhi lalulintas berkendara, dengan mematuhi arahan petugas dan relawan sesuai pola stiker.

“Termasuk pedagang kaki lima, kami harap pedagang bisa berjualan di area yang tidak mengganggu arus lalu lintas nanti,” pintanya. (SYA/RDM/RH)

Momen 5 Rajab, Dinsos Kalsel Siapkan Posko di PPRSLU Budi Sejahtera

BANJARMASIN – Sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Gubernur Kalsel, Muhidin, seluruh SKPD lingkup Pemprov Kalsel akan berpartisipasi dalam pelaksanaan Momen 5 Rajab yang merupakan kegiatan rutin malam Senin yang diselenggarakan di Sekumpul, pada Minggu (5/1).

Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai melalui Kepala Bidang Penanganan Bencana Achmadi mengatakan bahwa Dinas Sosial sebagai koordinator dari kelompok 2 yang terdiri dari 12 SKPD yang telah ditunjuk.

“Posko kita berada di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera yang ada di Martapura. Kita akan mulai bekerja, melaksanakan kegiatan mulai 2 Januari,” kata Achmadi, Jum’at (3/12).

Suasana Posko SKPD Pemprov Kalsel di PPRSLU Budi Sejahtera

Achmadi mengatakan pihaknya telah menyiapkan tenda dan mobil dapur umum lapangan, kemudian meletakkan mobil-mobil yang lain yang diperlukan seperti double cabin, mobil tanki air untuk wudhu, dan lain-lain.

“Tanggal 2 Januari kemarin kita mulai bekerja. Kemudian pada H-1, tanggal 4 Januari kita sudah menyiapkan makanan sebanyak seribu paket yang dibagikan kepada jemaah yang sudah mulai masuk Sekumpul dan sekitarnya,” ucap Achmadi.

Kemudian pada saat itu juga, pihaknya menyiapkan makanan ringan seperti gorengan, disamping makanan yang disiapkan untuk dibagikan kepada jemaah pada 4 dan 5 Januari 2025. Dinsos Kalsel akan menyiapkan sekitar 3 ribu makanan siap saji, yaitu nasi samin dan nasi kuning atau juga nasi goreng.

“Itu tiga kali sehari kita bagikan pagi, siang, dan malam. Dan untuk hari Seninnya ada 1.000 kita bagikan makanan siap saji untuk jemaah yang masih menginap di seputaran lokasi Panti Budi Sejahtera serta bagi para petugas kebersihan,” tambahnya.

Untuk diketahui, Momen 5 Rajab merupakan salah satu acara terbesar di Kalimantan Selatan yang tidak hanya membawa nilai spiritual, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Pemerintah Provinsi Kalsel berharap melalui persiapan matang ini, acara tersebut dapat berlangsung lancar dan penuh keberkahan. (NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Imbau Warga Waspada Kebakaran, Meski Musim Hujan

BANJARMASIN – Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Aliansyah, kepada sejumlah wartawan pada Jumat (3/1) mengatakan, meskipun memasuki musim penghujan musibah kebakaran, masih sering terjadi. Dengan demikian masyarakat harus terus meningkatkan kewaspadaan.

Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin Aliansyah, saat memberikan komentarnya

“Apalagi saat meninggalkan rumah, jnagna lupa mencabut kabel, mematikan lampu peralatan elektronik yang tidak digunakan, memastikan peralatan memasak lainnya sudah dimatikan dan menjauhkan benda-benda yang mudah terbakar dari sumber api, seperti sprai, pakaian, karpet, dan kertas. Hal ini sebagai antisipasi dini untuk mencegah musibah kebakaran, khususnya di pemukiman padat penduduk,” ucapnya

Ali menyampaikan, mulai sekarang masyarakat harus sering melakukan pemeriksaan terhadap jaringan listrik yang terpasang di rumah, dan menggunakan kabel instalasi listrik sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), terlebih yang sudah menempati puluhan tahun, agar tetap aman. Selain itu, Pemerintah kota Banjarmasin terus gencar memberikan sosialisasi ke masing-masing Ketua RT yang diakomodir oleh pihak Kelurahan setempat.

“Pemeriksaan rutin ini untuk mencegah korsleting listrik, yang bisa memicu terjadi kebakaran,” pinta Ali

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin, Hendro menambahkan, berdasarkan data 2024, musibah kebakaran terjadi di 135 titik, dan hasil survei di lapangan penyebabnya kelalaian masyarakat, seperti kompor yang lupa dimatikan, serta peralatan elektronik dan tegangan listrik yang tidak standar. Selama ini sosialisasi terus dilakukan, tetapi masih banyak masyarakat yang kurang memiliki kesadaran pentingnya menjaga keamanan instalasi listrik tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Penyelamatan Banjarmasin Hendro, saat diwancara media

“Bentuk sosialisasi yang diberikan biasanya untuk di rumah warga, hendaklah usia kabel yang lama mesti diganti baru. Kemudian wajib memiliki APAR minimal satu buah untuk 1 RT, terutama di kawasan padat penduduk,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Dislutkan Kalsel Serahkan Bantuan 1,5 Ton Ikan ke Dapur Umum 5 Rajab 1446 H

BANJAR – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan telah mendistribusikan ikan segar, untuk 10 dapur umum pada momen 5 Rajab 1446 Hijriah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi kalimantan Selatan Rusdi Hartono mengatakan, pendistribusian ikan ini diserahkan, pada Kamis 2 Januari 2025.

“Kami bersyukur telah menyerahkan bantuan tersebut,” ungkapnya.

Rusdi mengatakan, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin sangat perduli dengan kegiatan keagamaan, terlebih untuk pelaksanaan momen 5 Rajab ini.

“yang dibagikan, berupa Ikan Peda sebanyak 1.250 kilo, dan Patin sebanyak 250 kilogram, total yang diserahkan sebanyak 1,5 ton,” ujarnya.

Penyerahan ikan secara simbolis di salah satu dapur umum Induk Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar.

Penyerahan bantuan ikan Gubernur Kalsel Muhidin oleh Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki

Bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat dan pelaksanaan momen 5 Rajab dapat berjalan lancar. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar Rapur Tutup dan Buka Tahun

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menggelar Rapat Paripurna Masa Sidang 1 Tahun 2024 dan Pembukaan Masa Sidang 1 Tahun 2025.

Kepada sejumlah wartawan Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, usai Rapat Paripurna pada Kamis (2/1) mengatakan, berbagai catatan penting hasil kerja DPRD Kota Banjarmasin sepanjang tahun 2024 yang sudah dilakukan seperti rapat Paripurna, rapat Internal, rapat masing-masing Komisi, rapat Badan Musyawarah, rapat Badan Anggaran, rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), dan rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi kota, rapat Badan Kehormatan (BK), serta beberapa Komisi sudah melakukan kunjungan kerja ke lapangan.

Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, saat memberikan komentarnya

“Kami akan terus tingkatkan kinerja di tahun 2025 ini,” ucapnya

Disampaikan Rikval, dalam rapat ini pihaknya melakukan Persetujuan Bersama Penetapan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Transportasi. Dimana, pelayanan transportasi umum bagi masyarakat di kota ini, dapat lebih dimaksimalkan. Sehingga, terkoneksi nantinya baik di sungai dan didarat.

“Alhamdulillah payung hukum ini sudah kita sahkan,” ungkapnya

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menambahkan, pihaknya mengapresiasi selama ini terjalin dengan baik koordinasi dan komunikasi dalam membangun kota seribu sungai. Pihaknya berharap tahun 2025 ini, dapat terus ditingkatkan, guna tercipta kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Terkait ditetapkannya Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Transportasi, sistem manajemen umum dapat berjalan baik dan handal, maka akan semakin terintegrasi transportasi sungai dengan darat

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, saat diwancara awak media

“Sebelumnya transportasi di Banjarmasin melalui sungai, karena pemukiman penduduk rata-rata di pinggir sungai, seiring berjalan waktu, jalan darat terjadi pembangunan, jalur transportasi harus dipertahankan, sebagai bentuk menjaga kearifan lokal,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 1 Tahun 2024 dan Pembukaan Masa Sidang 1 Tahun 2025, serta Persetujuan Bersama Penetapan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Transportasi.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD kota Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, Mathari, Muhammad Isnaini dan Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Kalangan Legislatif dan Eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version