Jelang Pelantikan, Gubernur Muhidin dan Hasnuryadi Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Kemendagri

JAKARTA – Gubernur, Muhidin dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan terpilih, Hasnuryadi Sulaiman, menjalani pemeriksaan kesehatan di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (17/2) pagi.

Gubernur dan Wagub Kalsel Terpilih saat memberikan keterangan usai menjalani pemeriksaan kesehatan

Pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari tahapan wajib sebelum pelantikan, sebagaimana tertuang dalam Surat Radiogram Kemendagri Nomor 100.2.1.3/644/SJ. Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Kamis (20/2) mendatang.

Pemeriksaan kesehatan bagi kepala daerah terpilih pada Pilkada Serentak 2024 ini, berlangsung selama dua hari, dari 16 hingga 17 Februari 2025. Pemeriksaan mencakup berbagai aspek kesehatan dasar, seperti pengecekan gula darah, tekanan darah, kolesterol, serta asam urat.

Usai menjalani pemeriksaan, Muhidin menyampaikan, bahwa semua tahapan berjalan lancar dan hasil tes menunjukkan kondisi kesehatan mereka dalam keadaan baik.

“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Adinda Hasnur telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Kami telah menjalani berbagai tes seperti pemeriksaan darah, kolesterol, asam urat, dan lainnya. Alhamdulillah, semuanya dalam kondisi normal,” ujar Muhidin dengan penuh syukur.

Sementara itu, Hasnuryadi Sulaiman menambahkan bahwa dirinya telah mempersiapkan diri dengan menjaga pola makan dan istirahat yang cukup sebelum menjalani pemeriksaan.

Lebih lanjut, Muhidin menegaskan, bahwa dirinya dan Hasnur siap untuk pelantikan serta menjalani tahapan berikutnya, termasuk orientasi kepala daerah atau retreat yang akan berlangsung di Magelang, Jawa Tengah.

Sebagai informasi, setelah dilantik, para kepala daerah terpilih nantinya diwajibkan mengikuti pembekalan atau retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang selama sepekan, yakni dari 21 hingga 28 Februari 2025. Program ini bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan dan wawasan kebangsaan guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan kesiapan yang matang, Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman optimis dapat mengemban amanah sebagai pemimpin Kalimantan Selatan “Bekerja Bersama, Merangkul Semua” demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banua. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Banhub Kalsel di Jakarta Diharapkan Bisa Menambah Pendapatan Daerah

JAKARTA – Potensi pendapatan Badan Penghubung (Banhub) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Jakarta diharapkan dapat dimaksimalkan. Harapan ini disampaikan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, yang akrab disapa Paman Yani, saat memimpin rombongan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel dalam rangka monitoring ke Banhub Provinsi Kalsel di Jakarta Pusat, Jumat (14/2).

“Ada potensi pendapatan daerah melalui penginapan di Banhub Provinsi Kalsel di Jakarta ini. Kami berharap hal ini dapat berkontribusi pada pendapatan Provinsi Kalsel,” ujar Paman Yani.

Selain itu, Paman Yani juga menyoroti keberadaan Anjungan Kalsel yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Ia berharap agar Anjungan Kalsel dapat dimaksimalkan sebagai etalase budaya Kalsel untuk promosi.

“Semoga Anjungan TMII ini terus berkembang, agar masyarakat semakin tertarik untuk mengunjungi Kalsel melalui pameran dan showcase yang ada di sana,” tambahnya.

Rombongan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel disambut oleh Kasubid Pelayanan dan Akomodasi Banhub Provinsi Kalsel, Irisandy Nasution. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan para wakil rakyat “Rumah Banjar”.

“Terima kasih atas kunjungan ini. Kehadiran Bapak dan Ibu anggota DPRD Provinsi Kalsel memberikan semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan. Dukungan dari DPRD sangat kami harapkan,” ujar Irisandy. (ADV-NRH/RDM/RH)

Bank Kalsel Dukung Pembangunan Gazebo Anjungan Kalsel di TMII

Jakarta – Bank Kalsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembangunan yang dicanangkan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin. Salah satunya terkait optimalisasi promosi potensi daerah dan pembangunan Kalimantan Selatan. Dukungan yang diberikan Bank Kalsel berupa pembangunan gazebo di Anjungan Kalsel di Taman Mini Indonesia Indah. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung optimalisasi promosi pariwisata di Kalimantan Selatan dan memberikan ruang bagi masyarakat maupun wisatawan untuk lebih mengenal potensi alam dan budaya daerah yang berkunjung ke Anjungan Kalimantan Selatan.

Penyerahan dukungan pembangunan gazebo secara simbolis dilakukan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin kepada Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang juga turut didampingi Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Terpilih, Hasnuryadi Sulaiman, Plh Sekda Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, dan Dirjen Bina Marga Kementrian PU, Roy Rizali Anwar, saat acara Rapat Kerja Koordinasi Provinsi Kalimantan Selatan belum lama tadi di Anjungan Kalsel di Taman Mini Indonesia Indah.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dalam keterangannya menyampaikan, Bank Kalsel selalu berkomitmen untuk mendukung program – program pemerintah provinsi untuk kemajuan Kalimantan Selatan, salah satunya melalui dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang mendukung promosi pariwisata dengan memperkenalkan keindahan dan potensi Kalsel kepada lebih banyak orang.

“Pembangunan gazebo di Anjungan Kalsel ini kami harapkan dapat menjadi salah satu daya tarik untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan,” harap Fachrudin.

Gazebo yang dibangun dua lantai ini diharapkan menambah daya tarik bagi para pengunjung. Selain memberikan fasilitas bagi pengunjung untuk beristirahat, gazebo ini juga berfungsi sebagai media untuk memperkenalkan berbagai produk lokal, keindahan alam, serta kearifan budaya Kalsel. Hal ini sejalan dengan upaya Bank Kalsel dalam berperan aktif dalam pengembangan sektor pariwisata dan budaya Kalimantan Selatan.

Dengan adanya gazebo tersebut, Bank Kalsel juga ingin menunjukkan kontribusi nyata dalam mendorong perkembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah, melalui kolaborasi bersama pemerintah dan berbagai pihak terkait. (ADV-RIW/RDM/APR)

Muhidin – Hasnuryadi Kompak Pimpin Rakor SKPD di Anjungan Kalsel TMII Jakarta

JAKARTA – Gubernur Kalsel, Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel Terpilih, Hasnuryadi Sulaiman memimpin Rapat Koordinasi SKPD lingkup Pemprov di Anjungan Kalsel Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Kamis (6/2).

Gubernur bersama istri tiba di anjungan Kalsel TMII Jakarta

Gubernur, Muhidin didampingi Istri, Fathul Jannah tiba di Rumah Banjar Anjungan Kalsel, di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta sekitar pukul 10.00 WITA.

Kedatangan orang nomor 1 di Kalsel ini disambut meriah tabuhan gendang dan sejumlah anak-anak berpakaian Pramuka, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi tapung tawar dan pengalungan bunga.

Muhidin didampingi seluruh Pejabat Eselon II Pemprov Kalsel kemudian melihat berbagai koleksi yang dipamerkan di rumah Banjar, seperti kerajinan gerabah, berbagai aksesoris serta tentunya beragam motif kain Sasirangan.

Gubernur dan istri berfoto bersama SKPD Kalsel

Muhidin dan Fathul Jannah juga terlihat mengambil foto bersama berlatarkan dekorasi pelaminan khas Banjar. Selain berfoto bersama istri, Fathul Jannah, Muhidin juga mengajak pimpinan SKPD untuk berfoto bersama.

Selain itu, untuk kali pertama juga, Muhidin dan istri Fathul Jannah didampingi Plh. Sekdaprov, Muhammad Syarifuddin turun dari rumah Banjar Anjungan Kalsel dengan menggunakan lift.

Tak lama setelah Muhidin dan istri Fathul Jannah tiba, giliran Wakil Gubernur Kalsel Terpilih Hasnuryadi Sulaiman beserta istri drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi tiba di rumah Banjar Anjungan Kalsel TMII.

Kedatangan Gubernur, Muhidin dan Hasnuryadi ke Anjungan Kalsel TMII kali ini adalah dalam rangka Rapat Koordinasi Antar Satuan Kerja Perangkat Daerah sekaligus Basalamatan Kur Sumangat Kalsel Bekerja.

Dalam kegiatan ini, untuk pertama kalinya Muhidin akan didampingi Wakil Gubernur Terpilih, Hasnuryadi Sulaiman. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Sambut Kunjungan Ketua Dekranas, Fathul Jannah Promosikan Kerajinan UMKM Banua di INACRAFT 2025

JAKARTA – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalsel, Fathul Jannah menyambut kedatangan isteri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda, selaku Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), saat berkunjung ke stand Provinsi Kalsel pada acara The 25th Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2025, yang diselenggarakan di Assembly Hall 1, Jakarta Internasional Convention Center (JICC), pada 5-9 Februari 2025.

Ketua Dekranasda Kalsel mengunjungi sejumlah booth Kabupaten Kota di INACRAFT 2025

Kehadiran Selvi Gibran Rakabuming ini pun, disambut gembira Fathul Jannah dan seluruh pengunjung stand.

Dihadapan istri wapres, Fathul Jannah pun langsung mengenalkan aneka produk kerajinan tangan UMKM Banua.

Ketua Dekranasda Kalsel saat menyambut Ketua Dekranas di booth INACRAFT 2025

Seperti pada stand Dekranasda Kabupaten Banjar, Fathul Jannah mengenalkan produk UMKM perhiasan kerajinan tangan khas Martapura.

Ketua Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming pun menyempatkan mencoba memakai perhiasan kerajinan tangan cincin khas Martapura.

Setelah mencoba langsung, Selvi Gibran Rakabuming pun mengapresiasi berbagai bentuk cincin yang ada serta produk kerajinan UMKM Kalsel lainnya.

Selepas dikunjungi Selvi Gibran Rakabuming, istri Gubernur Kalsel, Fathul Jannah pun menyampaikan rasa terimakasih atas perhatian Dekranas terhadap berbagai kerajinan UMKM Banua.

“Alhamdulilah. Terimakasih atas kunjungi ibu Wakil Presiden, Selvi Gibran Rakabuming di stand kerajinan Kalsel. Semoga ini menjadi daya tarik pengunjung dan masyarakat Indonesia maupun mancanegara untuk membeli aneka kerajinan Banua,” kata Fathul Jannah.

Pada INACRAFT 2025 ini, Fathul Jannah pun berkeliling ke semua stand Dekranasda Kabupaten/Kota se- Kalsel.

Semua Kabupaten/Kota di Kalsel menggelar stand yang menyajikan beragam kerajinan daerah mulai dari Banjarmasin, Banjarbaru, Batola, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, Tapin, HSS, HSU, HST, Balangan, Tabalong hingga Kabupaten Banjar.

Pada setiap stand yang dikunjungi, Fathul Jannah mengapresiasi semua produk kerajinan yang dipamerkan. Seperti kerajinan tas dan kain berbahan Sasirangan khas Banjar, kemudian mendengarkan alat musik tradisional.

Pada momen kunjungan istri Gubernur Kalsel itu, sejumlah penjaga stand daerah pun berfoto riang dengan Fathul Jannah.

INACRAFT 2025 dibuka dan dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan sang istri Selvi Gibran Rakabuming sebagai pameran kerajinan tangan terbesar di Asia Tenggara, yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat.

Menandai pembukaan INACRAFT 2025, juga dihadiri para Menteri dari Kabinet Merah Putih (KMP) seperti Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri UMKM Maman Abdurahman, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, hingga Menteri PPPA Arifah Fauzi melakukan pemukulan bonang.

INACRAFT 2025 berlangsung di JCC, Senayan, Jakarta Pusat sepanjang 5-9 Februari 2025 dengan tema“From Smart Village to Global Market”.

Berlangsungnya INACRAFT 2025 menandai 25 tahun perjalanan pameran ini dalam mendukung industri kerajinan Nusantara.

Khusus untuk INACRAFT 2025 tercatat ada sebanyak 1.000 peserta yang merupakan hasil binaan dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan BUMN.

Mereka hadir memamerkan hasil kerajinan nusantara mulai dari kriya, kuliner, hingga wastra.

Tidak hanya diikuti peserta kerajinan dari dalam negeri, acara ini juga mengundang peserta lari luar negeri dengan total sebanyak 19 booth. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Gaung HPN 2025, Gubernur, Bupati, Walikota Minta Diundang Perhelatan Akbar Insan Pers

JAKARTA – Salah satu kekuatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), karena HPN tidak hanya menjadi perlehatan akbar insan pers. HPN 2025 juga ajang silaturahmi seluruh pemangku kepentingan PWI, terutama lembaga/pejabat negara yang berkaitan dengan program unggulan Pemerintahan Prabowo-Gibran di bidang Ketahanan Pangan.

Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun pada Rapat Persiapan HPN 2025, Rabu (29/1), menyatakan gaung HPN 2025 semakin kuat. Ini terlihat dari banyaknya gubernur, bupati, walikota, anggota legislatif bahkan dari kalangan dunia usaha yang minta diundang dalam perhelatan akbar yang diselenggarakan PWI di Banjarmasin.

“Ini adalah buah dari kesungguhan, kerja keras dan doa kita semua dalam mempersiapkan HPN 2025 di Banjarmasin. Pengakuan positif itu tentu akan menambah semangat kita bekerja,” ujar Hendry Bangun dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Panitia HPN 2025, Raja Pane.

Tema besar HPN 2025 sengaja dirancang berkaitan langsung dengan program unggulan Presiden Prabowo, yakni “Pers Mengawal Ketahanan Pangan Menuju Kemandirian Bangsa”. Dengan subtema khusus “Kalsel Pintu Gerbang Logistik Kalimantan”.

Melalui spirit HPN 2025, PWI mengajak insan pers menjawab tantangan berat pers nasional di era digital ini sekaligus menjalankan fungsi pers dalam menyukseskan program pemerintah yang berkaitan langsung dengan kehidupan rakyat.

“Pers akan berperan aktif dalam mengkritisi dan memberikan masukan untuk keberhasilan program pangan pemerintah, baik di Kalsel maupun secara nasional,”ujar Hendry Bangun dalam berbagai kesempatan.

PWI menyadari, untuk menyukseskan program ketahanan pangan membutuhkan orkestrasi besar, melibatkan banyak pemangku kepentingan. Bukan hanya Kementerian Pertanian.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Rina Virawati SH MH mendukung penuh HPN 2025. Kenapa? Karena Kejaksaan dipercaya mengawal program ketahanan pangan di Kalsel, terkait penyiapan lahan pertanian 500 ribu hektare di Kabupaten Pelaihari dan Batola.

Sementara Panitia HPN 2025, Raja Pane mengatakan, HPN 2025 mengundang Dewan Pers dan konstituennya serta 38 PWI Provinsi plus Surakarta. (ADV/RDM/RH)

Gubernur Muhidin, Terima Langsung Hasil Asesmen Pejabat dari Dinas Psikologi TNI AU

JAKARTA – Gubernur Kalsel, Muhidin, menerima langsung hasil asesmen pejabat dari Dinas Psikologi TNI Angkatan Udara (Dispsiau) Halim Perdana Kusuma Jakarta pada Rabu (22/1).

Hasil tes asesmen ini diserahkan Kepala Dinas Psikologi TNI AU Marsma TNI Zamzani, melalui Sekretaris Dipsiau, Kolonel Kes Theresia Soepi.

Selain menerima hasil tes asesmen itu, Muhidin juga menerima kenang – kenangan miniatur pesawat tempur dari Dinas Psikologi TNI AU.

Selepas menerima hasil asesmen, selanjutnya Gubernur, Muhidin akan menindaklanjuti sebagai dasar penempatan pejabat di lingkup Pemprov Kalsel.

“Alhamdulilah, hari ini kita sudah menerima hasil tes asesmen pejabat. Hasil ini akan menjadi dasar untuk menempatkan pejabat sesuai kompetensinya,” kata Muhidin.

Muhidin juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Dinas PsikologiTNI AU yang telah melaksanakan uji kompetensi secara independen dan profesional.

Gubernur Kalsel ini juga memastikan, berdasarkan hasil inilah, nantinya penempatan pejabat di lingkup Pemprov Kalsel akan sesuai dan tentunya mampu bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Banua.

“Insya Allah, penempatan pejabat yang sesuai dengan kapasitas akan mempercepat pelayanan dan pembangunan di Banua. Prinsipnya, kita bekerja bersama merangkul semua untuk kepentingan masyarakat Banua tercinta,” terang Muhidin.

Sementara itu, Sekretaris Dipsiau, Kolonel Kes Theresia Soepi, menyampaikan rasa bangga pihaknya dipercaya Pemprov Kalsel sebagai penyelenggara Asesmen pejabat.

“Sekali lagi, kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Kalsel yang telah memberikan kepercayaan kepada Dinas Psikologi TNI melaksanakan asesmen center ini. Semoga hasil ini menjadi yang terbaik untuk Pemprov Kalsel,” ungkap Theresia Soepi.

Tes asesmen dilaksanakan selama 2 (dua) hari, pada 13 hingga 14 Januari 2025 yang diikuti seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator lingkup Pemprov Kalsel, serta beberapa pejabat dari Pemkab/Pemko wilayah Kalsel.

Adapun tahapan yang harus dilalui untuk para peserta Esselon II adalah Psikotes, CAT Assessment, Tes Tertulis, serta Pengerjaan DCI dan Pembuatan Paparan Analisis Kasus.

Sedangkan untuk para peserta Esselon III adalah Pembuatan Materi Paparan Analisis Kasus, Pembuatan DCI, Leaderless Group Discussion (LGD) dan wawancara.

Uji kompetensi dengan assessment center ini diikuti total 38 peserta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 33 Pejabat Administrator. (Biroadpim-RIW/RH)

Roy Rizali Anwar Dilantik Sebagai Dirjen Bina Marga, Ini Kandidat Plh Sekdaprov Kalsel

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo, melantik dan mengambil sumpah sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan mengukuhkan Staf Khusus Menteri di Auditorium Kementerian PU, Jakarta Selatan pada Senin (20/1). Salah satu pejabat yang dilantik adalah Roy Rizali Anwar, sebagai Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU.

Roy Rizali Anwar (lima dari kiri) berfoto bersama seluruh pejabat yang dilantik di Kementrian PU pada Senin (20/1)

Roy Rizali Anwar merupakan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel yang dilantik Penjabat Gubernur Kalsel Safrizal ZA pada 3 Mei 2021 lalu, sebelum mendapat promosi jabatan di tingkat pusat ini.

Lulusan ke-37 Program Doktor Fakultas Teknik Sipil (S-3) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang ini, datang di lokasi pelantikan didampingi istri, Aminatus Alifah, anak-anak, serta kerabat dan rekan sejawat.

Turut hadir Hanifah Dwi Nirwana, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah di Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) serta beberapa kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel. Diantaranya Kepala Dinas Kehutanan, Fathimatuzzahra, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, drh. Suparmi, Kepala Dinas ESDM Isharwanto, Plt. Kadis PUPR, M. Yasin Toyib dan Direktur RSJ Sambang Lihum dr. Yuddy Riswandhy Noora.

Ucapan selamat melalui karangan bunga pun disampaikan, mulai dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Kalsel Muhidin, anggota DPR RI Rifqinizami Karsayuda, Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Pembangunan Kawasan Perbatasan, Edy Suryadi, Dekan Fakultas Teknik Unissula Semarang, Abdul Rochim, Program Magister Teknis Sipil Unissula Semarang, manajemen PT Antang Gunung Meratus, dan undangan lainnya.

Sehubungan dengan pelantikan ini, maka otomatis Roy Rizali Anwar tidak lagi menjabat sebagai Sekdaprov Kalsel, yang sudah dijalankannya sejak 2021 lalu.

Terkait kekosongan jabatan ini, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Dinansyah, menyatakan pihaknya masih menunggu arahan dari Gubernur Kalsel, Muhidin.

“Kami masih menunggu arahan dari gubernur,” tegasnya.

Saat ini, sejumlah nama pengganti Roy, mencuat di lingkup Pemprov Kalsel. Salah satunya adalah Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syaripuddin, yang saat ini menjabat sebagai Pj Bupati Tapin. Nama lainya yang mencuat adalah Subhan Nor Yaumil, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Kalsel. (KementrianPU-RIW/RH)

Persiapan Haji Hampir Selesai, Jemaah Indonesia Tidak Tempati Mina Jadid

JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan, persiapan layanan haji di Arab Saudi hampir selesai. Sejumlah persiapan seperti layanan konsumsi, pemondokan, transportasi, hingga penyiapan layanan Masyair sudah memasuki tahap final. Hal ini disampaikan Menag Nasaruddin setibanya di Bandara Soekarno-Hatta usai kunjungan kerjanya ke Arab Saudi dalam rangka persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M.

“Kami baru saja turun dari pesawat setelah menyelesaikan tugas negara, yaitu melakukan lobi-lobi dan penandatanganan MOU dengan pemerintah Arab Saudi. Alhamdulillah, semua target yang kami bawa ke sana tercapai. Bahkan, kunjungan ini kami persingkat demi penghematan dan karena banyak urusan lain yang harus diselesaikan di Tanah Air,” ujar Menag di Gedung VVIP Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (16/1/2025).

“Secara umum, semua sudah selesai, tinggal menyelesaikan beberapa detail kecil. Selanjutnya kita akan berfokus pada persiapan di tanah air,”imbuh Menag yang juga didampingi Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Hilman Latief.

Menag menuturkan, salah satu kabar baik yang diperoleh dari kunjungannya ke Arab Saudi adalah kepastian lokasi penempatan jemaah haji di Mina. “Kami juga mengajukan permintaan (kepada Pemerintah Arab Saudi) agar jemaah haji Indonesia ditempatkan tidak di lingkungan Mina Jadid, untuk menghindari perdebatan terkait masalah khilafiah. Walaupun secara mazhab modern tidak ada masalah, kami tetap meminta penempatan di Mina sebagai prioritas,” jelasnya.

Sebagaimana tahun sebelumnya, pada musim haji yang akan datang jemaah haji Indonesia rencananya akan menempati zona 3 dan 4 yang berada dalam wilayah Mina.

Menag juga berkomitmen untuk menjalankan penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M secara profesional. Ia juga memastikan tidak ada praktik-praktik yang menyimpang. “Kami berusaha memenuhi harapan masyarakat dan konstitusi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa,” lanjutnya

“Terkait harapan Presiden agar biaya haji lebih murah dan pelayanan lebih baik tahun ini, Insya Allah dapat terwujud,” tambahnya.

Siapkan Fisik dan Pelajari Manasik

Empat bulan menjelang keberangkatan ibadah haji 2025, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menyampaikan tiga pesan penting kepada calon jemaah haji.

Pertama, Menag mengingatkan agar jemaah haji dapat menyiapkan kondisi fisiknya untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan di Arab Saudi. Perubahan cuaca menjadi tantangan sendiri dalam pelaksanaan ibadah haji.

Kedua, Menag juga menekankan pentingnya mematuhi arahan petugas haji, terutama terkait barang bawaan. “Saya mohon kepada para jemaah untuk mengikuti imbauan petugas haji, terutama terkait barang bawaan. Fokuskan niat hanya untuk beribadah, bukan untuk hal-hal lain,” tegasnya.

Ketiga, dalam upaya meningkatkan pemahaman jemaah, Menag menyatakan bahwa pemerintah telah memperbarui materi manasik haji. “Insya Allah, kami akan memperbaiki manasik haji dengan menambahkan nilai filosofis, tasawuf, dan fikih, sekaligus informasi teknis yang perlu diingat oleh jemaah. Dengan demikian, pelaksanaan ibadah haji tahun ini diharapkan melahirkan haji yang mabrur,” tuturnya. (KEMENAG.RI/RDM/RH)

Tingkatkan Layanan Jemaah Haji, Menteri Agama RI Diskusikan Tiga Poin Penting dengan Menhaj Saudi Arabia

ARAB SAUDI – Menteri Agama, Nasaruddin Umar bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah, Tawfiq F Al Rabiah, dalam kunjungannya ke Arab Saudi. Pertemuan dua menteri ini berlangsung di Jeddah, Minggu (12/1).

Menag RI saat bertemu dengan Menhaj Arab Saudi

Menag, Nasaruddin Umar mengatakan, ada tiga hal yang dibicarakan bersama Menhaj Tawfiq dan semuanya terkait upaya meningkatkan layanan bagi jemaah haji Indonesia. Hal ini disampaikan Menag usai memimpin rapat di Kantor Urusan Haji (KUH) pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.

Hadir pada rapat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang beserta jajaran, Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochammad Irfan Yusuf, Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anhar Simanjuntak, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Muchlis M Hanafi, Konjen RI di Jeddah, Yusron Ambary, dan Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam.

“Pembicaraan kita itu tadi ada tiga komponen, dan itu semua dalam rangka meningkatkan layanan jemaah haji Indonesia,” terang Menag di Jeddah, pada Rabu (15/1).

Pertama, Menag meminta tambahan petugas haji. Dijelaskan Menag, jemaah Indonesia menunggu sangat lama untuk bisa beribadah haji. Karenanya, banyak di antara mereka yang sudah lanjut usia (lansia).

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pada Ditjen PHU, jemaah lansia dengan usia 65 tahun ke atas yang berhak melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025 (sesuai urutan nomor porsi), jumlahnya lebih dari 42 ribu. Selain itu, ada sekitar 10 ribu kuota prioritas yang juga dialokasikan bagi jemaah lansia pada musim haji tahun ini.

Sebagian dari jemaah lansia, ada juga yang punya keterbatasan. Untuk keberhasilan mereka dalam berhaji, harus ada pendamping. Sementara kuota petugas haji Indonesia saat ini hanya 2.210.

“Kalau kita hanya punya jumlah petugas seperti sekarang, satu pesawat rencananya hanya didampingi tiga petugas kloter (kelompok terbang). Bagaimana mungkin 400 orang atau 300 lebih, hanya dibimbing oleh tiga orang,” ujar Menag.

Belum lagi, menurut Menag, pembagian gender laki-laki dan perempuan. Karena tidak mungkin petugas laki-laki melayani perempuan.

“Jadi harus ada. Ini poinnya yang laki-laki dan perempuan harus kita hitung kembali,” sambungnya.

Terkait info pembatasan usia 90 tahun ke atas, Menag berharap yang dijadikan patokan bukan usia, tapi syarat istithaah. Sebab, banyak juga jemaah dengan usia 90 tahun ke atas tapi kondisi fisiknya sehat dan mampu beraktivitas.

Kedua, Menag melobi Menhaj Saudi Arabia, agar para petugas dibebaskan dari biaya masuk Masyair (Arafah-Muzdalifah-Mina). Ketentuan ini kabarnya akan diberlakukan Saudi pada musim haji 1446 H.

“Kami sampaikan itu kalau bisa kita free of charge seperti tahun lalu,” sebutnya.

Ketiga, Menag menyampaikan skema Tanazul kepada Menteri Haji Saudi. Dijelaskan Menag, skema Tanazul adalah memberi kesempatan kepada jemaah yang tinggal di sekitar Jamarat, untuk kembali ke hotelnya (tidak menempati tenda di Mina), saat fase Mabit. Mereka nantinya akan mengambil kesempatan Mabit di area sekitar jamarat. Setelah itu, mereka kembali ke hotel masing-masing untuk beristirahat.

“Skema ini akan mengurangi kepadatan di Mina. Jumlah jemaah haji Indonesia sangat banyak dan skema ini dirasa akan berpengaruh dalam mengurangi kepadatan,” ucap Menag.

Menag menambahkan bahwa banyak negara yang menilai manajemen penyelenggaraan haji Indonesia sangat baik. Karenanya, banyak negara yang datang untuk belajar ke Indonesia.

Selain bertemu Menteri Haji dan Umrah, dalam kunjungannya ke Arab Saudi, Menag juga berjumpa beberapa stakeholder penyedia layanan haji.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi karena telah merancang program perhajian dengan sangat baik. Saya kira ini juga menjadi obsesi pemerintah Indonesia agar penyelenggaraan haji tahun ini lebih baik dari sebelumnya,” ungkap Menag. (KEMENAG.RI-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version