DPRD Kalsel Konsultasikan Pembangunan TPST Regional Banjarbakula ke Kementerian PUPR

JAKARTA – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) melakukan konsultasi ke Kementerian Pekerjaan Umum Dan Permukiman Rakyat (PUPR) Republik Indonesia terkait rencana Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Regional Banjarbakula, Selasa, (19/11).

Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Habib Muhammad Zen Bahasyim, selaku pimpinan rombongan, mengatakan pertemuan ini untuk berkonsultasi sekaligus meminta dukungan kepada Kementerian PUPR, khususnya Direktorat Sanitasi Direktorat Jenderal Cipta Karya terkait pembangunan TPST yang berlokasi di UPTD TPA Sampah Regional Banjarbakula.

“Kunjungan kali ini adalah untuk melakukan konsultasi dan koordinasi terkait rencana Pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu di TPA Sampah Regional Banjarbakula,” katanya.

Zen Bahasyim menjelaskan TPST ini adalah sebuah tempat serangkaian proses pengumpulan, pendauran ulang, dan pengolahan akhir sampah. Sehingga pembangunan TPST ini harus serius dan menjadi perhatian bersama serta diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami berharap pembangunan TPST ini dapat terlaksana oleh Kementerian PUPR. Dan kami akan berusaha berjuang untuk memenuhi persyaratan apa yang diperlukan,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sub Direktorat Wilayah 1 Direktorat Sanitasi Kementrian PUPR, Sandhie Eko Pramono mengatakan setelah melihat kesiapan tata kelola TPA Sampah Banjarbakula, pihaknya tentu akan memberikan dukungan. Bahkan ke depan akan mendorong kebijakan nasional agar tidak ada lagi pengelolan sampah hanya kumpul-angkut-buang tapi dengan pengolahan (TPST).

“TPA Sampah Regional Banjarbakula ini punya sejarah sebagai TPA Sampah yang kali kedua diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia sepanjang sejarah. Jadi upaya untuk meningkatkan kinerja TPA Sampah harusnya menjadi prioritas,” terangnya.

Terkait teknis menurut Sandhie, yang paling sulit itu adalah setelah dibangun selanjutnya bisa berfungsi secara terus menerus, salah satunya perlu disupport melalui komitmen penganggaran biaya operasional.

“Makanya tadi kita mensyaratkan 250.000 rupiah per ton (biaya pengelolaan sampah). Ada surat dukungan dari DPRD sebagai bukti komitmen antara legislatif dan juga eksekutif terkait keberlanjutan dari TPST,” jelasnya.

Meski tidak berani menjanjikan bahwa usulan pembangunan TPST ini akan segera terealisasi, namun Sandhie menyatakan, dengan adanya komitmen tersebut tentunya akan menaikkan skoring Provinsi Kalimantan Selatan dalam pengusulan TPST ini menjadi lebih tinggi.

“Bahwa itu disetujui atau tidak kita harus naik berjenjang keatas. Tapi paling tidak kunci untuk memberikan skoring yang lebih tinggi untuk usulan ini menjadi terpenuhi”, pungkasnya.

Turut serta dalam pertemuan tersebut, para pejabat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan dan UPTD TPA Sampah Regional Banjarbakula selaku mitra kerja Komisi III DPRD Kalsel. (ADV-NRH/RDM/RH)

Datangi KPI Pusat, DPRD Kalsel Carikan Solusi Permasalahan Masa Kepengurusan KPID Kalsel

JAKARTA – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendatangi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat untuk mencarikan solusi atas permasalahan kepengurusan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Pusat, Selasa (19/11).

Sebelumnya, diketahui bahwa KPID Kalsel masa jabatan tahun 2021-2024 berakhir pada Agustus 2024 yang lalu. Sedangkan, Komisi I DPRD Provinsi Kalsel menyadari betul pentingnya peran dari KPID dalam rangka pengawasan penyiaran.

Karenanya, Komisi I DPRD Provinsi Kalsel memandang perlu untuk berdialog dengan KPI Pusat guna mencari beberapa masukan dan pandangan. Dalam kesempatan ini, turut berhadir pula Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel, Muhamad Muslim dan perwakilan dari Biro Hukum Sekretariat Daerah Kalsel.

Suasana Pertemuan Komisi I DPRD Kalsel dan KPI Pusat

Terungkap, bahwa ada sejumlah kendala yang mengakibatkan adanya keterlambatan penanganan peralihan dan pergantian masa jabatan dari KPID Kalsel, salah satunya terkait dengan birokrasi karena adanya agenda besar yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Banua.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Rais Ruhayat optimis dengan koordinasi yang baik antar wakil rakyat dan pihak eksekutif, kendala-kendala yang dihadapi akan segera teratasi.

“Sejumlah solusi dikemukakan, termasuk perpanjangan masa jabatan hingga ditetapkannya kepengurusan KPID yang baru,” jelasnya.

Disisi lain, Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Nor mendorong agar Pemprov menerbitkan Surat Keputusan (SK) perpanjangan masa jabatan KPID, setidak-tidaknya hingga akhir tahun anggaran 2024, yakni akhir Desember nanti.

“Hak-hak anggota KPID seperti honorarium harus tetap diakomodir karena mereka masih melaksanakan perannya, walau pun masa jabatan sudah berakhir,” tuturnya.

Rombongan Komisi I disambut langsung oleh Anggota Bidang Kelembagaan KPI Pusat, Evri Rizqi Monarshi. Ia menyambut positif kedatangan Komisi I DPRD Kalsel yang menurutnya merupakan wujud komitmen dan kepedulian wakil rakyat “Rumah Banjar” kepada KPID Kalsel.

“Kami tentunya berharap lebih, bahwa Komisi I selaku ‘orang tua’ KPID Kalsel dapat sepenuh hati mengawal permasalahan ini. Sehingga aktivitas-aktivitas penyelenggaraan pengawasan penyiaran di Kalsel dapat berjalan dengan baik,” terang Evri. (ADV-NRH/RDM/RH)

Kalsel Siap Jadi Tuan Rumah Hari Pers Nasional 2025

JAKARTA – Provinsi Kalimantan Selatan siap menjadi tuan rumah perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang akan digelar pada 9 Februari 2025. Persiapan acara tersebut telah dibahas bersama Pemprov Kalsel, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, panitia pusat HPN 2025, dan Ketua PWI Kalsel.

Foto bersama usai pertemuan pembahasan kesiapan HPN 2025

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Muhamad Muslim, mengatakan sebagai perwakilan Pemprov Kalsel pihaknya telah mendiskusikan berbagai hal terkait persiapan HPN. Semua poin penting yang dibahas akan disampaikan kepada pimpinan sebagai bahan pengambilan kebijakan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar. HPN akan memberikan dampak luar biasa terhadap pembangunan di Kalsel, termasuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku UMKM,” ucap Muslim, Senin (18/11).

Sementara itu, Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengungkapkan bahwa tema HPN 2025 telah disepakati, yakni “Pers Mengawal Ketahanan Pangan Menuju Kemandirian Bangsa”, dengan subtema Kalimantan Selatan Gerbang Logistik.

“Pers memiliki peran penting dalam mengawal program kerja pemerintah, termasuk menjaga kedaulatan bangsa. PWI akan terus mengawal, mengkritisi, dan memberikan masukan sesuai kode etik jurnalistik agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik,” ujar Hendry.

Hendry juga menambahkan bahwa logo dan maskot HPN 2025 sudah disepakati dan akan diluncurkan pada akhir November ini, Semua publikasi mengenai HPN akan dilengkapi dengan logo, maskot, dan tema yang telah disusun.

“Kami berharap Presiden RI, Prabowo Subianto, dapat hadir. Tema HPN ini sangat relevan dengan program beliau terkait ketahanan pangan untuk kemandirian bangsa,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmi, menyatakan pihaknya siap berkoordinasi dengan Pemprov Kalsel dalam menyediakan sarana dan prasarana untuk mendukung kelancaran HPN 2025. Penyelenggaraan ini diharapkan dapat menjadi momentum berharga untuk memperkuat sinergi antara pers dan pemerintah demi kemajuan bangsa.

“Yang terpenting, Hari Pers Nasional dapat terlaksana di Kalimantan Selatan. Ini menjadi momen penting bagi pers Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Kalsel sebagai gerbang logistik untuk Kalimantan,” ungkap Zainal.

Diketahui, Kegiatan HPN 2025 nantinya direncanakan akan dihadiri oleh Presiden RI, Ketua MPR dan DPR, para menteri kabinet, duta besar negara sahabat, serta tokoh-tokoh pers nasional. (DISKOMINFO-BDR/RDM/RH)

HPN 2025, Kalsel Siap Sambut Perhelatan Nasional

JAKARTA – Kalimantan Selatan siap menyambut Perhelatan Nasional sebagai tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025.

Penegasan ini disampaikan dalam pertemuan jajaran PWI Pusat dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Kalsel di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (18/11) malam.

Suasana pertemuan persiapan HPN 2025

Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, menyatakan bahwa Kalsel telah diputuskan menjadi tuan rumah HPN 2025 sejak Agustus 2024. Kalsel terpilih karena dinilai paling siap.

“Semua program HPN telah disusun, mulai dari seminar, konvensi, hingga pengumuman pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro yang akan disampaikan saat HPN,” jelas Hendry.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kalsel, Muhamad Muslim, menyampaikan pihaknya sangat mengapresiasi terhadap persiapan yang telah dilakukan. Kalsel siap menjadi tuan rumah HPN 2025. Sehingga, merasa bangga karena mendapat penghargaan Indeks Kemerdekaan Pers (IKP).

“Hasil pertemuan ini akan segera dilaporkan kepada Gubernur dan jajaran terkait di Kalsel untuk langkah lebih lanjut,” ungkapnya

Hal senada ditambahkan, Ketua Panitia HPN 2025, Raja Parlindungan Pane, ia menjelaskan bahwa persiapan HPN 2025 akan terus dimatangkan. Dimana, panitia pusat sudah bekerja sejak Juni 2024, dan akan terus berkoordinasi dengan panitia daerah, agar acara ini berjalan sukses. Panitia pusat berencana mengunjungi Kalsel untuk meninjau langsung persiapan.

“Peluncuran resmi HPN 2025 direncanakan dilakukan setelah Pilkada, yakni pada awal Desember 2024 di Kalsel,” jelasnya

Lebih lanjut Raja Parlindungan Pane menjelaskan, untuk tema HPN yaitu “Pers Mengawal Ketahanan Pangan sebagai Pilar Kemandirian Bangsa”. Tema ini menunjukkan dukungan insan pers terhadap upaya menciptakan sistem pangan berkelanjutan berbasis inovasi dan kearifan lokal. Adapun
subtema diangkat adalah “Kalimantan Selatan sebagai Gerbang Logistik Kalimantan”, yang mencerminkan peran strategis Provinsi ini dalam pengembangan kawasan.

“Sebagai tuan rumah Kalsel harus mampu menunjukkan posisi sebagai salah satu pusat pembangunan Nasional sekaligus gerbang logistik penting di Kalimantan,” jelasnya

Menanggapi hal itu, Ketua PWI Provinsi Kalsel, Zainal Helmie, menyambut baik langkah cepat, yaitu dalam pertemuan menghasilkan sejumlah keputusan teknis, seperti penetapan logo resmi HPN 2025. Helmie berharap, gelaran ini tidak hanya menjadi perayaan kebersamaan insan pers, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia pers.

“Ini akan segera kita laporkan kepada Gubernur, Sekda, dan pejabat terkait,” tutup Helmie

Untuk diketahui, pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat PWI Pusat, termasuk Sekjen Iqbal Irsyad, Bendahara Umum M. Nasir, Wakil Bendahara Umum Sarwani, dan Ketua Dewan Pakar Sayid Iskandarsyah. Dari pihak Kalsel, turut hadir Kepala Seksi Kemitraan dan Hubungan Media Diskominfo Kalsel, Erlinda Puspita Ningrum. (PWI.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Keterbukaan Informasi Publik 2024: Capai Kalsel Informatif

JAKARTA – Setelah berhasil meraih kategori ‘Menuju Informatif’ di tahun 2023 terkait keterbukaan informasi badan publik di tingkat nasional, tahun ini pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali mengikuti Uji Publik Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2024, yang digelar oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) RI, di Jakarta.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim didampingi Kepala Seksi Layanan Informasi Publik, Muhammad Ayubkhan, Rabu (13/11), melakukan presentasi yang merupakan tahap akhir dari Uji Publik Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2024.

“Kita menyampaikan upaya-upaya, terkait kebijakan dan strategi kita Pemprov Kalsel, bagaimana informasi publik dapat diakses oleh masyarakat luas. Inovasi-inovasi pemprov, bagaimana bentuk dukungan terhadap Komisi Informasi daerah dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat,” ujar Muslim, kepada Abdi Persada FM, usai memberikan paparannya di hadapan tim penilai.

Ia berharap, apa yang disampaikan kepada tim penilai dinilai objektif, karena menurut Muslim apa yang telah pihaknya lakukan selama tiga tahun terakhir, indikator pencapaiannya terlihat.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalsel, Nawang Wijayanti yang turut hadir dalam presentasi ini mengapresiasi Pemerintah Provinsi tang selama ini memberikan dukungan penuh agar keterbukaan informasi benar-benar dirasakan masyarakat luas.

“Terimakasih untuk Pemprov Kalsel sudah memfasilitasi kami dalam hal keterbukaan informasi ini, dan pastinya ini PR besar bagi kami agar dapat membuka seluas-luasnya akses masyarakat dalam mendapatkan informasi. Bahkan hingga ke pelosok-pelosok desa yang ada di seluruh Kab/Kota di Kalsel,” ucap Nawang didampingi komisioner KI Kalsel, Decky C. Kananto Lihu.

Untuk diketahui, Presentasi yang dilakukan Pemprov Kalsel bersama Badan Publik lain di Indonesia ini dilakukan di hadapan tim penilai yang terdiri dari Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP), Gede Narayana Sunarkha, Pemerhati Keterbukaan Informasi John Fresley dan pemerhati Keterbukaan Informasi dan Lingkungan, Astrid debora.

Sementara, untuk tema yang diusung oleh KIP RI pada tahap presentasi uji publik kali ini adalah, Kebijakan Dan Strategi Badan Publik Memenuhi Hak Akses Masyarakat Atas Informasi Publik. (RDM/RH)

Abdi Persada FM Raih Penghargaan Sebagai LPPL Terbaik pada Anugerah KPI 2024

JAKARTA – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abdi Persada FM berhasil meraih penghargaan bergengsi di Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Tahun 2024 dalam kategori Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio.

Ajang penghargaan yang mengusung tema “Penyiaran Tumbuh, Indonesia Maju” ini juga dihadiri dan dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, di Auditorium RRI Jakarta, pada Jumat (8/11).

Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan yang telah berhasil diraih tersebut.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim di Abdi Persada FM yang selalu berkomitmen memberikan informasi berkualitas untuk masyarakat. Semoga penghargaan ini dapat memacu kami untuk terus berinovasi dalam menyajikan konten yang edukatif dan informatif,” ucapnya.

Untuk itu, tambah Syarifah, Abdi Persada FM akan terus mengikuti perkembangan dunia digital agar tetap relevan dan memenuhi kebutuhan informasi di era yang serba cepat ini.

“Kami di Abdi Persada FM akan terus berusaha menjadi media yang terpercaya, mengikuti perkembangan dunia digital dan senantiasa berkomitmen menyajikan konten yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” lanjutnya.

Sebelumnya, Menteri Komdigi RI, Meutya Hafid dalam sambutannya turut mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada para pemenang Anugerah KPI 2024.

“Saya berharap penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi insan penyiaran untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Mari kita jadikan Anugerah KPI ini sebagai momentum untuk memperkokoh peran penyiaran dalam mewujudkan Indonesia Maju dan mencapai cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (BDR/RDM/RH)

Dukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045, Kepala Daerah se Kalsel Hadiri Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2024. Rakornas yang digelar di Sentul Jawa Barat pada Kamis (7/11) ini, mengusung tema “Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”. Asta Cita merupakan delapan misi yang diusung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.

Rakornas dibuka langsung Presiden Prabowo Subianto, dan ditutup Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Dalam keterangan tertulisnya, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo, untuk mengkoordinasikan dan mengharmonisasikan pemda dan pemerintah pusat, dalam mendukung program prioritas serta arah kebijakan Presiden Prabowo.

Selain berisi arahan Presiden Prabowo, menurut Mendagri, rakornas ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari jajaran Kabinet Merah Putih yang terbagi ke dalam empat panel. Masing – masing panel membahas isu strategis. Misalnya pada panel pertama membahas Penyelenggaraan Tata Kelola Pemerintahan yang Efisien.

Kemudian panel kedua membahas Kebijakan Nasional Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045. Selanjutnya panel ketiga membahas Program Unggulan Pemerintah Pusat, dengan narasumber diantaranya Menteri Pertanian.

Sebelumnya di Banjarbaru belum lama tadi, Pj Bupati Tanah Laut yang juga Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman memastikan, bahwa seluruh kepala daerah di Banua, hadir langsung pada rakornas ini.

“Masalah ketahanan pangan dan swasembada pangan dibahas tuntas pada rakornas ini,” ujarnya.

Kehadiran para kepala daerah dan unsur Forkopimda daerah ini, menurut Syamsir, menjadi komitmen seluruh pemda untuk mewujudkan Asta Cinta pemerintahan Prabowo – Gibran, terutama pada persoalan ketahanan pangan.

Rakornas dimulai dengan laporan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Setelahnya, Presiden, Prabowo Subianto memberikan pengarahan sekaligus membuka acara dengan pemukulan gong.

Tercatat 4 ribu lebih tamu dari seluruh Indonesia, hadir pada rakornas perdana di era Presiden, Prabowo Subianto tersebut. Diantaranya meliputi Menteri Kabinet Merah Putih, seluruh kepala daerah dan Forkopimda di Indonesia, termasuk pimpinan lembaga dan instansi yang mengeluarkan kebijakan langsung berkaitan dengan kepentingan negara. (RIW/RDM/RH)

Masyarakat Diminta Waspada Modus Penipuan Terbaru Mengatasnamakan DJP

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah mengidentifikasi beberapa modus penipuan terbaru yang mengatasnamakan DJP. Modus penipuan tersebut dilakukan dengan berbagai cara seperti phising, spoofing (penyaruan), penipuan mengatasnamakan pejabat/pegawai DJP, dan penipuan rekrutmen pegawai DJP.

“Penjelasan lebih lanjut mengenai definisi masing-masing modus penipuan tersebut dapat dilihat pada Pengumuman DJP nomor PENG-31/PJ.09/2024 tanggal 9 Oktober 2024 melalui link https://www.pajak.go.id/id/pengumuman/waspada-penipuan-mengatasnamakan-direktorat-jenderal-pajak,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Dwi Astuti dalam rilisnya, yang diterima Abdi Persada FM pada Selasa (15/10).

Dwi juga mengingatkan agar masyarakat lebih teliti dan kritis jika mendapatkan pesan atau informasi yang mengatasnamakan DJP serta melakukan cross check terlebih dahulu. Modus penipuan terbaru yang sedang terjadi di masyarakat yaitu penipuan rekrutmen pegawai DJP.

“Apabila masyarakat mendapatkan pesan berupa pengumuman ataupun undangan rekrutmen pegawai DJP, maka diimbau untuk melakukan cross check pada laman resmi Kementerian Keuangan,” pesan Dwi.

Dwi juga menjelaskan bahwa pengumuman resmi terkait rekrutmen pegawai DJP maupun Kementerian Keuangan dapat dilihat pada linkrekrutmen.kemenkeu.go.id.

Berikut ini hal yang dapat dilakukan masyarakat jika menerima pesan atau informasi yang mengatasnamakan DJP.

Pertama, apabila menerima pesan melalui whatsapp, periksa nomor whatsapp di laman resmi DJP sesuai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) masing-masing. Tautan seluruh KPP dapat dilihat di pajak.go.id/unit-kerja. Kedua, apabila menerima email imbauan, tagihan pajak, atau tautan terkait perpajakan, pastikan domain email berakhiran @pajak.go.id.

Selanjutnya, apabila menerima pesan berupa pengumuman rekrutmen ataupun undangan melakukan seleksi CASN untuk menjadi pegawai DJP ataupun Kementerian Keuangan, harap melakukan cross check terlebih dahulu di laman resmi Kementerian Keuangan link rekrutmen.kemenkeu.go.id terkait kebenaran informasi perekrutan CASN tersebut.

Bagi masyarakat yang menemukan adanya indikasi penipuan pesan atau informasi yang mengatasnamakan DJP, dapat menghubungi saluran pengaduan DJP melalui kring pajak 1500200, faksimile (021) 5251245, email pengaduan@pajak.go.id, twitter @kring_pajak, situs pengaduan.pajak.go.id, dan live chat www.pajak.go.id. Masyarakat juga diharapkan selalu menjaga keamanan dan kerahasiaan datanya. (DJPKalselteng-RIW/RDM/RH)

Tingkatkan Layanan dan Fasilitas, Komisi I DPRD Apresiasi Banhub Pemprov Kalsel di Jakarta

JAKARTA – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Kalsel di Jakarta, atas upaya untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas yang ada.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Rais Ruhayat, usai melaksanakan monitoring bersama rombongan komisinya ke Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Kalsel yang berada di Jakarta, baru-baru tadi.

“Tentunya kami mengapresiasi upaya dari Badan Penghubung untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas. Kita lihat di sini beberapa ruangan juga direnovasi yang tujuannya untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung,” jelasnya.

Suasana Kunjungan Kerja Komisi I DPRD Kalsel ke Badan Penghubung Pemprov Kalsel di Jakarta

Rais berharap agar Badan Penghubung Pemprov Kalsel bisa menjadi pilihan utama ketika orang-orang sedang melaksanakan kegiatan kedinasan di Jakarta.

Untuk diketahui, rombongan Komisi I DPRD Provinsi Kalsel ini diterima langsung oleh Kepala Badan Penghubung Pemprov Kalsel, Sulikah. Ia mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari DPRD Kalsel masa jabatan 2024-2029 dan menyatakan bahwa pihaknya terus berusaha agar Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Kalsel di Jakarta ini menjadi lebih baik lagi.

”Kami berharap adanya dukungan anggaran dari Komisi I DPRD Provinsi Kalsel untuk renovasi dan pembenahan lainnya,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Hadiri Pelantikan Anggota DPR/DPD RI, Paman Birin Berharap Legislator Maksimal Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Banua

JAKARTA – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin menyampaikan selamat sekaligus menaruh harapan kepada 11 anggota DPR RI asal provinsi ini, ditambah 4 anggota DPD RI yang resmi dilantik di Gedung Nusantara MPR/DPR RI, Senayan Jakarta, Selasa (1/10).

Selanjutnya, dilakukan pelantikan anggota MPR setelah anggota DPR dan DPD, yang dipandu pimpinan sementara, Guntur Sasono (anggota MPR tertua) dan Larasati Moriska (anggota MPR termuda).

Paman Birin yang didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah, dan Ketua DPRD Kalsel, Supian HK berharap para legislator ini mampu mengemban amanat yang dipercayakan masyarakat Kalsel lima tahun kedepannya, dengan memperjuangkan berbagai aspirasi mereka.

“Saya harap mereka dapat memperjuangkan kepentingan masyarakat, Seperti persoalan lapangan pekerjaan, perbaikan ekonomi, pengembangan UMKM hingga masalah ketenagakerjaan yang banyak dialami kalangan muda di daerah,” ujarnya.

Para anggota DPR RI dan DPD RI diharapkan bisa bekerja ikhlas dan lebih maksimal untuk kepentingan masyarakat di Banua.

Pernyataan ini disampaikan Paman Birin, usai mengikuti langsung prosesi pelantikan dan pengucapan sumpah 580 anggota DPR dan 152 anggota DPD masa jabatan 2024-2029 yang dipandu Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin.

Adapun 11 anggota DPR asal Kalsel itu yakni Sandi Fitrian Noor (Golkar), Bambang Heri Purnama (Golkar), Rifqinizamy Karasayuda (NasDem), Habib Aboe Bakar Al Habsyi (PKS), Muhammad Rofiqi (Gerindra), dan Pangeran Khairul Saleh (PAN), yang semuanya dari Dapil 1. Ada pula Endang Agustina (PAN), Rikwanto (Golkar), Mariana (Gerindra), Machfud Arifin (NasDem), dan Sudian Noor (PAN), dari dapil 2 Kalsel.

Dari nama-nama diatas, terdapat beberapa anggota muda, salah satunya, Sandi Fitrian Noor, putra Paman Birin dan Acil Odah yang berhasil meraih 106.724 suara dalam Pileg 2024.

Selain anggota DPR, dilantik juga empat senator DPD RI periode 2024-2029 asal Kalsel yakni Habib Zakaria Bahasyim, Muhammad Hidayattollah SPd, Gusti Farid Hasan Aman dan Caleg Habib Hamid Abdullah. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version