Pemko Sambut Pejabat Baru Kejari Banjarmasin

Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar malam ramah tamah, untuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin yang baru, Muchsin, di Aula Kayuh Baimbai, belum lama tadi.

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemko Banjarmasin.

Pemko Banjarmasin melalui Bagian Umum Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Banjarmasin turut mengambil peran, dengan memfasilitasi sajian makan malam bagi para tamu undangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Setdako Banjarmasin Ahmad Zazuli mengatakan, pihaknya memastikan seluruh kebutuhan pelayanan dan fasilitas dalam agenda perkenalan Kajari Banjarmasin yang baru berjalan baik.

“Sesuai arahan Wali Kota Muhammad Yamin, Bagian Umum Setdako Banjarmasin memfasilitasi sajian makan malam, sebagai bagian dari pelayanan dalam kegiatan perkenalan Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin yang baru,” ujarnya.

Menurut Ahmad Zazuli, jamuan makan malam tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian acara, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin, Forkopimda, dan Kajari yang baru.

Kehadiran Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin didampingi Ketua TP PKK Neli Listriani bersama unsur Forkopimda dan Kepala SKPD, menambah suasana kebersamaan dalam penyambutan Kajari Banjarmasin yang baru.

“Kami berupa memberikan pelayanan terbaik, tujuannya agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, nyaman, dan penuh keakraban,” ucap Ahmad Zazuli.

Bagian umum, tambahnya, akan terus menjalankan fungsi pelayanan dan fasilitas dalam setiap agenda resmi Pemerintah Daerah.

“Ini merupakan bagian dari tugas kami mendukung kegiatan pimpinan daerah, selain itu untuk memperkuat koordinasi serta sinergi dengan seluruh unsur yang ada di Kota Banjarmasin. (PEMKOBJMUMUM-SRI/RIW/EPS)

Dispora Siap Dukung Cabor Ikuti Kejurnas 2026

Banjarmasin – Pemerintah provinsi melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, memberikan dukungan pada cabang olahraga yang mengikuti Kejuaraan Nasional di beberapa daerah tahun ini.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel Pebriadin Hapiz melalui Kasi Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan Rijal Hamid menjelaskan, sepanjang tahun 2026 ini, Dispora Kalsel telah memberikan bantuan kepada 33 cabor untuk mengikuti Kejurnas.

“Alhamdulillah dari Pemerintah Provinsi Kalsel, dalam hal ini Dispora telah membantu cabor untuk mengikuti Kejurnas, yang mulai dilaksanakan sejak Januari hingga Agustus ini,” ungkap Rijal, kepada sejumlah wartawan, Kamis (20/8).

Hingga Agustus, lanjutnya, sebanyak 33 cabor, telah mengajukan proposal permintaan bantuan kepada Dispora Kalsel.

“Bantuan diberikan, dengan syarat cabor mampu mendulang medali pada setiap Kejurnas yang diikuti,” ujar Rijal.

Dikatakan Rijal, meskipun mengalami efisiensi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tetap memberikan bantuan tersebut.

“Jika tahun sebelumnya bantuan mencapai 1.500 orang, karena efesiensi tahun ini hanya 200 orang saja,” ujar Rijal.

Untuk pemberian bantuan, Dispora Kalsel memberlakukan skala prioritas, yakni kepada cabor yang berangkat ke Kejurnas, wajib menghasilkan medali.

“Alhamdulillah sampai saat ini cabor yang telah mengikuti Kejurnas telah memberikan sebanyak 66 medali, terdiri emas, perak, serta perunggu, kepada Bidang Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel,” tutur Rijal lebih lanjut.

Sedangkan, target yang telah ditetapkan pada indikator kinerja utama, sebanyak 180 medali, yang digabungkan dari Bidang Peningkatan Prestasi serta Bidang Pembudayaan Olahraga.

Dengan anggaran yang minim ini, pihaknya memaksimalkan untuk memberangkatkan atlet yang mampu meraih medali.

“Kami akan menyeleksi agar atlet tidak asal berangkat, tetapi yang bisa mendapatkan prestasi, sehingga bantuan yang berikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan benar benar bermanfaat, kedepannya, diharapkan, cabor cabor tersebut dapat mandiri,” ujar Rijal. (SRI/RIW/EPS)

Jelang HUT ke-500, Pemko Banjarmasin Gelar Salat Hajat, Doa Bersama dan Haul Jamak

Banjarmasin — Menjelang momentum bersejarah lima abad Kota Banjarmasin, pemerintah kota menggelar salat hajat, doa bersama, dan haul jamak di halaman balaikota Banjarmasin, belum lama tadi.

Bagian Umum Setdako Banjarmasin menfasilitasi kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut. Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para pendahulu serta memperkuat semangat pemerintah dan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota.

Kegiatan tersebut diikuti langsung Wali Kota, Muhammad Yamin bersama jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin. Suasana berlangsung khidmat, menjadi ruang bagi seluruh jajaran untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi kemajuan dan keberkahan Kota Banjarmasin.

Memasuki usia 500 tahun, perjalanan Banjarmasin tentu tidak lepas dari berbagai tantangan dan dinamika pembangunan.

Bagi Wali Kota Yamin, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni. Doa bersama menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar Banjarmasin ke depan semakin maju, aman, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

“Ini menjadi bagian dalam menyambut Harjad Kota Banjarmasin, kami memanjatkan doa doa untuk Banjarmasin yang maju dan sejahtera,” ucap Yamin.

Menurutnya, doa bersama memiliki makna sangat penting. Apalagi Banjarmasin segera memasuki usia 500 tahun.

Yamin berharap, momentum bersejarah ini menjadi energi positif. Hal tersebut berguna untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota.

“Semoga doa kita membawa keberkahan bagi Kota Banjarmasin dan seluruh masyarakat, kita harus melanjutkan pembangunan dengan semangat kebersamaan,” ucap Yamin.

Pemko Banjarmasin berharap, semangat kebersamaan, rasa syukur, dan keperdulian terhadap kota ini semakin tumbuh subur. Hari Jadi ke 500 harus menjadi momentum untuk untuk menatap masa depan.

Pemerintah berkomitmen menghadirkan pembangunan yang semakin maju serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Lima abad bukan perjalanan yang singkat ini menjadi momentum bagi kita untuk bersyukur. Oleh karena itu, mari mendoakan agar Banjarmasin ke depan semakin maju, aman dan sejahtera,” ucap Yamin.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan haul jamak sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama, tokoh, dan pendahulu yang telah memberikan kontribusi bagi perjalanan panjang Kota Banjarmasin. (PEMKOBJMUMUM-SRI/RIW/APR)

Pemko Banjarmasin Suguhkan Masakan Banjar Untuk Tamu Disetiap Acara Penting

Banjarmasin – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Kota Banjarmasin, tidak hanya berlangsung khidmat di lapangan, tetapi juga menghadirkan nuansa kearifan lokal.

Usai upacara pengibaran bendera, para tamu yang hadir disambut sajian beragam masakan khas Banjar di Aula Kayuh Baimbai, Senin (17/8).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setdako) Banjarmasin, Ahmad Zazuli mengatakan, penyelenggaraan upacara hingga rangkaian penyambutan tamu berjalan lancar.

Menurutnya, penyediaan hidangan khas Banjar tersebut merupakan bagian dari arahan Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, untuk memberikan pengalaman berbeda sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada para tamu.

“Alhamdulillah semua proses berjalan lancar, semua atas arahan Pak Wali Kota,” ucap Zazuli.

Ia menyebut, sajian masakan Banjar sengaja disiapkan di Aula Kayuh Baimbai setelah pelaksanaan upacara.

Para tamu dari berbagai unsur, termasuk jajaran Forkopimda, ASN, veteran, anggota DPRD, pelajar, tokoh masyarakat dan undangan lainnya, dapat menikmati hidangan tersebut dalam suasana kebersamaan.

Penyajian masakan Banjar sekaligus menjadi simbol bahwa perayaan kemerdekaan dapat dikemas dengan menghadirkan kekayaan tradisi daerah, tanpa mengurangi kekhidmatan agenda utama.

Ia menegaskan, kelancaran seluruh rangkaian kegiatan tidak lepas dari koordinasi dan arahan pimpinan.

“Alhamdulillah semua proses berjalan lancar, semua atas arahan Pak Wali Kota,” katanya.

Ia menambahkan dengan sajian kuliner khas Banjar setelah upacara, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Balai Kota Banjarmasin pun tidak berhenti pada pengibaran Sang Merah Putih, tetapi berlanjut dalam suasana kebersamaan dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada para tamu yang hadir. (PEMKOBJMUMUM-SRI/RIW/APR)

Momen Haru HUT RI BSI RO IX, Veteran Dapat Tali Asih

Banjarmasin – Riuh tepuk tangan yang sejak pagi memenuhi UPIK Futsal, Banjarmasin, mendadak terasa berbeda. Di tengah kemeriahan lomba 17 Agustus, tiga veteran berdiri di depan panggung mengenakan seragam lengkap dengan tanda jasa di dada.

Satu per satu mereka menerima tali asih dari BSI Regional IX Kalimantan. RCEO BSI Regional IX Kalimantan, Sefudin Suria Hidayat, maju dan menyerahkan langsung apresiasi tersebut. Jabat tangan dan senyum mengiringi momen itu, sementara para pegawai BSI yang memenuhi lokasi menyaksikan dari dekat.

Momen penghormatan kepada para veteran itu menjadi salah satu bagian paling bermakna dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar BSI dan Ikatan Istri Karyawan (IIK) BSI RO IX Kalimantan, Senin (17/8).

Bagi BSI, menghadirkan veteran di tengah perayaan kemerdekaan bukan sekadar melengkapi rangkaian acara. Kehadiran mereka menjadi pengingat bahwa suasana meriah yang dinikmati generasi hari ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu.

Sefudin mengatakan, peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk kembali menumbuhkan rasa hormat kepada para pejuang sekaligus meneruskan nilai perjuangan dalam kehidupan sekarang.

“Di tengah kegembiraan merayakan kemerdekaan, kita tidak boleh melupakan mereka yang telah berjuang untuk bangsa ini. Karena perjuangan para pendahulu itulah kita bisa menikmati kemerdekaan hari ini. Tali asih ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi kami kepada para veteran,” ujar Sefudin.

Menurutnya, perjuangan pada masa sekarang hadir dalam bentuk yang berbeda. Bagi insan BSI, nilai tersebut dapat diwujudkan melalui semangat bekerja, menjaga persatuan, memberikan pelayanan terbaik serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

“Semangat perjuangan dan persatuan itu yang ingin terus kami hidupkan di lingkungan BSI. Insyaallah dengan semangat tersebut, kami dapat bersama-sama membangun BSI sekaligus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan bangsa,” lanjutnya.

Setelah momen penghormatan kepada veteran, suasana kembali berganti menjadi penuh tawa. Pegawai BSI bersama keluarga membaur mengikuti berbagai perlombaan khas Agustusan dalam kegiatan bertema “Dalam Harmoni Bersama Menginspirasi”.

Ada yang serius berusaha memasukkan pulpen ke dalam botol, peserta lain berpacu dalam estafet bola dan balap karung. Keseruan juga terlihat dalam lomba memindahkan sedotan hingga fashion show dengan memanfaatkan bahan daur ulang.

Sefudin pun tak hanya menyaksikan dari pinggir arena. Bersama pegawai lainnya, Ia ikut berada di tengah peserta dan memberikan semangat, membuat suasana perayaan kemerdekaan terasa semakin cair dan akrab.

Kegiatan tersebut mempertemukan keluarga besar BSI dari berbagai unit di Banjarmasin dan sekitarnya. Tidak ada sekat jabatan ketika perlombaan dimulai.

Semua larut dalam suasana merah putih, saling menyemangati hingga memberikan tepuk tangan kepada peserta yang menyelesaikan tantangan.

Namun di antara seluruh keseruan itu, pertemuan dengan para veteran menjadi pesan yang ingin ditinggalkan BSI RO IX Kalimantan dalam peringatan kemerdekaan tahun ini.

Dari mereka yang dahulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, semangat tersebut diteruskan kepada generasi hari ini. Bukan lagi melalui medan perang, melainkan melalui kerja, kebersamaan dan kontribusi nyata bagi negeri.

“Semoga semangat kemerdekaan ini terus menjadi energi bagi kita untuk tetap kompak, saling menguatkan dan memberikan yang terbaik. Karena mengisi kemerdekaan juga membutuhkan perjuangan dari kita semua,” tutup Sefudin. (RIW/APR)

Gelar Senam Ceria dan Sosialisasi Gerakan Keluarga Sehat, Upaya TP PKK Wujudkan Keluarga Tangguh dan Tanggap Bencana

Banjarmasin – TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Senam Ceria dan Sosialisasi Gerak Keluarga, Tangguh, dan Tanggap Bencana, di Tugu Nol Kilometer, Banjarmasin, Sabtu (15/8).

“Ulun sampaikan terima kasih atas kehadiran ibu ibu sekalian pagi ini, yang telah berhadir pada kegiatan senam ceria,” ungkap Ketua TP PKK Kalsel, Fathul Jannah.

Kegiatan ini, lanjutnya, adalah hasil kolaborasi Tim Penggerak PKK Provinsi bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan RI ke-81 dan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.

“Peringatan Hari Jadi Provinsi dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi sarana untuk merekatkan kebersamaan para mitra strategis pemerintah daerah, yaitu Tim Penggerak PKK, Dekranasda, BKOW, DWP, serta seluruh Organisasi Perempuan Kalimantan Selatan,” ucap Fathul Jannah.

Ketua TP PKK Kalsel, juga mengajak masyarakat bergerak aktif dan penuh semangat.

“Tubuh dan jiwa yang sehat adalah modal pertama agar kita mampu memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan juga mensosialisasikan gerakan keluarga sehat tangguh dan tanggap bencana.

“Gerakan ini bertujuan mewujudkan keluarga yang peduli kesehatan, menjaga kelestarian lingkungan, serta tanggap menghadapi situasi darurat,” tuturnya.

Gerakan ini selaras dengan kondisi Kalimantan Selatan, terkait bencana, keluarga adalah garda terdepan, sehingga perlu dibekali pengetahuan. Langkah siaga sekaligus dibiasakan dengan aksi pencegahan di lingkungan masing – masing.

“Pagi ini kita awali rangkaian kegiatan dengan edukasi kesehatan, dilanjutkan senam bersama dan permainan. Pada kesempatan yang sama, telah disiapkan layanan pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan bersama RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh,” ucapnya lagi.

Dalam kesempatan tersebut Fathul Jannah berpesan agar para ibu bersungguh-sungguh memanfaatkan layanan tersebut.

Pemeriksaan sederhana pagi ini dapat menjadi pintu deteksi dini, dan ilmu yang diperoleh dapat ditularkan kepada keluarga serta kader di lingkungan masing – masing.

“Kami juga memohon dukungan perangkat daerah dan seluruh organisasi perempuan di Kalimantan Selatan untuk terus bersinergi, agar gerakan keluarga sehat tangguh dan tanggap bencana berjalan optimal sampai ke tingkat desa dan dasawisma. Semoga senam ceria ini menjadi awal yang baik bagi tumbuhnya kebiasaan hidup sehat dan menguatnya ketahanan keluarga di banua kita,” ujar Fathul Jannah. (DISPORAKALSEL-SRI/RIW/APR)

Dukung Kreativitas Pemuda, Dispora Kalsel Gelar Kreativesia 2026

Banjarmasin – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Kreativesia Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. Salah satunya Lomba Vokal. yang dilaksanakan di Banjarmasin, Selasa (11/8).

Kadispora Kalsel Pebriadin Hapiz didampingi Kabid Pemberdayaan Pemuda Budiono menyampaikan, Kreativesia dilaksanakan untuk mendukung kreativitas pemuda Banua, berdasarkan arahan Gubernur Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman.

Kadispora Kalsel Pebriadin Hapiz didampingi Kabid Pemberdayaan Pemuda Budiono

“Dispora Kalsel mendukung dan memberikan ruang untuk peningkatan kreativitas para pemuda di Banua,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Dimana, lanjutnya, Dispora Kalsel menyalurkan kegiatan positif untuk para pemuda melalui ajang Kreativesia Tahun 2026, yang melombakan berbagai kegiatan. Seperti lomba kuliner, kriya, fashion, vokal, serta film.

“Kami berharap kreativitas pemuda tersebut dapat tersalurkan pada ajang Kreativesia ini,” ucapnya.

Sementara itu Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Budiono mengatakan, Kreativesia Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan diikuti pemuda berusia 16 sampai 30 tahun.

Ajang Kreativesia ini dilaksanakan dalam rangka memeringati HUT RI serta Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026.

“Kreativesia ini merupakan ajang tahunan yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Budiono. (SRI/RIW/APR)

Bagikan Bendera Merah Putih, Ini Harapan Wali Kota Yamin

Banjarmasin – Dipimpin Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, dalam rangka menyemarakkan dan semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemko Banjarmasin membagikan bendera Merah Putih secara gratis kepada masyarakat. Salah satunya di kawasan Simpang 4 Kantor Pos, Banjarmasin, Selasa (11/8).

“Berdasarkan arahan Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, bahwa dengan semngat HUT RI ke 81, mari kibarkan sang Merah Putih dengan penuh kebanggaan di Kota Banjarmasin sebagai wujud cinta kepada tanah air dan penghormatan atas perjuangan para pahlawan, ” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Setdakot Banjarmasin, Ahmad Zazuli.

Plt Kabag Umum Setdako Banjarmasin Ahmad Zazuli mendukung pembagian bendera Merah Putih

Melalui pembagian dan pemasangan bendera Merah Putih di lingkungan tempat tinggal, tempat usaha, perkantoran, serta ruang publik, menjadi upaya menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dari Banjarmasin untuk Indonesia.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk membangkitkan rasa nasionalisme masyarakat menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Pembagian bendera ini sebagai bentuk rasa nasionalisme kita menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Zazuli.

Menurut Zazuli, ribuan bendera yang dibagikan juga diharapkan dapat membantu masyarakat yang belum memiliki bendera Merah Putih untuk turut memeriahkan momentum kemerdekaan.

“Kami berharap dengan dibagikannya bendera ini bisa membantu warga mendapatkan bendera Merah Putih secara gratis, sehingga bisa dipasang di tempat tinggal masing-masing,” katanya.

Aksi pembagian bendera yang menyasar para pengendara tersebut berlangsung lancar. Satu per satu pengendara yang melintas di kawasan Simpang Empat Lambung Mangkurat menerima bendera yang telah disiapkan.

Antusiasme pun terlihat dari para pengendara. Mereka tampak menyambut positif pembagian bendera gratis tersebut sebagai bagian dari semarak menyambut HUT Kemerdekaan RI.

Ia pun berharap semangat mengibarkan Merah Putih tidak hanya terlihat di ruas jalan, tetapi juga merata hingga ke lingkungan permukiman warga.

“Dengan demikian, suasana kemerdekaan di Kota Banjarmasin tidak hanya menjadi perayaan seremonial,” ucap Zazuli. (SRI/RIW/APR)

Sambut Hari Jadi dan HUT RI, Dispora Kalsel Kembali Gelar Lomba Gerak Jalan

Banjarmasin – Dinas Kepemudaan dan Olahraga – Dispora Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Lomba Gerak Jalan kategori SKPD serta Dewasa Putra, di kawasan Kantor Gubernur Kalsel, di Banjarbaru, Minggu (9/8).

Lomba dibuka Gubernur Kalsel Muhidin diwakili Tenaga Ahli Gubernur Nurul Fajar Desira, didampingi Kadispora Kalsel Pebriadin Hapiz, serta Kabid Pembudayaan Olahraga Muhammad Anugrah.

“Lomba gerak jalan ini diikuti 8 tim, untuk nomor dewasa putra, dengan menempuh jarak 25 kilometer. Sedangkan kategori SKPD diikuti 31 tim, dengan menempuh jarak 5 kilometer,” ungkap Fajar.

Menurutnya, lomba ini digelar, salah satunya agar masyarakat mengikuti dengan rasa gembira, karena adanya perayaan kedua hari besar tersebut.

“Sedangkan sehari sebelumnya, juga dilombakan kategori SD, SMP dan SMA, serta dewasa putri,” ucap Fajar.

Pihaknya melihat peserta mengikuti kegiatan ini dengan meriah, serta bersemangat.

“Kami mewakili Gubernur Kalsel Muhidin serta Pemprov Kalsel, mengucapkan terimakasih atas keterlibatan teman teman pada kegiatan ini, sehingga terlaksana dengan lancar dan sukses,” ujar Fajar.

Sementara itu, Kadispora Kalsel Pebrian Hapiz mengaku bersyukur lomba gerak jalan tahunan ini terlaksana dengan baik.

“Alhamdulillah lomba gerak jalan ini dapat terselenggara dengan baik,” ungkapnya penuh rasa syukur.

Apalagi, lanjut Pebriadin, jumlah peserta meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Antusiasme peserta ini membuktikan para peserta bersemangat memeringati HUT RI dan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan, dengan jiwa kebangsaan,” ucapnya.

Pihaknya berharap, peserta yang mengikuti lomba gerak jalan ini tidak meski berpikir harus menang, yang terpenting adalah partisipasinya memeriahkan kegiatan.

“Kegiatan ini merupakan wujud perhatian dari Gubernur serta Wakil Gubernur Kalimantan Selatan kepada masyarakat,” ucap Pebriadin.

Untuk menciptakan masyarakat yang bugar, masyarakat yang berbudaya olahraga, Dispora Kalsel mencoba untuk mengolahragakan masyarakat, dan dapat menjadikan budaya hidup sehat dengan berolahraga. (SRI/RIW/EPS)

Pemprov Kalsel Dorong Penempatan ASN Berdasarkan Kompetensi dan Kinerja

Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong perubahan dalam pengelolaan karier aparatur sipil negara (ASN), dengan menempatkan kompetensi, kinerja, dan disiplin sebagai bagian penting dalam menentukan posisi jabatan.

Upaya tersebut dilakukan melalui penerapan manajemen talenta yang tengah disiapkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan.

Ket : Gubernur Muhidin saat menyampaikan sambutan pelantikan

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel Muhidin, usai melantik dan mengambil sumpah janji jabatan 10 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (7/8).

Gubernur Muhidin, meminta pemetaan talent pool ASN segera dilakukan secara menyeluruh. Pemetaan akan menggunakan sembilan matrix box manajemen talenta untuk mengetahui posisi setiap ASN berdasarkan kompetensi dan kinerjanya.

“Saya ingin BKD menyiapkan pemetaan database talent pool ASN, termasuk pejabat struktural, ke dalam sembilan matrix box manajemen talenta. Setiap matrix box menunjukkan kompetensi ASN, mulai dari level tertinggi sembilan hingga level terendah satu,” ujar Muhidin.

Muhidin menegaskan, sistem tersebut diperlukan agar proses rotasi, mutasi, maupun pengisian jabatan dapat dilakukan secara lebih objektif.

“ASN akan dinilai melalui sistem asesmen kinerja dan disiplin ke dalam sembilan kategori. Pejabat yang berada pada kategori tinggi memiliki fleksibilitas untuk ditempatkan pada berbagai jabatan,” kata Muhidin.

Sementara itu, Kepala BKD Kalsel, Noryadi, menegaskan bahwa sistem merit melalui manajemen talenta memberikan peluang yang sama bagi ASN untuk mengembangkan karier sesuai kemampuan yang dimiliki.

“Penempatan ASN tidak hanya mempertimbangkan golongan, tetapi juga berdasarkan hasil pemetaan kompetensi, kinerja, dan disiplin. Dengan begitu, setiap ASN memiliki kesempatan untuk menduduki jabatan sesuai kompetensi dan potensinya,” ujar Noryadi.

Menurut Noryadi, penerapan sistem tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional dan objektif.

Ia menjelaskan, apabila pemetaan manajemen talenta belum menghasilkan kandidat yang memenuhi kriteria jabatan tertentu, maka mekanisme seleksi terbuka tetap dapat dilakukan sesuai ketentuan.

Pemprov Kalsel berharap penerapan manajemen talenta mampu menghasilkan penempatan aparatur yang lebih tepat, sekaligus mendorong peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan publik. (BDR/RIW/EPS)

Exit mobile version