DPRD Banjarmasin Dukung Peningkatan Wirausaha Muda

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mendukung dilakukannya peningkatan bagi wirausaha muda di kota seribu sungai. Hal itu disampaikan, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah, kepada wartawan pada Jumat (15/3).

Awan menjelaskan, guna memberikan peningkatan, sebaiknya sejak dini ditanamkan dari kalangan peserta didik dengan cara untuk memiliki semangat dan bercita-cita, membangun usaha mandiri, agar wirausaha muda menjadi pengusaha sukses nantinya.

“Generasi ini sebagai penerus dalam membangun perekonomian daerah,” katanya

Ia menyampaikan, langkah Wirausaha Nusantara bekerja sama dengan SLTA dan kampus dalam menggelar seminar, baru-baru tadi, menghadirkan trainer muda sekaligus Presiden Pemuda Islam Dunia Syafii Efendi, dinilai sangatlah dalam memberikan semangat bagi wirausaha muda untuk maju dan bersaing.

“Seminar dan pelatihan ini sangat tepat diikuti terutama bagi anak muda,” pintanya

Lebih lanjut Awan menambahkan, saat ini jumlah wirausaha muda yang sudah dibina oleh Pemerintah Kota ada sekitar lebih 3.000 orang. Ia berharap, banyaknya wirausaha baru, dapat menciptakan generasi yang cerdas, tangguh, dan memiliki masa depan yang cerah.

“Kita terus mendorong terbentuk softskill, mental dan leadership,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

THR Tidak Boleh Dicicil, Pemko Banjarmasin Tunggu Surat Edaran

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini, menunggu Surat Edaran terkait ketentuan pembayaran tunjangan hari raya (THR), dari Pemerintah Pusat mengenai pembayaran THR tidak boleh dicicil.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin Isa Anshari menjelaskan, berdasarkan aturan dari Pemerintah Pusat tersebut, maka Pemerintah Kota Banjarmasin siap untuk melakukan sosialisasi kepada para pengusaha yang ada di Kota ini.

“Kami belum menerima surat edaran tersebut, namun Pemko Banjarmasin siap melaksanakan aturan tersebut,” ungkap Isa, Jumat (15/3).

Ia berharap, para pengusaha di Kota Banjarmasin dapat mematuhi aturan tersebut, tidak melakukan pembayaran cicilan untuk THR.

“Selama ini di Kota Banjarmasin kami tidak pernah menemukan laporan adanya pembayaran yang dicicil,” ucapnya.

Dikatakan Isa, pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembagian THR oleh para pengusaha di Kota Banjarmasin.

“Kami tentunya melakukan pemantauan terhadap pembayaran THR tersebut,” ujar Isa.

Bagi, lanjutnya, karyawan menemukan adanya pembayaran THR cicilan di Kota Banjarmasin, agar dapat melaporkan kepada pihaknya. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Harapkan Pasar Wadai Ramadhan Dapat Tingkatkan Ekonomi

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mengharapkan, Pasar Wadai Ramadhan, dapat menaikkan roda perekonomian di kota ini. Kepada Abdi Persada FM, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Tugiatno, pada Rabu (13/3) mengatakan, Pasar Wadai Ramadhan merupakan kegiatan rutin tahunan. Dimana, dampaknya dapat meningkatkan ekonomi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau (UMKM), yakni berbagai macam kue tradisional dan hidangan siap saji dijual selama bulan puasa.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Tugiatno

“Kami apresiasi kegiatan ini selalu dilaksanakan,” ucapnya

Disampaikan Tugiatno, saat ini Pasar Wadai Ramadhan Banjarmasin, berlokasi di Jalan RE Martadinata atau depan Balaikota Banjarmasin, yang juga berdekatan dengan sungai Martapura. Ia berharap, akan semakin ramai dikunjungi oleh warga, terutama menikmati keindahan susur sungai.

“Pasar wadai Ramadhan Banjarmasin, tidak hanya menaikkan ekonomi, juga wisatanya,” jelas Tugit

Suasana pengunjung di Pasar Wadai Ramadhan Banjarmasin

Lebih lanjut Tugiatno menambahkan, adanya Pasar Wadai Ramadhan Banjarmasin, juga merupakan sebuah tradisi kebudayaan yang patut dilestarikan, sebagai warisan kepada generasi bahwa kegiatan ini sudah berlangsung hampir 37 tahun lamanya.

“Beragam kue khas Banjar, hanya ada dijual diantaranya, amparan tatak, bingka barandam, dan putri selat. Selain makanan dan minuman, yang sekarang inovasi oleh para pedagang,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta Warga Berperan Pelihara RTH

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta masyarakat, dapat berpartisipasi memelihara Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekitar. Hal itu disampaikan, Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, Muhammad Isnaini, kepada wartawan, pada akhir pekan.

Isnaini mengatakan, adanya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota ini, tentu akan menjadikan lingkungan tertata rapi, bersih dan memberi ruang edukasi serta rekreasi. Ia berharap, masyarakat sekitar dapat memeliharanya, dengan cara menjaga setiap fasilitas yang sudah diberikan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, Muhammad Isnaini

“Tahun 2024 ini ada tiga RTH yang sudah diresmikan oleh Pemkot,” ucapnya

Ia menyampaikan, kehadiran Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai ekosistem tumbuhan, karena pada zaman sekarang tanaman yang hijau sudah banyak tergantikan oleh bangunan-bangunan pemukiman, diantaranya salah satu jenis tanaman yang perlu dilestarikan, pohon Emas Intan. Dimana, merupakan tanaman khas ada di daerah kampung Biuku Kelurahan Sungai Andai.

“Pengenalan tanaman khas sangat penting diketahui oleh regenerasi,” pintanya

Lebih lanjut Isnaini menambahkan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) ditengah kota dapat menjadi tempat bermain aktif untuk anak-anak dan bersantai bagi orang dewasa, sekaligus konservasi lingkungan hijau. Dimana, setiap hari sering dikunjungi warga, terlebih di akhir pekan dan hari libur.

“RTH sebagai ruang publik dimanfaatkan oleh masyarakat untuk hanya interaksi,” tutupnya.

Suasana RTH Jalan Kemiri, Kelurahan Sungai Andai

Untuk diketahui, di tahun 2024 ini Pemerintah Kota Banjarmasin, telah meresmikan tiga Ruang Terbuka Hijau yaitu RTH di Jalan Kemiri Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Taman Patih Masih yang berada di bawah Jembatan HKSN Banjarmasin Barat, dan RTH Jahri Saleh di Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)

Pasokan Ikan di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Mencukupi Menjelang Ramadhan

BANJARMASIN – Pasokan ikan laut di UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mencukupi menjelang pelaksanaan Ramadhan Tahun 2024 ini.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki mengatakan, menjelang pelaksanaan Ramadhan tahun ini, untuk pasokan ikan laut segar dari kapal nelayan mencukupi.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki

“Alhamdulillah untuk pasokan ikan segar menjelang Ramadhan lancar,” ungkap Jaki, kepada sejumlah wartawan, Jumat (8/3).

Saat ini, lanjutnya, dapat dilihat kapal nelayan yang masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin cukup banyak.

“Karena itu dapat kami pastikan pasokan ikan di Bulan Ramadhan Tahun ini aman,” ucapnya.

Sedangkan, tambahnya, untuk harga ikan laut saat ini masih stabil.

“Untuk masalah harga ikan laut sampai saat ini masih standar atau stabil,” ujarnya.

Dan, lanjut Jaki, harga ikan laut yang dijual di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin ini tentunya lebih murah, bila dibandingkan dengan harga di Pasaran.

Harga ikan kembung dijual dikisaran Rp 30 ribu per kilo, ikan tongkol sisik dijual dikisaran Rp 36 ribu per kilo, ikan tongkol Sulawesi dijual dikisaran Rp 20 sampai Rp 25 ribu rupiah, ikan tongkol gundul dijual dikisaran Rp 22 sampai Rp 25 ribu per kilo, ikan layang dijual dikisaran Rp 13 sampai Rp 17 ribu per kilo, serta ikan bandeng dikisaran Rp 17 ribu per kilo. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Digelarnya PORWADA II Tahun 2024

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mengapresiasi gelaran Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) sebagai ajang bagi daerah ini mempersiapkan menuju Porwanas 2024.

Kepada sejumlah wartawan, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kalsel, Agus Dian Nur, mewakili Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, usai membuka gelaran Porwada II tahun 2024, di GOR Kompetem, kawasan Gatot Subroto Banjarmasin, pada Rabu (6/3).

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kalsel, Agus Dian Nur, saat diwancara awak media

Agus mengatakan, dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat menjaring bakat hebat dari para wartawan untuk nantinya menjadi perwakilan Kalsel di Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tahun 2024, pada Agustus mendatang.

“Mulai sekarang dapat dipersiapkan berbagai bakat dan kemampuan dari para wartawan,” katanya

Ia menyampaikan, Porwada kali ini, memberi kesempatan tidak hanya lomba juga mempererat tali silaturahmi antar sesama wartawan, memupuk semangat berkompetisi yang sehat, guna mencari para pemenang. Mengingat, pada pelaksanaan Porwanas 2022 lalu, kontingen Kalsel berhasil menduduki peringkat enam besar.

“Kami ingin atlet dipersiapkan lebih matang, apalagi sebagai tuan rumah dengan target Juara III besar atau Peringkat I,” jelas Agus

Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, didampingi Ketua Panitia Porwada 2 PWI Kalsel, Didin Ariadi

Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, menambahkan, pihaknya mengapresiasi Porwada Kalimantan Selatan ini telah didukung sepenuhnya Pemerintah Provinsi Kalsel. Dalam rangka menjaring atlet potensial pada Porwanas 2024 mendatang, diikuti peserta seleksi sekitar 125 orang untuk cabang olahraga Tenis Meja, Domino, E-sport, Biliar, Catur, serta Karya Jurnalistik Reportase Radio.

“Mari tunjukkan segala kemampuan, demi mencapai hasil maksimal ketiga berlaga di Porwanas,” pintanya

Lebih lanjut Helmi menambahkan, pihaknya berupaya merealisasikan target tersebut, dengan cara mempertahankan cabang yang mendapatkan medali dan menambahkan cabang lain, untuk memperoleh medali yaitu lomba reportase radio dan fotografi. Kedua
cabang ini akan dimaksimalkan, persiapan mulai 5 – 6 bulan kedepan.

“Untuk pelatih-pelatihnya mempunyai kemampuan yang handal, saya optimis target itu dapat dicapai,” tutup Helmie

Untuk diketahui, ada tiga venue pertandingan lima cabang olahraga pada Pekan Olahraga Wartawan Daerah kali ini, yaitu di Gedung PWI Kalsel, GOR Tenis Meja Kompeten dan salah satu tempat Biliar di Kawasan Sultan Adam. (NHF/RDM/APR)

Gubernur Kalsel Lantik 65 Pejabat Di Lingkup Pemprov

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor melantik sebanyak 65 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (6/3).

Dalam Sambutannya, gubernur mengatakan, pelantikan ini merupakan wujud kepercayaan dan amanah yang diberikan untuk menjalankan dan mengawal jalannya roda pemerintahan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Saya juga mengapresiasi dedikasi dan pengabdian saudara dalam mengemban tugas dan tanggung jawab selama ini karena telah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kalimantan Selatan,” katanya.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, saat menyampaikan sambutan

Sahbirin menambahkan, seorang pejabat struktural, memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan jalannya program dan kegiatan pembangunan sesuai dengan target-target yang telah ditetapkan.

“Jabatan ini merupakan ujian sesungguhnya, di mana kompetensi kepemimpinan saudara-saudara sekalian digunakan untuk memaksimalkan sumber daya dan potensi organisasi dalam mencapai tujuan pembangunan Kalimantan Selatan yang kita cita-citakan bersama,” ujarnya.

Pada momen tersebut Sahbirin juga menekankan kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan dan manajemen organisasi membangun sinergi dan kerjasama yang solid dengan seluruh jajaran, serta dengan pemangku kepentingan lainnya.

“Jadilah teladan dalam menegakkan integritas, menghindari korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta senantiasa memprioritaskan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan,” tegasnya.

Suasana Pelantikan Pejabat di Lingkup Pemprov Kalsel

Ia juga mengimbau agar para pejabat yang dilantik bisa lebih responsif terhadap aspirasi dan kebutuhan masyarakat, serta memberikan ruang bagi partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan program pembangunan.

“Kepada pejabat yang baru dilantik agar dalam menjalankan tugas sehari-hari harus konsisten dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik seperti Kesetaraa, Responsif, Transfaransi, Akuntabilitas dan Partisipasi Masyarakat,” tutup Sahbirin Noor.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalsel, Dinansyah mengatakan, pelantikan ini guna mengisi sejumlah kekosongan pejabat yang ada di sejumlah instansi, agar tidak menggangu proses pelayanan kepada masyarakat.

“Hari ini yang kita lantik sebanyak 65 orang pejabat terdiri dari 1 Pejabat Tinggi Pratama, 25 Pejabat Administrator, dan 39 Pejabat Pengawas. Kita tidak menginginkan suatu organisasi itu berlama-lama kosong untuk pejabat Administrator dan Pengawas, sehingga kita laksanakan pelantikan ini, agar pelayanan kepada masyarakat juga bisa optimal,” ungkapnya. (BDR/RDM/APR)

RSUD Ulin Banjarmasin Gelar Forum Konsultasi Publik Untuk Tngkatkan Pelayanan

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin saat ini terus meningkatkan pelayanan untuk masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan, oleh karena itu, digelar Forum Konsultasi Publik, di Aula Gedung Ulin Tower Lantai 8, Rabu (6/3), yang dibuka oleh Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Diauddin.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

“Konsultasi publik ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun,” ungkap Diauddin.

Kegiatan ini, lanjutnya, penting bagi RSUD Ulin Banjarmasin, untuk menampung inspirasi dari masyarakat.

“Konsultasi publik ini, dalam rangka peningkatan pelayanan di RSUD Ulin Banjarmasin,” ujarnya.

Diauddin menjelaskan, Indeks Kepuasan Pelayanan di RSUD Ulin Banjarmasin saat ini sudah mencapai 80 persen.

“Meski tingkat kepuasan pelanggan di RSUD Ulin Banjarmasin sudah cukup baik. Namun, masih ada kekurangan yang terus ditingkatkan,” ucapnya.

Menurut Diauddin, pelayanan yang masih dikeluhkan tersebut, seperti antrian pelayanan masih tinggi, serta kesulitan dalam mencari kamar di RSUD Ulin Banjarmasin.

Hadir pada konsultasi publik tersebut, Camat, Lurah, RT, Tokoh Masyarakat disekitar RSUD Ulin Banjarmasin, serta lainnya. (SRI/RDM/APR)

Paman Birin Inginkan Warga Dapat Akses Air Minum Layak dengan Harga Terjangkau

Banjarmasin – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, membuka rapat Koordinasi Tim Penyusun, Perumus dan Penghitung Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah BUMD Air Minum di Provinsi Kalsel Tahun 2025.

Rapat ini diadakan di Ruang Rapat Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalsel, Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, pada Selasa (5/3) pagi.

Rapat Koordinasi Tim Penyusun, Perumus dan Penghitung Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah BUMD Air Minum di Provinsi Kalsel Tahun 2025, membahas langkah awal dalam menentukan tarif air minum yang berbeda-beda di setiap daerah, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kemampuan masyarakat.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemprov Kalsel saat mewakili Gubernur memimpin rakor pada Rabu (6/3)

Husnul Hatimah, seusai rapat mengatakan, bahwa rapat internal ini merupakan langkah awal dalam menentukan tarif air minum yang adil dan terjangkau bagi masyarakat.

“Paman Birin ingin memastikan bahwa semua masyarakat Kalsel mendapatkan akses air minum yang layak dengan harga yang terjangkau,” jelas Husnul.

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa rapat ini merupakan langkah awal dalam menentukan tarif air minum BUMD di Provinsi Kalsel tahun 2025.

“Tarif air minum akan ditentukan berdasarkan beberapa faktor, seperti biaya produksi, biaya operasi, tingkat inflasi, dan kemampuan masyarakat,” ujar Husnul.

Selain itu, Husnul mengatakan bahwa tarif air minum akan berbeda-beda di setiap daerah, tergantung pada kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah.

“Daerah yang memiliki biaya produksi tinggi dan kemampuan masyarakat yang rendah, kemungkinan tarif air minumnya akan lebih rendah,” paparnya.

Rapat Koordinasi tersebut dihadiri perwakilan dari beberapa SKPD lingkup Kalsel, BUMD air minum, dan Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) Kalsel. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Dispora Kalsel Gelar Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif 2024

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif Tahun 2024, di Kota Banjarmasin. Dibuka Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Hermansyah diwakili Sekretaris Dispora Kalsel Fathul Bahri, Selasa (5/3).

“Pada kegiatan ini akan terpilih pasangan muda inspiratif dan berprestasi yang dapat dicontoh oleh pasangan muda lainnya di Banua,” ungkap Fathul Bahri.

Misalnya, keharmonisan dalam berumah tangga, tidak adanya kekerasan dalam rumah tangga, kemudian menurutnya pasangan yang selalu harmonis kedepannya.

Sekretaris Dispora Kalsel Fathul Bahri

“Siapa pun yang terpilih pada pemilihan Pasangan Muda Inspiratif tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ini, dapat memberikan prestasi terbaik bagi Banua,” ucap Fathul Bahri.

Sementara itu, Kasi Kewirausahaan, Kemitraan, dan Penghargaan Pemuda Dispora Kalsel Deny Saputra mengungkapkan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan mengaku kesulitan dalam mencari peserta pasangan muda inspiratif.

Hal tersebut terbukti dengan peserta pada Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif tahun ini hanya diikuti 15 pasang, dari 11 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalsel.

“Kedua kabupaten yang tidak ikut tersebut, yaitu Kabupaten Tapin serta Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkap Deny.

Kesulitan tersebut, tambahnya, dikarenakan terbanyak terkendala dengan usia. Mengingat usia pemuda saat ini 16 hingga 30 tahun.

“Sedangkan, pasangan muda di Kalsel kebanyakan berusia lebih dari ketentuan tersebut,” ujarnya. (SRI/RDM/APR)

Exit mobile version