Pemko Banjarmasin Terus Upayakan Penurunan Stunting

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin Melaksanakan Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting di Kota Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai, Kamis (1/8). Dibuka Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, didampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hardiyanti.

Arifin mengatakan, kegiatan tersebut untuk melihat dan mengevaluasi kasus stunting di Kota Banjarmasin. Dalam mengejar target Pemerintah Pusat.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

“Pada tahun 2024 ini Pemerintah Kota Banjarmasin ditarget dapat mencapai 14 persen penurunan stunting,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Karena itu, lanjutnya, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan segala upaya untuk penurunan angka stunting tersebut.

“Pemerintah Kota Banjarmasin meminta dukungan untuk semua pihak, dalam mencapai upaya penurunan stunting,” ujarnya.

Arifin mengatakan, sedangkan untuk capaian angka stunting di Kota Banjarmasin hingga saat ini sudah dikisaran 26 persen.

“Capaian sebesar 26 persen tersebut, membuat Kota Banjarmasin masih harus mengejar capaian sebesar 12 persen lagi, untuk mencapai target penurunan angka stunting sebesar 14 persen,” tutur Arifin.

Untuk mencapai penurunan sebesar 12 persen tersebut, maka pengumpulan data data kasus stunting di Kota Banjarmasin sangat diperlukan.

“Saat ini diperlukan data yang akurat pada kasus penurunan stunting, sehingga hasil nyata upaya dari penurunan stunting di Kota Banjarmasin dapat terlihat serta tercapai,” ucap Arifin. (SRI/RDM/RH)

Santri TPQ/LPTQ Kota Banjarmasin Diharapkan Amalkan Al Qur’an

BANJARMASIN – Santri dan Santriwati TPQ dan LPTQ Kota Banjarmasin diharapkan tetap mengamalkan Al Qur’an meski telah diwisuda.

Wisuda ini dilaksanakan, di Aula Kayuh Baimbai, Rabu (31/7).

“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya memberikan apresiasi atas digelarnya Khataman dan wisuda santri TPQ dan LPTQ ini,” ungkap Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, kepada sejumlah wartawan usai mewisuda santri.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

Sehingga, lanjutnya, anak anak ini tumbuh menjadi pribadi yang cinta Al Qur’an.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan dukungan terhadap pihak penyelenggara kegiatan tersebut.

“Pemko Banjarmasin mengucapkan terimakasih, kepada penyelenggara yang telah berhasil mengantarkan santri dan santriwati menyelesaikan pendidikan Al Quran hingga khatam,” ucap Arifin.

Pada kegiatan khatam Al-Quran dan wisuda ini diikuti sebanyak 112 santri dan santriwati di Kota Banjarmasin.

“Pemko Banjarmasin memberikan dukungan untuk peningkatan pendidikan cinta Al Qur’an di kota tersebut,” ujarnya.

Mengingat, pendidikan cinta Al Qur’an ini, sangat bermanfaat untuk anak anak kedepannya. Sehingga, perlu mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Dengan adanya pendidikan cinta Al Qur’an ini, maka diharapkan anak didik TPQ dan LPTQ dapat menjadi pribadi yang memiliki akhlak yang mulia,” ucap Arifin. (SRI/RDM/RH)

Kemenpora Berikan Pelatihan Pengembangan Kewirausahaan Pemuda di Banjarmasin

BANJARMASIN – Kemenpora RI memberikan pelatihan pengembangan Kewirausahaan pemuda, untuk mendukung penciptaan ekosistem Kewirausahaan di Kota Banjarmasin, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Selasa (30/7).

Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora Hendro Wicaksono mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja dari Kemenpilora untuk pemuda yang ada di Kabupaten dan Kota di Tanah Air

Assisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI Hendro Wicaksono

“Saat ini pelatihan dilaksanakan di Kota Banjarmasin, dengan tujuan meningkatkan wirausaha muda, sehingga pemuda setempat semakin kreatif dan inovatif dalam menjalankan usahanya,” ungkapnya.

Hendro berharap, sehingga kedepannya para pemuda tersebut, dapat meningkatkan roda perekonomian di Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Pemko Banjarmasin memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelatihan penumbuhan minat wirausaha pemuda oleh Kemenpora RI.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor didampingi Sekretaris Disbudporapar Banjarmasin Fitriah

“Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi dengan digelar pelatihan penumbuhan minat wirausaha pemuda oleh Kemenpora,” ucap Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

Pemuda di Kota Banjarmasin diharapkan, tidak mudah menyerah dalam menjalankan usahanya.
Pemuda juga diminta, untuk tidak mudah menyerah, serta dapat menemukan peluang usahanya, agar dapat terus maju.

Sedangkan, Sekretaris Disbudporapar Kota Banjarmasin Fitriah mengatakan, pemuda Kota Banjarmasin yang mengikuti kegiatan Pelatihan dari Kemenpora ini, merupakan perwakilan pemuda dari wilayah ekstrim kemiskinan.

“Dengan melibatkan pemuda setempat pada pelatihan tersebut, maka kedepannya para pemuda tersebut, dapat meningkatkan perekonomian mereka,” ucap Fitriah. (SRI/RDM/RH)

RSUD Ulin Berkomitmen Tingkatkan dan Perkuat Mutu Pelayanan

BANJARMASIN – RSUD Ulin Banjarmasin terus berkomitmen untuk dapat meningkatkan dan menguatkan mutu pelayanan untuk masyarakat. Untuk itu, maka dilakukan Monitoring Evaluasi (Monev) akreditasi yang bersinergi dengan Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP), di Aula lantai 8, Gedung Ulin Tower, Kamis (25/7).

“Pelaksanaan Monev ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam memperbaiki pelayanan kepada masyarakat supaya bisa terus prima,” ungkap Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin, kepada sejumlah wartawan.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

Sehingga, lanjutnya, pelaksanaan ini penting dalam meningkatkan mutu serta keselamatan pasien sehingga sehingga mampu memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh pasien di RSUD Ulin Banjarmasin.

Pada kegiatan Monev kali ini Tim Penilai akan ke lapangan untuk melihat dan menilai secara langsung pemberian pelayanan di RSUD Ulin Banjarmasin, selama dua hari mendatang.

Dalam kesempatan tersebut Diauddin juga menjelaskan, RSUD Ulin Banjarmasin saat ini berfokus pada penanganan program prioritas yang diberikan Kemenkes RI.

“Setelah penilaian akrediatasi RSUD Ulin saat ini lebih memfokuskan terhadap program prioritas yang telah diberikan oleh Kementerian kesehatan untuk RSUD Ulin Banjarmasin,” ujarnya.

Diantaranya untuk penanganan penyakit kanker, jantung, stroke, ginjal dan Kesehatan Ibu dan Anak.

“Selain program prioritas tersebut RSUD Ulin juga tetap memberikan pelayanan yang lainnya,” ucap Diauddin.

Semua pelayanan kesehatan yang diberikan di RSUD Ulin Banjarmasin, untuk peningkatan kesehatan masyarakat di Banua.

Sementara itu, Ketua Tim Surveyor LARS SHP Ely Retno Setyowati mengatakan, tentunya apresiasinya diberikan kepada RSUD Ulin Banjarmasin, dengan menyelenggarakan Monev ini

“Rumah sakit tipe A yang ada di indonesia belum pernah menyelenggarakan kegiatan ini dengan lembaga akreditasi,” ungkapnya.

Untuk kegiatan survei sendiri, tambahnya, surveyor meliat seluruh pelayanan sebanyak 16 bab, mulai dari elemen 1 hingga semuanya mendapatkan penilaian.

“Kami sudah melihat dokumen, dan saat ini kami melihat ke lapangan untuk mengetahui apakah implementasi sesuai dengan pelaporan tertulis tersebut,” jelas Ely Retno. (SRI/RDM/RH)

UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Bagi Ikan Segar Dukung Suksesnya PIN

BANJARMASIN – Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pelabuhan Perikanan Banjarmasin turut mendukung suksesnya pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, di Kawasan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

Pelaksanaan PIN di kawasan tersebut dilaksanakan RT 29, Kompleks Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Rabu (24/7).

Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Zaki mengatakan, pihaknya mendukung dengan pelaksanaan imunisasi polio di tempat mereka. Sehingga, lanjut Zaki, diharapkan anak anak yang mendapatkan imunisasi polio ini, dapat terbebas dari penyakit polio, serta tumbuh sehat.

Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Zaki

“Kami berharap anak anak yang mendapat imunisasi polio ini, terhindar dari penyakit polio tersebut,” tutur Zaki.

Pada kesempatan tersebut, Pelabuhan Perikanan Banjarmasin memberikan bantuan ikan segar. Untuk memasyarakatkan gemar makan ikan kepada orangtua penerima imunisasi polio tersebut.

“Bantuan ikan segar ini dalam rangka untuk memasyarakatkan gemar makan ikan,” ucap Zaki.

Sementara itu, Ketua RT 29 Kelurahan Pelambuan Raudhatul Fatimah mengatakan, pihaknya bersyukur peserta PIN Polio di tempat mereka, antusias mengikuti kegiatan ini.

“Dengan antusiasnya minat masyarakat ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat semakin tinggi, dengan kesadaran anak anak mereka,” ucapnya.

Sedangkan Lurah Pelambuan Junaidi mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap tingginya minat masyarakat di Kelurahan Pelambuan mengikuti, PIN Polio ini.

“Alhamdulillah pelaksanaan PIN Polio berjalan sesuai harapan seluruh pihak pihak terkait, turutserta dalam mensukseskan PIN Polio di Kota Banjarmasin,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Pelaku IKM di Banjarmasin Dibekali Silinas dan E-Katalog

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melaksanakan Sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional (Silinas) dan E-Katalog Bagi Industri Kecil Menengah (IKM) Di Kota Banjarmasin, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Senin (22/7). Acara dibuka oleh Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

“Sosialisasi yang dilaksanakan ini merupakan salah satu terobosan yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin,” ungkap Arifin.

Sosialisasi ini, lanjutnya, merupakan suatu kemajuan untuk IKM di Kota Banjarmasin dengan sistem Silinas dan e-katalog, untuk memberikan teknologi kepada para pelaku IKM tersebut.

“Silinas dan E-Katalog ini, agar pemasaran produk IKM dapat lebih meningkatkan lagi kedepannya,” ucap Arifin.

Para pelaku IKM dapat melakukan pemasaran pada Silinas dan e-katalog yang sudah diberlakukan secara nasional saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, pelaku IKM di Kota Banjarmasin dapat melaporkan usaha mereka pada Silinas.

Seperti yang disampaikan, Pranata Komputer pada Seksi Pengolahan Data dan Informasi Industri Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan Niman Nasir, selaku narasumber pada Sosialisasi Silinas dan E-Katalog bagi pelaku IKM di Kota Banjarmasin.

Narasumber dari Disperin Kalsel Niman Nasir

“Saat ini kami menjadi narasumber untuk IKM di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Sosialisasi Silinas tersebut, agar para pelaku IKM dapat menggunakan sistem tersebut, yang memang disediakan untuk para pelaku IKM tersebut.

“Sehingga, dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para pelaku IKM di Kota Banjarmasin, dapat melakukan peloporan melalui Silinas dua kali dalam setahun,” ujar Niman.

Karena itu Silinas ini diwajibkan untuk disosialisasikan kepada pelaku IKM oleh Pemerintah Daerah yang ada di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

BPBD Banjarmasin Terima Kunjungan Rescue Jepang dan Cambodia

BANJARMASIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin menerima kunjungan silaturahmi dari Rescue Jepang dan Cambodia.

Kunjungan silaturahmi ini disambut Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, didampingi Kepala Pelaksanaan BPBD Kota Banjarmasin Husni Thamrin, di Balaikota Banjarmasin, Rabu (17/7).

Kepala Pelaksanaan BPBD Kota Banjarmasin Husni Thamrin

“Kami mendapatkan kejutan kunjungan dari pelatih berpengalaman di bidang penanggulangan bencana alam dari Ketua Jepang Rescue (JPR) Kyoshi Masai, serta Rescue Royal Cambodia Soy Narith,” ungkap Husni Thamrin.

Kunjungan kali ini, lanjutnya, untuk melihat pelaksanaan Rescue di Kota Banjarmasin.

“Saat ini sudah memiliki layanan call center untuk pelayanan kebencanaan di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Sedangkan menurutnya di Kamboja belum memiliki layanan call center tersebut.

“Dengan berkunjung ke Kota Banjarmasin, melihat bagaimana pelaksanaan call center,” ujar Husni Thamrin.

Pada kesempatam itu, Kyoshi Masai menyarankan agar Rescue Cambodia bisa mengikuti Kota Banjarmasin untuk membuat call center.

“Sedangkan untuk di Jepang layanan call center mereka sudah cukup besar,” ujarnya.

Sebelumnya Kota Banjarmasin, tambah Husni Thamrin, mendapatkan bantuan mobil pemadam kebakaran berkapasitas besar dengan fasilitas lengkap, untuk membantu memadamkan api ketika musibah kebakaran melanda Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta Pemerintah Pusat, Tutup Situs-Situs Judi Online

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta Pemerintah Pusat menutup seluruh situs-situs judi online.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, baru-baru tadi mengatakan, pentingnya peran Pemerintah Pusat untuk menutup seluruh situs-situs judi online yang berdampak sangat besar bagi daerah. Mengingat dampaknya menimbulkan berbagai persoalan di tengah masyarakat, terlilit masalah finansial, terjadi penurunan kualitas hidup dan terganggu hubungan sosial.

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, saat diwancara awak media

“Kami berharap semua situs-situs Judi online ditutup seluruhnya,” ucap Harry

Disampaikan Harry, bagi masyarakat di kota ini, jangan sampai terjerumus dengan perjudian baik online ataupun offline, terutama berusia masih produktif maupun generasi muda. Selain itu, judi ini akan membentuk kebiasaan buruk dan sikap tidak bertanggung jawab terhadap uang serta waktu.

“Kalau gemar berjudi otomatis berpotensi merusak masa depan,” jelasnya

Lebih lanjut Harry menambahkan, praktik judi sudah jelas dilarang dalam Agama, untuk jaringannyapun sudah jelas merugikan Bangsa dan Negara. Sehingga, bagi warga menduga ada perjudian secara online, maka segera melaporkan ke polisi terdekat dengan menyertakan rincian pelaporan yang jelas, yaitu alamat situs atau nama aplikasi tersebut.

“Masyarakat juga dapat melaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika RI,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta Waspada Peredaran Buah Kecubung

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan, terkait peredaran buah kecubung di kota ini.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Mathari, baru-baru tadi mengatakan, sejak pekan lalu kasus buah kecubung menjadi viral, yakni bagi yang mengkonsumsi akan mengalami mabuk, berhalusinasi, keracunan bahkan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum. Ia meminta, para orangtua harus waspada, terutama bagi memiliki anak-anak masih berusia remaja.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Mathari, saat memberikan komentarnya

“Orang tua harus peka terhadap perubahan perilaku anak sehari-hari,” pintanya

Disampaikan Mathari, peran lingkungan sekitar untuk mengantisipasi sejak dini, sangat penting, yakni memperhatian pada objek anak-anak remaja yang berkumpul, guna mencegah keterlibatan peredaran ataupun penyalahgunaan buah kecubung. Mengingat, kalau menjadi korban buah kecubung, akan memerlukan waktu dalam penyembuhan mentalnya.

“Kami prihatin dengan kasus ini dan berharap cepat tertangani,” jelasnya

Lebih lanjut Mathari menambahkan, pihak Kepolisian dapat terus gencar membasmi peredarannya, tidak hanya narkoba saja. Karena, efek dari buah kecubung akan merusak masa depan generasi muda, terutama dari segi kesehatan.

“Masyarakat harus mengetahui bahayanya, yaitu tidak hanya narkotika tetapi psikotropika,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Tingkatkan Kinerja Kehumasan, Setwan DPRD Banjarmasin Kaji Tiru ke Setwan DPRD Kabupaten Badung

BALI – Guna meningkatkan kehumasan, Sekretariat DPRD Banjarmasin melakukan kaji tiru ke Sekretariat DPRD Kabupaten Badung Provinsi Bali.

Suasana pertemuan Forwadek Banjarmasin

Hal itu disampaikan, Ketua Forum Wartawan Dewan Kota Banjarmasin, Bambang Santoso, usai pertemuan pada Jumat (12/7).

Bambang mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kinerja program kehumasan dan peliputan informasi Sekretariat DPRD kota Banjarmasin. Ia berharap melalui pertemuan ini, dapat semakin terjalin komunikasi yang lebih baik lagi, antara Setwan Kota Banjarmasin dan Setwan Kabupaten Badung.

“Sharing ini sangat penting untuk peningkatan kinerja,” ucapnya

Sementara itu, Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung Provinsi Bali, Putu Ngurah Thomas mengakui selama ini telah terjalin sinergitas antara kehumasan dan pihak media, baik cetak, elektronik dan online. Pihaknya mengapresiasi kepada Setwan Kota Banjarmasin, yang telah memilih Setwan Kabupaten Badung, untuk sharing informasi.

Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, bersama Ketua Forwadek Banjarmasin

“Semoga hasil pertemuan ini dapat semakin terjalin kolaborasi yang lebih baik,” tutupnya

Seperti diketahui, konsultasi dan koordinasi dipimpin Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin Iwan Ristianto, diwakili Kasubbag Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Banjarmasin, Erwin Arizona didampingi Ketua Forum Wartawan Dewan Banjarmasin Bambang Santoso tersebut.

Rombongan Setwan Kota Banjarmasin yang diterima Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Putu Ngurah Thomas, juga diikuti sejumlah anggota persroom wartawan Dewan Kota Banjarmasin. (NHF/NRH/RH)

Exit mobile version