Tingkatkan Kualitas Layanan, RSUD Ulin Banjarmasin Laksanakan Pelatihan Hak Pasien dan Keluarga

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin melaksanakan kegiatan Pelatihan Hak Pasien dan Keluaga, di Auditorium Lantai 8 Gedung Ulin Tower RSUD Ulin Banjarmasin, Kamis (11/7).

Kepala Seksi Humas dan Informasi RSUD Ulin Banjarmasin, Yan Setiawan mengatakan pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan berbagai cara.

Kasi Humas RSUD Ulin Banjarmasin Yan Setiawan

Salah satu upaya yang dilakukan, lanjutnya, adalah mengasah sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan Hak Pasien dan Keluarga ini.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para tenaga medis, serta staf rumah sakit maupun security agar mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien dan keluarga,” jelasnya.

Yan berharap, peserta pelatihan dapat mengimplementasikan apa yang didapatkan dari pelatihan ini sehingga pelayanan prima dapat tercapai di RSUD Ulin Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, Yan juga mengatakan, RSUD Ulin Banjarmasin berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Peningkatan SDM khususnya di bidang pelayanan perlu dilakukan, secara terus menerus. Oleh karena itu, RSUD Ulin Banjarmasin berkomitmen untuk memberikan pelatihan hak pasien dan keluarga,” ucapnya.

Pelatihan tersebut dilaksanakan setiap tahun agar pengetahuan para pegawai di bidang pelayanan terus bertambah.

“Sampai tahun 2024 ini untuk pelatihan hak pasien dan keluarga sudah masuk enam angkatan. Rencananya pada tahun depan akan dilaksanakan kembali,” pungkasnya. (SRI/NRH/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Terima Visitasi Kementerian Kesehatan RSPI Sulianti Saroso

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin menerima kedatangan Tim Visitasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Jakarta.

Kedatangan Rombongan Tim Visitasi Kemenkes RSPI Suliati Saroso yang dipimpin Teguh Sarry Hartono ini diterima Wakil Direktur Penunjang Non Medik Hukum dan Diklat Rusma Khazairin, beserta seluruh Tim Penanganan Penyakit Infeksi Emerging RSUD Ulin Banjarmasin, di Ruang Aula 1 Gedung Ulin Tower Lantai 7 RSUD Ulin Banjarmasin, Kamis (11/7).

Wadir Penunjang Non Medik Hukum dan Diklat RSUD Ulin Banjarmasin Rusma Khazairin

“Kedatangan Visitasi Kementerian Kesehatan RSPI Sulianti Saroso tersebut, untuk Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Pengampunan Layanan PIE atau Penyakit Infeksi Emerging) Tahun 2024,” jelas Wakil Direktur Penunjang Non Medik Hukum dan Diklat RSUD Ulin Banjarmasin Rusma Khazairin.

Rusma berharap, dengan adanya kegiatan ini RSUD Ulin Banjarmasin semakin lebih baik lagi, dalam penanganan dan memberikan layanan PIE kepada masyarakat di Banua.

Kedatangan Tim ini juga, dalam rangka RSUD Ulin Banjarmasin menuju penilaian paripurna untuk Layanan Penyakit Efeksi Emerging tersebut.

Sementara itu, Perwakilan Tim Visitasi Kementerian Kesehatan RSPI Sulianti Saroso, Teguh Sarry Hartono menjelaskan untuk menuju penilaian Paripurna tersebut. RSUD Ulin Banjarmasin diminta untuk dapat melengkapi fasilitas untuk peningkatan pelayanan PIE tersebut. Meski saat ini sudah dinilai baik dalam memberikan pelayanan PIE tersebut.

“Untuk mendapatkan nilai Paripurna tersebut, RSUD Ulin Banjarmasin diwajibkan menjadi Rumah Sakit Pengampuan untuk tiga rumah sakit lainnya di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Rumah Sakit daerah tersebut, yaitu RSUD Boejasin Kabupaten Tanah Laut, RSUD Ratu Zaleha Kabupaten Banjar serta RSUD Hasan Basri Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

“RSUD Ulin Banjarmasin diharapkan mampu memenuhi persyaratan tersebut, sehingga nilai Paripurna dapat diraih,”jelasnya.

Pada kegiatan ini turut hadir perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Arlan Prabowo. (SRI/NRH/RH)

UPT PPA Kota Banjarmasin Lakukan Pembinaan Terhadap Anak Terduga Genk Motor

BANJARMASIN – Unit Pelaksana Tugas (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Banjarmasin, melakukan pembinaan terhadap anak anak terduga genk motor.

Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Banjarmasin Susan mengatakan, PPA Kota Banjarmasin mendapatkan pelimpahan oleh Kepolisian untuk memberikan pembinaan terhadap anak genk motor tersebut.

“Beberapa waktu lalu kami mendapatkan pelimpahan dari petugas kepolisian,” ungkap Susan, Selasa (9/7).

Menurut Susan, pembinaan yang diberikan berupa pencerahan, dari segi moral dan agama sehingga mereka dapat memahami dan menghindari berbagai tindakan yang dapat mengarah ke kasus hukum yang akhirnya merugikan diri sendiri.

“Keterlibatan anak anak tersebut dalam genk motor, diantara mereka banyak yang ikut ikutan hanya sebagai bentuk solidaritas sebagai teman,” ujarnya.

Sehingga pembinaan perlu dilakukan lebih lanjut.

Susan mengatakan, orangtua anak yang terlibat genk motor di Banjarmasin diimbau, untuk terlibat dalam pengawasan terhadap pergaulan anak di luar rumah.

“Pada saat melakukan pembinaan terhadap anak anak yang terlibat genk motor di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Pihaknya melibatkan para orangtua turut mendampingi saat dilakukan pembinaan di Kantor Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Banjarmasin.

“Dengan dilibatkannya para orangtua tersebut, maka para orangtua anak anak yang terlibat genk motor harus bertanggungjawab dan mengawasi bagaimana lingkungan dan pergaulannya, anak anak mereka,” ujar Susan. (SRI/RDM/RH)

Walikota Banjarmasin Kunjungi Indonesia Maju Expo di Jakarta

JAKARTA – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina melakukan kunjungan ke Indonesia Maju Expo di Jakarta, Jumat (5/7).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, kunjungannya ke Indonesia Maju Expo ini, untuk melihat langsung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Kebetulan Kota Banjarmasin menjadi salah satu peserta dari kegiatan Indonesia Maju Expo,” ungkap Ibnu.

Pada pameran ini, lanjutnya, Kota Banjarmasin memamerkan produk Sasirangan.

“Sasirangan sudah dipatenkan merupakan kerajinan khas Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk Kota Banjarmasin, untuk memperkenalkan Sasirangan kepada masyarakat luas,” jelas Ibnu.

Sehingga, lanjutnya, Sasirangan diharapkan dapat menasional hingga medunia.

Walikota Banjarmasin berharap, akan semakin banyak pengunjung pameran yang melihat dan membeli produk Sasirangan Kota Banjarmasin.

Pada kesempatan tersebut, Pemko Banjarmasin menawarkan Kota Banjarmasin sebagai Kota Jasa dan Perdagangan bagi yang ingin berinvestasi di Kota Banjarmasin.

“Pada investigasi di Tahun 2023 lalu di Provinsi Kalimantan Selatan, terbanyak di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap, pada Tahun 2024 ini, dinilai investasi di Kota Banjarmasin semakin meningkat kembali.

“Kota Banjarmasin saat ini terus menawarkan investasi di sektor barang dan jasa,” ucap Walikota.

Sehingga, tambahnya, Pemerintah Kota Banjarmasin menawarkan kepada investor kemudahan dalam hal perizinan, untuk berinvestasi di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Tarik Minat Investor, Pemko Banjarmasin Ikuti Indonesia Maju Expo dan Forum 2024

JAKARTA – Pemerintah Kota Banjarmasin mengikuti Kegiatan Indonesia Maju Expo dan Forum 2024, di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Kamis (4/7). Rombongan Pemko Banjarmasin ini dipimpin Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman.

Pada kegiatan tersebut, Pemko Banjarmasin mengambil tema, “Ayo berinvestasi di Kota Banjarmasin, berinvestasi di Kota Banjarmasin yakin menguntungkan”.

Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman mengatakan, keikutsertaan Pemerintah Kota Banjarmasin pada kegiatan Indonesia Maju Expo ini, tentunya untuk mempromosikan potensi yang ada di kota ini. Seperti, kain Sasirangan, serta produk kuliner.

Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman (Tengah)

“Kota Banjarmasin memiliki kain Sasirangan serta kuliner, yang terkenal,” ucapnya.

Ikhsan berharap, dengan mengikuti kegiatan ini, semakin banyak masyarakat di Tanah Air yang mengetahui, tentang potensi yang ada di Kota Banjarmasin.

Pada kegiatan Indonesia Maju Expo tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin menawarkan keindahan Sungai Martapura.

“Pada kegiatan Indonesia Maju Expo ini, Pemko Banjarmasin menawarkan kepada daerah lain, agar mau berinvestasi di Kota Banjarmasin,” ucap Ikhsan.

Menurut Ikhsan, pihaknya tentu menawarkan potensi yang ada di Kota Banjarmasin, seperti keindahan Sungai Martapura, serta lainnya.

“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya memberikan dukungan terhadap daerah yang mau berinvestasi di Kota Banjarmasin,” ujar Ikhsan.

Pada kegiatan ini turut hadir, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Muftezar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarmasin Ariyani, Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin Windiasti Kartika, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar Rapur Raperda RPJPD 2025 – 2045

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menggelar Rapat Paripurna, tentang penyampaian tingkat I Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, usai rapat paripurna ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (3/7) mengatakan, dalam rangka mewujudkan pembangunan terarah maju dan terdepan, pihaknya menerima Penyampaian Raperda RPJPD tahun 2025 – 2045, dan masing-masing delapan Fraksi memberikan tanggapan melalui pemandangan umum.

Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, saat diwancara

“Setengah Rapur akan dibentuk Pansus,” ucapnya

Disampaikan Harry, pembahasan RPJPD, harus diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Provinsi (RPJPP) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), karena akan berlangsung hingga 20 tahun akan datang.

“Pembahasan Pansus disepakati oleh Komisi III DPRD kota Banjarmasin dengan deadline finalisasi hingga Agustus mendatang,” jelasnya

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menambahkan, sebagai kota berjuluk Seribu Sungai, dan menjadi penyangga Ibukota Nusantara atau IKN, maka rancangan pembangunan harus tertata lagi. Selain itu, juga menjadi penyangga logistik yakni pusat ekonomi di Kalimantan Selatan.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, memberikan komentarnya

“Kami apresiasi pemandangan umum dari 8 Fraksi dan akan dibentuk Pansus,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Tingkat I Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tahun 2025 – 2045, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya didampingi Wakil Ketua Muhammad Yamin, Matnor Ali, Tugiatno dan Sekretaris Dewan Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Sekretaris Daerah Banjarmasin Ikhsan Budiman, kalangan legislatif dan eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Pelaku Usaha Kecil di Kota Banjarmasin Dibina Untuk Menjalankan Usahanya

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin melakukan sosialisasi program inkubasi usaha mikro kepada ratusan pengusaha kecil di kota tersebut, bertempat di salah Satu Hotel, di Banjarmasin, Selasa (2/7). Dibuka oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Ibnu Sina mengatakan, dilaksanakannya Sosialisasi Program Inkubasi Usaha Mikro ini, untuk pembinaan kepada pelaku usaha di Kota Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Program Inkubasi ini merupakan andalan dari Pemerintah Kota Banjarmasin untuk melahirkan pelaku usaha mikro,” ungkapnya.

Karena Kota Banjarmasin merupakan Kota Jasa dan Perdagangan.

“Sehingga, Pemko Banjarmasin melakukan pengawalan selaka 6 bulan bulan kepada para pelaku usaha baru yang terdaftar, pada program kawal inkubator,” jelasnya.

Selain itu, pengawalan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin, melalui dinas terkait, pada saat menghasilkan produk, menjual produk, serta pada saat mempertahankan usaha agar tetap berjalan.

“Alumni kawal inkubasi yang telah dihasilkan pada program Pemerintah Banjarmasin, saat ini sudah berhasil menjalankan usahanya,” ucap Walikota.

Diharapkan, pada program selanjutnya dapat berjalan sukses seperti sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga kerja Kota Banjarmasin Isa Anshari mengatakan, pada kegiatan ini diikuti sebanyak 100 lebih pelaku usaha kecil, yang ada di Kota Banjarmasin.

“Program kawal inkubasi ini berlangsung hingga Oktober mendatang,” ucapnya.

Pada program tersebut, pelaku usaha diberikan pemahaman awal, manajemen berkelanjutan dari usaha yang mereka tekuni. (SRI/RDM/RH)

Ketua DPRD Banjarmasin Imbau Warga Terima Pantarlih

BANJARMASIN – Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya mengimbau, seluruh masyarakat di kota ini, menerima Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih).

Suasana Coklit di kediaman Ketua DPRD Banjarmasin

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, kepada wartawan, usai menerima KPU Banjarmasin dalam Coklit, pada Senin (1/7).

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, saat memberikan komentarnya

Harry mengapresiasi kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) agar tercipta kesuksesan Pilkada yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang. Ia mengimbau, masyarakat menerima petugas dan menyampaikan data kependudukan akurat.

“Dengan tercipta partisipasi yang tinggi dari warga, sangat penting untuk kesuksesan Pilkada, baik Pemilihan Gubernur dan Wagub serta Walikota dan Walkot,” katanya

Sementara itu, Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah menyampaikan kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) digelar selama satu bulan, mulai tanggal 24 Juni – 24 Juli 2024.

Kegiatan ini, lanjutnya, bertujuan memastikan data pemilih akurat untuk Pilkada pada 27 November mendatang. Kunjungan ini tidak hanya simbolis, tetapi memverifikasi data kependudukan sesuai Daftar Penduduk Potensial Pemilih.

“Kalau ada data ketidaksesuaian, Pantarlih akan memperbarui, supaya siap digunakan pada Pilkada nanti,” ucapnya

Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu Banjarmasin, Muhammad Fachrizannor. Ia mengaku selama kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) untuk sementara hingga hari ke delapan ini, tidak ada mengalami kendala di lapangan, dan pihaknya akan terus mendampingi hingga 24 Juli 2024 mendatang.

“Kami akan terus jalin sinergisitas di lapangan,” tutupnya

Untuk diketahui, KPU Kota Banjarmasin menggelar Pencocokan dan Penelitian (Coklit) di kediaman Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, Jalan A Yani Komplek Bunyamin Permai 2 Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Kegiatan Coklit dipimpin Ketua KPU Kota Banjarmasin Rusnailah, didampingi Komisioner dan Sekretaris KPU, Ketua Bawaslu Banjarmasin dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih), dan PPK serta PPS. (NHF/NRH/RH)

Gelaran BSF 2024 Resmi Ditutup

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin resmi menutup pelaksanaan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) Tahun 2024.

Penutupan BSF dilakukan oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Siti Wasilah di salah satu pusat perbelanjaan terbesar, di Kota Banjarmasin, Minggu (30/6).

Dalam sambutannya Siti Wasilah mengucapkan terimakasih, kepada semua pihak yang telah turut serta mensukseskan pelaksanaan BSF Tahun 2024 ini.

Ketua Dekranasda Banjarmasin Siti Wasilah

“Seluruh kegiatan pelaksanaan BSF Tahun 2024 berjalan lancar dan sukses,” ungkapnya.

Oleh karena itu, diharapkan BSF ini dapat terus dilaksanakan pada tahun tahun berikutnya. Meski dengan kepemimpinan yang baru.

“Siapapun Walikotanya nanti, hendaknya Gelaran BSF dapat terus dilanjutkan,” harapnya.

Mengingat, pelaksanaan BSF ini merupakan wadah bagi pengrajin Sasirangan untuk menjual produk mereka.

Pesan yang sama juga disampaikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, kepada penerus pemimpin Kota Banjarmasin. Untuk tetap melanjutkan kegiatan pelaksanaan BSF di waktu yang akan datang.

“BSF ini merupakan kegiatan untuk seluruh pengrajin Sasirangan di Kota Banjarmasin,” ucap Walikota.

Sehingga, kegiatan ini menghidupkan kerajinan tradisional kain Sasirangan di Kota Banjarmasin.

Pada Malam Penutupan BSF Tahun 2024 turut dimeriahkan, dengan penampilan Fashion Show karya desainer Banua Catherine Ambar Sari dan Fahmi dengan tamu kehormatan desainer nasional Ayu Dyah Andari. (SRI/NRH/RH)

Pawai Basasirangan 2024 BSF Ke 8 Diikuti Ribuan Peserta

BANJARMASIN – Semarak Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) ke 8, semakin meriah dengan adanya parade Pawai Sasirangan 2024, terpusat di kawasan Siring Menara Pandang Banjarmasin, Minggu (30/6). Acara dilepas Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Ketua Dekranasda Banjarmasin Siti Wasilah.

Kemeriahan pawai tersebut diikuti kurang lebih 3.000 peserta yang terdiri dari 72 regu baik itu SKPD, sekolah-sekolah, komunitas serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis) se- kota Banjarmasin.

Diskominfotik Kota Banjarmasin turut meramaikan Pawai Sasirangan

Ibnu Sina bersyukur atas animo masyarakat maupun para peserta yang turut meramaikan kegiatan parade Sasirangan BSF ke-8 tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini seluruh peserta pawai Basasirangan tercatat diikuti sebanyak 2900-an peserta,” ujarnya disela-sela pelepasan.

Ia pun berharap kegiatan yang rutin digelar setiap tahun itu dapat dilaksanakan kembali dengan lebih meriah di tahun-tahun mendatang.

Senada, Plt Kadisbudporapar Machli Riyadi mengapresiasi antusiasme peserta maupun masyarakat yang mengikuti jalannya parade pawai Basasirangan. Ia menuturkan, jumlah peserta yang hadir melebihi dari target yang dicanangkan oleh panitia penyelenggara.

“Alhamdulillah sukses luar biasa karena pesertanya sangat antusias, kita menargetkan 1.600 hingga maksimal 2.000 orang namun ternyata yang ikut ada 2.921 orang,” beber Machli Riyadi.

“Tentunya hal ini membuktikan bahwa kegiatan ini cukup di nanti-nanti oleh masyarakat dan unsur yang ikut dalam pawai, semuanya saling membaur bangga dengan Sasirangan,” sambungnya.

Lanjut, Machli menyebut bahwa jumlah peserta yang meningkat dari tahun-tahun sebelumnya juga disebabkan oleh kombinasi serta konsep pakem dari event tersebut.

“Sehingga peserta lebih bergairah dengan berbagai macam kreativitas yang ditampilkan,” katanya lagi.

Untuk itu, Machli ingin siapapun pemimpin baru yang nantinya melanjutkan pembangunan di kota Banjarmasin, akan tetap menjadikan ajang BSF ini sebagai agenda rutin tahunan bagi masyarakat kota Banjarmasin.

Adapun para pemenang pawai :
Kategori Terheboh

  1. Dinas Perdagangan & Perindustrian
  2. Dinas Kesehatan
  3. Sanggar Bastari

Kategori Terkompak

  1. PAM Bandarmasih
  2. PKK Kota Banjarmasin
  3. SMPN 21 Banjarmasin

Kategori Terkreatif

  1. Nanang Galuh/Putra Putri Sasirangann/Duta Anggrek
  2. Sarigading (Sekretariat Kota Banjarmasin)
  3. Inspektorat Kota Banjarmasin (ADV/SRI/RDM/RH)
Exit mobile version