Dari Krayon ke Harapan, Anak Banjarmasin Berkarya Dalam Warna

BANJARMASIN – Ratusan anak dari berbagai kelompok bermain (KB) se-Kota Banjarmasin, mengikuti lomba mewarna dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin, di balai kota, Senin (15/9). Lomba mewarna dibuka Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, didampingi Bunda PAUD Kota Banjarmasin Neli Liatriani.

“Yang terpenting bukan siapa yang menang atau kalah. Saya ingin anak-anak berani mencoba, percaya diri, dan bahagia. Inilah cara kita menumbuhkan generasi yang kreatif sejak dini,” ujar Yamin.

Menurutnya, lomba mewarna bukan hanya sekadar hiburan, melainkan ruang belajar yang mengajarkan anak – anak untuk menyalurkan imajinasi dengan cara menyenangkan.

“Kita bisa melihat kreativitas dan keberanian mereka, dan itu modal penting untuk masa depan,” ucap Yamin.

Karena itu, lanjut Yamin, pemerintah kota berharap lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan sarana edukasi dan rekreasi yang mempererat hubungan anak, orang tua, serta pendidik.

Sedangkan Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani menilai, kegiatan ini sejalan dengan tema Hari Jadi Kota Banjarmasin, yakni, “Gawi Sabumi Menuju Banjarmasin Maju Sejahtera.”

“Saya bersyukur anak-anak bisa ikut berpartisipasi dalam Hari Jadi Kota Banjarmasin. Kehadiran orang tua dan guru menunjukkan betapa pentingnya dukungan bersama dalam membentuk generasi emas yang cerdas dan berkarakter,” ungkap Neli.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dan Himpaudi, yang telah memfasilitasi wadah kreativitas bagi anak-anak usia dini.

“Kami ingin anak-anak tumbuh dengan karakter positif. Lomba mewarna ini hanyalah permulaan untuk membiasakan mereka berani mengekspresikan diri,” ucap Neli. (SRI/RIW/RH)

Ribuan Peserta Ikuti Lomba Burung Berkicau Wali Kota Cup 2025

BANJARMASIN – Ribuan pecinta burung kicau atau Kicau Mania dari berbagai daerah, mengikuti Lomba Burung Berkicau Wali Kota Cup 2025, yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin, Minggu (14/09).

Ajang ini berlangsung meriah di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin foto bersama pemenang serta panitia

Wali Kota, Muhammad Yamin menyampaikan, bahwa lomba ini tidak hanya menjadi ajang adu kualitas burung kicau, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta mempersatukan komunitas Kicau Mania dari Kalimantan Selatan hingga seluruh Kalimantan.

“Mari kita ramaikan acara ini dengan semangat kompetisi yang sehat dan sportivitas yang tinggi. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini,” ungkapnya.

Wali Kota juga berharap ajang ini mampu menjaga semangat persaudaraan serta kecintaan terhadap budaya Kicau Mania, sehingga dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Selamat bertanding, semoga yang terbaiklah yang akan keluar sebagai juara. Semoga Hari Jadi Kota Banjarmasin yang ke-499 ini membawa berkah dan kemajuan bagi masyarakat Banjarmasin,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Lomba Jamek mengungkapkan apresiasinya, atas antusiasme peserta yang sangat tinggi.

“Alhamdulillah, Lomba Wali Kota Cup Burung Berkicau tahun 2025 ini berlangsung meriah sesuai harapan. Antusias para Kicau Mania dari Kalimantan Selatan khususnya, dan Kalimantan umumnya, untuk kalkulasi peserta sekitar seribu lebih,” ujar Jamek.

Lomba kali ini, lanjutnya, mempertandingkan berbagai jenis burung di antaranya Murai Batu Borneo, Murai Batu Medan, Kacer, Cucak Hijau, dan Kenari. Para pemenang memperoleh piala, piagam, serta uang pembinaan.

“Peserta tidak hanya dari Banjarmasin, tapi juga datang dari berbagai daerah seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Palangkaraya, hingga Samarinda,” jelasnya.

Gelaran Walikota Cup 2025 ini menjadi salah satu agenda besar dalam rangkaian Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin.

Diharapkan, kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan, memupuk persaudaraan, serta menjadikan Banjarmasin semakin maju dan sejahtera.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua TP PKK Neli Listriani, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, Plt Kepala Disbudporapar Fitriah. (SRI/RIW/RH)

Syukuran Panen Padi BAMARA, Kota Banjarmasin Berhasil Lampaui Target Tanam

BANJARMASIN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) melaksanakan Rembuk Tani dan Syukuran Panen Padi BAMARA bersama masyarakat Sungai Lulut Dalam, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kamis (11/09). Panen padi secara simbolis dilakukan langsung Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin.

Yamin menyampaikan, rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan panen padi BAMARA yang menjadi bukti nyata ketahanan pangan di Kota Banjarmasin.

“Kita bersyukur bisa berkumpul bersama para petani untuk syukuran panen padi sekaligus rembuk tani,” ungkap Yamin, kepada sejumlah wartawan.

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin menyampaikan arahannya

Yamin menjelaskan, dari total luas wilayah Banjarmasin 98,46 kilometer persegi, lahan pertanian mencapai sekitar 2.609 hektar.

“Dari target tanam padi 1.782 hektar oleh Kementerian Pertanian, kita berhasil mencapai lebih dari 1.900 hektar,” ucapnya.

Yamin mengatakan, pentingnya menjaga Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) pertanian, dukungan infrastruktur, penyediaan bibit, pupuk serta kebutuhan lain agar para petani dapat terus produktif.

Pemko Banjarmasin, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder untuk mendukung keberlanjutan pertanian di kota ini.

“Kita akan koordinasikan semua pihak untuk pengairan, kita akan berkoordinasi dengan Balai Sungai, sedangkan terkait infrastruktur pertanian akan kita usulkan ke Kementerian PUPR. Ini penting karena lahan pertanian kita berada di bawah permukaan air laut, sehingga sangat sensitif terhadap banjir dan genangan,” tutur Yamin.

Selain itu, tambahnya, Pemko Banjarmasin juga mendorong agar pertanian di Banjarmasin dapat lebih produktif dengan mencoba pola tanam lebih dari satu kali dalam setahun.

“Saat ini panen padi di Banjarmasin rata-rata hanya sekali setahun. Ke depan, kita akan coba inovasi agar bisa dua kali, bahkan tiga kali dalam setahun, meskipun untuk tahap awal hanya di beberapa titik lahan tertentu,” ujarnya.

Oleh karen itu, Wali Kota Banjarmasin, Yamin menyampaikan apresiasi kepada para petani yang tetap konsisten menjaga dan merawat lahan pertaniannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin Yuliansyah menjelaskan, pada musim tanam ini, petani menanam sebanyak 1.944 hektar, dengan prediksi hasil panen sebesar 10 ribu ton lebih.

“Sehingga, total secara keseluruhan rata rata di kawasan pertanian di Kota Banjarmasin, dapat menghasilkan produk sebesar 5,5 ton per hektar,” ucapnya.

Kegiatan rembuk tani ini sendiri, menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah, stakeholder, dan para petani, sekaligus momentum memperkuat kolaborasi dalam menjaga ketahanan pangan di Kota Banjarmasin.

Hadir pada rembug tani dan syukuran panen padi Bamara di Sungai Lulut Dalam, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Neli Listriani, Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonel Inf Sigit Purwoko, seluruh Kepala SKPD, jajaran Forkopimda serta kelompok tani setempat. (SRI/RIW/RH)

Direnovasi, Titian Kampung Hijau Ditargetkan Selesai Desember 2025

BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin, mulai melakukan perbaikan Jalan Titian di Kawasan Kampung Hijau, Kelurahan Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur.

“Jalan Titian Kampung Hijau mulai diperbaiki,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah, Selasa (9/9).

Kadis PUPR Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah

Suri menjelaskan, prioritas pekerjaan adalah pada jalan titian yang mengalami kerusakan, agar kawasan disekitarnya dapat tersambung kembali.

“Pekerjaan perbaikan jalan titian tersebut, sudah mencapai 30 persen, atau 52 meter dari total perbaikan jalan titian sepanjang 88 meter,” ujarnya.

Dijelaskan Suri, rencananya jalan titian tersebut akan dicor dengan beton tipis, yang disesuaikan dengan fondasi dari kayu Ulin dibawahnya.

“Kami akan menyesuaikan dengan kekuatan fondasi, serta angkutan yang melintas di jalan titian, seperti roda dua, pada saat pengecoran beton,” ucapnya.

Dengan rencana pekerjaan pada tahan pertama, pembuatan jalan titian, kemudian pada tahap kedua memasuki tahapan pengecoran.

“Untuk pekerjaan jalan titian Kampung Hijau ini, sama seperti titian di Mantuil,” ujarnya.

Dikatakan Suri, untuk pekerjaan perbaikan jalan titian tersebut, akan terus terus berjalan. Sehingga diharapkan dapat selesai sesuai dengan waktunya.

“Pekerjaan perbaikan jalan titian Kampung Hijau ditarget dapat selesai pada akhir Desember atau pada pekan ketiga Desember,” ungkapnya lagi.

Sehingga, lanjut Suri, pihaknya berharap para pekerja dapat melakukan percepatan pekerjaan, agar jalan titian ini dapat segera dimanfaatkan warga setempat.

“Meski terdapat kendala untuk pengangkutan bahan baku seperti kayu ulin ke lokasi pekerjaan, namun semua dapat diatasi,” ucapnya.

Namun, lanjut Suri, percepatan pembangunan tersebut tetap memperhatikan mutu atau kualitas yang dihasilkan.

“Selama perbaikan jalan titian ini, untuk aktivitas warga telah dibuatkan akses jalan darurat,” ujarnya.

Seperti ketahui, jalan titian Kampung Hijau di Kelurahan Sungai Bilu, mendadak ambruk pada Rabu (6/8) lalu.

Kondisi jalan titian tersebut, diketahui memang sudah mengalami kemiringan sejak lama. Untungnya, pada peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. (SRI/RIW/RH)

499 Peserta Ramaikan Baayun Maulid di Banjarmasin

BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, serta memeriahkan Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin, Pemerintah Kota Banjarmasin melaksanakan Tradisi Budaya Baayun Maulid tahun 2025, di Halaman Masjid Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Senin (8/9). Baayun Maulid ini secara resmi dibuka Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin.

Yamin menjelaskan, pentingnya menjaga kelestarian budaya khas Banjar ini, agar tetap dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin

“Tradisi Baayun Maulid ini merupakan bagian dari budaya urang Banua yang sarat makna,” ungkap Yamin, kepada sejumlah wartawan.

Selain itu, lanjutnya, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tradisi ini juga menjadi wadah berkumpulnya masyarakat Banjarmasin untuk mengenang masa kecil mereka.

“Karena dulu, banyak di antara kita yang pernah baayun atau dipukung ketika menangis,” ujar Yamin.

Yamin menambahkan, bahwa Baayun Maulid bukan hanya sekadar tradisi, melainkan juga media mempererat tali silaturahmi antarwarga, memperkokoh kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus memperteguh identitas budaya masyarakat Banjar.

“Kegiatan ini harus kita jaga dan lestarikan, karena hanya dilaksanakan setahun sekali,” ucap Yamin.

Wali Kota Banjarmasin juga berharap, dengan dilaksanakannya agenda setiap tahun tersebut, akan menjadi pengingat dan pengikat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Sedangkan, lanjutnya, dipilihnya pelaksanaan tradisi di Masjid Sultan Suriansyah, karena salah satu masjid bersejarah di Kalimantan Selatan.

“Apalagi acara ini digelar di Masjid Sultan Suriansyah yang penuh sejarah. Ini tentu menambah makna spiritual dan budaya bagi kita semua,” ucapnya.

Seperti diketahui, tradisi Baayun Maulid sendiri sudah menjadi agenda tahunan di Kota Banjarmasin. Selain bernuansa religi, kegiatan ini juga diikuti sebanyak 499 peserta yang ada di Kota Banjarmasin dan menjadi daya tarik budaya yang mempererat kebersamaan warga dan menjaga kearifan lokal masyarakat Banjar.

Hadir pada kegiatan ini, Wakil Wali Kota Ananda, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Neli Listriani, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, seluruh Kepala SKPD, serta jajaran terkait lainnya. (SRI/RIW/RH)

Perkuat UMKM dan Promosikan Wisata Banjarmasin, Wagub Kalsel Apresiasi Bakul Fest

BANJARMASIN – Semarak Hari Jadi ke-499 tahun Kota Banjarmasin resmi dimulai, pada Selasa (2/9) malam di Siring Balai Kota. Perayaan yang dihadiri ribuan warga itu bukanlah sekadar pesta hiburan, melainkan momentum untuk menggerakkan ekonomi kreatif, memperkuat UMKM, serta mempromosikan Banjarmasin sebagai kota wisata. Perayaan itu berwujud Bamara Kuliner Festival.

Hadir pada kick off Bamara Kuliner Festival, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, didampingi istri, drg. Ellyana Trisya. Pada kesempatan ini, Hasnuryadi Sulaiman, menyampaikan apresiasinya, terhadap gelaran Bamara Kuliner Festival Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin tersebut.

Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman

“Momentum ini penting sebagai pendorong UMKM dan wisata kuliner lokal,” ungkap Hasnur.

Hasnur menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalsel memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjarmasin, yang memfasilitasi UMKM pada peringatan Harjad ke 499 ini, untuk meningkatkan pariwisata.

“Kota Banjarmasin adalah kota perdagangan, dimana diharapkan usaha rakyat semakin meningkat dan pariwisata semakin baik,” ucap Hasnuryadi.

Wagub Kalsel ini juga berharap, dengan kehadiran UMKM dan wisata kuliner lokal, menyita perhatian para pengunjung yang datang sehingga geliat ekonomi kota Banjarmasin akan tetap hidup.

“Kami atas nama pemerintah provinsi sangat menyambut gembira inisiatif ini. Cara Pak Wali Kota dan jajarannya sudah tepat untuk meningkatkan pariwisata dan UMKM. Kita tahu Banjarmasin adalah kota perdagangan, jadi harapannya usaha rakyat semakin meningkat dan pariwisata semakin baik,” ujarnya.

Hasnur menilai, stand UMKM di Bamara Kuliner Festival, sudah sangat baik dan mudah diakses.

“Tinggal kebersihannya ditingkatkan, harga dibuat terjangkau, dan tempatnya nyaman. Kalau warga mau cari makan, cukup di sini saja, tidak perlu ke tempat lain. Ini bisa jadi ikon kuliner Banjarmasin,” ungkapnya lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Hasnur mengingatkan, bahwa momentum ini menjadi batu loncatan menuju lima abad kota Banjarmasin pada 2026 mendatang.

“Harjad ke-499 ini artinya kurang satu tahun lagi kita memasuki usia lima abad. InsyaAllah kota ini akan semakin baik, semakin maju, dan rakyatnya semakin sejahtera,” ucap Hasnur.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Muhamnad Yamin mengatakan, tema hari jadi tahun ini adalah Gawi Sabumi Menuju Banjarmasin Maju Sejahtera.

“Sesuai tema, maka sudah seharusnya rangkaian kegiatan hari jadi, melibatkan seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya.

Karena, lanjut Yamin, hari jadi bukan hanya milik pemerintah, tapi milik seluruh warga Kota Banjarmasin.

Rangkaian kegiatan hari jadi Kota Banjarmasin akan berlangsung sepanjang September, dengan acara yang menyentuh berbagai sektor. Seperti Bakul Festival sebagai ruang promosi UMKM yang berlangsung sebulan penuh, kegiatan religius seperti Banjarmasin Bersholawat bersama Habib Syech, Festival Anggrek, Parade Tanglong atau jukung hias, turnamen olahraga, seni, serta pendidikan. (SRI/RIW/RH)

Dukung Kampung Pemuda dan Sepada Banjarmasin, Pemprov Kalsel Dorong Pembentukan di 12 Kabupaten/Kota

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), mencanangkan Kampung Pemuda sekaligus meluncurkan Sentra Pengembangan Potensi Pemuda (Sepada) di Jalan Kelayan A, Senin (1/9).

Kampung Pemuda tersebut resmi dicanangkan Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, didampingi Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Efendi.

Yamin mengatakan, keberadaan Kampung Pemuda dan Sepada diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda Banjarmasin untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta jiwa kepemimpinan.

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin

“Dengan adanya kampung pemuda ini kita harap bisa berdampak positif, khususnya di wilayah Kelurahan Murung Raya yang saat ini dijadikan lokasi pencanangan. Kita ingin kampung ini benar-benar menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk berkumpul, berkolaborasi, dan bertukar ide demi kemajuan Kota Banjarmasin,” ucapnya, kepada sejumlah wartawan.

Keberhasilan program ini, menurut Yamin, tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga dukungan berbagai pihak. Mulai dari stakeholder, instansi vertikal, tokoh masyarakat, hingga orang tua.

“Kalau pemuda-pemuda kita diarahkan pada hal-hal yang positif, maka mereka akan terhindar dari pengaruh negatif seperti narkoba. Dengan adanya Kampung Pemuda, Insya Allah generasi kita menjadi generasi yang cerdas, berintelektual, sekaligus memiliki iman dan takwa,” ucap Yamin.

Karena itu, Yamin menekankan, pencanangan Kampung Pemuda ini tidak boleh hanya sebatas simbolis, melainkan harus diikuti dengan dukungan nyata dan berkesinambungan.

“Kami yakin jika semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, tokoh agama, maupun stakeholder mendukung, maka keberhasilan ini akan tercapai. Ini sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas dan visi Kota Banjarmasin Maju Sejahtera,” jelasnya.

Ke depan, tambah Yamin, Pemko Banjarmasin menargetkan setiap kelurahan memiliki Kampung Pemuda sebagai pusat aktivitas, kreativitas, dan pengembangan potensi generasi muda yang berkelanjutan.

“Harapan kita, 52 kelurahan di Banjarmasin nantinya juga memiliki Kampung Pemuda. Dengan begitu, para pemuda bisa menjadi garda terdepan untuk membangun wilayahnya masing-masing,” ujar Yamin.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Efendi mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, memberikan dukungan terhadap keberadaan Kampung Pemuda yang dicanangkan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Efendi

“Kampung Pemuda ini berawal dari Program Dispora Provinsi Kalimantan Selatan, dengan Sentra Pemberdayaan Pemuda (SP2) yang telah berakhir pada Agustus 2025,” ucapnya.

Pemprov Kalsel bangga, lanjut Rokhyatin, bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin telah melanjutkan program tersebut, dengan diluncurkannya Kampung Pemuda di Kelurahan Murung Raya.

“Kota Banjarmasin telah menyambut positif, untuk peningkatan pemberdayaan pemuda dari Kampung Pemuda, dengan pembinaan pembinaan untuk peningkatan peran pemuda di Kelurahan Murung Raya,” ujarnya.

Rokhyatin berharap, Kampung Pemuda ini dapat diikuti daerah lainnya di Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RIW/RH)

Kasus Perundungan di Sekolah Meningkat, Banjarmasin Andalkan BESTY PPA

BANJARMASIN – Kasus perundungan atau bullying di dunia pendidikan di Provinsi Kalimantan Selatan, mengalami peningkatan.

Seperti yang disampaikan Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan Pandu Aksana, pada Topik Kita Hari Ini bersama Abdi Persada FM, Selasa (26/8).

Pandu menjelaskan, tingginya laporan kasus perundungan ini, membuktikan bahwa kesadaran masyarakat semakin meningkat

Kabid PPA DP3AKB Kalsel Pandu Aksana

“Kasus perundungan di sekolah, paling banyak terjadi di kota besar seperti Kota Banjarmasin serta Banjarbaru,” ungkapnya.

Pandu mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan sosialisasi menghentikan perundungan di sekolah, dengan menjalin kerjasama semua pihak, diantaranya Dinas Pendidikan, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banjarmasin, mengandalkan program Besty PPA atau Bersama Mengedukasi Siswa Tentang Bullying Perlindungan Perempuan dan Anak, untuk mencegah kasus perundungan di sekolah.

Kepala DP3A Banjarmasin Ramadhan menjelaskan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin, sengaja meluncurkan program BESTY PPA, untuk mengatasi tindakan perundungan ini.

Kepala DP3A Banjarmasin Ramadhan

“Program BESTY PPA ini dibentuk sebagai dukungan dan penguatan sistem perlindungan anak di satuan pendidikan, melalui pendekatan partisipasi berbasis teman sebaya,” jelasnya.

Ramadhan menambahkan, program BESTY PPA melibatkan langsung peran siswa sebagai teman sebaya, guru Bimbingan Konseling sebagai pelopor dan pelopor dalam pencegahan, serta penanganan bullying di sekolah sekolah. (SRI/RIW/RH)

Ratusan Burung Berkicau Ikuti Lomba Pra Piala Wali Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Ratusan burung berkicau ikuti Pra Lomba Piala Wali Kota Banjarmasin, di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Minggu (24/8). Lomba dibuka Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin.

Ketua Pelaksana Lomba Burung Berkicau, Jamek menjelaskan, lomba ini merupakan pra menuju Wali Kota Cup yang akan diselenggarakan pada 14 September 2025 mendatang.

Wali Kota Banjarmasin menggantungkan salah satu peserta lomba

“Pra Lomba ini untuk menuju Piala Wali Kota perdana, serta masuk dalam rangkaian hari jadi Kota Banjarmasin Tahun 2025,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Lomba, lanjutnya, diikuti sebanyak 900 burung berkicau, dengan kategori diantaranya, lomba burung Murai Borneo, Cucak Ijo, Konin, Non Gembung, Pleci, serta Kacer.

“Para peserta datang tidak hanya dari Kota Banjarmasin saja, tapi juga dari luar daerah seperti Kalimantan Timur serta Kalimantan Tengah,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin, memberikan dukungan terhadap pelestarian burung berkicau, khususnya burung Murai Batu Borneo, endemik asli Pulau Kalimantan.

“Pemerintah Kota Banjarmasin mengapresiasi, atas digelarnya pra lomba burung berkicau ini, yang bertujuan untuk melestarikan keberadaan burung burung berkicau tersebut,” ungkapnya.

Terutama burung berkicau Murai Batu Borneo, yang menjadi favorit dari peserta pada Pra Lomba Burung Berkicau Piala Wali Kota Banjarmasin, yang digelar di Pendopo Kantor Ketahanan Pangan, Pertanian, serta Perikanan Kota Banjarmasin.

“Burung Murai Borneo ini merupakan endemik Kalimantan dan tidak ada di daerah lain di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan upaya peestarian,” ujar Yamin.

Para pemenang lomba burung berkicau mendapatkan piala, piagam, serta uang pembinaan. (SRI/RIW/RH)

SDN Pangambangan 5 Banjarmasin, Ajarkan Nilai Kebangsaan Melalui Peringatan HUT ke 80 RI

BANJARMASIN – Dalam rangka menanamkan rasa nasionalisme pada anak didik, maka Sekolah Dasar Negeri Pangambangan 5 Banjarmasin, menggelar jalan santai dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (22/8).

Kepala SDN Pangambangan 5 Banjarmasin, Wahyu Eka Pranatalia mengatakan, peringatan Hari Kemerdekaan ini merupakan kegiatan rutin, yang dilaksanakan setiap tahunnya.

“Dimana jalan santai ini, merupakan puncak dari Peringatan Hari Kemerdekaan RI di tempat mereka,” ucapnya.

Sedangkan, lanjut Wahyu, lomba permainan Kemerdekaan, telah dilaksanakan sebelumnya pada Rabu serta Kamis lalu.

“Pelaksanaan Peringatan Hari Kemerdekaan RI di SDN Pangambangan 5 Banjarmasin ini, merupakan kerjasama antara sekolah serta orangtua siswa, yang didukung penuh seluruh orangtua siswa,” ujarnya.

Sehingga momen HUT Kemerdekaan ini, untuk menumbuhkan rasa nasionalisme serta cinta kebangsaan.

“SDN Pangambangan 5 mengenalkan berbagai lomba pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI,” jelasnya.

Pelaksanaan peringatan Kemerdekaan RI ini, digelar untuk menumbuhkan nilai nilai cinta kebangsaan, bagi anak anak SDN Pangambangan 5 Banjarmasin.

“Sehingga sedari kecil, anak anak sudah ditanamkan rasa nasionalisme melalui berbagai macam lomba, di Hari Kemerdekaan RI ini,” ucapnya.

Diharapkan, ketika anak anak ini tumbuh dewasa dimanapun mereka berada, cinta terhadap Negeri sendiri terus tertanam di hati mereka. (SRI/RIW/RH)

Exit mobile version