TMMD Di Kota Banjarmasin Resmi Ditutup

BANJARMASIN – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kota Banjarmasin resmi ditutup, ditandai dengan upacara penutupan, di Halaman Balaikota Banjarmasin, Kamis (21/8).

Selaku Inspektur Upaya Kasdam 6 Mulawarman Brigjen TNI Ari Aryanto, dan pimpinan upacara Dandim Kota Banjarmasin Kolonel Inf Sigit Purwoko.

Ari menyampaikan ucapan terimakasih, kepada seluruh petugas lapangan, yang telah berhasil menyelesaikan pembangunan TMMD di Kota Banjarmasin.

Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Ari Aryanto

“Pembangunan fisik maupun non fisik telah selesai 100 persen,” ungkapnya.

Sehingga laporan penyelesaian pelaksanaan pada TMMD Tahun 2025 di kawasan Kuin Kacil, diserahkan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin.

“TMMD ini merupakan kemanunggalan TNI dalam membangun daerah terpencil di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Ari berharap, kerjasama ini kedepannya terus dilakukan TNI dengan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banjarmasin melibatkan TNI, untuk pembangunan merata di kota seribu sungai tersebut. Seperti yang disampaikan, Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda.

“Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi atas selesainya pembangunan TMMD di kawasan Kuin Kacil,” ungkapnya.

Karena, lanjut Ananda, untuk mencapai pembangunan yang merata di Kota Banjarmasin, tidak dapat dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin sendiri.

“Diperlukan keterlibatan semua pihak, salah satunya TNI Manunggal Membangun Desa,” ucapnya.

Ananda berharap, kerjasama yang harmonis bersama TNI, untuk membangun daerah terpencil di Kota Banjarmasin, akan terus berlanjut kedepannya. (SRI/RIW/RH)

Cegah Bullying, DPPPA Banjarmasin Laksanakan BESTY PPA di SMAN 5

BANJARMASIN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Banjarmasin, melalui Bidang Perlindungan Khusus Anak, melaksanakan kegiatan Bersama Edukasi Siswa Tentang Bullying Perlindungan Perempuan dan Anak (BESTY PPA) di SMA Negeri 5 Banjarmasin, Rabu (6/7). Edukasi dibuka Kepala DPPPA Kota Banjarmasin Ramadhan.

Ramadhan menyampaikan, pencanangan BESTY PPA sebagai langkah strategis perlindungan anak di satuan pendidikan dengan pelibatan siswa sebagai konselor sebaya.

“Dengan adanya BESTY PPA ini, maka siswa yang mengetahui adanya peristiwa perundungan, dapat melaporkan kejadian tersebut,” ungkap Ramadhan.

Pada pelaksanaan BESTY PPA ini, siswa diberikan pelatihan tidak hanya materi, kegiatan turut diisi praktikum dan diskusi peningkatan kapasitas siswa sebagai anggota Satgas BESTY PPA, yang didukung perwakilan GenRe Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Komunitas Kita Korban Bullying (KKB).

“Pelatihan ini diharapkan menjadikan para Duta BESTY PPA sebagai pendengar aktif, edukator sebaya, dan jembatan emosional pencegahan Bullying antara teman yang mengalami kekerasan dan pihak sekolah,” ucap Ramadhan.

Mereka disiapkan menjadi sahabat yang hadir bukan untuk menghakimi, tetapi untuk mendampingi dan melindungi.

Pada Pelatihan di SMA Negeri 5 Banjarmasin ini, materi kedua diisi Ketua Satgas PPKPT Universitas Lambung Mangkurat, Lena Hanifah, sebagai pemateri dari sudut pandang hukum, seperti Anak yang Berhadapan dengan Hukum dan Pedoman Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKSP).

Selanjutnya materi ketiga diisi Psikolog Rizqi Amalia Febrianty, yang menyampaikan pentingnya pencegahan Bullying di lingkungan sekolah serta peranan penting para siswa yang ditunjuk sebagai inisiator BESTY PPA di sekolah sebagai Pelopor dan Pelapor tindak Kekerasan terhadap anak di satuan Pendidikan.

Kegiatan dihadiri perwakilan siswa dan Pendamping Guru BK/BP dari 15 SMP sederajat se-Kota Banjarmasin, Anggota Pemuda Masjid serta Karang Taruna Kelurahan di Kota Banjarmasin. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang Peningkatan Kapasitas bagi peserta SMP yang dicanangkan sebagai Duta BESTY PPA. (SRI/RIW/RH)

Ambruk, PUPR Kota Banjarmasin Hitung Perbaikan Jembatan Titian Kampung Hijau

BANJARMASIN – Jembatan titian yang berada di kawasan Kampung Hijau, tepatnya di bantaran Sungai Martapura, Kelurahan Sungai Bilu, Banjarmasin Timur, ambruk, Rabu Sore (6/8).

Menanggapi ambruknya Jembatan Titian tersebut, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Banjarmasin Damayanti menjelaskan, sebelum ambruk kondisi titian diketahui sudah terlihat sangat miring.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Banjarmasin Damayanti

“Sebelum ambruk keadaan jembatan memang sudah miring,” ungkapnya.

Dikatakan Damayanti, pihaknya sempat melakukan pengerjaan, namun hanya pada bagian atas, tidak sampai ke struktur bawah.

“Berkaitan dengan ambruknya titian tersebut, kami menilai, bagian bawah titian yang runtuh dalam posisi menggantung,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Damayanti, adanya aktivitas warga di atas titian yang menambah beban, serta adanya gerakan air di bawah sungai, yang biasanya lebih deras di bagian dalam dibanding permukaan.

“Untuk sementara, Dinas PUPR akan melakukan penanganan darurat dengan menyediakan akses jalan bagi dua rumah, yang terisolasi akibat ambruknya titian tersebut,” ucapnya.

Pihaknya juga memasang penerangan umum di lokasi ambruknya titian/ agar jalur sementara tetap aman dilalui warga.

Dalam kesempatan tersebut, Damayanti juga mengungkapkan, Dinas Pekerjaan PUPR Kota Banjarmasin, segera melakukan penghitungan ulang, perbaikan Jembatan Titian Kampung Hijau yang ambruk.

“Saat ini PUPR Kota Banjarmasin akan menghitung ulang biaya tambahan, untuk perbaikan ini, di luar total anggaran semula, yakni lebih dari dua miliar,” ucap Damayanti. (SRI/RIW/RH)

Gelar Rapur, DPRD Banjarmasin Tetapkan 3 Perda

BANJARMASIN – DPRD kota Banjarmasin menggelar rapat paripurna Penetapan 3 Peraturan Daerah, bertempat di Ruang Rapat Paripurna, Senin (4/8)

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Muhammad Isnaini mengatakan, rapat paripurna ini menetapkan raperda menjadi peraturan daerah, tentang Pemberian Insentif dan/atau Pemberian Kemudahan Investasi, Penyelenggaraan Kearsipan, dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banjarmasin Tahun 2025-2029.

Isnaini berharap dengan sudah disahkannya payung hukum ini, maka perda dapat diterapkan secara maksimal nantinya.

“Perda tentang kemudahan berinvestasi, untuk semakin meningkatkan investor di kota jasa dan perdagangan,” ucapnya

Anggota Pansus Perda RPJMD Banjarmasin, Syarifah Sakinah saat membacakan hasil rapat

Disampaikan Isnaini, untuk Perda Penyelenggaraan Kearsipan dimaksudkan untuk tata kelola arsip yang baik, agar seluruh dokumen dikumpulkan sebagai arsip daerah berharga. Karena dengan pola kearsipan yang baik, maka akan mudah pula diakses. Hal ini tentunya, merupakan cerminan pengelolaan data rekam yang baik. Termasuk arsip dalam bentuk video, audio maupun digital.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Isnaini, saat diwancara

“Terkait Perda RPJMD, diharapkan seluruh perangkat daerah, dapat melaksanakan pengerjaan sesuai yang sudah ditetapkan bersama-sama,” pintanya

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin menambahkan, pihaknya mengapresiasi seluruh panitia khusus yang menyelesaikan pembahasan 3 raperda secara intens dan tepat waktu. Dimana, khusus Perda RPJMD, merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program kepala daerah, serta berpedoman pada RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) dan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional). 

“Setelah pengesahan ini, pemko dan legislatif Banjarmasin, dapat bersama-sama mewujudkan membangun Banjarmasin maju dan sejahtera,” tutupnya

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, Mathari, Muhammad Isnaini dan Sekretaris DPRD Iwan Ristianto. Rapur dihadiri langsung Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, kalangan legislatif dan eksekutif. (NHF/RIW/RH)

Meriahkan Harjad Ke-75, PAM Bandarmasih Gratiskan Layanan Balik Nama

BANJARMASIN – Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih turut meramaikan peringatan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan, dengan menggratiskan layanan balik nama kepada pelanggan.

“PAM Bandarmasih turut berpartisipasi pada Harjad Provinsi ke 75,” ungkap Manajer Pelayanan PAM Bandarmasih Murdadi didampingi Kepala Kehumasan Murjani, Kamis (31/7).

Murdadi menjelaskan, untuk mendapatkan layanan gratis tersebut, pelanggan dapat langsung mendatangi Kantor Pelayanan PAM Bandarmasih.

Manajer Pelayanan PAM Bandarmasih Murdadi (Sasirangan Hijau)

Yakni dengan membawa persyaratan, yang telah ditetapkan PAM Bandarmasih. Diantaranya fotocopy KTP, serta rekening pembayaran terakhir.

“Waktu pelaksanaan balik nama gratis dimulai 1 Agustus sampai 30 September 2025,” ucapnya.

Karena itu pihaknya mengimbau, agar pelanggan dapat memanfaatkan layanan gratis ini.

Dalam kesempatan tersebut, diungkap juga PAM Bandarmasih, sampai saat ini masih menemukan pelanggan yang menggunakan nama orang lain.

“Pemberian pelayanan gratis biaya balik nama dalam rangka Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel ini, sekaligus untuk memperbaharui data pelanggan PAM Bandarmasih,” ucapnya.

Salah satunya perubahan data, dari pelanggan yang telah berpindah rumah maupun yang telah meninggal dunia.

“Pembaruan data tersebut sangat diperlukan PAM Bandarmasih,” ujar Murdadi. (SRI/RIW/RH)

Gerakan Pangan Murah, Bukti Sinergi TNI dan Bulog, Wujudkan Ketahanan Pangan

‎BANJARMASIN – Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, menghadiri acara Penyerahan Bantuan Pangan serta Gerakan Pangan Murah di halaman KCM, Belitung Darat, Banjarmasin Barat, pada Kamis (24/7).

Acara yang mengusung tema “TNI dan Bulog Bersinergi Dalam Rangka Mewujudkan Swasembada Pangan Melalui Program Gerakan Pangan Murah Beras SPHP dan Penyaluran Banpangan” ini, merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
‎
‎Sekitar 70 orang turut hadir dalam kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WITA ini, termasuk Kepala Kanwil Bulog Kalsel, Muhamad Akbar Said, Walikota Banjarmasin, Muhammad Yaminz serta jajaran pejabat TNI dan Polri lainnya.
‎
‎Acara diawali dengan video conference (Vicon) bersama Menteri Pertahanan, Letnan Jenderal (Pur) Sjafrie Sjamsoeddin, dan Kabulog RI, Kahmad Rizal Ramadahani.

Dalam Vicon tersebut, Menhan RI menekankan pentingnya distribusi beras yang tepat sasaran, dan mengajak seluruh jajaran TNI maupun Polri untuk mengonsumsi beras SPHP.

Sementara itu, Kabulog RI menegaskan komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional dan memastikan penyaluran dilakukan dengan pengawasan lintas instansi.
‎
‎Setelah Vicon, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa, penyerahan bantuan beras secara simbolis, dan sesi foto bersama.

Sebanyak 159.654 penerima manfaat di seluruh Kalimantan Selatan, akan mendapatkan bantuan beras 10 kilogran per orang.
‎
‎Selain penyerahan bantuan, masyarakat juga antusias menyerbu bazar pangan murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau:
‎
‎Kegiatan ini menunjukkan sinergi kuat antara TNI dan Bulog. Diharapkan program serupa dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. (Penrem101/Ant-RIW/RH)

TMMD di Kuin Kecil, TNI dan Pemko Banjarmasin Dukung Infrastruktur Sektor Pertanian

BANJARMASIN – Walikota Muhammad Yamin, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin, meninjau lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, di Kuin Kecil Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Rabu (23/7).

Pada kunjungan tersebut, Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, didampingi Dandim 1007 Banjarmasin, Kolonel Inf Sigit Purwoko, dan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi.

Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin didampingi Dandim 1007/Banjarmasin serta Kapolresta Banjarmasin

“Peninjauan langsung ke lokasi TMMD ini, menjadi salah satu bukti bahwa TNI dan masyarakat, saling mendukung dan siap bergotong royong untuk membangun,” ucap Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, kepada sejumlah wartawan.

Pada pelaksanaan TMMD Tahun 2025 ini, Pemerintah Kota Banjarmasin mengucurkan dana sebesar Rp1,5 miliar, untuk pengerjaan fisik. Jumlah ini ditambah Rp125 juta, dari Dinas PMD Provinsi Kalsel, untuk sasaran tambahan.

“Pemko Banjarmasin berharap adanya pemerataan pembangunan infrastruktur di Kuin Kecil Mantuil dapat terpenuhi,” ucap Yamin.

Sementara itu, Komandan Kodim 1007 Banjarmasin, Kolonel Inf Sigit Purwoko menjelaskan, Kodim 1007 Banjarmasin akan mengerjakan pembangunan pada TMMD, dengan sasaran pembangunan fisik dan non fisik. Salah satunya perbaikan jalan, dengan tujuan mendukung sektor pertanian setempat.

“Pada TMMD ini akan melakukan peningkatan dan pembuatan jalan, jembatan, gorong gorong, RTLH hingga perbaikan mushola, termasuk MCK dan sanitasinya,” ucapnya.

Sedangkan untuk non fisik, menyasar program penyuluhan, mulai dari bidang kesehatan hingga ranah pertanian.

“Kami berharap pengerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” ujarnya.

Selain itu, tambah Sigit, TMMD kali ini diutamakan pekerjaan jalan di sektor pertanian, disesuaikan dengan program prioritas Presiden soal Swasembada Pangan.

“Sebagian besar masyarakat di Desa Kuin Kacil bertani, sehingga jalan tersebut untuk memudahkan petani mengirimkan hasil panennya,” ucap Sigit. (SRI/RIW/RH)

Resmi Dimulai, TMMD Ke-125 Tahun 2025 Targetkan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar

BANJARMASIN – Program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-125 Tahun 2025, resmi dimulai di Banjarmasin, Rabu (23/7). Peresmian ditandai dengan upacara pembukaan di halaman balaikota, dengan Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, sebagai pembinanya.

Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus menyampaikan, TMMD di Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan di dua tempat. Yaitu di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.

Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus

“Saat ini untuk pelaksanaan TMMD di Kalsel dilaksanakan di Banjarmasin dan Kabupaten Banjar,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

TMMD, menurut Ilham merupakan bukti nyata, komitmen TNI Angkatan Darat dan pemerintah daerah, mewujudkan percepatan pembangunan di kawasan pedesaan.

“Selain itu, TMMD juga menjadi wadah bagi Korem, Kodim, dan pemerintah daerah, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan,” ucapnya.

TMMD tahun ini, mengangkat tema Mewujudkan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah, termasuk di Kota Banjarmasin. Khusus di kota seribu sungai ini, TMMD dipusatkan di kawasan Mantuil, dengan rencana pembangunan jalan, jembatan, tempat ibadah, serta perbaikan sanitasi.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banjarmasin, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa ke-125 Tahun 2025 di kawasan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Seperti disampaikan Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin.

“Pemerintah kota berharap kedepannya dapat terus bersinergi dengan pihak TNI. Terutama terkait TMMD, yang diharapkan dapat terus dilanjutkan serta ditingkatkan,” ujar Yamin.

Dimana tujuannya, agar wilayah tertinggal di Kota Banjarmasin dapat terjangkau seluruhnya, dan tidak ada lagi wilayah tertinggal.

“Pemko Banjarmasin selama ini juga telah mendapatkan dukungan dari TNI, untuk melaksanakan program program pembangunan,” ucap Yamin. (SRI/RIW/RH)

Koperasi Merah Putih Banjarmasin Utara, Terima NIB

BANJARMASIN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin, menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi Koperasi Merah Putih, di Kecamatan Banjarmasin Utara, di Aula Kantor Kecamatan setempat, Selasa (22/7).

NIB diserahkan langsung Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin didampingi Kepala DPMPT Kota Banjarmasin Ari Yani, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Banjarmasin Isa Anshari.

“Kami memberikan apresiasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarmasin, yang telah menyerahkan NIB kepada 10 Koperasi Merah Putih yang ada di Kecamatan Banjarmasin Utara,” ungkap Yamin, kepada sejumlah wartawan.

Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin

Yamin berharap, keberadaan Koperasi Merah Putih ini di tengah masyarakat kota, dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau.

“Dengan adanya Koperasi Merah Putih, yang salah satu layanannya adalah simpan pinjam, maka
tidak ada lagi warga Kota Banjarmasin, yang terjerat rentenir atau pun pinjaman berbunga besar,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarmasin, juga meminta seluruh Koperasi Merah Putih di kota ini, untuk melengkapi perizinan usahanya.

Seperti yang disampaikan Kepala DPMPT Kota Banjarmasin Ari Yani.

“Koperasi merupakan Badan Usaha sehingga diwajibkan untuk memiliki Nomor Induk Berusaha dalam menjalankan usahanya tersebut,” ucapnya.

Dimana dengan adanya NIB tersebut, dapat memberikan identitas serta legalitas koperasi tersebut.

“Kedepannya, 52 Koperasi Merah Putih yang ada di Kota Banjarnasin, seluruhnya memiliki NIB,” ujarnya.

NIB dapat diajukan langsung ke Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarmasin. (SRI/RIW/RH)

Tingkatkan Tertib Tera, Disperdagin Banjarmasin Gelar Sosialisasi Pengawasan UTTP di SPBU Agen dan Pangkalan LPG

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Ukur Timbang Takar dsn Perlengkapannya (UTTP) SPBU, Agen dan Pangkalan LPG, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Senin (21/7).

Sosialisasi dibuka Walikota Banjarmasin Muhamad Yamin, diwakili Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Ichroom Muftezar.

Tezar menjelaskan, sosialisasi ini diikuti 50 peserta dari 20 SPBU, 15 agen serta 15 oangkalan LPG.

Kadisperdagin Banjarmasin Ichroom Muftezar didampingi Manager Pertamina Patra Niaga Irfan Utomo

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, dapat menambahkan ketaatan para pelaku usaha, dalam melakukan aktivitas usahanya, di Kota Banjarmasin, dengan tertib ukur,” ungkap Tezar.

Dengan adanya sosialisasi ini, lanjutnya, sebagai bukti Pemerintah Kota Banjarmasin hadir untuk melindungi warga, dari kekurangan pengukuran atau takaran saat pembelian di SPBU atau agen.

Dalam kesempatan tersebut diungkapkan juga, Pemerintah Kota Banjarmasin, masih menunggu arahan lebih lanjut, mengenai pembentukan Sub Pangkalan Gas LPG.

“Untuk Sub Pangkalan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, kami akan melaporkan kepada Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, mengenai aturan Harga Eceran Tertinggi gas LPG tabung tiga kilogram pada Sub Pangkalan tersebut,” tutur Tezar.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melaksanakan rapat bersama pihak terkait dalam penentuan HET di Sub Pangkalan tersebut.

Sementara itu, Manager Pertamina Patra Niaga Sales Area Banjarmasin, Irfan Utomo mengatakan, mengenai pembentukan Sub Pangkalan akan diberitahukan lebih lanjut oleh pihak Pertamina.

“Karena Sub Pangkalan ini masih terbilang baru, maka regulasi baru akan didiskusikan bersama sama antara pemerintah daerah dan Pertamina,” ucap Tezar. (SRI/RIW/RH)

Exit mobile version