Holmium Laser Saat Ini Sudah Bisa Dilakukan di RSUD Ulin Banjarmasin

BANJARMASIN – RSUD Ulin Banjarmasin bersama RSCM melakukan Operasi Bersama Teknik Baru Holmium Laser untuk Penyakit Prostat, di RSUD Ulin Banjarmasin, Kamis (2/5).

Perwakilan RSCM Prof. dr. Agus Rizal Ardy Harlandy Hamid menjelaskan, operasi ini merupakan program dari Kementerian Kesehatan dengan, Proctorship Holmium Laser Prostate menuju layanan Ero-Nefrologi Paripurna Pengampuan oleh RSCM kepada RSUD Ulin Banjarmasin.

Perwakilan RSCM Profesor dr Agus Rizal Ardy Harlandy Hamid didampingi Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

“Kementerian Kesehatan juga memberikan bantuan peralatan untuk operasi tersebut. Sehingga dari segi peralatan dan SDM di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin sudah lengkap,” ungkapnya.

Dalam operasi ini RSCM sebagai pendampingan dari dokter ahli kepada dokter di RSUD Ulin Banjarmasin, dalam melakukan tindakan atau prosedur medis terbaru.

“Dengan adanya teknik terbaru ini, maka pengobatan prostat dapat dilakukan di daerah tidak harus dirujuk ke luar daerah ataupun keluar negeri,” ucapnya.

Sementara itu, Pemprov Kalsel memberikan apresiasi terhadap penggunaan teknik baru holmium laser, untuk pengobatan penyakit prostat di RSUD Ulin Banjarmasin.

Seperti yang disampaikan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin.

“Dengan adanya teknologi baru ini, tentunya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan serta ucapan terimakasih, kepada Kementerian Kesehatan serta RSCM yang telah menularkan ilmunya tersebut,” ujarnya.

Sehingga, lanjut Diauddin, dengan adanya teknologi Holmium Laser untuk penyakit prostat tersebut, pengobatan akan semakin mudah. Dan tentunya sangat bermanfaat untuk RSUD Ulin Banjarmasin.

“kami berharap, dengan adanya teknik baru ini, RSUD Ulin Banjarmasin akan menjadi rumah sakit rujukan untuk operasi prostat di Kalimantan kedepannya,” ucap Diauddin. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Sarankan PTAM Bandarmasih Melakukan Pemetaan Titik Rawan Pipa

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menyarankan kepada PT Air Minum Bandarmasih, dapat melakukan pemetaan titik rawan pipa.

Hal itu disampaikan, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah, pada akhir pekan tadi.

Awan menjelaskan, pelayanan distribusi air bersih dari PTAM Bandarmasih kepada pelanggan, di beberapa wilayah akhir-akhir ini mengalami permasalahan, yaitu adanya beberapa kasus pipa bocor dan pergantian, mengakibatkan distribusi air bersih terhambat
bagi para pelanggan di kota seribu sungai.

Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah, saat memberikan komentarnya

“Kami minta mulai sekarang dilakukan pemetaan pipa-pipa yang memiliki titik rawan supaya dapat segera diantisipasi,” ucapnya

Disampaikan Awan, PT Air Minum Bandarmasih juga dapat memberitahukan dalam bentuk tanda khusus, bahwa adanya pipa di jalan tersebut. Dimana biasanya akan dilewati oleh pengguna kendaraan berat, seperti truk dan tronton untuk berhati-hati.

“Tanda pipa ini dimaksudkan, agar tidak mudah menyebabkan kerusakan terhadap pipa,” pinta Awan

Lebih lanjut Awan mengimbau, selama dilakukan perbaikan pipa, bagi pelanggan yang memerlukan air bersih dengan mobil tangki bisa menghubungi PTAM Bandarmasih melalui Call Center 0511 3252541 atau Whatsapp 0811 5151 46. Ia berharap, layanan ini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi keperluan masyarakat sehari-hari.

“Semoga perbaikan pipa yang sudah lama dan keropos dapat segera diselesaikan secara maksimal,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Dukung Pemkot Sosialisasikan Pajak Rumah Kos

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mendukung Pemerintah kota, terus gencar memberikan sosialisasi Pajak Rumah Kos. Hal itu disampaikan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, kepada sejumlah wartawan baru-baru tadi.

Salah satu Rumah Kos mewah (Foto : sumber google)

Bambang mengatakan, guna menambah pemasukan kas daerah, salah satunya pajak rumah kos, untuk tahun 2024 ini telah ditetapkan aturan melalui Perda yang sudah disahkan, yakni mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak dan Retribusi Daerah, serta Perda Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

“Dalam perda diatur kalau melebihi 10 pintu, maka akan dilakukan penarikan pajak rumah kos,” jelasnya

Disampaikan Bambang, untuk penarikan pajak rumah kost ada beberapa kriteria, diantaranya pemilik menyediakan kamar tidur lengkap seperti barang elektronik, toilet tersendiri dan adanya kitchen set. Ia berharap, Pemerintah Kota Banjarmasin, terus menerus memberikan sosialisasi dan dapat dijalankan oleh pemilik rumah kos tersebut.

“Pajak rumah kos yang ditarik ini memiliki fasilitas seperti hotel, bukan rumah sewaan,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset dan Pendapatan Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Edy Wibowo menambahkan, saat ini dari data yang dimiliki ada sekitar 200 buah rumah kos dari yang sederhana hingga mewah. Ia menilai, adanya kebijakan baru dengan Peraturan Daerah ini, yaitu kewajiban membayar pajak untuk memiliki 10 pintu, tentulah tidak memberatkan karena hanya ditarik 10 persen dari penghasilannya.

Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin, Edy Wibowo, saat memberikan komentar

“Kami masih terus lakukan sosialisasi di lapangan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Jamban Apung di Kota Banjarmasin Dibongkar

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin tahun 2024 ini, kembali melakukan pembongkaran terhadap Jamban Apung. Kali ini, yang menjadi sasaran pembongkaran di Kawasan Kelayan, Kota Banjarmasin.

Walikota menjelaskan, saat ini pihaknya melakukan pembongkaran sisa sisa jamban yang ada di Kota Banjarmasin. Salah satunya dikawasan Kelayan.

“Di Kota Banjarmasin masih terdapat Jamban Apung, oleh karena itu, pembongkaran kembali dilakukan,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Jumat (26/4).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

Menurut Ibnu, pembongkaran ini dilakukan karena Kota Banjarmasin merupakan Kota Sehat. Sehingga, tidak adalagi warga yang buang air besar sembarangan.

“Dengan tidak adalagi Jamban Apung di Kota Banjarmasin, diharapkan sanitasi semakin sehat di kota ini,” ucapnya.

Ibnu menjelaskan, saat ini di Kota Banjarmasin sudah ada dua puluh dua kelurahan yang sudah bebas dari keberadaan Jamban Apung.

Sehingga, lanjutnya, pada tahun 2024 ini Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menargetkan mampu membebaskan 35 kelurahan dari Jambang Apung tersebut.

“Pada tahap awal ini Pemerintah Kota Banjarmasin menghabiskan terlebih dahulu jamban jamban yang masih tersisa disetiap kelurahan,” ucap Walikota Banjarmasin ini. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar Rapur Penetapan Dua Perda

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menggelar Rapat Paripurna Penetapan dua buah Peraturan Daerah, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin, pada Rabu (24/4) siang.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin

Usai memimpin rapat ditemui di Ruang kerjanya, Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, menyampaikan, dalam Rapat Paripurna ini dua buah Perda yang ditetapkan yakni tentang Bangunan Gedung dan Penyelenggaraan Wabah Penyakit Menular. Ia berharap, pembangunan gedung di kota ini dapat memenuhi unsur keindahan, kekuatan dan ramah bagi lingkungan. Sedangkan untuk penyakit menular, Pemerintah Kota harus mampu menangani apabila terjadi wabah nantinya.

Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, saat memberikan komentarnya

“Perda Bangunan Gedung, sangat penting diterapkan baik untuk menata dan menciptakan keselamatan. Kemudian untuk Penyelenggaraan Wabah Penyakit Menular, dimaksudkan saat terjadi wabah, mampu dilakukan penanggulangan secara maksimal,” jelasnya

Disampaikan Harry, selain penetapan dua Perda, pihaknya menyampaikam pengumuman Rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota (LKPj) Walikota tahun 2023, setelah sebelumnya digelar rapat pembahasan secara detail dari seluruh Komisi.

“Kami ingin terwujud pembangunan yang lebih maju lagi,” pintanya

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menambahkan, pihaknya mengapresiasi terhadap kalangan legislatif yang sudah menetapkan dua Perda ini, dalam rangka untuk kemajuan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan kesehatan yang maksimal. Terkait rekomendasi akan terus meningkatkan pembangunan yang lebih baik di kota seribu sungai.

“Kita akan terus menerus menjalin sinergisitas di lapangkan,” tutupnya

Untuk diketahui, gelaran rapat paripurna DPRD Banjarmasin, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, didampingi Wakil ketua Matnor Ali, Tugiatno, dan Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Walikota banjarmasin ibnu sina, juga Sekretaris Daerah Banjarmasin Ikhsan Budiman, beserta kalangan legislatif, eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Museum Kayuh Baimbai Milik Pemkot Ramai Dikunjungi

BANJARMASIN – Museum Kayuh Baimbai milik Pemerintah kota Banjarmasin, ramai dikunjungi satuan Pendidikan.

Kepada wartawan, Pamong Budaya Ahli Muda Disbudporapar Banjarmasin, Andy Pahwanda, pada Selasa (23/4) menjelaskan, sejak soft opening Februari 2024 tadi, Museum milik Pemerintah kota ini telah ramai dikunjungi, terutama dari satuan pendidikan mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga sekolah menengah Atas (SMA) sederajat serta masyarakat umum.

Pamong Budaya Ahli Muda Disbudporapar Banjarmasin, Andy Pahwanda, saat diwancara

“Kami apresiasi tingginya kunjungan ke Museum ini,” ucapnya

Disampaikan Andi, saat ini ada sebanyak 200 koleksi yang dipamerkan terdiri dari berbagai benda-benda pusaka diantaranya senjata, tombak, dan guci. Untuk usianya lebih dari 50 tahun. Selain itu, para pengunjung dapat menyaksikan mini teater yang akan memutar film sejarah kota Banjarmasin, serta adanya perpustakaan mini.

“Kita ingin para pengunjung ke Museum Kayuh Baimbai tidak merasa jenuh,” jelas Andy

Sementara itu, salah satu pengunjung Guru Bidang Study Sejarah SMAN 10 Banjarmasin, Sri Fatmawati, menilai, keberadaan Museum Kayuh Baimbai milik Pemerintah kota Banjarmasin, sangatlah tepat ditengah kecanggihan teknologi. Dimana, generasi tidak hanya menerima pembelajaran secara teori juga melihat langsung berbagai peninggalan benda pusaka.

Guru Bidang Study Sejarah SMAN 10 Banjarmasin, Sri Fatmawati, saat memberikan komentarnya

“Saya sarankan ke depan koleksinya dapat bertambah, agar semakin memperbanyak khazanah pengetahuan,” tutup Fatma

Untuk diketahui, jam operasional Museum Kayuh Baimbai milik Pemerintah kota Banjarmasin, selama lima hari dari Senin – Jumat, mulai jam 08.00 – 15.00 WITA. Sedangan Sabtu, Minggu dan Libur Nasional tutup, berlokasi di Jalan Teluk Kelayan, Kecamatan Banjarmasin Selatan. (NHF/RDM/RH)

Pasca Libur Idul Fitri, Stok Ikan di Kota Banjarmasin Dipastikan Cukup

BANJARMASIN – Nelayan saat ini sudah kembali melaut usai libur lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah. Namun, untuk stok ikan masih mencukupi.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki mengatakan, karena nelayan baru melaut, maka saat ini tidak ada kapal nelayan yang sandar di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Akhmad Jaki

“Usai libur lebaran saat ini nelayan baru melaut,” ungkap Jaki, di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Kamis (18/4).

Karena, lanjutnya, kapal nelayan masih berada di laut, sehingga kapal pengangkut ikan belum masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

“Kapal nelayan tersebut diperkirakan masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, dalam beberapa hari kedepan,” ucap Jaki.

Namun, tambahnya, stok ikan di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin saat ini mencukupi.

“Meski saat ini para nelayan sedang melaut, namun stok ikan masih mencukupi,” ujarnya.

Menurut Jaki, tercukupinya kebutuhan ikan untuk wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya ini, karena masih tersedianya ikan dalam penyimpanan di gudang mereka.

“Selain itu pasokan ikan melalui jalur darat pun masih masuk di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin,” ucap Jaki. (SRI/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Terima Kedatangan Tim Asesor LAM-PTKes Akreditasi Prodi Spesialis-1 Ilmu Penyakit Dalam

BANJARMASIN – Dalam rangka peningkatan akreditasi menuju unggul, Program Studi Spesialis-1 Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat, maka RSUD Ulin Banjarmasin menerima kedatangan Tim LAM-PTKES (Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia).

Tim Asesor LAM-PTKes Budi Yuli Setianto, serta Gusti Putu Suka Aryana mengatakan, kedatangan mereka tersebut, untuk melakukan penilaian secara langsung ke lapangan, dalam rangka membuktikan kebenaran yang telah disampaikan kepada pihaknya.

Tim Asesor LAM-PTKes Budi Yuli Setianto (Jas Hitam)

“Sebelumnya kami telah menerima laporan untuk peningkatan akreditasi unggul pada Program Studi Spesialis-1 Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat dan RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkapnya.

Dan, lanjutnya, saat ini pihaknya melakukan peninjauan ke lapangan, untuk melakukan pengecekan terhadap laporan tersebut.

“Kami berharap, apa yang telah disampaikan tersebut dapat terbukti baik, sehingga akreditasi unggul dapat berikan,” jelasnya.

Sementara itu Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin mengatakan, pihaknya tentunya memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas akreditasi tersebut.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

“RSUD Ulin Banjarmasin memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas akreditasi untuk penyakit dalam tersebut,” ucapnya.

Bentuk dukungan sendiri, berupa sarana dan prasarana untuk peningkatan mutu pendidikan Fakultas Kedokteran ULM di RSUD Ulin Banjarmasin ini.

“Kami berharap peningkatan akreditasi unggul ini dapat diraih oleh Departemen Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin,” ucap Diauddin.

Kegiatan ini diikuti Rektor ULM Ahmad, Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan ULM, Direktur Rumah Sakit Jejaring RSUD Ulin Banjarmasin, seluruh Dokter Departemen Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Hari Kesadaran Nasional dan Halal Bihalal di Pemko Banjarmasin Diharapkan Dapat Tingkatkan Kinerja ASN

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memperingati Hari Kesadaran Nasional dan Halal Bihalal Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, di halaman Balaikota Banjarmasin, Rabu (17/4). Dipimpin langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Pelaksanaan apel kesadaran nasional ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran ASN dilingkup Pemko Banjarmasin, setelah libur panjang lebaran,” ungkap Walikota Banjarmasin.

Selain itu, lanjutnya, halal bihalal ini dapat menjadi ajang silaturahmi dan saling memaafkan.

“Kami berharap ajang silaturahmi ini dapat mempererat tali silaturahmi antar ASN dilingkup Pemko Banjarmasin,” ujar. Ibnu.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

Hadir pada kegiatan ini, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman, seluruh kepala SKPD serta ASN dilingkup Pemko Banjarmasin.

Di hari yang sama Pemerintah Kota Banjarmasin mengharapkan, dinas pemberi pelayanan dapat meningkatkan pelayanan untuk kenyamanan bagi masyarakat.

Harapan ini disampaikan Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

“Pemberian kenyamanan pelayanan merupakan tugas penting dari Pemerintah Kota Banjarmasin,” ungkap Arifin.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemko Banjarmasin terus melakukan pemantauan terhadap SKPD pemberian pelayanan kepada warga di Kota Banjarmasin.

“Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu pemberi pelayanan terbanyak di Kota Banjarmasin,” ucap Arifin. (SRI/RDM/APR)

DPRD Banjarmasin Gelar Halal Bihalal

BANJARMASIN – Usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Sekretariat Dewan kota Banjarmasin menggelar Halal Bihalal, bertempat di ruang Paripurna Dewan kota Banjarmasin.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat diwancara

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, ditemui usai Halal Bihalal pada Selasa (16/4) mengatakan, mengawali kinerja setelah cuti bersama selama hampir 10 hari, pihaknya menggelar halal bihalal yang merupakan tradisi setelah bulan suci Ramadhan. Ia berharap, dapat semakin meningkatkan Ukhuwah Islamiah antar sesama.

“Mari kita terus sinergisitas untuk memajukan pembangunan di kota seribu sungai,” ucapnya

Disampaikan Yamin, dengan adanya Halal Bihalal baik Kalangan Kegislatif, Jajaran Sekretariat DPRD kota Banjarmasin serta awak media, tentu dapat semakin menambah keakraban dan dapat terus tercipta hubungan yang harmonis.

“Kegiatan ini bukan hanya bermaaf-maafan, tetapi meningkatkan jalinan silaturahmi,” jelasnya

Lebih lanjut Yamin menambahkan, saat ini ada banyak pekerjaan yang menanti untuk dilakukan oleh seluruh anggota DPRD kota Banjarmasin, diantaranya pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) oleh Panitia Khusus, rapat kerja dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, serta memfinalisasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota akhir tahun 2023.

“Sebelumnya sudah digelar rapat pembahasan selama tiga hari masing-masing dari semua empat Komisi, pada awal April 2024,” tutup Yamin. (NHF/RDM/APR)

Exit mobile version