Meriahkan Harjad Ke-75, PAM Bandarmasih Gratiskan Layanan Balik Nama

BANJARMASIN – Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih turut meramaikan peringatan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan, dengan menggratiskan layanan balik nama kepada pelanggan.

“PAM Bandarmasih turut berpartisipasi pada Harjad Provinsi ke 75,” ungkap Manajer Pelayanan PAM Bandarmasih Murdadi didampingi Kepala Kehumasan Murjani, Kamis (31/7).

Murdadi menjelaskan, untuk mendapatkan layanan gratis tersebut, pelanggan dapat langsung mendatangi Kantor Pelayanan PAM Bandarmasih.

Manajer Pelayanan PAM Bandarmasih Murdadi (Sasirangan Hijau)

Yakni dengan membawa persyaratan, yang telah ditetapkan PAM Bandarmasih. Diantaranya fotocopy KTP, serta rekening pembayaran terakhir.

“Waktu pelaksanaan balik nama gratis dimulai 1 Agustus sampai 30 September 2025,” ucapnya.

Karena itu pihaknya mengimbau, agar pelanggan dapat memanfaatkan layanan gratis ini.

Dalam kesempatan tersebut, diungkap juga PAM Bandarmasih, sampai saat ini masih menemukan pelanggan yang menggunakan nama orang lain.

“Pemberian pelayanan gratis biaya balik nama dalam rangka Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel ini, sekaligus untuk memperbaharui data pelanggan PAM Bandarmasih,” ucapnya.

Salah satunya perubahan data, dari pelanggan yang telah berpindah rumah maupun yang telah meninggal dunia.

“Pembaruan data tersebut sangat diperlukan PAM Bandarmasih,” ujar Murdadi. (SRI/RIW/RH)

Gerakan Pangan Murah, Bukti Sinergi TNI dan Bulog, Wujudkan Ketahanan Pangan

BANJARMASIN – Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, menghadiri acara Penyerahan Bantuan Pangan serta Gerakan Pangan Murah di halaman KCM, Belitung Darat, Banjarmasin Barat, pada Kamis (24/7).

Acara yang mengusung tema “TNI dan Bulog Bersinergi Dalam Rangka Mewujudkan Swasembada Pangan Melalui Program Gerakan Pangan Murah Beras SPHP dan Penyaluran Banpangan” ini, merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

‎Sekitar 70 orang turut hadir dalam kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WITA ini, termasuk Kepala Kanwil Bulog Kalsel, Muhamad Akbar Said, Walikota Banjarmasin, Muhammad Yaminz serta jajaran pejabat TNI dan Polri lainnya.

‎Acara diawali dengan video conference (Vicon) bersama Menteri Pertahanan, Letnan Jenderal (Pur) Sjafrie Sjamsoeddin, dan Kabulog RI, Kahmad Rizal Ramadahani.

Dalam Vicon tersebut, Menhan RI menekankan pentingnya distribusi beras yang tepat sasaran, dan mengajak seluruh jajaran TNI maupun Polri untuk mengonsumsi beras SPHP.

Sementara itu, Kabulog RI menegaskan komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional dan memastikan penyaluran dilakukan dengan pengawasan lintas instansi.

‎Setelah Vicon, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa, penyerahan bantuan beras secara simbolis, dan sesi foto bersama.

Sebanyak 159.654 penerima manfaat di seluruh Kalimantan Selatan, akan mendapatkan bantuan beras 10 kilogran per orang.

‎Selain penyerahan bantuan, masyarakat juga antusias menyerbu bazar pangan murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau:

‎Kegiatan ini menunjukkan sinergi kuat antara TNI dan Bulog. Diharapkan program serupa dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. (Penrem101/Ant-RIW/RH)

TMMD di Kuin Kecil, TNI dan Pemko Banjarmasin Dukung Infrastruktur Sektor Pertanian

BANJARMASIN – Walikota Muhammad Yamin, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin, meninjau lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, di Kuin Kecil Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Rabu (23/7).

Pada kunjungan tersebut, Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, didampingi Dandim 1007 Banjarmasin, Kolonel Inf Sigit Purwoko, dan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi.

Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin didampingi Dandim 1007/Banjarmasin serta Kapolresta Banjarmasin

“Peninjauan langsung ke lokasi TMMD ini, menjadi salah satu bukti bahwa TNI dan masyarakat, saling mendukung dan siap bergotong royong untuk membangun,” ucap Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, kepada sejumlah wartawan.

Pada pelaksanaan TMMD Tahun 2025 ini, Pemerintah Kota Banjarmasin mengucurkan dana sebesar Rp1,5 miliar, untuk pengerjaan fisik. Jumlah ini ditambah Rp125 juta, dari Dinas PMD Provinsi Kalsel, untuk sasaran tambahan.

“Pemko Banjarmasin berharap adanya pemerataan pembangunan infrastruktur di Kuin Kecil Mantuil dapat terpenuhi,” ucap Yamin.

Sementara itu, Komandan Kodim 1007 Banjarmasin, Kolonel Inf Sigit Purwoko menjelaskan, Kodim 1007 Banjarmasin akan mengerjakan pembangunan pada TMMD, dengan sasaran pembangunan fisik dan non fisik. Salah satunya perbaikan jalan, dengan tujuan mendukung sektor pertanian setempat.

“Pada TMMD ini akan melakukan peningkatan dan pembuatan jalan, jembatan, gorong gorong, RTLH hingga perbaikan mushola, termasuk MCK dan sanitasinya,” ucapnya.

Sedangkan untuk non fisik, menyasar program penyuluhan, mulai dari bidang kesehatan hingga ranah pertanian.

“Kami berharap pengerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” ujarnya.

Selain itu, tambah Sigit, TMMD kali ini diutamakan pekerjaan jalan di sektor pertanian, disesuaikan dengan program prioritas Presiden soal Swasembada Pangan.

“Sebagian besar masyarakat di Desa Kuin Kacil bertani, sehingga jalan tersebut untuk memudahkan petani mengirimkan hasil panennya,” ucap Sigit. (SRI/RIW/RH)

Resmi Dimulai, TMMD Ke-125 Tahun 2025 Targetkan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar

BANJARMASIN – Program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-125 Tahun 2025, resmi dimulai di Banjarmasin, Rabu (23/7). Peresmian ditandai dengan upacara pembukaan di halaman balaikota, dengan Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, sebagai pembinanya.

Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus menyampaikan, TMMD di Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan di dua tempat. Yaitu di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.

Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus

“Saat ini untuk pelaksanaan TMMD di Kalsel dilaksanakan di Banjarmasin dan Kabupaten Banjar,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

TMMD, menurut Ilham merupakan bukti nyata, komitmen TNI Angkatan Darat dan pemerintah daerah, mewujudkan percepatan pembangunan di kawasan pedesaan.

“Selain itu, TMMD juga menjadi wadah bagi Korem, Kodim, dan pemerintah daerah, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan,” ucapnya.

TMMD tahun ini, mengangkat tema Mewujudkan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah, termasuk di Kota Banjarmasin. Khusus di kota seribu sungai ini, TMMD dipusatkan di kawasan Mantuil, dengan rencana pembangunan jalan, jembatan, tempat ibadah, serta perbaikan sanitasi.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banjarmasin, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa ke-125 Tahun 2025 di kawasan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Seperti disampaikan Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin.

“Pemerintah kota berharap kedepannya dapat terus bersinergi dengan pihak TNI. Terutama terkait TMMD, yang diharapkan dapat terus dilanjutkan serta ditingkatkan,” ujar Yamin.

Dimana tujuannya, agar wilayah tertinggal di Kota Banjarmasin dapat terjangkau seluruhnya, dan tidak ada lagi wilayah tertinggal.

“Pemko Banjarmasin selama ini juga telah mendapatkan dukungan dari TNI, untuk melaksanakan program program pembangunan,” ucap Yamin. (SRI/RIW/RH)

Koperasi Merah Putih Banjarmasin Utara, Terima NIB

BANJARMASIN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin, menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi Koperasi Merah Putih, di Kecamatan Banjarmasin Utara, di Aula Kantor Kecamatan setempat, Selasa (22/7).

NIB diserahkan langsung Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin didampingi Kepala DPMPT Kota Banjarmasin Ari Yani, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Banjarmasin Isa Anshari.

“Kami memberikan apresiasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarmasin, yang telah menyerahkan NIB kepada 10 Koperasi Merah Putih yang ada di Kecamatan Banjarmasin Utara,” ungkap Yamin, kepada sejumlah wartawan.

Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin

Yamin berharap, keberadaan Koperasi Merah Putih ini di tengah masyarakat kota, dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau.

“Dengan adanya Koperasi Merah Putih, yang salah satu layanannya adalah simpan pinjam, maka
tidak ada lagi warga Kota Banjarmasin, yang terjerat rentenir atau pun pinjaman berbunga besar,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarmasin, juga meminta seluruh Koperasi Merah Putih di kota ini, untuk melengkapi perizinan usahanya.

Seperti yang disampaikan Kepala DPMPT Kota Banjarmasin Ari Yani.

“Koperasi merupakan Badan Usaha sehingga diwajibkan untuk memiliki Nomor Induk Berusaha dalam menjalankan usahanya tersebut,” ucapnya.

Dimana dengan adanya NIB tersebut, dapat memberikan identitas serta legalitas koperasi tersebut.

“Kedepannya, 52 Koperasi Merah Putih yang ada di Kota Banjarnasin, seluruhnya memiliki NIB,” ujarnya.

NIB dapat diajukan langsung ke Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarmasin. (SRI/RIW/RH)

Tingkatkan Tertib Tera, Disperdagin Banjarmasin Gelar Sosialisasi Pengawasan UTTP di SPBU Agen dan Pangkalan LPG

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Ukur Timbang Takar dsn Perlengkapannya (UTTP) SPBU, Agen dan Pangkalan LPG, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Senin (21/7).

Sosialisasi dibuka Walikota Banjarmasin Muhamad Yamin, diwakili Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Ichroom Muftezar.

Tezar menjelaskan, sosialisasi ini diikuti 50 peserta dari 20 SPBU, 15 agen serta 15 oangkalan LPG.

Kadisperdagin Banjarmasin Ichroom Muftezar didampingi Manager Pertamina Patra Niaga Irfan Utomo

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, dapat menambahkan ketaatan para pelaku usaha, dalam melakukan aktivitas usahanya, di Kota Banjarmasin, dengan tertib ukur,” ungkap Tezar.

Dengan adanya sosialisasi ini, lanjutnya, sebagai bukti Pemerintah Kota Banjarmasin hadir untuk melindungi warga, dari kekurangan pengukuran atau takaran saat pembelian di SPBU atau agen.

Dalam kesempatan tersebut diungkapkan juga, Pemerintah Kota Banjarmasin, masih menunggu arahan lebih lanjut, mengenai pembentukan Sub Pangkalan Gas LPG.

“Untuk Sub Pangkalan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, kami akan melaporkan kepada Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, mengenai aturan Harga Eceran Tertinggi gas LPG tabung tiga kilogram pada Sub Pangkalan tersebut,” tutur Tezar.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melaksanakan rapat bersama pihak terkait dalam penentuan HET di Sub Pangkalan tersebut.

Sementara itu, Manager Pertamina Patra Niaga Sales Area Banjarmasin, Irfan Utomo mengatakan, mengenai pembentukan Sub Pangkalan akan diberitahukan lebih lanjut oleh pihak Pertamina.

“Karena Sub Pangkalan ini masih terbilang baru, maka regulasi baru akan didiskusikan bersama sama antara pemerintah daerah dan Pertamina,” ucap Tezar. (SRI/RIW/RH)

Pantau Hari Pertama Masuk Sekolah, Plt Kadisdik Banjarmasin Ingatkan Stop Bullying

BANJARMASIN – Hari pertama masuk sekolah tahun pelajaran 2025/2026, Plt Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Ryan Utama, melakukan pemantauan ke sejumlah sekolah. Salah satunya di SMP Negeri 26 Banjarmasin Jalan A. Yani pal 2,5 Banjarmasin Tengah, Senin (14/7).

Terpantau di hari pertama masuk sekolah tersebut, diawali dengan upacara bersama yang diikuti seluruh guru, tenaga pendidik dan peserta didik dari kelas tujuh sampai sembilan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin Ryan Utama, berkesempatan menjadi membina upacara, sekaligus memantau langsung suasana hari pertama masuk sekolah.

Ryan menekankan dua poin penting yang harus ditaati serta dilaksanakan guru dan peserta didik di sekolah.

“Stop bullying dan kekerasan terhadap siswa. Ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Banjarmasin, khususnya di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Ryan berharap, guru dan peserta didik dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih baik, aman dan nyaman, tanpa harus ada tindakan bullying terhadap sesama siswa. Khususnya bagi peserta didik baru yang masih canggung berada di lingkungan sekolah baru.

“Kami mengimbau kepada seluruh sekolah di Banjarmasin untuk membiasakan menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 26 Banjarmasin Muhdar mengatakan, di tahun ajaran baru ini, SMP Negeri 26 menerima sekitar 190 peserta didik baru untuk mengisi enam ruang belajar.

Peserta didik baru sebelumnya telah mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah selama lima hari.

“Selama masa MPLS, peserta didik mendapatkan berbagai pembelajaran pengenalan lingkungan sekolah dengan kakak kelas mereka, serta mengatasi masalah tindak bullying di lingkungan sekolah,” ucapnya.

Sedangkan, peserta didik baru, Rifky mengaku, senang dapat kembali masuk sekolah ke jenjang SMP, dengan suasana baru serta teman baru.

“Senang dengan sekolah serta teman baru,” ungkapnya. (SRI/RIW/RH)

Dewan Kalsel, Dorong Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan Modern

Banjarmasin – Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Noor menggelar sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Nomor 1 Tahun 2019, tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Kelurahan Pemurus Dalam, Senin sore (7/7)

Kepada sejumlah wartawan, usai sosper, Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel Ilham Noor mengatakan, administrasi kependudukan yang modern, menjadi prioritas untuk mendukung kemudahan layanan publik dan perencanaan pembangunan. Dimana, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, seperti aplikasi identitas digital, dinilai mampu mempermudah masyarakat dalam mengakses dan mengelola dokumen kependudukan secara lebih efisien.

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Noor, saat diwancara

“Kesadaran masyarakat sangat penting untuk memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan akurat,” ucapnya

Disampaikan Ilham, berdasarkan laporan LKPj sebelumnya, capaian Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kalimantan Selatan masih rendah. Yakni baru sekitar 5 persen secara keseluruhan. Sehingga, pihaknya terus mendorong dan memberikan sosialisasi, agar masyarakat minimal mengetahui IKD atau KTP digital, dengan target akhir tahun sekitar 15 persen.

“Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya IKD yang telah disiapkan pemerintah pusat,” ungkapnya

Suasana sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Kalsel, Nomor 1 Tahun 2019, tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Kelurahan Pemurus Dalam

Sementara itu, Lurah Pemurus Dalam Shelleya Dessesta, mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah
Provinsi Kalimantan Selatan, tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Karena dapat meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan yang tertata dengan baik, agar terbangun sistem yang mendukung kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“IKD ini merupakan hal baru bagi masyarakat umum, yaitu bisa diunduh dan digunakan langsung di handphone (HP)/gawai, maka sangat tepat diberikan sosialisasi,” tutupnya

Untuk diketahui, sosialisasi peraturan perundang-undangan atau Sosper Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 1 Tahun 2019, tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, di pusatkan halaman Masjid Jami, Kecamatan Banjarmasin Selatan. (NHF/RIW/APR)

MuCiBu Fest 2025, Sanggar Seni Ayu Putri Banjarmasin Gaungkan Semangat Cinta Budaya bagi Generasi Muda

Banjarmasin — Kecintaan terhadap budaya kembali ditegaskan generasi muda Banua, melalui pergelaran MuCiBu (Muda Cinta Budaya) Fest 2025 yang diselenggarakan Sanggar Seni Ayu Putri Banjarmasin, pada Sabtu (5/7).

Kegiatan ini menjadi simbol komitmen generasi muda dalam menjaga, melestarikan, serta menghidupkan kembali marwah seni tradisi Banjar di era modern.

Acara yang berlangsung meriah tersebut dihadiri langsung Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, Plt. Asisten III Setdako, Iwan Fitriadi, serta jajaran dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan pelestarian budaya ini.

Wawalikota Banjarmasin saat menyaksikan penampilan para penari

MuCiBu Fest merupakan hasil dari proses panjang kelas tari tradisional Banjar yang dilaksanakan selama empat bulan, dari Februari hingga Juni 2025.

Sebanyak 38 penari tampil pada malam puncak, terdiri dari 18 penari Baksa Kembang, 10 penari anak-anak, dan 10 penari tari kreasi sebagai bentuk persembahan hasil belajar mereka.

Ayu Putriyana selaku pimpinan Sanggar Seni Ayu Putri Banjarmasin dan penggagas MuCiBu Fest, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak serta mengajak generasi muda untuk terus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal.

Muda Cinta Budaya” bukan hanya slogan, melainkan gerakan nyata dari generasi muda Banua untuk budaya Banua, demi masa depan yang tetap berakar kuat pada nilai-nilai lokal.

Para penari dari Sanggar Seni Ayu Putri

“MuCiBu Fest bukan sekadar pertunjukan, tapi juga ruang pembelajaran, perjumpaan, dan pembuktian bahwa budaya adalah milik semua generasi, termasuk kami yang muda,” ujar Ayu Putriyana dalam sambutannya.

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta yang telah menyelesaikan kelas tari pun diberikan sertifikat penghargaan sebagai tanda bahwa mereka telah siap menjadi bagian dari pelestari budaya Banua di masa depan.

Rangkaian acara tak sekadar menampilkan keindahan tari tradisional, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara pelaku seni, pemerhati budaya, pemerintah daerah, dan masyarakat umum yang hadir dengan penuh antusias.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari gerakan panjang yang terus tumbuh dan berkembang, serta menjadi pemantik semangat generasi muda lainnya untuk turut serta menjaga budaya kita,” tutup Ayu. (ADV-RIW/APR)

Berikan Ruang Ekspresi Seniman, Taman Budaya Kalsel Sukses Gelar Hari Musik Sedunia

Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui UPTD Taman Budaya Kalsel, sukses menggelar perayaan Hari Musik Sedunia, pada akhir pekan tadi.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti menjelaskan, peringatan Hari Musik Sedunia tahun ini, mengangkat tema keberagaman genre musik, termasuk tradisi, modern dan etnik. Dimana, ini merupakan event tahunan, untuk memberikan ruang bagi semua seniman dari berbagai kalangan, untuk merayakan.

Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, Suharyanti, ikut bernyanyi memeriahkan Hari Musik Sedunia

Selain itu masyarakat juga, dapat menyaksikan secara langsung perayaan ini, yang dipusatkan di panggung Baktiar Sanderta, Jalan Kayu Tangi Hasan Basri Banjarmasin.

“Kami ingin menunjukkan budaya musik di Kalsel sangat beragam, tidak hanya panting, religi, dan genre lainnya,” ucapnya

Disampaikan Suharyanti, pergelaran ini bertujuan, agar musik menjadi jantung budaya yang hidup dan menyatukan masyarakat.

Penampilan Seniman Hari Musik Sedunia, sumber (HumasTamanBudayaKalsel)

Peringatan Hari Musik Sedunia dimeriahkan penampilan sejumlah seniman dari berbagai daerah, seperti Barito Kuala, Tabalong, Kotabaru, serta band pelajar dari Kota Banjarmasin.

“Inovasi 2025 ini, kami sengaja melibatkan para pelajar untuk memeriahkan Hari Musik Sedunia bersama berbagai kalangan seniman,” ungkapnya

Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, pihaknya sangat kagum terhadap penampilan para seniman dari Kabupaten Kotabaru dan Barito Kuala, yang menampilkan kolaborasi apik antara musik modern, tradisi, dan etnik Kalimantan Selatan. Melalui suguhan kolaborasi aransemen yang sangat menarik.

“Barito Kuala menampilkan lagu dalam bahasa Bakumpai (Dayak Bakumpai), sementara Kotabaru menampilkan ciri khas musik Alahai,” tutupnya. (TAMANBUDAYAKALSEL-NHF/RIW/APR)

Exit mobile version