30 April 2026

Puluhan Sekolah di Terendam Banjir, Ortu Siswa di Banjarmasin Diminta Awasi PJJ

BANJARMASIN – Puluhan sekolah di Kota Banjarmasin terdampak banjir rob, yang kembali melanda sejumlah wilayah di kota seribu sungai ini, dalam beberapa hari terakhir.

Menyikapi kondisi ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama mengatakan, pihaknya sudah turun langsung ke lapangan untuk meninjau, sekaligus mendata kerusakan sarana dan prasarana sekolah yang terendam banjir.

Kadisdik Banjarmasin Ryan Utama

“Pendataan ini dilakukan atas permintaan langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ungkap Ryan, kepada sejumlah wartawan, Rabu (8/1).

Data tersebut nantinya akan menjadi dasar penyaluran bantuan bagi sekolah-sekolah yang terdampak.

“Kerusakan sarana prasarana dan peralatan sekolah akibat banjir ini diminta untuk didata. Harapannya, data tersebut bisa menjadi dasar pemberian bantuan dari Kemendikdasmen,” ujar Ryan.

Selain sebagai bahan pengajuan bantuan, hasil pendataan juga akan digunakan sebagai bahan evaluasi dalam pengembangan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Banjarmasin ke depan.

Terutama, bagi sekolah sekolah yang berada di bantaran sungai atau memiliki sistem drainase yang kurang memadai.

“Sekolah yang berada di wilayah rawan banjir tentu menjadi perhatian khusus. Ini menjadi evaluasi kami untuk perbaikan ke depannya,” ucap Ryan.

Ia juga menyampaikan, kondisi banjir di masing masing sekolah bervariasi, mulai dari genangan sedang, banjir cukup tinggi hingga air yang sudah memasuki ruang kelas.

Selain itu, terdapat pula sekolah yang mengalami genangan air dengan kondisi surut pasang dan lambat mengering.

“Kondisi banjir ini dinamis, datanya terus bergerak. Kami juga meminta para guru untuk mengisi Google Form terkait kondisi terkini sekolah mereka,” tutur Ryan.

Sekolah sekolah yang paling banyak terdampak berada di Kecamatan Banjarmasin Timur dan Kecamatan Banjarmasin Selatan. Meski ada beberapa sekolah di Kecamatan Banjarmasin Barat dan Utara juga terdampak, hanya saja jumlahnya tidak sebanyak dua wilayah tersebut.

Pendataan sekolah terdampak banjir rob dilakukan di SMP serta SD di Kota Banjarmasin.

Berdasarkan data sementara, tercatat sekitar 26 SD dan 19 SMP terendam banjir. Sedangkan pendataan terhadap satuan pendidikan PAUD masih terus diperbarui.

Dalam kesempatan tersebut, Ryan juga meminta, pengawasan lebih ketat dari orang tua siswa terdampak banjir, yang saat ini mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Permintaan ini disampaikan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, mengingat saat ini, banyak sekolah yang terdampak banjir parah hingga terpaksa dilaksanakan penyesuaian Kegiatan Belajar Mengajar – KBM, dengan Pembelajaran Jarak Jauh,” ungkapnya.

Kondisi ini memaksa para siswa lebih banyak berada di rumah, sehingga pengawasan dari sekolah langsung menjadi berkurang.

“Karena itu Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin meminta pengawasan lebih ketat dari orang tua siswa, karena siswa saat ini lebih banyak berada di rumah,” ucapnya.

Orang tua siswa diminta untuk selalu mengawasi anaknya saat bermain, Terutama di daerah genangan dan daerah tepian sungai yang terjadinya arus air pasang agar selalu berhati-hati. (SRI/RIW/RH)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.