Penuhi Hak Masyarakat, Pansus DPRD Kalsel Bongkar Mata Rantai Distribusi BBM Bersubsidi

Banjarmasin – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melalui Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi, mulai melakukan langkah konkret untuk memastikan penyaluran bahan bakar bersubsidi tepat sasaran.

Komitmen tersebut ditandai dengan rapat perdana bersama Satuan Tugas (Satgas) BBM Pemprov Kalsel, Sahabat Anti Kecurangan Bersatu (SAKUTU), dan perwakilan sopir truk se-Kalimantan Selatan, Rabu (3/6) petang.

Ketua Pansus Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin

Rapat yang dipimpin Ketua Pansus Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin, menjadi titik awal pengumpulan data dan fakta dari berbagai pihak yang selama ini bersentuhan langsung dengan distribusi BBM subsidi.

Menurutnya, pansus dibentuk bukan sekadar untuk melakukan pengawasan administratif, melainkan memastikan bahwa subsidi yang diberikan negara benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak menerimanya.

“Kami akan mengundang lebih banyak pihak untuk mendapatkan gambaran yang utuh. Semua data dan informasi yang masuk akan kami inventarisasi, kemudian dicocokkan satu sama lain untuk melihat apakah distribusi BBM subsidi sudah berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran,” katanya.

Disampaikan Syaripuddin, berbagai masukan yang diperoleh dalam rapat perdana tersebut menjadi bahan penting untuk memetakan persoalan yang selama ini terjadi di lapangan.

Seluruh temuan akan dianalisis secara objektif sebagai dasar penyusunan rekomendasi yang dapat memberikan solusi nyata.

Ia menekankan bahwa hak masyarakat, khususnya kelompok penerima subsidi, tidak boleh beralih ke tangan pihak-pihak yang tidak berhak.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, saat memberikan pendapat

Karena itu, pansus akan menelusuri berbagai dugaan penyimpangan yang berpotensi menghambat akses masyarakat terhadap BBM bersubsidi.

“Yang menjadi perhatian kita bagaimana subsidi ini benar-benar dirasakan oleh sopir angkutan, nelayan, petani, pelaku UMKM, dan masyarakat yang memang menjadi sasaran program pemerintah. Jangan sampai hak mereka justru dimanfaatkan oleh pihak lain untuk kepentingan pribadi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Syaripuddin meyakini distribusi BBM subsidi yang tepat sasaran akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan biaya operasional yang lebih terjangkau, sektor transportasi, perikanan, pertanian, hingga usaha kecil dapat bergerak lebih produktif.

Karena itu, rekomendasi yang nantinya dihasilkan pansus diharapkan tidak berhenti pada tataran dokumen, tetapi dapat diterapkan oleh seluruh pemangku kepentingan sebagai langkah perbaikan sistem distribusi BBM bersubsidi di Kalimantan Selatan.

“Masa kerja pansus sendiri direncanakan berlangsung selama satu bulan. Namun, apabila diperlukan untuk pendalaman dan penyempurnaan hasil kerja, masa tugas tersebut dapat diperpanjang hingga enam bulan,” pungkasnya. (ADV-NHF/RIW/EPS)

Public Communication Summit 2026, Upaya Perkuat Sinergi Pengelolaan Isu dan Reputasi di Era Digital

Banjarmasin – Dalam rangka memperkuat strategi komunikasi publik di era digital, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Public Communication Summit Tahun 2026, di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (3/6).

Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Pengelolaan Isu dan Reputasi di Era Digital” tersebut, dibuka Gubernur Kalsel, Muhidin, diwakili Plh. Sekretaris Daerah, Subhan Nor Yaumil, didampingi Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, serta dihadiri perwakilan kepala daerah se-Kalsel.

Ket : Deklarasi komitmen bersama pengelolaan isu di era digital

Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Dudi Rudianto, CEO Tribun Network sekaligus Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers, Dahlan Dahi, Kepala Subdirektorat Humas Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI, Ani Natalia Pinem, serta Konsultan Komunikasi Krisis dan Strategic Public Relations, Jojo S. Nugroho.

Dalam sambutannya, Subhan Nor Yaumil mengatakan, Public Communication Summit menjadi momentum penting, membangun kesamaan persepsi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menghadapi tantangan komunikasi publik yang semakin dinamis.

Menurutnya, komunikasi publik saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media sosial yang begitu cepat, kita membutuhkan koordinasi, sinergi, dan pemahaman yang sama dalam mengelola komunikasi publik. Pemerintah harus mampu memetakan isu sejak dini serta menghadirkan ruang dialog yang terbuka agar setiap kebijakan dapat dipahami masyarakat secara baik dan efektif,” ujar Subhan.

Ia menambahkan, pengelolaan isu dan reputasi tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah melalui langkah yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan.

“Isu yang tidak dikelola dengan baik berpotensi berkembang menjadi krisis yang dapat memengaruhi reputasi institusi dan menurunkan tingkat kepercayaan publik. Karena itu, setiap perangkat daerah perlu memiliki kesiapan dalam mendeteksi, mengantisipasi, dan merespons berbagai isu secara cepat dan tepat,” katanya.

Subhan juga menyoroti semakin kompleksnya tantangan komunikasi di era digital, terutama akibat maraknya disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian yang tersebar melalui berbagai platform digital.

“Media massa tetap menjadi sumber informasi yang kredibel dan terpercaya, sementara media sosial menjadi ruang diskusi publik yang sangat dinamis. Keduanya harus dikelola secara bijak agar mampu mendukung terciptanya ekosistem informasi yang sehat dan produktif,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan, Public Communication Summit 2026 dirancang sebagai wadah penguatan kapasitas komunikasi publik sekaligus forum penyusunan strategi bersama dalam menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat.

Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik yang menjamin hak masyarakat memperoleh informasi akurat, transparan, dan mudah diakses.

“Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat berlangsung secara terbuka, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Muslim.

Ia menjelaskan terdapat lima target utama yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut, yakni meningkatkan pemahaman mengenai strategi komunikasi publik di era digital, memperkuat kapasitas sumber daya manusia bidang komunikasi, memberikan arah kebijakan implementasi narasi tunggal pemerintah, membangun sinergi penanganan isu melalui narasi positif, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga reputasi institusi.

“Kami berharap kegiatan ini mampu menghasilkan kesamaan langkah dan arah kebijakan dalam mengelola komunikasi publik, mulai dari penyampaian informasi melalui media massa, pengelolaan konten digital, hingga respons terhadap berbagai dinamika yang berkembang di ruang publik,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, seluruh peserta juga mengikuti deklarasi komitmen bersama pengelolaan isu di era digital yang dipimpin Gubernur Kalimantan Selatan melalui Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Subhan Nor Yaumil.

Deklarasi tersebut menjadi simbol penguatan kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk membangun komunikasi publik yang terintegrasi, adaptif, dan responsif, untuk menjaga reputasi pemerintah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat di era digital. (BDR/RIW/EPS)

Resmi Digelar, Ratusan Siswa SD dan SMP Ikuti O2SN Tingkat Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), untuk jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, pada Selasa (2/6). Kegiatan yang berlangsung sejak 2-4 Juni 2026 ini, menjadi bagian dari program Kementerian Pendidikan yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama mengatakan, O2SN tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter peserta didik melalui kegiatan positif dan produktif.

Ket foto : Kadisdik Banjarmasin Ryan Utama

“Program ini sejalan dengan prioritas Pemerintah Kota Banjarmasin, dalam membina karakter siswa, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pengembangan minat, bakat, kreativitas, dan prestasi pelajar,” ungkap Ryan.

Dijelaskannya, O2SN Tingkat Kota Banjarmasin diikuti hampir 300 peserta dari tingkat SD dan SMP. Para atlet muda akan bertanding pada lima cabang olahraga, yakni renang, pencak silat, bulu tangkis, serta atletik.

“Sebanyak hampir 300 peserta dari tingkat SD dan SMP mengikuti ajang ini,” ucap Ryan.

Para peserta merupakan perwakilan sekolah yang telah melalui proses seleksi sebelumnya.

Atlet terbaik nantinya akan mewakili Kota Banjarmasin pada O2SN tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, dengan harapan dapat melaju hingga tingkat nasional.

“Ajang ini untuk menyeleksi minat bakat pelajar agar kreativitas dan bakat membuahkan prestasi, “katanya

Menurut Ryan, penyelenggaraan O2SN memiliki nilai strategis di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pelajar saat ini.

Kegiatan olahraga dinilai mampu menjadi ruang positif bagi siswa untuk menyalurkan energi, mengembangkan potensi diri, sekaligus membangun sportivitas dan disiplin.

“Kita berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan pengaruh positif terhadap perilaku pelajar. Belakangan ini kita sering melihat berbagai perilaku berisiko yang melibatkan anak-anak dan remaja. Melalui kegiatan positif seperti O2SN, kita ingin mencegah dan mengurangi hal-hal tersebut,” katanya.

Pemerintah berharap ajang ini semakin mendorong sekolah, aktif mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler dan pembinaan olahraga, sehingga lahir generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi. (PEMKOBJM-SRI/RIW/EPS)

Tebar Berkah Iduladha 1447 H, KADIN Kalsel Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban

Banjarmasin – Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban berupa dua ekor sapi di halaman Kantor KADIN Kalsel, Jalan Brigjen Hasan Basri, Kayu Tangi, Kota Banjarmasin, Rabu (27/5).

Kegiatan bertema “KADIN BERKURBAN, Bersatu Dalam Kebaikan” tersebut, menjadi bagian dari agenda rutin tahunan KADIN Kalsel sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat sekitar.

Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator II KADIN Kalsel, Tajuddin Noor mengatakan, momentum Iduladha harus dijadikan sarana memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menebarkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan kurban ini, kami ingin mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Iduladha sebagai momentum berbagi dengan hati, mempererat silaturahmi, dan menguatkan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ratusan paket daging kurban disalurkan kepada warga melalui 300 kupon, ditambah sekitar 120 paket yang dibagikan langsung kepada masyarakat yang datang ke lokasi kegiatan.

“Dua ekor sapi kurban pada momentum Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi ini disembelih dan disalurkan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan,” katanya didampingi sejumlah pengurus KADIN Kalsel.

Tajuddin Noor menambahkan, hewan kurban tersebut berasal dari Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie dan Ketua Umum KADIN Kalsel, Shinta Laksmi Dewi.

Menurutnya, kegiatan kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan saat ini.

“Kami berharap kegiatan sosial ini dapat memberikan manfaat nyata, membantu masyarakat, serta membawa keberkahan bagi semua pihak,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain M.Pazri, Arief, Yama, Hamdani, Hamid, Lukman, Mahya DE KADIN Kalsel, Idayati, Nita Ayu, Joey, serta jajaran pengurus dan panitia lainnya.

Seluruh pengurus dan panitia berharap kegiatan kurban Iduladha tahun ini dapat membawa keberkahan bagi Ketua Umum KADIN Indonesia, keluarga besar KADIN Kalsel, dan seluruh masyarakat penerima manfaat. (KADINKalsel-RIW/EPS)

IJTI Kalsel Salurkan Daging ke Warga yang Tidak Tersentuh Pembagian Kurban

Banjarmasin – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Selatan, kembali menunjukkan kepedulian sosial di momentum Iduladha dengan menyalurkan daging kurban kepada warga kurang mampu di wilayah yang tidak tersentuh pembagian hewan kurban.

Tahun ini, pembagian dilakukan di kawasan Gang Sekata, Jalan Pangeran Moch Noor, Pelambuan, Kota Banjarmasin. Lokasi tersebut berada di gang kecil di pinggiran anak Sungai Barito.

Berbeda dengan suasana perayaan Iduladha di banyak tempat yang ramai dengan aktivitas pemotongan hewan kurban, kawasan ini tampak sepi tanpa terlihat keramaian maupun suka cita pembagian daging kurban.

Melihat kondisi tersebut, tim IJTI Kalsel datang langsung menyasar rumah warga sambil membawa tas bakul berisi daging kurban. Para jurnalis menyusuri gang-gang sempit dan menyerahkan langsung ke rumah warga.

Penyaluran ini dirasa lebih tepat sasaran untuk menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Setiap warga menerima daging kurban seberat 500 gram. Kehadiran tim IJTI Kalsel pun disambut gembira warga penerima daging kurban.

Ketua IJTI Kalsel, Dina Qomariah mengatakan, kegiatan berbagi kurban ini telah rutin dilakukan lebih dari lima tahun terakhir dengan menyasar titik-titik masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah, yang tidak tersentuh pembagian daging kurban.

“Selama lebih dari lima tahun, IJTI Kalsel berupaya menyalurkan daging kurban ke daerah yang jarang mendapat pembagian. Kami ingin semangat berbagi Iduladha benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Dina Qomariah.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian insan pers kepada masyarakat, tidak hanya hadir menyampaikan informasi, tetapi juga ikut berbagi kebahagiaan di tengah warga.

Salah seorang warga penerima, Istiqomah, mengaku sangat bersyukur menerima bantuan daging kurban ini.

“Senang sekali dapat daging kurban, karena kami di sini tidak mendapat pembagian daging kurban. Alhamdulillah tahun ini bisa ikut merasakan,” ungkap Istiqomah dengan haru.

Warga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahun agar masyarakat di wilayah pinggiran dan kurang mampu juga dapat merasakan kebahagiaan Hari Raya Iduladha.

Kegiatan sosial ini terlaksana atas kerja sama IJTI Kalsel bersama Sekda Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati. Melalui kegiatan ini, IJTI Kalsel berharap nilai gotong royong, kepedulian, dan semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara insan pers dan warga. (IJTIKalsel-RIW/EPS)

Kontingen Kalsel Raih Medali Emas Kejurnas Triathlon Seri 1 2026

Banjarmasin – Kontingen Kalimantan Selatan berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Triathlon Seri I Tahun 2026, yang berlangsung di Sungai Liat, Bangka Belitung.

Ketua FTI Kalsel Budiono mengatakan, Kontingen FTI Kalsel sukses membawa pulang satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu dari berbagai nomor yang dipertandingkan.

Ket foto : Ketua FTI Kalsel Budiono

“Alhamdulillah hasil Kejurnas Triathlon Seri I tahun 2026 di Sungai Liat, Bangka Belitung, belum lama tadi, cukup membanggakan. Atlet-atlet Kalsel mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mempersembahkan medali untuk daerah,” ungkap Budiono, Jumat (29/5).

Medali emas dipersembahkan Batrice Rachel, yang tampil gemilang pada nomor Triathlon Open.

Sementara medali perak diraih Rizky Firdaus di nomor Duathlon Sprint Distance Youth.

Adapun dua medali perunggu disumbangkan Mailan pada nomor Triathlon Open Master B serta Muhammad Fatih di nomor Aquathlon Sprint Distance Youth.

Budiono berharap, capaian tersebut menjadi motivasi bagi atlet triathlon Kalsel untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi prestasi pada kejuaraan – kejuaraan berikutnya.

“Kami berharap atlet tetap semangat berlatih dan terus berkembang. Prestasi ini menjadi langkah awal yang baik untuk menghadapi kompetisi berikutnya,” ucap Budiono.

Menurutnya, hasil di seri pertama ini menjadi modal penting bagi pembinaan atlet sekaligus persiapan menghadapi agenda nasional selanjutnya. (FTIKALSEL-SRI/RIW/EPS)

Iduladha 1447 H, DPRD Kalsel dan Bank Kalsel Perkuat Sinergi Sosial

Banjarmasin – Sekretariat DPRD Provinsi bersama Forum Wartawan DPRD Kalsel, menggelar ibadah kurban Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan DPRD Kalsel, Kamis (28/5).

Kurban yang digelar di lingkungan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, mendapat dukungan penuh dari Bank Kalsel. Dalam kegiatan itu, panitia menerima dua ekor sapi kurban dari Bank Kalsel sebagai bentuk sinergi dan kerja sama yang selama ini terjalin baik bersama Sekretariat DPRD maupun Forum Wartawan DPRD Kalsel.

Pelaksana Harian Sekretaris DPRD Kalsel, Andre Yuzhar mengatakan, kurban tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, namun sebagai upaya memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan hubungan silaturahmi antarpegawai, wartawan, serta mitra kerja di lingkungan DPRD Kalsel.

Pihaknya mengapresiasi kepada insan pers yang selama ini turut membantu publikasi berbagai kegiatan DPRD Kalimantan Selatan kepada masyarakat.

“Melalui momentum Iduladha ini, kami ingin mempererat kebersamaan antara sekretariat, wartawan, dan seluruh mitra kerja. Dukungan media selama ini juga sangat membantu menyampaikan informasi kegiatan DPRD kepada masyarakat,” ujar Andre Yuzhar.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, tahun ini Bank Kalsel menyalurkan 21 ekor sapi kurban di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi disalurkan untuk kegiatan kurban di lingkungan DPRD Kalsel. Sementara sisanya didistribusikan melalui kantor cabang dan unit kerja lainnya.

Menurutnya, jumlah kurban yang disalurkan tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Jika tahun lalu jumlah sapi kurban tercatat sebanyak 14 ekor, maka tahun ini meningkat menjadi 21 ekor.

“Peningkatan tersebut, berasal dari partisipasi karyawan, dukungan sosial perusahaan, serta sinergi berbagai pihak yang terus terjalin dalam kegiatan sosial dan keagamaan,” katanya

Sementara itu, Dewan Pembina Persrom DPRD Kalsel, Syamsudin Hasan menambahkan, pihaknya sangat berterimakasih atas dua ekor sapi ini yang setiap tahun selalu diberikan, dan ini merupakan tahun keliman dukungan Bank Kalsel.

Kurban yang digelar bersama Sekretariat dan Forum Wartawan DPRD Kalsel, diharapkan semakin mempererat silaturahmi serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima pembagian daging kurban.

“Ini menjadi wujud semangat gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan DPRD Kalimantan Selatan,” tutupnya

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin secara simbolis menyerahkan dua ekor sapi kurban kepada Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini yang diwakili Plh Sekretaris DPRD Kalsel Andre Yuzhar, disaksikan jajaran Sekretariat DPRD Kalsel serta anggota Pers Room DPRD Kalsel. (NHF/RIW/EPS)

BSI RO IX Kalimantan Distribusikan 2.136 Hewan Kurban di Wilayah Kalimantan

Banjarmasin — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) melalui Regional Office IX Kalimantan, memperkuat komitmen sosial Perseroan menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, melalui distribusi hewan kurban di wilayah Kalimantan.

Tahun 2026 ini, BSI RO IX Kalimantan mencatat total kurban sebesar Rp4.164.650.313, atau setara dengan 2.136 ekor kambing/hewan kurban. Jumlah tersebut menjadi bagian dari kontribusi BSI RO IX Kalimantan terhadap program kurban BSI secara nasional, dengan porsi kontribusi sebesar 8,69 persen.

Regional CEO BSI RO IX Kalimantan, Sefudin Suria Hidayat mengatakan, bahwa momentum Iduladha menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, terutama di wilayah Kalimantan.

“Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga tentang semangat berbagi, kepedulian, dan pemerataan manfaat bagi masyarakat. Melalui program ini, BSI RO IX Kalimantan ingin memastikan bahwa keberadaan BSI dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya saudara – saudara kita yang membutuhkan,” ujar Sefudin.

Ia menambahkan, seluruh proses penyaluran hewan kurban memerhatikan aspek kesehatan, kelayakan, serta standar penyembelihan yang berlaku.

“Seluruh hewan kurban yang disalurkan dipastikan dalam kondisi sehat dan prima, serta memenuhi standar dari Rumah Potong Hewan atau RPH dan Dinas Peternakan setempat. Hal ini penting agar ibadah kurban dapat terlaksana dengan baik, aman, dan memberikan manfaat optimal bagi penerima,” ujarnya.

Menurut Sefudin, wilayah Kalimantan memiliki karakter geografis yang luas, sehingga penyaluran hewan kurban membutuhkan koordinasi yang baik agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.

“Melalui penyaluran hewan kurban ini, BSI RO IX Kalimantan ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai wilayah Kalimantan. Ini merupakan bagian dari komitmen BSI untuk terus hadir tidak hanya sebagai institusi keuangan syariah, tetapi juga sebagai sahabat sosial masyarakat,” katanya.

Kegiatan kurban BSI RO IX Kalimantan menjadi bagian dari kontribusi keseluruhan nasional BSI. Berdasarkan data kurban BSI 2026, secara nasional total penghimpunan kurban mencapai Rp47.959.137.913, atau setara dengan 24.593 ekor kambing/hewan kurban.

Hingga periode pelaporan tersebut, realisasi program kurban nasional telah mencapai 87,19 persen dari target kurban 2026.

Program kurban BSI tahun ini, juga didukung akselerasi transformasi digital melalui aplikasi BYOND by BSI dan kartu pembiayaan BSI Hasanah Card, serta kolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi.

Melalui kanal digital tersebut, masyarakat dapat lebih mudah berpartisipasi dalam ibadah kurban dengan pilihan harga yang inklusif, mulai dari sekitar Rp1,9 juta untuk kambing.

Kemudahan akses digital dan variasi harga hewan kurban yang terjangkau menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berkurban melalui BSI.

Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekosistem bisnis berkelanjutan Perseroan.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo menegaskan, bahwa perbankan syariah harus mampu menghadirkan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.

“Perbankan syariah hadir untuk membawa kemaslahatan yang lebih luas. Kinerja positif yang berhasil diraih BSI harus berbanding lurus dengan peningkatan volume ZISWAF, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung dalam meningkatkan kesejahteraan umat, salah satunya melalui pemerataan distribusi hewan kurban ini,” ungkap Anggoro.

Selain memberikan manfaat sosial, program kurban BSI juga menciptakan multiplier effect bagi sektor UMKM peternakan. Secara nasional, BSI melibatkan peternak lokal, termasuk UMKM dan desa binaan BSI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

BSI juga menerapkan distribusi hewan kurban yang lebih ramah lingkungan, salah satunya melalui penggunaan besek bambu sebagai bagian dari komitmen sustainability Perseroan. Daging kurban didistribusikan kepada masyarakat duafa, wilayah terdampak bencana, pesantren, serta masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah. (BSI-RIW/EPS)

Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden RI, Ini Harapan Gubernur Muhidin

Banjarmasin – Gubernur Kalsel, Muhidin didampingi Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman, menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden RI, Prabowo Subianto, kepada pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, pada Rabu (27/5) atau pasca sholat Iduladha 1447 Hijriah.

Sapi bantuan yang diserahkan, memiliki bobot lebih dari 1 ton, dari jenis Limosin asal peternak Kota Banjarbaru.

Turut hadir pada prosesi penyerahan sapi kurban ini, Dirjen Bina Marga Kementrian PUPR RI, Roy Rizali Anwar, Ketua TP PKK Provinsi, Fathul Jannah, Ketua BKOM Kalsel, drg. Ellyana Trisya, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, Kepala Disbunnak Kalsel, drh. Suparmi dan jajaran, serta para kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan tenaga ahli Gubernur.

Kepada wartawan, usai prosesi penyerahan sapi kurban bantuan Presiden RI, di Gedung Serba Guna Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Gubernur, Muhidin mengatakan, tahun ini, Provinsi Kalsel mendapatkan 15 ekor sapi kurban bantuan Presiden RI.

“Masing – masing dibagikan di masjid agung kabupaten kota, dan untuk provinsi diserahkan ke pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin,” ujarnya.

Gubernur berharap, aksi mulia Presiden RI membagikan bantuan sapi kurban ini, menjadi teladan bagi seluruh lapisan masyarakat, untuk turut berkurban dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat tidak mampu.

“Kalo uangnya sedikit bisa urunan. Tapi kalo tidak ada uangnya, setidaknya sudah ada niat untuk berkurban, Insya Allah dimudahkan langkahnya untuk berkurban di hari raya berikutnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, drh. Suparmi memastikan, bahwa seluruh sapi kurban bantuan Presiden RI, berasal dari peternak lokal, yang ada di masing – masing kabupaten kota.

“Bobot sapi kurban semuanya di atas 800 kilogram, dengan jenis beragam. Mulai dari Simmental, Limosin dan sapi peranakan,” urainya.

Suparmi memastikan, setiap kabupaten kota mendapatkan 1 ekor sapi kurban, kecuali Kabupaten Batola dengan 2 ekor sapi kurban bantuan Presiden. (RIW/EPS)

Tebar Manfaat di Hari Raya Iduladha, Terminal Petikemas Banjarmasin Salurkan Bantuan Program Pelindo Berbagi Kurban

Banjarmasin – PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Petikemas Banjarmasin, menyerahkan bantuan hewan kurban dalam rangka Program Pelindo Berbagi Kurban 1447 H/2026 M, sebagai bagian dari komitmen perusahaan, berbagi manfaat kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional.

Pada program tahun ini, Terminal Petikemas Banjarmasin menyalurkan empat ekor sapi kurban kepada DPW ALFI/ILFA Kalimantan Selatan, Koperasi TKBM Samudera Nusantara Banjarmasin, Masjid Al Mukhlisun, dan Masjid Al Muqabis, dengan masing-masing penerima memperoleh satu ekor sapi kurban. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis pada Selasa (26/5).

Terminal Head Terminal Petikemas Banjarmasin, Sirin Purnomo menyampaikan, bahwa Program Pelindo Berbagi Kurban merupakan wujud kepedulian perusahaan yang sejalan dengan nilai-nilai kebersamaan dan semangat berbagi yang terkandung dalam perayaan Hari Raya Iduladha.

“Melalui Program Pelindo Berbagi Kurban 1447 H/2026 M, kami berharap bantuan yang diberikan memberikan manfaat bagi masyarakat dan para stakeholder yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran ekosistem kepelabuhanan. Momentum Iduladha menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang secara berkelanjutan dijalankan untuk mendukung kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.

Ketua Koperasi TKBM Samudera Nusantara Banjarmasin, Muhammad Noor, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Petikemas Banjarmasin, yang kembali menyalurkan bantuan hewan kurban pada momentum Iduladha tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan hewan kurban yang diberikan melalui Program Pelindo Berbagi Kurban 1447 H/2026 M. Bantuan ini sangat berarti dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta anggota koperasi. Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam mendukung kegiatan operasional pelabuhan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan,” kata Muhammad Noor.

Melalui Program Pelindo Berbagi Kurban 1447 H/2026 M, Terminal Petikemas Banjarmasin berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar serta memperkuat hubungan harmonis dengan seluruh stakeholder.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat sejalan dengan komitmen Pelindo untuk tumbuh dan berkembang bersama lingkungan sekitar. (Pelindo-RIW/EPS)

Exit mobile version