Dorong Target PAD, Paman Yani Komitmen Sebarluaskan Perda Pajak Daerah

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel yang membidangi ekonomi dan keuangan, Muhammad Yani Helmi, terus berkomitmen menyebarluaskan Perda Nomor 5 Tahun 2011 untuk membantu mengoptimalkan pendapatan daerah.

Suasana antusias warga saat menyimak sosialisasi pajak daerah yang digelar di Desa Kupang Berkah Jaya, Batulicin, Tanah Bumbu

Kali ini, ia melaksanakan sosialisasi perda tersebut di Desa Kupang Berkah Jaya, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (14/4) petang. Tujuan dilakukannya itu supaya pembangunan dapat merata khususnya di Tanah Bumbu.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat itu semua adalah dalam rangka pembangunan daerah khususnya di Kalsel. Bahkan, penerimaan ini tidak hanya untuk provinsi tetapi setelah semuanya terkumpul nantinya juga akan dibagi ke kabupaten,” ujar legislator yang menduduki konstituen di Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kotabaru.

Selain berkomitmen mendorong, ia juga berharap agar pemkab turut membantu selama proses penerimaan. Sehingga, penghasilan pajak daerah di provinsi ini mampu tercapai sesuai target.

“Baik itu disektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) atau air permukaan (PAP),” harapnya.

Namun demikian, orang yang dikenal dengan sapaan Paman Yani itu tetap memberikan apresiasi atas jerih payah serta usaha Pemprov dan Pemkab Tanbu untuk bekerjasama merealisasi PAD.

“Tentu kami sangat berterima kasih atas dukungan dan konsistensinya mendorong. Bahkan, turut ikut menggenjot PAD secara bersama-sama serta ayo terus kita tingkatkan, sehingga, pembangunan yang ada di daerah lebih merata,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah, mengungkapkan, selama Triwulan I tahun 2023 pendapatan di Tanah Bumbu mampu menghasilkan 25 persen dari sejumlah sektor penerimaan yang ditetapkan Bapenda.

“Sampai dengan Maret 2023, untuk sektor PKB dan BBN-KB telah mencapai target. Padahal, Triwulan I UPPD Samsat Batulicin hanya dibebankan Bapenda Kalsel sebesar 15 persen,” bebernya.

Kendati demikian, ia menekankan, penerimaan yang masuk dalam kas daerah dipastikan seluruhnya maksimal untuk pembangunan daerah.

“Atas kerjasama dan bantuan pihak legislatif dalam rangka mensosialisasikan perda Provinsi Kalsel terkait PKB dan PAP diharapkan kesadasaran masyarakat dalam membayar pajak khususnya di Tanah Bumbu meningkat. Sehingga, target yang ditetapkan pimpinan dapat tercapai maksimal,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Imbau ASN, Mudik Jangan Gunakan Mobdin

BANJARMASIN – Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya mengimbau, para Aparatur Sipil Negara (ASN) saat mudik nanti, tidak menggunakan fasilitas mobil dinas.

Harry mengatakan, larangan ASN mudik menggunakan mobil dinas tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 Pasal 3 poin c dan Pasal 4. Karena
mudik lebaran, untuk kepentingan pribadi, dengan demikian bagi yang melanggar aturan, akan dikenakan sanksi tercantum di Pasal 7, yaitu berupa hukuman disiplin.

“Ada 3 hukum bagi yang melanggar itu, yakni ringan, sedang, dan berat,” kata Harry di hadapan wartawan pada Kamis (13/4) sore.

Disampaikan Harry, saat ini Pemerintah telah menetapkan jadwal cuti bersama libur Hari Raya Idul Fitri mulai 19 – 25 April 2023. Sehingga, para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemko Banjarmasin, jangan memperpanjang cuti lebaran dari jadwal yang sudah ditetapkan.

“Kita tidak ingin pasca cuti bersama, akan terjadi kekosongan pelayanan terhadap masyarakat, disebabkan ASN tidak masuk kerja, karena masih cuti,” jelasnya

Lebih lanjut Politisi PAN DPRD Banjarmasin mengimbau, sebelum mudik hendaklah diperhatikan keselamatan rumah masing-masing, diantaranya melepaskan semua aliran listrik pada alat-alat elektronik seperti, TV, AC, dan kulkas. Selain itu untuk kompor gas juga sebaiknya dicopot selang gas, agar terhindar dari bahaya kebakaran.

“Tagline ‘Mudik Aman Berkesan’, semoga selamat sampai tujuan hingga kembali ke Banjarmasin,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Sidak Pasar Kalindo, Paman Birin Pastikan Harga Bapok Stabil

BANJARMASIN – Tujuh hari jelang Idul Fitri, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor bersama jajaran, melakukan sidak dan survey harga kebutuhan pokok. Sidak dan survey dilakukan di pasar Kalindo Belitung Darat Banjarmasin, pada Jumat (14/4).

Gubernur Kalsel (sasirangan) saat sidak dan survey harga bapok di pasar Kalindo Banjarmasin

Turut mendampingi kegiatan ini, perwakilan dari Bank Indonesia Provinsi, Bulog Divre Kalimantan Selatan dan juga sejumlah unsur SKPD lingkup pemerintah provinsi. Diantaranya Biro Perekonomian, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan.

Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu, tiba di pasar Kalindo sekitar pukul 08.45 WITA, dan langsung memasuki area pedagang sayur mayur, ikan, daging ayam dan telur ras, serta beras

“Kita lihat tadi, harga cukup stabil dan stok juga bisa bertahan untuk 2 sampai 3 bulan ke depan,” ujarnya kepada wartawan usai melakukan sidak.

Pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok ini dianggap perlu selama Ramadan hingga hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah nantinya, agar tidak terjadi gejolak atau kenaikan yang bisa memberatkan masyarakat.

Selain juga terus melakukan monitoring, baik di tingkat distributor maupun pedagang, dan tetap menjalin kerjasama dengan para pelaku usaha, serta pihak lainnya.

Diakhir wawancara, Paman Birin mengajak masyarakat agar tidak berlebih-lebihan membeli barang atau kebutuhan pokok saat lebaran nanti. Cukup membeli sesuai kebutuhan sarannya, sehingga tidak memicu kenaikan harga di tingkat pedagang.

“Tetap dalam kegembiraan dalam menyambut lebaran nantinya,” ujar Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan drh. Suparmi menyebutkan, stok daging ayam dan telur saat ini tersedia cukup atau surplus, sehingga harga cenderung stabil bahkan turun.

“Bahkan penurunan harga daging ayam ini, menjadi penahan laju inflasi pada Maret 2023,”
ujar Suparmi kepada wartawan.

Produksi ayam yang cukup tinggi ini, menurut Suparmi, karena peternak di Kalsel mulai bersemangat untuk memelihara atau membesarkan ayam ras kembali pasca pandemi COVID-19.

Pemantauan harga kebutuhan pokok sejak pertengahan Ramadhan hingga menjelang lebaran 1444 Hijriah, sudah dilakukan juga oleh para petugas di beberapa pasar tradisional di kota Banjarmasin. Yakni Pasar Kalindo Raya, pasar Sentra Antasari, dan pasar Sederhana. (RIW/RDM/RH)

Peringati HUT ke 77 TNI AU, Lanud Syamsudin Noor Gelar Bazar Barang Pokok

BANJARBARU – Sebagai bagian dari peringatan HUT TNI Angkatan Udara (AU) ke 77, Pangkalan Udara (Lanud) Syamsudin Noor menggelar bazar dengan menggandeng sejumlah UMKM.

Stand bazar FKPPI Kalsel menjual minyak goreng dan gula dengan harga murah

Bazar digelar di sekitar kawasan Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru, Jumat (14/4) pagi, dan dibuka langsung oleh Komandan Lanud Syamsudin Noor, Vincentius Endy Hadi Putra.

Barang yang dijual beragam, mulai dari kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, hingga makanan ringan dan lainnya.

Di sela kegiatan, Lanud Syamsudin Noor merasa senang melihat antusias masyarakat yang berbondong mendatangi bazar untuk membeli kebutuhan dengan harga murah.

Apalagi, momentum ini menurutnya dirasa pas dengan persiapan kebutuhan menjelang lebaran.

“Saya harap ini dapat membantu meringankan biaya kebutuhan masyarakat di kawasan sekitar Lanud, terutama menjelang Idul Fitri,” ujar Vincentius.

Forum Komunikasi Putera-Puteri Purnawirawan TNI-POLRI (FKPPI) Kalsel turut meramaikan bazar dengan menjual 1000 paket sembako.

Kurang lebih satu jam, ribuanpaket yang dijual murah itu langsung habis diserbu warga.

“Kita subsidi harganya menjadi 25 ribu Rupiah perpaket yang terdiri dari minyak goreng dan gula,” ucap Sekretaris HIPWI FKPPI Kalsel, Nawang Wijayati.

FKPPI Kalsel mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Lanud Syamsudin Noor ini, menurut Nawang, kegiatan ini sangat tepat dilaksanakan terlebih menjelang Idul Fitri.

“Kita juga berterimakasih kepada Bank Kalsel, PT Ambapers, PT Bangun Banua dan Jamkrida, yang telah mensponsori bazar disini,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Selama Libur Idul Fitri Pelayanan di RSUD Ulin Tetap Buka

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin tetap memberikan pelayanan kepada warga, selama libur lebaran Idul Fitri mendatang, kecuali pelayanan Poliklinik.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar menjelaskan, pada libur lebaran pada tanggal 19 sampai 25 April 2023 mendatang, RSUD Ulin Banjarmasin sudah mempersiapkan segalanya, agar pelayanan tetap berjalan.

“Jauh jauh hari RSUD Ulin Banjarmasin telah melaksanakan rapat, untuk pengaturan petugas di ruang rawat inap serta penunjang, yang akan bertugas pada libur lebaran mendatang,” ungkap Izzak, kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.

Sehingga, lanjutnya, para petugas ini tidak boleh mengambil cuti, pada saat libur lebaran berlangsung.

Pelayanan yang buka pada saat libur lebaran di RSUD Ulin Banjarmasin, yakni IGD, Rawat Inap, serta lainnya. Yang tutup hanya layanan poliklinik saja.

Selain itu, untuk menghadapi libur lebaran tersebut, RSUD Ulin Banjarmasin juga memastikan, untuk ketersediaan obat obatan aman.

“Karena selama libur lebaran pabrik obat obatan tutup tidak buka. Maka, RSUD Ulin Banjarmasin sudah mempersiapkan ketersediaan obat obatan selama libur lebaran,” ucap Izzak.

Untuk mengantisipasi kekurangan obat selama libur lebaran berlangsung, maka saat ini untuk ketersediaan obat obat sudah mencukupi, pada saat libur lebaran berlangsung.

“Kami berharap selama libur lebaran semua warga di Banua ini, tetap terjaga kesehatannya,” ujar Izzak. (SRI/RDM/RH)

Ketua DPRD Kalsel Serahkan Pokir DPRD Kepada Gubernur Pada Musrenbang RKPD 2024

BANJARBARU – Hasil serapan aspirasi anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kepada masyarakat, yang terhimpun menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Dewan, secara resmi diserahkan Ketua DPRD Kalsel, Supian HK kepada Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Penyerahan pokok-pokok pikiran DPRD Kalsel tersebut dilakukan dalam gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024, yang mengusung tema “Peningkatan Data Saing Daerah Untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Inklusif”, di Gedung Idham Chalid, Kamis (13/4).

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Musrenbang tahun 2023 untuk menyusun RKPD 2024. Ia berpendapat kunci untuk meningkatkan daya saing daerah adalah dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK membacakan sambutan dalam acara Musrenbang

“Peningkatan daya saing daerah harus sejalan dengan peningkatan setidaknya pada empat aspek, yaitu aspek ekosistem inovasi, aspek penguat lingkungan, aspek SDM dan aspek pasar,” katanya.

Lebih lanjut, Supian HK menyampaikan bahwa DPRD Kalsel telah menyampaikan Pokir DPRD kepada Pemprov dalam gelaran rapat Paripurna pada awal tahun yang lalu. Ia berharap Pokir tersebut menjadi bagian dari bahan untuk mengola dan menyusun RKPD Kalsel tahun 2024.

“Karena pokir DPRD adalah hasil dari olahan berbagai aspirasi dari masyarakat,” jelasnya.

Senada dengan Ketua DPRD Kalsel, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor juga mengatakan, permasalahan yang diserap langsung dari masyarakat dari kegiatan Turun ke desa-desa (Turdes) maupun hasil serapan aspirasi dari Reses DPRD Kalsel akan dikolaborasikan sehingga diharapkan akan tercipta program yang mensejahterakan rakyat.

“Kalau ada masukan dari DPRD Kalsel melalui Reses akan kita kolaborasikan dengan hasil yang kita dapat dari Turdes, kita berharap dapat program yang terbaik, yang hasilnya untuk mensejahterakan rakyat kita tercinta,” ungkap Gubernur yang akrab disapa Paman Birin itu.

Sejumlah Anggota DPRD Kalsel menghadiri Musrenbang

Pada gelaran Musrenbang RKPD 2024 kali ini, DPRD Kalsel diwakili oleh, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, Ketua komisi I Hj. Rachmah Norlias bersama anggota kamisi I Hj. Syarifah Rugayah dan Sahrujani, anggota komisi III H. Isra Ismail dan Wakil Ketua serta Sekretaris komisi IV Gina Mariati dan Firman Yusi. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Kominfo Kalsel Turut Sosialisasikan LAPOR! Paman, Melalui Mudik Gratis

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, mengapresiasi atas kolaborasi LAPOR Paman! dengan program mudik gratis bersama Paman Birin yang diinisiasi oleh Dinas Perhubungan Kalsel. Hadirnya LAPOR Paman pada program mudik gratis ini diharapkan dapat meningkatkan keaktifan masyarakat dalam pembangunan pelayanan publik di Kalsel.

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini menyampaikan, dengan adanya LAPOR Paman ini, masyarakat dapat lebih aktif melaporkan terkait pelayanan publik termasuk hal-hal yang mungkin dirasa kurang nyaman selama perjalanan.

“LAPOR Paman dapat menjadi sebagai media pengaduan pada saat mudik, ” Sahut Paman Birin, usai Apel kesiapan mudik gratis bersama Paman Birin, di Halaman Kantor Setdaprov Kalsel, Kamis (13/4) tadi.

Saat ditemui secara terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim mengatakan, pihaknya sengaja memilih momentum mudik gratis bersama Paman Birin ini untuk mensosialisasikan LAPOR Paman guna memperluas peran serta masyarakat.

“Dengan begitu semakin banyak orang yang akan menyampaikan aspirasinya kepada Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Lapor Paman ini,” jelasnya.

Muslim menambahkan, tidak hanya melalui program mudik gratis bersama Paman Birin, sosialisasi LAPOR Paman terus digalakkan baik melalui program- program yang ada, serta melalui media sosial.

“Selain itu, kita akan terus mensinergikan dengan berbagai kegiatan apa saja yang bisa digunakan untuk mensosialisasikan LAPOR Paman ini, salah satunya lewat Program mudik gratis bersama Paman Birin” Tutup Muslim. (MRF/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Gelorakan Sosialisasikan Revolusi Hijau Hingga Tingkat Desa

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kehutanan (Dishut) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Revolusi Hijau yang terus berlangsung dengan melibatkan seluruh Kabupaten/Kota dan Desa di Kalsel.

Hal ini sesuai instruksi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang terus menggelorakan gerakan revolusi hijau dan melibatkan 153 Camat, 144 Lurah dan 1.872 Kepala Desa di Kalsel telah berlangsung sejak 30 Maret 2023, hingga setelah lebaran Idul Fitri yang dilaksanakan oleh tim Dishut Provinsi Kalsel, bersama seluruh Unit Pelaksana Tingkat Daerah (UPTD), atau Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) lingkup Dishut Provinsi Kalsel sebagai fasilitator dan motor penggerak program revolusi hijau di tingkat tapak.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fathimatuzzahra menyampaikan, tujuan dari Rakor revolusi hijau di Kabupaten/Desa ini untuk menginventarisir potensi lahan perdesa/perkelurahan untuk sasaran penanaman lima tahun kedepan dan menginventarisir keperluan bibit di tiap desa.

“Ketersediaan data potensi dan keperluan bibit tiap desa selama lima tahun kedepan akan dijadikan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan revolusi hijau yang akan datang dan ini akan disesuaikan dengan Rencana Umum Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) dan Rencana Induk Revolusi Hijau,” ucap Fathimatuzzahra saat Konferensi Pers bersama Awak Media, pada Kamis (13/4) sore.

Fathimatuzzahra menambahkan, gerakan revolusi hijau merupakan langkah besar Provinsi Kalsel dalam upaya memperbaiki kualitas lingkungan hidup, meningkatkan tutupan lahan bervegatasi, menurunkan tingkat kekritisan lahan, meningkatkan produktivitas lahan melalui kegiatan penanaman pohon.

“Selain berperan dalam memulihkan dan perbaikan lingkungan, gerakan revolusi Hijau secara ekonomi memberikan dampak positif terhadap pendapatan masyarakat,” ucapnya.

Seperti diketahui, luas lahan kritis yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2013 seluas 642.580 hektar, tahun 2018 seluas 511.594 hektar dan tahun 2022 menjadi 458.478 hektar. Hal ini membuktikan bahwa gerakan revolusi hiau berkontribusi positif dalam pengurangan lahan kritis, sejak dicanangkan telah dilakukan penanaman dan pembagian bibit seluas 137.243 hektar yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota. (MRF/RDM/RH)

Kebersamaan Paman Birin Sahur Bersama Warga Banyu Irang Tanah Laut

TANAH LAUT – Kegiatan Sahur Bersama dan Tausiah yang digagas Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin ke sejumlah daerah di Banua, terus berlanjut.

Kali ini Paman Birin melaksanakan sahur bersama masyarakat di Desa Banyu Irang Kabupaten Tanah Laut, Jum’at (14/4) dini hari.

Suasana sahur bersama Paman Birin di desa Banyu Irang

Para warga pun terlihat begitu antusias sahur di hari ke-23 Ramadan 1444 Hijriah ini.

Biasanya warga melaksanakan sahur di rumah masing-masing, kini diajak Paman Birin untuk bisa berkumpul guna sahur bersama.

Paman Birin mengucapkan syukur karena dapat kembali bersilaturahmi dengan masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini ulun bedapat lawan buhan pian, mudah mudahan kita selalu mendapat limpahan rahmat dari Allah SWT,” katanya.

Paman Birin mengatakan, kegiatan ini berguna untuk merajut silaturahmi bersama warga desa Banyu Irang. 

Paman Birin menuturkan, Kalimantan Selatan telah melalui masa-masa sulit ketika pandemi COVID-19 melanda.

“Tiada kata lain selain syukur Alhamdulillah, kita masih bisa bernafas hingga saat ini, untuk itu mari kita bersama sama membangun daerah kita dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Banyu Irang, Titi Lisnani mengucapkan terima kasih karena wilayahnya menjadi salah satu tujuan Sahur Bersama Paman Birin.

Dikatakannya, warganya sangat antusias mengikuti sahur bersama Paman Birin. Adapun jumlah warganya mencapai 1.150 orang.

Dirinya berharap kegiatan ini bukan yang terakhir kalinya dilaksanakan.

“Kami berharap silaturahmi ini bukan yang terakhir kali namun di waktu mendatang akan adalagi silaturahmi di tempat kami,” katanya.

Dalam sahur bersama ini juga disampaikan tausiah oleh Guru Supian Al Banjari Guru Supian mengingatkan pentingnya bersyukur.

Karena bersyukur merupakan sifat dari para Nabi yang senantiasa berterimakasih kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan.

Sahur bersama ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, Sekda Tanah Laut Danial Kifli dan sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Pada sahur bersama ini, Paman Birin juga menyerahkan bantuan paket beras kepada warga yang berjumlah 1.000 paket. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Jelang Lebaran, Masyarakat di Kalsel Diimbau Agar Beli Bapok Sesuai Kebutuhan

BANJARMASIN – Masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan diimbau agar membeli bahan-bahan pokok sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Imbauan itu disampaikan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, kepada wartawan, usai kegiatan buka puasa bersama dan haul keluarga besar Almarhum Muhammad Helmi di salah satu hotel di Banjarmasin, pada Rabu (12/4).

Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini mengatakan biasanya tren yang terjadi pada saat Ramadhan dan menjelang Lebaran, harga bahan-bahan pokok naik seiring dengan permintaan masyarakat yang meningkat.

Sehingga dengan membeli sesuai kebutuhan dapat turut serta menjaga inflasi yang biasanya naik saat Ramadhan dan menjelang Lebaran.

“Kita memaklumi juga menjelang Lebaran, banyak kebutuhan rumah tangga yang diperlukan, tetapi dalam hal ini kita inginkan agar masyarakat tidak konsumtif dan jangan sampai berlebihan dalam membeli bahan-bahan pokok,” katanya.

Ditambahkan Paman Yani, Pemprov dan DPRD Kalsel bekerjasama dengan pihak-pihak terkait juga terus menggelar operasi pasar murah untuk menjaga harga bahan-bahan pokok tetap stabil di bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version