BANJARBARU – Sebanyak 505 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), diusulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk mengisi kekosongan Jabatan Fungsional (JF) Guru pada tahun 2023.
Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdikbud Kalsel Fahrudinoor mengatakan, usulan tersebut telah disetujui Pemerintah Pusat dalam Rakor Pengusulan Kebutuhan PPPK JF Guru, di Surabaya, pada 24 Juni lalu.
Kepala Bidang PTK Disdikbud Kalsel, Fahrudinoor
“Sudah kita usulkan ke pusat untuk diakomodasi. Sementara untuk tahap seleksi masih menunggu informasi resmi dari BKD Kalsel,” katanya, Selasa (29/8).
Fahrudinoor menyebut, ada 66 JF yang disediakan untuk calon PPPK Guru tahun ini.
Formasi PPPK hanya dibuka untuk Guru atau Tenaga Pendidik. Sementara bagi Tenaga Kependidikan, lanjut Fahrudinoor, masih dalam proses penyusunan dari Kemendikbudristek terkait formasi apa saja yang akan dibutuhkan nantinya.
“Semoga formasi untuk Tenaga Kependidikan juga dibuka tahun ini. Karena rata-rata Dinas Pendidikan dari provinsi lain juga menginginkan hal ini,” ungkapnya.
Dalam Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 7948/B-KS.04.1/SD/K/2023 yang diterbitkan pada 10 Agustus 2023, disebutkan, pendaftaran seleksi PPPK akan dimulai pada 17 September 2023.
Berdasarkan jadwal tersebut, pengumuman seleksi PPPK 2023 akan mulai diumumkan oleh masing-masing instansi pada 16 sampai 30 September 2023. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menyerahkan bantuan, untuk korban kebakaran, di kawasan Seberang Masjid Jami, Kelurahan Surgi Mufti.
Bantuan diserahkan oleh Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Dolly Syahbana, Selasa (29/8).
Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor pada saat menyerahkan bantuan
“Bantuan yang diserahkan ini untuk membantu warga yang sedang mendapatkan musibah kebakaran,” ungkap Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.
Dan, lanjutnya, diharapkan bantuan ini dapat mengurangi sedikit beban dari para korban tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Banjarmasin ini juga, meminta warga untuk dapat berhati hati terhadap musibah kebakaran, yang bisa saja terjadi di musim panas ini.
“Pada saat musim kemarau ini, Kota Banjarmasin tidak luput dari musibah kebakaran,” ujarnya.
Musibah kebakaran tersebut tetap melanda Kota Banjarmasin. Oleh karena itu, warga diminta untuk berhati hati dalam menjaga lingkungan rumah tinggal mereka.
“Pemerintah Kota Banjarmasin selalu mengajak warga untuk dapat melakukan pencegahan terhadap musibah kebakaran di Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Bantuan yang diberikan berupa bantuan berupa bantuan paket sembako, peralatan dapur, uang tunai, serta lainnya.
Seperti diketahui, musibah kebakaran tersebut pada Jumat Malam lalu dengan korban 10 rumah mengalami kerusakan, dengan rusak berat sebanyak 8 rumah rusak total, 1 rumah rusak sedang, 1 rumah rusak ringan, yang dialami oleh 21 kepala keluarga, dengan jumlah jiwa sebanyak 55 jiwa. Sedangkan, penyebab kekabaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, dan kerugian masih dalam perhitungan. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dalam rangka menyambut Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjungan Perpustakaan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) akan membagikan hadiah dengan total puluhan juta rupiah bagi para pengunjung.
Suasana Perpustakaan Pierre Tendean Banjarmasin
Pengundian dan pembagian hadiah sendiri nantinya akan difokuskan di Perpustakaan Piere Tendean, yang berlokasi di seberang Menara Pandang Kota Banjarmasin.
Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie mengungkapkan, selain untuk memperingati Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjungan Perpustakaan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pihaknya untuk mempromosikan Perpustakan Piere Tendean.
Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani (tengah) didampingi jajarannya
“Rencananya bagi pemustaka yang datang, bisa langsung mendapat kesempatan untuk mengambil kupon undian, dan kita umumkan hari itu juga,” ungkapnya, baru-baru tadi.
Nurliani menambahkan, bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama satu bulan penuh, dengan total hadiah yang disiapkan sekitar Rp30 Juta.
“Untuk hadiah utamanya satu buah kulkas, yang akan diundi pada 14 September 2023,” jelasnya.
Untuk bisa mendapatkan undian ini, lanjut Nurliani, pengunjung yang datang harus mendaftarkan sebagai anggota perpustakan terlebih dahulu.
Cara mendaftarmya pun cukup mudah, pengunjung hanya perlu menyiapkan kartu identitas baik itu KTP atau SIM kepada petugas Perpustakaan Piere Tendean.
“Yang belum menjadi anggota bisa juga langsung mendaftar, dan akan mendapat kartu anggota. Apalagi prosesnya sangat mudah dan hanya perlu waktu beberapa menit,” ucapnya. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-78, Bank Kalsel melalui Komunitas Sepeda Bank Kalsel gelar Fun Gowes 78K bersama Manajemen yang dihadiri oleh Komisaris Utama, Hatmansyah, Komisaris, Rizal Akbar Sarupi, Komisaris Independen, Syahrituah Siregar, Direktur Utama, Fachrudin, Direktur Kepatuhan, IGK Prasetya, serta beberapa Kepala Divisi dan Kepala Cabang dan para pegawai Bank Kalsel ikut memeriahkan dalam kegiatan tersebut, pada Minggu (27/8).
Ditandai dengan pengibaran bendera start, para peserta mengayunkan sepedanya dari Kantor Pusat Bank Kalsel dengan rute dari Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura hingga kembali ke Banjarmasin, dengan total jarak yang ditempuh peserta adalah ± 78 km.
Selain itu, kegiatan ini juga tetap menerapkan protokol keselamatan, seperti pemberian jarak antar pesepeda dan patuh lalu lintas saat di perjalanan. Pitstop atau pemberhentian sementara ditentukan pada beberapa titik, mulai Rest Area Kota Citra Graha (KCG), KC Banjarbaru, KC Martapura dan Warung D’Jaring Teluk Selong Martapura hingga kembali ke Kantor Pusat Bank Kalsel.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang merupakan Insan Bank Kalsel, yang turut serta memeriahkan perayaan Kemerdekaan RI ke-78 melalui Fun Gowes dengan total jarak tempuh ± 78 km.
“Syukur Alhamdulillah, Fun Gowes hari ini berjalan lancar, dengan tetap menjaga jarak dan keselamatan dalam bersepeda pada saat di perjalanan. Inisiasi mengadakan acara bersepeda ini sebagai ajang untuk menumbuhkan kegemaran berolahraga agar menjadi bagian gaya hidup sehat Insan Bank Kalsel. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi antar pegawai dan manajemen Bank Kalsel”, pungkas Fachrudin. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 39 tahun 2023, di Gedung Idham Chalid Setda Provinsi Kalsel, Senin (28/8). Dengan tema “Anak Terlindungi Indonesia Maju” dinilai sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa.
Peringatan HAN dihadiri langsung Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, bersama Ketua TP-PKK Provinsi Kalsel Raudatul Jannah, yang dikukuhkan langsung pada kegiatan tersebut, sebagai Bunda Forum Anak Daerah Kalsel.
Pada kegiatan tersebut pula, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin pun mengajak ratusan anak-anak yang hadir untuk bernyanyi bersama-sama dengan riang gembira.
Dalam sambutannya Paman Birin menyampaikan, Pemprov Kalsel berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya kebijakan kabupaten/kota layak anak, agar terwujud provinsi layak anak, yang pada akhirnya akan mewujudkan Indonesia layak anak.
“Saya berpesan, agar seluruh lapisan masyarakat di Kalsel dapat mengutamakan hak anak, serta perlindungan dan kesempatan anak, agar anak dapat berkembang demi masa depan bangsa Indonesia, ” ungkap Paman Birin. Hari anak merupakan hari istemewa bagi kita semua, hari anak memberikan kegembiraan yang dipancarkan dalam berbagai momen, dan dapat mengakomodir bakat dan kemampuan anak.
“Daerah yang layak bagi anak pada akhir nya menjadikan daerah tersebut layak bagi seluruh komponen masyakarat, seperti kebutuhan lingkungan kondusif untuk tumbuh kembang,” lanjut Paman Birin.
Pada peringatan HAN 2023, juga dirangkai dengan pelantikan bunda forum anak daerah dan penandatanganan perjanjian kerja sama antara DPPPAKB Provinsi Kalsel, Badan Narkotika Nasional, dan Ikatan Motor Indonesia Provinsi Kalsel tentang pemenuhan hak anak, perlindungan serta penanganan perempuan dan anak.
Bunda forum anak daerah tentunya dapat mengambil peran strategis dalam memberikan panduan dan arahan kepada forum anak, agar lebih meningkatkan potensi kemampuan anak-anak yang bergabung dalam forum anak maupun anak anak secara menyeluruh di Kalsel.
“Bunda forum anak daerah diharapkan akan mampu berperan dalam pelaksanaan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak, mampu menampung aspirasi dan suara anak, membimbing forum anak daerah dalam menyuarakan hak-hak anak serta menjalankan fungsi pelopor dan pelapor di Kalsel,” ucap Paman Birin.
Paman Birin menambahkan, di 2023, forum anak daerah Provinsi Kalsel berhasil memperoleh penghargaan sebagai forum anak terbaik di Indonesia tengah, pada penghargaan data forum anak (dafa) award 2023,” ujar Sahbirin.
Selanjutnya, di tahun 2023 ini, Kalsel terpilih sebagai provinsi layak anak (provila) dan menjadi satu-satunya provinsi penerima penghargaan ini di Pulau Kalimantan. Disamping itu untuk kabupaten/kota yang sudah memperoleh penghargaan kabupaten/kota layak anak, agar terus tingkatkan kualitas pemenuhan dan perlindungan anak.
“Tahun 2023 ini juga, forum anak daerah Provinsi Kalsel berhasil memperoleh penghargaan sebagai forum anak terbaik di Indonesia tengah, pada penghargaan data forum anak (dafa) award 2023,” tutup Paman Birin. (MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta seluruh lapisan masyarakat di kota ini, untuk terus mewaspadai cuaca panas dengan selalu menjaga kesehatan.
Kepada wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, pada Senin (28/8) mengatakan, saat ini telah terjadi peningkatan suhu panas khususnya di Kota Seribu Sungai, bahkan dalam satu bulan hanya satu kali saja hujan, ini artinya dinilai memasuki panas ekstrem.
“Kami minta terus menjaga kesehatan, diantaranya penyakit yang diwaspadai, ISPA dan Asma,” ucapnya
Disampaikan Matnor, masyarakat hendaklah kembali menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan banyak mengkonsumsi air putih, guna mencegah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) serta Asma, akibat terjadi cuaca panas ekstrem, apalagi udara sekarang ini menimbulkan asap.
“Masker prioritas dipakai, kalau dalam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua, kemudian konsumsi makanan bergizi dan seimbang, serta membiasakan minum air putih dua liter perharinya,” pintanya.
Lebih lanjut Matnor menambahkan, bagi warga yang mengalami Asma dan ISPA, hendaklah segera melakukan pemeriksaan ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat, untuk mencegah penyakit semakin parah.
“Warga harus segera berkonsultasi dengan dokter, terutama ke Puskesmas,” tutupnya.
Untuk diketahui, saat ini cuaca panas bukan hanya terjadi di kota seribu sungai, juga di seluruh kabupaten dan kota Kalimantan Selatan. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Dampak El Nino dan Langkah Antisipasi serta Penanaman Padi dan Perkebunan Sawit Rakyat.
Sosialisasi dipimpin oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, di Aula Mathilda, Senin (28/8).
“Sosialisasi ini digelar dalam rangka untuk mempertahankan ketahanan pangan di Provinsi kalimantan Selatan, berdasarkan arahan dari Pemerintah Pusat,” ungkap Kapolda.
Kementerian Pertanian memiliki dua program dalam upaya ketahanan pangan pada saat El Nino terjadi ini.
“Program tersebut yaitu untuk lahan pertanian serta perkebunan,” jelasnya.
Karena itu, lanjut Andi, pihaknya mengundang narasumber dari Pemerintah Provinsi kalimantan Selatan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi kalimantan Selatan. Untuk mendengarkan penjelasan dari kedua Dinas tersebut.
“Berdasarkan arahan dari pemerintah, agar Polda Kalsel turut serta mengawal kedua program tersebut.
Sementara itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi kalimantan selatan turut serta menjaga ketahanan pangan di Kalsel ini. Dengan membantu para petani dalam melakukan penanaman padi di musim kemarau ini.
Seperti yang disampaikan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Syamsir Rahman.
“Penanaman padi yang dapat dilakukan pada saat musim kemarau ini, dengan melihat lahan yang masih memiliki kandungan air. Dengan masa tanam kurang dari tiga bulan, sudah bisa dipanen,” tutur Syamsir.
Untuk melakukan hal tersebut, lanjutnya, tentu petani tidak bisa melakukan sendiri. Maka, perlu dibantu oleh pihak pihak terkait lainnya. Seperti, TNI dan Polri. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Seiring dengan masih tingginya harga beras lokal Kalimantan Selatan, masyarakat pun mulai terbiasa mengonsumsi beras dari luar Kalsel, termasuk beras SPHP dari Bulog.
Salah satu pengecer beras SPHP di pasar Sederhana
Tercatat ada 135 pedagang beras di 13 kabupaten kota di Kalsel, yang sudah berstatus sebagai pengecer beras SPHP dari Bulog ini. Dimana sebagian besar diantaranya, berada di 9 pasar tradisional dan ritel modern yang ada di kota Banjarmasin.
Kepada wartawan, usai melakukan sidak di pasar Sentra Antasari Banjarmasin pada Senin (28/8) pagi, Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Kalsel, Taufan Akib menjelaskan, penjualan beras SPHP melalui pedagang atau pengecer ini, untuk memudahkan masyarakat membeli tanpa harus menunggu dalam antrean.
“Selama ini kan penjualan beras SPHP dilakukan saat pasar murah atau operasi pasar. Kalo beli di situ kan lama mengantrenya. Nah dengan dijual melalui pengecer, maka masyarakat dapat dengan mudah membeli beras ini”, jelasnya.
Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Kalsel (dua dari kanan) saat sidak di pasar Sentra Antasari Banjarmasin
Lebih lanjut Taufan memastikan, harga jual beras SPHP di tingkat pengecer ini tidak jauh berbeda dengan kegiatan pasar murah atau operasi pasar. Yakni dengan kisaran 49 ribu hingga 49.500 rupiah per sak atau 5 kilogram.
Sementara itu, menurut pedagang beras di pasar Sederhana Teluk Dalam Banjarmasin, Ahmad, dalam sehari terbilang banyak orang yang mencari beras SPHP ini. Sementara jumlah stok yang dipasok Bulog kepada dirinya, hanya sebanyak 2 ton setiap pekannya.
“Ini sudah dibatasi 2 sak per orang. Kalo tidak dibatasi, bisa habis jatah pasokan dari Bulog sebelum satu pekan”, ujarnya kepada wartawan.
Sasaran sidak yang dilakukan Bulog Kanwil Kalsel kali ini, adalah pasar Sentra Antasari dan pasar Sederhana Teluk Dalam Banjarmasin. Di pasar Sentra Antasari, ada satu pedagang atau pengecer beras SPHP yang didatangi, yakni toko Adi Intalu. Sedangkan di pasar Sederhana Teluk Dalam, setidaknya ada 4 toko yang dikunjungi, termasuk toko Ahmad yang berada di bagian los pasar paling depan. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Untuk menjamin kebutuhan uang kartal bagi masyarakat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali memperpanjang perjanjian kerja sama (PKS) kas titipan dengan Bank Kalsel Cabang Batulicin. Penandatanganan PKS tersebut dilakukan di Kantor BI Kalsel, Banjarmasin, akhir pekan lalu. Perjanjian kerja sama kas titipan itu berlaku hingga dua tahun mendatang.
Kepala KPw BI Kalsel (dua dari kiri) berfoto bersama usai penandatanganan perpanjangan PKS kas titipan
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI Kalsel, Wahyu Pratomo mengatakan, kas titipan merupakan kegiatan penyediaan uang Rupiah milik Bank Indonesia, yang dititipkan di Bank Umum untuk menjamin kebutuhan uang kartal di daerah yang sulit dijangkau kantor BI.
Kepala KPw BI Kalsel (pegang mic) didampingi Dirut Bank Kalsel saat memberikan sambutan
Hal itu, kata Wahyu, merupakan bentuk pelaksanaan fungsi pengelolaan uang Rupiah oleh BI yang diamanatkan oleh Undang-Undang No.7/2011 tentang Mata Uang. Dimana plafon layanan kas titipan Batulicin sebesar Rp150 miliar, untuk melayani kebutuhan uang kartal bagi masyarakat Tanah Bumbu dan sekitarnya.
“Selain Bank Kalsel sebagai bank pengelola kas titipan, saat ini ada 11 bank umum yang menjadi peserta kas titipan di Batulicin, yakni Bank Mandiri, BSI, BCA, BRI, Danamon, BNI, Bank Mega, Bank Sinarmas, BTN, dan Bank Panin,” tutur Wahyu.
Wahyu juga mengatakan, perpanjangan perjanjian kerja sama kas titipan dengan Bank Kalsel dilakukan secara cermat. Yaitu, BI Kalsel melakukan pemantauan secara menyeluruh. Dari hasil pemantauan tersebut, lanjut Wahyu, kehadiran kas titipan Batulicin mampu memenuhi kebutuhan stok uang layak edar, menampung uang kartal yang dimiliki, serta meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar untuk kebutuhan transportasi.
“Selain itu, secara mayoritas bank peserta kas titipan sangat puas dengan dengan ketersediaan jumlah uang dan jenis pecahan yang dibutuhkan, kondisi uang yang diterima, dan kapasitas khazanah untuk menampung kelebihan uang yang dimiliki,” ungkap Wahyu.
Wahyu juga menambahkan, BI Kalsel akan selalu memberikan pelayanan terbaik untuk penyediaan uang kartal bagi masyarakat. Hal itu tidak akan tercapai tanpa kolaborasi yang baik dengan Bank Kalsel selaku bank pengelola kas titipan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengatakan, perpanjangan kerja sama kas titipan di Batulicin ini merupakan bukti nyata bahwa Bank Kalsel Cabang Batulicin mampu memberikan pelayanan yang terbaik, khususnya untuk memenuhi kebutuhan uang kartal masyarakat.
“Pada kesempatan ini, kami bersyukur dan mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan BI Kalsel kepada Bank Kalsel*, harapnya.
Momentum perpanjangan kerja sama kas titipan ini, juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan Bank Kalsel Cabang Batulicin kepada bank peserta dan masyarakat.
Fachrudin juga menegaskan, selain di Batulicin, Bank Kalsel juga dipercaya sebagai bank pengelola kas titipan di Tanjung, Kabupaten Tabalong. Dengan jumlah plafon yang sama, yakni sebesar Rp150 miliar.
Bank Kalsel Cabang Tanjung juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banua. (BI.Kalsel-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel, menggelar In House Training (IHT) Tangkal Berita Hoax, di Aula Diskominfo Provinsi Kalsel, Jum’at (25/8).
Kepala Diskominfo Kalsel Muhammad Muslim menyampaikan, kegiatan ini sangatlah penting, dikarenakan upaya Pemerintah Provinsi Kalsel dalam memberikan dukungan dan bantuan, sebagai seorang ASN dan Non ASN, yang berperan dan berkewajiban untuk menangkal isu-isu yang akan muncul menjelang Pemilu 2024.
“Sebagai seorang Staff di Diskominfo mempunyai kewajiban untuk menangkal isu-isu yang akan muncul bertubi-tubi menjelang pemilu,” ungkap Muslim.
Ia menambahkan, pihaknya mengharapkan ASN dan Non ASN tidak meneruskan pesan-pesan media sosial, apabila pesan tersebut terindikasi HOAX.
“Kita harus memberikan kontra bagaimana mengidentifikasi pesan-pesan terindikasi HOAX,” lanjut Muslim.
Kegiatan IHT tersebut, akan dilanjutkan ke jenjang yang lebih besar, yakni Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Provinsi Kalsel, agar semakin banyak yang memahami penangkalan berita HOAX.
“Bahkan akan kami lanjutkan ke masyarakat, agar semakin nanyak orang yang memahami, maka akan semakin banyak orang yang mengerti berita-berita yang mengandung HOAX,” tutup Muslim. (MRF/RDM/RH)