Harjad Tapin ke-58, Paman Birin : Berkembang Pesat, Lebih Maju Sebagai Gerbang IKN

TAPIN – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah, menghadiri acara puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin yang ke-58.

Gubernur Kalsel saat tiba di lokasi puncak peringatan hari jadi kabupaten Tapin

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin tahun ini mengusung tema “Maju Baimbai Gasan Tapin Nang Inovatif Wan Unggul” di gelar di halaman Kantor Bupati Tapin, Rantau pada Kamis (30/11) pagi.

Gubernur Kalsel beserta istri berfoto bersama Pj Bupati Tapin beserta istri

Gubernur Kalsel Paman Birin terlebih dahulu mengucapkan selamat hari jadi kabupaten Tapin yang ke-58 tahun 2023, kepada seluruh masyarakat Tapin.

“Semoga peringatan ini, menjadi hari yang bermakna untuk kita hayati, kita renungkan, dan sekaligus momentum menjaga keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Tapin, agar lebih maju dan berkembang, menyongsong kesiapan daerah kita sebagai Gerbang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara,” ujar Paman Birin.

Menurut Paman Birin, peringatan hari jadi adalah milik bersama, milik pemerintah daerah dan milik seluruh lapisan masyarakatnya. Karena itu, hari jadi bukan hanya seremoni jajaran pemerintahan, tetapi momentum kebersamaan pemerintah dan rakyat.

“Untuk itu, di hari yang bersejarah dan istimewa ini, maka sudah selayaknya pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Tapin untuk terus berkomitmen dalam memelihara kerukunan, kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Karena dengan modal komitmen inilah, kita bisa berkembang lebih cepat dalam membangun daerah,” ujarnya lagi.

Paman Birin berpesan jika komitmen, baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kota semakin kuat, maka ini juga akan berdampak pada percepatan pembangunan di berbagai sektor.

“Tugas kita sekarang ini adalah terus mempercepat pembangunan di berbagai sektor, karena kita sudah mendeklarasikan provinsi kita sebagai gerbang IKN dan penyangga pangan nasional,” pungkasnya.

Apalagi saat ini Kabupaten Tapin memiliki produk unggulan berupa bawang merah, cabai Hiyung dan padi.

Untuk itu, Paman Birin berharap, kiranya produk semacam ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Disisi lain, Paman Birin menyoroti perkembangan Tapin dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, sangat luar biasa berkembang pesat.

“Tadi Bunda sampai bilang, bahwa jalanan sekarang di Tapin sudah lebar dan mulus, apalagi kompleks perkantoran sekarang begitu tertata dan rapi, jadi saya harap ini menjadi penyemangat kita untuk terus melakukan perubahan demi perubahan dan meningkatkan infrastruktur yang ada di kecamatan maupun di desa-desa,” harapnya.

Sebelumnya, Penjabat Bupati Tapin M Syarifuddin dalam sambutannya mengatakan, kado istimewa di hari jadi ke-58 ini, yakni Kabupaten Tapin telah menjadi kabupaten Universal Health Coverage (UHC) dari Kementerian Kesehatan RI dengan capaian 96,16 persen.

“Insya Allah, tahun depan kita berkomitmen angkanya bisa mencapai 100 persen. Disisi lain, untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat kita juga telah membangun minimal health projek di Kecamatan Binuang dan Kecamatan Candi Laras Utara,” ujarnya.

Menurut Syafruddin, di tahun ini, perkembangan pembangunan di Kabupaten Tapin terus mengalami kemajuan, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga banyaknya pihak swasta dan masyarakat.

“Untuk itu, saya berharap, koordinasi dan kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan, dan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” harapnya.

Dalam acara tersebut, tampak hadir mantan bupati Tapin H.M Arifin Arpan, pimpinan Forkopimda Kalsel, DPRD Kalsel, Forkopimda Kabupaten Tapin, tokoh masyarakat Tapin Haji Ijai, Haji Ciut serta masyarakat Tapin pada umumnya.

Hadir pula sejumlah Pejabat Bupati di Kalsel. Seperti Pj. Bupati Batola Mujiyat, Pj. Bupati HSS Hermansyah, Pj. Bupati Tala Syamsir Rahman serta Pj. Bupati HSU Zakkly Aswan. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Libatkan ULM dan UMB, Kalsel Luncurkan Program Paman Mahaga Stunting

BANJARBARU – Masih tingginya angka stunting di Kalimantan Selatan, menjadi perhatian khusus Gubernur, Sahbirin Noor. Dimana, orang nomor satu di Kalsel itu menginginkan adanya keterlibatan unsur pentahelix untuk menurunkan angka stunting, sesuai dengan target Presiden Joko Widodo, di angka 14 persen pada 2024 mendatang.

Perhatian Paman Birin ini, kemudian memunculkan inovasi bernama Paman Mahaga Stunting, atau Paman Bersama Mahasiswa Cegah Stunting. Program ini secara resmi diluncurkan pada Kamis (30/11) di gedung Idham Khalid Banjarbaru. Tercatat ratusan mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, hadir pada acara peluncuran tersebut.

Para mahasiswa dan pejabat pemerintah saat peluncuran program Paman Mahaga Stunting di Banjarbaru

Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol virtual di layar raksasa, oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang dalam hal ini diwakili plt Asisten bidang Perekonomian Pemprov Kalsel, drh. Suparmi. Penekanan tombol juga dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, dr. Diauddin dan Kepala DP3AKB Provinsi, Adi Laksono, serta Rektor ULM yang diwakili Dekan Fakultas Kedokteran dan Rektor UMB.

Jajaran Dinkes provinsi dan Kepala BKKBN Kalsel (sasirangan hitam) berfoto bersama usai peluncuran Paman Mahaga Stunting

Kepada wartawan usai peluncuran program, Suparmi mengatakan, Paman Mahaga Stunting ini merupakan inovasi Paman Birin, untuk percepatan penurunan angka stunting. Dimana sebelumnya, Paman Birin juga mencetuskan ide pemberian makanan tambahan protein hewani berupa telur, kepada anak stunting di 13 kabupaten kota.

“Keterlibatan mahasiswa dan perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, tentu diharapkan mempercepat penurunan stunting di Banua,” tutupnya.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, dr. Diauddin, saat ini ada dua perguruan tinggi di Kalimantan Selatan yang dilibatkan pada program Paman Mahaga Stunting. Yakni Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Baik itu melalui program penelitian, hingga Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik.

“Kita juga baru saja menandatangani perjanjian kerjasama dengan Poltekkes Banjarmasin. Hanya saja kita masih belum menentukan titik pelaksanaan KKN nya,” jelasnya.

Keterlibatan mahasiswa ini, menurut Diauddin, sangat membantu tugas tenaga kesehatan yang sudah memiliki banyak beban tanggung jawab.

“Kita kekurangan SDM tenaga kesehatan. Bukan dari segi jumlah, tapi tenaga kesehatan kita sudah memiliki banyak beban tugas, tidak hanya soal stunting saja,” urainya.

Pada kesempatan ini, juga dilakukan pelepasan secara simbolis mahasiswa ULM dan UMB yang akan melakukan KKN ke 13 kabupaten kota. Diantaranya ke Tanah Bumbu bagi mahasiswa ULM, dan Batola bagi mahasiswa UMB.

Provinsi Kalimantan Selatan, juga memberikan penghargaan kepada 3 kabupaten dengan prestasi terbaik penurunan stunting di Kalsel. Yakni kabupaten Tabalong sebagai juara pertama, disusul Hulu Sungai Selatan di posisi kedua, dan kabupaten Tapin sebagai juara ketiga.

Di akhir acara, ratusan mahasiswa yang hadir di gedung Idham Khalid Banjarbaru, mendapatkan pembekalan terkait stunting. Yakni dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Provinsi, Dinas Kesehatan dan juga Bappeda Provinsi Kalsel. (RIW/RDM/RH)

Hadiri Uji Publik Tahun 2023, KIP Targetkan IKIP Kalsel Naik Peringkat

JAKARTA – Komisi Informasi Pusat menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi Tahunan, pada 28-29 November 2023 di Jakarta. Monev ini diantaranya diikuti 26 provinsi di Indonesia, 38 BUMN, 32 Kementrian, dan 6 partai politik.

KI Kalsel dan tim Dinas Kominfo Kalsel saat menghadiri uji publik keterbukaan informasi publik tahun 2023 di Jakarta

Terkait dengan kegiatan ini, maka Komisi Informasi Provinsi Kalsel, bersama dengan PPID dalam hal ini Kepala Dinas Kominfo beserta jajarannya, turut hadir pada acara tahunan ini.

Dalam rilisnya yang diterima Abdi Persada FM pada Kamis (30/11), Ketua KIP Kalsel, Nawang Wijayati mengatakan, selama dua bulan jelang diselenggarakannya monev atau uji publik ini, pihaknya telah berupaya maksimal untuk menaikkan angka Indeks Keterbukaan Informasi di provinsi Kalsel. Sehingga peringkatnya meningkat dari posisi saat ini, 7 terbawah secara nasional.

“Diantara upaya itu adalah dengan penyelesaian 7 sengketa informasi dari berbagai badan publik. Dimana 5 diantaranya berhasil diselesaikan dengan baik dan damai, dan 2 sisanya masih dalam proses penyelesaian sengketa,” jelas Nawang.

Tidak lupa menurut Nawang, pihaknya juga menyusun program kerja berupa sosialisasi dan edukasi, yang sudah dirancang untuk dimaksimalkan.

“Dengan seluruh upaya ini, kami menargetkan pada monev tahun depan, peringkat Kalsel naik ke 10 besar,” tutupnya.

Perlu diketahui, adanya keterbukaan informasi yang baik kepada publik, merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara. Manfaat yang sama juga akan terasa pada pengawasan badan publik lainnya, dan terhadap segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik. (KIP-RIW/RDM/RH)

Realisasi Hasil Reses, Nelayan Kotabaru Dapat Bantuan dari Pemprov Kalsel

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yani Helmi berkesempatan menyerahkan bantuan hibah sarana dan prasarana penangkapan ikan kepada kelompok nelayan di Desa Rampa Berkah serta Sarang Tiung, Kabupaten Kotabaru, Rabu (29/11).

Paman Yani saat memberikan bantuan kepada kelompok nelayan

Bantuan ini berasal dari permohonan masyarakat yang diajukannya kepada Pemprov Kalsel melalui Dinas Kelautan dan Perikanan.

“Kita bersyukur dan berterimakasih kepada Pemprov Kalsel, terutama kepada Gubernur Sahbirin Noor dan kepala dinas, yang sudah memperhatikan aspirasi masyarakat kami yang ada di sarang tiung dan Rampa Berkah,” ucapnya.

Legislator yang akrab disapa Paman Yani ini mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Pemprov Kalsel untuk membantu masyarakat pesisir yang mayoritas sebagai nelayan ini.

“Padahal permohonan diajukan pada saat Turdes tahun ini, namun sudah langsung direalisasikan tahun ini juga oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor,” terangnya.

Ia memastikan akan kembali menjembatani keperluan kelompok nelayan ini apabila masih belum cukup terpenuhi.

“Masyarakat kami disini kan mayoritas nelayan, sehingga perlu untuk terus dikawal. Apalagi ini merupakan cermin kolaborasi yang sangat baik antara eksekutif dan legislatif, serta bukti nyata bahwa ini sesuai dengan harapan masyarakat sehingga masyarakat yang memilih tidak kecewa,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rampa Berkah, Syamsir Alam mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Pemprov Kalsel yang sudah memberikan bantuan, serta Paman Yani selaku wakil rakyat yang terus memberikan perhatian kepada masyarakat.

“Bagi kami, Paman Birin dan Paman Yani adalah bagian dari keluarga. Karena bukan hanya saat ini kami mendapatkan bantuan, tetapi sudah seringkali,” ucapnya.

Diketahui berdasarkan data yang disampaikan Kasi Sarana Prasarana Penangkapan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Yuliandi Surya, ada dua kelompok nelayan yang mendapatkan bantuan sesuai dengan jumlah anggota kelompoknya. Yakni 16 unit untuk kelompok nelayan Sarang Tiung dan 9 unit untuk Rampa Berkah.

“Bantuan berupa mesin Dong Feng 26PK. Pengajuan disampaikan dan direalisasikan di tahun yang sama,” jelasnya. (ASC/RDM/RH)

Disdikbud Kalsel Gelar Sosialisasi Penerapan Disiplin PNS, Paman Yani : Semangatnya Harus Seperti Diawal

KOTABARU – Para Kepala sekolah serta guru SMA Negeri dan SMK Negeri se-kabupaten Kotabaru berkumpul di SMA Negeri 1 Kotabaru, Rabu (29/11), guna mengikuti Sosialisasi Penerapan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selata.

Paman Yani saat memberikan paparan kepada para PNS

Turut hadir sebagai narasumber yakni Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi.

Dalam paparannya legislator yang akrab disapa Paman Yani ini menyampaikan akan pentingnya menjaga semangat sebagai abdi negara seperti pada saat awal mengemban status sebagai aparatur sipil negara.

“Semangat ini harus direfresh lagi, seperti awal menjadi PNS. Agar semangat ini tidak luntur nya dan kedisiplinannya tetap terjaga,” ujarnya.

Paman Yani juga mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Disdikbud Kalsel ini, mengingat persiapan untuk menyambut bonus demografi 2045 harus dimulai dari sekarang, dan hal itu harus dimulai dari para guru yang memberikan pendidikan kepada generasi muda.

“Kualitas pendidikan ini harus ditingkatkan, karena siswa saat inilah yang akan menjadi penerus di masa akan datang, yang mana kita tentu mengharapkan generasi muda yang berkualitas,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Fahrudinoor menjelaskan kegiatan sosialisasi ini untuk meningkatkan pemahaman terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.

“Melalui kegiatan ini diharapkan akan menambah wawasan guru dan kepala sekolah sesuai dengan yang telah dipaparkan oleh pemateri tadi,” ujar Fahrudinoor.

Ia pun menegaskan akan pentingnya untuk menjaga kedisplinan dan etos kerja sesuai dengan sumpah ASN yang mempunyai batas-batas terhadap apa yang harus dan tidak boleh dilakukan. (ASC/RDM/RH)

Implementasi QRIS Terbaik se-Kalimantan, Paman Birin Terima BI Award 2023

JAKARTA – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, menerima penghargaan Bank Indonesia (BI) Award Tahun 2023.

Gubernur Kalsel (tengah) bersama para penerima BI Awards

Penghargaan yang diterima Paman Birin ini atas prestasi Provinsi Kalsel sebagai daerah dengan implementasi terbaik penggunaan QRIS di wilayah Kalimantan.

Gubernur Kalsel (kanan) saat menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2023

BI Award 2023 diserahkan langsung Gubernur BI, Perry Warjiyo yang disaksikan langsung Presiden Joko Widodo, dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2023 di Kantor Pusat Bank Indonesia, Rabu (29/11) malam.

Atas apresiasi Bank Indonesia ini, Paman Birin menyampaikan, bahwa keberhasilan ini sebagai wujud upaya Penprov Kalsel bersama Bank Indonesia serta stake holder terkait untuk terus menggerakan digitalisasi di Banua.

“Alhamdulilah. Penghargaan ini sebagai wujud pertumbuhan ekonomi di Banua terus meningkat dan menjadi semangat serta komitmen kita bersama untuk terus membangun daerah, khususnya dalam peningkatan ekonomi Banua,” kata Paman Birin.

Paman Birin juga menyebut, tingginya volume penggunaan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran di Banua, tak lepas dari semakin tumbuhnya UMKM.

Untuk itu, Paman Birin terus mendorong pertumbuhan UMKM dengan aneka produk lokal yang menjangkau pasar nasional bahkan internasional.

“Kita terus dorong dan dukung untuk kemajuan UMKM. Termasuk juga digitalisasi pembayaran dengan menggunakan QRIS,” ungkap Paman Birin.

Dalam pertemuan tahunan yang dibuka Presiden Joko Widodo dan dihadiri Gubernur BI Perry Warjiyo, tampak hadir juga sejumlah menteri, gubernur, bupati/walikota, pimpinan perbankan nasional, serta pelaku UMKM selaku mitra kerja BI.

Dalam arahannya, Presiden Jokowi meminta perbankan, tidak menghabiskan likuiditas untuk membeli instrumen yang diterbitkan Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Saya mengajak seluruh perbankan harus prudent, harus hati-hati tapi tolong lebih didorong lagi kreditnya, terutama bagi UMKM,” kata Jokowi.

Jokowi menyatakan, berdasarkan laporan pelaku usaha, peredaran uang kini makin kering.

“Meskipun kalau kita lihat kadang-kadang di bawah tadi saya sampaikan ke Pak Gub, Pak Gubernur saya mendengar dari banyak pelaku usaha ini kelihatannya kok peredaran uangnya makin kering,” tegas Jokowi.

Ada indikasi, kata Jokowi ini disebabkan pembelian instrumen yang diterbitkan Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.

“Jangan-jangan terlalu banyak yang dipakai untuk membeli SBN atau terlalu banyak yang dipakai untuk membeli SRBI atau SVBI. Sehingga yang masuk ke sektor riil berkurang,” paparnya.

Di sisi lain realisasi belanja pemerintah pusat dan daerah juga masih rendah, padahal tahun anggaran 2023 tersisa dua bulan lagi.

Senada dengan Presiden Jokowi bahwa dunia saat ini memang tak sedang baik-baik saja, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan akan banyak isu domestik negara yang berdampak ke global.

“Seperti Amerika Serikat mengalami inflasi dan suku bunga tinggi, China mengalami perlambatan ekonomi dan krisis properti. Juga ada peningkatan tensi geopolitik yang semua dadakan,” katanya.

Gubernur BI Perry juga mengatakan sebelumnya prospek ekonomi 2024 redup.

“Dunia masih terus bergejolak, ada perang Rusia-Ukraina, perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, dan kini konflik Israel-Palestina yang menimbulkan fragmentasi geopolitik dan akibatnya propek ekonomi global meredup 2024 sebelum bersinar lagi di 2025,” tutur Perry. (BIROADPIM-RIW/ RDM/RH)

Paman Birin Tandatangani Hibah BMN, SPAM Banjarbakula Resmi Milik Pemprov Kalsel

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, Paman Birin tandatangani berita acara Serah Terima Hibah dan Alih Status Penggunaan Barang Milik Negara Kementerian PUPR RI kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, berupa SPAM Regional Banjarbakula, pada Rabu (29/11) di Jakarta.

Gubernur Kalsel (tengah) usai menandatangani berita acara hibah dan serta terima aset

Usai penandatanganan serah terima hibah, Gubernur Paman Birin mengucapkan rasa terimakasih atas serah terima hibah dan alih status penggunaan Barang Milik Negara Kementerian PUPR RI kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, berupa SPAM Regional Banjarbakula.

“Kedepannya kami akan terus menjaga dan mengelola BMN yang telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi agar memberi kemanfaatan lebih kepada masyarakat,” ujar Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu.

Sementara itu, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Kementerian PUPR secara transparan menyampaikan anggaran yang sudah dibelanjakan.

Tidak hanya pada infrastruktur yang dilihat di masyarakat namun berbagai aset negara yang dihibahkan ke berbagai pihak.

“Hingga saat ini pemerintah memiliki aset dengan nilai valuasi 6.660 triliun barang milik negara, yang dibangun dengan berbagai pendanaan dari pajak, bea cukai, PNBP, dan melalui surat berharga negara,” jelas Sri.

Untuk Kalsel, selain Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kota Banjarmasin dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut juga menandatangani serah terima BMN. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Hadiri Sosialisasi PP 94/2021 di Tanbu, Paman Yani Harapkan Disiplin PNS Meningkat

TANAH BUMBU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar sosialisasi Penerapan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023.

Ratusan peserta mengikuti sosialisasi penerapan disiplin PNS di Tanbu

Kegiatan yang diikuti ratusan guru dan tenaga pendidik tersebut dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Simpang Empat, Selasa (28/11).

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yani Helmi menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dalam upaya bersama untuk membangun kualitas PNS yang lebih baik lagi.

Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini menilai kedisiplinan PNS sangat penting untuk menjamin tata tertib dan kelancaran tugas PNS itu sendiri.

“Sehingga dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai aparatur Pemerintahan dapat berjalan semestinya yang pada pada akhirnya dapat mendukung pembangunan di Banua,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Kalsel, Fahrudinnoor mengungkapkan kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman PNS terhadap PP Nomor 94 Tahun 2021.

“Supaya mereka terhindar dari hal-hal yang termasuk pelanggaran disiplin. Selain itu, para guru juga diharapkan mampu memahami batasan yang dibolehkan dan yang menjadi larangan,” terangnya. (NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta Pekerjaan Proyek Drainase di Kota Ini Selesai Tepat Waktu

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta pekerjaan proyek drainase, dapat selesai tepat waktu. Hal itu disampaikan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, kepada sejumlah wartawan, pada Rabu (29/11).

Salah satu pekerja, di Jalan Simpang Hasanudin HM

Yamin mengatakan, saat ini masih dalam tahap pekerjaan oleh kontraktor, salah satunya proyek pembangunan trotoar, dan jaringan saluran drainase, di Jalan Simpang Hasanudin HM Banjarmasin atau lebih dikenal kawasan Tempo Doloe. Ia meminta, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin, terus rutin melakukan pengawasan di lapangan, agar dapat selesai tepat waktu.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat diwancara awak media

“Kawasan Kota Lama itu dikenal salah satu magnet pusat kuliner, yang ramai dikunjungi masyarakat sekitar dan wisatawan, dengan dilakukan pembangunan tentu berdampak dalam pendapatan bagi pelaku UMKM,” ucapnya

Disampaikan Yamin, pembuatan trotoar dengan saluran drainase di bawahnya, dimaksudkan mengurangi dari dampak Banjir Rob, karena sering terjadi pasang surut air laut. Dimana, trotoar berfungsi bagi pejalan kaki dan drainase untuk saluran air.

“Drainase diperbaiki, jalannya dipercantik,” pinta Yamin

Lebih lanjut Yamin menambahkan, selain di kawasan Hasanuddin HM, beberapa ruas jalan juga sedang dilakukan pembangunan drainase, maka itupun juga harus selesai, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Mengingat, sekarang ini sudah memasuki cuaca musim penghujan di Kota Seribu Sungai.

“Kami tidak ingin ada alasan nanti, faktor cuaca terlambat penyelesaian,” tutupnya

Untuk diketahui, pekerjaan Rekonstruksi Jalan Trotoar Kawasan Kota Lama, dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kota Banjarmasin, bersumber dari dana APBD 2023 sebesar Rp 7 miliar lebih, dengan waktu pelaksanaan selama 165 hari masa kalender. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Siap Dukung Pelaksanaan PON 2024

BANJARMASIN – Untuk turut serta mensukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2024 di Medan dan Aceh, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap mendukung.

Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sudah melakukan penyusunan anggarannya.

“Untuk kegiatan PON tersebut menggunakan anggaran pada tahun 2024,” ungkap Heru, kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.

Menurut Heru, pada penyusunan tersebut, berdasarkan kebutuhan anggaran, prediksi atlet yang akan dikirim, serta lainnya.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengupayakan, untuk dapat memfasilitasi atlet yang akan bertanding pada PON Tahun 2024 tersebut,” ucap Heru.

Namun, lanjutnya, untuk besaran anggaran, masih belum diketahui. Karena belum ditetapkan pada APBD tahun 2024 mendatang.

“Setelah ditetapkan nanti kami beritahukan beraran anggaran ke PON tersebut,” ujar Heru. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version