26 Oktober 2026

Melalui Bobon Santoso, Presiden Salurkan Bantuan Warga Terdampak Karhutla Kalsel

Konten kreator Bobon Santoso, bersama Danrem 101/Antasari menyerahkan bantuan logistik dari Presiden untuk relawan karhutla

Banjarbaru – Presiden RI, Prabowo Subianto menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, berupa 20.000 paket sembako, 100.000 masker KN95, 24.000 tabung oksigen portabel, serta hampir dua ton susu untuk anak-anak.

Bantuan disampaikan konten kreator Bobon Santoso saat menggelar aksi Kuali Merah Putih di Posko Guntung Damar, Banjarbaru, Senin (26/10).

Bobon mengatakan, bantuan dari pemerintah pusat tersebut merespons keluhan masyarakat, yang disampaikan melalui dirinya.

Sebanyak 3.000 porsi makanan disiapkan untuk relawan karhutla di Banjarbaru

Keluhan itu berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan anak-anak di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.

“Banyak keluhan dari masyarakat Palangkaraya dan Kalimantan Tengah yang meminta bantuan melalui kami. Kami sampaikan ke pihak terkait, kemudian dimonitor dan diberikan Bapak Presiden. Sehari kemudian, bantuan dari Jakarta langsung datang,” ujar Bobon.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya mencakup kebutuhan pokok, tetapi juga perlengkapan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak asap. Masker KN95 dan tabung oksigen portabel disertakan, sementara susu disiapkan untuk anak-anak yang membutuhkan dukungan asupan di tengah situasi sulit.

Bobon mengungkapkan, banyak ibu menghubunginya melalui pesan langsung di Instagram untuk meminta bantuan susu bagi anak-anak mereka yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kondisi karhutla juga berdampak pada penghasilan keluarga karena aktivitas mencari nafkah menjadi lebih sulit.

“Banyak ibu-ibu meminta susu karena anak-anak mereka banyak yang terkena ISPA. Dalam situasi seperti ini, mereka juga kesulitan mencari nafkah. Alhamdulillah, negara mendukung dengan hampir dua ton susu untuk adik-adik kita,” katanya.

Selain menyampaikan bantuan pemerintah pusat, Bobon bersama Korem 101/Antasari menggelar aksi memasak 3.000 porsi makanan bagi relawan yang bertugas menangani karhutla. Menggunakan dua kuali besar, mereka menyiapkan nasi, kari ayam, dan capcay.

Bobon menegaskan, kehadirannya di Banjarbaru juga bertujuan memberikan dukungan moral kepada relawan dan petugas yang telah berbulan-bulan menangani karhutla, bahkan harus jauh dari keluarga.

“Kehadiran kami di sini tidak ada apa-apanya dibanding perjuangan relawan yang sudah lama berjibaku dan petugas yang sudah sangat lama tidak pulang ke rumah. Namun, kami percaya kehadiran ini bisa memberikan semangat baru dan menjadi simbol bahwa masyarakat Indonesia secara luas peduli dengan saudara – saudara kita yang terdampak,” tuturnya.

Sebagai putra daerah Kalimantan Barat, Bobon mengaku memahami dampak kabut asap yang berulang kali melanda wilayah Kalimantan.

Namun, menurutnya, kondisi tahun ini terasa lebih berat karena berlangsung selama berbulan-bulan. Ia berharap penanganan karhutla segera membuahkan hasil agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.

Sementara itu, Danrem 101/Antasar, Ilham Yunus mengatakan, sebanyak 1.000 paket bantuan akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak karhutla dan relawan di Banjarbaru serta Banjarmasin.

“Bantuan ini akan kita salurkan kepada masyarakat yang terdampak karhutla, termasuk relawan. Hari ini kita distribusikan semuanya. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat maupun relawan,” ujar Danrem. (SYA/RIW/EPS)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.